makalah - intoksikasi-organofosfat

Download Makalah - intoksikasi-organofosfat

Post on 07-Aug-2018

226 views

Category:

Documents

3 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 8/20/2019 Makalah - intoksikasi-organofosfat

    1/21

    Stefania Vera DoMinggu

    10.2008.193

    Email : [email protected]

    Mahasiswa Fakultas Kedokteran UKRID !emester "

    #l. r$una Utara no. % & #akarta 'arat

    Pendahuluan

    Keracunan adalah masuknya (at ke dalam tu)uh yan* da+at men*aki)atkan *an**uan

    kesehatan )ahkan da+at menye)a)kan kematian. !emua (at da+at men$adi racun )ila di)erikan dalam dosis yan* tidak seharusnya. 'er)eda den*an aler*i, keracunan memiliki

    *e$ala yan* )ervariasi dan harus ditindaki den*an ce+at dan te+at karena +enan*anan yan*

    kuran* te+at tidak menutu+ kemun*kinan hanya akan mem+er+arah keracunan yan* dialami

    +enderita.-esitisida serin* men$adi +enye)a) keracunan )aik tidak disen*a$a mau+un

    disen*a$a, dalam hal ini untuk )unuh diri. Keracunan +estisida da+at )erasal dari +estisida

    *olon*an or*ano os at, or*anoklorin, kar)amat dan yan* lainnya. -ada keracunan +estisida

    misalnya *olon*an or*ano os at )iasanya menun$ukan *e$ala aki)at dari asetilkolinkarena

    ham)atan asetilkolinesterase +ada sina+sis syara , yaiut e ek muskarinik, nikotinik dan

    *an**uan +ada susunan sara +usat. Dalam makalah ini akan di)ahas secara menyeluruh

    men*enai intoksikasi or*ano os at.

    Pembahasan

    Basic ife Su!!ort

    -enatalaksanaan awal +asien koma, ke$an*, atau +eru)ahan keadaan mental lainnya

    harus men*ikuti cara +endekatan yan* sama tan+a memandan* $enis racun +enye)a). Usaha untuk mem)uat dia*nosis toksikolo*i khusus hanya mem+erlam)at +en**unaan tindakan

    su+orti yan* meru+akan )entuk dasar /0 '1D02 +ada +en*o)atan keracunan.

    da dua +rinsi+ +entin*, yaitu pertama $ika kita )ertemu den*an oran* se+erti diatas, $an*an

    lu+a untuk memanggil bantuan , karna R#- hanyalah tindakan +ertolon*an +artama yan*

    selan$utnya +erlu tindakan medis, yan* kedua +astikan kondisinya meman* sesuai den*an

    kriteria R#- melalui pemeriksaan primer . -emeriksaan -rimer. -rinsi+ +emeriksaan +rimer

    adalah )antuan na+as dan )antuan sirkulasi. Untuk da+at men*in*at den*an mudah tindakan

    survei +rimer dirumuskan den*an a)$ad , ', 1, yaitu : 3,4

  • 8/20/2019 Makalah - intoksikasi-organofosfat

    2/21

    A airway (jalan napas)

    B breathing (bantuan napas)

    C circulation (bantuan sirkulasi)

    !e)elum melakukan taha+an " /airway2, harus terle)ih dahulu dilakukan +rosedur awal +ada kor)an5+asien, yaitu : 3,4

    3. Memastikan keamanan lin*kun*an )a*i +enolon*

    4. Memastikan kesadaran dari kor)an5+asien.

    Untuk memastikan kor)an dalam keadaan sadar atau tidak +enolon* harus melakukan

    u+aya a*ar da+at memastikan kesadaran kor)an5+asien, da+at den*an cara menyentuh

    atau men**oyan*kan )ahu kor)an5+asien den*an lem)ut.

    6. Meminta +ertolon*an.

    #ika ternyata kor)an5+asien tidak mem)erikan res+on terhada+ +an**ilan, se*era minta

    )antuan untuk men*akti kan sistem +elayanan medis yan* le)ih lan$ut.

