intoksikasi alkohol (edited)

Download Intoksikasi Alkohol (Edited)

Post on 02-Jun-2018

230 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 8/10/2019 Intoksikasi Alkohol (Edited)

    1/25

    1

    PRESENTASI KASUS

    INTOKSIKASI ALKOHOL

    Disusun untuk Memenuhi Sebagian Syarat Mengikuti Ujian Kepaniteraan Klinik

    Dalam Rumah Sakit Umum Daerah Panembahan Senopati Bantul

    Disusun Oleh:

    Krisna Muhammad

    20090310079

    Diajukan Kepada:

    Dr. Waisul Choroni, Sp.PD

    ILMU PENYAKIT DALAM

    RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL

    FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN

    2014

  • 8/10/2019 Intoksikasi Alkohol (Edited)

    2/25

    2

    BAB I

    LAPORAN KASUS

    I. IDENTITAS PENDERITA

    Nama : Ny. A I

    Umur : 28 tahun

    Jenis kelamin : Laki-laki

    Agama : Islam

    Alamat : Ngasem RT06, Timbul Harjo, Sewon, Bantul

    Pekerjaan : Buruh

    No RM : 527231

    II. ANAMNESIS

    1. Keluhan Utama : Penurunan Kesadaran

    2.

    Keluhan Tambahan : Dengan muntah-muntah cairan bening.

    3. Riwayat Penyakit Sekarang

    Pasien datang ke IGD RSUD Panembahan Senopati Bantul dengan

    Penurunan kesadaran sejak 2 jam SMRS,

    Alloanamnesis : Pasien datang ke kos tempat tinggal mual (+) dan

    muntah-muntah (+) 3x cairan bening 2,5 jam SMRS. Os tidak dapat

    diajak berkomunikasi sebelumnya akhirnya pasien tidak sadarkan diri 2

    jam SMRS. Os sebelumnya tidak pulang selama 3 hari dan tidak tahuapa yang dimakan dan diminum OS sebelumnya. Dari gaya hidup, OS

    pernah mengkonsumsi Alkohol dan perokok.

    4. Riwayat Penyakit Dahulu

    Riwayat tekanan darah tinggi : Tidak dapat dikaji

    Riwayat penyakit gula : Tidak dapat dikaji

    Riwayat stroke : Tidak dapat dikaji

    Riwayat penyakit jantung : Tidak dapat dikaji

  • 8/10/2019 Intoksikasi Alkohol (Edited)

    3/25

    3

    Riwayat penyakit ginjal : Tidak dapat dikaji

    5. Riwayat Penyakit Keluarga

    Tidak ada keluarga yang pernah menderita penyakit yang sama Tidak

    dapat dikaji.

    6. Anamnesis Sistem :

    - Sistem cerebrospinal : Tidak dapat dikaji

    -

    Sistem respirasi : Tidak dapat dikaji

    - Sistem kardiovaskuler : Tidak dapat dikaji Sistem

    - Sistem Gastrointestinal : Tidak dapat dikaji

    -

    Sistem urogenital : Tidak dapat dikaji- Sistem muskuloskeletal : Tidak dapat dikaji

    - Sistem integumentum : Tidak dapat dikaji

    III. PEMERIKSAAN FISIK

    Keadaanumum : Lemah, Agitasi

    Kesadaran : Somnolen

    Tanda vital : TD : 140/90mmHg

    Nadi : 90 x/menit

    Respirasi : 20 x/menit

    Suhu : 36,7 C

    1. Pemeriksaan Kepala

    a. Bentuk Kepala = Mesochepal, simetris

    b. Wajah = Oedem (-)

    c. Mata = Pupil isokor, CA (-/-) SI (-/-), Reflek pupil (+/+)

    d. Hidung = Discharge (-/-),

    e. Telinga = Deformitas (-/-)

    f. Mulut = Bibir sianosis (-), bibir pucat (-), bibir kering (-)

    2. Leher

    Pembesaran kelenjar thyroid dan limfonodi (-), JVP (-)

    3. Pemeriksaan Thorax

  • 8/10/2019 Intoksikasi Alkohol (Edited)

    4/25

    4

    Pulmo

    - Inspeksi = Dada simetris, deformitas (-/-) retraksi intercostal

    (-/-)

