skripsi denny

Click here to load reader

Post on 02-Oct-2015

25 views

Category:

Documents

9 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

deny heriawan

TRANSCRIPT

BAB IPENDAHULUAN

Kehamilan adalah anugerah terbesar dari Tuhan YME, serta merupakan periode kritis yang sangat ditentukan oleh gizi, kesehatan dan emosional ibu hamil. Keadaan tersebut akan menentukan kualitas bayi yang dilahirkan dan perkembangan selanjutnya, termasuk kesejahterannya.1Setiap ibu hamil pasti menginginkan kehamilan yang lancar, tanpa terganggu masalah apapun termasuk masalah di dalam rongga mulut. Akan tetapi, beberapa ibu hamil mengeluhkan sakit gigi, sehingga timbul anggapan, bahwa banyak terdapat keluhan di dalam rongga mulut. Perubahan di dalam rongga mulut yang dapat terjadi pada kehamilan ini menjadi fokus perhatian selama bertahun-tahun, karena ibu hamil dapat mengalami beberapa perubahan fisiologis yang dapat mempengaruhi kesehatan mulut. Oleh sebab itu, kehamilan bukan merupakan alasan untuk menunda perawatan gigi secara rutin, ketepatan waktu dalam perawatan kesehatan rongga mulut dapat mencegah dan mengurangi terjadinya gangguan kesehatan rongga mulut.2, 3, 4Melalui penulisan skripsi ini, penulis berharap agar para pembaca, khususnya para ibu menyadari perubahan jaringan rongga mulut yang dapat terjadi pada ibu hamil. Diharapkan melalui informasi ini, khususnya dokter gigi dapat meningkatkan kualitas kesehatan gigi dan mulut pada pasien hamil, serta ibu hamil dapat lebih memahami pentingnya pengetahuan terhadap kesehatan rongga mulut dengan cara tidak menunda untuk melakukan perawatan gigi pada masa kehamilan.BAB II

KEHAMILAN

A. Definisi Kehamilan

Menurut Departemen Kesehatan pada tahun 2009 kehamilan adalah masa dimana terdapat janin didalam rahim seorang perempuan. Masa kehamilan didahului oleh terjadinya pembuahan yaitu bertemunya sel sperma laki-laki dengan sel telur yang dihasilkan oleh indung telur. Setelah pembuahan, terbentuk kehidupan baru berupa janin dan tumbuh didalam rahim ibu yang merupakan tempat berlindung yang aman dan nyaman bagi janin.5

Menurut Federasi Obstetri Ginekologi Internasional dalam buku Ilmu Kebidanan (2009;213), kehamilan didefinisikan sebagai fertilisasi atau penyatuan spermatozoa dan ovum dan dilanjutkan dengan nidasi atau implantasi. Bila dihitung dari saat fertilisasi hingga bayi lahir, kehamilan normal akan berlangsung dalam 12 minggu, trimester kedua 15 minggu (minggu ke-13 hingga ke-27), dan trimester ketiga 13 minggu (minggu ke-28 hingga ke-40).7

B. Nutrisi Penting pada Masa Kehamilan

1. Kalori

Kebutuhan gizi ibu hamil yang perlu dipenuhi salah satunya adalah kalori, untuk mengubah energi makanan menjadi energi dalam metabolisme. Karbohidrat adalah sumber energi utama yang terdiri dari dua jenis, yaitu karbohidrat sederhana, seperti gula pasir, gula merah, dan karbohidrat kompleks seperti jagung, beras, tepung, dan gandum.82. Protein

