tugas mandiri hemato sk 2.docx

Download tugas mandiri hemato sk 2.docx

Post on 13-Apr-2018

221 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 7/24/2019 tugas mandiri hemato sk 2.docx

    1/18

    1. MM Sintesis Hemoglobin

    Gen Penyadi Globin

    Manusia memiliki delapan gen globin fungsional dengan 2 gen cluster duplikat:

    a) Gen -like cluster pada lengan pendek kromosom 11ada empat jenis globin: ,,,

    b) Gen -like cluster pada lengan panjang kromosom 1!ada dua jenis globin: , "

    #intesis globin dimulai minggu ke-$ gestasi

    a) %aemoglobin Go&er ' ( 22)

    b( %aemoglobin )ortland ( 22)

    c) %aemoglobin Go&er '' (22)

    Fetal : HbF (2 2), HbA (22)

    Adult : HbA, HbA2 ( 22), HbF.

    *ara+ orang de&asa mengandung tiga jenis %b omponen utama adala+ %b. /22(

    %emoglobin minor mengandung rantai globin /fetal %b or %b0( atau /%b .( menggantikan

    rantai )ada embrio dan janin, Go&er 1, )ortland, Go&er 2 and fetal %b mendominasi pada

    stadium berbeda erdapat dua jenis rantai aitu G dan ., asam amino Glisin dan .lanin

    Gen rantai diduplikasi dan keduana aktif /1 dan 2(

  • 7/24/2019 tugas mandiri hemato sk 2.docx

    2/18

    2. MM Thalasemia

    Definisi

    #uatu kelainan genetic ang sangat beraneka ragam ang di tandai ole+ penurunan sintess

    rantai atau dari globin

    +alassemia adala+ penakit gen resesif autosom ang dapat diturunkan

    )ada defek genetis t+alassemia terjadi mutasi atau delesi pada kromosom, ang

    menebabkan penurunan atau tidak terjadina sintesis sala+ satu rantai globin ang menjadi ba+an

    pembentuk +emoglobin, dan mengakibatkan pembentukan formasi abnormal dari molekul

    +emoglobin

    +alassemia mempengaru+i sala+ satu atau kombinasi dari 2 rantai , , , dan , tetapi

    tidak dapat mempengaru+i rantai dan bersamaan

    %ilangna rantai menebabkan t+alassemia-, +ilangna rantai menebabkant+alassemia-, dan +ilangna rantai menebabkan t+alassemia-

    %ilangna rantai asam amino dapat tunggal/minor atau +etero3igot( ataupun ganda/maor

    atau +omo3igot( Minor adala+ orang orang ang se+at, namun memiliki potensi sebagai carrier

    Maor adala+ orang ang memiliki penakit t+alassemia ang diturunkan dan bersifat serius,

    penderitana tidak dapat membentuk +emoglobin ang cukup untuk dara+ se+ingga oksigen ang

    disalurkan dalam tubu+ tidak cukup dan dapat menebabkan asfiksi jaringan, edema, gagal jantung

    kongestif, +ingga kematian jaringan

    Epidemiologi

    4enis +alasemia )eta #ebaran

    +alasemia epulauan Mediterania, imur enga+, 'ndia, )akistan, .sia

    enggara, 5usia #elatan, 6+ina 4arang di: .frika kecuali

    7iberia dan beberapa bagian .frika 8tara sporadik pada semua

    ras

    +alasemia erentang dari .frika ke Mediterania, imur enga+, .sia

    imur, dan .sia enggara %b 9arts %drops #ndrome dan

    %b% disease sebagian besar terdapat di populasi .sia enggara

    dan Mediterania

    /*jum+ara ., 2;;

  • 7/24/2019 tugas mandiri hemato sk 2.docx

    3/18

    produksi protein globin ang menebabkan t+alassemia Mutasi gen pada globin alfa akan

    menebabkan penakit alfa- t+alassemia dan jika itu terjadi pada globin beta maka akan

    menebabkan penakit beta-t+alassemia

    /=uki =unanda, 2;;>(

    Klasifikasi

    Secaa klinis, t+alassemia dikelompokkan menjadi $ /tiga(, aitu :

