soal ukdi tht

Download Soal Ukdi Tht

Post on 15-Oct-2015

1.382 views

Category:

Documents

132 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    1/58

    Nama: Nia Rahmawinata

    NIM: 0707101010087

    Status : Orientasi

    Topik Soal UKDI : Tuli Akibat Bising (Noiced Induced Hearing Loss)

    1. Pasien usia 40 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan pendengaran berkurang padakedua telinga. Pasien bekerja pada pabrik baja selama 5 tahun. Pemeriksaan apa yang Anda

    lakukan untuk mengetahui gangguan pendengaran yang dialami pasien tersebut? (UKDI

    2012)

    a. Tes Penalab. Audiometrik nada murnic. Nistagmografid. BERAe. Audiometrik tutur

    Jawaban: A

    Analisa:

    Secara klinis pajanan bising pada organ pendengaran dapat menimbulkan reaksi adaptasi,

    peningkatan ambang dengar sementara (temporary threeshhold shift) dan peningkatan ambang

    dengar menetap (permanent threeshold shift). Diagnosis dapat ditegakkan berdasarkan adanya

    riwayat pekerjaan. Pada kasus terdapat adanya riwayat pekerjaan yang cukup lama yaitu 5 tahun,

    dan hal ini merupakan faktor predisposisi yang mengarah dalam penegakan diagnosis Noiced

    Induced Hearing Loss. Sebagai skrining awal dapat dilakukan tes penala. Pemeriksaan ini

    bersifat kualitatif yang teriri atas Tes Rinne, Tes Weber, Tes Schwabach. Pada umumnya dipakai

    3 jenis penala : 512 Hz, 1024 Hz, 2048 Hz. Jika hanya menggunakan 1 penala, digunakan 512

    Hz.

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    2/58

    2. Pasien laki-laki, usia 37 tahun datang dengan keluhan pendengaran berkurang sejak 2 bulanyang lalu pada kedua telinga namun lebih berat di telinga kiri. Pasien bekerja pada pabrik

    semen selama lebih dari 8 tahun. Pada hasil pemeriksaan didapatkan: (UKDI , 2011)

    Tes Penala Auris Dextra Auris Sinistra

    Rinne - +

    Schwabach Memanjang Memendek

    Weber Lateralisasi ke telinga kanan

    Apa diagnosis pada kasus diatas ?

    a. SNHL Auris Dextrab. SNHL Auris Sinistrac. Trauma Akustikd. Sudden Deafnesse. Presbikusis

    Jawaban: B

    Analisa:

    Pasien dengan keluhan gangguan pendengaran dengan adanya riwayat bising sebelumnya dapat

    dicurigai dengan diagnosis tuli sensorineural. Untuk pemeriksaan sederhana dapat dilakukan

    dengan garpu tala yang terdiri dari 3 jenis pemeriksaan dengan hasil :

    Tes Rinne Tes Weber Tes Schwabach Diagnosis

    Positif Tidak ada lateralisasi Sama dengan Pemeriksa Normal

    Negatif Lateralisasi ke telinga sakit Memanjang Tuli Konduktif

    Positif Lateralisasi ke telinga sehat Memendek Tuli Sensorineural

    Pada tuli konduktif < 30 dB, Rinne masih bisa positif

    Berdasarkan hasil pemeriksaan pada kasus diatas, maka dapat disimpulkan bahwa pasien

    didiagnosis dengan Sensoryneural Hearing Loss (SNHL) Auris Sinistra.

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    3/58

    Nama: KARLINA

    NIM: 0707101010077

    Status : Remedial

    Topik Soal UKDI : Tuli Mendadak

    1. Seorang laki-laki usia 40 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan penurunanpendengaran yang dirasakan secara tiba-tiba yang dirasakan pada satu sisi telinga. Keluhan

    ini disertai dengan telinga berdenging. Pada pemeriksaan otoskopi tidak dijumpai kelainan

    pada telinga yang sakit. Pada pemeriksaan garpu tala ditemukan Rinne positif Weber

    lateralisasi ke telinga yang sehat, schwabach memendek. Diagnosis untuk kasus di atas

    adalah: (Soal UKDI 2011)

    a. Tuli Mendadakb. Tuli sensorineuralc. Tuli konduktifd. Tuli campurane. Presbikusis

    Jawaban: A

    Analisa:

    Pada kasus diatas pasien mengeluhkan penurunan pendengaran yang dirasakan secara tiba-tiba

    pada salah satu sisi telinga. Keluhan tersebut merupakan tuli mendadak. Tuli mendadak

    merupakan jenis keluhan sensorineural dan penyebabnya tidak dikteahui. Pada tuli mendadak

    tidka dipengaruhi oleh rentang usia. Dari hasil pemeriksaan otoskopi pada tuli mendadak tidak

    dijumpai kelainan pada telinga yang sakit. Pada tuli mendadak saat pemeriksaan tes penala dapat

    ditemukan tuli sensorineural, karena tuli mendadak mengalami kerusakan terutama di kooklea,

    koklea mengalami iskemia yang disebabkan spasme, thrombosis, atau perdarahan arteri auditive

    interna. Iskemia mengalami degenerasi luas pada sel-sel ganglion stria vaskularis dan ligament

    spiralis.

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    4/58

    2. Pada kasus di atas, maka pemeriksaan penunjang yang dapat dilakukan adalah:a. BERAb. Audiometric. ENGd. MRI Mastoide. CT-Scan

    Jawaban: B (Soal UKDI 2011)

    Analisa:

    Pada kasus dapat dilakukan pemeriksaan lanjutan berupa audiometric dengan jenis audiometric

    impedans dan audiometric tutur. Kedua hasil dari pemeriksaan audiometric tersebut adalah

    memberikan kesan tuli sensorineural. Dengan pemeriksaan audiometric maka sudah dapat

    ditegakkan bahwa pasien tersebut mengalami tuli mendadak. Setelah dilakukan pemeriksaan

    audiomtri, untuk memperkuat kecurigaan terhadap tuli mendadak maka dapat dilakukan

    pemeriksaan BERA, ENG dan CT-Scan.

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    5/58

    Nama: Erli Marlina

    NIM: 0807101010135

    Status : Orientasi

    Topik Soal UKDI : OMSK dengan Komplikasi Intrakranial

    1. Seorang laki-laki berusia 18 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan keluar cairandari kedua telinga sejak 3 bulan yang lalu, cairan berwarna kekuningan dan berbau.

    Riwayat bisul di belakang telinga disangkal. Sebelumnya saat os masih kecil, os juga

    pernah mengalami keluhan keluar cairan dari telinga. Selain itu, os juga mengeluhkan

    sakit kepala yang hebat sejak 1 minggu yang lalu. Demam (-), mual (-), muntah (-), muka

    mencong (-), keluhan pendengaran berkurang disangkal. Pada pemeriksaan fisik

    didapatkan keadaan umum: tampak sakit sedang, compos mentis, suhu afebris, dispneu (-

    ), stridor (-), retraksi (-). Pada pemeriksaan THT, AD: liang telinga lapang, jaringan

    graulasi (+), secret purulen, membran timpani perforasi (+) total. AS: liang telinga

    lapang, jaringan granulasi (+), secret (+) purulen, membrane timpani belum dapat dinilai

    seluruhnya.

    Untuk menegakkan diagnosis, pemeriksaan penunjang apa yang paling tepat?

    A. Rontgen kepalaB. CT scan kepalaC. Pungsi lumbalD. EEGE. Audiometri

    Jawaban: B

    Analisa:

    Dari gejala, keluar cairan dari telinga lebih 2 bulan serta ada riwayat keluar cairan dari telinga

    dan otoskopi adanya membrane timpani perforasi menunjukkan OMSK.

    Keluhan lain: sakit kepala hebat menunjukkan adanya kecurigaan komplikasi intrakranial. Untuk

    menegakkan diagnosis, pemeriksaan penunjang yag paling tepat adalah CT scan kepala. CT scan

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    6/58

    kepala merupakan pemeriksaan penunjang yang memiliki sensitivitas sangat tinggi dalam

    menegakkan komplikasi intrakranial.

    - Rontgen kepala: hanya sebatas menegakkan komplikasi mastoid- Pungsi lumbal: jika dicurigai: jika dicurigai meningitis- EEG: pemeriksaan untuk melihat aktivitas listrik, tidak ada kaitan dalam soal ini- Audiometri: untuk menilai jenis dan derajat tuli. Dalam soal ini keluhan pendengaran

    berkurang disangkal.

    2. Seorang anak perempuan berusia 8 tahun dibawa ke IGD dengan keluhan nyeri telingakiri yang menjalar ke leher sejak 2 minggu, disertai dengan keluhan demam, pusing

    berputar, nyeri kepala, mual , muntah, koma, setiap membuka mata.keluhan lain yang

    dirasakan pasien yaitu keluar cairan telinga, berkurangnya pendengaran telinga kiri,

    disertai telinga berdenging. Tiga bulan yang lalu pasien juga mengeluh nyeri pada telinga

    kiri serta ada riwayat keluar cairan telinga. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kondisi

    umum saat masuk IGD dengan penurunan kesadaran, GCS 14, dan suhu 380C. pada

    pemeriksaan otoskopi , telinga AD dalam batas normal, retroaurikular dextra dalam batas

    normal, AS: liang tlinga lapang, secret (+), mukopurulen, membrane timpani perforasi

    total. Retroaurikular sinistra dalam batas normal. Pada hidung dan tenggorok tidak

    ditemukan kelainan. Pemeriksaan neurologi ditemukan tanda rangsang menngeal berupa

    kaku kuduk (+) kemungkinan diagnosis yang paling tepat untuk kasus ini adalah:

    a. Otitis Media Akut dengan komplikasi mastoiditisb. Otitis Media Akut dengan komplikasi abses subperiostealc. OMSK dengan komplikasi mastoiditisd. OMSK dengan komplikasi abses subperiosteale. OMSK dengan komplikasi meningitisJawaban : E

    Analisa :

    A dan B bukan jawaban dari kasus tersebut karena adanya riwayat keluar cairan lebih dari 3

    bulan yang lalu. Pilihan jawaban C tidak tepat karena tidak terdapat pembengkakan

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    7/58

    retroaurikular, otorea, dan nyeri di belakang telinga. Pilihan D juga tidak tepat karena ada tanda

    kaku kuduk. E merupakan jawaban yang tepat karena adanya keluhan nyeri kepala, mual,

    muntah, dan kaku kuduk

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    8/58

    Nama : Fadhilah Rahmi

    Nim : 0807101010093

    Topik soal UKDI : Trauma Akustik

    1. Seorang pasien mengeluhkan penurunan pendengaran setelah mendengar suara petasan.Dilakukan pemeriksaan otoskop didapatkan gambaran normal. Hasil pemeriksaan

    audiometri pada pasien ini akan diperoleh ?

    a. Hantaran udara dan tulng < 25 dBb. Hantaran udara dan tulang > 25 dB tanpa gapc. Hantaran udara < 25 db tulang > 25 dbd. Hantaran udara > 25 db tulang < 25 dbe. Hantaran tulang dan udara > 25 db dengan gap

    Jawaban : B (UKDI 2012)

    Analisa kasus:

    Os datang setelah mendengar bunyi petasan. Petasan merupakan salah satu sumber

    trauma akustik. Trauma akustik merupakan pemaparan tunggal dan intensitas bunyi yang sangat

    tinggi dan terjadi secara tiba-tiba. Petassan disini dapat menyebabkan kerusan sel rambut di

    dalam koklea. Ini merupakan criteria dari tuli sensorineural. Pada hasil audiometric tuli

    sensorineural didapatkan AC dan BC > 25 db dan tidak ada air-bone gap. Pada tuli konduksi AC

    > 25db, BC < 25 db dan terdapat air-bone gap. Tuli campuran AC dan BC > 25 db dan ada air-

    bone gap.

    2. Seorang pasien datang dengan keluhan penurunan kesadaran yang dialami setelahmendengar letupan senjata. Sejak saat itu telinga kanan pasien tidak bisa mendengar. Tes

    penala didapatkan Rinne test positif pada kedua telinga , schwabach memendek di telinga

    kanan, telinga kiri sama dengan pemeriksa, tes webber dengan hasil lateralisasi ke telinga

    kiri. Hasil pemeriksaan audiometric nada murni didapatkan tuli berat pada telinga kanan,

    dan telinga kiri normal. Jenis tuli pada kasus ini adalah:

    a. Tuli konduktifb. Tuli campuran

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    9/58

    c. Tuli sensorineurald. Tuli congenitale. Tuli hantaranJaawaban : C

    Analisa Kasus:

    Trauma akustik : bunyi intensitas sangat tinggi terjadi secara mendadak. Sumber bunyi

    pada kasus ini adalah letupan senjata. Tuli sensorineural terjadi karena adanya gangguan

    pada koklea atau retrokoklea. Hal ini terjadi trauma akustik yang merusak sel-sel rambut

    (gangguan pada koklea). Tuli konduksi terjadi gangguan/kelainan pada telinga luar dan

    tengah misalnya karena sumbatan serumen, otitis media, osteoma dsb. Tuli campuran

    adanya gangguan pada telinga luar atau tengah dan dalam. Tuli congenital yaitu

    gangguan pendengaran yang timbul sejak saat lahir.

