tugas mandiri manajemen strategi

Download Tugas Mandiri Manajemen Strategi

Post on 17-Oct-2015

168 views

Category:

Documents

2 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Tugas Mandiri Manajemen Strategi

TRANSCRIPT

TUGAS MANDIRI MANAJEMEN STRATEGIANALISA SWOT DARI MASKAPAI SOUTHWEST

NAMA: Censi Severnaya HutajuluNIM: 224111222

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN TRANSPOR TRISAKTIJAKARTA

Kata Pengantar

Puji dan syukur saya panjatkan kepada Tuhan YME atas berkatnya makalah ini berhasil disusun dan diselesaikan tepat pada waktunya.

Penyelesaian makalah ini merupakan sebagai salah satu syarat kelulusan dari mata kuliah Manajemen Strategi dan makalah ini dibuat dengan berbagai observasi dan beberapa bantuan dari berbagai pihak untuk membantu menyelesaikan tantangan dan hambatan selama mengerjakan makalah ini. Oleh karena itu, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini.

Saya menyadari bahwa masih banyak kekurangan yang mendasar pada makalah ini. Oleh karena itu saya mengundang pembaca untuk memberikan saran serta kritik yang dapat membangun saya. Kritik konstruktif dari pembaca sangat saya harapkan untuk penyempurnaan makalah selanjutnya.

Akhir kata semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi kita sekalian.

Jakarta, Januari 2014

Penulis

BAB IPENDAHULUAN

Latar Belakang

Analisis SWOT adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dalam suatu proyek atau suatu spekulasi bisnis. Keempat faktor itulah yang membentuk akronim SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, dan threats). Proses ini melibatkan penentuan tujuan yang spesifik dari spekulasi bisnis atau proyek dan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mendukung dan yang tidak dalam mencapai tujuan tersebut. Analisis SWOT dapat diterapkan dengan cara menganalisis dan memilah berbagai hal yang mempengaruhi keempat faktornya, kemudian menerapkannya dalam gambar matrik SWOT, dimana aplikasinya adalah bagaimana kekuatan (strengths) mampu mengambil keuntungan (advantage) dari peluang (opportunities) yang ada, bagaimana cara mengatasi kelemahan (weaknesses) yang mencegah keuntungan (advantage) dari peluang (opportunities)yang ada, selanjutnya bagaimana kekuatan (strengths) mampu menghadapi ancaman (threats) yang ada, dan terakhir adalah bagaimana cara mengatasi kelemahan (weaknesses) yang mampu membuat ancaman (threats) menjadi nyata atau menciptakan sebuah ancaman baru.

BAB IIISI

A.Gambaran Umum

Southwest Airlines Co.merupakan sebuahmaskapai penerbangan bertarif rendahAmerikayang berbasis diDallas, Texas, dengan kota fokus terbesarnya diBandar Udara Internasional McCarranLas Vegas. Merupakan maskapai terbesar diAmerika Serikatmenurut jumlah penumpang yang diangkut secara domestik per tahun dan (31 Desember 2007) jugamaskapai penerbangan terbesar di duniamenurut jumlah penumpang yang diangkut. Terbesar ke-6 di AS menurut penghasilan. Juga armada pesawat terbanyak keempatdari semua maskapai komersial dunia lainnya.Southwest Airlines telah mengangkut penumpang daripada maskapai AS apapun sejak Agustus 2006 untuk penerbangan domestik dan internasional menurut Biro Statistik Transportasi Departemen Transportasi AS. Southwest Airlines merupakan salah satu maskapai paling menguntungkan di dunia dan pada Januari 2008, mengumumkan keuntungan untuk tahun ke-35nya.SouthwestAirlinesinimerupakanperusahaanpenerbanganyangunik.Ketikaindustripenerbanganberlombalombauntukmemberikanberbagailayanantambahan,mulaidarimakanan, hingga berbagai layanan tambahan yang memanjakan konsumen, Southwest justruberanitampilbeda.PerusahaanyangdidirikanolehRollinKing,LamarMuse,danHerberKelleher pada tahun 1967 diAmerika Serikatini, justrumemangkasfasilitasnyadanmembuatsegalasesuatunya jadisederhana danserba cepat. Mereka mulaioff dengangagasansederhanayang jika Anda mendapatkan penumpang ke tujuan mereka pada waktu dan di harga terendahmaka orang yakin untuk terbang melalui penerbangan Anda. Jika penerbangan lain menerapkansistem nomor tempat duduk, Southwest justru meniadakannya. Falsafah yang dianut SouthwesTadalah first come, first serve, alias siapa yang datang lebih dulu, dapat memilih tempat duduksesukanya. Strategi yang dianut Southwest adalah menggarap rute penerbangan jarak pendekdengan menerbangi bandar udara yang masih underutilized dan dekat dengan metropolitan, sertamenawarkan harga yang cukup rendah. Keberhasilan Southwest ini memunculkan sejumlahpesaingyangmenirunya,mulaidariVanguard,AmericaWest,Reno,hinggaKiwiAir.Namunternyatamerekasemuagagal menirukeberhasilanSouthwest, bahkanbeberapadiantaranyamengalami kerugian yang besar dan terpaksa harus tutup.Southwest Airlines Co. merupakan maskapai AS terbesar keempat dalam hal pengangkutan penumpang dan kedua terbesar dalam hal keberangkatan penerbangan domestic. Southwest (LUV) terbang menuju 59 bandar udara di 58 kota, tepatnya di 30 negara. Strategi operasional perusahaan telah dibangun secara menyeluruh menyediakan penerbangan frekuensi tinggi, menempuh jarak pendek, point-to-point (dari titik ke titik), layanan bertarif rendah. Southwest menolak upaya ekspansi terlalu cepat, dan lebih memilih untuk menambah rute tujuan baru hanya ketika perusahaan memiliki sumber daya dan terlebih menghadapi situasi dimana mereka harus mengantisipasi permintaan akan rute lokasi baru dengan minimal penerbangan 10-12 per hari.

