soal bimbingan ukdi

of 33/33
Tn Q 62 tahun datang kepoliklinik RSAL dengan keluhan sakit kepala berat terutama ditengkuk, terutama pagi hari, sejak 5 hari yang lalu, dan beberapa hari terakhir mengeluh mudah sesak nafas dan merasa mudah capai bila berjalan beberapa meter walaupun disekitar rumah. Penderita pernah menjadi pasien poliklinik jantung, karena dinyatakan sakit hypertensi, tetapi tidak kontrol teratur, dan obat yang diberikan dokter hanya diminum saat sakit. Pemeriksaan fisik : BB 91 kg; TB 165 cm; Tensi : 240 / 125 cm; Nadi 97 x / menit; RR 22 x / menit. Thorax : Cardiac apical impuls 2 cm dilateral garis mid clavicula kiri setinggi SIC V kiri, yang teraba hingga 2 jari Thrill (-); Gallop (-) Murmur (-); Extra beat (-); irama jantung teratur Paru : ronchi (-); wheezing (-) Penderita disarankan thorax foto dan hasil pembacaan thorax foto :hypertensive heart configuration : 1. Gambaran hypertensive heart configuration pada thorax foto PA adalah : a. Cardio megali. b. Cardiomegali, Left Ventricle Enlargement dan RV Enlargement c. Cardiomegali, elongated aorta, dengan kalsifikasi (+); dan Left V entricel dan Left Atrium Enlargement d. Cardiomegali, Left Atrium Enlargement dan Left Ventrice Enlargement e. Cardiomegali, elongated aorta,dengan kalsifikasi (+); Left Ventricel enlargement

Post on 07-Feb-2016

265 views

Category:

Documents

21 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

REFERAT

TRANSCRIPT

Tn Q 62 tahun datang kepoliklinik RSAL dengan keluhan sakit kepala berat terutama ditengkuk, terutama pagi hari, sejak 5 hari yang lalu, dan beberapa hari terakhir mengeluh mudah sesak nafas dan merasa mudah capai bila berjalan beberapa meter walaupun disekitar rumah. Penderita pernah menjadi pasien poliklinik jantung, karena dinyatakan sakit hypertensi, tetapi tidak kontrol teratur, dan obat yang diberikan dokter hanya diminum saat sakit. Pemeriksaan fisik : BB 91 kg; TB 165 cm; Tensi : 240 / 125 cm; Nadi 97 x / menit; RR 22 x / menit.Thorax : Cardiac apical impuls 2 cm dilateral garis mid clavicula kiri setinggi SIC V kiri, yang teraba hingga 2 jari Thrill (-); Gallop (-) Murmur (-); Extra beat (-); irama jantung teraturParu : ronchi (-); wheezing (-)Penderita disarankan thorax foto dan hasil pembacaan thorax foto :hypertensive heart configuration :

1. Gambaran hypertensive heart configuration pada thorax foto PA adalah : a. Cardio megali.b. Cardiomegali, Left Ventricle Enlargement dan RV Enlargement c. Cardiomegali, elongated aorta, dengan kalsifikasi (+); dan Left V entricel dan Left Atrium Enlargement d. Cardiomegali, Left Atrium Enlargement dan Left Ventrice Enlargement e. Cardiomegali, elongated aorta,dengan kalsifikasi (+); Left Ventricel enlargement

2. Berikut ini gambaran dari elongated aorta adalah : a. Tepi atas aorta sama tinggi dengan tepi atas manubrium sterni b. Jarak tepi atas aorta dan tepi atas manubrium sterni kurang dari 1 cmc. Hasil Thorax foto PA : Tepi atas Aorta lebih cranial dari tepi atas manubrium sterni d. Jarak tepi atas aorta dan tepi atas manubrium sterni lebih dari 1 cm

