rpp kd 2.2 ktsp

Download RPP KD 2.2 KTSP

Post on 12-Sep-2015

311 views

Category:

Documents

2 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

materi ciri-ciri (bentuk, struktur dan fungsi sel ) bakteri

TRANSCRIPT

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN(RPP PEMANTAPAN MICROTEACHING)

Sekolah: SMA Negeri 1 Batang Mata Pelajaran: BiologiMateri pokok : Ciri-ciri Eubacteria (Bentuk, Struktur dan Fungsi Sel)Kelas: XSemester: 1Alokasi waktu: 25 menit (1 x pertemuan)A. Standar Kompetensi2. Memahami prinsip-prinsip pengelompokkan makhluk hidupB. Kompetensi Dasar2.2. Mendeskrispsikan ciri-ciri Achaeobacteria dan Eubacteria dan peranannya dalam kehidupan C. Indikator2.2.1. Mengidentifikasi ciri-ciri, bentuk, dan struktur sel Eubacteria 2.2.2. Menganalisis struktur dan fungsi sel EubacteriaD. Tujuan Pembelajaran1. Siswa mampu mengidentifikasi ciri-ciri, bentuk, dan struktur sel Eubacteria melalui diskusi kelompok dengan membisakan sikap bekerja sama, toleransi dan bertanggung jawab2. Siswa mampu menganalisis struktur dan fungsi sel Eubacteria melalui diskusi kelompok dengan membisakan sikap bekerja sama, toleransi dan bertanggung jawabE. Nilai KarakterNilai karakter yang dapat dikembangkan dalam pembelajaran antara lain:Sikap bekerja sama, sikap toleransi, dan sikap bertanggung jawab. F. Materi PembelajaranIstilah Eubacteria berasal dari bahasa Yunani, eu, yang artinya sejati. Eubacteria meliputi sebagian besar organisme prokariotik yang dapat hidup dimanapun (kosmopolit). Eubakteria disebut juga sebagai Bacteria, yang kemudian disederhanakan menjadi Bakteri. Istilah bakteri berasal dari kata bakterion yang artinya batang kecil. Bakteri merupakan organisme uniseluler (bersel satu), tidak memiliki membran inti sel (prokariotik), dan pada umumnya memiliki dinding sel tetapi tidak berklorofil. Bakteri ditemukan pertama kali pada tahun 1674, oleh Antony van Leeuwenhoek (seorang ilmuwan dari Belanda, penemu mikroskop lensa tunggal) dan istilah bacteria baru diperkenalkan pada tahun 1828 oleh Ehrenberg.1. Ciri-ciri Bakteria. Dinding sel tersusun atas mukopolisakarida dan peptidoglikanb. Sel bakteri dapat mensekreskan lendir ke permukaan dinding selnyac. Membran sitoplasma meliputi 8-10% dari bobot kering sel dantersusun atas fosfolipid dan proteind. Sitoplasma dikelilingi oleh membran sitoplasma, da tersusun dari 80% air, asam nukleat, protein, karbohidrat, lemak, dan ion anorganik serta kromatofora.e. Pada kondisi yang tidak menguntungkan, bakteri dapat membentuk endosporaf. Bakteri ada yang bergerak dengan flagela dan ada yang bergerak phili2. Ukuran dan Bentuk BakteriPanjang bakteri umumnya berkisar antara 0,5-3 mikron sedangkan lebarnya berkisar antara 0,1-0,2 mikron. Bentuk bakteri bervariasi, secara umum ada 3 tipe yaitu:a. Bentuk batang atau silinder (basil), bentuk agregat bakteri basil antara lain sebagai berikut : Monobasil, berbentuk satu batang tunggal. Contoh: Escherichia coli, Salmonella typhosa (penyebab penyakit tifus), dan Lactobacillus. Diplobasil, berbentuk batang yang bergandengan dua-dua. Contoh: Reribacterium salmoninarum Streptobasil, berbentuk batang yang bergandengan seperti rantai. Contoh: Streptobacillus moniliformis, Bacillus anthracis, dan Azobacter sp.