    - Palpasi = Nyeri tekan (-/-), ketinggalan gerak (-/-)

    - Perkusi = Sonor (+/+)

    - Auskultasi = Suara dasar vesicular (+/+)

    Suara tambahan : wheezing (-/-), RBB (-/-)

    Cor

    S1S2Reguler cepat, Bising jantung (-)

    4. Pemeriksaan Abdomen

    Inspeksi : distensi (-)

    Auskultasi : Peristaltik (+) normal

    Perkusi : Timpani

    Palpasi : Supel, nyeri tekan (Tidak dapat dinilai), hepatomegali (-)

    5. Pemeriksaan Ekstremitas

    - Superior = Oedem (-/-)

    - Inferior = Oedem (-/-)

    IV. PEMERIKSAAN PENUNJANG

    Laboratorium

    Pemeriksaan Laboratorium (24-03-2014)

    Hb : 14,8 (12-16 g/dl)

    AL : 16,00 (511 103/uL)

    AE : 5.92 (4.005.00 106/uL)

    AT : 356 (150 - 450 103/uL)

    HMT : 43,7 (36-46 vol %)

    Hitung Jenis : Eo: 0, Bas: 0, Bt: 0, Seg: 44, Lim: 46, Mo: 10

  • 8/10/2019 Intoksikasi Alkohol (Edited)

    5/25

    5

    Kimia Darah Dan Urine Lengkap (25-03-2014)

    SGOT : 48 (< 31)

    SGPT : 83 (< 31)

    Ureum : 13 (17

    43)

    Creatinin : 0.76 (0.601.10)

    Warna : Kuning

    Kekeruhan : Keruh

    Reduksi : Negatif

    Bilirubin : Negatif

    Keton Urin : Negatif

    BJ : 1.030

    Darah Samar : Negatif

    PH : 6.50

    Protein : +2

    Urobillinogen : 0.20

    Nitrit : Negatif

    Lekosit Ester : Negatif

    Eritrosit : 0-1

    Lekosit : 1-3

    Sel Epitel : Positif

    Ca Oksalat : Negatif

    Asam Urat : Negatif

    Amorf : Negatif

    Eritrosit : Negatif

    Leukosit : NegatifGranular : Negatif

    Bakteri : Negatif

    AL ulang (26-03-2014)

    AL : 10,8 (511 103/uL)

    Elektrokardigram (EKG)

    Normo Sinus Rythem

  • 8/10/2019 Intoksikasi Alkohol (Edited)

    6/25

    6

    V. DIAGNOSIS KERJA

    - Intoksikasi Alkohol

    VI.

    DIAGNOSIS BANDING

    - Intoksikasi Metanol

    - Intoksikasi Organofosfat

    - Intoksikasi Etlyn Glicol

    - Vomitus Profus

    - Dyspepsia

    - Edema Cerebri

    - Tumor Otak

    VII. PENATALAKSANAAN DAN FOLLOW UP

    - Infus NaCl Loading 1000 ml -> inf Nacl 20 tpm

    - O23 lpm

    - Inj. Ranitidine 50mg/12 jam/IV

    -

    Inj. Metoclorpramide 8mg/8 jam /IV

    Pasang NGT -> Bilas Lambung dengan Susu + NACL 1500 cc

    VIII. FOLLOW UP PASIEN

    Tanggal Anamnesis Pemeriksaan

    fisik

    Assesment Terapi

    25/03/2014 OS sudah sadar

    dengan keluhan

    kaku dan sakit

    pada dada dan

    leher. Os tidak

    menyatakan habis

    meminum alkohol

    campuran beli jadi

    yang tidak tahu

    dengan apa

    dicampur

    KU: lemah, CM

    TD: 100/60

    N: 88

    R: 18

    T: 36,8

    Mata : CA -/-, SI -/-

    Leher : JVP (-)

    Thorax: vesikuler

    +/+, RBB -/-,

    Cor: S1 S2 reguler,

    Bising (-)

    - Intoksikasi

    Alkohol

    - inf Nacl 15 tpm

    -

    Diet TKTP lunak- Inj. Ranitidine

    50mg/12 jam/IV

    - Cefixime 2x100 mg

    - PL : Aff NGT

    - Cek SGOT, SGPT,

    UL

  • 8/10/2019 Intoksikasi Alkohol (Edited)

