soal ukdi kardiovaskuler

of 37 /37
Fakultas Kedokteran Bimbingan UKDI Universitas Mulawarman KUMPULAN SOAL UKDI JANTUNG dan PEMBULUH DARAH Pembimbing : dr. M. Furqon, Sp.JP 1

Author: amina-thayyiba

Post on 08-Apr-2016

709 views

Category:

Documents


123 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Kumpulan soal-soal kardiovaskuler CBT UKDI

TRANSCRIPT

Fakultas Kedokteran Bimbingan UKDIUniversitas Mulawarman

KUMPULAN SOAL UKDIJANTUNG dan PEMBULUH DARAH

Pembimbing :dr. M. Furqon, Sp.JP

Fakultas Kedokteran Universitas MulawarmanSamarinda2013KUMPULAN SOAL UKDIJANTUNG dan PEMBULUH DARAH

1. Seorang laki-laki berumur 56th mengeluh sesak sejak 2 minggu. Sesak timbul saat melakukan aktivitas dan istirahat minimal. Pada pemeriksaan fisik ditemukan TD 120/80mmHg, rr : 36x/mnt, ronki basah basal dan terdapat pitting udem pada ekstremitas bawah. apa diagnosanya? a. Gagal jantung kiri b. Gagal jantung kanan c. Gagal jantung kongestif d. Kardiomiopati e. Hipertensi pulmonal 2. Pasien datang dg keluhan batuk. Seminggu sebelumnya diberi captopril dan HCT. Kemungkinan komponen yang meningkat pada pasien ini sehingga timbul keluhan batuk adalah a. Angiotensin b. Bradikinin c. Renin d. Prostaglandin e. Histamin3. Laki-laki usia 58 tahun diantar ke UGD karena mengalami nyeri dada sebelah kiri sejak 30 menit yang lalu. Nyeri dada dirasakan menjalar ke bahu kiri dan lengan kiri, terasa seperti tertindih benda berat. Keluhan ini sering dialami pasien sejak 3 tahun yang lalu dan berkurang dengan pemberian obat dari dokter. Tetapi, kali ini keluhan pasien tidak membaik dengan pemberian obat tersebut. Menurut anda, apakah obat tersebut yang diberikan? a. Nifedipin b. Verapamil c. Nitrogliserin d. Propanolol e. Aspirin 4. Pasien , 63 th, mengeluh jantung berdebar-debar memiliki gambaran EKG seperti gambar di bawah, TD 120/80 mmHg, HR 180 x/mnt, RR 21 x/mnt, t 36,5 0C. Apakah diagnosis pasien?

a. Ventrikel takikardi b. Supraventrikuler takikardi c. Atrium takikardi d. Atrium fibrilasi e. Supraventrikuler fibrilasi5. Seorang laki-laki mengalami penurunan kesadaran di warung kopi. Tidak ada denyut nadi, tidak ada nafas. Oleh perawat dipasang EKG. Hasil EKG sebagai berikut :