b. Bentuk bulat (kokus), bentuk agregat bakteri kokus antara lain sebagai berikut : Monokokus, berbentuk bulat tunggal. Contoh: Monococcus gonorrhoeae. Diplokokus, berbentuk bulat bergandengan dua-dua. Contoh: Diplococcus pneumonia Tetrakokus, berbentuk bulat terdiri dari 4 bakteri yang tersusun dalam bentuk bujur sangkar. Streptokokus, berbentuk bulat yang berkelompok memanjang seperti rantai. Contoh: Streptococcus pyogenes. Stafilokokus, berbentuk bulat yang bergerombol seperti buah anggur. Contoh: Staphylococcus aureus. Sarkina, berbentuk bulat yang berkelompok yang setiap kelompok terdiri dari 8 bakteri yang membentuk susunan seperti kubus. Contoh: Sarcina sp.

c. Bentuk spiral (spirilum), bentuk agregat bakteri spiral antara lain sebagai berikut : Spiral, berbentuk lengkung lebih dari setengah lingkaran. Contoh: Spirilium minor Spiroseta, berbentuk spiral ulir seperti sekrup dan lentur, serta . Contoh: Treponema pallidum dan Spirocheata palida Vibrio, berbentuk koma yang dianggap spiral tak sempurna, atau seperti tanda baca koma. Contoh: Vibrio coma

3. Struktur dan fungsi Sel Berbatasan dengan dinding sel terdapat membrane sitoplasma. Di dalam sitoplasma terdapat beberapa organel yang penting untuk kehidupan sel bakteri.a. Membran sitoplasmaMembran sitoplasma berperan penting dalam proses transportasi zat dan tempat untuk berlangsungnya reaksireaksi biokimiawi bagi sel. Membran sel tersusun atas protein dan lemak seperti membran sel eukariotik. Pada tempat-tempat tertentu pada membran sitoplasma terdapat tonjolan-tonjolan ke dalam membentuk struktur yang disebut mesosom. Adanya mesosom akan memperluas permukaan sel sebelah dalam. Pada mesosom terdapat banyak enzim, sehingga diperkirakan menjadi tempat pembentukan energi bagi bakteri. Mesosom juga berperan dalam sintesis dinding sel dan pembelahan sel.b. Dinding Sel Dinding sel bakteri sangat tipis dan elastis ,terbentuk dari peptidoglikan yang merupakan polimer unik yang hanya dimiliki oleh golongan bakteri. Fungsinya dinding sel adalah- memberi bentuk sel, member perlindungan dari lingkungan luar dan mengatur pertukaran zat-zat dari dan ke dalam sel. c. ProtoplasmaYaitu semua material yang terdapat didalam dinding sel. Membran sel : Terdapat dibagian dalam dinding sel, terdiri dari phospholipid yang tersusun bilayer , dan mengandung berbagai protein. Sitoplasma : Merupakan cairan sel yang terdapat didalam plasma membran. Terdiri dari 80% air, ribosom, berbagai enzim, koenzim, senyawa organik (protein, lemak, karbohidrat, dll), senyawa anorganik. Ribosom : organel sel yang berfungsi sebagai pabrik protein. Mesosome : Invaginasi dari plasma membran, dalam bentuk vesikel, tubule, atau lamella. Nukleoid : Material genetik bakteri/kromosom bakteri/DNA , berbentuk circular (melingkar), membawa sifat yg mengatur viabilitas bakteri. Plasmid : Material genetik non esensial, ekstra kromosom, berbentuk melingkar tetapi ukuran lebih kecil dari DNA, membawa sifat-sifat tambahan ketahanan terhadap antibiotik, ultra violet, patogenisitas, produksi bakteriosin, dll, tetapi tidak membawa sifat untuk viabilitas sel. Plasmid dapat berpindah antar bakteri, atau dari bakteri ke sel tanaman inang (contoh pada Agrobakterium tumefaciens).d. Bagian eksternal, terdiri dari FlagelaBerfungsi sebagai alat gerak, struktur utamanya adalah protein yang disebut flagellin, fleksibel, ukuran diameter10-15m, dengan panjang 10-20m Pili/FimbriaeMerupakan alat untuk menempel pada permukaan (adhesin) substrat. Pili ada yang khusus digunakan untuk konjugasi, disebut pili sex. DNA bakteri dapat ditransfer dari satu sel bakteri ke sel bakteri lain selama proses konjugasi. Kapsul/envelopeMerupakan selubung sel bakteri berupa extracellularpolysacharide (EPS). Berupa kapsul bila melekat erat pada dinding sel atau berupa lendir dengan struktur longgar Berfungsi sebagai pelindung sel dari kekeringan dan serangan mikroorganisme lain; alat untuk melekat pada permukaan; berperan dalam penyerapan ion selektif; dan dalam interaksi inang-patogen.G. Strategi Pembelajaran1. Model Pembelajaran: Cooperative learning (STAD)2. MetodePembelajaran: Diskusi, dan ceramah3. Pendekatan Pembelajaran: Pendekatan konsep

