makalah tentang koperasi

of 13 /13
KOPERASI Oleh AHMAD YUSRON TSANI MATA PELAJARAN EKONOMI KELAS VII MADRASAH TSANAWIYAH NAHDLATUL WATHAN PRINGGARATA

Upload: rajabul-gufron

Post on 01-Nov-2014

1.515 views

Category:

Engineering


11 download

DESCRIPTION

 

TRANSCRIPT

Page 1: Makalah tentang Koperasi

KOPERASI

Oleh

AHMAD YUSRON TSANI

MATA PELAJARAN

EKONOMI KELAS VII

MADRASAH TSANAWIYAH NAHDLATUL WATHAN PRINGGARATA

YAYASAN PONPES ARRAHMAH NW PRINGGARATA

T / P 2013 - 2014

Page 2: Makalah tentang Koperasi

BAB I

PENDAHULUAN

I. Latar Belakang.

Keberadaan beberapa koperasi telah dirasakan peran dan manfaatnya bagi

masyarakat, walaupun derajat dan intensitasnya berbeda. Setidaknya terdapat tiga

tingkat bentuk eksistensi koperasi bagi masyarakat.

Pertama, koperasi dipandang sebagai lembaga yang menjalankan suatu

kegiatan usaha tertentu dan kegiatan usaha tersebut diperlukan oleh masyarakat.

Kegiatan usaha dimaksud dapat berupa pelayanan kebutuhan keuangan atau

perkreditan, kegiatan pemasaran atau kegiatan lain. Pada tingkatan ini biasanya

koperasi menyediakan pelayanan kegiatan usaha yang tidak diberikan oleh

lembaga usaha lain tidak dapat melaksanakannya akibat adanya hambatan

peraturan. Peran koperasi ini juga terjadi jika pelanggan memang tidak memiliki

aksesibilitas pada pelayanan dari bentuk lembaga lain. Hal ini dapat dilihat pada

peran beberapa pada koperasi kredit dalam menyediakan dana yang relatif mudah

bagi anggotanya dibandingkan dengan prosedur yang harus ditempuh untuk

memperoleh dana dari bank.

Kedua, koperasi telah menjadi alternatif bagi lembaga usaha lain. Koperasi

yang telah berada pada kondisi ini dinilai berada pada tingkat yang lebih tinggi

dilihat dari perannya bagi masyarakat. Beberapa KUD untuk beberapa kegiatan

usaha tertentu diidentifikasikan mampu memberi manfaat dan peran yang

memang lebih baik dibandingkan dengan usaha lain, demikian pula dengan

koperasi kredit.

Ketiga, koperasi menjadi organisasi yang dimiliki oleh anggotanya. Faktor

utama yang menyebabkan koperasi mampu bertahan pada berbagai kondisi sulit,

yaitu dengan mengandalkan loyalitas anggota dan kesediaan anggota untuk

bersama-sama koperasi menghadapi kesulitan tersebut.

Page 3: Makalah tentang Koperasi

BAB II

PEMBAHASAN

A. Pengertian Koperasi

Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang atau badan hukum

yang berlandaskan pada asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi. Kegiatan

usaha koperasi merupakan penjabaran dari UUD 1945 pasal 33 ayat (1). Dengan

adanya penjelasan UUD 1945 Pasal 33 ayat (1) koperasi berkedudukan sebagai

soko guru perekonomian nasional dan sebagai bagian yang tidak terpisahkan

dalam sistem perekonomian nasional.

Sebagai salah satu pelaku ekonomi, koperasi merupakan organisasi ekonomi yang

berusaha menggerakkan potensi sumber daya ekonomi demi memajukan

kesejahteraan anggota. Karena sumber daya ekonomi tersebut terbatas, dan dalam

mengembangkan koperasi harus mengutamakan kepentingan anggota, maka

koperasi harus mampu bekerja seefisien mungkin dan mengikuti prinsip-prinsip

koperasi dan kaidah-kaidah ekonomi.

B. Prinsip Koperasi

Di dalam Undang-Undang RI No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian

disebutkan pada pasal 5 bahwa dalam pelaksanaannya, sebuah koperasi harus

melaksanakan prinsip koperasi. Berikut ini beberapa prinsip koperasi.

Keanggotaan koperasi bersifat sukarela dan terbuka.

Pengelolaan koperasi dilakukan secara demokratis.

Sisa hasil usaha (SHU) yang merupakan keuntungan dari usaha yang

dilakukan oleh koperasi dibagi berdasarkan besarnya jasa masing-masing

anggota.

Modal diberi balas jasa secara terbatas.

Koperasi bersifat mandiri.

Page 4: Makalah tentang Koperasi

C. Fungsi dan Peran Koperasi

Sebagaimana dikemukakan dalam pasal 4 UU No. 25 Tahun 1992, fungsi

dan peran koperasi di Indonesia seperti berikut ini.