    Thalasemia mayo, ang sangat tergantung pada transfusi,

    Thalasemia mino ! kaie, tanpa gejala /asimtomatik(, dan

    Thalasemia intemedia

    /9ambang ), 2;1;(

    "edasakan antai asam amino yang tekena, t+alassemia digolongkan menjadi 2 jenis

    utama, aitu :

    a# Thalassemia $/melibatkan rantai alfa( minimal memba&a 1 gen(

    #eperti ang tela+ diketa+ui sebelumna ba+&a pada bai ang baru la+ir masi+ terdapat

    jumla+ %b0/22( ang masi+ cukup tinggi )ada usia 2; +ari sesuda+ kela+iran, kadar

    %b0 akan menurun dan setela+ ! bulan, kadarna akan menjadi normal seperti orang

    de&asa #elanjutna pada masa tersebut akan terjadi kon?ersi %b0 menjadi %b./22(

    dan %b.2 /22(

    )ada kasus t+alassemia , akan terjadi mutasi pada kromosom 1! ang menebabkan

    produksi rantai globin /memiliki @ lokus genetik( menurun, ang menebabkan adana

    kelebi+an rantai globin pada orang de&asa dan kelebi+an rantai pada ne&born *erajatt+alassemia ber+ubungan dengan jumla+ lokus ang termutasi /semakin banak lokus

    ang termutasi, derajat t+alassemia semakin tinggi(

    +alassemia dibedakan menjadi :

    Silent %aie Thalassemia $ &Thalassemia'2'$ Tait#

    *elesi satu gen /Ao( iga loki globin cukup memungkinkan produksi %b normal

    #ecara +ematologis se+at, kadang-kadang indeks 596 /Red Blood Cell( renda+ idak ada

    anemia dan +poc+romia pada orang ini *iagnosis tidak dapat ditentukan dengan

    elektroforesis 9iasana pada etnis populasi .frican .merican 696 /Complete Blood

    Count( sala+ satu orangtua menunjukkan hypochromiadan microcytosis

    Thalassemia'1'$ Tait

    *elesi pada 2 gen , dapat berbentuk t+alassemia-1a- +omo3igot /Aoo( atau t+alassemia-

    2a- +etero3igot /oAo( *ua loki globin memungkinkan ert+ropoiesis +ampir normal,

    tetapi ada anemia +poc+romic microctic ringan dan indeks 596 renda+

    Thalassemia $ (ntemedia &Hb H disease#

    *elesi $ gen globin /oAoo( *ua +emoglobin ang tidak stabil ada dalam dara+, aitu

    %b% /tetramer rantai ( B %b 9arts /tetramer rantai ( edua %b ang tidak stabil ini

    mempunai afinitas ang tinggi ter+adap C2daripada %b normal, se+ingga pengiriman C2ke jaringan renda+ /+ipoksia( .da anemia +poc+romic microctic dengan sel-sel target

    dan Dheinz bodiesE /badan inklusi( pada preparat +apus dara+ tepi, juga ditemukan

  • 7/24/2019 tugas mandiri hemato sk 2.docx

    4/18

    splenomegali elainan ini nampak pd masa anak-anak atau pd a&al ke+idupan de&asa

    ketika anemia dan splenomegali terli+at

    Thalassemia $ Ma)o &Thalassemia $ Homo*igot#

    *elesi sempurna @ gen /ooAoo( 0etus tidak dapat +idup segera sesuda+ keluar dari uterus

    dan ke+amilan mungkin tidak berta+an lama #ebagian besar bai ditemukan meninggalpada saat la+ir dengan +drops fetalis dan bai ang la+ir +idup akan segera meninggal

    setela+ la+ir, kecuali transfusi dara+ intrauterine diberikan 9ai-bai tersebut edema dan

    mempunai sedikit %b ang bersirkulasi, %b ang ada semuana tetramer rantai /%b

    9arts( ang memiliki afinitas ang tinggi

    b# Thalasemia +/melibatkan rantai (

    9eta t+alassemia juga sering disebut Cooleys anemia +alassemia terjadi karena mutasi