H. Media dan Sumber Belajara. Alat dan Bahan Alat tulis Spidol dan white board Media kalender Media sterofom Lembar Kegiatan Siswab. Sumber: Buku BSE Biologi kelas X semester I LKS Buku Biologi Erlangga SMA kelas X I. Langkah-langkah PembelajaranPertemuan IKegiatanWaktu

Kegiatan awal1. Orientasia. Guru memberi salam dan mengajak siswa berdoa sebelum memulai KBM sebagai penanaman sikap religius.b. Guru melakukan presensi kehadiran Peserta didik untuk membiasakan sikap disiplin.c. Mengkondisikan kesiapan Peserta didik untuk mengikuti pelajaran, baik secara fisik maupun psikis.2. Appersepsi Pernahkah kalian menderita sakit tifus? Apa yang kalian rasakan ketika terserang penyakit tersebut? Lalu apa yang menyebabkan kalian dapat terserang penyakit tersebut? 3. Motivasi Jadi dari pertanyaan dan jawaban yang telah diungkapkan tadi, sangat berkaitan dengan kehidupan kita sehari bukan? Karena apa yang telah kalian ungkapkan tadi berjkaitan dengan kehidupan kita, maka kita akan membahas hal tersebut pada pembelajaran hari ini. 4. Menyampaikan tujuan pembelajaranGuru menyampaikan tujuan pembelajaran kepada siswa sebelum kegiatan inti, antara lain:1) Siswa mampu mengidentifikasi ciri-ciri, bentuk, dan struktur sel Eubacteria melalui diskusi kelompok dengan membisakan sikap bekerja sama, toleransi dan bertanggung jawab.2) Siswa mampu menganalisis struktur dan fungsi sel Eubacteria melalui diskusi kelompok dengan membisakan sikap bekerja sama, toleransi dan bertanggung jawab.5

Kegiatan inti1. Eksplorasi Guru bertanya kepada siswa dari pertanyaan bu guru dan jawaban yang kalian jawab merupakan suatu yang berhubungan dengan bakteri, tentunya kalian sudah mengetahui sedikit informasi tentang bakteri bukan? Lalu apa yang dimaksud dengan bakteri? Berdasarkan pengetahuan yang sebelumnya kalian peroleh, apa sajakah ciri-ciri bakteri yang kalian ketahui? Siswa mencari tahu mengenai ciri-ciri bakteri pada umumnya melalui studi literatur atau berdasarkan pengetahuan yang sebelumnya telah diperoleh. Siswa berusaha menjawab pertanyaan dari guru . Guru membagi siswa menjadi 3 kelompok dan setiap kelompok terdiri dari 3 atau 4 anggota agar tertib dalam kegiatan pembelajaran. Siswa membentuk kelompok masing-masing beranggotakan 3 atau 4 kelompok. Guru membagikan lembar kegiatan siswa (LKS) kepada masing-masing kelompok. Dari lembar kegiatan siswa (LKS) guru meminta siswa untuk mengidentifikasi tentang ciri-ciri bakteri dan struktur sel bakteri melalui pengamatan gambar yang pada lembar LKS, serta menganalisis struktur sel bakteri berkaitan dengan fungsinya. Siswa berusaha menjawab dan mencari tahu tentang ciri-ciri bakteri dan struktur sel bakteri melalui pengamatan gambar yang pada lembar LKS, serta struktur sel b