Apa terapinya ? a. Defibrilasi b. Atropin c. Kardioversi d. Amiodaron e. Epinefrin6. Wanita 32 tahun ke poli jantung dengan keluhan sesak napas 1 bulan ini, bengkak diwajah dan extremitas. Riwayat MRS dengan keluhan serupa 6 bulan yang lalu, tidak rutin minum obat karena setelah minum obat sering kencing. Sempat direncanakan pelebaran katup jantung tapi pasien takut. Pemeriksaan fisik TD=90/70 mmHg, N=75 x/menit, RR=24 x/menit, Tax=370C, JVP meningkat. Batas jantung kiri tidak melebar, bising diastolic grade IV/VI di apex, thrill di apex. Pemeriksaan lain dalam batas normal. Hepar 4 jari dibawah arkus costae, lien sulit teraba karena ascites, edem extremitas bawah. EKG: irama sinus 75x, RAD, LAA, hipertropi ventrikel kanan. Hb=11 SGOT=200 Albumin 2,5 Kalium 3,2 Natrium 132. Diagnosisnyaa. Gagal jantung akutb. Gagal jantung kongestic. Gagal jantung sistolikd. Gagal jantung kanane. Gagal jantung backward7. Laki-laki 60 tahun datang ke UGD dengan keluhan nyeri dada sebelah kiri sejak 1 jam yang lalu. Nyeri menjalar ke punggung seperti ditusuk-tusuk. Nyeri berlangsung >20menit. Tidak membaik dengan T inverted di lead II, III, avF. Diagnosisnyaa. STEMIb. NSTEMIc. Angina pectoris stabild. Kardiomiopatie. Angina Pectoris tidak stabil8. Wanita 58 tahun, datang ke ugd dengan keluhan berdebar sejak 2 hari yang lalu. tidak membaik dengan istirahat, merasa kurang bertenaga. TTV 110/80, N 75x/, RR 20x/. Gambaran EKG terdapat fibrilasi atrium, ventrikel respons 65-120x/. Pemeriksaan Lab Kalium 3,8, Natrium 144. Oleh dokter diberikan acetosal 100mg/hari. Pemberian acetosal berfungsi untuka. Mencegah iskemik arteri pada ekstremitasb. Mencegah penyakit jantung koronerc. Mencegah pembentukan trombusd. Mencegah peningkatan tekanan darahe. Mencegah terjadinya perdarahan9. Wanita usia 48 tahun mengeluh dada berdebar-debar, riwayat hipertensi, edema, DM (-), pemeriksaan fisik dalam batas normal, pemeriksaan EKG Atrial Fibrilasi dengan bradikardi 50x/menit, terdapat bising diastolik grade III/IV apex. Diagnosisnyaa. Tricuspid stenosisb. Mitral Stenosisc. Atrial regurgitasid. Mitral regurgitasie. Pulmonal stenosis10. Wanita datang UGD RS dengan keluhan nyeri dada. Diagnosis dokter old miokard infark. Gambaran EKGnyaa. ST elevasib. ST depresic. Q patologisd. T invertede. LBBB11. Laki-laki 66 tahun, sesak, EKG=Q patologis. Periksaan tambahana. Urb. Crc. Asam uratd. Kolesterole. Troponin T12. Pria 56 tahun, nyeri dada tembus ke belakang, hilang dengan istirahat. Diagnosisa. Angina stabilb. Angina tidak stabilc. STEMId. NSTEMIe. Cardiomyopathy13. Laki-laki 60 tahun. Nyeri dada kiri. Sakit terasa ditindih selama 2 jam, nyeri menjalar ke punggung, berkeringat. TD 140/90, N: 110X/m, 24x/m. Pemeriksaan penunjang.a. Cardio markerb. ECGc. Foto Rontgentd. Echocardiografie. Coronary cardiografi14. SVT dilakukan, TD 110/60, HR 180, HR: 28a. Kardioversib. Defibrilatorc. Resusitasi cardio parud. Vagal maneuvere. Cardiac thump15. Pasien laki2 56th, datang ke PKM dng keluhan nyeri dada kiri yang menembus kebelakang semenjak 2mgg yang lalu. Nyeri tidak hilang meskipun saat istirahat. EKG dalam batas normal. Diagnosis pasien tersebut:a. Angina pectoris stabilb. Angina pectoris unstablec. STEMId. NSTEMIe. Miokarditis16. Pasien perempuan 59 tahun datang tidak sadarkan diri, keluhan sesak nafas, bengkak di kedua kaki sejak 2 minggu. Riwayat hipertensi 10 tahun jarang kontrol. TD 210/110 mmHg, N: 117, P: 24x/m. bunyi gallop +, ascites -, oedem tungkai -.a. Segera Rujuk RSb. Kasih obat HT segerac. Menjelaskan bahwa pasien sedang dalam keadaan krisis hipertensid. Menanyakan kenapa pasien tidak berobat secara terature. Segera periksa penunjang17. Pria 40 tahun terdapat riw. HT terkontol sejak usia 18 tahun. Dilakukan pemeriksaan TD oleh petugas didapatkan TD 120/80, kemudian pasien tidak mengkonsumsi obat. 2 minggu kemudian TD meningkat. Kesalahan pemeriksaan TD pada petugas?a. Pemasangan manset terlalu kencangb. Tidak dilakukan pemeriksaan TD ulangc. Tidak melakukan perabaan A.radialisd. Penurunan tekanan yang terlalu lamae. Tidak membiarkan OS istirahat 10 menit sebelum pemeriksaan.18. Seorang pria usia 67 tahun datang dengan keluhan nyeri dada sebelah kiri menjalar ke lengan kiri tembus ke belakang serta berkeringat dingin sejak 1 jam yang lalu. Nyeri dada sudah dirasakan sejak 2 minggu yang lalu, hilang timbul selama 5-10 menit. Pemeriksaan fisik terlihat sakit sedang, compos mentis, TD 140/80 mmHg, nadi 117x/menit irregular, bunyi jantung jauh,ronkhi basah halus di bagian basal paru. (Pada soal tidak diberikan informasi tambahan EKG maupun profil cardiac enzim). Diagnosis ?a. Angina pektoris stabilb. MCI akutc. Atipikal chest paind. Gastritise. GERD19. Pria, 22 th. Datang berobat dengan keluhan kedua tungkai lemas sejak 1 hari yang lalu, sebelumnya pernah mengalami keluhan yang sama. Pada PF kekuatan kedua tungkai menurun. Pemeriksaan lab Na:136meq/dl. K:2,1meq/dl. Pemeriksaan hasil EKG yang mungkin pada pasien ini adalah..a. Gelombang Ub. Peaked and tall gel Tc. QRS melebard. VES bigeminie. QS Patologis20. Seorang laki-laki usia 54 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan nyeri dada diatas ulu hati. Nyeri