    Tes Penala

    Tuli konduksi : rinne test (-) webber test lateralisasi ke telinga yang sakit, swabach test

    memanjang. Tuli sensorineural : rinne test (+) webber test lateralisasi ke telinga yang

    sehat, swabach test memendek. Normal: Rinne test (+) webber test tidak ada lateralisasi,

    swabach sama dengan pemeriksa.

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    10/58

    NAMA : NASRIZARNI

    SOAL CBT : VERTIGO

    1. Seorang wanita, 45 tahun, datang berobat ke poli THT dengan keluhan rasa pusing berputarsejak 2 minggu yang lalu. Menurut pasien, rasa pusing berputar muncul saat pasien mengubah

    posisi kepala ke arah kanan atau ke kiri. Keluhan pusing berputar tidak muncul secara tiba-tiba.

    Pasien juga mengeluh rasa mual dan badan terasa lemas.

    Apakah diagnosa penyakit pasien tsb?

    a. Vertigo spontanb. Vertigo posisic. Vertigo kalorid. Vertigo unilaterale. Vertigo bilateralSumber: Soal UKDI FK Universitas Sriwijaya 2008

    Jawaban : B

    Vertigo adalah perasaan berputar. Sesuai kejadiannya, vertigo ada beberapa macam yaitu,

    vertigo spontan, vertigo posisi, dan vertigo kalori.

    Vertigo spontan timbul tanpa pemberian rangsangan. Rangsangan timbul dari penyakitnya

    sendiri, misalnya pada penyakit Meniere oleh sebab tekanan endolimfa yang meninggi.

    Vertigo posisi disebabkan oleh perubahan posisi kepala. Vertigo timbul disebabkan oleh

    perangsangan pada kupula kanalis semi sirkularis oleh debris atau pada kelainan servikal. (FK UI,

    2010)

    2. Seorang pasien, laki-laki usia 65 tahun, datang ke poli THT dengan keluhan pusing berputar,pasien juga mengeluh mual dan tidak bisa berdiri tegak. Saat pemeriksaan fisik, dokter

    melakukan suatu pemeriksaan untuk menilai fungsi keseimbangan terhadap pasien. Awalnya

    pasien diminta berdiri, kemudian pasien diminta berjalan di tempat sebanyak 50 langkah.

    Setelah beberapa saat, pasien berubah posisi melebihi jarak 1 meter dari tempat semula danbadan berputar lebih dari 30.

    Jenis pemeriksaan apakah yang dilakukan oleh dokter terhadap pasien tsb?

    a. Uji Romberg (+)b. Stepping test (+)c. Past Pointing test (+)d. Posturografi (+)e. Elektronistagmografi (+)

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    11/58

    Sumber: Soal UKDI FK Universitas Sriwijaya 2008

    Jawaban : B

    Stepping test merupakan salah satu uji fungsi keseimbangan dengan cara pasien disuruh berdiri,

    lalu berjalan di tempat sebanyak 50 langkah dan akan dikatakan positif ada kelainan bila

    beberapa saat kemudian akan terjadi perubahan tempat lebih dari 1 meter dan badan berputar

    lebih dari 30.

    Romberg test pasien berdiri dan lengan dilipat serta mata ditutup. Orang normal dapat

    berdiri lebih dari 30 detik

    Past Pointing test dengan merentangkan tangan diangkat tinggi, kemudian telunjuk

    menyentuh telunjuk yang lain dengan mata tertutup. Ini untuk menilai fungsi serebelum.

    Posturografipemeriksaannya menggunakan alat (Force platform, komputer graficoder, busa

    dgn ketebalan 10 cm, dan disket data). Ini adalah pemeriksaan keseimbangan secara objektif

    Elektronistagmografiini adalah pemeriksaan pada nistagmus, memonitor gerakan bola mata,

    sehingga dapat mudah dikenal gerakan nistagmus fase lambat dan fase cepat. ( FK UI 2010)

    SUMBER: BUKU THT FKUI

    Soal UKDI Ready 2011 tentang Stridor

    1. Seoranganakmengeluhnapasnyaberbunyi. Iamengorokdannapasnyaberbau. Pemeriksaanyang diperlukanuntukmenegakkan diagnosis adalaha. Rhinoskopi anteriorb. Rhinoskopi posteriorc. Laringoskopidirekd. Laringoskopiindireke. Endoskopi

    2. Seorangbayiperempuanberusia 8 bulanmasuk IGD karenasesaknapassejak 3 hari yanglalu, stridor saatinspirasi, danretraksiringan di suprasternal.

    Sesakberkurangbilapenderitatidur miring ataumemakaibantal. Tidakadafebris,

    tidakdisertaigangguanmakanatauminum.

    Pemeriksaanradiologispadajaringanlunaklehermemperlihatkanpenyempitan di

    daerahlaring. Keluhansepertiinisudahdirasakansejak 2 bulan yang lalu,

    tetapisembuhsendiri.

    Pemeriksaanpenunjanguntukkasusiniadalah

    a. Nasoendoskopib. Rhinoskopi posterior

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    12/58

    c. Rontgen torakApdanLatd. Laringoskopie. Esofagoskopi

    Pembahasan :

    1. Jawabaan : DKeluhannapasberbunyidanmengorokmenunjukkanadanyasumbatanpadalaring.Napasberb

    aumungkinditimbulkanoleh proses inflamasipadalaring. Dengandemikian, pemeriksaan

    yang perludilakukanuntukmelihatlaring yang

    dapatdilakukanolehdokterumumadalahlaringoskopiindirek.

    2. Jawaban : DGejalanapasberbunyi (stridor), tandasumbatanjalannapas (retraksi suprasternal,

    epigastrium, interkostal,atausupraklavikular), tanpaadanyademamdangangguanmakan,

    merupakantandadangejaladarilaringomalasia.Laringomalasiamerupakankelainankongenital yang

    seringterjadipadaanak.Dengandemikian,untukmemeriksalaring,

    kitaharusmelakukanlaringoskopi.

    Seorang anak laki-laki umur 7 tahun, datang dengan keluhan telinga terasa penuh selama 1 minggu

    selama 1 tahun ini, sering bersin-bersin, meler. Pada pemeriksaan otoskopi di dapatkan secret yang

    kental, apa diagnosis pada pasien tersebut ? Soal UKDI 2012

    A. Otitis media akutB. Mastoiditis KronisC. Otitis Media EfusiD. Otitis Media KronisE. Mastoiditis Akut

    Kunci jawaban : C

    Pembahasan : Pada Pasien ini menderita sering bersin-bersin, meler yang merupakan tanda dari

    rhinitis alergi. Dimana faktor penyebab dari otitis media efusi adalah adenoid hipertrofi,

    sumbing palatum, sinusitis dan rhinitis. Gejala dari otitis media efusi terdapat cairan di telinga

    tengah dengan sekret yang kental hal ini sendiri akan menyebabkan si anak mengatakan telinga

    terasa penuh

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    13/58

    Seorang anak laki-laki usia 6 tahun datang ke klinik di temani ibunya dengan keluhan nyeri

    telinga kanan, telinga terasa tersumbat, demam, lemah tidak ada nafsu makan. Dari

    pemeriksaan otoskopi di dapatkan mebran timpani merah dan menonjol dan tidak ada

    perforasi. Diagnosis yang tepat untuk peyakit diatas adalah ? Soal UKDI 2013

    A. Otitis Media KronikB. Otitis Eksterna DifusC. Otitis Media Serosa AkutD. FurunkelE. Miringitis

    Kunci Jawaban : C

    Pembahasan : gejala yang menonjol pada otitis media serosa akut biasanya pendengaran

    berkurang, telinga terasa tersumbat atau suara terdengar lebih nyaring, kadang-kadang

    terasa seperti ada cairan yang bergerak di dalam telinga pada saat posisi kepala berubah.

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    14/58

    NAMA : LISATIN ZIKRA

    NIM: 0907101050070

    SOAL CBT : MIMISAN

    1 Seorang laki-laki usia 17 tahun datang ke RS dengan keluhan hidung tersumbat dan perdarahanhidung berulang sejak berusia 13 tahun. Pada pemeriksaan rhinoskopi anterior terlihat massa

    tumor dengan konsistensi kenyal, berwarna putih keabu-abuan dan pada pemeriksaan radil

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    15/58

    2

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    16/58

    3 Pemeriksaan Seorang wanita, 45 tahun, datang berobat ke poli THT dengan keluhan rasa pusingberputar sejak 2 minggu yang lalu. Menurut pasien, rasa pusing berputar muncul saat pasien

    mengubah posisi kepala ke arah kanan atau ke kiri. Keluhan pusing berputar tidak muncul secara

    tiba-tiba. Pasien juga mengeluh rasa mual dan badan terasa lemas.

    Apakah diagnosa penyakit pasien tsb?

    f. Vertigo spontang. Vertigo posisih. Vertigo kalorii. Vertigo unilateralj. Vertigo bilateralSumber: Soal UKDI FK Universitas Sriwijaya 2008

    Jawaban : B

    Vertigo adalah perasaan berputar. Sesuai kejadiannya, vertigo ada beberapa macam yaitu,

    vertigo spontan, vertigo posisi, dan vertigo kalori.

    Vertigo spontan timbul tanpa pemberian rangsangan. Rangsangan timbul dari penyakitnya

    sendiri, misalnya pada penyakit Meniere oleh sebab tekanan endolimfa yang meninggi.

    Vertigo posisi disebabkan oleh perubahan posisi kepala. Vertigo timbul disebabkan oleh

    perangsangan pada kupula kanalis semi sirkularis oleh debris atau pada kelainan servikal. (FK UI,

    2010)

    3. Seorang pasien, laki-laki usia 65 tahun, datang ke poli THT dengan keluhan pusing berputar,pasien juga mengeluh mual dan tidak bisa berdiri tegak. Saat pemeriksaan fisik, dokter

    melakukan suatu pemeriksaan untuk menilai fungsi keseimbangan terhadap pasien. Awalnya

    pasien diminta berdiri, kemudian pasien diminta berjalan di tempat sebanyak 50 langkah.

    Setelah beberapa saat, pasien berubah posisi melebihi jarak 1 meter dari tempat semula dan

    badan berputar lebih dari 30.

    Jenis pemeriksaan apakah yang dilakukan oleh dokter terhadap pasien tsb?

    f.

    Uji Romberg (+)g. Stepping test (+)h. Past Pointing test (+)i. Posturografi (+)j. Elektronistagmografi (+)Sumber: Soal UKDI FK Universitas Sriwijaya 2008

    Jawaban : B

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    17/58

    Stepping test merupakan salah satu uji fungsi keseimbangan dengan cara pasien disuruh berdiri,

    lalu berjalan di tempat sebanyak 50 langkah dan akan dikatakan positif ada kelainan bila

    beberapa saat kemudian akan terjadi perubahan tempat lebih dari 1 meter dan badan berputar

    lebih dari 30.

    Romberg test pasien berdiri dan lengan dilipat serta mata ditutup. Orang normal dapatberdiri lebih dari 30 detik

    Past Pointing test dengan merentangkan tangan diangkat tinggi, kemudian telunjuk

    menyentuh telunjuk yang lain dengan mata tertutup. Ini untuk menilai fungsi serebelum.

    Posturografipemeriksaannya menggunakan alat (Force platform, komputer graficoder, busa

    dgn ketebalan 10 cm, dan disket data). Ini adalah pemeriksaan keseimbangan secara objektif

    Elektronistagmografiini adalah pemeriksaan pada nistagmus, memonitor gerakan bola mata,

    sehingga dapat mudah dikenal gerakan nistagmus fase lambat dan fase cepat. ( FK UI 2010)

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    18/58

    Alfina Ayyu Rachmah

    0807101050012

    Soal CBT-UKDI

    1. Seorang laki-laki berusia 28 tahun datang ke tempat praktik dokter dengan keluhan utamaserak. Keluhan disertai dengan sakit menelan (odinofagia). Dari tanda vital didapatkanTD:120/80 mmhg, nadi 80 kali/menit, frekuensi napas 18 kali/menit, dan suhu 36 derajat

    celcius. Pada pemeriksaan fisik tampak tonsil tertutup selaput putih kemerahan unilateral.