3. Disebut cardiomegali adalah : a. Cardio-Thoracic Ratio : antara 50 % - 55%b. Cardio-Thoracic Ratio : > 50 %c. Cardio-Thoracic Ratio : < 50 %d. Cardio-Thoracic Ratio : 55%e. Cardio-Thoracic Ratio : 55 %

4. Yang disebut Left Ventricular Enlargement adalah : a. CTR > 50 %; apex jantung kekiri bawah, mendesak diafragma kecaudal b. CTR > 55 %; apex jantung kekiri bawah, mendesak diafragma kecaudal c. CTR > 50 %; apex jantung kebawah, mendesak diafragma kecaudal d. CTR 50 %; apex jantung ke bawah, mendesak diafragma kecaudale. CTR > 55 %; apex jantung kekiri bawah, diafragma kiri elevasi keatas

Ny Reno 65 tahun datang keUGD, dengan keluhan utama 10 hari jantung berdebar keras, sesak nafas disertai batuk dengan dahak merah berbuih Sesak terasa berat,sehingga tidak dapat tidur berbaring, harus diganjal dengan 3 buah bantal.dan akhir-2 ini kedua kaki tampak bengkak Sejak 4 bulan yg lalu Penderita mudah lelah, yang berlanjut dengan sesak nafas saat aktifitas sehari hari dirumah Pemeriksaan fisik : TB 168 cm, BB 53 kg; Tensi 130 / 85 cm / detik; RR 29 x menit, Nadi 130 / menit, isi dan tegangan cukup, irregular; pucat; cyanosis (-) JVP : ( 6 cm + 5 cm)Thorax :palpasi : apex kuat angkat, teraba sampai 2 cm lateral linea mid clavicular kiri; pada SIC V; thrill (+) Auscultasi : suara S1 melemah, gallop rithme (+); bising holo systole, high pitched, terutama diapex dijalarkan axilla sampai punggung Abdomen : Hepatic-Yugular Reflux (+); Ascites (+); Extremitas : oedem tungkai kanan kiri (+) Penderita dilakukan thorax foto hasil pembacaan curiga Mitral heart configuration sebagai MI MS dengan hypertensi A Pulmonalis

5. Yang dimaksud Left Atrium Enlargement pada thorax foto PA adalah : a. Double contour (+); terdeteksi pada batas kanan atas jantung b. Double contour (+); terdeteksi pada batas kiri atas jantung c. Double contour (+); terdeteksi pada batas kanan paling caudal dari jantung d. Double contour (+); terdeteksi pada batas kiri bawah jantung e. Double contour (+); terdeteksi pada batas kanan dan kiiri jantung

6. Gambaran Mitral Heart Configuration, gabungan MI dan MS : a. Pembesaran dari Atriumkiri b. Gabungan Atrium kanan kiri membesar c. Gabungan Atrium kiri dan Ventricel kiri membesar d. Gabungan Atrium kanan kiri dan Ventricel kiri membesar e. Gabungan dari ventricel kiri membesar, aneurysmatic pinggang jantung ( pinggang jantung mencembung)

7. Gambaran cabang utama A pulmonalis pada thorax foto tampak di : a. Dikedua hilusb. Dipara hilar c. Disisi luar batas kiri jantung d. Didaerah pinggang jantung e. Diseluruh lapangan paru

8. Gambaran hypertensi A Pulmonalis pada thorax foto PA adalah :a. Pelebaran A pulmonalis di hilus lebih dari 1,5 cm b. Pelebaran A pulmonalis di hilus lebih dari 1,5 cm, inverted comma sign c. Pelebaran A pulmonalis di hilus lebih dari 1,5 cm, inverted comma sign yang melanjut keseluruh lapangan thorax d. Pelebaran A pulmonalis di hilus lebih dari 1,5 cm, inverted comma sign yang langsung menghilang dibagian perifer e. Pelebaran A pulmonalis di hilus lebih dari 1,5 cm, inverted comma sign yang langsung menghilang sampai 2/3 medial 9. Pada thorax foto PA; Gambaran Mitral Heart Configuration, yang berefek pada :a. Berefek di aorta gambaran aorta menjadi elongated aorta b. Berefek di aorta gambaran aorta menjadi aorta melebar kekiri c. Berefek di aorta, gambaran aorta turun kecaudal d. Berefek di aorta, gambaran aorta tidak tampak e. Berefek di aorta, gambaran aorta tampak lebih kecil dari normal

