praktek kimia organik pr

Download Praktek kimia organik pr

Post on 21-Nov-2014

95 views

Category:

Data & Analytics

1 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

kimia

TRANSCRIPT

  • 1. Praktek Kimia OrganikNama : Nurry HidayahBp : 1320011Jurusan : Kimia Analisis 1AAkademi Teknologi Industri PadangTahun 2013/2014

2. 1. Kapan suatu zat cair dikatakan menddih?Zat cair dikatakan mendidih jika gelembung gelembung uap terjadi di dalamseluruh zat cair dan dapat meninggalkan zat cair. Saat zat cair mendidih suhunya tetapdan dinamakan suhu tersebut titik didih. Selama zat cair mendidih diperlukan kalordigunakan untuk merubah wujud zat cair menjadi zat gas jadi energi tersebut digunakandisebut kalor uap / laten.Titik didih dipengaruhi oleh tekanan udara di atas permukaan danketidakmurnian zat cair. Titik didih normal air 100 C jika tekanan udara sebesar 1atmosfer atau 76 cmHg. Jika tekanan udara besar maka titik didih zat cair menjadi besardan sebaliknya. Alat yang memanfaatkan titih didih terhadap tekanan udara adalahpanci tekan dan otoklaf. Titik didih = titik embun.2. Mengapa air yang ditumpahkan diatas meja dapat kering?Menguap adalah fenomena lepasnya partikel-partikel zat cair pada bataspermukaan zat cair dengan udara luar. Hal ini terjadi karena sesungguhnya partikel-partikelzat cair bergerak secara acak pada suatu range kecepatan tertentu yangsebanding dengan temperatur zat cair tersebut. Semakin tinggi temperatur zat cairmaka semakin cepat partikel zat cair bergerak dan semakin banyak partikel yangmampu lepas dari zat cair pada batas permukaan. Pada skala makroskopis, adanyapartikel-partikel zat cair yang terlepas pada daerah batas mengakibatkan munculnyatekanan uap zat cair (bedakan antara tekanan uap zat cair dengan tekanan udara luar).Hal ini dapat kita imajinasikan dengan sejumlah partikel zat cair yang terlepas ke udarayang mendorong suatu permukaan tertentu. Pada skala makro, gaya dorong partikel-partikelzat cair itulah yang kita artikan sebagai tekanan uap zat cair. Penjelasan di atasjuga menyatakan (secara tersirat) bahwa dengan menaikkan suhu zat cair makatekanan uap zat cair akan meningkat karena baik kecepatan maupun jumlah part ikel-partikelzat cair yang terlepas akan bertambah besar dengan dinaikkannnyatemperatur yang berakibat pada semaikin besarnya gaya tekan partikel -partikeltersebut. 3. Skema partikel-partikel zat cairSelanjutnya adalah mendidih. Mendidih adalah fenomena dimana tekanan uapzat cair sama dengan tekanan udara luar. Hal ini mengakibatkan seluruh bagian dari zatcair mengalami penguapan yang ditandai dengan munculnya gelembung-gelembungudara pada zat cair yang dididihkan. Ada dua buah teknik yang dapat kita lakukanuntuk mendidihkan zat cair, teknik yang pertama adalah dengan menaikkantemperatur zat cair agar tekanan uapnya sama dengan tekanan udara luar. Kemudianteknik yang kedua adalah dengan menurunkan tekanan udara luar sehingga memilikinilai yang sama dengan tekanan uap zat cair. Teknik pertama lazim kita lihat dalamkehidupan sehari-hari, sedangkan teknik yang kedua dapat kita lakukan melalui teknikpemvakuman (sampel zat cair diletakkan di dalam ruang yang akan divakumkan).Berdasarkan penjelasan di atas maka sudah seharusnya kita mampu menjawabpertanyaan yang muncul pada bagian awal tulisan ini. Dataran rendah memiliki tekananudara yang lebih tinggi daripada daerah pegunungan (dataran