    Diagnosis yang paling mungkin adalahB

    a. Difteri tonsilb. Pharingitis lueticac. Plaut vincentd. Tonsilitis tbe. Karsinoma tonsil

    Pembahasan: treponema palidum dapat menimbulkan infeksi di daerah faring. Gambaran

    klinis faringitis luetica tergantung stadium penyakit primer, skunder, atau tertier.

    Std. Primer: kelainan ini pada lidah, palatum mole, tonsil,dan dinding posterior

    faringberbentuk bercak keputihan. Bila infeksi terus berlangsungmaka timbululkus pada

    daerah faring yang tidak nyeri. Selain itu didapatkan pembesaran kelenjar mandibula yang

    tidak nyeri tekan

    Std. Sekunder: terdapat eritem pada dinding faring yang menjalar ke arah laring

    Std. Tertier: terdapat guma. Predileksinya pada tonsil dan palatum, jarang pada dinding

    posterior faring.

    2. Seorang laki-laki berusia 65 tahun datang ke dokter mengeluh suara serak sejak 5 bulanyang lalu. Semakin lama ia merasa agak sesak. Kadang-kadang batuk tidak berdarah serta

    tidak ada batuk kronis. Foto thoraks 1 bulan yg lalu normal. Trauma leher (-) riwayat operasi

    leher (-) pembesaran kelenjar gondok (-) perdarahan hidung (-) dan sakit kepala (-). Terdapat

    benjolan level III di leher, berdiameter 4 cm, semi mobile dan tidak sakit. Riwayat merokok

    sebungkus/hari selama 30 tahun. Laringoskopi direk tampak massa merah rapuh pada pita

    suara asli kiri berdiameter 1,2 cm, dan pita suara tidak bergerak. Diagnosis yang paling tepat

    adalah D

    a. Polip pita suarab. Keganasan pita suarac. Vocal cord noduled. Papiloma laringe. GranulomaPembahasan: gejala papiloma laring yang utama adalah suara parau. Kadang terdapat batuk.

    Apabila papiloma telah menutup rima glotis maka timbul sesak napas dengan stridor. Tumor

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    19/58

    dapat timbul pada pita suara bagian anterior atau daerah subglotis dan pada plika

    ventrikularis atau aritenoid. Secara makroskopis seperti buah murbei, berwarna putih kelabu

    atau kadang-kadang kemerahan. Jaringan tumor ini sangat rapuh. Sering tumbuh lagi setelah

    diangkat karenanya operasi pengangkatan harus dilakukan berulang-ulang.

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    20/58

    Nama : Annisa Sarindah

    Nim : 0807101010195

    Soal CBT : tersedak

    1. Wanita usia 17 tahun, kesulitan bernapas karena tersedak makan bakso. Pasien sadar dansulit bicara. Sudah dicoba untuk mengeluarkan bakso namun gagal. Penanganan

    selanjutnya :

    a. Menelpon rumah sakit terdekatb. Membawa ke IGDc. Memberi napas mouth to mouthd. Melakukan trakeostomie. Melakukan torakotomi

    Jawaban : D

    Pembahasan :

    Trakeostomi adalah suatu tindakan dengan membuka dinding depan trakea untuk

    mempertahankan jalan napas agar udara dapat masuk ke paru paru dan memintas jalan napas

    bagian atas.

    Indikasi trakeostomi :

    - Mengatasi obstruksi jalan napas atas seperti laring- Untuk mengambil benda asing dari subglotik apabila tidak mempunyai fasilitas untuk

    bronkoskopi

    - Cedera pada leher dan wajah- Hilangnya reflex laring dan ketidakmampuan untuk menelan sehingga mengakibatkan resiko

    tinggi terjadinya aspirasi.

    2. Seorang anak usia 2,5 tahun diantar ibunya datang ke poliklinik THT-KL dengan keluhansesak nafas sejak 1 hari lalu. Menurut ibunya sesak terjadi setelah penderita tersedak saat

    makan kacang tanah rebus, disertai batuk-batuk, bibir kebiruan, muntah makanan + satu

    kali. Pemeriksaan fisik: pernafasan cepat, sianosis -, stridor bifasik, retaksi suprasternal,

    interkostal dan epigastrium +, suhu 38 C Auskultasi : BBS kanan menurun dibanding

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    21/58

    kiri, ronki +, wheezing - Toraks foto: tampak atelektasi di lobus kanan bawah. Gambaran

    klasik aspirasi benda asing pada anak adalah?

    a. Tersedak yang diikuti batukb. Sesak nafasc. Sianosisd. Bersine. A B dan C benar

    Jawaban : E

    Pembahasan :

    Gambaran klasik aspirasi benda asing pada anak adalah tersedak tiba-tiba diikuti batuk,

    sesak nafas, penurunan bunyi nafas dan sering diikuti oleh sianosis perioral sementara. Diagnosis

    aspirasi benda asing yang tepat waktu akan menghindari anak dari risiko komplikasi awal dan

    lambat, seperti asfiksia, pneumonia, atelektasis atau bronkiektasis. Gejala klinis aspirasi benda

    asing pada anak tergantung pada jenis benda asing, tempat tersangkutnya, derajat obstruksi

    lumen jalan nafas dan rentang waktu antara aspirasi dan evaluasi. Gejala dan tanda aspirasi

    benda asing dapat dilihat dalam tiga tahap, yaitu episode tersedak yang akut, diikuti batuk-batuk

    keras dan sesak nafas sampai obstruksi jalan nafas komplit, kedua; episode asimptomatik, ketika

    benda asing tersangkut dan reflek pernafasan melemah, sehingga diagnosis terlambat ditegakkan,

    fase ini sangat bervariasi, tergantung dari lokasi, derajat obstruksi dan reaksi lokal yang terjadi

    dan terakhir, komplikasi benda asing di jalan nafas.

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    22/58

    Nama :Veliqa Nadhila

    Nim : 0807101010054

    SOAL CBT OMSK DENGAN KOMPLIKASI LABIRINITIS

    1. Seorang pria usia 40 tahun dirujuk ke IGD oleh dokter spesialis THT dengan OMSK Malignadextra + labirinitis. Pada pemeriksaan didapatkan membran timpani perforasi total,

    kolesteatoma dan fistula sign positif . Gejala yang dialami, pusing berputar dan pendengaran

    berkurang. Komplikasi yang terjadi pada pasiem ini adalah:

    A. Labirinitis Difus serosaB. Labirinits difus purulentaC. Labirinitis latenD. Labirinitis sirkumskripta

    Jawaban : d. Labirinitis sirkumskripta

    Labirinitis terjadi oleh karena penyebaran infeksi ke ruang perilimfe. Labirinitis lokalisata terbagi

    atas labirinitis sirkumskripta dan labirinitis serosa yang merupakan komplikasi otitis media dan

    muncul ketika mediator toksik dari otitis media mencapai labirin bagian membran tanpa adanya

    bakteri pada telinga dalam. Dengan gejala vertigo dan kurang pendengaran derajat ringan hingga

    menengah secara tiba-tiba.

    Sementara pada labirinitis difus (labirinitis purulenta dan supuratif) merupakan infeksi pada

    labirin yang lebih berat dan melibatkan akses langsung ke labirin tulang dan membran. Dengan

    gejala gangguan vestibular, nistagmus, vertigo yang hebat, mual, muntah dan gangguan

    pendengaran berkurang, sehingga komplikasi yang sesuai adalah labirinitis lokalisata yaitu,

    labirinitis sirkumskripta.

    (Soal UKDI 2013)

    2. Pasien wanita usia 40 tahun datang ke puskesmasdengan keluhan sering pusing berputar,telinga berdenging, dan gangguan pendengaran. Sebelumnya pasien prnah mengalami infeksi

    telinga namun tidak berobat dengan tuntas . Dari hasil pemeriksaan hallpike ditemukan

    nistagmus rotatoar. Diagnosa yang tepat adalah :

    a. Labirinitisb. Menierre diseasec. TIAd. Tumor serebelopontin

    Jawaban : a . labirinitis

    Labirinitis merupakan salah 1 komplikasi dari omsk yaitu dengan gejala vertigo, telinga

    berdenging serta gangguan pndengaran, nistagmus. Infeksi telinga yang berulang yang tidak tuntas

    menyebabkan OMSK. OMSK akan menjadi labirinitis jika tidak diatasi.

    (Soal UKDI 2012)

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    23/58

    NAMA : GUNAWAN

    NIM : 0807101010028

    TOPIK : OMA stadium Perforasi

    Anak anak usia 4 tahun datingdibawa ibunya ke poliklinik dengan keluhan keluar cairan dari

    telinbga kiri, cairan berwarna bening kekuningan. Sebelumnya 3 hari yang lalu anak

    mengeluhkan nyeri di telinga kirinya disertai dengan demam hingga 39OC dan anak sangat

    kesakitan. Awalnya anak mengalami batuk dan nyeri tenggorokan sebelum telinganya sakit

    Namun saat ini anak sudah tenang dan tidak lagi mengeluhkan telinga nyeri, namun saat ini

    telinga mengeluarkan cairan bening kekuningan.

    1. Apa diagnose anak tersebut saat ini?a. OMSK tipe tenangb. OMSK tipe aktifc. OMA stadium supuratifd. OMA stadium perforasie. OMSK tipe Malignan

    Jawaban D

    Analisa:

    Pada kasus di atas anak mengeluhkan mengeluarkan cairan dari telinga yang sudah terjadi

    3 hari, berarti kasus tersebut adalah kasus akut sehingga menyingkirkan diagnose OMSK,

    dimana OMSK onsetnya lebih dari 2 bulan. Jadi jawaban yang paling memungkinkan

    adalah OMA. Pada kasus diatas disebutkan pasien demam tinggi, nyeri telinga dan sangat

    kesakitan sudah 3 hari yang lalu. Sekarang pasien dating dengan keluhan nyeri yg sudah

    berkurang, demam sudah tidak ada dan sudah keluar cairan dari telinga, hal ini

    mengambarkan bahwa telah terjadi perporasi, dan anak sudah tenang dan tidak nyeri lagi

    karena cairan di telinga tengah sudah mengalir ke luar, JADI diagnose paling mungkin

    adalah OMA stadium Perf orasi.

    2. Pada kasus di atas tindakan apa yang seharusnya dilakukan saat pasien mengalami nyerihebat di telinga dan demam tinggi dan cairan belum keluar dari telinga?

    a. Mastoidektomib. Ekstraksi serumenc. Miringiotomi

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    24/58

    d. Timpanoplastie. Irigasi serumen

    Analisa kasus:

    Pada kasus diatas pada saat pasien sedang mengalami nyeri telinga hebat, demam tinggidan sangat kesakitan adalah saat pasien sedang dalam stadium supuratif, yaitu udem hebat

    pada mukosa telinga tengah serta terbentuk eksudat yg purulent yang menekan kapiler

    kapiler sehingga menyebabkan iskemik dan nekrotik membran timpani sehingga

    memudahkan terjadinya perforasi. Seharusnya pada stadium ini dilakukan miringiotomi

    untuk mengeluarkan eksudat dari telinga tengah. Dengan melakukan miringiotomi luka

    insisi yang minimal akan memudahkan penyembuhan dan penutupan membrane timpani,

    bebrbeda halnya bila terjadi perforasi maka bekas ronbekan tidak mudah menutup kembali.

    Jawahir syaputra

    1. Seorang pria usia 65 tahun, datang dengan keluhan penurunan pendengaran pada telingakiri, pernah bekerja di pabrik baja sebelumnya, dari pemeriksaan tes penala didapatkan

    hasil : rinne (+), tes weber lateralisasi ke kanan, dan scwabach memendek, kemungkinan

    diagnosis untuk pasien ini adalah :

    a. Presbiskusisb. Tuli Kongenitalc. Sadden sensory hearing lostd. Noise Induced Hearing Loste. Idiopatik

    Pembahasan :

    Prebiskusis adalah tuli sensorineural frekuensi tinggi, umumnya terjadi mulaiusia 65 tahun.