10. Gambaran interstitiil oedema adalah : a. Delatasi V pulmonalis di supra hilar kiri, hilar hazy, peri vascular dan peri bronchial cuffing, Kirley sign (+)b. Delatasi A pulmonalis dihilus peri vascular dan peri bronchial cuffing, Kirley sign (+)c. Delatasi Arteri dan Vena pulmonalis di supra hilar kiri, hilar hazy, peri vascular dan peri bronchial cuffing, Kirley sign (+)d. Delatasi seluruh Arteri dan V pulmonalis dan seluruh Arteri dan Vena Bronchialise. Delatasi pembuluh limphe di interstitiil paru

11. Kerley A,B,C merupakan tanda yang terdapat akibat adanya : a. Delatasi di aorta b. Delatasi pembuluh darah perifer c. Delatasi V Pulmonalisd. Delatasi di vena,venulae melanjut ke pembuluh lymphe di interstitiil didinding alveoli e. Delatasia. Pulmonalis

12. Gambaran Alveolar oedema adalah :a. Boot shoes like sign b. Bat Wing appearance c. Inverted coma sign d. Potato like sign e. Spider like sign

Tn. Anton 34 tahun, datang ke poli paru, dengan keluhan utama sesak nafas. Dia juga sering mengeluh batuk, batuknya tanpa dahak, dari hasil anamnesa lainnya diketahui dia adalah perokok aktif (3 pak sehari. Keadaan umum : compos mentis Tensi 120/80 mm Hg; Nadi 84 x / menit; RR 22 x /menit Pemeriksaan Fisik : Cor normal; Pulmo normal; Abdomen dan Extremitas: normal. Kemudian dilakukan pemeriksaan thorax foto, kesimpulan thorax foto emphysematous lung.

13. Gambaran EMPHYSEMATOUS LUNG pada thorax foto adalah :a. Kedua lapangan paru hitam, lebih dari costa 6 depan menyinggung pertengahan diafragma, sinus phrenico costalis tumpul, bentuk diafragma seperti kubah, spatium intercostalis melebar, cor : tear drop.b. Kedua lapangan paru hitam, lebih dari costa 6 depan kanan yang menyinggung pertengahan diafragma, sinus phrenico costalis tajam, bentuk diafragma normal seperti kubah, spatium intercostalis normal, cor : besar dan bentuk normal.c. Bentuk thorax barrel chest, kedua lapangan paru hitam, bronchovascular pattern tidak jelas, lebih costa 6 depan menyinggung pertengahan diafragma, sinus phrenico costalis tumpul, bentuk diafragma datar, undulating, spatium intercostalis melebar, cor : normal d. Bentuk thorax barrel chest, kedua lapangan paru hitam, bronchovascular pattern meningkat,lebih dari costa 6 depan menyinggung pertengahan diafragma, sinus phrenico costalis tajam, bentuk diafragma datar, undulating, spatium intercostalis melebar, cor : tear drop.e. Healthy chest.

14. Gambaran EMPHYSEMA PULMONUM pada thorax foto adalah :a. Kedua diafragma terdesak kebawah, jantung sebagai tear drop sign, broncho vascular pattern tidak jelas, kedua sinus tumpul berselubungb. Kedua lapangan paru hitam, lebih dari costa 6 depan menyinggung pertengahan diafragma, sinus phrenico costalis tajam, bentuk diafragma seperti kubah, spatium intercostalis melebar, cor : tear drop.c. Bentuk thorax barrel chest, bronchovascular pattern tidak jelas, lebih dari costa 6 depan menyinggung pertengahan diafragma, sinus phrenico costalis tumpul radioluscent, bentuk diafragma datar, undulating, spatium intercostalis melebar, cor : tear drop ( hanging drop shape heart ) d. Bentuk thorax barrel chest, kedua lapangan paru hitam, bronchovascular pattern meningkat, lebih dari costa 6 depan menyinggung pertengahan diafragma, sinus phrenico costalis tajam, bentuk diafragma datar, undulating, spatium intercostalis melebar, cor : tear drop.e. Healthy chest.

