4_aset tetap ss

of 83/83
10/25/22 1

Post on 15-Nov-2015

251 views

Category:

Documents

8 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

akuntansi keuangan menengah 2

TRANSCRIPT

  • **

    Slamet Sugiri

  • TUJUAN MENGATUR PERLAKUAN AKUNTANSI ASET TETAP*Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • ISU UTAMA

    PENGAKUANPENENTUAN JUMLAH TERCATAT PENGUKURANRUGI PENURUNAN NILAIPEMBEBANAN PENYUSUTAN

    *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • DEFINISI UTAMA

    ASET TETAP:ASET BERWUJUD YANG: DIMILIKI UNTUK DIGUNAKAN DALAM PRODUKSI ATAU PENYEDIAAN BARANG ATAU JASA,DIHARAPKAN UNTUK DIGUNAKAN SELAMA LEBIH DARI SATU PERIODE.

    *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • COST (HARGA PEROLEHAN)JUMLAH KAS ATAU SETARA KAS YANG DIBAYARKAN ATAUNILAI WAJAR DARI IMBALAN YANG DISERAHKANUNTUK MEMPEROLEH SUATU ASET PADA SAAT PEEROLEHAN ATAU KONSTRUKSI ATAUJIKA DAPAT DITERAPKAN, JUMLAH YANG DIATRIBUSIKAN KE ASET PADA SAAT PERTAMA KALI DIAKUI SESUAI DENGAN PERSYARATAN TERTENTU DALAM PSAK LAIN.*Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • UMUR MANFAAT (USEFUL LIFE)SUATU PERIODE DI MANA ASET DIHARAPKAN AKAN DIGUNAKAN OLEH ENTITAS, ATAUJUMLAH PRODUKSI ATAU UNIT SERUPA YANG DIHARAPKAN AKAN DIPEROLEH DARI ASET TERSEBUT OLEH ENTITAS.

    *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • NILAI RESIDU ASETJUMLAH YANG DIPERKIRAKAN AKAN DIPEROLEH ENTITAS SAAT INIDARI PELEPASAN ASET, SETELAH DIKURANGI TAKSIRAN BIAYA PELEPASAN,JIKA ASET TERSEBUT TELAH MENCAPAI UMUR DAN KONDISI YANG DIHARAPKAN PADA AKHIR UMUR MANFAATNYA.

    *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • JUMLAH YANG DAPAT DISUSUTKAN (DEPRECIABLE AMOUNT)BIAYA PEROLEHAN SUATU ASET, ATAUJUMLAH LAIN YANG MENJADI PENGGANTI BIAYA PEROLEHAN,DIKURANGI NILAI RESIDUNYA.

    PENYUSUTANALOKASI SISTEMATIS JUMLAH YANG DAPAT DISUSUTKAN DARI SUATU ASET SELAMA UMUR MANFAATNYA.*Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • NILAI WAJARJUMLAH YANG DIPAKAI UNTUK MEMPERTUKARKAN SUATU ASET ANTARA PIHAK-PIHAK YANG BERKEINGINAN DAN MEMILIKI PENGETAHUAN MEMADAI DALAM TRANSAKSI DENGAN WAJAR (ARMS LENGTH TRANSACTION).

    *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • PENGAKUANBIAYA PEROLEHAN ASET TETAP HARUS DIAKUI SEBAGAI ASET JIKA DAN HANYA JIKA:BESAR KEMUNGKINAN MANFAAT EKONOMI DI MASA DEPAN BERKENAAN DENGAN ASET TERSEBUT AKAN MENGALIR KE ENTITAS, DANBIAYA PEROLEHAN ASET DAPAT DIUKUR SECARA ANDAL.

    *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • PENGUKURANPENGUKURAN AWALSUATU ASET TETAP YANG MEMENUHI KUALIFIKASI UNTUK DIAKUI SEBAGAI ASET PADA AWALNYA HARUS DIUKUR SEBESAR BIAYA PEROLEHAN.