    Berdasarkan penyebab umumnya perbiskusis merupakan akibat dari prosesdegenerasi. Diduga kejadian presbiskusis mempunyai hubungan dengan

    faktor-faktor heresiter, pola makanan, metabolisme, arterisklerosis, infeksi,

    Bising, gaya hidup atau bersifat multifaktor

    2. Laki-laki, 70 tahun datang dengan keluhan kurang pendengaran, tidak diketahui sejakkapan, sulit mendengar jika suara pelan dan berbicara suara keras, rinne test udara lebih

    panjang dari tulang, weber test tidak bisa dibedakan kanan dan kiri, swabach test kedua

    telinga lebih pendek dari pemeriksa, kemungkinan diagnosis adalah :

    a. Presbiskusisb. Meniare diseasec. Otosklerosisd. Tuli kongenital

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    25/58

    e. IdiopatikPembahasan :

    Keluhan utama presbiskusis berupa berkurangnya pendengaran secara perlahan-lahandan progresif. Kapan berkurangnya pendengaran tidak diketahui secara pasti

    Pada pemeriksaan penala didaptkan tuli sensorineural Presbiskusis tuli sensorineural frekuensi tinggi, umumnya terjadi mulai usia 65 tahun,

    dan pada pasien di atas usia pasien 70 tahun

    Sumber :

    1. Kumpulan Soal UKDI ,Ask The Master, dr. Tengku Budiansyah MHA, 2013

    2. Kumpulan Soal Try Out UKDI, FK Unsyiah, 2013, Banda Aceh

    Sumber Pembahasan :

    Buka Ajar Ilmu Kesehatan, THT-KL, edisi VI, FK UI, 2008.

    SOAL CBT

    Dr. Fadhlia M.Ked, Sp.THT-KL

    POCUT SLANGA/1307101030221

    NYERI TEL INGA

    1.

    Seorang laki-laki umur 20 tahun datang dengan keluhan utama telinga kiri keluar cairansejak 4 bulan yang lalu. Semula cairan berwarna putih kental dan tidak berbau. Sejak

    kurang lebih 2 bulan terakhir cairan berwarna kuning kental dan berbau busuk. Telinga

    kiri terasa nyeri. 1 bulan yang lalu wajah mencong ke kanan dan canalis aurikularis

    eksterna tampak granulasi. Diagnosis yang tepat adalah :

    a. Otitis media akutb. Otitis media supuratif kronis malignac. Kolesteatomad. Otitis eksterna akute. KeganasanJAWABAN : B

    Pembahasan :

    Otitis media supurasi kronik adalah lanjutan dari otitis media akut yang pengobatannya

    tidak adekuat, dimana dikatakan OMSK apabila sudah terjadi infeksi kronis di telinga

    tengah dengan perforasi membrane timpani yang prosesnya lebih dari 2 bulan. OMSK

    terbagi 2 yaitu OMSK maligna (perforasi atik dan marginal) dan OMSK benigna

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    26/58

    (perforasi sentral). Berdasarkan aktivitas secret yang keluar terbagi menjadi tipe aktif,

    tipe tenang dan tipe kering. Nervus fasialis dalam perjalanan di dalam tulang temporal

    dibagi menjadi 3 segmen (labirin, timpani, mastoid). Apabila terdapat kolesteatom pada

    penderita OMSK dapat terjadi komplikasi parase nervus VII karena kompresi oleh

    kolesteatom dimana kolesteatom menghasilkan enzim kolesteatin yang dapat

    mendestruksi tulang.

    2. Pasien dating dengan keluhan keluar cairan dari telinga, daun telinga terasa sakit biladigerakkan, dari pemeriksaan otoskopi didapatkan liang telinga sempit dan tampak

    kemerahan. Diagnosis yang tepat adalah

    a. Mastoiditisb. Otitis eksterna sirkumskriptac. Otitis media akutd. Otitis eksterna difusae. Otomikosis

    Pembahasan :

    Otitis eksterna difusa adalah peradangan pada liang telinga yang dapat disebabkan oleh

    infeksi bakteri, jamur ataupun virus. Factor yang mempermudah proses peradangan ialah

    perubahan pH di liang telinga, dapat juga terjadi sekunder pada OMSK. Keluarnya cairan

    dari telinga, daun telinga terasa sakit bila digerakkan (auricular sign/ tragus sign) positif,

    pemeriksaan otoskopi liang telinga tampak sempit dan kemerahan merupakan tanda dari

    otitis eksterna difusa.

    (Sumber : soal UKDI 2008)

    Puti Lenggogeni/ 0307101010120

    TELINGA BERDENGING

    1. Seorang laki-laki berusia 57 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan telingaberdenging disertai dengan penurunan pendengaran. Keluhan ini tidak disertai nyeri

    kepala berdenyut dan nyeri kepala berputar. Dari hasil anamnesis diketahui bahwa ayahpasien juga mempunyai riwayat keluhan yang sama dengan pasien. Dari hasil

    pemeriksaan fisik didapatkan membran timpani utuh, secret (-). Dari hasil audiogram

    didapatakan bahwa pasien mengalami tuli konduktif.

    Diagnosis pasien ini adalah: ( A )

    A. Otosklerosis

    B. Kolesteatom

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    27/58

    C. Timpanosklerosis

    D. Serumen prop

    E. Mastoiditid

    ( Soal UKDI tahun 2008 )

    Pembahasaan:

    Manifestasi klinis dari Otosklerosis antara lain penurunan pendengaran yang disertai

    dengan telinga berdenging atau tinitus dan pasien mengeluhkan sering pusing. Penyakit

    ini sering ditemukan pada usia tua dengan riwayat keluarga menderita penyakit yang

    sama. Pada Timpanosklerosis, kolesteatom, serumen prop dan mastoiditis tidak

    ditemukan gejala tinutus.

    2. Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan telingaberdenging, penurunan pendengaran dan pusing seperti berputar. Dari hasil pemeriksaan

    fisik didapatkan membran timpani utuh, secret (-).

    Diagnosis pasien ini adalah: ( A )A. Meniere disease

    B. Vertigo

    C. Rhinitis vasomotor

    D. Benign Paroksismal Vertigo

    E. Migrain

    Pembahasaan:

    Manifestasi klinis dari meniere disease antara lain penurunan pendengaran yang disertai

    dengan telinga berdenging atau tinitus dan pasien mengeluhkan sering pusing berputar.

    Penyakit ini sering ditemukan pada usia muda produktif. Penyebabnya adalah gangguan

    pada telinga bagian dalam. Pada vertigo dan Benign Paroksismal Vertigo hanya

    ditemukan pusing berputar tanpa adanya tinnitus. Rhinitis vasomotor ditandai dengqanh

    sumbatan pada hidung. Migrain ditandai dengan nyeri kepala berdenyut.

    Dessy Mariana/ 07071010034

    HIDUNG TERSUMBAT UNILATERAL

    1. Seorang perempuan berusia 28 tahun datang ke dengan keluhan hidung sebelah tersumbat.Pasien mempunyai riwayat rhinitis alergi selama 2 tahun terakhir. Pada pemeriksaan fisikditemukan adanya massa licin berwarna putih keabu-abuan dihidung sebelah kanan.

    Diagnosis yang tepat adalah: ((UKDI 2008)

    a. Polip nasi unilateralb. Polip nasi bilateralc. Rhinitis vasomotord. Sinusitise. Epistaksis

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    28/58

    Kunci Jawaban: A

    Pembahasan:

    Polip nasi unilateral adalah Massa lunak bertangkai yang terjadi pada salah satu hidung

    (Unilateral). Dari anamnesis didapatkan massa licin berwarna putih keabu-abuan pada sebelahkanan yang menandakan telah terjadi polip nasi pada hidung sebelah kanan, dan pasien jugamempunyai riwayat rhinitis alergi yang menandakan adanya faktor resiko untuk menderita polip

    nasi yang unilateral.

    2. Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ke dengan keluhan hidung tersumbat. Keluhan inidirasakan sejak 5 bulan terakhir. Pada pemeriksaan fisik ditemukan adanya massa licin

    berwarna putih keabu-abuan pada hidung sebelah kiri. Secret (+). Pasien didiagnosismenderita polip. Jika polip masih terbatas di meatus medius, stadium polip adalah? (UKDI

    2008)

    a. Stadium 0b. Stadium 1c. Stadium 2d. Stadium 3e. Stadium 4

    Kunci Jawaban: B

    Pembahasan:

    Pada anamnesis pasien, ditemukan adanya keluhan sumbatan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan

    adanya massa licin berwarna putih keabu-abuan pada rongga hidung sebelah kanan yang masihterbatas dalam meatus medius. Pasien juga telah didiagnosis menderita polip. Dimana stadium

    polip dapat dibagi menjadi: (Mackay dan Lund,1997)

    Stadium 0 : tidak ada polip

    Stadium 1 : polip masih terbatas di meatus medius

    Stadium 2: polip sudah keluar dari meatus medius, tampak di rongga hidung tetapi belum

    memenuhi rongga hidung

    Stadium 3: polip yang massif

    Fadil Ahmad / 0807101050066KELUAR CAIRAN DARI TELINGA

    TO UKDI FK Trisakti 2010

    1. Anak laki-laki berusia 5 tahun, datang ke poliklinik THT. Ibu pasien mngeluhkan keluarcairan dari teling kiri sejak 3 hari yang lalu. Sebelumnya pasien sering menderita infeksi

    saluran nafas atas. Kesadaran CM, demam (-), membrane timpani perforasi. Diagnosisnya

    adalah:

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    29/58

    a. Miringitis bulosab. Otitis media supuratif kronikc. Mastoiditis akutd. Otitis media akute. Mastoiditis kronikAnalisa Kasus

    - Anak usia 5 tahun dengan riwayat ISPA berulang- Keluar cairan dari telinga kiri onset 3 hari- Tidak ada riwayat demam- Membrane timpani perforasiPilihan jawaban:

    Miringitis bulosatidak terjadi perforasi Otitis media supuratif kronikonset > 2 bln Mastoiditis akutadanya nyeri retroaurikular Otitis media akut riw.ISPA berulang (f.predisposisi), onset 3 hari, adanya perforasi

    MT

    2. Seorang wanita berusia 40 tahun datang ke dokter dengan keluhan mulut mencong ke sebelahkiri dan telinga terasa sakit terutama bila daun telinga digerakkan. Keluar cairan berwarna

    kuning dari telinga. Os menderita Diabetes Melitus.

    Diagnosis Kasus diatas adalah:

    a. Otitis media kronikb. Otitis media kronik malignac. Otitis eksterna malignad. Bells palsye. kolestatomaAnalisa Kasus

    - wanita, 40 thn dengan DM- mulut mencong ke sebelah kiri gangguan nervus facialis- auricular sign (+)gejala otitis eksterna

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    30/58

    - secret kuning dari telingaPilihan jawaban

    Otitis media kronik : seharusnya tidak didapatkan auricular sign dan mulut merot kecualijika terjadi komplikasi

    Otitis media kronik maligna : seharusnya tidak didapatkan auricular sign dan mulut merotkecuali jika terjadi komplikasi, dan dijumpai sekretnya berbau

    Otitis eksterna maligna : biasa terjadio pada orang tua dengan DM, dan diikuti denganinfeksi struktur lainnya di sekitar telinga (dalam kasus ini n.VII), Adanya pengeluaran

    secret dari telinga, Aurikular sign (+) khas pada otitis eksterna

    Belss palsy : tanpa adanya secret dari telinga Kolesteatoma: merupakan jaringan epitel yang tidak pada tempatnya dan dapat

    mendestruksi tulang. Merupakan salah satu tanda adanya keganasan pada otitis media

    MAYA RISKA/ 0907101010044 / 1307101030172

    NYERI MENELAN

    3. Seorang laki-laki usia 20 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan nyeri tenggorok sejak3 hari yang lalu. Keluhan disertai dengan demam, batuk, lendir tenggorok dan sulit menelan

    karena sakit. Keluhan tidak disertai dengan perubahan suara maupun sesak nafas. Daripemeriksaan fisik diperoleh tonsil T1/T1, tidak hiperemis, arkus posterior tonsil hiperemis

    dan dinding posterior faring ditemukan hiperemis, sekret dan granul. Apakah diagnosis yang

    paling mungkin?

    a.Trakeitis akut

    b.Laryngitis akut

    c.Tonsillitis akutd.Faringitis akut

    e.Abses peritonsiler

    Kunci Jawaban DPada kasus tersebut penderita mengalami gejala demam, batuk, lender tenggorok dan sulit

    menelan. Sehingga kemungkinan diagnosanya merupakan infeksi didaerah tenggorok. Keluhan 3

    hari yang berarti akut. Keluhan perubahan suara tidak ada berarti bukan infeksi laring. Penderitajuga tidak mengalami sesak, sehingga tidak ada kaitannya dengan system saluran nafas. Pada

    pemeriksaan fisik, tonsil dalam keadaan normal sedangkan pada dinding faring hiperemis, secret

    dan granul yang menunjukkan infeksi pada faring. Sehingga diagnosis kasus diatas adalahfaringitis akut.