1. Membangun dan mengembangkan potensi serta kemampuan ekonomi anggota

pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan

kesejahteraan ekonomi dan sosial Potensi dan kemampuan ekonomi para

anggota koperasi pada umumnya relatif kecil. Melalui koperasi, potensi dan

kemampuan ekonomi yang kecil itu dihimpun sebagai satu kesatuan, sehingga

dapat membentuk kekuatan yang lebih besar. Dengan demikian koperasi akan

memiliki peluang yang lebih besar dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi

dan sosial masyarakat pada umumnya dan anggota koperasi pada khususnya.

2. Turut serta secara aktif dalam upaya meningkatkan kualitas kehidupan manusia

dan masyarakat Selain diharapkan untuk dapat meningkatkan kesejahteraan

ekonomi para anggotanya, koperasi juga diharapkan dapat memenuhi

fungsinya sebagai wadah kerja sama ekonomi yang mampu meningkatkan

kualitas kehidupan manusia dan masyarakat pada umumnya. Peningkatan

kualitas kehidupan hanya bisa dicapai koperasi jika ia dapat mengembangkan

kemampuannya dalam membangun dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi

anggota-anggotanya serta masyarakat disekitarnya.

3. Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan

perekonomian nasional Koperasi adalah satu-satunya bentuk perusahaan yang

dikelola secara demokratis. Berdasarkan sifat seperti itu maka koperasi

diharapkan dapat memainkan peranannya dalam menggalang dan

memperkokoh perekonomian rakyat. Oleh karena itu koperasi harus berusaha

sekuat tenaga agar memiliki kinerja usaha yang tangguh dan efisien. Sebab

hanya dengan cara itulah koperasi dapat menjadikan perekonomian rakyat

sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional.

4. Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional

yang merupakan usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan dan

demokrasi ekonomi Sebagai salah satu pelaku ekonomi dalam sistem

Page 5: Makalah tentang Koperasi

perekonomian Indonesia, koperasi mempunyai tanggung jawab untuk

mengembangkan perekonomian nasional bersama-sama dengan pelaku-pelaku

ekonomi lainnya. Namun koperasi mempunyai sifat-sifat khusus yang berbeda

dari sifat bentuk perusahaan lainnya, maka koperasi menempati kedudukan

yang sangat penting dalam sistem perekonomian Indonesia. Dengan demikian

koperasi harus mempunyai kesungguhan untuk memiliki usaha yang sehat dan

tangguh, sehingga dengan cara tersebut koperasi dapat mengemban amanat

dengan baik.

D. Manfaat Koperasi

Berdasarkan fungsi dan peran koperasi, maka manfaat koperasi dapat

dibagi menjadi dua bidang, yaitu manfaat koperasi di bidang ekonomi dan

manfaat koperasi di bidang sosial.

Manfaat Koperasi di Bidang Ekonomi

Berikut ini beberapa manfaat koperasi di bidang ekonomi.

a) Meningkatkan penghasilan anggota-anggotanya. Sisa hasil usaha yang

diperoleh koperasi dibagikan kembali kepada para anggotanya sesuai

dengan jasa dan aktivitasnya.

b) Menawarkan barang dan jasa dengan harga yang lebih murah. Barang

dan jasa yang ditawarkan oleh koperasi lebih murah dari yang ditawarkan

di toko-toko. Hal ini bertujuan agar barang dan jasa mampu dibeli para

anggota koperasi yang kurang mampu.

c) Menumbuhkan motif berusaha yang berperikemanusiaan. Kegiatan

koperasi tidak semata-mata mencari keuntungan tetapi melayani dengan

baik keperluan anggotanya.

d) Menumbuhkan sikap jujur dan keterbukaan dalam pengelolaan

koperasi. Setiap anggota berhak menjadi pengurus koperasi dan berhak

mengetahui laporan keuangan koperasi.

e) Melatih masyarakat untuk menggunakan pendapatannya secara lebih

efektif dan membiasakan untuk hidup hemat.

Page 6: Makalah tentang Koperasi

Manfaat Koperasi di Bidang Sosial

Di bidang sosial, koperasi mempunyai beberapa manfaat berikut ini.

a) Mendorong terwujudnya kehidupan masyarakat damai dan tenteram.

b) Mendorong terwujudnya aturan yang manusiawi yang dibangun tidak di

atas hubungan-hubungan kebendaan tetapi di atas rasa kekeluargaan.

c) Mendidik anggota-anggotanya untuk memiliki semangat kerja sama dan

semangat kekeluargaan.

E. Kegiatan Koperasi.

Kegiatan Koperasi utamanya bergerak di bidang ekonomi. Tujuannya

adalah untuk kesejahteraan dan kepentingan bersama anggota koperasi tersebut.

Sehingga tidak ada satu pihakpun yang merasa dirugikan. Ada begitu banyak

sekali kegiatan koperasi. Kegiatan-kegiatan tersebut dilakukan anggota koperasi

dan diawasi oleh pemerintah yang biasanya menugaskan beberapa perangkatnya

menjadi koperasi unit desa (KUD). Kegiatan-kegiatan koperasi diantaranya adalah

a. Produksi Barang

Kegiatan koperasi dibidang produksi barang umumnya adalah usaha kecil

sampai menengah. Para produsen dikumpulkan dalam wadah koperasi

agar ada komunikasi yang intens tentang usaha anggota-anggotanya.