tinggi). Hal inimengakibatkan pada dataran rendah dibutuhkan suhu yang lebih tinggi untuk zat cairagar tekanan uapnya sama dengan tekanan udara luar (mendidih). Tingginya suhu zatcair yang dibutuhkan menyebabkan waktu pemanasan zat cair sampai dengan tarafmendidih cenderung lebih lama jika dibandingkan dengan pendidihan zat cair padadataran tinggi. Sehingga zat cair lebih cepat mendidih pada dataran tinggidibandingkan dengan dataran rendah. Konsekwensi lain yang dapat kita ambil daripembahasan ini ialah pada daerah dataran tinggi zat cair mendidih pada suhu yang lebihrendah. Jika air mendidih pada suhu 100 oC pada di daerah permukaan air laut, maka airakan mendidih di bawah suhu 100 oC pada daerah yang lebih tinggi.3. Kegunaan dari batu didih?Batu didih adalah benda yang kecil, bentuknya tidak rata, dan berpori, yangbiasanya dimasukkan ke dalam cairan yang sedang dipanaskan. Biasanya, batu didihterbuat dari bahan silika, kalsium karbonat, porselen, maupun karbon. Batu didih 4. sederhana bisa dibuat dari pecahan-pecahan kaca, keramik, maupun batu kapur, selamabahan-bahan itu tidak bisa larut dalam cairan yang dipanaskan.Fungsi penambahan batu didih ada 2, yaitu:1. Untuk meratakan panas sehingga panas menjadi homogen pada seluruh bagianlarutan.2. Untuk menghindari titik lewat didih.Pori-pori dalam batu didih akan membantu penangkapan udara pada larutan danmelepaskannya ke permukaan larutan (ini akan menyebabkan timbulnya gelembung-gelembungkecil pada batu didih). Tanpa batu didih, maka larutan yang dipanaskan akanmenjadi superheated pada bagian tertentu, lalu tiba-tiba akan mengeluarkan uap panasyang bisa menimbulkan letupan/ledakan (bumping).Batu didih tidak boleh dimasukkan pada saat larutan akan mencapai titikdidihnya. Jika batu didih dimasukkan pada larutan yang sudah hampir mendidih, makaakan terbentuk uap panas dalam jumlah yang besar secara tiba-tiba. Hal ini bisamenyebabkan ledakan ataupun kebakaran. Jadi, batu didih harus dimasukkan ke dalamcairan sebelum cairan itu mulai dipanaskan. Jika batu didih akan dimasukkan di tengah-tengahpemanasan (mungkin karena lupa), maka suhu cairan harus diturunkan terlebihdahulu.Sebaiknya batu didih tidah digunakan secara berulang-ulang karena pori-pori dalambatu didih bisa tersumbat zat-zat pengotor dalam cairan.4. Mengapa pada saat destilasi normal pada bagian pendingin aliran air masuk dari bawah(cold water inlet) dan keluar dari atas (water outlet)?Proses pendinginan terjadi karena kita mengalirkan air ke dinding (bagian luarkondenser), sehingga uap yang dihasilkan akan kembali cair. Proses ini berjalan terus -menerus dan akhirnya kita dapat memisahkan semua senyawa-senyawa yang ada dalamcampuran homogen tersebut.Kondensor memiliki 2 celah, yaitu celah masuk dan celah keluar yang berfungsiuntuk aliran uap hasil reaksi dan untuk aliran air keran. Pendingin yang digunakanbiasanya adalah air yang dialirkan dari dasar pipa, tujuannya adalah agar bagian daridalam pipa lebih lama mengalami kontak dengan air sehingga pendinginan lebihsempurna dan hasil yang diperoleh lebih sempurna. 5. 