    KOMPONEN BIAYA PEROLEHAN HARGA PEROLEHAN BERSIH BIAYA-BIAYA YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN SECARA LANGSUNG UNTUK MENEMPATKAN ASET KE LOKASI DAN KONDISI SIAP DIGUNAKAN SESUAI MAKSUD MANAJEMENESTIMASI AWAL BIAYA PEMBONGKARAN DAN PEMINDAHAN ASET TETAP DAN RESTORASI LOKASI ASET.

    *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • CONTOH 1: Pembelian Tunai

    Pada 1 Mei 2010 PT Batam, Tbk. membeli mesin produksi secara tunai, harga katalog Rp50 juta, trade discount Rp5 juta, dan cash discount Rp1 juta.Bea impor dan PPn Masukan (tidak dapat dikreditkan) Rp6,6 juta. Biaya pemasangan dan percobaan Rp3 juta. Umur manfaat 5 tahun. Nilai residu Rp0,4 juta (setelah dikurangi taksiran biaya pembongkaran Rp2,4 juta). Hitunglah biaya perolehan mesin di atas dan buatlah jurnal untuk memperolehnya.

    *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • Biaya perolehan (dalam ribuan rupiah):

    Harga katalog50.000 (-) Trade discount ( 5.000) (-) Cash discount ( 1.000) (+) Bea impor & PPn 6.600(+) Biaya bongkar 2.400 --------- 53.000 ======*Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • PEMBAYARAN TANGGUHAN

    PRINSIPNYA CASH COST SEMUA PEMBAYARAN YANG DITANGGUHKAN DINILAITUNAIKAN DENGAN TINGKAT DISKONTO PASAR PADA SAAT PEROLEHAN.

    *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • CONTOH 2: Pembayaran TangguhanPada 1 Mei 2010 PT Batam Indah, Tbk. membeli mesin produksi dengan syarat sebagai berikut. Uang muka Rp12,09 juta, sisanya dibayar secara berkala, masing-masing selang setahun kemudian selama 5 kali dengan jumlah Rp10 juta. Anggaplah interest cost adalah 10%. Hitunglah biaya perolehan mesin di atas dan buatlah jurnal untuk memperolehnya.

    *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • PEROLEHAN SECARA LUMP-SUM

    Biaya perolehan total dialokasi ke berbagai aset berdasar harga pasar relatif.

    *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • CONTOH 3

    Pada 1 Februari 2010 PT Alaska membeli persediaan, mesin pabrik, dan perabotan kantor secara borongan dengan harga perolehan Rp16 juta. Setelah melakukan penyelidikan secara seksama, PT Alaskan memperoleh bukti yang cukup anda pada 1 Maret 2010 bahwa harga pasar masing-masing aset sebagai berikut.Persediaan Rp 2.000.000 Mesin pabrik 12.000.000 Perabotan kantor 6.000.000

    *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • HIBAH PEMERINTAH

    Aset tetap yang diperoleh dari hibah pemerintah diakui jika dan hanya jika biaya perolehannya dapat diukur secara andal dan cukup pasti bahwa hibah tersebut akan diiperoleh.Hibah dalam bentuk aset non-moneter seperti aset tetap diukur pada fair value.Terdapat dua pandangan untuk mengakui hibah pemerintah tersebut.

    *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • HIBAH PEMERINTAH

    Capital approachHibah dianggap sebuah alat pendanaan (pembiayaan), sehingga harus diakui melalui laporan posisi keuangan. Oleh karena hibah tersebut tidak mengakibatkan kewajiban untuk membayar kembali ke pemerintah, maka lawannya adalah ekuitas.

    *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • HIBAH PEMERINTAH

    Income approachHibah tidak diterima dari pemegang saham sehingga tidak boleh dikredit ke ekuitas.Hibah tidak diberikan atau diterima tanpa alasan sama sekali. Umumnya karena ketaatan perusahaan dan memenuhi kewajiban kepada pemerintah. Untuk taat seperti itu tentunya telah dikeluarkan biaya yang dapat dibebankan atau ditandingkan dengan manfaat dari hibah. Oleh karena itu, hibah diakui sebagai pendapatan di laporan laba (komprehensif).

