jurnal siap print

Download Jurnal Siap Print

Post on 09-Feb-2016

132 views

Category:

Documents

7 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Disusun oleh Kelompok 8 :

Billy Wijaya110.2008.054Riska Heryanti110.2006.228M. Rifki Adli110.2008.142Alia Kusuma Rachman110.2008.274Rizkita dila Fathmi110.2008.223M. Yusuf P 110.2005.169

Pembimbing :Dr. Sugma Agung Purbowo, MARS

KEPANITERAAN KEDOKTERAN KELUARGA BAGIAN ILMU KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI JAKARTA 2013

BAB IPANDANGAN KEDOKTERAN KELUARGA YANG BERORIENTASI PELAYANAN KESEHATAN TINGKAT PERTAMA

TANTANGAN DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATANTantangan universal pemberian layanan kesehatan dalam sistem pelayanan kesehatan adalah hasil dari impian dan perjuangan yang ada. impian adalah keinginan yang berbeda dari para pemelik dana, pembuat kebijakan, tenaga profesional kesehatan, institusi kesehatan, manajer pelayanan kesehatan, dan komunitas dalam mencapai tujuan subsistem mereka dalam kualitas dan kesetaraan di setiap perpektif pemelik dana.kenyataan adalah bahwa sistem seperti itu tidak akan dapat berlanjut. Hasil semetara sudah diketahui dengan baik : anggaran yang terbatas. Peningkatan jumlah biaya yang cepat karena tingginya beban penyakit yang tidak dapat dicegah, tidak seimbangnya distribusi sumber daya antara kebutuhan dan keinginan, pemberian pelayan yang tidak efisien karena pemegang dana yang berbeda bekerja mengarah pada optimum subsistem. Kenyataan adalah kebutuhan akan relevansi dan kefektifan biaya. Solusi adalah keseimbangan yang dibutuhkan antara kualitas dan kesetaraan pada satu pihak dan relevansi dan keefektifan biaya pada pihak lain.Berbagai variasi model sudah diperkenalkan untuk mancapai keseimbangan -1978 deklarasi alma ata: pelayanan kesehatan dasar untuk semua ( WHO 1978), meningkatkan sistem kesehatan : peran dari kedokteran keluarga ( WHO eropa, 1998), dan visi kedokteran keluarga WHO-WONCA(WHO-WONCA working paper,1994). Untuk beberapa kelanjutan, beberapa keseimbangan kesetaraan sudah dicapai.Tidak adaya kesatuan untuk kesehatan sekarang tampaknya menjadi landasan bahwa beberapa pemegang dana pada pemberian pelayanan kesehatan butuh diatasi. Sebuah kesatuan berdasarkan visi umum dibutuhkan. Hal ini mengarahkan WHO dan WONCA bekerja sama dalam mencapai persatuan untuk kesehatan dalam projek WHO-WONCA TUFH (toward unity for health) di seluruh dunia. Dalam projek ini dokter layan primer memilki sebuah peranan dalam menjembatani perbedaan pemilki dana untuk bekerja menuju visi umum untuk pemberian lpelayanan kesehatan.

KEBUTUHAN BERTEMU MASYARAKATApa yang dibutuhkan masyarakat dari penyampaian sistem pelayanan kesehatan sudah diatasi pada lembar kerja WHO-WONCA, membuat praktek kedokteran dan edukasi lebih relevan terhadap kebutuhan masyarakat : kontribusi dari dokter keluarga, hasil dari 1994 ontario, konferensi kanada dan kemudian oleh WHO eropa 1998 dalam lembar kerjanya kerangka kerja untuk perkembangan dari dokter keluargaKedoktran keluarga, melalui sifat kerjanya dan nilai intinya, dapat membantu sistem kesehatan dalam mencapai kebutuhan masyarakat yang terdiri dari Mengatasi masalah kesehatan umum Meningkatkan akses pelayanan dan kesetaraan Mengintegrasikan pencegahan dengan pelayanan, fisik dam fisiologi, penyakit akut dan kronik Pelayanan kolaborasi dan pelayanan koordinasi dengan tim pelayanan kesehatan secara lebih efisien dan secara efektif biaya Mengintergrasikan pelayanan kesehatan, keluarga dan komunitas

