pbl mandiri sp blok 11.docx

Download PBL mandiri SP blok 11.docx

Post on 12-Jan-2016

230 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Mengenal Kelenjar Pankreas

Brian Angelo Soekamto 10-2008-188Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida WacanaJl.Arjuna Utara No.6, Jakarta 11510

PENDAHULUANSistem endokrin terdiri dari sekelompok organ (kadang disebut sebagai kelenjar sekresi internal), yang fungsi utamanya adalah menghasilkan dan melepaskan hormon-hormon secara langsung ke dalam aliran darah. Hormon berperan sebagai pembawa pesan untuk mengkoordinasikan kegiatan berbagai organ tubuh.Sistem Endokrin juga mengatur konsentrasi kadar gula darah. Hormon regulator kadar gula darah terutama disekresikan oleh bagian endokrin organ pankreas, yaitu insulin dan glucagon. Insulin bekerja untuk meningkatkan glukosa ke dalam sel untuk dikatabolisme menjadi energi serta meningkatkan penyimpanan glukosa dalam bentuk glikogen, sedangkan glucagon bekerja antogonis terhadap insulin.Defisiensi terhadap sekresi insulin dapat menyebabkan penyakit yang disebut diabetes melitus, yaitu tingginya kadar gula darah akibat adanya gangguan terhadap kerja insulin. Dengan penulisan makalah ini, penulis ingin memberikan informasi tentang struktur makroskopik dan mikroskopik pankreas sebagai organ penghasil hormon regulator gula darah; faal hormon regulator kadar gula darah yang dihasilkan pancreas dan organ endokrin lainnya dalam meregulasi kadar gula darah; serta metabolisme karbohidrat, protein, dan lemak yang juga dipengaruhi oleh hormon tersebut.

A. AnatomiPancreas merupakan kelenjar campuran pada system digestive yang tarbesar setelah hepar. Terdiri atas dua bagian, yaitu:- Kelenjar eksokrin- Kelenjar endokrinPankreas terdapat retro peritoneal yang melintang dari bagian kanan menyerong ke kiri atas diantara duodenum. Ujung kiri yang disebut cauda pankreatis menempel pada lien.Pancreas merupakan organ yang memanjang dan terletak pada epigastrium dan kuadran kiri atas. Strukturnya lunak, berlobulus, dan terletak pada dinding posterior abdomen di belakang peritoneum. Pancreas menyilang planum transpyloricum. Pancreas dapat dibagi dalam carput, collum, corpus, dan cauda:1. Carput Pancreatis setinggi L2 berbentuk cakram dan terletak di dalam bagian cekung duodenum. Sebagian caput meluas ke kiri di belakang arteria dan vena mesenterica superior serta dinamakan processus uncinatus.2. Collum Pancreatis merupakan bagian pancreas yang mengecil dan menghubungkan caput dan corpus pancreatis. Collum pancreatis terletak di depan pangkal vena portae hepatis dan tempat dipercabangkannya arteria mesenterica superior dari aorta3. Corpus Pancreatis berjalan ke atas dan ke kiri, menyilang garis tengah. Pada potongan melintang sedikit berbentuk segitiga.4. Cauda Pancreatis berjalan ke depan menuju ligamentum lienorenale dan mengadakan hubungan dengan hilum lienale.1

HubunganKe anterior : Dari kanan ke kiri : transversum dan perlekatan mesocolon transversum, bursa omentalis, dan gaster.Ke posterior : Dari kanan ke kiri : ductus choledochus, vena portae hepatis dan vena lienalis, dan vena cava inferior, aorta, pangkal arteria mesenterica superior, M. psoas major sinistra, glandula suprarenalis sinistra, ren sinister, dan hilum lienale.

Ductus panceaticusDuctus panceaticus mulai dari cauda pancreatis dan sepanjang kelenjar, menerima banyak cabang pada perjalanannya. Ductus ini bermuara ke pars descendens duodenum di sekitar pertengahannya bersama dengan ductus choledochus pada papilla duodeni major. Kadang-kadang muara ductus panceaticus di duodenum terpisah dari ductus choledochus.Ductus pancreaticus asccessorius (bila ada) mengalirkan getah pancreas dari bagian atas caput dan kemudian bermuara ke duodenum sedikit di atas muara ductus pancreaticus pada papilla duodeni minor. Ductus pancreaticus accessories sering berhubungan dengan ductus pancreaticus.1

PendarahanArteriaArteria lienalis Arteria pancreaticoduodenalis superior anterior dan posterior yang merupakan cabang dari A. gastroduodenalis. Arteria pancreaticoduodenalis inferior anterior dan posterior yang merupakan cabang dari A. mesenterica superior. VenaeVenae yang sesuai dengan arterinya mengalirkan darah ke sistem porta.Vena lienalis bergabung dengan vena mesenterica superior menjadi vena porta melalui ligamentum hepatoduodenale ke hepar. Aliran LimfeKelenjar ini terletak di sepanjang arteria yang mendarahi kelenjar. Pembuluh eferen akhirnya mengalirkan cairan limf ke nodi limf coeliaci dan mesenterici superiors. Nnll. Coelicae, hepaticae, mesenterica superior.PersarafanBerasal dari serabut-serabut saraf simpatis dan parasimpatis. N. Vagus (X) dan Nn. Splanchnici melalui plexus coeliacus dan mesenterica superior.1