dirasakan jam yang lalu. Pasien adalah perokok berat dan mengalami kurang tidur karena ada tugas kantor yang harus di kerjakan. Pada pemeriksaan EKG terdapat depresi segmen ST di V5-V6. Pemeriksaan lab apa yang diperlukan untuk menunjang diagnosis adalaha. CRPb. CKMBc. Troponind. LEDe. Hitung jenis leukosit21. Seorang laki-laki, ingin melakukan uji treadmill. Sebelumnya diminta latihan hiperventilasi selama 1 menit. Setelah 30 menit latihan, pasien tidak dapat melanjutkan. Kondisi diatas dikarenakan?a. Perangsangan reseptor periferb. Peningkatan keasamanc. Peningkatan tahanan jalan nafasd. Penimbunan laktat yang berlebihe. Hilangnya stimulasi kemoreseptor CO222. Laki-laki 43 tahun mengeluh sesak nafas setelah menaiki tangga. Keluhan ini sudah dialami sejak 1 bulan yang lalu. Sesak berkurang bila istirahat. JVP meningkat, bising jantung (+). Diagnosis kelainan di atas adalah?a. Kompensasi jantung b. Dekompensasi ventrikel kiri c. Dekompensasi ventrikel kanand. Atrial fibrilasie. Ventikel fibrilasi23. Golongan obat hipertensi yang cocok pada pasien Hipertensi, DM, dan penyakit ginjal adalah ....... a. Tiazid b. ACEi c. Beta blocker d. ARB e. Calsium Chanel blocker 24. Pasien sesak sejak 2 minggu yang lalu, makin berat sejak 2 hari ini, sesak dipengaruhi aktifitas. Sering terbangun saat tidur, karena sesak dan batuk, JVP 5+2, TD 150/90, nf 32 x/i. Obat hipertensi pada pasien adalah:a. Furosemid b. Ditialzim c. Amlodipin d. Amiodaron e. Clonidin 25. Pasien laki-laki, usia 50 tahun mengeluhkan kepala pusing dan mata berkunang-kunang. TD 160/90. Riwayat asma (+). Obat yang menjadi kontraindikasi untuk pasien ini : a. Golongan ARBb. Golongan CCB c. Golongan ACEI d. Golongan Beta blocker e. Golongan Diuretik26. Pasien wanita usia 30 tahun datang dengan keluhan lemah disertai bengkak di kedua kaki. Setahun yang lalu, pasien pernah dirawat di bagian Jantung serta dianjurkan untuk dilakukan tindakan namun menolak. Sejak saat itu, pasien rutin kontrol dan terakhir kontrol berobat sebulan yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapat TD 90/60, nadi 100x, lemah. Tidak didapatkan pergeseran batas jantung kiri. Terdapat bising diastolik grade IV-V di apex. Pada EKG didapat deviasi sumbu ke kanan (RAD) dan LAA (left atrium abnormality). Apakah penyebab kelainan yang terdapat di atas?a. Hipertrofi atrium kananb. Hipertrofi ventrikel kiric. Katup mitral tidak menutup adekuatd. Katup mitral tidak membuka secara maksimale. Katup trikuspid tidak membuka secara maksimal27. Pasien wanita usia 60 datang dengan riwayat DM. TD pasien 150/100. Pada pemeriksaan EKG didapatkan dilatasi ventrikel. Terapi hipertensi yang tepat untuk pasien ini adalaha. Furosemidb. Spironolaktonc. Ace inhibitord. Beta blokere. Ca chanel bloker28. Wanita 57 tahun datang ke poliklinik UMC dengan keluhan pusing. T 150/90, selama ini pasien mengonsumsi amlodipin 5 mg 3x1. Reaksi terkait obat apa yang dialami pasien?a. Dosis rendahb. Dosis tinggic. Non adherend. Ineffective druge. Adverse drug reaction29. Laki-laki 67 tahun datang ke poliklinik UMC dengan keluhan pusing dan sakit kepala disertai telinga berdenging sejak 3 hari yang lalu. Saat ini pasien sedang dalam pengobatan aritimia atrium. Anti aritmia apa yang menyebabkan keluhan tersebut?a. Kuinidinb. Verapamilc. Propanolold. Amiodarone. Prokainamid30. Wanita dengan keluhan berdebar-debar. Pemeriksaan fisik T: 100/70, N: 128 irreguler. Pemeriksaan EKG didapatkan QRS sempit dengan gelombang P banyak dan irreguler. Diagnosis?a. Atrial Fibrilasib. Atrial Flutterc. Ventrikel Fibrilasid. Vitrikel Takikardie. Sinus Takikardi31. EKG sadapan precordial V1 dipasang dimana?a. ICS IV kanan sternal lineb. ICS IV kiri sternal linec. ICS V kiri midcalvicular lined. ICS V kiri midaxilar linee. ICS V kiri anterior axilar line32. Seorang pria, penurunan kesadaran mendadak, merokok (+), DM tidak terkontrol sejak 15 tahun yang lalu. HT (+). Pemeriksaan fisik: TD 180/110 mmHg, HR 80 x/menit, RR 18 x/menit, t 37oC. Terapi Hipertensinya?a. Propanololb. Diltiazemc. Nifedipind. Captoprile. Golongan CCB33. Seorang laki-laki usia 50 tahun datang dengan keluhan nyeri ulu hati yang tidak membaik saat dibuat istirahat. Ayah pasien juga meninggal dalam usia muda (48 tahun) tiba-tiba. Pada pemeriksaan fisik tampak CM, T 110/70 mmHg N 102x/menit RR 30x/menit. Pada pemeriksaan EKG tampak ST elevasi pada lead II, III, avF. Pada pemeriksaan penanda marker jantung terdapat peningkatan troponin T dan CKMB. Diagnosis untuk pasien tersebut?a. Gastritisb. Angina stabilc. Angina tak stabild. STEMIe. NSTEMI34. Seorang laki-laki datang dengan keluhan nyeri dada kiri menjalar. Keluhan 3 jam sebelumnya pasien tiba di RS. Dilakukan pemeriksaan EKG (setelah keluhan menghilang). Pada pemeriksaan EKG terdapat ST depresi dan T inversi dan 1 jam kemudian gambaran tersebut menghilang pada pemeriksaan berikutnya. Pada pemeriksaan penanda jantung troponin T > 0,4 ng/ml. Patofisiologi dari kasus di atas adalah?a. Ruptur aterosklerosisb. Meningkatnya kebutuhan O2 miokardiumc. Spasme a.coronariad. Perforasi pembuluh aterosklerosise. Penebalan tunika media intima35. Seorang laki-laki 60 tahun datang dengan keluhan sesak