Rata-rata kebutuhan protein bertambah 85 gram per hari, hal ini untuk memenuhi perkiraan kebutuhan 925 gram protein yang disimpan dalam janin, plasenta, dan jaringan maternal. Protein adalah salah zat yang dibutuhkan manusia untuk membangun tubuh. Bayi membutuhkan protein untuk membangun sel-sel dan organ tubuh. Pada bayi, bagian tubuh yang membutuhkan asupan protein paling banyak adalah otak. Kebutuhan protein bisa dipenuhi dengan mengonsumsi tahu, susu, ikan, daging, dan unggas.83. Zat BesiZat besi adalah komponen utama dari hemoglobin yang bekerja mengangkut oksigen di dalam darah. Selama kehamilan, suplai darah meningkat untuk memberikan nutrisi ke janin. Suplemen besi yang dibutuhkan adalah 30 50 mg/hari dan disarankan pada wanita hamil dengan hemoglobin < 10 atau 10,5 g/dl pada akhir kehamilan. Selain suplemen, zat besi juga terkandung pada daging, telur, kacang, sayuran hijau, gandum, dan buah-buahan.84. Asam Folat

Asam folat yang dikonsumsi sebelum hamil dan selama kehamilan melindungi dari gangguan saraf pada janin (anensefali, spina bifida). Wanita hamil disarankan mengkonsumsi asam folat 400 g/hari selama 12 minggu kehamilan karena kebutuhan asam folat tidak dapat dipenuhi hanya dari makanannya. Kebutuhan ini dapat diperoleh dari sayuran hijau, hati, dan ayam.8

5. Kolin

Kolin dapat meningkatkan kemampuan bayi untuk membentuk hubungan antar neuron yang sedang tumbuh pesat. Kolin antara lain diperoleh dari kuning telur, daging tanpa lemak, ragi, kedelai, hati, otak, ginjal, dan jantung.86. Vitamin E

Vitamin E berfungsi sebagai antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari radikal bebas. Vitamin ini dapat ditemukan pada gandum, sayuran hijau, biji-bijian, kedelai, minyak biji, dan minyak jagung.87. Vitamin A

Air susu Ibu adalah sumber vitamin A alami yang sangat sempurna. Vitamin A dapat bermanfaat dalam perkembangan mata bayi serta fungsi tubuh bayi yang lainnya. Selain itu dapat membantu dalam perkembangan sistem kekebalan tubuh bayi serta menopang kemampuan bayi dalam melihat dalam kondisi malam hari. Vitamin A dapat diberikan dengan cara diteteskan secara langsung maupun diberikan melalui makanan lain contoh telur ayam, sayuran hijau tua serta jenis sayuran yang berwarna kekuningan dan juga buah-buahan, jenis susu serta hati.338. Vitamin B Vitamin B merupakan vitamin yang sangat penting. Karena Vitamin B mengandung sub Vitamin yang dinamakan vitamin B kompleks. Diawali ketika ibu mulai hamil, ibu haruslah banyak konsumsi vitamin B kompleks, hal ini sangat bermanfaat bagi kesempurnaan perkembangan bayi, serta dapat membantu menjaga kondisi tubuh ibu. Salah satu bagian dalam kelompok Vitamin B adalah Vitamin B2 atau disebut Riboflavin namun hal ini tidak disarankan untuk dikonsumsi untuk ibu yang sedang menyusui bayinya. Vitamin B1, B6, serta B12 merupakan kelompok vitamin B yang penting juga dibutuhkan oleh ibu yang sedang hamil serta dalam banyak kondisi dimana bayi mengalami kondisi kurang berat badan. Vitamin B kompleks menunjang metabolisme bayi akan karbohidrat serta protein, pemeliharaan sistem nervus, pembentukan sel darah yang dapat menyerang bakteri, sistem sel darah merah dan untuk menciptakan kekebalan tubuh. Vitamin ini dapat dipenuhi dengan mengonsumsi biji-bijian, kacang-kacangan, padi-padian, dan daging.89. Kalsium

Kebutuhan kalsium pada ibu hamil mengalami peningkatan, karena untuk proses terjadinya perkembangan dan pertumbuhan tulang dan gigi untuk janin. Hal ini dapat terpenuhi dengan mengonsumsi susu, keju, ikan teri, rebon kering, udang kering, kacang kedelai kering atau basah, dan brokoli segar.810. Iodine