    7/25

  • 8/10/2019 Intoksikasi Alkohol (Edited)

    8/25

    8

    BAB II

    TINJAUAN PUSTAKA

    2.1. DEFINISI

    Intoksikasi atau keracunan adalah masuknya zat ke dalam tubuh

    yang dapat mengakibatkan gangguan kesehatan bahkan dapat

    menyebabkan kematian. Semua zat dapat menjadi racun bila diberikan

    dalam dosis yang tidak seharusnya. Berbeda dengan alergi, keracunan

    memiliki gejala yang bervariasi dan harus ditindaki dengan cepat dan tepat

    karena penanganan yang kurang tepat tidak menutup kemungkinan hanya

    akan memperparah keracunan yang dialami penderita.2

    Intoksikasi akut sering dikaitkan dengan tingkat dosis zat yang

    digunakan (dose-dependent), individu dengan kondisi organic tertentu

    yang mendasari (misalnya insufisiensi ginjal atau hati) yang dalam dosis

    kecil dapat menyebabkan efek intoksikasi berat yang tidak proporsional.3

    Dalam ilmu kimia alkohol atau alkanol adalah istilah yang umumuntuk senyawa organik yang memiliki gugus hidroksil (-OH) yang terikat

    pada atom karbon dimana atom karbon itu sendiri juga terikat pada atom

    hidrogen atau atom karbon yang lain. Etil alkohol juga disebut sebagai

    etanol merupakan bentuk alkohol yang umum, sering kali disebut alkohol

    minuman. Rumus kimia untuk etanol adalah CH3-CH2-OH. Dari semua

    jenis alkohol yang diketahui dalam ilmu kimia, etanol merupakan satu-

    satunya yang digunakan dalam batas tertentu oleh manusia untuk berbagaimaksud dan tujuan (sebagian besar alkohol lainnya terlalu toksik untuk

    diminum).1,4,5

    Intoksikasi alkohol akut dapat dikenali dengan gejala-gejala :6

    ataksia dan bicara cadel/tak jelas

    emosi labil dan disinhibisi

    napas berbau alkohol

    mood yang bervariasi

  • 8/10/2019 Intoksikasi Alkohol (Edited)

    9/25

    9

    Komplikasi akut pada intoksikasi atau overdosis :6

    paralisis pernapasan, biasanya bila muntahan masuk saluran

    pernapasan

    obstructive sleep apnoea

    aritmia jantung fatal ketika kadar alkohol darah lebih dari 0,4

    mg/ml

    Gejala klinis sehubungan dengan overdosis alkohol dapat

    meliputi:6

    penurunan kesadaran, stupor atau koma

    perubahan status mental kulit dingin dan lembab, suhu tubuh rendah

    2.2 EPIDEMIOLOGI

    Berdasarkan penelitian pria 4 kali lebih sering menjadi pecandu

    alkohol dibandingkan wanita. Kira-kira 85% dari semua penduduk

    Amerika Serikat pernah menggunakan minuman yang mengandung

    alkohol sekurang-kurangnya satu kali dalam hidupnya. Dan kira-kira 51%

    dari semua orang dewasa di Amerika Serikat merupakan pengguna alkohol

    saat ini. Di Indonesia sendiri ada sekitar 3,4 juta orang pecandu alkohol

    yang 80% diantaranya berusia 20-24 tahun dan hampir 8% orang

    dewasa.1,5,7

    2.3 ETIOLOGI

    2.3.1 Riwayat Masa Kanak-kanak

    Beberapa faktor telah teridentifikasi dalam riwayat masa kanak-

    kanak dari seseorang yang memiliki gangguan berhubungan dengan

    alkohol. Anak-anak beresiko yang memiliki gangguan berhubungan

    dengan alkohol yaitu jika satu atau lebih orang tuanya adalah pengguna

    alkohol.1

    Pada riwayat masa kanak-kanak terdapat gangguan defisit-atensi /

    hiperaktivitas atau gangguan konduksi atau keduanya yang meningkatkan

  • 8/10/2019 Intoksikasi Alkohol (Edited)

    10/25

    10

    resiko anak untuk memiliki gangguan berhubungan dengan alkohol pada

    masa dewasanya. Gangguan kepribadian khususnya gangguan kepribadian

    antisosial juga merupakan predisposisi seseorang kepada su