15. Gambaran ASTHMA BRONCHIALE pada thorax foto adalah :a. Pada kepustakaan menyatakan 70% healthy chest.b. Broncho vascular pattern meningkat sampai seluruh lapangan paru.c. Broncho vascular pattern meningkat melebihi 2/3 medial.d. Broncho vascular pattern meningkat, trem line sign (+).e. Broncho vascular pattern meningkat, disertai bullae formation.

16. Gambaran BRONCHITIS CHRONIS pada thorax foto adalah :a. Broncho vascular pattern meningkat diseluruh lapangan parub. Broncho vascular pattern meningkat, trem line sign (+)c. Broncho vascular pattern meningkat, honey comb appearance (+)d. Broncho vascular pattern meningkat, dengan patchy infiltrat (+)e. Broncho vascular pattern meningkat, melebihi 2/3 medial paru 17. Gambaran BRONCHI ECTASI pada thorax foto adalah :a. Broncho vascular pattern meningkat diseluruh lapangan parub. Broncho vascular pattern meningkat, trem line sign (+)c. Broncho vascular pattern meningkat, honey comb appearance (+)d. Broncho vascular pattern meningkat, dengan patchy infiltrat (+)e. Broncho vascular pattern meningkat, melebihi 2/3 medial paru

Ny. S 18 tahun, datang ke puskesmas dengan keluhan batuk berdarah( sejak kemarin). Sebelum itu batuknya berdahak dan timbul sejak 3 bulan yang lalu. Selain itu dia juga mengeluh cepat lelah, berat badannya menurun dan sering berkeringat di malam hari. Hasil pemeriksaan fisik TB 150 cm; BB 38 kg; Tensi 110/70 mmHg, Nadi 100/minute, RR 24 x /menit, suhu 37.5oC. Conjungtiva : pucat; Leher : pembesaran kelenjar getah bening di leher.kanan; Thorax : Inspeksi, Palpasi normal; Percusi : redup dilapangan paru kanan kiri Euphoric sound (+).diparu kanan kiri atas disertai ronchi (+) diseluruh lapangan paru kanan kiri Hb : 9,4 g/ dl; WBC : 9700/mm3 Erythrocyte sedimentation rate (ESR): 79/105 mm/ jam (Normal: 0-26)Microbiology: Acid Fast Bacilli 3 x smear: (+2/+1/+3) IUATLD (International Union Against Tuberculosis & Lung Diseases) Scale.Tuberculin skin test: diameter 20 x 15 mm.

18. Yang diharapkan tampak pada thorax foto adalah :a. Perselubungan sebagai infiltrat dan cavitas (+) paru kanan b. Perselubungan sebagai fibro infiltrasi dikedua lapangan paru, cavitas (+) diparu kanan kiri atas c. Bercak-2 konsolidasi diparu kanan atas d. Bercak-bercak konsolidasi lapangan paru.kanan e. TB Primer 20. Klasifikasi TB menurut American Thoraxic Society pada pasien ini adalah :a. KP minimal lesion.b. KP far advanced.c. KP aktif.d. KP inaktif.e. KP dengan komplikasi

21. Gambaran thorax foto pada milliary TB adalah :a. Bercak-bercak infiltrat kecil-kecil homogen sesuai dengan minimal lesion.b. Bercak-bercak infiltrat kecil-kecil homogen sesuai dengan far advanced.c. Bercak-bercak infiltrat kecil-kecil homogen disertai perselubungan masif di kedua lapangan paru.d. Bercak-bercak infiltrat kecil-kecil homogen menyeluruh di kedua lapangan paru.e. Bercak-bercak infiltrat kecil-kecil homogen di kedua lapangan paru disertai fibrotik (+), kalsifikasi (+).