APAKAH KEDOKTERAN KELUARGA SOLUSINYA ?Kedokteran keluarga adalah jembatan dan bukan solusi. 1994 ontaro, lembar konferensi kanada yang awalnya sudah dikatakan menyatakan ini :Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, perubahan fundamental harus terjadi pada sistem pelayanan kesehatan, pada tenaga kerja profesional kesehatan dan di sekolah kedokteran dan institute pendidikan lainnya. Dokter keluarga seharusnya memilki peran sentral dalam pencapaian kualitas, efektif biaya, dan kesetaraan pada sistem pelayanan kesehatan.Dokter keluarga adalahpenghubung yang baik antara pelayan rumah sakit dan kesehatan masyarakat; dia dapat membantu menghemat biaya melalui menjadi dokter bintang lima, sebuah model yang di konsepsisasi oleh dokter Charles boelen, staf WHO yang sekarang sudah menjadi konsultan pelayanan kesehatan. Dokter bintang lima adalah dokter yang memenuhi criteria berikut : Care provider Decision maker Communicator Community leader Manager of healthcare resources

Bagaimana bisa dokter keluarga dapat membantu menekan biaya? Beberapa contoh mengilustrasikan kemungkinannya : Terapi untuk masalah akut secara tepat waktu dan secara tepat, membuat sesuatu menjadi benar pada saat pertama kali- khususnya pada anak anak dan pada usia tua- menhambat kematian dan kecacatan Mendukung gaya hidup yang tepat untuk mengendalikan penyakit kronik akan mengurangi bebabn penyakit dan benar benar akan menghemat biaya individu, keluarga, komunitas, dan Negara. Diet, olahraga, dan pengendalian berat badan bersama hal tersebut dapat mencegah atau mengurangi prevalensi hipertensi, penyakit jantung, diabetes mellitus, hiperlipidemia dan penurunan konsekuensi stroke, penyakit jantung dan komplikasi jagka panjang diabetes melitus. Merokok- konsekuensi respirasi dari penyakit paru obstruktif menahun, kanker paru paru dan penyakit jantung iskemik dapat dicegah atau diturunkan. Kebiasaan sexual infeksi yang disebarkan melalui hubungan sex meliputi AIDS dapat dicegah.

MAKING THINGS WORK-TOWARD UNITY FOR HEALTHBagaimana bekerja menuju persatuan untuk kesehatan dapat terwujud? Visi umum penurunan beban penyakit, dan peningkatan kesehatan akan menempatkan anggaran pelayanan kesehatan untuk mencapai dampak yang besar terhadap status kesehatan. Aktivitas diantara para pemegang dana tidak akan dipisahkan. Akan ada pelayanan diri sendiri oleh pasien yang termotivasi untuk menjaga mereka tetap sehat dan mencegah penggunaan yang tidak seharusnya dari sumber daya kesehatan.

CLOSING THE FINANCIAL GAP-A 6 STRATEGY ROADMAPMenutup jurang pemisah financial seharusnya berorientasi sistem. Terdapat 6 strategi yang harus dipikirkan dan diimplementasikan secara paralel.

Menyatukan visi strategi 1 Bekerja menuju persatuan untuk kesehatan : bekerja sama untuk kepentingan semua pemegang dana. Butuh untuk pertemuan dan diskusi pada bagaimana persatuan untuk kesehatan dapat dicapai. Bekerja menuju tingkat pelayanan kesehatan pelayanan pribadi, pelayanan primer, dan pelayan rumah sakit.

Menetukan standard kualitas strategi 2 Pengendalian biaya tanpa hasil standard dalam kualitas. Member perhatian terhadap standard outcome.