    pada rantai globin pada kromosom 11 +alassemia ini diturunkan secara autosom

    resesif *erajat penakit tergantung pada sifat dasar mutasi Mutasi diklasifikasikan

    sebagai /o( jika mereka mencega+ pembetukan rantai dan /F( jika mereka

    memungkinkan formasi beberapa rantai terjadi )roduksi rantai menurun atau tiadkdiproduksi sama sekali, se+ingga rantai relatif berlebi+an, tetapi tidak membentuk

    tetramer umpulan rantai ang berlebi+an tersebut akan berikatan dengan membran sel

    dara+ mera+, mengendap, dan menebabkan kerusakan membran )ada konsentrasi tinggi,

    kumpulan rantai tersebut akan membentuk agregat toksik

    +alassemia diklasifikasikan sebagai berikut :

    Silent %aie Thalassemia + &Thalassemia + Tait#

    )ada jenis ini penderita memiliki satu gen normal dan satu gen ang bermutasi )enderita

    mungkin mengalami anemia ringan ang ditandai dengan sel dara+ mera+ ang mengecil

    /mikrositer( 0enotipna asimtomatik, disebut juga sebagai thalassemia + mino

    Thalassemia + (ntemedia

    #uatu kondisi tenga+ antara bentuk major dan minor )ada kondisi ini kedua gen

    mengalami mutasi tetapi masi+ bisa memproduksi sedikit rantai beta globin )enderita

    dapat +idup normal, tetapi mungkin memerlukan transfusi sekali-sekali, misal pada saat

    sakit atau +amil, serta tergantung dari derajat mutasi gen ang terjadi

    Thalassemia Associated with Chain Structural Variants

    #indrom t+alassemia /+alassemia A %b(

    Thalassemia Ma)o &%ooley,s -nemia#)ada kondisi ini kedua gen mengalami mutasi se+ingga tidak dapat memproduksi rantai

    beta globin 9iasana gejala muncul pada bai ketika berumur $ bulan berupa anemia ang

    berat

    9erbeda dengan t+alassemia minor /t+alassemia traitAba&aan(, penderita t+alassemia

    maor tidak dapat membentuk +emoglobin ang cukup di dalam dara+ mereka, se+ingga

    +ampir tidak ada oksigen ang dapat disalurkan ke seluru+ tubu+, ang lama-lama akan

    menebabkan +ipoksia jaringan /kekurangan C2(, edema, gagal jantung kongestif, maupun

    kematian Cle+ karena itu, penderita t+alassemia maor memerlukan transfusi dara+ ang

    sering dan pera&atan medis demi kelangsungan +idupna

    /*jum+ana . dan Moedrik , 2;;

  • 7/24/2019 tugas mandiri hemato sk 2.docx

    5/18

    Patofisiologi

    Patofisiologi Thalassemia'+

    )enurunan produksi rantai beta, menebabkan produksi rantai alfa ang berlebi+an

    )roduksi rantai globin pasca kela+iran masi+ tetap diproduksi, untuk mengkompensasi

    defisiensi 22 /%b.(, namun tetap tidak mencukupi %al ini menunjukkan ba+&aproduksi rantai globin dan dan rantai globin tidak perna+ dapat mencukupi untuk

    mengikat rantai alfa ang berlebi+an 5antai alfa ang berlebi+an ini merupakan ciri k+as

    pada patogenesis t+alassemia-

    5antai alfa ang berlebi+an, ang tidak dapat berikatan dengan rantia globin lainna, akan

    berpresipitasi pada prekrusor sel dara+ mera+ dalam sumsum tulang dan dalam sel

    progenitor dara+ tepi )resipitasi ini akan menimbulkan gangguan pematangan prekusor

    eritrosit dan menebabkan eritropoiesis tidak efektif /inefektif(, se+ingga umur eritrosit

    menjadi pendek .kibatna akan timbul anemia .nemia ini lebi+ lanjut lagi akan menjadi

    pendorong p