    7. Mem+er)aiki +osisi kor)an5+asien.

    Untuk melakukan tindakan R#- yan* e ekti , kor)an5+asien harus dalam +osisi terlentang

    dan berada pada permukaan yang rata dan keras. $ika kor)an ditemukan dalam +osisi

    mirin* atau ten*kura+, u)ahlah +osisi kor)an ke +osisi terlentan*. #ngat$ +enolon* harus

    mem)alikkan kor)an se)a*ai satu kesatuan antara ke+ala, leher dan )ahu di*erakkan

    secara )ersama8sama. #ika +osisi sudah terlentan*, kor)an harus di+ertahankan +ada

    +osisi horisontal den*an alas tidur yan* keras dan kedua tan*an diletakkan di sam+in*

    tu)uh.

    9. Men*atur +osisi +enolon*.

    !e*era )erlutut se$a$ar den*an )ahu kor)an a*ar saat mem)erikan )antuan na+as dan

    sirkulasi, +enolon* tidak +erlu men*u)ah +osisi atau men**erakkan lutut.

    A (AIRWAY) Jalan Napas

    !etelah selesai melakukan +rosedur dasar, kemudian dilan$utkan den*an melakukkan

    tindakan :

    -emeriksaan $alan na+as

    indakan ini )ertu$uan untuk men*etahui ada tidaknya sum)atan $alan na+as oleh

    )enda asin*. #ika terda+at sum)atan harus di)ersihkan dahulu, kalau sum)atan )eru+a cairan

    da+at di)ersihkan den*an $ari telun$uk atau $ari ten*ah yan* dila+isi den*an se+oton* kain,

    sedan*kan sum)atan oleh )enda keras da+at dikorek den*an men**unakan $ari telun$uk yan*

    di)en*kokkan. Mulut da+at di)uka den*an tehnik Cross Finger , dimana i)u $ari diletakkan

  • 8/20/2019 Makalah - intoksikasi-organofosfat

    3/21

    )erlawanan den*an $ari telun$uk -ada mulut kor)an. Intinya +ada +emeriksaan $alan na+as ini

    adalah )e)askan $alan na+as dari sum)atan. +a)ila +erlu +asan* +i+a endotrakeal. 3,4

    B. (BREATHING) Bantuan napas

    #a*a a*ar +asien da+at )erna+as den*an )aik. +a)ila +erlu )erikan )antuan

    +erna+asan. #ika kor)an5+asien tidak )erna+as, )antuan na+as da+at dilakukkan melalui

    mulut ke mulut atau dari mulut ke hidun* den*an cara mem)erikan hem)usan na+as

    se)anyak 4 kali hem)usan, waktu yan* di)utuhkan untuk tia+ kali hem)usan adalah 3,9 & 4

    detik dan sam+ai dada kor)an5+asien terlihat men*em)an*. -enolon* harus menarik na+as

    dalam +ada saat akan men*hem)uskan na+as a*ar terca+ai volume udara yan* cuku+. 3

    C. (CIRCULATION) Bantuan sirkulasi

    ekanan darah dan nadi di+ertahankan dalam )atas normal. 'erikan in us cairan

    den*an normal salin, dekstrosa atau Rin*er laktat. 3

    "namnesis

    Untuk mem)antu +ene*akan dia*nosis maka di+erlukan anamnesis yan* cuku+ cermat.

    Dalam kasus ini dilakukan aloanamnesis. 'aik +ada keluar*a kor)an5+asien atau +ada oran*

    yan* menemukan kor)an5+asien. !erta di+erlukan )ukti )ukti yan* di+eroleh ditem+at

    ke$adian. 6

    Dalam anamnesis kita tanyakan: Identitas +asien : nama, usia, alamat, +eker$aan

    Riwayat minum atau kontak den*an (at yan* men*andun* or*ano os at

    1ara masuk racun /route o administration2 : melalui ditelan, inhalasi, +enyuntikan,

    +enyera+an melalui kulit 5 anus 5 va*ina. Ka+an dan dosis yan* terminum

    +a *e$ala yan* dialami +asien terakhir kali +akah ada muntah atau tidak

    Pemeri%saan &isi%

    Dari +emeriksaan isik dida+atkan )radikardia, +u+il miosis, +enurunan kesadaran,

    tanda8tanda as+irasi. -ada +emeriksaan isik harus ditemukan du*aan tem+at masuknya racun

    yan* da+at melalui )er)a*ai cara yaitu inhalasi, oral, a)sor+si kulit, dan mukosa atau

