jenis umbi

Download Jenis umbi

Post on 11-Jul-2015

3.694 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Jenis umbi-umbian yang ada di Indonesia (diambil dari majalah Noor): SINGKONG Singkong dikenal ada 2 macam, yaitu singkong kuning dan singkong putih. Singkong kuning atau kita menyebutnya singkong mentega, singkong ini mempunyai sifat pada saat dimasak adalah mempunyai tekstur yang pulen, dan cenderung lembut layaknya mentega. Untuk singkong putih, singkong ini cocok untuk keripik, karena teksturnya lebih padat dan keras. UBI Ubi dibagi menjadi 4 macam, ubi putih, ubi merah, ubi ungu dan ubi madu. Ubi putih mempunyai tekstur yang rapuh, namun rasanya lebih manis daripada ubi merah. Ubi ini cocok untuk digoreng ataupun kolak. Ubi merah sangat cocok untuk kolak dan biji salak, karena rasanya yang tidak terlalu manis, maka ubi ini memang tidak terlalu cocok untuk berdiri sendiri. Jadi perlu diberi perasa manis. Ubi Jepang yang mempunyai kulit berwarna ungu merupakan ubi yang paling manis. Ubi ini bila direbus sangat enak dimakan begitu saja. Namun orang Jepang kadang mengolahnya dengan membuat cake, es krim juga pudding. Ubi madu, biasa dikenal dengan nama ubi Cilembu. Ubi ini memang khas, karena mempunyai aroma mirip dengan madu, sangat harum dan memunyai tekstur yang lembut. Ubi ini sangat cocok bila diolah dengan dipanggang di dalam oven atau dibakar di dalam bara api. Ubi ini tidak cocok untuk digoreng, karena kandungan gulanya yang tinggi membuat ubi ini sangat mudah gosong, dan juga tidak cocok untuk direbus, karena aroma dari madu nya akan berkurang, bahkan hilang. TALAS Talas yang dikenal di pasaran ada 2 macam. Yaitu talas putih yang dikenal dengan talas Bogor dan talas ungu yang dikenal dengan nama Bentul atau talas Pontianak. Perbedaannya adalah talas Bogor lebih masir sedangkan talas Pontianak lebih pulen dan beraroma khas dan wangi. KENTANG Kentang di pasaran memang banyak jenisnya, seperti kentang tess yaitu kentang yang sangat masir dan pulen, cocok untuk kroket, kentang pure (mashed potato), pastel kentang ataupun pudding kentang. Dan kentang yang lebih legit cenderung lengket, biasa dikenal dengan nama kentang siomay. Kenapa sih kita perlu swasembada beras? Beras impor bukan saja berarti negara kita tidak mampu berdikari sendiri, tetapi beras impor memerlukan rantai transportasi yang lebih panjang sehingga secara lingkungan pun tidak baik. Dengan swasembada pun harga beras bisa lebih stabil dan baik untuk petani sehingga memakmurkan rakyat juga. Ayo kita coba umbi-umbian. Umbi Madu Cilembu sekarang banyak dijual di Carrefour juga sehingga terjangkau oleh semua orang. Kalau anda memiliki resep yang menarik, di share juga untuk pembaca lainnya. Mudah2an dengan resep yang semakin kreatif juga bisa menarik orang untuk menyukai umbi.