Kekurangan iodine pada masa kehamilan akan mengakibatkan terjadinya gangguan mental dan fisik, menyerupai karakteristik anak yang mengalami downs syndrome. Bahan makanan sumber iodine adalah garam dapur yang sudah di perkaya iodine, dan bahan makanan yang berasal dari laut.811. Zinc (Seng)

Zinc meningkatkan sistem imun dan memperbaiki fungsi organ perasa. Sumber zinc diperoleh dari daging, hati, telur, ayam, seafood, susu, dan kacang-kacangan.8C. Masa Kehamilan

1. Trimester Pertama

Pada trimester ini adalah masa penyesuaian ibu terhadap masa kehamilan, pembentukan serta pengembangan semua sistem dan organ tubuh bayi. Beberapa gejala akan mulai timbul, seperti mual, pembesaran payudara, kram perut, peningkatan cairan vagina, perubahan emosional, sering buang air kecil dan juga cepat lelah.9

Ibu yang sedang hamil harus bekerja keras untuk mengatur perkembangan embrio dan plasenta di dalam tubuh. Kadar metabolisme dalam tubuh meningkat antara 10-25 persen lebih tinggi dari biasanya. Produksi jantung akan meningkat, nafas juga kan lebih cepat, karena ibu perlu mengirimkan lebih banyak oksigen kepada bayi dan akan mengeluarkan banyak karbondioksida.10

Meningkatnya kadar esterogen dan progesteron menyebabkan payudara juga akan lebih terasa besar dan berat. Hal ini disebabkan terdapatnya peningkatan simpanan lemak dalam payudara dan tumbuhnya saluran-saluran air susu baru.10

Sel telur yang dibuahi berubah menjadi sebuah gumpalan sel-sel (blastocyst), yang mengapung ke dalam rahim dan membenamkan diri pada lapisan rahim. Embrio mulai menghasilkan zat-zat kimia yang memiliki dua fungsi. Pertama, memberi sinyal pada tubuh bahwa embrio tersebut telah lahir dan ini memicu perubahan-perubahan dalam tubuh. Kedua, sistem kekebalan tubuh mengenali embrio dan tidak diperlakukan seperti benda asing, tetapi dibiarkan tumbuh.10

Hingga usia 10 minggu, ukuran bayi menjadi empat kali lipat dilihat dengan menggunakan alat ultrasonografi serta sel-selnya terus berubah untuk membuat struktur-struktur baru (gambar 1). Pada minggu seterusnya yaitu minggu ke 11 sampai 14, bayi sudah dapat dikenali dan kini disebut janin bukan embrio lagi, dan semua organ utama bayi telah terbentuk dan ususnya telah masuk ke dalam rongga perut.10

GAMBAR 1

Janin Usia 10 Minggu 102. Trimester Kedua

Saat ini kehamilan akan lebih stabil dan umumnya masalah kecil yang mungkin dialami selama awal kehamilan akan menghilang. Perubahan fisik yang signifikan adalah puting susu ibu sudah memproduksi kolostrum, yaitu makanan pertama bayi.10

Trimester kedua dimulai dari minggu ke-14 kehamilan. Bayi akan tumbuh dengan stabil, kini jenis kelamin bayi bisa diketahui dan terlihat lebih menyerupai manusia. Jumlah sel saraf yang sama dengan orang dewasa dan otaknya mulai dilapisi myelin (lemak pelindung).10

Hingga usia 26 minggu, dilihat dengan menggunakan alat ultrasonografi bayi akan semakin tinggi dan kuat serta gerakannya semakin kompleks (gambar 2). Bayi akan menunjukkan tanda-tanda sensitivitas, intelegensi, dan kewaspadaan.10

GAMBAR 2

Janin Usia 26 Minggu 103. Trimester Ketiga

Pada trimester ini ibu mulai merasakan sedikit cemas dan berharap dapat melahirkan dengan segera, rasa terburu-buru ini disebabkan oleh perubahan metabolik dalam otak. Perubahan fisik yang dilalui ibu yaitu bertambah besarnya berat badan, cenderung lelah, dan tidak dapa