    *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • HIBAH PEMERINTAHMeskipun terdapat dua pendekatan, IAS 20 mewajibkan penggunaan income approach.*Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • CONTOH 4

    Pada 1 Februari 2010 PT Alaska menerima hibah dari pemerintah berupa kendaraan.Fair value Rp150 juta ketika hibah diterima. Untuk pengurusan hibah ini dikeluarkan uang sebesar Rp10 juta. Hitunglah harga perolehan dan buatlah jurnal.

    *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • JawabBiaya perolehan Rp50 juta sesuai fair value Jumlah tersebut adalah jumlah yang seharusnya dikeluarkan oleh perusahaan untuk memperoleh kendaraan sampai siap digunakan sesuai tujuannyauntuk kegiatan pemasaran. Pengeluaran Rp10 juta dibebankan ke laba rugi.

    *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • PERTUKARAN ASET NON-MONETER

    PRINSIPNYA NILAI WAJARKECUALI JIKA (1) TRANSAKSI PERTUKARAN TIDAK MEMILIKI SUBSTANSI KOMERSIAL, ATAU (2) NILAI WAJAR ASET YANG DITERIMA DAN DISERAHKAN TIDAK DAPAT DIUKUR SECARA ANDAL. JIKA MASUK DALAM PENGECUALIAN, BIAYA PEROLEHAN DIUKUR SEBESAR JUMLAH TERCATAT ASET YANG DISERAHKAN.

    *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • CONTOH 5: Pertukaran aset non-moneter, memiliki substansi komersial

    Pada 1 Mei 2010 PT Batamo Indaho, Tbk. menukarkan mesin tuanya dengan mesin baru yang relatif lebih besar kapasitasnya. Manajemen yakin bahwa pertukaran ini akan mengubah konfigurasi (risiko, waktu, dan jumlah) arus kas perusahaan. Biaya perolehan mesin tua Rp24 juta dengan akumulasi penyusutan Rp19 jt. *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • CONTOH 5: Pertukaran aset non-moneter, memiliki substansi komersialMesin baru nilai wajarnya Rp30 juta. Dalam pertukaran ini PT Batamo Indaho, Tbk. harus tombok Rp28 juta . Hitunglah biaya perolehan mesin di atas dan buatlah jurnal untuk memperolehnya.

    *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • Contoh6: Pertukaran aset non-moneter, tidak memiliki substansi komersial

    Andaikanlah pertukaran pada contoh 6 tidak memiliki substansi komersialBiaya perolehan mesin baru dihitung sebagai berikut. Jumlah tercatat mesin tua 5.000.000Tombok 28.000.000 --------------Biaya perolehan mesin baru 33.000.000 ========

    *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • CONTOH7: Pertukaran aset non-moneter, memiliki substansi komersial

    Pada 1 Mei 2010 PT Batamo Indaho, Tbk. menukarkan mesin tuanya dengan mesin baru yang relatif lebih kecil kapasitasnya. Manajemen yakin bahwa pertukaran ini akan mengubah konfigurasi (risiko, waktu, dan jumlah) arus kas perusahaan. Biaya perolehan mesin tua mula-mula adalah Rp46 juta, kenaikan nilai akibat penilaian kembali adalah Rp4 juta, dan akumulasi penyusutan sampai tanggal pertukaran adalah Rp20 juta. *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • CONTOH 7: Pertukaran aset non-moneter, memiliki substansi komersial

    Mesin baru nilai wajarnya hanya Rp5 juta. Dalam pertukaran ini PT Batamo Indaho, Tbk. menerima kas Rp29 juta. Hitunglah biaya perolehan mesin di atas dan buatlah jurnal untuk memperolehnya.