B. Struktur MikroskopikPankreas adalah kelenjar campuran eksokrin-endokrin yang menghasilkan enzim pencernaan dan hormon. Enzim ditimbun dan dilepaskan oleh sel dari bagian eksokrin, yang tersusun dalam asini. Hormone disintesis oleh kelompok sel epitel endoktrin, yang dikenal sebagai pulau Langerhans. Asinus eksokrin pancreas terdiri atas beberapa sel serosa yang mengelilingi lumen. Sel-sel ini sangat terpolarisasi, dengan inti bulat dan khas untuk sel penghasil protein.Pancreas ditutupi suatu simpai jaringan ikat tipis yang menjulurkan septa ke dalamnya, dan memisahkan lobulus pankreas. Asinus dikelilingi suatu lamina basal yang ditunjang selubung serat-serat retikulin halus. Pancreas juga memiliki jaringan kapiler luas, yang penting untuk proses sekresi.2Dengan cara pulasan khusus dapat dibedakan menjadi:1. Sel = penghasil glukagon Terletak di tepi pulau. Mengandung gelembung sekretoris dengan ukuran 250nm. Batas inti kadang tidak teratur.2. Sel = penghasil insulin Terletak di bagian lebih dalam atau lebih di pusat pulau. Mengandung kristaloid romboid atau poligonal di tengah. Mitokondria kecil bundar dan banyak.3. Sel D = penghasil somatostatin Terletak di bagian mana saja dari pulau, umumnya berdekatan dengan sel A. Mengandung gelembung sekretoris ukuran 300-350 nm dengan granula homogen.4. Sel C Terlihat pucat, umumnya tidak bergranula dan terletak di tengah di antara sel B. Fungsinya tidak diketahui.2C. Fisiologi PankreasPankreas adalah suatu organ yang terdiri dari jaringan endokrin dan eksokrin. Bagian eksokrin pankreas mengeluarkan larutan basa encer dan enzim enzim pencernaan melalui ductus pankreaticus ke dalam lumen saluran pencernaan. Di antara sel sel eksokrin pankreas tersebar kelompok kelompok atau pulau pulau, sel endokrin yang juga dikenal dengan Pulau Pulau Pankreas. Jenis sel endokrin pankreas yang paling banyak dijumpai adalah sel (beta), tempat sintesis dan sekresi insulin. Yang juga penting adalah sel (alfa), yang menghasilkan glukagon. Sel D (delta), tempat sintesis somatostatin, sedangkan sel endokrin yang paling jarang, sel PP, mengeluarkan polipeptida pankreas. Hormon pankreas yang paling penting untuk mengatur metabolisme bahan bakar adalah insulin dan glukagon. Hormon lain yang ikut berperan dalam metabolisme energi adalah epinefrin, cortisol, dan growth hormone).3Insulin mempunyai efek yang penting bagi metabolisme karbohidrat, lemak dan protein. Insulin menurunkan kadar glukosa, asam lemak, dan asam amino dalam darah dan membantu dalam penyimpanan. Saat molekul tersebut masuk ke dalam darah selama masa absorbsi, insulin mengatur penyerapan sel dan perubahan menjadi glikogen, trigliseral, dan protein.Pengaturan keseimbangan gula darah adalah aktifitas penkreas yang penting. Pengaturan konsentrasi glukosa dibagi menjadi beberapa cara: penyerapan glukosa dari GIT, transport glukosa ke sel, produksi glukosa hati, sekresi glukosa di urine.4Somatostatin berperan sebagai hormon yang menghambat system digestive dalam beberapa cara, antara lain adalah menghambat pencernaan nutrisi dan menghambat penyerapan nutrisi. Somatostatin disekresikan melalui sel D melalui respon langsung dari kenaikan gula darah dan asam amino dalam absorbsi makanan.Somatostatin memiliki efek penghambat sebagai berikut :1.bekerja secara lokal di dalam pulau langerhan guna menekan sekresi insulin dan glukagon.2.menurunkan gerakan lambung, duodenum, dan kandung empedu.3.mengurangi sekresi dan absorbsi dalam saluran cerna.

Peran utama somatostatin adalah untuk meningkatkan waktu asimilasi makanan dari usus ke dalam darah. Pada waktu yang sama, pengaruh somatostatin yang menekan sekresi insulin dan glukagon akan menurunkan penggunaan zat nutrisi yang diabsorbsi oleh jaringan, sehingga mencegah pemakaian makanan yang cepat dan oleh karena itu membuat makanan tersedia untuk waktu yang lebih lama.

Fungsi Pankreas1. Sekresi endokrin menghasilkan hormon insulin dan glukagon yang kemudian dialirkan ke darah.2. Sekresi eksokrin menhasilkan enzim enzim yang kemudian masuk ke duodenum.

InsulinInsulin menghasilkan empat efek yang menurunkan kadar gula darah dan penyimpanan karbohidrat:1. Insulin mempermudah masuknya glukosa ke dalam sebagian sel. Molekul glukosa tidak mudah menembus membran sel tanya adanya insulin. Dengan demikian, sebagian besar jaringan sangat bergantung pada insulin untuk menyerap glukosa dari darah dan menggunakannya. Insulin meningkatkan mekanisme difusi terfasilitasi (dengan perantaraan pembawa) glukosa ke dalam sel sel tergantung insulin tersebut melalui fenomena transporter recruitment. Glukosa dapat masuk ke dalam sel hanya melalui pembawa di membran plasma yang dikenal sebagai glucose transporter (pengangkutan glukosa). Sel sel tergantung insulin memiliki simpanan pengangkut glukosa intrasel. Pengangkut pengangkut tersebut diinsersikan ke dalam membran plasma sebagai respons terhadap peningkatan sekresi insulin sehingga terjadi peningkatan pengangkutan glukosa ke dalam sel. Apabila sekresi insulin berkurang, pengangkut pengangkut tersebut sebagian ditarik dari membran sel dan dikembalikan ke simpanan sel. Beberapa jaringan yang tidak begantung pada insulin untuk menyerap glukosa dalah otak, otot yang aktif dan hati.32. Insulin merangsang glikogenesis, pembentukkan glikogen dari glukosa baik