22. Gambaran cavitas TB pada thorax foto adalah :a. Rongga radioluscen berdinding jelas, tebalb. Rongga radioluscen berdinding jelas, tipisc. Rongga radioluscen dinding jelas dengan infiltrat disekitarnyad. Rongga radioluscen berdinding tebal, dengan air fluid level didalamnyae. Rongga radioluscen berdinding tipis, dengan air fluid level didalamnya

23. Gambaran cavitas abscess paru pada thorax foto adalah :a. Sama dengan gambaran TB tetapi paru penuh cavitas.b. Adanya cavitas diparu dinding tebal, air fluid level (+).c. Adanya cavitas diparu, dinding tipis, air fluid level (+).d. Adanya cavitas diparu dinding tipis, air fluid level (+) dengan infiltrat disekitarnya.e. Adanya cavitas diparu, dinding tebal, air fluid level (+) dengan infiltrat disekitarnya.

24. Gambaran cavitas pada cystic lung adalah a. Rongga radioluscen berdinding jelas, tebal b. Rongga radioluscen berdinding jelas, tipis c. Rongga radioluscen dinding jelas dengan infiltrat disekitarnya d. Rongga radioluscen berdinding tebal, dengan air fluid level didalamnya e. Rongga radioluscen berdinding tipis, dengan air fluid level didalamnya

26.Tn X usia 45 th, BB : 58 kg; datang ke UGD dengan sesak nafas berat, tidak dapat beraktifitas, tidak dapat tidur, sehingga posisi tubuh hanya dapat duduk; Tidak be-debar2; buang air dan kencing normal Tensi : 120/80 mm Hg, Nadi : 84 x / menit; RR : 36 x / menit Kepala dan leher : tdk ada kelaianan; Thorax : inspeksi : dada kanan normal, spatium intercostale normal; dada kiri terlambatPergerakan nafas dada kanan normal Pergerakan nafas dada kiri terlambat Palpasi : Thorax kanan; stem fremitus kiri : normal; Stem fremitus kiri melemahPerkusi : kanan sonor : kiri : pekak seluruh lapanganAuscultasi : suara nafas kanan normal; Kiri suara nafas melemah Abdomen : normal, ascites (-) Extremitas : oedema (-)Hasil thorax foto : perselubungan masif dihemithorax kiri, yang mendorong trachea kekanan; posisi jantung terdesak kekanan, batas kiri jantung tidak dapat dievaluasi Diagnosa radiologi untuk Tn X :a. Masif Atelectasis kanan b. Masif Pleural Effusion kiri c. Masif Pneumonia kanan d. Masif pneumo thorax kanan e. Masif Pleural Effusion kanan yang telah mengalami organisasi

27. Bila pada Tn X pada palpasi stem fremitus paru kanan diperkeras, suara nafas menghilang, trachea dan mediastinum tertarik kearah perselubungan maka diagnosa radiologi adalah : a. Masif Atelectasis kanan b. Masif Pleural Effusion kanan c. Masif Pneumonia kanan d. Masif pneumo thorax kanan e. Masif Pleural Effusion kanan yang telah mengalami organisasi

28. Differential Diagnosa dari soal no 27 adalah :a. Masif Atelectasis kanan b. Masif Pleural Effusion kanan c. Masif Pneumonia kanan d. Masif pneumo thorax kanan e. Masif Pleural Effusion kiri yang telah mengalami organisasi