Umbi-umbian adalah bahan nabati yang diperoleh dari dalam tanah. Misalnya ubi kayu, ubi jalar, kentang, dan sebagainya. Pada umumnya umbi-umbian tersebut merupakan bahan sumber karbohidrat terutama pati. Di Indonesia ubi kayu (singkong) merupakan makanan pokok ketiga setelah beras dan jagung. Indonesia merupakan penghasil ubi kayu kedua terbesar di dunia, setelah Brazilia. Produksi ubi kayu rata-rata di Indonesia adalah 9,5 juta ton per ha per tahun, sedangkan produksi rata-rata dunia adalah 10,0 juta ton. Di Indonesia dan daerah-daerah tropis lainnya, ubi kayu mempunyai arti ekonomi terpenting diantara jenis umbi-umbian lainnya, sebab selain dapat dikonsumsi langsung, umbinya dapat dijadikan tepung tapioka, gaplek, pelet, tape, dekstrin, lem, kerupuk, dan lain-lainnya. Tape ubi kayu sendiri dapat diolah lebih lanjut menjadi alkohol, sirup glukosa, sari tape, sirup fruktosa, asam cuka, tepung tape, dan sebaginya. Dari tepung tape selanjutnya bisa dihasilkan bahan pencampur roti, es krim, aneka kue, dan sebagainya. Umbi ubi kayu mempunyai kulit yang terdiri dari dua lapis yaitu kulit luar dan kulit dalam. Daging umbi berwarna putih atau kuning, dibagian tengah umbi terdapat suatu jaringan yang tersusun dari serat. Antara kulit dalam dan daging umbi terdapat lapisan kambium. Adapun umbi ubi kayu terlihat pada Gambar 23. Produksi ubi jalar di negara kita ini boleh dikatakan berlimpah, tetapi penggunaannya belum seluas ubi kayu (singkong). Ubi jalar umumnya masih dikonsumsi sebagai ubi jalar rebus, kolak, atau ubi bakar. Padahal, peranan ubi jalar sebagai sumber karbohidrat dan zat tenaga adalah sangat penting, yaitu hampir menyamai singkong. Kelebihan yang dimiliki ubi jalar ini (terutama yang berwarna merah) dibandingkan ubi-ubian lainnya seperti ganyong, kentang, singkong, suweg, talas, dan uwi adalah kandungan Vitamin A-nya yang sangat tinggi. Ubi jalar putih mengandung 60 SI vitamin A, sedangkan ubi jalar merah mengandung 7700 SI. Kulit ubi jalar (Ipomoea batatas L.) relatif tipis dibandingkan dengan kulit pada ubi kayu. Warna daging umbi putih, kuning, jingga kemerah-merahan atau ungu. Warna kulit luar juga berbeda-beda biasanya putih kekuningan atau merah ungu dan tidak selalu sama dengan warna daging umbi. Demikian juga bentuknya sering tidak seragam (bulat, lonjong, benjol-benjol). Daging umbi biasanya mengandung serat, ada yang sedikit ada yang banyak. Ubi jalar mempunyai potensi sebagai penyumbang zat gizi, maka penganekaragaman produk olahan ubi jalar ini perlu ditingkatkan. Tape ubi jalar merupakan salah satu alternatif penggunaan ubi jalar. Materi Teknologi Fermentasi dalam Pelatihan Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian Oleh : Debby Sumanti, Ir., MS.

IqbalAli .com

About Biologi Buku Tamu Fotografi KAMMI Nice Link Pendidikan Refleksi Teman Umum

Blog Mahasiswa Biologi Universitas Negeri MalangTentang Ubi (umbi)Februari 22, 2008 Written by Iqbal Ali 21 Komentar

6 Votes Umbi-umbian merupakan tanaman yang banyak tumbuh di Indonesia. Umbianumbian mempunyai kandungan gizi yang cukup memenuhi jika dimanfaatkan sebagai makanan pokok. Jenis umbi-umbian yang sering ditemukan di pasaran antara lain jenis talas-talasan, ketela rambat, kentang, ketela pohon. Jenis Talas-talasan (Aracaceae) Tanaman talas-talasan yang banyak dijual di pasaran saat ini adalah bentol (Xantoshoma, Colocasia). Jenis tanaman ini dijual di pasaran dengan harga yang relatif rendah. Tanaman ini juga mempunyai kandungan karbohidrat yang tinggi sehingga dapat digunakan sebagai pangan pengganti beras.