nafas. Sesak sejak 2 bulan ini dan memberat 2 hari ini sampai tidur dengan bantal tinggi. Pasien mempunyai riwayat HT 5 tahun dan rajin kontrol. Riwayat pengobatan terakhir 2 bulan yang lalu dan 1 bulan ini tidak minum obat sama sekali. Pasien mengalami dispneu on effort 6 bulan ini dan nokturia 2 bulan ini. pemeriksaan fisik didapatkan pasien tampak sakit agak sangat T 160/100 mmHg N 108x/menit RR 32x/menit dangkal, afebris. Hepar lien dalam batas normal. Edem kedua tungkai S1 S2 (-) S4 (+). Pada pemeriksaan EKG didapatkan hipertrofi ventrikel kiri dan strain. Atrium kiri membesar. Pada foto polos tampak jantung membesar membentuk sepatu bood dan tampak bendungan paru. Diagnosis untuk kasus di atas adalah:a. Decompensatio cordis kiri NYHA klas Ib. Decompensatio cordis kiri NYHA klas IIc. Decompensatio cordis kiri NYHA klas IIId. Decompensatio cordis kiri NYHA klas IVe. Decompensatio cordis kiri NYHA klas I36. Seorang laki-laki usia 50 tahun datang ke RS UMM dengan keluhan sesak napas. Sudah 1 minggu ini pasien susah tidur terutama bila berbaring. Pada anamnesia, didapatkan pasien punya riwayat HT 7 tahun yang lalu dan sejak 1 tahun yang lalu pasien mengeluh sulit bernapas bila sedang berolahraga. Pada pemeriksaan fisik didapatkan pasien lemah, pucat, ektrimitas dingin RR 48x/menit, N:104x/menit T: 170/80 mmHg didapatkan tanda-tanda LVH dan gallop. Apa kemungkinan diagnosis yang paling sesuai?a. Infark miokardb. Kardiomiopatic. Emfisemad. Penyakit jantung HTe. Edema paru akut37. Seorang pasien laki-laki usia 50 tahun datang ke RS dengan keluhan sesak nafas sejak 1 tahun yang lalu. Keluhan dirasakan jika berjalan > 20 meter, pasian kadang pingsan dan seminggu ini juga nyeri dada. Pada pemeriksaan fisik TD 130/80 mmHg N 112x/menit RR 28x/menit t 37C. Pada perkusi didapatkan apeks bergeser ke lateral. Pada auskultasi terdengar gallop (+). Apakah diagnosis dari pasien tersebuta. Pneumoniab. Gagal jantungc. IMAd. Pleuritis siccae. PPOK38. Pasien wanita usia 40 tahun datang dengan keluhan nyeri dada dan berdebar-debar. Pemeriksaan fisik dbn. Pada EKG didapatkan gel.P pisah dengan gelombang QRS dan terdapat ST depresi pada V1-V2. Diagnosis dari pasien ini adalaha. Ventrikel takikardib. Atrial takikardic. AV blokd. STEMIe. NSTEMI39. Seorang laki-laki, 35 tahun, datang ke UGD dengan keluhan nyeri dada kiri 30 menit, menjalar ke lengan kiri. Riwayat perokok berat dan Hipertensi tidak terkontrol. Pada saat ini kemungkinan terjadi episodik iskemik sehingga terjadi gangguan metabolism glukosa. Kemungkinan perubahan metabolism yang akan terjadi adalaha. NADH direduksi jadi NAD+ via gliseril-3-fosfatb. Penurunan penggunaan glukosa secara keseluruhanc. Hambatan piruvat oleh alosterikd. Hambatan sintesis ATP dalam sitosol meningkate. Peningkatan oksidasi asam amino40. Seorang wanita, 35 tahun, sesak saat berjalan agak jauh dan naik tangga. Bengkak kedua tungkai, sebelumnya rutin mengkonsumsi obat hipertensi. Tensi sekarang 120/80 mmHg. Foto thorax: cardiomegali. Penatalaksanaan yang tepat?a. CCB & ACEib. CCB & kurangi asupan cairanc. Diuretik & CCBd. Diuretik & ACEie. Diuretik & Antiaritmia41. Seorang pasien perempuan, usia 68 tahun, diantar keluarganya ke UGD dengan keluhan nyeri dada menjalar ke lengan kiri 1 jam yang lalu disertai sesak nafas. Dahulu pernah demikian, berkurang dengan istirahat. Pemeriksaan fisik: TD 200/115 mmHg, N 80 x/menit, t 37oC. Pemeriksaan lab: Leukosit 13.000, CKMB 66 dl/nL, Troponin I 2,5 dl/nL. Riwayat HT dan DM (+) tidak rutin kontrol, thorax PA: kardiomegali dan edema paru. Diagnosis?a. Angina Pectorisb. Infark Miokardc. Unstable Anginad. Pericarditis Sicae. Tamponade Jantung42. Pasien hipertensi, riwayat DM dan penyakit ginjal kronik. Terapinya?a. ACEib. B blockerc. ARBd. Diuretike. CCB43. Pasien hipertensi dengan atralgia (gout). Terapinya?a. ACEib. B blockerc. ARBd. Diuretike. CCB44. Laki-laki berusia 52 tahun datang ke UGD dengan keluhan sesak dan nyeri dada sejak 2 jam yll. Pasien riwayat merokok 2 bungkus/hari selama 30 tahun, minum minuman keras (+), obat terlarang (+). LDL 240 mg/dL. Pada EKG ditemukan iskemi anteroseptal. Faktor resiko paling dominan yang menimbulkan keadaan tersebut adalah...a. Merokokb. Konsumsi marijuanac. Intake kalsium kurangd. Minum alkohole. Obesitas45. Seorang wanita, usia 34 tahun, dibawa ke UGD RS dengan keluhan sesak napas. Pasien sesak napas terutama sejak 3 minggu yang lalu. Pasien mengaku tidur dengan 2-3 bantal agar tidak sesak dan sering terbangun karena batuk dan sesak. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 180/120 mmHg, nadi 130x/menit, respirasi 30x/menit, suhu 36,80C, JVP 5+2 cmH2O, hepar teraba 2 cm di bawah arkus kosta, terdapat ronki basah halus di bagian basal kedua paru, dan edema kedua tungkai. Terapi awal yang tepat adalah:a. Furosemidb. Spironolaktonc. Captoprild. Digoxine. Valsartan46. Seorang pria berusia 65 tahun mengeluh lemas serta demam selama beberapa minggu. Ia menggunakan vulvular protesis 5 tahun yang lalu. Hasil pemeriksaan menunjukkan petekie dada dan perut, kultur darah, kokus gram positif, katalase (+), koagulasi (-),. Bakteri tidak bias memfermentasi manitol dan dihambatoleh novobioson. Kemungkinan bakteri ini adalah ?a. Streptococcus pneumoniab. Streptococcus agalactialc. Streptococcus aureusd. Staphylococcus saphrophyticuse. Staphylococcus epidermis47. Seorang perempuan berumur 50 thn, dengan riwayat DM tipe 2 datang ke PKM. Pemeriksaan fisik didapatkan TD 150 mmhg. Terapi HT yang dipilih untuk pasien tsb adalahA. HCTB. Bisoprolol+HidroklorotiazidC. BisoprololD.CaptoprilE. Amlodipine48. Pasien laki-laki berusia 5o thn mengeluh nyeri dada kiri menjalar ke punggung dan lengan kiri yang dirasakan sejak 1 jam yang lalu. Dari PF didapatkan TD 170/100 mmhg, N 90x/I, RR 20x/I, dan T 360C. Pengobatan awal yang tepat adalahA. ISDNB. MorfinC. OksigenasiD. VerapamilE. Aspirin49. Pemeiksaan EKG dari seorang pasien yang melakukan General Check Up menunjukkan N 80x/I aksis deviasi ke kanan, gelombang P normal, PR interval normal, segmen R di lead V5sepanjang 25 mm, segmen ST Normal, dan gelombang T Normal. Maka kesimpulan dari pembacaan EKG tersebut adalah?A. Hipertrofi Ventrikel kananB. Hipertrofi Ventrikel kiriC. Sindrome koroner akutD. LBBBE. RBBB50. Seorang wanita 65tahun datang ke UGD RS dengan keluhan sesak hebat sejak 1 minggu yang lalu. Pasien tidak memiliki riwayat penyakit DM. Pemeriksaan fisik didapatkan TD 210/120mmHg dengan edema di kedua tungkai bawah, pitting edema (+), Paroksismal nocturnal dispneu (+), ortopneu (+), Dispneu on effort (+). Pasien meminum obat Hipertensi secara teratur. Pada pemeriksaan EKG didapatkan atrial fibrilasi ventricular respon. Diagnosis yang tepat adalaha.Congestive heart Failureb.Hipertensi Emergencyc.Gagal jantung kronikd.Gagal ginjal Kronike.Gagal ginjal akut51. Seorang laki-laki mengeluh nyeri dada kiri yang menjalar ke lengan dan bahu yang terasa seperti tertusuk-tusuk. Kemudian pasien datang ke IGD dan dilakukan pemeriksaan EKG. Diperoleh gambaran ST Elevasi pada II, III, aVF. Apa diagnosis pasien tersebut?a. Angina pektoris stabilb. Angina pektoris tak stabilc. IMA inferiord. IMA anteriore. IMA posterior52. Pasien dengan tekanan darah 150/90 mmHg. memiliki penyakit ginjal dan jantung. Sudah mendapatkan terapi selama 2 minggu, namun mengeluhkan batuk kering. Obat hipertensi yang tepat : a. Captopril b. HCT c. Losartan d. Spironolakton e. 53. Pasien datang dengan keluhan sesak dan bengkak pada kedua kaki. Pada pemeriksaan fisik didapatkan JVP meningkat. Sesak pasien membaik dengan posisi semi-fowler. Penatalaksaan lain pada pasien ini selain diuretik lini pertama adalah?a. Beta blockerb. Calcium channel blockerc. Nitrogliserin I.V.d. ARBe. 54. Pasien mempunyai riwayat hipertensi sejak lama, ada batuk kering lama. Pasien tidak memiliki riwayat DM. Pada pemeriksaan lab didapatkan: kolesterol 350. Obat hipertensi yang tepat untuk pasien ini adalah?a. ACE inhibitorb. ARBc. Calcium channel blockerd. Diuretike. 55. Pasien mengeluh pusing. Riwayat DM dan HT. TD: 160/100. TD harus diturunkan sampai?a. 140/100b. 140/90c. 130/100d. 130/90e. 56. Seorang wanita usia 59 tahun masuk ke IGD dgn Ku : nyeri dada yg timbul tiba-tiba disertai sesak nafas. OS dgn riwayat hipertensi dan DM. Pada PF : adanya kelainan pernafasan, kecemasan disertai keringat dingin. TD : 200/110mmHg, HR: 120 dgn irama regular, RR : 32, terdengar ronki basah halus 2/3 bagian dari basal kedua paru, desakan vena jugularis 12cm, terdengar S3 dan bising holosistlik derajat 2/6 di apex kordis. Foto RO menunjukkan adanya pembesaran jantung dan edema paru. Diagnosis pada pasien ini adalah :a. Akut Anterior Miokardial Infraktionb. Akut Inferior Miokardial Infraktionc. Right Ventricular Infraktiond. Hipertensi heart failere. Cor Pulmonale Chornicum57. Seorang perempuan berusia 20 thn datang ke RS dgn ku: jantung berdebar-debar dan rasa mau terjatuh sejka beberapa hari terakhir, gejala ini tdk pernah terjadi sebelumnya. Selama ini pasien tdak pernah sakit dan tdk pernah minum obat. Pada PF : TD 110/80 HR : 180 RR:24. Diagnose yg didapatkan pada pasien ini adlah artitmia jantung. Apakah jenis aritmia yg mungkin terjadi :a. Atrial fibrilasib. Third degree AV blokc. Ventricular takikardid. Supra ventricular takikardie. Premature ventriculas contraction58. Seorang pria berusia 48 thn datang ke praktek dokter umum dgn ku: BAB hitam, encer, dan berbau amis. Riw prnah dirawat dgn penyakit jantung koroner dan hipertensi dan mengeluhkan nyeri ulu hati selama 1 bulan post opname di RS. Obat yg dikonsumsi selama 3 tahun terakhir yaitu obat jantung koroner, obat Hypertensi gol ACE inhibitor dan antiplatellet asam asetil salisilat. Pada PF: pasien tampak anemis. Apakah penatalaksanaan awal pada pasien ini : a. Hentikan semua obatb. Hentikan obat hypertensic. Hentikan obat anti plateteltd. Hentikan obat penyakit jantung koronere. Semua obat tetap lanjut ditambah antasida + PPI59. Seorang perempuan berusia 43 thn datang ke UGD RS dgn ku : wajah pucat, gelisah dan kesadaran terganggu. Pada PF: akral dingin, TD tdak terukur dan denyut nadi tdak teraba. Pada EKG : terlihat gambaran LBB. Pada pemeriksaan cito lab : troponin T + dan CKMB 100. Apakah diagnose yg paling mungkin :a. IMA dgn edema parub. IMA dgn syok kardiogenikc. IMA dgn takikardi ventriculard. Infark lama dgn syok kardiogenike. Infark