29. Bila pada pasien diatas ada riwayat febris tinggi, 39,8 C, palpasi thorax kanan stem fremitus diperkeras pada paru kanan tengah; perkusi redup diparu kanan tengah; suara nafas : ronchi basah kasar dan ronchi basah halus diparu kanan tengah, maka diskripsinya adalah :a. Perselubungan dipara hilar sampai para cardial kanan dengan air bronchogram (+), dg kedua sinus phrenico costalis tumpul b. Fibro infiltrasi dipara hilar sampai para cardial kanan, dg kedua sinus phrenico costalis tumpulc. Perselubungan disertai honey comb appearance dipara hilar sampai para cardial kanan, dg kedua sinus phrenico costalis tumpuld. Perselubungan sebagai lost of volume dipara hilar sampai para cardial kanan, dg kedua sinus phrenico costalis tumpule. Perselubungan batas tidag tegas, tepi irregular dipara hilar sampai para cardial kanan, dg kedua sinus phrenico costalis tumpul

30. maka diagnosa radiologi ( kesan ) adalah a. Masif Atelectasis kanan b. KP Far Advancedc. PLeuro Pneumonia kanan dan pleural effusion kiri d. Tumor paru kanan dan pleural Effusion bilateral e. Bronchi ectasi kanan dan pleural effusion bilateral f. Atelectasis kanan dengan pleural effusion bilateral

30. Tn R datang dengan dada kanan ditusuk orang dengan pisau panjang runcing; keluar darah pada luka tusuk, mendadak sesak nafas; Tensi 100 / 60 mm Hg; Nadi : 88x permenit; Suhu : 36,5 C; kemudian dilakukan thorax foto, diskripsi untuk thorax foto adalah : a. Gambaran radioluscent paru kanan ( hyperaerated ) sebagai emphysematous lung b. Gambaran radioluscent paru kanan ( hyperaerated ) sebagai emphysema pulmonumc. Gambaran radioluscent hemithorax kanan tanpa parenchym paru dengan paru kolaps d. Gambaran radioluscent hemithorax kanan tanpa parenchym paru dengan perselubungan sebagai air fluid levele. Gambaran radioluscent hemithorax kanan

31. Maka diagnosa radiologi dari thorax foto diatas adalah :a. Emphysema Pulmonum b. Emphysematous lung c. Fluido pneumo thorax d. Pneumo thoraxe. Hematothorax

Tn Sarto 67 tahun, datang ke puskesmas dengan keluhan batuk berdarah sejak 2 minggu yl sebagai darah segar. Batuk tanpa dahak Sebelumnya sering batuk pilek. Penderita juga mengeluh cepat lelah, berat badannya menurun, tidak sering berkeringat di malam hari.. Tidak panas badan. Nafsu makan menurun. Sejak sekolah SMP sering merokok, sehari kurang lebih25 batang rokok Keadaan Umum : compos mentis TB 150 cm; BB 40 kg; Tensi 110/70 mmHg, Nadi 100/minute, RR 22 x /menit, suhu 36.5oC. Conjungtiva : pucat; Leher : pembesaran kelenjar getah bening di leher.kanan (+); Thorax : Inspeksi normal, Palpasi normal; Percusi : redup dipara hilar paru kiriAuscultasi : Euphoric sound (-); Ronchi (-) Penderita dilakukan thorax foto posisi PA, dengan kesimpulan hasil foto thorax curiga tumor paru disupra hilar kanan

32. Yang harus tampak pada thorax foto adalah : a. Perselubungan dilapangan paru kanan atas disertai air bronchogram b. Perselubungan homogen diparu kanan atas sebagai potato appearancec. Perselubungan homogen diparu kanan atas, batas tidak tegas,tepi irregulard. Fibro exudative dan fibro induratif di supra hilar kanan e. Perselubungan sebagai nodul, batas tegas, tepi irregular dipara hilar paru kiri

33. Berikut ini adalah gambaran metastase proses pada paru adalah : a. Nodul-nodul batas tegas multipel b. Perselubungan homogen berbentuk nodul, soliter, disertai infiltrat disekitarnya.c. Perselubungan disertai cavitas.d. Bercak-bercak infiltrat memenuhi lapangan paru e. Perselubungan homogen berbentuk nodul, soliter letak dekat hillus, air bronchogram (+).