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    31/58

    4. Seorang ibu membawa anak perempuannya yang berusia 8 tahun ke dokter dengan keluhanrasa nyeri menelan sejak 1 minggu yang lalu. Keluhan dirasakan hilang timbul. Pemeriksaanfisik didapatkan tonsil T3/T3, hiperemis (-), permukaan berbenjol-benjol dengan kripta

    melebar. Diagnosis pada pasien ini adalah..

    a.Tonsilitis folikularisb.Tonsilitis parenkimatosac.Tonsilitis lakunaris

    d.Tonsilitis akut

    e.Tonsilitis kronik

    Kunci Jawaban E

    Kasus diatas, pasien mengeluhkan nyeri menelan dan pada pemeriksaan didapatkan tonsil

    membesar T3/T3, dengan permukaan berbenjol dan kripta melebar. Sehingga kemungkinandiagnosisnya tonsillitis, dengan waktu lebih dari 1 minggu dan ridak ditemukan hiperemis tonsil

    maka dinamakan kronik, karena penampakan hiperemis tampak pada arkus faring

    (Soal UKDI tahun 2008)

    Muhammad Saidil Charisma/ 0907101010079/ 1307101030181

    Hidung berbau

    Seorang Pria berumur 32 tahun berobat ke poli THT dengan keluhan hidung berbau pada

    sisi kanan yang dialami sejak 3 minggu yang lalu. Disertai dengan hidung tersumbat dan nyeri

    kepala terkadang demam. Pipi kanan terasa sangat sakit bila disentuh. Pasien memiliki karies

    gigi di second molar atas kanan. Pada pemeriksaan rhinoskopi anterior terlihat konka nasal

    kongesti dan hiperemis. Pada periksaan faring ditemukan ingus purulen yang turun ke tenggorok.

    1. Apa diagnosis yang paling mungkin pada pasien diatas?a. Faringitisb. Sinusitis maksilaris denkogenc. Rhinitis hipertrofid. Rhinitis kronik alergie. Deviasi septum nasi

    (Try Out UKDI FK Trisakti 2010)

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    32/58

    2. Komplikasi apa yang paling sering timbul dari kasus diatas apabila tidak mendapatterapi?

    a. Polip Nasib. Osteomielitisc. Sepsisd. Epitaksise. Syok hipovolemik

    (Try Out UKDI FK Trisakti 2010)

    Seorang wanita berumur 25 tahun berobat ke poli THT dengan keluhan hidung berbau

    pada sisi kiri yang dialami sejak 2 bulan yang lalu. Hidung tersumbat kiri kanan dan nyeri kepala

    terkadang hingga ke kepala kadang disertai demam. Kedua Pipi terasa sangat sakit bila disentuh.

    Pasien merasakan adanya benjolan pada rongga hidung kiri. Pada pemeriksaan rhinoskopi

    anterior terlihat konka livide dan adanya benjolan bewarna putih keabuan. Pada pemeriksaan

    tenggorok ditemukan ingus purulen yang turun ke tenggorok. Pemeriksaan penunjang yang perludilakukan untuk menegakan diagnosa dan melihat komplikasi adalah :

    a. CT-Scanb. Foto Thoraxc. Kultur dan sensitivitasd. Biopsi konka nasale. Tes Serologi

    (Try Out UKDI FK Trisakti 2010)

    3. Penatalaksanaan yang diberikan pada penyakit tersebut berupa.a. FESSb. Antrostomi sublabialc. Infraksi konka mediad. Terapi kausal dan simptomatike. Mukolitik

    (Try Out UKDI FK Trisakti 2010)

    Pembahasan:

    Dasar sinus maksila adalaha prosesusn alveolaris tempat akar gigi rahang atas, sehinggarongga maksila hanya terpisahkan oleh tulang tipis dengan akar gigi, bahkan kadang

    kadang tanpa tulang pembatas. Infeksi apical akar gigi atau inflamasi jaringan periodontal

    mudah menyebar secara langsung sinus atau melalu pembuluh darahdan limfe. Harus

    dicurigai adanya sinusitis denkogen pada sinusitis maksila kronik yang mengenai satu sisi

    dengan ingus purulen dan nafas berbau busuk.

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    33/58

    Komplikasi : osteomilitis dan abses subperiostal paling sering timbul akibat sinusitis. Dandapat timbul fistula oroantral atau fistula pada pipi

    Pemeriksaan penunjang yang penting adalah ct-scan. Ct scan merupakan gold standardiagnosis sinusitis karena mampu menilai anatomi hidung dan sinus serta ada nya

    penyakit dalam hidung dan sinussecara keseluruhan dan perluasan.

    Bedah sinus endoskopi fungsional (BSEF / FESS) merupakan operasi untuk sinusitiskronik yang memerlukan operasi dengan indikasi sinusitis kronik yang tidak membaik

    setelah terapi adekuat sinusitis kronik disertai kista atau kelainan yang ireversibel, polip

    ekstensif.

    Endang Mangunkusumo , Damajanti Soetjipto. 2001. Sinusitis. Buku Ajar Ilmu kesehatan THT-

    KL , edisi 6. Jakarta : Balai Penerbit FKUI. Halaman 150-3

    Fazlia/ 0807101010069

    RHINITIS ALERGIKA

    Seorang perempuan berusia 34 tahun datang kepuskesmas dengan keluhan bersin-bersin

    sejak 1 tahun terakhir terutama jika terpapar dengan debu kadang disertai hidung tersumbat dan

    pilek. Keluhan tidak disertai demam. Riwayat keluarga asma dijumpai. Pada pemeriksaan hidung

    dijumpai konka sedikit edema, berwarna pucatdan terdapat secret encer. Diagnosa pasien

    tersebut adalah?

    a.Rhinitis vasomotor

    b.Rhinitis alergikac. Rhinitis kronisd.Sinusitis maksilarise. Sinusitis fasialisJawabannya: B. Rhinitis alergika

    Pembahasan: Rhinitis alergika adalah penyakit inflamasi yang disebabkan oleh reaksi

    alergi pada pada pasien atopi yang sebelumnya sudah tersensitasi dengan alergen yang

    sama serta dilepaskannya suatu mediator kimia ketika terjadi paparan ulangan dengan

    alergen spesifik tersebut. Gejala rhinitis alergika menurut WHO ARIA tahun 2001

    adalah kelainan pada hidung dengan gejala bersin-bersin, rinore, rasa gatal dan

    tersumbat setelah mukosa hidung terpapar alergen. Pada pemeriksaan rinoskopi anterior

    tampak mukosa edema, basah, berwarna pucat atau livid disertai dengan adanya secret

    encer yang banyak.

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    34/58

    Seorang anak mengaku sering bersin dipagi hari terutama setelah membersihkan

    kamarnya, kemudian diikuti dengan keluarnya ingus encer dan putih. Apa pemeriksaan yang

    harus dilakukan pada pasien ini?

    f. Pemeriksaan eosinofil uring.Pemeriksaan eosinofil serumh.Skin prick testi. Pemeriksaan darah rutinj. CRP

    Jawabannya: C. Skin prick test

    Pembahasan: Pemeriksaan yang penunjang dilakukan untuk menegakkan diagnosa

    rhinitis alergika adalah pemeriksaan in vivo dan in vitro. Pada pemeriksaan in vivo dapat

    dilakukan pemeriksaan skin prick test dimana pemeriksaan ini dilakukan dengan cara

    menyuntikkan alergen inhalan pada volar lengan pasien. Sedangkan pemeriksaan in vitro

    dapat dilakukan hitung eosinofil dalam darah dapat normal atau meningkat. Dapat juga

    dilakukan pemeriksaan ig E spesifik dengan RAST ( Radio Immuno Sorbent Test) atau

    ELISA (Enzyme Linked Immuno Sorbent Assay Test)

    NAMA : PUTRI IRMAYANI

    NIM : 0807101010024

    SOAL CBT HIDUNG TERSUMBAT

    1. Anak perempuan, 9 tahun, datang dengan keluhan hidung tersumbat sejak 2 bulan yanglalu. Keluhan terutama dirasakan pada pagi hari disertai bersin dan sekret hidung yang

    tertelan. Rinoskopi anterior tampak mukosa dan konka yang livide dan sekret yang

    serous. Apa pengobatan rasional? (UKDI 2005)

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    35/58

    a) Membiasakan pasien kontak dengan allergen dari konsentrasi rendahb) Meningkatkan kebugaran jasmani dengan olahraga 1 kali/mingguc) Obat H1-receptor antagonistd) Dekongestan topikal selama 2 minggue) Mengupayakan pengobatan yang mampu menekan gejala pada fase cepat maupun

    lambat

    Pembahasan:

    Rhinitis alergi merupakan reaksi radang yang diperantarai oleh Ig E setelah paparan

    allergen. Umumnya terjadi pada usia muda. Mediator radang utama pada rhinitis alergi

    adalah histamine. Efek histamine yaitu menstimulasi sel sel endotel untuk mensintesis

    relaksan yang bekerja pada pembuluh darah sehingga menyebabkan vasodilatasi dan gejala

    sumbatan hidung. Histamine akan merangsang reseptor H 1 pada ujung saraf vidianus

    sehingga menimbulkan rasa gatal pada hidung dan bersin. Histmin juga menyebabkan

    terjadinya rinore karena merangsang kelenjar mukosa dan sel goblet. Oleh karena itu,

    pengobatan yang digunakan adalah antihistamin gol H-1.

    2. Wanita, 14 tahun, datang dengan keluhan hidung tersumbat. Temannya ternyata merasabau, tetapi pasien tidak merasa bau. Pada pemeriksaan rhinoskopi anterior cavum nasaldextra terdapat krusta kehijauan. Diagnosis pasien di atas adalah (UKDI 2003):

    a) Rhinitis Atrofib) Rhinitis kronik tuberkulosac) Rhinitis kronis sifilisd) Rhinitis akute) Karsinoma Sinonasal

    Pembahasan:

    Rhinitis atrofi atau ozaena adalah infeksi hidung kronik, yang ditandai oleh adanya atrofi

    progressif pada mukosa dan tulang konka. Salah satu gejala yang timbul adalah mukosa

    hidung yang menghasilkan secret yang kental dan cepat mengering sehingga terbentuk krusta

    dan berbau busuk. Orang di sekitar penderita yang biasanya tidak tahan dengan bau tersebut,

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    36/58

    tetapi pasien sendiri tidak merasakan karena hiposmia atau anosmia. Rhinitis atrofi lebih

    sering mengenai wanita usia pubertas.

    Rhinitis kronis tuberkulosa merupakan kejadian infeksi tuberkulosa ekstra pulmoner.

    Tuberculosis hidung berbentuk noduler atau ulkus. Pada pemeriksaan klinik terdapat secret

    mukopurulen dan krusta sehingga ada keluhan hidung tersumbat. Diagnosis ditegakkan

    dengan ditemukan BTA pada secret hidung.

    Rhinitis kronis sifilis, terdapat bercak/bintik pada mukosa. Dapat juga ditemukan ulkus.

    Pada pemeriksaan klinis didapatkan secret mukopurulen berbau dan krusta. Diagnosis pasti

    ditegakkan dengan pemerikssan mikrobiologik dan biopsy.

    NAMA : SUSAN ARLYA

    SUARA SERAK

    1. Pasien datang dengan keluhan suara serak sejak 1 tahun yang lalu, dan memberat sejak 2 bulansebelum masuk rumah sakit, keluhan ini dialami oleh pasien terus menerus, keluhan ini memberat

    apabila pasien pasien banyak berbicara, pasien juga mengeluhkan sesak nafas, sesak nafas

    dirasakan sejak 2 bulan yang lalu, sesak nafas dirasakan pasien bersamaan dengan memberatnya

    keluhan suara serak. Pasien juga mengeluhkan susah menelan makanan sejak 2 bulan yang lalu,

    bila pasien makan makanan harus banyak minum. Riwayat merokok 30 tahun dengan satu hari 2

    bungkus. Pemeriksaan laringoskopi indirect didapatkan massa (+), massa merah dan berbenjol-

    benjol. Pada pemeriksaan histopatologi didapatkan karsinoma sel skuamous non keratinizing.

    Pertanyaan : berdasarkan kasus diatas apa diagnosa yang tepat?

    Pilihan jawaban : a. Cancer laring

    b. Cancer sinonasal

    c. Cancer nasofaring

    d. Polip nasal

    e. Tumor tonsil

    jawaban : A. Cancer laring

    Pembahasan :

    Pada pasien ini, keluhan yang pertama kali muncul adalah suara serak sejak 2 tahun yang

    lalu, sehingga tumor primer diduga berasal dari daerah glotis. Karena secara klinis tidak dijumpaipembesaran kelenjar, maka pasien ini diduga berada pada stadium II (T2, N0, M0).

