antelmintik oke

Download Antelmintik Oke

Post on 25-Jul-2015

871 views

Category:

Documents

14 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

GAGAS PRAYOGA LINDA JULI ASTUTI RENNY HANDAYANI SANTI YANUARTI UTAMI RIZKY FIRSTYA NOVANI TIA OKTAVIANI

PENDAHULUAN Antihelmintika atau obat cacing (Yun. anti = lawan,

helmins = cacing) adalah obat-obat yang dapat memusnahkan cacing dalam tubuh hewan dan manusia (Obat-obat penting) Atihelminthik agen yang membunuh cacing (Kamus saku

kedokteran Dorland)

Pepaya Carica papaya Klasifikasi :

Ordo : Cystales/Parietales Famili : Caricaceae Genus : Carica Spesies : Carica papaya L. Nama simplisia: Caricae Folium Bagian tanaman yang digunakan: Daun , biji, Getah buah, Akar, Bunga Khasiat: Stomakik, Emenagog, Antelmintik, Anti inflamasi, Antelmintik, Diuretik

Kandungan Kimia

Buah : asam butanorat, metal butanoat, benzilglukosinolat, linalool, papain, asam alfa linoleat, alfa filandren, alfa terpinen, gamma terpinen, 4-terpineol, dan terpinolen Daun : alkaloid, dehidrokarpain, pesedokarpain, flavonol, benzilglukosinolat, papain dan tanin Biji: benzyl isotiosianat, asam lemak rantai panjang Lateks kering: Glucotropaeolin dan benzilglukosinolat

Efek Farmakologi Benzil isotiosianat (biji pepaya) : melawan

nematoda, mempunyai aktivitas antibakteri dan antifungi yang kuat Carpain : agen kardiotonik dan amubisid.

Uji Praklinis Pada penelitian in vitro menunjukkan bahwa lateks

papaya memiliki efek untuk mengurangi infeksi telur Ascariasis Infusion biji papaya menunjukkan efikasi yang tinggi melawan parasit Aspiculuris tetraptera dan Hymenolepis nana pada mencit. Jumlah cacing berkurang hingga hampir 100% dicapai pada mencit yang terinfeksi H. nana yang menerima infusion papaya pada dosis 1,2 g/ kgBB selama 3 hari

Uji KlinikEfikasi Carica papaya dengan obat sintetik modern terhadap efek antelmintik cacing nematode Penelitian dilakukan pada dairy farm di distrik Commewijne, diambil partisipan yang telah terinfeksi cacing mematoda secara alami. Partisipan dibagi menjadi tiga kelompok. Kelompok pertma diberi perlakuan dengan levamisole (antelmintik sintetik), kelompok kedua diberikan campuran ekstrak daun dari buah papaya, dan kelompok ke tiga sebagai control. Efek perlakuan diukur berdasarkan jumlah telur cacing/gram (epp-egg per gram) feses Hasil penelitian : efikasi dari levamisole dalam mereduksi telur nematode hampir mencapai 100% dan efikasi dari ekstrak buah dan daun papaya hampir mencapai 60%.

Dosis dan Efek SampingDosis Tingtur: 1 4 ml perhari Infusa: 1 - 2 cangkir perhari Efek Samping Pepaya dapat menyebabkan inflamasi pada perut, reaksi alergi seperti asma. Efek samping serius yang mungkin timbul antara lain nyeri pada perut, nausea, muntah, detak jantung melambat, dan ketidakmampuan untuk bergerak.

Kontra indikasi dan PenyiapanKontra Indikasi Penggunaan papaya pada ibu hamil tidak dianjurkan karena terdapat penelitian yang membuktikan bahwa papaya memiliki efek embriotoksik dan teratogenik dan juga menyebabkan keguguran pada kehamilan Kandungan senyawa dalam papaya dapat berinteraksi dengan warfarin Penyimpanan dilakukan di tempat yang sejuk dan kering

Penyiapan Resep tradisional: Obat cacing Akar pepaya 1 jari tangan; Bawang putih 1 umbi; Air 100 ml, Direbus sampai mendidih, Diminum 2 kali sehari; tiap kali minum 100 ml.