lama dgn takikardi supraventricular60. Seorang pria berusia 55 thn datang ke IGD dgn ku:nyeri dada yg timbul tiba-tiba doisertai rasa sesak nafas. Pasien dgn riw hipertensi dan DM. PF: kelainan pernafasan, kecemasan disertai keringat dingin. TD : 190/110 HR:130 dgn irama reguller, RR:32, terdengar ronki basah halus dua pertiga bagian dri basal kedua paru,desakan vena jugularis 10cm, terdengar S3 dan bising holo sistolik derajat IV/VI di apex cordis. RO: Pembesaran jantung dan gambaran edema paru. Apakah penyebab bising holo sistolik pada pasien ini:a. Regurgitasi aorta akutb. Regurgitasi mitral akutc. Iskemia miocard recurrentd. Rupture dinding ventrikel kirie. Defek septum ventrikel akut61. Seorang pria berusia 70 thn di bawa ke IGD RS dgn ku:sesak nafas. Keluhan dirasakan terutama pada saat berbaring. Riw hipertensi dan DM. Tidak ada nyeri dada. PF : frekuensi denyut jantung 150 dan ada krepitasi pda kedua paru basal. EKG : fibrilasi atrium. Apa yg menyebabkan penderita ini mengeluh sesak nafas :a. Emboli parub. Bendungan paruc. Pembesaran atriumd. Hipertensi pulmonale. Gang. Fungsi ventrikel kanan62. Seorang perempuan berusia 48 thn dating ke poliklinikn dgn ku : nyeri dada sewaktu naik tangga dan berkurang saat beristirahat. Keadaan ini diraskan sejka 3 bulan yg lalu. Ada riw,hipertensi sejak 10 tahun dgn terapi captopril 2x25mg perhari secara teratur. 5 bulan yg lalu sdah dilakukan pemeriksaan echo EKG dan doitemukan adanya disfungsi diastole. Hasil rekaman 1 mnggu sebelumya dalam batas normal. Apakah pemeriksaan yg tepat utk mengevaluasi keluhan nyeri dada pasien :a. Uji latih jantung dengan bebanb. Echo cardiografi transesofagealc. EKG seriald. Angiografi coronere. Monitoring holter63. Seorang laki-laki berusia 60 thn dibawa ke igd rs dgn keluhan sesak nafas terutama saat bergiat dan berbaring terlentang. Pada pemeriksaan fisis didapatkan ronki pada basal kedua lapangan paru, bunyi jantung S3 gallop. EKG didapatkan gelombang Q pada sadapan V1-V5. Hasil foto thoraks terdapat oedem paru bilateral. Apakah obat pilihan untuk mengatasi keluhan sesak pasien?a. Salbutamol nebulizerb. Diureticc. ACE inhibitord. Oksigen via basal kanule. Metilprednisolon64. Seorang pria 55 tahun nyeri dada kiri sejak 1 jam lalu,tidak reda dengan istirahat,menjalar ke lngan kiri. BB 98kg, TD 150/100, N: 110x/ menit, RR 20x,pemeriksaan yang penting?a. LDHb. Myoglobinc. SGOTd. Trigliseride. CKMB65. Pria 43 tahun datang ke poliklinik dengan sakit kepala sejak 1minggu yang lalu. PF: TD 150/110 mmHg,Nadi 64x/mnt. Lab: SGOT 21, Kreatinin 0.6, Ureum 15, Asam urat 7,5, Kolesterol total 340, HDL 43, LDL 143, GDS 135, Trigliserida 130, Glukosa PP 215. Terapi yang diberikan: a. HCT b. Kaptoprilc. Metildopad. Mefiprolol e. Nifedipin 66. Laki-laki 42 tahun dengan keluhan sesak nafas berat, Kesadaran delirium, auskultasi bising sistolik dan opening snap, ronki di kedua lapangan paru. Terapi yang tepat adalah? a. Lidokainb. Digoksin c. ACE inhibitor d. B-bloker e. 67. Perempuan 4 tahun datang ke klinik dengan KU nyeri dada tiba2 sesak nafas, riwayat DM dan hipertensi +, dari PF dijumpai TD 100/80, HR 120x/I, dengan pulsus paradoksus, RR 32, apa komplikasi yang didahulukan?? a. Anterior MI b. Inferior MI c. Hipertensi Heart failure d. CPC e. 68. Pasien datang ke dokter pratek umum dengan keluhan dada berdebar-debar. Dari EkG didapatkan takikardi, komplek QRS sempit, dan reguler. Apa diagnosis?a. Supraventrikuler takikardib. Ventrikel takikardic. Atrial fibrilasid. e. 69. Pasien datang dengan sesak nafas. Diberi obat aspirin, captopril. Apa guna captopril?a. Menstabilkan tekanan darahb. Menurunkan retensi cairanc. Mencegah remodeling ventrikel jantungd. e. 70. Seorang laki-laki 34 tahun datang dengan keluhan sesak nafas yang dialami sejak 1 bulan yang lalu. Pada pemeriksaan fisis didapatkan edema pada kaki dan perut. Didapatkan ronki basah halus pada kedua lapangan paru. DVS +2. Pada foto thorax didapatkan kardiomegali. BUN=100, kreatinin 12, Na 135, Kalium 7. Apa obat yang diberikan sebelum merujuk pasien ini? a. Furosemid b. Aldosteron c. Insulin d. e. 71. Seorang wanita datang dengan keluhan nyeri dada menjalar ke punggung dan leher, dokter memberikan terapi obat sublingual, mekanisme kerja obat tersebut adalah untuk?a. Menghambat pembentukan katekolaminb. Menghambat K channelc. Meningkatkan kerja natriumd. Meningkatkan pembentukan enzim katekolamine. Meningkatkan produksi katekolamin72. Seorang pria mengeluh nyeri dada menjalar ke punggung pada saat istirahat. Nyeri tersebut dialami sejak 3 jam yang lalu sebelum masuk UGD. Pada saat pemeriksaan fisik TD 150/90 mmHg. EKG menunjukkan depresi segmen ST pada lead V1-V4. Troponin meningkat (0,4). Patofisiologi yang mendasari kelainan pada pasien ini adalah?a. Pecahnya plak aterosklerosisb. Oklusi parsialc. Spasme arteri koronariad. Penebalan plak aterosklerosise. Penebalan dinding endotelium73. Pasien wanita usia 30 tahun datang dengan keluhan lemah disertai bengkak di kedua kaki. Setahun yang lalu pernah dirawat di bagian jantung serta dianjurkan untuk dilakukan tindakan namun menolak. Sejak saat itu pasien rutin kontrol berobat, dan terakhir berobat sebulan yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 90/60 mmHg, Nadi 100 x/menit, lemah. Pada EKG didapatkan pergeseran batas jantung kiri. Terdapat bising diastolik grade IV-V di apex, terdapat deviasi sumbu ke kanan (RAD) dan left atrium abnormality (LAA). Apakah yang menyebabkan kelainan tersebut diatas?a. Hipertrofi atrium kananb. Hipertrofi ventrikel kiric. Katup mitral tidak menutup adekuatd. Katup mitral tidak membuka maksimale. Katup trikuspid tidak membuka maksimal74. Perempuan usia 72 tahun MRS dengan sesak napas dan berdebar sejak 3 hari yang lalu. Keluhan muncul setelah pasien mandi atau makan. Pernah dirawat dengan diagnosis serangan jantung dan 1 bulan ini tidak minum obat. Hipertensi sejak umur 50 tahun, tidak minum obat teratur. Pemeriksaan fisik didapatkan TD 140/100 mmHg, batas kiri jantung bergeser ke kiri, tidak ada bising jantung, ronki basah halus pada kedua basal paru. EKG didapatkan infark miokard lama anterior, ekstrasistole ventrikel. Terapi yang tepat?a. Dekonversi 50 jouleb. Digoxin IVc. Pasang pacu jantung temporerd. Alfa blockere. Beta blocker75. Wanita 30 tahun mengeluh nyeri dada dan sesak, terutama saat beraktivitas. Bila tidur menggunakan 4 bantal supaya tidak sesak. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 105/70 mmHg, denyut jantung 120 x/menit, denyut nadi 104 x/menit, RR 26 x/menit, tampak adanya pulsasi di regio epigastrium dan spatium intercostal. Batas jantung: apex di ICS 6, 3 jari lateral MCL sinistra. Foto toraks didapat pinggng jantung menghilang dan apex tenggelam. Bagian manakah yang mengalami kelainan?a. Atrium kiri dan ventrikel kirib. Atrium kiri dan ventrikel kananc. Atrium kanan dan ventrikel kirid. Ventrikel kanan dan ventrikel kirie. Atrium kanan dan ventrikel kanan76. Laki-laki usia 45 tahun datang ke IGD dengan keluhan nyeri dada seperti ditusuk, menjalar ke tangan kiri. Keluhan dirasakan 2 jam yang lalu, hilang timbul. Nyeri berlangsung lebih dari 15 menit. Keluhan lain seperti keringat dingin, mual dan pusing. Pemeriksaan fisik didapatkan TD 180/100 mmHg, nadi 100 x/menit, RR 24 x/menit, suhu 37,2 C. penanganan awal pada pasien adalah?a. Pemberian morfin walaupun nyeri dada sudah tidak adab. Pemberian lower dose antihypertensive drugsc. O2 10 liter per menitd. Pemberian antitrombolitike. Pemberian antifibrinolitik77. Laki-laki 55 tahun mengeluh nyeri dada sejak 5 hari yang lalu, nyeri tidak menjalar, tidak membaik dengan istirahat, tidak membaik saat menahan napas. Dari pemeriksaan fisik TD 120/80 mmHg, nadi 90 x/menit, RR 24 x/menit. Dari pemeriksaan jantung: batas jantung tidak melebar, tidak ada bising, pericardial friction rub (+). Apakah diagnosis pasien diatas?a. Pericarditisb. Endokarditisc. Miokarditisd. Pleuritise. Miokard infark78. Seorang laki-laki usia 55 tahun datang ke RS dengan keluhan nyeri dada, tidak membaik dengan istirahat, sering terbangun pada malam hari karena sesak. Pasien dengan hipertensi tidak terkontrol. Pemeriksaan fisik didapatkan TD 180/100 mmHg, nadi 108 x/menit tidak teratur. Pemeriksaan EKG didapatkan RBBB pada semua lead. Terapi yang tepat untuk menurunkan takikardia pada pasien tersebut adalah?a. Furosemid 40mgb. Captopril 25mgc. Biroprolol 30mgd. Nifedipin 10mge. Nitrogliserin 79. Seorang perempuan 14 tahun masuk IGD RS dengan keluhan jantung berdebar sejak 1 minggu yang lalu. Sebelumnya pasien pernah menderita demam tinggi dan batuk pilek lama. Keluhan juga disertai sesak napas saat beraktivitas dan mudah lelah. Nyeri pada sendi lutut dan pergelangan tangan. Pada saat pemeriksaan fisik didapatkan toraks tidak simetris, thrill (+), JVP 5+2 cmH2O, Suhu aksiler 38 C. Diagnosis yang tepat adalah?a. Endokarditisb. Perikarditisc. Miokarditisd. Tamponade jantunge. Penyakit jantung rematik80. Seorang pria 50 tahun datang dengan keluhan utama jantung berdebar. Pada pemeriksaan fisik TD 100/60 mmHg, Nadi 80 x/menit, RR 24 x/menit. EKG didapatkan gambaran gergaji. Yang perlu dilakukan pada pasien tersebut adalah?a. Melakukan DC shock dengan kekuatan 200 jouleb. Memasang IV line dan memberikan epinefrin IVc. CPRd. Injeksi bolus epinefrin IVe. Pemberian captopril81. Laki-laki 55 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan nyeri dada kiri sejak 2 jam yang lalu saat senam pagi. Nyeri menjalar ke lengan kiri, tidak hilang dengan istrahat. Pasien adalah perokok berat, kakak tertua meninggal 2 tahun lalu saat latihan tenis. Pemeriksaan apa yang dilakukan?a. Foto toraks, EKGb. Echocardiography, EKGc. Echocardiography, cardiac enzymed. EKG, cardiac enzymee. Foto toraks, echocardiography82. Seorang pria berusia 65 tahun, datang dengan keluhan nyeri dada sejak 30 menit yang lalu, nyeri dirasakan menjalar ke lengan kiri. Pasien memiliki riwayat hipertensi yang tidak terkontrol dan merokok. Pemeriksaan lanjutan apa yang anda ajukan untuk menegakkan diagnosa pasien?a. Myoglobin CKMBb. Troponin UAc. Troponind. CKMBe. SGOT83. Bayi usia 3 bulan datang ke RS dengan keluhan sesak napas. Keluhan tidak disertai kebiruan. Pasien lahir normal, berat lahir cukup. Pada pemeriksaan fisik didapatkan denyut nadi 110x/menit, napas 65 x/menit, tampak sianosis, terdapat hepatomegali Auskultasi