34. Berikut ini sesuai dengan gambaran tumor mediastinum pada thorax foto a. Bat Wing appearance b. Coarse nodul appearance c. Miliary type appearanced. Potato like appearance e. Golf ball like appearance

35. Yang memberikan gambaran miliary type selain pada TB adalah : a. Tumor paru bilateral b. Metastase proses pada paru c. Pneumonitis interstitialis d. Cystic fibrosis paru e. Old TB ( Post TB)

Tn F datang ke UGD dengan perut kembung dan tidak dapat kentut, disertai muntah2; Physic diagnostic : KU lemah; Tensi 100/90 mm Hg; Nadi 120 x/menit; Suhu 36,7 C, RR : 28 x menit. Thorax : Cord an Pulmo normal;Abdomen : Inspeksi : meteorismus,darm contour (+) Palpasi : dinding perut tegangPerkusi : tympaniAuscultasi : metallic sound (+)

36. Foto yang diperlukan untuk kasus diatas adalah :a. BOF AP b. BOF + foto BOF true lateralc. LLD d. BOF + LLDe. BOF erect positiotion

37. Maka harapan yang ada pada foto diatas tampak adanya gambaran :a. Gas pattern dalam usus delatasib. Gas pattern dalam usus menyempit c. Tidak tampak gas pattern dalam usus d. Gas pattern dalam usus terdesak keatas dan kebawah e. Gas Pattern dalam usus delatasi terdesak kekanan dan kekiri

38. Gambaran khas dari kasus diatas bila :a. Seluruh delatasi dari gaster sampai rectum b. Gambaran delatasi disertai herring bone appearancec. Gambaran delatasi disertai cut sign d. Gambaran delatasi disertai faeces yang tersebare. Gambaran delatasi disertai filling defect sebagai cupping sign

39. Kemungkinan dari diagnose Tn X dicurigai adanya ilius. Untuk membedakan letak tinggi atau letak rendah dari ilius sebagai tanda adalah :a. Adanya haustra usus menunjukkan ilius letak rendah b. Adanya haustra usus menunjukkan ilius letak tinggic. Adanya herring bone sign pasti letak tinggi d. Adanya inverted U sign menunjukkan menunjukkan ilius letak rendah e. Adanya cut sign ilius menunjukkan letak tinggi

40. Bila Tn X oleh dokter diharuskan tambahan foto, maka dokter tersebut bertujuan untuk membuktikan kelainan dengan gambaran sebagai :a. Herring bone sign.b. Cut signc. Stepp leader pattern d. Cupping sign e. Rat tail sign

41. Gambaran volvulus adalah :a. Delatasi usus disertai Inverted U sign b. Delatasi usus disertai Cut signc. Delatasi usus disetai herring bone sign d. Delatasi usus disertai rat tail sign e. Delatasi keseluruhan usus

43. Komplikasi dari Tn X adalah perut kembung, dan nyeri sekali diseluruh abdomen, bila ada keadaan demikian maka perlu cito foto sbb :a. Memerlukan foto BOF ulangan b. Memerlukan foto LLD ulanganc. Memerlukan foto BOF yang harus dilengkapi LLD ulangand. Memerlukan foto BOF erect position yang harus tampak diafragma e. Memerlukan foto cito kontras

44. Gambaran radiologi yang kita harapkan adalah :a. Penebalan dinding usus lebih dari 3 mm b. Sama sekali tidak tampak usus nyac. Herring bone sign makin jelasd. Gambaran usus makin radio luscent penuh udarae. Gambaran air cycle sub diafragma kanan kiri

45. Maka pasien Tn X telah mengalami komplikasi sebagai :a. Perforasib. Inflammatory bowel deseasesc. Ilius paraliticusd. Ilius obstructivuse. Ascites itra abdomen