Momordica charantia (Pare) Kingdom Subkingdom Super Divisi

Divisi Kelas Sub Kelas Ordo Famili Genus Spesies

: Plantae : Tracheobionta : Spermatophyta : Magnoliophyta : Magnoliopsida : Dilleniidae : Violales : Cucurbitaceae : Momordica : Momordica charantia L.

Kandungan Kimia

Daun, buah, dan akar mengandung zat pahit (tipe kukurbitasin suatu

triterpen trisiklik) kukurbitasin A,B,C,D,E,I, saponin. Buah mengandung saponin, alkaloid (sedikit), asam amino bebas, 5hidroksitriptamin, momordisin , momordikosid F-1, F-2, G, I, asam oksalat, asam oleat, pektin, polipeptida P, asam stearat, stigmasterol, rubixantin. Biji mengandung kukurbitin, 20-40% protein dan 30-50% minyak lemak dengan komponen utama asam oleat, asam linoleat (70-90%), zat pahit (momordikosid A, B, C, D, E, K, I), saponin, visin.

Efek Farmakologis Antidiabetes pare dapat mencegah diabetes tipe-II : menurunkan tingkat gula darahpada kelinci normal

Antikanker menghambat enzim guanilat siklase patogenesis dan replikasi tidakhanya pada psoriasis, tapi juga leukimia dan kanker.

Sistem pencernaan purgatif dan emetic, stimulan nafsu makan dan terapi infeksigastrointestinal

Kulit Antiobesitas meningkatkan aktivitas adenosin-5-monofosfat (AMPK) : enzim yangmemfasilitasi ambilan glukosa sel dan oksidasi asam lemak.

Agen antimikroba Ekstrak daun memiliki aktivitas antimikrobial spektrum luas. Aktivitas antivirus Agen Anti HIV Antihelmintik

Uji Praklinik Ekstrak

daun dan perasan buah pare (Momordica charantia) mempunyai khasiat anthelmintik terhadap cacing Ascaridia galli dan cacing tambang anjing. Penelitian eksperimental ini berdesain post test only control group menggunakan 192 cacing Ascaridia galli dibagi menjadi 4 kelompok. Kelompok pertama diberi perlakuan infus daun pare konsentrasi 10g/100ml, 20g/100ml, dan 40g/100ml. Kelompok kedua diberi perlakuan infus biji pare konsentrasi 10g/100ml, 20g/100ml, dan40g/100ml. Kelompok ketiga diberi piperazin sitrat0,5% sebagai kontrol positif. Kelompok keempat diberi NaCl0,9% sebagai kontrol negatif.

Data jumlah kematian total cacing setiap 1 jam dianalisis

probit untuk mendapatkan LC100 dan LT100 infus daun dan biji pare. Hasil dari penelitian ini adalah Infus daun pare memiliki LC100 33,921gram/100ml dan LT100 23,314 jam sedangkan infus biji pare memiliki LC100 31,578gram/100ml dan LT100 33,793 jam. Kesimpulan : Infus daun dan biji pare pada konsentrasi 10gram/100ml, 20gram/100ml ,dan 40gram/100ml memiliki daya antihelmintik terhadap cacing Ascaridia galli secara in vitro tetapi lebih lemah dari Piperazin sitrat 0,5%. Daya antihelmintik infus daun pare 40gram/100ml lebih efektif daripada infus biji pare 40gram/100ml.

Uji Klinik Pemberian ekstrak dari perasan buah pare

dengan dosis 3x3 gram sehari selama 4 minggu diabetes militus tipe noninsulin-dependent.

Dosis dan Efek sampingDosis : Ekstrak Momordica charantia : Untuk anak umur : 3-5 tahun 1 kali sehari 2 sendok makan 6-8 tahun 1 kali sehari seperempat gelas 9-12 tahun 2 kali sehari sepertiga gelas Untuk dewasa : 2 kali sehari setengah gelas. Efek Samping : depresi sistem saraf pusat dan relaksasi otot, kemudian stimulasi sistem saraf pusat, simpatolitik, parasimpatomimetik, dan simpatominetik.