    *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • MEMBANGUN SENDIRI DAN BIAYA PINJAMAN

    Aset tetap mungkin diiperoleh dengan membangun sendiri. Jika pembangunan tersebut menggunakan dana pinjaman, biaya pinjaman (borrowing costs) selama masa konstruksi dikapitalasi ke aset yang dibangun sendiri (self-constructed assets). Syaratnya, biaya pinjaman tersebut dapat diatribusikan secara langsung ke aset yang dibangun sendiri. *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • MEMBANGUN SENDIRI DAN BIAYA PINJAMAN

    Biaya pinjaman dapat dihindarkan seandainya perusahaan tidak menggunakannya untuk membangun aset tetap.Setiap pendapatan bunga investasi atas dana pinjaman yang belum digunakan harus dikurangkan dari biaya pinjaman.

    *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • CONTOH 9

    Pada 1 Maret 2010 PT UTANGAN meminjam Rp20 juta (bunga 12%/tahun) untuk membangun mesin. Pembangunan berlangsung 10 bulan (1 /3 - 31/12). Penggunaan dana sebagai berikut.1 Maret Rp10.000.0001 Agustus 8.000.0001 Desember 2.000.000Perusahaan mendepositokan dana pinjaman yang masih menunggu penggunaanya dengan suku bunga 9%. Hitunglah biaya pinjaman yang dikapitalisasi ke mesin dan buatlah jurnal selama tahun 2010.

    *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • PENGUKURAN SETELAH PENGAKUAN AWAL

    PILIH SALAH SATU DARI (i) MODEL BIAYA, DAN (ii) MODEL REVALUASI*Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • MODEL REVALUASI

    Nilai wajar pada saat revaluasi minus akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai setelah revaluasi,Revaluasi harus dilakukan secara teratur untuk meyakinkan jumlah tercatat tidak berbeda secara material dari nilai wajar,Jika suatu aset tetap direvaluasi, maka seluruh aset tetap dalam kelompok yang sama harus direvaluasi,*Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • MODEL REVALUASI

    Kenaikan nilai akibat revaluasi diakui sebagai ekuitas dalam pos surplus revaluasi,Namun, jika sebelumnya telah terjadi penurunan nilai, maka kenaikan nilai berikutnya diakui dalam laporan laba rugi sampai sebesar penurunan nilai yang diakui sebelumnya,Penurunan nilai akibat revaluasi diakui sebagai rugi dalam laporan laba rugi,*Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • Akumulasi Penyusutan Dan Penurunan NilaiPerhatikan metoda biaya ataupun revaluasi Memperlakukan penyusutan dan rugi penurunan nilai aset setelah tanggal revealuasi sebagai pengurangModel biaya: biaya perolehan minus akumulasi penyusutan dan akumulasi penurunan nilaiModel revaluasi: nilai wajar minus perhatikan metoda mana pun mengurangkan akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai aset

    *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • CONTOH 10: MODEL REVALUASI, KENAIKAN NILAI

    Pada awal tahun buku 1 Januari 2011 PT Batam, Tbk. merevaluasi aset tetapnya dalam kelompok mesin. Biaya perolehan awal Rp50 dengan akumulasi penyusutan Rp30 juta. Jadi, jumlah tercatat adalah Rp20 juta. Nilai wajar ditaksir Rp36 juta. Sisa umur manfaat 4 tahun. Nilai residu Rp0. Metoda penyusutan adalah garis lurus. Buatlah jurnal revaluasi. Demi kepraktisan, abaikanlah pajak tangguhan.

    *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • Melanjutkan contoh di atas, hitunglah penyusutan tahun 2011, dan buatlah jurnal pada akhir tahun 2011 untuk mencatat penyusutan.

    JawabPenyusutan 2011 dari nilai baru = 36 juta/4 = 9 juta Penyusutan 2011 dari nilai lama =20 juta/4 = 5 juta Selisih penyusutan = 4 juta

    *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • PENURUNAN NILAI DALAM MODEL REVALUASI

    PENURUNAN NILAI SETELAH DIAKUINYA KENAIKAN NILAI DIPERLAKUKAN SEBAGAI PENGURANGAN SURPLUS REVALUASI YANG TELAH TERBENTUK. PENURUNAN BERIKUTNYA DIAKUI SEBAGAI BEBAN.