5. Cara lain dalam pemisahan minyak aksiri dan diagram gambar?Ada 5 macam metode pembuatan minyak atsiri yaitu :1. Penyulingan (Destilasi)Proses pemisahan komponen yang berupa cairan atau padatan dari 2 macamcampuran atau lebih berdasarkan perbedaan titik uapnya, dan proses ini dilakukanterhadap minyak atsiri yang tidak larut dalam air.Dalam perkembangan pengolahan minyak atsiri telah dikenal 3 macam sistimpenyulingana. Penyulingan dengan Air (Water distillation)Metode penyulingan dengan air merupakan metode paling sederhana jikadibandingkan dua metode penyulingan yang lain. Pada metode ini, bahan yang akandisuling dimasukkan dalam ketel suling yang telah diisi air. Dengan begitu, bahanbercampur langsung dengan air. Pada metode ini, perbandingan jumlah air perebus danbahan baku dibuat berimbang, sesuai dengan kapasitas ketel. Bahan yang telahmengalami proses pendahuluan seperti perajangan dan pelayuan dimasukkan dandipadatkan. Selanjutnya, ketel ditutup rapat agar tidak terdapat celah yangmengakibatkan uap keluar.Uap yang dihasilkan dari perebusan air dan bahan dialirkan melalui pipa pendinginsehingga terjadi pengembunan (kondensasi). Selanjutnya air dan minyak ditampungdalam tangki pemisah. Pemisahan air dan minyak dilakukan berdasarkan perbedaanberat jenis.b. Penyulingan dengan Air dan Uap (Water and Steam Distillation)Metode ini disebut juga dengan system kukus. Pada metode pengukusan ini,bahan diletakkan di atas piringan atau plat besi berlubang seperti ayakan (saranganyang terletak beberapa sentimeter di atas permukaan air. Saat air direbus danmendidih, uap yang terbentuk akan melalui sarangan lewat lubang-lubang kecil danmelewati celah-celah bahan. Minyak atsiri dalam bahan pun akan ikut bersama uappanas tersebut melalui pipa menuju ketel kondensator (pendingin). 6. Selanjutnya, uap air dan minyak akan mengembun dan ditampung dalam tangkipemisah. Pemisahan air dan minyak atsiri dilakukan berdasarkan berat jenis.Keuntungandari metode ini yaitu penetrasi uap terjadi secara merata ke dalam jaringan bahan dansuhu dapat dipertahankan sampai 1000C. Lama penyulingan relative lebih singkat,rendemen minyak lebih besar dan mutunya lebih baik jika dibandingkan dengan minyakhasil dari system penyulingan dengan air.c. Penyulingan dengan UapPada system ini, air sebagai sumber uap panas terdapat dalam boiler yangletaknya terpisah dari ketel penyulingan. Uap yang dihasilkan mempunyai tekanan lebihtinggi dari tekanan udara luar. Proses penyulingan dengan uap ini baik jika digunakanuntuk menyuling bahan baku minyak atsiri berupa kayu, kulit batang, maupun biji -bijanyang relative keras.Gambar destilasi2. Ekstraksi dengan Pelarut Mudah MenguapPrinsip dari ekstraksi ini adalah melarutkan minyak atsiri dalam bahan denganpelarut organik yang mudah menguap. Pelarut organik akan berpenetrasi ke dalamjaringan dan akan melarutkan minyak serta bahan non volatile yang berupa resin, lilindan beberapa macam zat warna. Proses ekstraksi biasanya dilakukan dalam suatuwadah (ketel) disebut extractor. Berbagai pelarut yang biasa digunakan adalahpetroleum ether, carbon tetra chlorida, chloroform, dan pelarut lainnya yang bertitikdidih rendah. 7. Ekstraksi dengan pelarut organik umumnya digunakan untuk mengekstraksiminyak atsiri yang mudah rusak oleh pemanasan uap dan air, seperti untukmengekstraksi minyak dari bunga-bungaan misalnya bunga cempaka, melati, mawar,hyacinth, tuberose, narcissus, gardenis, lavender, lily, minose,labdanum, violet lower dan geranium.Pembuatan minyak atsiri dengan pelarut menguap dilakukan denganmenggunakan ekstraktor. Ekstraktor yang digunakan untuk mengekstrak minyak atsiridari bunga terdiri dari tabung ekstraktor berputar d

Recommended

View more >