    +arental. ;al ini +entin* diketahui karena )er+en*aruh +ada e ek kece+atan dan lamanya

    durasi /reaksi2 keracunan. Racun yan* melalui rute oral )iasanya )isa diketa*hui melalui )au

    mulut atau muntahan

    Derajat kesadaran 4

    Menilai in*kat Kesadaran /kwanlitati 2 : 7 Kom+os mentis

  • 8/20/2019 Makalah - intoksikasi-organofosfat

    4/21

    !adar se+enuhnya, da+at men$awa) semua +ertanyaan tentan* keadaan sekelilin*nya

    +atis

    Keadaan kesadaran yan* se*an untuk )erhu)un*an den*an kehidu+an sekitarnya,

    sika+nya acuh tak acuh

    !omnolen

    Keadaan kesadaran yan* mau tidur sa$a. Da+at di)an*unkan den*an ran*san* nyeri,

    teta+i $atuh tidur la*i

    Delirium

    Keadaan kacau motorik yan* san*at, mem)erontak, )erteriak & teriak, dan tidak sadar

    terhada+ oran* lain, tem+at, dan waktu

    !o+or5semi koma

    Keadaan kesadaran yan* menyeru+ai koma, rea%si hanya da+at ditim)ulkan den*an

    ran*san* nyeri.

    Koma

    Keadaan kesadaran yan* hilan* sama sekali dan tidak da+at di)an*unkan

    den*an ran*san* a+a+un

    Pemeri%saan Penun'ang nalisis toksikolo*i harus dilakukan sedini mun*kin hal ini di*unakan untuk

    mem)antu mene*akan dia*nosis. !am+el yan* di*unakan adalah 9< ml urin, 3< ml serum,

    )ahan muntahan, eses.

    =a)oratorium Klinik. -emeriksaan ini +entin* dilakukan terutama analisis *as darah.

    'e)era+a *an**uan *as darah da+at mem)antu +ene*akan dia*nosis +enye)a) keracunan.

    -emeriksaan un*si hati, *in$al dan sedimen urin harus +ula dilakukan karena untuk

    men*etahui dam+ak keracunan. -emeriksaan kadar *ula darah sewaktu dan darah +eri er len*ka+ $u*a harus dilakukan. 9

    a)el 3.

    "nalisis (as Darah #nter!retasi

    sidosis Res+iratorik /+; >",6? -1 4 A9,% k-a ;i+oventilasi, retensi 1 4 mun*kin

    aki)at antide+resan !!-

    lkalosis res+iratorik /+; A",79? -1 4 >7," k-a ;i+erventilasi mun*kin se)a*ai res+ons

    hi+oksia, in$uri o)at /as+irin2 atau in$uri

  • 8/20/2019 Makalah - intoksikasi-organofosfat

    5/21

    !!-

    lkalosis meta)olik /+; A",79? ;1 6 A 6<

    mmol5l

    #aran* ter$adi aki)at keracunan, se)a*ai

    aki)at hilan*nya asam atau kele)ihan

    alkali sidosis meta)olik

    /+; A",79? ;1 6 >47 mmol5l?de isit )asa >862,

    kom+ensasi )ila -1 4 >7," k-a.

    !erin* +ada keracunan, )ila )erat

    was+ada keracunan etanol, metanol5

    etilen *likol

    nion *a+ tin**i Met ormin, isonia(id, salisilat, sianida

    Untuk +emeriksaan toksikolo*i +erlu diam)il darah, $arin*an hati, lim+a, +aru8+aru dan

    lemak )adan. -enentuan kadar chE dalam darah dan +lasna da+at dilakukan den*an cara

    tintometer /Edson2 dan cara -a+er8stri+ / cholest2. %

    Cara Edson : )erdasarkan +eru)ahan +; darah.

    ch 888888888888888A kolin B asam asetat

    chE

    m)il darah kor)an dan tam)ahkan indikator )rom8timol8)iru diamkan )e)era+a saat maka

    akan ter$adi +eru)ahan warna. 'andin*kan warna yan* tim)ul den*an warna standar +