Sekarang ini, jenis talas-talasan dioleh menjadi keripik, masakan, bahkan ada yang dijadikan sebagai tepung. Ketela rambat/ ubi jalar (Ipomoea batatas) Ketela rambat yang banyak dijual dipasaran terdiri dari dua jenis yaitu ketela ungu dan ketela kuning. Ketela rambat sering dijadikan sebagai camilan atau makanan pengganjal perut. Ketela rambat sering dioleh dengan direbus, digoreng, atau dijadikan keripik. Kentang (Solanum tuberculosum) Kentang banyak dimanfaatkan sebagai sayuran dalam masakan sehari-hari. Pengolahan kentang yang banyak adalah diolah sebagai keripik. Kentang di pasaran saat ini banyak dijual tapi pengolahan kentang untuk menjadi lebih berkualitas masih belum berkembang. Ketela pohon (Manihot utilissima) Ketela pohon merupakan jenis umbi akar yang sering dimanfaatkan sebagai makanan tambahan. Ketela pohon sering diolah dengan direbus, digoreng, dijadikan keripik, dan diolah menjadi tepung. Sekarang ini banyak makanan atau kue yang menjadikan ketela pohon sebagai bahan dasarnya. jadi kesimpulannya, umbi-umbian pada saat sekarang ini masih dijadikan sebagai makanan tambahan. Padahal apabila dilihat dari kandungan gizinya, umbi-umbian mempunyai kandungan gizi yang dapat dikembangkan sebagai makanan alternatif pengganti beras. Hal ini memungkinkan masyarakat tidak akan terlalu tergantung terhadapa keberadaaan beras sebagai makanan pokok.

IV.2.2 Hasil Olahan Umbi Umbian Pada percobaan hasil olahan umbi-umbian bahan yang digunakan adalah tepung kanji dengan beberapa indikator yaitu derajat kehalusan, penampakkan (visual), keasaman, derajat bersih dan viskositas. Menurut hasil percobaan yang diperoleh derajat kehalusan pada mesh 40 sedikit tepung yang lolos dan

kotorannya lebih banyak tersimpan di atas mesh, sedangkan pada mesh 20 tepung yang lolos banyak dibanding pada mesh 40 dan kotoran yang tersimpan di atas mesh lebih sedikit dari mesh 40. Hal ini disebabkan karena semakin kecil ukuran mesh yang digunakan maka semakin banyak tepung yang lolos. Pada pengamatan penampakkan (visual), dimana tepung kanji diletakkan diatas kertas putih setelah itu disinari oleh pennyinaran sinar UV, dari hasil percobaan menunjukkan bahwa tepung kanji mampu meneruskan cahaya secara langsung tanpa hambatan. Hal ini ini menandakan bahwa tepung tersebut tidak memiliki noda, dan dsapat dikatakan tepung tersebut memiliki mutu yang baik. Viskositas dilakukan untuk menunjukkan ketahanan bahan terhadap aliran. Dalam hal ini digunakan bahan sebanyak 11, 17, dan 20 gram. Data menunjukkan bahwa bahan dengan 20 gram lebih cepat mengental daripada 11 dan 17 gram. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi berat bahan yang dipanaskan, semakin cepat pula bahan tersebut mengalami kekentalan dan semakin rendah pula ketahanannya terhadap aliran (viskositasnya), begitu pula sebaliknya, yakni semakin kecil berat bahan yang dipanaskan, maka semakin lama bahan tersebut mengalami kekentalan artinya semakin tinggi tingkat alirannya (viskositas). Dimana kemudahan bahan mengalami kekentalan menandakan tingkat kesulitan bahan tersebut mengalami aliran (viskositas), karena semakin kental suatu bahan akan semakin sulit bahan tersebut untuk mengalir. Dan terakhir pada indikator keasaman, dilakukan untuk menguji tingkat keasaman pada tepung kanji, karena tepung kanji memiliki pH mendekati normal. Pada pengamatan keasaman tepung kanji diperoleh hasil yaitu pH awal adalah 6,09 kemudian setelah ditambah HCl 0,1 N beberapa kali pHnya menurun menjadi 2,90. Ini menunjukkan bahwa tepung kanji memiliki tingkat keasaman yang rendah namun setelah ditambahkan dengan HCl ,maka tingkat keasamannya menjadi meningkat. Sebagaimana yang kita ketahui sebelumnya semakin tinggi tingkat keasamannya, m

Recommended

View more >