didapatkan murmur pada ICS IV MAL sinistra. Foto toraks tampak perselubungan pada hemitoraks kiri-kanan.. Diagnosis yang sesuai adalah?a. ASDb. VSDc. PDAd. TOFe. COA84. Pasien perempuan 20 tahun datang dengan keluhan cepat lelah, terutama saat berolahraga. Pasien memiliki riwayat demam dan sering nyeri sendi berpindah-pindah. Dari pemeriksaan fisik didapatkan bising pansistolik grade 3/6 dengan punctum maximum di ICS V, 2cm MCL sinistra. Dokter mengatakan itu terjadi karena infeksi Group A Streptococcus beta haemolyticus. Urutan patomekanisme selanjutnya adalah:a. Aorta stenosis aorta regurgitasib. Aorta regurgitasi aorta stenosisc. Mitral stenosis mitral regurgitasid. Mitral regurgitasi mitra stenosise. Aorta stenosis mitral stenosis85. Pada pasien diatas pemeriksaan penunjang yang tepat untuk menegakkan diagnosis adalah:a. Echocardiographyb. Coronary angiographyc. Treadmilld. MSCTe. Foto toraks86. Seorang laki-laki 56 tahun mengeluh cepat lelah, padahal sebelumnya tidak pernah mengeluhkan demikian. Pasien sering mengeluh sesak napas, kedua kaki bengkak. Dari pemerksaan fisik didapatkan TD 150/95 mmHg, Nadi 100 x/menit, terdengar bising diastolk di apex, ditemukan ronkhi basah halus di kedua lapangan paru. Apa diagnosis anatomisnya?a. Mitral stenosisb. Mitral regurgitasic. Aorta stenosisd. Aorta regurgitasie. Pulmonal stenosis87. Seorang laki-laki 56 tahun mengeluh cepat lelah, pdaahal sebelumnya tidak pernah mengeluhkan demikian. Pasien sering mengeluh sesak napas, kedua kaki bengkak. Dari pemerksaan fisik didapatkan vital sign normal, terdengar rumble diatolik, murmur di ICS II PSL kanan, ditemukan ronkhi basah halus di kedua lapangan paru. Kelainan anatomi yang mungkin adalah?a. Pembesaran ventrikel kirib. Pembesaran ventrikel kananc. Pembesaran atrium kirid. Pembesaran atrium kanane. Dilatasi aorta88. Perempuan 48 tahun datang ke poliklinik karena nyeri dada, terutama saat naik tangga dan berkurang saat istirahat. Dirasakan sejak 3 bln yang lalu. Pasien memiliki riwayat HT sejak 10 tahun yang lalu dan mendapat terapi Captopril 2 x 25mg per hari secara teratur. Lima bulan yang lalu sudah dilakukan pemerikksaan echocardiography dan ditemukan adanya disfungsi diastole. Hasil EKG 1 minggu sebelumnya dalam batas normal. Apakah pemeriksaan yang tepat untuk mengevaluasi keluhan nyeri dada pasien?a. Uji latih jantung dengan bebanb. Echocardiography transesofagealc. EKG serial d. Angiografi koronere. Monitor Holter89. Pasien 56 tahun, datang dengan keluhan kepala terasa berat, pusing dan nyeri pada tengkuknya. TD 140/90 mmHg, HR 60 x/menit, RR 20 x/menit. Pasien sedang menjalani pengobatan TB selama 1 bulan. Obat antihipertensi yang perlu diperhatikan pemberiannya pada kasus ini?a. Nifedipinb. Valsartanc. Clonidind. Captoprile. Furosemid 90. Pasien laki-laki datang ke IGD dengan keadaan tidak sadar. Ketika dipasang monitor, kerja jantung didapatkan gambaran suatu supraventrikuler takikardi. Apakah tindakan yang paling tepat?a. Defibrilator satu kali 200 jouleb. Defibrilator satu kali 360 joulec. CPRd. Injeksi epinefrine. Kardioversi tersinkronisasi91. Seorang perempuan 36 tahun datang ke poliklinik jantung untuk kontrol. Dri pemeriksaan didapatkan tanda vital normal, auskultasi didapatkan ventricullar gallop, foto toraks didapatkan kardiomegali. Dokter menyarankan untuk latihan fisik. Kontraindikasi absolut untuk latihan fisik pada pasien ini adalah:a. Takikardi ventrikel terkontrolb. Stenosis aorta ringanc. Angina pectoris stabild. Penyakit infeksi kronise. Thrombophlebitis92. Pasien dengan riwayat IMA sudah diberikan antikoagulan dan antiplatelet. Obat yang diberikan untuk mengurangi kebutuhan oksigen adalah?a. Alfa adrenoreseptor blockerb. Angiotensin receptor blockerc. Beta adrenoreceptor blockerd. Angiotensin converting enzyme inhibitore. Beta adrenergik93. Anak laki-laki usia 8 tahun dibawa ke IGD RS karena mengalami sesak napas. Pasien sering sesak napas dan biru sejak lahir terutama bila menangis. Pasien sering berjongkok bila merasa sesak. Dari pemeriksaan tampak anak sakit berat, sesak, sianosis di ujung ekstremitas dan bibir, tampak jari tabuh, nadi 130 x/menit, respirasi 40 x/menit, didapatkan hiperaktivitas ventrikel kanan, teraba thrill, murmur ejeksi sistolik derajat 3/6. Diagnosis yang mungkin adalah?a. Transposisi arteri besarb. Tetralogy of Fallotc. Defek septum ventrikeld. Defek septum atriale. Duktus arteriosus persisten94. Seorang bayi laki-laki usia 1 bulan dibawa ke puskesmas untuk imunisasi dan penilaian perkembangan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran compos mentis, perkembangan baik, tanda vital dalam batas normal, tidak terdapat sianosis. Pada pemeriksaan didapatkan auskultasi murmur midiastolik. Apa diagnosis yang paling mungkin?a. Transposisi arteri besarb. Tetralogy of Fallotc. Single ventricled. Defek septum atriale. Double outlet right ventricle95. Seorang wanita usia 32 tahun datang dengan keluhan jantung berdebar-debar. Pada pemeriksaan fisik didapatkan HR 96 x/menit, fixed, split 52, dan murmur ringan. EKG deviasi ke kanan. Diagnosis yang tepat adalah?a. Prolapsus katup mitralb. Anemia sedang beratc. VSDd. ASDe. Stenosis pulmonal25