Mengurangi pengeluaran yang tidak diperlukan strategi 3 Langkah pertama yang termudah untuk mengurangi pengeluaran adalah mengurangi variasii pelayanan- tentukan praktek yang terbaik sesuai dengan standard yang ada. Bekerja menuju standardisisasi pelayanan dengan petunjuk pedoman. Butuh dukungan dari semua dokter pelayanan kesehatan primer, spesialis, dan pasien. Biaya penuh atau biaya dampingan oleh pengguna untuk pengeluaran yang tidak esensial adalah tindakan pengendalian biaya yang baik- butuh dukungan politik untuk meimplementasikan ini.

Pelatihan strategi 4 Latih semua pemegang dana dalam peran persatuan mereka pada sistem pelayanan kesehatan. Bagaimana bisa mereka dapat berkontribusi secara baik untuk menutup jurang pemisah financial seharusnya menjadi visi umum.

Tanggapi setiap orang secara adil strategi 5 Pembiayaan yang buruk hasilnya berupa cutting corner ini adalah alasan yang terbesar akan gagalnya penyampaian sistem pelayanan kesehatan Pembayaran tidak harus selalu dalam dolar dan cent. Penghargaan dan dukungan yang timbal balik untuk tujuan dalam mrngurangi kesenjangan finansial dalam sistem pelayanan kesehatan adalah dorongan yang kuat sebagai kewajaran.

Dana yang memadai untuk pelayanan kesehatan dan pencegahan mempunyai manfaat yang besar dalam penghematan yang tidak pernah benar-benar dipahami atau tidak pernah diimplementasikan karena kurangnya kehendak politis. Biaya premium atau konsultasi harus adekuat hanya kemudian mendapatkan biaya yang tidak terlihat untuk dapat dikontrol misalnya penyerahan yang tidak dibutuhkan, perawatan yang tidak lengkap, keengganan untuk menggunakan obat esensial. Biaya premium atau konsultasi harus adekuat hanya kemudian keuntungan optimal dari dokter umum disadari Pencegahan harus mempunyai biaya yang adekuat untuk pelatihan dan implementasi dari pasien dan dokter ini tidak gratis untuk sistem pelayanan kesehatan. Dan ini investasi berharga untuk sistem pelayanan kesehatan dalam perjalanan pendek, sedang, dan panjang.

Sistem finansial untuk dokter pelayanan primerPertimbangan penting untuk sistem pelayanan yang dikelola adalah : Biaya konsultasi adekuat untuk sebuah kunjungan. Jumlah per tahun yang akan tergantung pada jenis kelamin dan usia. Obat pada biaya plus 15 %.Beberapa formula yang dikelola adalah : Kondisi akut = [(Konsultasi + obat-obatan + injeksi) X kunjungan per tahun]/12 per bulan misalnya di Singapur NTUC membayar [$20 + $5 + 2]X6/12 = $ 13.50 per kepala/tahun. Kondisi kronik = [(Konsultasi X rata-rata 4 kunjungan ekstra satu tahun) + (biaya obat-obatan ditambah 15% X 12 bulan)]/12 per bulan.Misalnya di Singapur NTUC membayar ([$20 X 4] + [obat-obatan pada biaya ditambah 15% X 12 bulan])/12 per bulan.

Sistem pembayaran untuk dokter pelayanan primer dapat menjadi metode yang bervariasi tergantung pada faktor setempat dan pengaturan. Contoh melalui sistem pelayanan yang dikelola dapat berupa : Pembayaran satu kali untuk kondisi yang lebih berat membutuhkan pengobatan lini kedua contoh, Augmentin untuk selulitis yang lebih berat. Prosedur minor biaya yang berstandarisasi akan membantu mengurangi variasi biaya. Biaya-untuk-pelayanan ini membutuhkan dukungan dari penyedia layanan kesehatan tidak untuk memperkenalkan kunjungan yang tidak penting atau tidak rela untuk membebankan kunjungan dimana pasien diikuti demi keamanan (harus ada pokok sosial dalam kom