studi kasus anggi prasetyo

Download Studi Kasus Anggi Prasetyo

Post on 27-Sep-2015

6 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Studi Kasus Anggi Prasetyo

TRANSCRIPT

LEMBAR PERSETUJUAN

Laporan studi kasus yang bertema INFEKSI AKUT PADA DEWASA dengan pendekatan kedokteran keluarga di Puskesmas Kecamatan Kemayoran pada periode 13 April 15 Mei 2015 ini telah disetujui oleh pembimbing untuk dipresentasikan dalam rangka memenuhi salah satu tugas Kepaniteraan Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas YARSI bagian Kedokteran Keluarga.

Jakarta, April 2015

Pembimbing Pembimbing

dr. Erlina Wijayanti, MPHRifda Wulansari SP, Mkes

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr.Wb

Alhamdulillahirabbilaalamiin, puji dan syukur senantiasa penulis ucapkan atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya kepada penulis sehingga Laporan hasil studi kasus pasien dengan judul INFEKSI AKUT PADA DEWASA DENGAN PENDEKATAN DIAGNOSIS HOLISTIK DI PUSKESMAS KECAMATAN KELAPA GADING PERIODE 13 April 15 Mei 2015 ini dapat diselesaikan dengan baik.

Penyusunan laporan hasil studi kasus pasien ini bertujuan untuk memenuhi salah satu tugas dalam Kepaniteraan Klinik Kedokteran Keluarga Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas YARSI, periode13 April 15 Mei 2015. Penulis juga berharap agar laporan ini dapat berguna sebagai salah satu sumber pengetahuan bagi pembaca, terutama pengetahuan tentang Ilmu Kesehatan Masyarakat mengenai penanganan penyakit dengan pendekatan secara holistik. Pasien dalam laporan hasil studi kasus ini adalah salah satu pasien dari Puskesmas Kecamatan Kemayoran ketika penulis ditugaskan di puskesmas tersebut pada periode 13 April 15 Mei 2015.

Penyelesaian laporan ini tidak terlepas dari bantuan para dosen pembimbing, staf pengajar, serta orang-orang sekitar penulis yang terkait. Oleh karena itu, penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada:

1. Rifda Wulansari, SP, M.Kes selaku dosen pembimbing, staf pengajar dan Koordinator Kepaniteraan Ilmu Kedokteran Komunitas Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi.

2. dr. Erlina Wijayanti, MPH selaku dosen pembimbing, sekretaris dan staf pengajar Kepaniteraan Ilmu Kedokteran Komunitas Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

3. dr. Sugma Agung Purbowo, MARSselaku Kepala Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat dan staf pengajar Kepaniteraan Ilmu Kedokteran Komunitas Fakultas Kedokteran Universitas YARSI.

4. DR. dr. Artha Budi Susila Duarsa, M.Kes selaku Dekan Fakultas Kedokteran Universitas YARSI dan staf pengajar Kepaniteraan Ilmu Kedokteran Komunitas Universitas YARSI.

5. dr. Citra Dewi, M.Kes selaku Wakil Rektorat dan staf pengajar Kepaniteraan Ilmu Kedokteran Komunitas Universitas YARSI yang telah membimbing dan memberi masukan yang bermanfaat.

6. DR. Kholis Ernawati, S.Si, M.Kes selaku Dosen Pembimbing dan staf pengajar KepaniteraanIlmu Kedokteran Keluarga Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi.

7. dr. Dian Mardhiyah, M.KK selaku staf pengajar Kepaniteraan Ilmu Kedokteran Komunitas Universitas YARSI.

8. dr. Dini Widianti, M.KK selaku staf pengajar Kepaniteraan Ilmu Kedokteran Komunitas Fakultas Kedokteran Universitas YARSI.

9. dr. H. Sumedi Sudarsono, M.PH, selaku staf pengajar bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas YARSI.

10. dr. Linda selaku Kepala Puskesmas Kecamatan Kemayoran yang membimbing dan memberi masukan yang bermanfaat selama berada di Puskesmas Kecamatan Kemayoran.

11. dr. Marleni dan Seluruh staf Puskesmas Kecamatan Kemayoran Jakarta Pusat yang telah memberikan bimbingan dan data untuk kelancaran pembuatan Studi Kasus Pasien ini

12. Seluruh teman sejawat yang telah memberikan motivasi dan kerjasama sehingga tersusun laporan ini.

Dalam pembuatan laporan ini masih banyak kekurangan dan keterbatasan.Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan.

Wassalamualaikum Wr.Wb.

Jakarta, April 2015

Penulis

STUDI KASUS PASIEN

GONORRHEA PADA DEWASA DENGAN PENDEKATAN DIAGNOSIS

HOLISTIK DI WILAYAH PUSKESMAS

KECAMATAN KEMAYORAN

13 APRIL 2015 15 MEI 2015

KELOMPOK II

ANGGI PRASETYO 1102009031

PEMBIMBING:

DR. ERLINA WIJAYANTI, MPH

RIFDA WULANSARI SP, Mkes

KEPANITERAAN KEDOKTERAN KELUARGA

BAGIAN ILMU KESEHATAN MASYARAKAT

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI

2015

JAKARTA 2015

LAPORAN KASUS

BERKAS PASIEN

A. Identitas Pasien

Nama: Ny. P

Jenis Kelamin: Laki-laki

Usia: 21 tahun

Pekerjaan: Pegawai Swasta

Pendidikan: SMA

Agama: Islam

Suku Bangsa: Jawa

Status: Belum menikah

Alamat: Jl. Teratai no: 27 Kompleks kodamar kelapa gading. Jakarta

Utara

Tanggal Berobat: 17 April 2015

B. Anamnesa

Dilakukan secara autoanamnesa pada tanggal 17 April 2015

1.Keluhan Utama: keluarnya nanah dari saluran kencing

2.Keluhan Tambahan: Terasa nyeri pada saat buang air kecil

3.Riwayat Penyakit Sekarang:

Pasien datang ke puskesmas dengan keluhan keluarnya nanah dari saluran kencing dan nyeri pada saat buang air kecil. Keluhan dirasakan sejak satu minggu yang lalu, keluhan disertai dengan demam yang dirasakan sepanjang hari. Nanah yang keluar berwarna putih kekuning-kuningan yang menempel pada celana dalam pasien. Pasien belum pernah mengalami keluhan tersebut sebelumnya.