Rata-rata penerbangan jarak jauh terjadi di tahun 2001, tercatat dalam data selama setahun penuh, penerbangan menempuh jarak 514 mil dengan durasi waktu sekitar 1,5 jam. Sistem rute point-to-point pada perusahaan ini antara lain menyediakan rute langsung (direct), penerbangan non-stop, sehingga sistem hub tradisional dan sistem spoke berkoneksi, keterlambatan, dan total waktu perjalanan dapat diminimalisir sekitar 75%, sehingga penumpang Southwest mampu terbang tanpa henti. Bila mungkin, Southwest menghindari hub bandar udara yang lebih padat dan lebih memilih berlokasi di pusat kota satelit atau bandar udara seperti Chicago Midway, Houston Hobby, Dallas Love Field, Baltimore-Washington International, Oakland, Providence, San Jose, dan Islip (New York). Struktur tarif Southwest relatif sederhana jika dibandingkan dengan layanan yang diberikan secara penuh oleh maskapai ini. Fitur tarif rendah, mengikat, terbatas, lower fare (penerbangan dengan tariff murah tersedia dalam basis terbatas).

Pemasaran dan OperasionalSouthwest terus menerapkan biaya terendah (lower cost/ cost per seat murah) untuk kursi penerbangan jauh (ASM), dari biaya angkut penumpang $ 0,0769 pada kuartal/ triwulan pertama tahun 2001 menjadi $ 0,0731 per kursi pada kuartal pertama tahun 2002. Southwest sendiri memberikan semua diskon untuk semua perjalanan udara di Amerika Serikat, hampir 90% transaksi. Perusahaan menerapkan strategi low cost dengan didukung low reservation and ticketing cost (rendahnya biaya reservasi dan ticketing), jenis pesawat terbang, biaya makanan yang murah (low food cost), dan quick turnaround (maksudnya, dalam waktu beberapa menit misal 25 menit setelah mendarat, pesawat harus terbang atau lepas landas lagi. Aktivitas menurunkan dan menaikkan penumpang, mengisi bahan bakar dan lepas landas kembali diperhitungkan siap dalam tempo 25 menit). Sehingga perputaran waktu cepat dan meminimalkan jumlah pesawat mengeluarkan layanan lebih dan memungkinkan perusahaan untuk menyewa bandara lebih sedikit gerbang.

Penumpang dapat memesan penerbangan pada Southwest melalui agen-agen perjalanan atau langsung dengan Southwest melalui telepon atau Internet. Southwest tidak bekerjasama dengan interline operator penerbangan lainnya (bahkan perusahaan ini tidak mentransfer bagasi ke penerbangan lain), tidak memiliki hubungan feeder komuter, dan tidak memiliki kerjasama dengan tiket jasa perjalanan online utama seperti Orbitz, Priceline, Expedia, dan Travelocity. Sebagai maskapai pertama yang mendirikan sebuah home page di Internet, Southwest mulai menawarkan e-tiket melalui www.southwest.com di tahun 1996. Kuartal yang berakhir pada 31 Maret 2002, perusahaan melaporkan bahwa sekitar 46% pendapatan maskapai berasal dari pemesanan online penumpang. Perusahaan memperkirakan biaya per booking (pemesanan) di Internet sekitar $ 1, secara signifikan lebih sedikit dibanding biaya pemesanan melalui agen perjalanan menghabiskan biaya $ 6 - $ 8.

Southwest mengoperasikan hanya satu jenis pesawat, Boeing 737, sehingga menyederhanakan penjadwalan, maintaince (pemeliharaan), operasional penerbangan, dan (training) pelatihan. Pada akhir tahun 2001, perusahaan memiliki total pesawat dalam pelayanan 246 737 (200, 300, dan 500 series), sedangkan yang disewa ada 99. Southwest juga meluncurkan untuk pelanggan pesawat Boeing 737-700, selain terbaru juga paling efisien dari tipe 737. Perusahaan pengiriman resmi beroperasi pertama kali menggunakan armada ini pada Desember 1997; pada April 18, 2002, Southwest memiliki armada 118 untuk pelayanannya. Usia pesawat pada perusahaan ini rata-rata kurang dari 8,5 tahun.

Karena sebagian besar penerbangan Southwest menempuh jarak pendek, sehingga tidak menawarkan makanan apapun-hanya kacang dan minuman saja. (Data minuman tidak ada, tetapi, perusahaan mengungkapkan bahwa di tahun 2001 mereka menyediakan 91.7 juta kantong kacang!) Pada awal Mei 2002, perusahaan mengumumkan untuk pertama kalinya maskapai ini menawarkan layanan nonstop antar benua, dimulai dengan Baltimore-Los Angeles. Meskipun banyak penerbangan antar benua lainnya yang bakal banyak menjadi pesaing/ menghantui, termasuk USAir, Southwest berharap ibarat jin dalam botol tidak akan keluar jalur, beberapa pengamat industri bertanya-tanya apakah menambah rute penerbangan jarak jauh berarti Southwest tidak konsisten lagi dengan fokus strategi, yang telah membuat mereka sukses sekarang ini.

Turnaround time (siklus) rata-rata hanya 25 menit (jika dibandingkan pesaing utama menghabiskan waktu satu jam atau lebih) dapat membantu meningkatka