    *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • CONTOH 11: PENURUNAN NILAI SETELAH DIAKUINYA KENAIKAN NILAI

    Saldo mesin PT Batam, Tbk. per 31-12-2012 Rp36 juta; akumulasi penyusutan Rp9 juta. Kenaikan nilai setahun silam Rp16 juta, tampak di surplus revaluasi (kredit) yang tidak ditransfern ke laba ditahan.Nilai wajar aset tetap 8 juta. Hitunglah penurunan nilai dan buatlah jurnal revaluasi. Demi kepraktisan, abaikanlah pajak tangguhan.

    *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • PENURUNAN NILAI DAN PEMULIHAN

    Penurunan nilai sebelum terjadinya kenaikan nilai diakui sebagai beban.

    Jika pada periode berikutnya terdapat pemulihan, maka pemulihannya diakui sebagai penghasilan.

    Adapun kenaikan nilai di atas penurunan nilai sebelumnya diakui sebagai surplus revaluasi.

    *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • CONTOH 12: PENURUNAN NILAI

    Per 31-12-2012 biaya perolehan Rp36 juta dengan akumulasi penyusutan Rp9 juta. Nilai wajar aset tetap adalah 23 juta. Sisa umur manfaat 4 tahun, nilai residu Rp3 juta. Hitunglah :penurunan nilai dan buatlah jurnal revaluasi.Hitung pula depresiasi tahun 2013. Demi kepraktisan, abaikanlah pajak tangguhan.*Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • CONTOH 12: PEMULIHAN KEMBALI

    Pada 31-12-2013 PT Jogjatex merevaluasi mesin untuk kedua kalinya. Biaya perolehan Rp23 juta setelah diakuinya penurunan nilai tahun lalu sebesar Rp4 juta. Akumulasi penyusutan Rp5 juta. Nilai wajar mesin kini adalah 24 juta. Sisa umur manfaat 3 tahun dengan nilai residu Rp3 juta. Hitunglah penurunan nilai dan buatlah jurnal revaluasi. Hitung pula depresiasi tahun 2014. Demi kepraktisan, abaikanlah pajak tangguhan.*Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • Nilai wajar24 jutaJumlah tercatat (23 juta 5 juta) 18 juta--------Kenaikan nilai 6 jutaUntung pemulihan nilai 4 juta---------Diakui sebagai surplus revaluasi 2 juta======

    *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • Neraca akhir tahun 2014 jika tidak terdapat perubahan nilai wajar tampak sebagai berikut.

    Mesin24 juta (-) Akumulasi penyusutan 7 juta--------- Jumlah tercatat17 juta======

    *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • MODEL BIAYA

    Biaya perolehan minus akumulasi penyusutan minus akumulasi rugi penurunan nilai aset Model biaya hanya mengizinkan penurunan nilai tetapi tidak kenaikan nilai. Model ini relatif mudah. Penurunan nilai dicatat dengan mendebit rugi penurunan nilai dan mengkredit akumulasi penurunan nilai atau aset tetapnya.

    *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • PENYUSUTAN

    DEFINISIALOKASI SISTEMATIS JUMLAH YANG DAPAT DISUSUTKAN DARI SUATU ASET SELAMA UMUR MANFAATNYA.MOTODE(A) metode penyusutan harus mencerminkan ekspektasi pola konsumsi manfaat ekonomis masa depan dari aset oleh entitas. (B) metode harus di-review minimum setiap akhir tahun buku. (C) apabila pola berubah, maka metode harus diubah. (D) perubahan metode diperlakukan sebagai perubahan estimasi sesuai psak no. 25.(E) metoda antara lain: garis lurus, saldo menurun, dan jumlah unit.