    2. Seorang wanita dengan usia 21 tahun, datang ke poliklinik THT engan keluhan suara serak satutahun yang lalu. Pada awalnya suara serak hilang timbul dan makin lama dirasakan semakin

    bertambah berat. Pasien tidak mengeluhkan batuk lama dan sesak nafas. Tidak ada keluhan pada

    makan dan minum serta tidak ada penurunan berat badan. Pasien tidak memiliki riwayat sakit

    jantung, tuberkulosis paru, alergi, trauma atau operasi pada leher dan dada. Pasien mengatakan

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    37/58

    tidak suka mengonsumsi kopi, teh atau alkohol serta tidak pernah merokok. Pasien juga

    menyangkal penggunaan suara berlebihan. Sebelumnya pasien mengatakan sejak kecil suaranya

    agak serak dan pasien tidak merasakan kelainan pada kualitas suaranya saat itu. Sebelumnya

    pasien telah berobat ke spesialis THT diberi terapi 3 obat tablet (nama obat tidak diketahui) serta

    pasien diminta untuk istirahat bicara. Namun pasien mengeluhkan tidak ada perbaikan pada

    suaranya, dan suaranya semakin hilang dan pasien dikatakan menderita nodul pita suara. Tidakdidapatkan pembesaran kelenjar getah bening pada leher. Dari hasil pemeriksaan laringoskopi

    tidak langsung tampak massa padat dan putih pada epiglotis, aritenoid sinistra dan 1/3 medial

    plika vokalis dekstra dengan pergerakan kedua plika vokalis normal. Pada pemeriksaan

    laringoskopi serat optik didapatkan gambaran massa putih, padat, tidak mengkilat, berbatas tegas

    dengan permukaan berbenjol-benjol pada epiglotis, aritenoid sinistra dari 2/3 anterior plika

    vokalis dekstra.

    Pilihan jawaban : a. Nodul pita suara

    b. Ca laring

    c. Laringitis tuberkulosis

    d. Polip nasal

    e. Papilomatosis laring

    jawaban : E. Papilomatosis laring

    Pembahasan :

    Dilaporkan satu kasus papilomatosis laring pada perempuan usia 21 tahun yang

    ditegakkan melalui anamnesis, pemeriksaan laringoskopi tidak langsung, laringoskopi serat optik

    dan diagnosis pasti ditegakkan dari operasi hasil biopsi. Papilomatosis laring pada pasien ini

    termasuk ke dalam kasus yang jarang terjadi karena terdapat pada usia dewasa dengan lesi

    multiple dan pada jenis kelamin perempuan. Dari kepustakaan disebutkan bahwa papilomatosis

    laring tipe senilis yaitu muncul pada usia 20-40 tahun biasanya berupa lesi tunggal dan tidak

    bersifat agresif.Pada pasien ini keluhan suara serak telah dirasakan dalam intensitas yang ringan sejak

    kecil meskipun pasien tidak mengeluhkan kelainan pada suaranya saat itu. Kemungkinan

    papilomatosis laing telah muncul pada pasien sejak kecil, tetapi tidak bersifat agresif. Hal ini

    sesuai dengan kepustakaan yang menyebutkan bahwa papilomatosis laring pada dewasa dasepat

    terjadi sejak kecil yang bersifat laten dan teraktivasi bila imunitas tubuh menurun. Gambaran

    papilomatosis laring pada pasien ini ditemukan pada 2/3 anterior plika vokalis, bagian tengah

    epiglotis dan aritenoid. Hal ini tidak sesuai dengan karakteristik lesi pada papilomatosis laring

    tipe senilis berupa lesi tunggal. Gambaran makroskopis papiloma pada pasien ini lebih cenderung

    menyrupai gambaran papilomatosis laring tipe juvenilis, yaitu berupa lesi multiple dan sering

    ditemukan pada plika vokalis, komisura anterior dan epigotis.

    Nama: Nia Rahmawinata

    NIM: 0707101010087

    Status : Orientasi

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    38/58

    Topik Soal UKDI : Tuli Akibat Bising (Noiced Induced Hearing Loss)

    3. Pasien usia 40 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan pendengaran berkurang padakedua telinga. Pasien bekerja pada pabrik baja selama 5 tahun. Pemeriksaan apa yang Anda

    lakukan untuk mengetahui gangguan pendengaran yang dialami pasien tersebut? (UKDI

    2012)

    f. Tes Penalag. Audiometrik nada murnih. Nistagmografii. BERAj. Audiometrik tutur

    Jawaban: A

    Analisa:

    Secara klinis pajanan bising pada organ pendengaran dapat menimbulkan reaksi adaptasi,

    peningkatan ambang dengar sementara (temporary threeshhold shift) dan peningkatan ambang

    dengar menetap (permanent threeshold shift). Diagnosis dapat ditegakkan berdasarkan adanya

    riwayat pekerjaan. Pada kasus terdapat adanya riwayat pekerjaan yang cukup lama yaitu 5 tahun,

    dan hal ini merupakan faktor predisposisi yang mengarah dalam penegakan diagnosis Noiced

    Induced Hearing Loss. Sebagai skrining awal dapat dilakukan tes penala. Pemeriksaan ini

    bersifat kualitatif yang teriri atas Tes Rinne, Tes Weber, Tes Schwabach. Pada umumnya dipakai

    3 jenis penala : 512 Hz, 1024 Hz, 2048 Hz. Jika hanya menggunakan 1 penala, digunakan 512

    Hz.

    4. Pasien laki-laki, usia 37 tahun datang dengan keluhan pendengaran berkurang sejak 2 bulanyang lalu pada kedua telinga namun lebih berat di telinga kiri. Pasien bekerja pada pabrik

    semen selama lebih dari 8 tahun. Pada hasil pemeriksaan didapatkan: (UKDI , 2011)

    Tes Penala Auris Dextra Auris Sinistra

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    39/58

    Rinne - +

    Schwabach Memanjang Memendek

    Weber Lateralisasi ke telinga kanan

    Apa diagnosis pada kasus diatas ?

    f. SNHL Auris Dextrag. SNHL Auris Sinistrah. Trauma Akustiki. Sudden Deafnessj. Presbikusis

    Jawaban: B

    Analisa:

    Pasien dengan keluhan gangguan pendengaran dengan adanya riwayat bising sebelumnya dapat

    dicurigai dengan diagnosis tuli sensorineural. Untuk pemeriksaan sederhana dapat dilakukan

    dengan garpu tala yang terdiri dari 3 jenis pemeriksaan dengan hasil :

    Tes Rinne Tes Weber Tes Schwabach Diagnosis

    Positif Tidak ada lateralisasi Sama dengan Pemeriksa Normal

    Negatif Lateralisasi ke telinga sakit Memanjang Tuli KonduktifPositif Lateralisasi ke telinga sehat Memendek Tuli Sensorineural

    Pada tuli konduktif < 30 dB, Rinne masih bisa positif

    Berdasarkan hasil pemeriksaan pada kasus diatas, maka dapat disimpulkan bahwa pasien

    didiagnosis dengan Sensoryneural Hearing Loss (SNHL) Auris Sinistra.

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    40/58

    Nama: KARLINA

    NIM: 0707101010077

    Status : Remedial

    Topik Soal UKDI : Tuli Mendadak

    3. Seorang laki-laki usia 40 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan penurunanpendengaran yang dirasakan secara tiba-tiba yang dirasakan pada satu sisi telinga. Keluhan

    ini disertai dengan telinga berdenging. Pada pemeriksaan otoskopi tidak dijumpai kelainan

    pada telinga yang sakit. Pada pemeriksaan garpu tala ditemukan Rinne positif Weber

    lateralisasi ke telinga yang sehat, schwabach memendek. Diagnosis untuk kasus di atas

    adalah: (Soal UKDI 2011)

    f. Tuli Mendadakg. Tuli sensorineuralh. Tuli konduktifi. Tuli campuranj. Presbikusis

    Jawaban: A

    Analisa:

    Pada kasus diatas pasien mengeluhkan penurunan pendengaran yang dirasakan secara tiba-tiba

    pada salah satu sisi telinga. Keluhan tersebut merupakan tuli mendadak. Tuli mendadak

    merupakan jenis keluhan sensorineural dan penyebabnya tidak dikteahui. Pada tuli mendadak

    tidka dipengaruhi oleh rentang usia. Dari hasil pemeriksaan otoskopi pada tuli mendadak tidak

    dijumpai kelainan pada telinga yang sakit. Pada tuli mendadak saat pemeriksaan tes penala dapat

    ditemukan tuli sensorineural, karena tuli mendadak mengalami kerusakan terutama di kooklea,

    koklea mengalami iskemia yang disebabkan spasme, thrombosis, atau perdarahan arteri auditive

    interna. Iskemia mengalami degenerasi luas pada sel-sel ganglion stria vaskularis dan ligament

    spiralis.

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    41/58

    4. Pada kasus di atas, maka pemeriksaan penunjang yang dapat dilakukan adalah:f. BERAg. Audiometrih. ENGi. MRI Mastoidj. CT-Scan

    Jawaban: B (Soal UKDI 2011)

    Analisa:

    Pada kasus dapat dilakukan pemeriksaan lanjutan berupa audiometric dengan jenis audiometric

    impedans dan audiometric tutur. Kedua hasil dari pemeriksaan audiometric tersebut adalah

    memberikan kesan tuli sensorineural. Dengan pemeriksaan audiometric maka sudah dapat

    ditegakkan bahwa pasien tersebut mengalami tuli mendadak. Setelah dilakukan pemeriksaan

    audiomtri, untuk memperkuat kecurigaan terhadap tuli mendadak maka dapat dilakukan

    pemeriksaan BERA, ENG dan CT-Scan.

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    42/58

    Nama: Erli Marlina

    NIM: 0807101010135

    Status : Orientasi

    Topik Soal UKDI : OMSK dengan Komplikasi Intrakranial

    3. Seorang laki-laki berusia 18 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan keluar cairandari kedua telinga sejak 3 bulan yang lalu, cairan berwarna kekuningan dan berbau.

    Riwayat bisul di belakang telinga disangkal. Sebelumnya saat os masih kecil, os juga

    pernah mengalami keluhan keluar cairan dari telinga. Selain itu, os juga mengeluhkan

    sakit kepala yang hebat sejak 1 minggu yang lalu. Demam (-), mual (-), muntah (-), muka

    mencong (-), keluhan pendengaran berkurang disangkal. Pada pemeriksaan fisik

    didapatkan keadaan umum: tampak sakit sedang, compos mentis, suhu afebris, dispneu (-

    ), stridor (-), retraksi (-). Pada pemeriksaan THT, AD: liang telinga lapang, jaringan

    graulasi (+), secret purulen, membran timpani perforasi (+) total. AS: liang telinga

    lapang, jaringan granulasi (+), secret (+) purulen, membrane timpani belum dapat dinilai

    seluruhnya.

    Untuk menegakkan diagnosis, pemeriksaan penunjang apa yang paling tepat?

    F. Rontgen kepalaG. CT scan kepalaH. Pungsi lumbalI. EEGJ. Audiometri

    Jawaban: B

    Analisa:

    Dari gejala, keluar cairan dari telinga lebih 2 bulan serta ada riwayat keluar cairan dari telinga

    dan otoskopi adanya membrane timpani perforasi menunjukkan OMSK.

    Keluhan lain: sakit kepala hebat menunjukkan adanya kecurigaan komplikasi intrakranial. Untuk

    menegakkan diagnosis, pemeriksaan penunjang yag paling tepat adalah CT scan kepala. CT scan

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    43/58

    kepala merupakan pemeriksaan penunjang yang memiliki sensitivitas sangat tinggi dalam

    menegakkan komplikasi intrakranial.

    - Rontgen kepala: hanya sebatas menegakkan komplikasi mastoid- Pungsi lumbal: jika dicurigai: jika dicurigai meningitis- EEG: pemeriksaan untuk melihat aktivitas listrik, tidak ada kaitan dalam soal ini- Audiometri: untuk menilai jenis dan derajat tuli. Dalam soal ini keluhan pendengaran

    berkurang disangkal.