Pasien mengaku dua minggu sebelum sakitnya sering berhubungan sexual dengan kekasih dan temannya. Pasien melakukan hubungan sexual dengan pacarnya selalu dengan menggunakan kondom. Pasien juga melakukan hubungan sexual dengan teman wanitanya tetapi tidak menggunakan kondom. Pasien juga pernah beberapa kali melakukan hubungan sexual dengan teman prianya dengan cara memasukkan alat kelaminnya ke dalam lubang duburnya, pasien juga tidak pernah menggunakan kondom dalam berhubungan dengan teman prianya tersebut. Pasien mengaku bahwa dia mengalami hal ini baru pertama kalinya.

4. Riwayat Penyakit Dahulu:

Riwayat hipertensi, diabetes mellitus, TB paru, penyakit jantung, penyakit ginjal dan keluhan yang sama pernah dirasakan sebelumnya..

5. Riwayat Penyakit Keluarga:

Riwayat hipertensi, diabetes mellitus, penyakit jantung, TB paru, penyakit ginjal dan keluhan yang sama disangkal.

6.Riwayat Sosial Ekonomi

Pasien tinggal di komplek perumahan bersama orang tuanya. Pasien bekerja sebagai administrasi di perusahaan swasta. Orang tua pasien bekerja sebagai pegawai negeri. Penghasilan rata-rata yang diperoleh pasien adalah senilai UMR. Penghasilan yang didapatkan cukup untuk biaya hidup dan berobat pasien.

Menurut pasien, dirinya merupakan seseorang yang cukup aktif dalam bergaul di lingkungan tempat tinggalnya. Pasien tidak aktif mengikuti berbagai macam kegiatan bersama tetangga-tetangga di RT/RW setempat karena pasien pulang kerja sudah larut malam.

7.Riwayat Kebiasaan:

Pasien memilki kebiasaan berhubungan sexual dengan pacar dan teman-temannya baik teman pria dan wanitanya tanpa menggunakan kondom.

Pasien berolahraga namun hanya sesekali karena menurut pasien, tidak ada waktu untuk berolahraga. Pasien melakukan olahraga pada hari minggu saja dan itu kalau dia sempat. Pasien juga mengakui bahwa dirinya cukup mengkonsumsi air putih sebanyak 8 gelas dalam sehari.

C.Pemeriksaan Fisik

1. Keadaan Umum : tampak sakit sedang

Kesadaran: compos mentis

2.Vital sign:

Tek. Darah: 120/80 mmHg

Frek. Nadi: 90 x/menit

Frek Pernapasan: 20x/menit

Suhu: 38,00C

3.Status Generalis:

Kepala: Normocephale, rambut lurus, tidak mudah dicabut

Mata: Konjungitva tidak anemis, sklera tidak ikterik, pupil bulat

isokor, refleks cahaya langsung +/+, refleks cahaya tidak

langsung +/+

Leher: Tidak teraba pembesaran kelenjar getah bening. Jugular

venous pressure 5+1 cmH2O

Thoraks

Pulmo

Inspeksi: Bentuk dan Gerak simetris dalam keadaan statis dan dinamis, retraksi supraclavicula (-), sikatriks (-). Perbandingan transversal dengan anteroposterior = 2:1

Palpasi: Tidak ada nyeri tekan, tidak ada krepitasi. Fremitus vocal dan taktil sama kanan dan kiri

Perkusi: Sonor pada kedua hemithoraks. Batas paru hepar ICS VI, peranjakan paru (+)

Auskultasi: Vesikular Breathing Sound +/+, wheezing -/-, ronkhi -/-

Cor

Inspeksi: Iktus Cordis tidak terlihat

Palpasi: Iktus Cordis teraba di ICS V linea midclavicula sinistra

Perkusi:

Batas jantung kanan di ICS IV linea parasternalis dextra

Batas jantung kiri di ICS V linea midclavicula sinistra

Batas pinggang jantung di ICS III linea parasternalis sinistra

Auskultasi : S1 S2 reguler, Murmur (-), Galop (-)

Abdomen

Inspeksi: Datar, sikatriks (-), tidak tampak adanya massa

Auskultasi : Bising usus (+) normal

Perkusi: Timpani di seluruh lapangan abdomen, daerah redup hepar 6

cm, ruang troube (-)

Palpasi: Nyeri tekan (-), Nyeri lepas (-), Hepar dan lien tidak teraba, Ballotemen (-), Tes undulasi (-), Shifting dullness (-), Nyeri tekan supra pubis (+), CVA -/-

Ekstremitas: Akral hangat, edema (-), capillary refill time < 2, sianosis (-)

Status Gizi

BB: 60 kg

TB: 160 cm

IMT: Berat badan (kg) : tinggi badan (m)

= 60= 23

1,6 x 1,6

Kriteria Indeks Massa Tubuh (IMT)

IMT dihitung berdasarkan pembagian berat badan (dalam kilogram) dibagi dengan tinggi badan (dalam meter kuadrat).

Tabel 1. Status gizi menurut WHO

IMT

KATEGORI