    *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • PENYUSUTAN

    Metode (a) mencerminkan ekspektasi pola konsumsi manfaat ekonomis masa depan. (b) metode harus di-review minimum setiap akhir tahun buku. (c) apabila pola berubah, metode harus diubah. (d) perubahan metode diperlakukan sebagai perubahan estimasi sesuai PSAK No. 25. (e) antara lain: garis lurus, saldo menurun, dan jumlah unit.*Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • PENGAWAAKUAN (DERECOGNITION)

    Jumlah tercatat aset tetap diawaakui (dihentikan pengakuannya) pada saat aset tetap dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Rugi-laba diakui sebesar selisih antara jumlah neto hasil pelepasan, jika ada, dan jumlah tercatat aset tersebut.Contoh-contoh sebelumnya adalah contoh-contoh pengawakuan mesin tua yang ditukar dengan mesin baru. Contoh lain sebagai berikut.

    *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • Contoh 13: Pengawakuan mesin

    Sebuah mesin dibeli 5 tahun yang lalu dan sudah dipakai selama 5 tahun tersebut. Biaya perolehan Rp50 juta sudah disusut sampai hari ini Rp45 juta. Pada hari ini 16 Mei 2010 manajemen memutuskan penghentian mesin ini dan merencanakan untuk menjualnya dalam jangka kurang dari setahun. Buatlah jurnalnya.

    *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • PENGUNGKAPAN

    Laporan keuangan mengungkapkan, untuk setiap kelompok aset tetap:dasar pengukuran yang digunakan dalam menentukan jumlah tercatat bruto);metode penyusutan yang digunakan;umur manfaat atau tarif penyusutan yang digunakan;jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan (dijumlahkan dengan akumulasi rugi penurunan nilai) pada awal dan akhir periode; dan*Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • PENGUNGKAPAN

    rekonsiliasi jumlah tercatat pada awal dan akhir periode yang menunjukkan:(i)penambahan;(ii) aset yang diklasifikasi sebagai tersedia untuk dijual atau termasuk dalam kelompok yang akan dilepaskan yang diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual;(iii) akuisisi melalui penggabungan usaha*Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • PENGUNGKAPANrekonsiliasi jumlah tercatat pada awal dan akhir periode yang menunjukkan:(i)penambahan; (ii) aset yang diklasifikasi sebagai tersedia untuk dijual atau termasuk dalam kelompok yang akan dilepaskan yang diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual;(iii) akuisisi melalui penggabungan usaha*Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • PENGUNGKAPAN (iv) peningkatan atau penurunan akibat dari revaluasi serta dari rugi penurunan nilai yang diakui atau dijurnal balik secara langsung pada ekuitas;(v) rugi penurunan nilai yang diakui dalam laporan laba rugi;(vi) rugi penurunan nilai yang dijurnal balik dalam laporan laba rugi sesuai dengan, jika ada;(vii) penyusutan;

    *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • PENGUNGKAPAN(viii) selisih nilai tukar neto yang timbul dalam penjabaran laporan keuangan dari mata uang fungsional menjadi mata uang pelaporan yang berbeda, termasuk penjabaran dari kegiatan usaha luar negeri menjadi mata uang pelaporan dari entitas pelapor; dan(ix) perubahan lain.*Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • PENGUNGKAPANkeberadaan dan jumlah restriksi atas hak milik, dan aset tetap yang dijaminkan untuk utang;jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap yang sedang dalam pembangunan;jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan aset tetap; danjumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk aset tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, atau diberhentikan yang dimasukkan dalam laporan laba rugi, jika tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi.

    *Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

  • TERIMA KASIH*Slamet Sugiri*

    Slamet Sugiri

    Notes: 14 juta dari cost awal NPW = 50 jt 36 jt = 14 juta jadi logikanya masin berkurang nilainya sebesar 14juta sehingga nilai wajar sekarang sebesar 36jt.

    Surplus revaluasi 16 jt dari Npw kan 36 juta tapi nilai bukunya 20 jt jadi selisih 16 juta. Logikanya aset tetap itu hanya dinilai sebesar 20 juta tapi dipasaran harganya ternyata 36 juta sehingga dianggap ada surplus (kanaikan) dari revaluasi (penilaian kembali).**