    4. Seorang anak perempuan berusia 8 tahun dibawa ke IGD dengan keluhan nyeri telingakiri yang menjalar ke leher sejak 2 minggu, disertai dengan keluhan demam, pusing

    berputar, nyeri kepala, mual , muntah, koma, setiap membuka mata.keluhan lain yang

    dirasakan pasien yaitu keluar cairan telinga, berkurangnya pendengaran telinga kiri,

    disertai telinga berdenging. Tiga bulan yang lalu pasien juga mengeluh nyeri pada telinga

    kiri serta ada riwayat keluar cairan telinga. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kondisi

    umum saat masuk IGD dengan penurunan kesadaran, GCS 14, dan suhu 380C. pada

    pemeriksaan otoskopi , telinga AD dalam batas normal, retroaurikular dextra dalam batas

    normal, AS: liang tlinga lapang, secret (+), mukopurulen, membrane timpani perforasi

    total. Retroaurikular sinistra dalam batas normal. Pada hidung dan tenggorok tidak

    ditemukan kelainan. Pemeriksaan neurologi ditemukan tanda rangsang menngeal berupa

    kaku kuduk (+) kemungkinan diagnosis yang paling tepat untuk kasus ini adalah:

    f. Otitis Media Akut dengan komplikasi mastoiditisg. Otitis Media Akut dengan komplikasi abses subperiostealh. OMSK dengan komplikasi mastoiditisi. OMSK dengan komplikasi abses subperiostealj. OMSK dengan komplikasi meningitisJawaban : E

    Analisa :

    A dan B bukan jawaban dari kasus tersebut karena adanya riwayat keluar cairan lebih dari 3

    bulan yang lalu. Pilihan jawaban C tidak tepat karena tidak terdapat pembengkakan

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    44/58

    retroaurikular, otorea, dan nyeri di belakang telinga. Pilihan D juga tidak tepat karena ada tanda

    kaku kuduk. E merupakan jawaban yang tepat karena adanya keluhan nyeri kepala, mual,

    muntah, dan kaku kuduk

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    45/58

    Nama : Fadhilah Rahmi

    Nim : 0807101010093

    Topik soal UKDI : Trauma Akustik

    3. Seorang pasien mengeluhkan penurunan pendengaran setelah mendengar suara petasan.Dilakukan pemeriksaan otoskop didapatkan gambaran normal. Hasil pemeriksaan

    audiometri pada pasien ini akan diperoleh ?

    f. Hantaran udara dan tulng < 25 dBg. Hantaran udara dan tulang > 25 dB tanpa gaph. Hantaran udara < 25 db tulang > 25 dbi. Hantaran udara > 25 db tulang < 25 dbj. Hantaran tulang dan udara > 25 db dengan gap

    Jawaban : B (UKDI 2012)

    Analisa kasus:

    Os datang setelah mendengar bunyi petasan. Petasan merupakan salah satu sumber

    trauma akustik. Trauma akustik merupakan pemaparan tunggal dan intensitas bunyi yang sangat

    tinggi dan terjadi secara tiba-tiba. Petassan disini dapat menyebabkan kerusan sel rambut di

    dalam koklea. Ini merupakan criteria dari tuli sensorineural. Pada hasil audiometric tuli

    sensorineural didapatkan AC dan BC > 25 db dan tidak ada air-bone gap. Pada tuli konduksi AC

    > 25db, BC < 25 db dan terdapat air-bone gap. Tuli campuran AC dan BC > 25 db dan ada air-

    bone gap.

    4. Seorang pasien datang dengan keluhan penurunan kesadaran yang dialami setelahmendengar letupan senjata. Sejak saat itu telinga kanan pasien tidak bisa mendengar. Tes

    penala didapatkan Rinne test positif pada kedua telinga , schwabach memendek di telinga

    kanan, telinga kiri sama dengan pemeriksa, tes webber dengan hasil lateralisasi ke telinga

    kiri. Hasil pemeriksaan audiometric nada murni didapatkan tuli berat pada telinga kanan,

    dan telinga kiri normal. Jenis tuli pada kasus ini adalah:

    f. Tuli konduktifg. Tuli campuran

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    46/58

    h. Tuli sensorineurali. Tuli congenitalj. Tuli hantaranJaawaban : C

    Analisa Kasus:

    Trauma akustik : bunyi intensitas sangat tinggi terjadi secara mendadak. Sumber bunyi

    pada kasus ini adalah letupan senjata. Tuli sensorineural terjadi karena adanya gangguan

    pada koklea atau retrokoklea. Hal ini terjadi trauma akustik yang merusak sel-sel rambut

    (gangguan pada koklea). Tuli konduksi terjadi gangguan/kelainan pada telinga luar dan

    tengah misalnya karena sumbatan serumen, otitis media, osteoma dsb. Tuli campuran

    adanya gangguan pada telinga luar atau tengah dan dalam. Tuli congenital yaitu

    gangguan pendengaran yang timbul sejak saat lahir.

    Tes Penala

    Tuli konduksi : rinne test (-) webber test lateralisasi ke telinga yang sakit, swabach test

    memanjang. Tuli sensorineural : rinne test (+) webber test lateralisasi ke telinga yang

    sehat, swabach test memendek. Normal: Rinne test (+) webber test tidak ada lateralisasi,

    swabach sama dengan pemeriksa.

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    47/58

    NAMA : NASRIZARNI

    SOAL CBT : VERTIGO

    4. Seorang wanita, 45 tahun, datang berobat ke poli THT dengan keluhan rasa pusing berputarsejak 2 minggu yang lalu. Menurut pasien, rasa pusing berputar muncul saat pasien mengubah

    posisi kepala ke arah kanan atau ke kiri. Keluhan pusing berputar tidak muncul secara tiba-tiba.

    Pasien juga mengeluh rasa mual dan badan terasa lemas.

    Apakah diagnosa penyakit pasien tsb?

    k. Vertigo spontanl. Vertigo posisim. Vertigo kalorin. Vertigo unilateralo. Vertigo bilateralSumber: Soal UKDI FK Universitas Sriwijaya 2008

    Jawaban : B

    Vertigo adalah perasaan berputar. Sesuai kejadiannya, vertigo ada beberapa macam yaitu,

    vertigo spontan, vertigo posisi, dan vertigo kalori.

    Vertigo spontan timbul tanpa pemberian rangsangan. Rangsangan timbul dari penyakitnya

    sendiri, misalnya pada penyakit Meniere oleh sebab tekanan endolimfa yang meninggi.

    Vertigo posisi disebabkan oleh perubahan posisi kepala. Vertigo timbul disebabkan oleh

    perangsangan pada kupula kanalis semi sirkularis oleh debris atau pada kelainan servikal. (FK UI,

    2010)

    5. Seorang pasien, laki-laki usia 65 tahun, datang ke poli THT dengan keluhan pusing berputar,pasien juga mengeluh mual dan tidak bisa berdiri tegak. Saat pemeriksaan fisik, dokter

    melakukan suatu pemeriksaan untuk menilai fungsi keseimbangan terhadap pasien. Awalnya

    pasien diminta berdiri, kemudian pasien diminta berjalan di tempat sebanyak 50 langkah.

    Setelah beberapa saat, pasien berubah posisi melebihi jarak 1 meter dari tempat semula danbadan berputar lebih dari 30.

    Jenis pemeriksaan apakah yang dilakukan oleh dokter terhadap pasien tsb?

    k. Uji Romberg (+)l. Stepping test (+)m. Past Pointing test (+)n. Posturografi (+)o. Elektronistagmografi (+)

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    48/58

    Sumber: Soal UKDI FK Universitas Sriwijaya 2008

    Jawaban : B

    Stepping test merupakan salah satu uji fungsi keseimbangan dengan cara pasien disuruh berdiri,

    lalu berjalan di tempat sebanyak 50 langkah dan akan dikatakan positif ada kelainan bila

    beberapa saat kemudian akan terjadi perubahan tempat lebih dari 1 meter dan badan berputar

    lebih dari 30.

    Romberg test pasien berdiri dan lengan dilipat serta mata ditutup. Orang normal dapat

    berdiri lebih dari 30 detik

    Past Pointing test dengan merentangkan tangan diangkat tinggi, kemudian telunjuk

    menyentuh telunjuk yang lain dengan mata tertutup. Ini untuk menilai fungsi serebelum.

    Posturografipemeriksaannya menggunakan alat (Force platform, komputer graficoder, busa

    dgn ketebalan 10 cm, dan disket data). Ini adalah pemeriksaan keseimbangan secara objektif

    Elektronistagmografiini adalah pemeriksaan pada nistagmus, memonitor gerakan bola mata,

    sehingga dapat mudah dikenal gerakan nistagmus fase lambat dan fase cepat. ( FK UI 2010)

    SUMBER: BUKU THT FKUI

    Soal UKDI Ready 2011 tentang Stridor

    3. Seoranganakmengeluhnapasnyaberbunyi. Iamengorokdannapasnyaberbau. Pemeriksaanyang diperlukanuntukmenegakkan diagnosis adalahf. Rhinoskopi anteriorg. Rhinoskopi posteriorh. Laringoskopidireki. Laringoskopiindirekj. Endoskopi

    4. Seorangbayiperempuanberusia 8 bulanmasuk IGD karenasesaknapassejak 3 hari yanglalu, stridor saatinspirasi, danretraksiringan di suprasternal.

    Sesakberkurangbilapenderitatidur miring ataumemakaibantal. Tidakadafebris,

    tidakdisertaigangguanmakanatauminum.

    Pemeriksaanradiologispadajaringanlunaklehermemperlihatkanpenyempitan di

    daerahlaring. Keluhansepertiinisudahdirasakansejak 2 bulan yang lalu,

    tetapisembuhsendiri.

    Pemeriksaanpenunjanguntukkasusiniadalah

    f. Nasoendoskopig. Rhinoskopi posterior

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    49/58

    h. Rontgen torakApdanLati. Laringoskopij. Esofagoskopi

    Pembahasan :

    3. Jawabaan : DKeluhannapasberbunyidanmengorokmenunjukkanadanyasumbatanpadalaring.Napasberb

    aumungkinditimbulkanoleh proses inflamasipadalaring. Dengandemikian, pemeriksaan

    yang perludilakukanuntukmelihatlaring yang

    dapatdilakukanolehdokterumumadalahlaringoskopiindirek.

    4. Jawaban : DGejalanapasberbunyi (stridor), tandasumbatanjalannapas (retraksi suprasternal,

    epigastrium, interkostal,atausupraklavikular), tanpaadanyademamdangangguanmakan,

    merupakantandadangejaladarilaringomalasia.Laringomalasiamerupakankelainankongenital yang

    seringterjadipadaanak.Dengandemikian,untukmemeriksalaring,

    kitaharusmelakukanlaringoskopi.

    Seorang anak laki-laki umur 7 tahun, datang dengan keluhan telinga terasa penuh selama 1 minggu

    selama 1 tahun ini, sering bersin-bersin, meler. Pada pemeriksaan otoskopi di dapatkan secret yang

    kental, apa diagnosis pada pasien tersebut ? Soal UKDI 2012

    F. Otitis media akutG. Mastoiditis KronisH. Otitis Media EfusiI. Otitis Media KronisJ. Mastoiditis Akut

    Kunci jawaban : C

    Pembahasan : Pada Pasien ini menderita sering bersin-bersin, meler yang merupakan tanda dari

    rhinitis alergi. Dimana faktor penyebab dari otitis media efusi adalah adenoid hipertrofi,

    sumbing palatum, sinusitis dan rhinitis. Gejala dari otitis media efusi terdapat cairan di telinga

    tengah dengan sekret yang kental hal ini sendiri akan menyebabkan si anak mengatakan telinga

    terasa penuh

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    50/58

    Seorang anak laki-laki usia 6 tahun datang ke klinik di temani ibunya dengan keluhan nyeri

    telinga kanan, telinga terasa tersumbat, demam, lemah tidak ada nafsu makan. Dari

    pemeriksaan otoskopi di dapatkan mebran timpani merah dan menonjol dan tidak ada

    perforasi. Diagnosis yang tepat untuk peyakit diatas adalah ? Soal UKDI 2013

    F. Otitis Media KronikG. Otitis Eksterna DifusH. Otitis Media Serosa AkutI. FurunkelJ. Miringitis

    Kunci Jawaban : C

    Pembahasan : gejala yang menonjol pada otitis media serosa akut biasanya pendengaran

    berkurang, telinga terasa tersumbat atau suara terdengar lebih nyaring, kadang-kadang

    terasa seperti ada cairan yang bergerak di dalam telinga pada saat posisi kepala berubah.

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    51/58

    NAMA : LISATIN ZIKRA

    NIM: 0907101050070

    SOAL CBT : MIMISAN

    1. Seorang laki-laki usia 17 tahun datang ke RS dengan keluhan hidung tersumbat danperdarahan hidung berulang sejak berusia 13 tahun. Pada pemeriksaan rhinoskopi

    anterior terlihat massa tumor dengan konsistensi kenyal, berwarna putih keabu-abuan dan

    pada pemeriksaan radiologi: ditemukan massa jaringan lunak dinasofaring yang menonjol

    di rongga hidung. Dari hasil pemeriksaan di atas, diagnosis yang tepat untuk pasien ini

    adalah:

    a. Polip nasalb. Ensefalokelc. Antrokoanal polipd. Karsinoma nasofaringe. Angiofibroma nasofaring juvvenille

    Sumber: Soal UKDI ask the master 2012

    Jawaban : E

    Gejala yang paling sering ditemukan pada pada angiofibroma nasofaring juvenile adalah

    hidung tersumbat yang progresif dan epistasis berulang yang masif seperti dipaparkan pada

    soal diatas pasien mengalami hal tersebut selama lebih kurang 4 tahun . pada pemeriksaan

    rinoskopi anterior juga ditemukan massa tumor yang konsisitensi nya kenyal yang warna nya

    bisa bervariasi dari abu-abu sampai merah muda. Diagnosis juga dapat lebih dipastikan

    dengan adanya hasil radiologi yaitu massa jaringan lunak pada nasofaring serta usia yang

    masih belia.