Kontra indikasi dan Peringatan abortif aktivitas stimulan uterin lemah sehingga

tanaman ini kontraindikasikan selama kehamilan. Menurunkan fertilitas pada pria maupun wanita kontraindikasi terapi fertilitas atau kesulitan hamil. Bahan aktif dari pare ditransfer ke sekresi susu selama kehamilan kontraindikasikan selama laktasi. Menurunkan tingkat gula darah kontraindikasikan bagi orang dengan hipoglikemia.

Aplikasi dan PenggunaanTradisional 10 lembar daun pare dicuci dan dilumatkan sampai lembut. Selanjutnya diseduh dengan air panas sebanyak setengah gelas. Setelah dingin disaring. Daun pare sebanyak 7 gram diseduh dengan seperempat gelas air matang panas, diaduk dan disaring. Hasil saringan ditambah satu sendok teh madu, diminum sekaligus sebelum makan pagi. Modern GlyMordica Bitter Melon, 100% Natural, 450mg - 60 Caps Kandungan : Serbuk Momordica charantia

Punica granatum DelimaKlasifikasi Divisi : Spermatophyta Sub divisi: Angiospermae Kelas : Dicotyledonae Bangsa : Myrtales Suku : Punicaceae Marga : Punica Jenis : Punica granatum L.. Simplisia yg digunakan : akar, kulit batang, buah, kulit buah dan bunga

Kandungan Kimia Kulit buah delima : 25-28% gallo tannins

mencakup punicalagin, punicacortein C, casuarin Batang dan Akar : 20-25% gallo tannin mencakup punicalagin, punicacortein C, casuarin kulit batang dan kulit akar : alkaloid peperidin (0,4% pada kulit batang dan mencapai 8% pada kulit akar), mencakup isopelletierine,N-methylisopelletierine,

Efek Farmakologi Tannin dan alkaloid berefek sebagai anthelmentik

dan amoeboid. Tannin pada obat memberikan efek sebagai astringent untuk sakit tenggorokan,diare dan disentri Pelletieren seperti stychnine memacu meningkatnya refleks stimulant yang dapat meningkat menjadi tetanus dan efektif melawan berbagai tapeworm, ringworm dan nematoda.1.

Uji Pra KlinikAnti-inflamasi

Ekstrak fenolik buah delima menunjukkan potensi inhibisi Nitric Oxid (NO) pada sel makrofag. Bahkan, delima secara signifikan menurunkan edema tikus yang diinduksi karageenan.Mengantagonis respon inflamasi pada onset malaria

Fraksi kaya tannin dari ekstrak metanolik Kulit buah terbukti menginhibisi sekresi MMP-9 yang diinduksi oleh haemozoin atau TNF.

Uji KlinikAntioksidanKonsumsi Jus Delima pada pasien dengan stenosis arteri karotid akan menurunkan ketebalan karotid intima-media dan tekanan darah sistolik dan efek ini dapat berhubungan dengan karakteriskik delima sebagai antioksidan poten (Avira M dkk, 2004) Melalui penelitian dibuktikan bahwa penggunaan ekstrak C. Asiatica dan P. Granatum dapat menurunkan plak

Menurunkan gejala kronik periodontitis

Anti Jamur untuk Candidosis

Terbukti bahwa ekstrak P. Granatum dapat digunakan sebagai agen antijamur topikal pada penanganan kandidiosis yang denture stomatitis Dosis dan Posologi(Vasconcelos, 2003)

Antiplak dan antigingivitis

Dosis Dosis sehari-hari Penanganan tapeworm

Penanganan 1 : dekokta 4 dosis dalam 60 ml dengan 2 jam interval diantara dosis-dosis tersebut dan disertai dengan laksativ pada sebelum penanganan dan setelah penanganan Penanganan 2 : maserasi 3 dosis pada 65 ml dengan interval 30 menit. Setelah 1 jam diberikan laksat