Sehingga produk yang mereka hasilkan kualitasnya semakin bagus dan

usaha mereka semakin maju karena adanya dukungan dan kerja sama

dengan sesama anggota.

b. Simpan Pinjam Modal

Kegiatan koperasi yang paling banyak dilakukan dan diminati masyarakat

adalah peminjaman modal. Begitu banyak masyarakat yang ingin

mendirikan suatu usaha namun tidak mempunyai modal. Oleh karena itu

koperasi memberi solusi dengan menyediakan pinjaman kepada meraka

tanpa bunga.

c. Jual Beli Produk

Page 7: Makalah tentang Koperasi

Kegiatan lain dari koperasi adalah jual beli produk dengan harga yang jauh

lebih murah daripada di pasaran.misalnya, beras yang di beli di koperasi

harganya lebih murah daripada harga beras di toko-toko.

Contoh Lain:

- Transaksi biaya listrik dan telepon

- Arisan antar anggota koperasi

- Memasarkan hasil produksi barang

F. Jenis-jenis Koperasi

Koperasi secara umum dapat dikelompokkan menjadi koperasi

konsumen, koperasi produsen dan koperasi kredit (jasa keuangan).

Koperasi dapat pula dikelompokkan berdasarkan sektor usahanya.

Koperasi Simpan Pinjam

Koperasi Konsumen

Koperasi Produsen

Koperasi Pemasaran

Koperasi Jasa

Koperasi Simpan Pinjam Adalah koperasi yang bergerak di bidang simpanan dan

pinjaman

Koperasi Konsumen Adalah koperasi beranggotakan para konsumen dengan

menjalankan kegiatannya jual beli menjual barang konsumsi

Koperasi Produsen Adalah koperasi beranggotakan para pengusaha kecil (UKM)

dengan menjalankan kegiatan pengadaan bahan baku dan penolong untuk

anggotanya.

Koperasi Pemasaran Koperasi yang menjalankan kegiatan penjualan produk/jasa

koperasinya atau anggotanya

Koperasi Jasa Koperasi yang bergerak di bidang usaha jasa lainnya.

Page 8: Makalah tentang Koperasi

BAB III

PENUTUP

I. Kesimpulan.

Koperasi

Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang atau badan hukum

yang berlandaskan pada asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi. Jadi, koperasi

mempunyai peran dan manfaat yang sangat penting bagi masyarakat karena

koperasi dapat membantu meringankan beban masyakat dengan meberikan

pinjaman modal dan koperasi menjual produknya dengan harga yang relatif lebih

murah. Sehingga masyarakat merasa terbantu dengan adanya koperasi.

Awalnya koperasi didirikan karena penderitaan dalam lapangan ekonomi

dan sosial yang ditimbulkan oleh sistem kapitalisme semakin memuncak. Hal itu

menyebabkan munculnya ide-ide perkoperasian diperkenalkan pertama kali oleh

Patih di Purwokerto, Jawa Tengah, R. Aria Wiraatmadja pada tahun 1896. Pada

tanggal 12 juli 1947, pergerakan koperasi di Indonesia mengadakan konggres

koperasi yang pertama di Tasikmalaya. Tanggal dilaksanakannya konggres ini

kemudian ditetapkan sebagai Hari Koperasi Indonesia.

Koperasi merupakan asosiasi orang-orang yang bergabung dan melakukan

usaha bersama atas dasar prinsip-prinsip koperasi, sehingga mendapatkan manfaat

yang lebih besar dengan biaya rendah melalui perusahaan yang dimiliki dan

diawasi secara demokratis oleh anggotanya.

Adanya pergantian lambang koperasi di karenakan Lambang koperasi

Indonesia dalam bentuk gambar bunga yang memberi kesan akan perkembangan

dan kemajuan terhadap perkoperasian di Indonesia. Koperasi didirikan untuk

meningkatkan perekonomian rakyat. Koperasi menyediakan kebutuhan setiap

anggotanya dengan harga terjangkau. Koperasi berasaskan kekeluargaan dan

kegotongroyongan. Masyarakat ikut serta menjadi anggota koperasi di dalamnya.

Page 9: Makalah tentang Koperasi

Modal koperasi di dapatkan dari modal sendiri maupun modal pinjaman. Dengan

adanya koperasi, kesejahteraan rakyat akan meningkat.

Koperasi sekolah.

Koperasi sekolah adalah koperasi yang didirikan di sekolah yang anggota-

anggotanya terdiri dari siswa. Mereka dilatih untuk mengembangkan

ketrampilannya dan bersikap tanggung jawab. Landasan pokok koperasi sekolah

yaitu: UUD 1945 pasal 33 ayat 1. Modal koperasi sekolah di dapat dari modal

sendiri dan modal dari pihak luar. Lapangan Usaha Koperasi sekolah berada

dalam lingkungan sekolah yang usahanya meliputi sektor ekonomi yang dapat

memenuhi kebutuhan para siswa sekolah. Dengan adanya koperasi sekolah, siswa

mudah mendapatkan keperluan sekolah dengan harga yang terjangkau.