    2. Seorang laki-laki berusia 30 tahun, datang dengan keluhan adanya benjolan di lehersebelah kanan sebesar bola tenis. Keluhan diawali hidung tersumbat kemudian telinga

    kanan terasa tersumbat, mimisan dan sering terdesak saat makan dan minum. Keluhan

    disertai penurunan berat badan yang drastic dalam satu bulan terakhir. Pada pemeriksaan

    fisik didapatkan massa dengan konsistensi kenyal di leher. Pada pemeriksaan radiologi

    didapatkan massa pada jaringan lunak di daerah nasofaring. Lokasi yang paling seringterjadi pada penyakit tersebut adalah:

    a. Fossa rosenmullerb. Dinding lateral nasofaringc. Dinding anterior nasofaringd. Atap nasofaring

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    52/58

    e. Dasar nasofaringSumber: (kumpulan soal UKDI Unsyiah, 2013)

    Jawaban: A

    Pembahasan:

    Berdasarkan keluhan dan hasil pemeriksaan fisik serta radiologi, kemungkinana diagnosis

    pasien ini karsinoma nasofaring. Seringkali penyakit ini terlambat di diagnose sehingg

    amenyebabkan metastase ke leher sehingga lebih sering ditemukan massa pada leher sebagai

    keluhan utama dan penyebab pasien datang ke dokter. lokasi paling terjadi pada tumor ini adalah

    fossa Rosenmuller pada nasofaring yang merupakan daerah transisional dimana epitel kuboid

    berubah menjadi epitel skuamosa. Gejala pada kakner nasofaring ini dapat dibagi menjadi 4

    kelompok yaitu berupa gejala nasofaring, telinga, mata, saraf serta metastasis atau gejala dileher.

    Alfina Ayyu Rachmah

    0807101050012

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    53/58

    Soal CBT-UKDI

    3. Seorang laki-laki berusia 28 tahun datang ke tempat praktik dokter dengan keluhan utamaserak. Keluhan disertai dengan sakit menelan (odinofagia). Dari tanda vital didapatkan

    TD:120/80 mmhg, nadi 80 kali/menit, frekuensi napas 18 kali/menit, dan suhu 36 derajat

    celcius. Pada pemeriksaan fisik tampak tonsil tertutup selaput putih kemerahan unilateral.Diagnosis yang paling mungkin adalahB

    f. Difteri tonsilg. Pharingitis lueticah. Plaut vincenti. Tonsilitis tbj. Karsinoma tonsil

    Pembahasan: treponema palidum dapat menimbulkan infeksi di daerah faring. Gambaran

    klinis faringitis luetica tergantung stadium penyakit primer, skunder, atau tertier.

    Std. Primer: kelainan ini pada lidah, palatum mole, tonsil,dan dinding posterior

    faringberbentuk bercak keputihan. Bila infeksi terus berlangsungmaka timbululkus pada

    daerah faring yang tidak nyeri. Selain itu didapatkan pembesaran kelenjar mandibula yang

    tidak nyeri tekan

    Std. Sekunder: terdapat eritem pada dinding faring yang menjalar ke arah laring

    Std. Tertier: terdapat guma. Predileksinya pada tonsil dan palatum, jarang pada dinding

    posterior faring.

    4. Seorang laki-laki berusia 65 tahun datang ke dokter mengeluh suara serak sejak 5 bulanyang lalu. Semakin lama ia merasa agak sesak. Kadang-kadang batuk tidak berdarah sertatidak ada batuk kronis. Foto thoraks 1 bulan yg lalu normal. Trauma leher (-) riwayat operasi

    leher (-) pembesaran kelenjar gondok (-) perdarahan hidung (-) dan sakit kepala (-). Terdapat

    benjolan level III di leher, berdiameter 4 cm, semi mobile dan tidak sakit. Riwayat merokok

    sebungkus/hari selama 30 tahun. Laringoskopi direk tampak massa merah rapuh pada pita

    suara asli kiri berdiameter 1,2 cm, dan pita suara tidak bergerak. Diagnosis yang paling tepat

    adalah D

    f. Polip pita suarag. Keganasan pita suarah. Vocal cord nodulei. Papiloma laringj. GranulomaPembahasan: gejala papiloma laring yang utama adalah suara parau. Kadang terdapat batuk.

    Apabila papiloma telah menutup rima glotis maka timbul sesak napas dengan stridor. Tumor

    dapat timbul pada pita suara bagian anterior atau daerah subglotis dan pada plika

    ventrikularis atau aritenoid. Secara makroskopis seperti buah murbei, berwarna putih kelabu

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    54/58

    atau kadang-kadang kemerahan. Jaringan tumor ini sangat rapuh. Sering tumbuh lagi setelah

    diangkat karenanya operasi pengangkatan harus dilakukan berulang-ulang.

    Nama : Annisa Sarindah

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    55/58

    Nim : 0807101010195

    Soal CBT : tersedak

    3. Wanita usia 17 tahun, kesulitan bernapas karena tersedak makan bakso. Pasien sadar dansulit bicara. Sudah dicoba untuk mengeluarkan bakso namun gagal. Penanganan

    selanjutnya :

    f. Menelpon rumah sakit terdekatg. Membawa ke IGDh. Memberi napas mouth to mouthi. Melakukan trakeostomij. Melakukan torakotomi

    Jawaban : D

    Pembahasan :

    Trakeostomi adalah suatu tindakan dengan membuka dinding depan trakea untuk

    mempertahankan jalan napas agar udara dapat masuk ke paru paru dan memintas jalan napas

    bagian atas.

    Indikasi trakeostomi :

    - Mengatasi obstruksi jalan napas atas seperti laring- Untuk mengambil benda asing dari subglotik apabila tidak mempunyai fasilitas untuk

    bronkoskopi

    - Cedera pada leher dan wajah- Hilangnya reflex laring dan ketidakmampuan untuk menelan sehingga mengakibatkan resiko

    tinggi terjadinya aspirasi.

    4. Seorang anak usia 2,5 tahun diantar ibunya datang ke poliklinik THT-KL dengan keluhansesak nafas sejak 1 hari lalu. Menurut ibunya sesak terjadi setelah penderita tersedak saat

    makan kacang tanah rebus, disertai batuk-batuk, bibir kebiruan, muntah makanan + satu

    kali. Pemeriksaan fisik: pernafasan cepat, sianosis -, stridor bifasik, retaksi suprasternal,

    interkostal dan epigastrium +, suhu 38 C Auskultasi : BBS kanan menurun dibanding

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    56/58

    kiri, ronki +, wheezing - Toraks foto: tampak atelektasi di lobus kanan bawah. Gambaran

    klasik aspirasi benda asing pada anak adalah?

    f. Tersedak yang diikuti batukg. Sesak nafash. Sianosisi. Bersinj. A B dan C benar

    Jawaban : E

    Pembahasan :

    Gambaran klasik aspirasi benda asing pada anak adalah tersedak tiba-tiba diikuti batuk,

    sesak nafas, penurunan bunyi nafas dan sering diikuti oleh sianosis perioral sementara. Diagnosis

    aspirasi benda asing yang tepat waktu akan menghindari anak dari risiko komplikasi awal dan

    lambat, seperti asfiksia, pneumonia, atelektasis atau bronkiektasis. Gejala klinis aspirasi benda

    asing pada anak tergantung pada jenis benda asing, tempat tersangkutnya, derajat obstruksi

    lumen jalan nafas dan rentang waktu antara aspirasi dan evaluasi. Gejala dan tanda aspirasi

    benda asing dapat dilihat dalam tiga tahap, yaitu episode tersedak yang akut, diikuti batuk-batuk

    keras dan sesak nafas sampai obstruksi jalan nafas komplit, kedua; episode asimptomatik, ketika

    benda asing tersangkut dan reflek pernafasan melemah, sehingga diagnosis terlambat ditegakkan,

    fase ini sangat bervariasi, tergantung dari lokasi, derajat obstruksi dan reaksi lokal yang terjadi

    dan terakhir, komplikasi benda asing di jalan nafas.

    Nama : Yasser Adi Putra NIM : 0607101010031

    1. Pasien laki laki 25 tahun datang ke dokter dengan keluhan keluar sekretmukopurulen dari telinga kanan sejak 3 bulan yang lalu. Pasien jugamegeluhkan ada benjolan di belakang telinga dan terasa nyeri Saat dilakukan

    pemeriksaan didapatkan perforasi membran timpani marginal dan benjolan

    retroaurikular deksrta, kemerahan, dan nyeri bila ditekan Apa diagnosis yangtepat pada pasien di atas?

    a. OMA stadium supuratif dengan abses subperiostealb. OMSK tipe benigna AD dengan abses subperiosteal

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    57/58

    c. OMSK tipe maligna dengan abses subperiosteald. OMA stadium perforasi dengan abses subperiosteal2. Terapi yang tepat untuk kasus diatas adalah :a. Insisi abses dan pemberian obat tetes telinga yang mengandung antibiotikdan kortikosteroidb. Insisi abses yang dilanjutkan dengan mastoidektomic. Mastoidekstomi segera tanpa perlu insisi abses sebelumnyad. Cukup dengan pemberian obat tetes telinga yang mengandung antibiotic dan

    kortikosteroid.

    Pembahasan :

    a. OMSK merupakan infeksi kronis (lebih dari 2 bulan) di telinga tengahdengan perforasi membran timpani dan secret yang keluar dari telinga

    tengah terus menerus atau hilang timbul.

    OMSKdibagi ats 2 jenis : tipe benigna dan maligna. Proses peradangan

    pada OMSK tipe benigna terbatas pada mukosa saja, sedangkan pada tipe

    maligna sampai mengenai tulang.

    Perforasi pada omsk tipe benigna biasanya terletak di sentral, sedangkan

    pada OMSK tipe maligna letaknya di marginal atau atik.

    Salah satu komplikasi OMSK adalah abses subperiosteal, dimana proses

    peradangan menyebar sampai ke periosteum dan menimbulkan abses.

    b. Prinsip terapi OMSK tipe maligna adalah pembedahan yaitumastoidektomidengan atau tampa timpanoplasty. Bila terdapat abses

    subperiosteal retroaurikuler, maka insisi abses sebaiknya dilakukan

    tersendiri sebelum kemudian dilakukan mastoidektomi.

    Nama : Miftah Fariz NIM : 0707101010109

    1. Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke unit gawat darurat dengankeluhan keluar darah dari hidung sejak 3 hari yang lalu. Riwayat trauma

    (-). Keluhan ini disertai rasa nyeri pada bagian kepala yang hilang

    timbul., demam (-), pusing (+). Pada pemeriksaan ditemukan kedua

    hidung berdarah, konka hiperemis. TD : 110/70 mmHg. Diagnosisnya

    adalah :

  • 5/26/2018 Soal Ukdi Tht

    58/58

    a. Benda asing a.r cavum nasi sinistrab. Epistaksis anteriorc. Epistaksis posteriord. Ca nasale. Ca nasofaring

    2. Seorang laki-laki berusia 63 tahun datang ke unit gawat darurat dengankeluhan keluar darah dari kedua hidung secara tiba-tiba. Dari hasil

    pemeriksaan fisik didapatkan TD : 170/100 mmHg. Apa kemungkina

    penyebab pada kasus di ats ?

    a. Kelainan septumb. Traumac. Hipertensid. Leukemiae. Ca nasofaring

    Pembahasan :

    1. Epistaksis atau perdarahan dari hidung banyak dijumpai sehari-hari baikpada anak-anak maupun dewasa. Kebanyakan epistaksis ringan dan dapat

    berhenti sendiri tanpa memerlukan bantuan medis, tetapi epistaksis berat,

    walaupun jarang merupakan masalah kegawatdaruratan yang dapt\atberakibat fatal bila tidak segera ditangani.

    2. Epistaksis dapat disebabkan oleh beberapa factor, diantaranya : trauma,tumor, kelianan darah, penyakit kardiovaskuler, kelainan anatomi. Pada

    kasus diatas, penyebab epistaksis adalah penyakit kardiovaskuler

    (hipertensi). Hipertensi dan kelainan pembuluh darah seperti yang terjadi

    pada aterosklerosis, nefritis kronik, sirosis hepatis, dan DM dapat

    menyebabkan epistaksis.