46. Bila ada ilius paraliticus, maka yang tampak pada foto BOF adalah;a. Herring bone sign (+) diseluruh ususb. Seluruh gas pattern dalam usus delatasi mulai dari gaster sampai rectumc. Seluruh gas pattern dalam usus menyempit mulai dari gaster sampai rectumd. Ground glass appearance memenuhi abdomene. Delatasi usus yang sangat lebar sebagai inverted U sign

47. Bila perut Tn X membesar dan shifting dullness (+) maka pada BOF tampak gambaran :a. Ground glass appearance + floating gut pattern b. Herring bone sign c. Cut signd. Air cicle sign e. Air fluid level sign

Tn K 28 th, Nyeri kaki mendadak, bangun tidur pagi, cekot2 di ujung ibu jari kaki kiri, disertai bengkak kemerahan setelah penderita makan nasi bebek sebelumnya Riwayat penyakit sebelumnya kadar asam urat darah sejak 1 th yang lalu 9. 2 gram %Dari anamnesa lebih lanjut riwayat trauma (-); Physic diagnostic : pangkal ibu jari kaki kiri bengkak, sedikit kemerahan, teraba hangat, nyeri tekan dan nyeri gerak (+)Pemeriksaan laboratorium : Hb : 14.4 gr/dl; Leucocyt : 9700 / m3; Thrombocyt : 320.000 /m3; LED : 40-76; Asam urat darah : 10.5gram%Kemudian dilakukan foto diradiologi :

48. Diskripsi foto adalah : a. Overhanging edge of erosion + periarticular swelling di articulatio metatarso phalangea digiti 1 kanan b. Overhanging edge of erosion + periarticular swelling di articulatio metatarso phalangea digiti 1 kanan c. Overhanging edge of erosion + periarticular swelling sebagai tophy di articulatio metatarso phalangea + osteoporotik ringan digiti 1 kanan d. Overhanging edge of erosion + periarticular swelling sebagai tophy di articulatio metatarso phalangea + osteoporotik ringan digiti 1 kanan e. Panch out erosion + periarticular swelling sebagai tophy di articulatio metatarso phalangea + osteoporotik ringan digiti 1 kanan

49. Diagnosa dari pasien Tn K adalah :a. Osteo arthrosis b. Rheumathoid arthritis c. Osteo arthritis d. Gouty Arthritis e. Osteo Myelitis

Tn B 30 th KLL naik sepeda motor, datang ke UGD kedua bahu nyeri berat, tidak dapat digerakkan Status lokalis bahu kanan kiri : deformitas (+); crepitasi (+); nyeri tekan (+)Kemudian oleh dokter dikirim ke radiologi, untuk foto :

50. Sebutkan foto apa yang dibutuhkan untuk menentukan diagnosa:a. Foto articulatio humeri kanan b. Foto articulatio humeri kiri c. Foto bahu kanan kiri d. Foto thorax PA e. Foto clavicula kanan kiri

Hasil dari gambaran foto bahu kanan kiri

51. Diskripsi foto diatas adalah :a. Displaced fractur clavicula dextra, callus (-)b. Displaced fractur clavicula dextra disertai fractur 1/3 tengah clavicula sinistra, Callus (-)c. Comminuted fractur 1/3 tengah clavicula dextrad. Comminuted fractur 1/3 tengah clavicula dextra disertai Simple fractur 1/3 tengah clavicula sinistra Callus (-)e. Comminuted fractur 1/3 tengah clavicula dextra disertai Simple fractur 1/3 tengah clavicula sinistra Callus (+)

52. Maka kesan ( diagnosa radiologi ) :a. Comminuted fractur 1/3 tengah clavicula kanan dan simple fractur 1/3 tengah kiri b. Old Comminuted fractur 1/3 tengah clavicula kanan dan simple fractur 1/3 tengah kiri c. Displaced fractur clavicula dextra d. Old Displaced fractur clavicula dextra e. Dislokasi articulatio humeri bilateral