ppt kelompok 4 (1)

25
RAGAM BAHASA

Upload: ana-rahmatun-khasanah

Post on 03-Dec-2015

250 views

Category:

Documents


0 download

DESCRIPTION

Ragam Bahasa

TRANSCRIPT

Page 1: Ppt Kelompok 4 (1)

RAGAM BAHASA

Page 2: Ppt Kelompok 4 (1)

Anggota Kelompok 4

1. Elva septiana2. Dwi Putri Rahayu3. Khomsatun Dwi N4. Ratna Rustiyah5. Renita Sari6. Luluk Diyah A7. Gilang widi Asmoro

Page 3: Ppt Kelompok 4 (1)

Ragam Bahasa

Ragam bahasa apa yang Anda tahu ???

Page 4: Ppt Kelompok 4 (1)

PENGERTIAN RAGAM BAHASA

Ragam Bahasa merupakan variasi bahasa menurut pemakaian, yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara, kawan bicara, orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicara. (Bachman, 1990).

Page 5: Ppt Kelompok 4 (1)

RAGAM BAHASA

MEDIA/SARANA

PENUTUR- NYA

POKOK PERSOALAN-

NYA

LISAN

TULIS

JURNA-LISTIK

HUKUM

ILMIAH

SASTRA

dsb

DIALEK IDIALEK

PENDIDIKAN PENUTUR

SIKAP PENUTUR

RAGAM BAHASA

Page 6: Ppt Kelompok 4 (1)

Berdasar Media

ORagam LisanORagam TulisOApa bedanya????

Page 7: Ppt Kelompok 4 (1)

RAGAM LISAN

Bahasa yang di hasilkan menggunakan alat ucap (organ of speech) dengan fonem sebagai unsur dasar dinamakan ragam bahasa lisan.

Dalam ragam bahasa lisan ini, pembicara dapat memanfaatkan tinggi rendah suara atau tekanan, air muka, gerak tangan atau isyarat untuk mengungkapkan ide.

Page 8: Ppt Kelompok 4 (1)

Ciri-ciri ragam lisan: Memerlukan orang kedua/teman

bicara. Tergantung kondisi, ruang, dan

waktu. Tidak harus memperhatikan

gramatikal, hanya perlu intonasi serta bahasa tubuh.

Berlangsung cepat

Page 9: Ppt Kelompok 4 (1)

RAGAM TULISRagam bahasa tulis adalah bahasa yang dihasilkan dengan memanfaatkan tulisan dengan huruf sebagai unsur dasarnya

Ciri-ciri ragam tulis:

Tidak memerlukan orang kedua/teman bicara. Tidak tergantung kondisi, situasi & ruang serta

waktu. Harus memperhatikan unsur gramatikal. Berlangsung lambat. Selalu memakai alat bantu. Kesalahan tidak dapat langsung dikoreksi. Tidak dapat dibantu dengan gerak tubuh dan

mimik muka, hanya terbantu dengan tanda baca

Page 10: Ppt Kelompok 4 (1)

RAGAM BAHASA INDONESIA

BI

TULIS

LISAN

TIDAK BAKU

BAKU

TIDAK BAKU

Seragam

Cendekia

KemantapanDinamis

NASIONAL FUNGSIONAL

Komunikasi

Ekonomi

Militer

Agama

BAKU DAERAH SOSIAL

Page 11: Ppt Kelompok 4 (1)

Ragam bahasa ragam bahasa baku :Lisan ceramah, pidato

ragam bahasa tidak baku:

percakapan dengan teman

Ragam bahasa Baku : menulis laporan, Tulisan artikel Tidak Baku : sms/menulis

dengan bahasa gaul

Page 12: Ppt Kelompok 4 (1)

Perbedaan Ragam Lisan dan Tulisan

Ragam Lisan Ragam Tulisan

1. Ada lawan bicara yang mendengarkan.

2. Unsur-unsur fungsi gramatikal (Subjek, Predikat, objek) tidak selalu dinyatakan dengan kata-kata tetapi dengan gerak dan mimik.

3. Terikat pada situasi, kondisi ruang dan waktu.

4. Diksi tidak cermat5. Makna dipengaruhi oleh

tinggi-rendah, panjang-pendek nada suara/intonasi.

1. Tidak memerlukan lawan bicara.

2. Fungsi-fungsi gramatikal (Subjek, Predikat, objek) harus dinyatakan secara eksplisit.

3. Tidak terikat oleh situasi, kondisi, ruang, dan waktu.

4. Diksi harus cermat5. Makna ditentukan

terutama oleh pemakaian tanda baca dan ejaan.

Page 13: Ppt Kelompok 4 (1)

Keunggulan dan Kelemahan Komunikasi secara Lisan dan Tulis

Cara Berkomunikasi

Keunggulan Kelemahan

Komunikasi lisanContoh produk:-Berbicara-Berpidato-Berdiskusi-Mempresentasikan sesuatu

1. Berlangsung cepat2. Sering dapat berlangsung tanpa alat bantu3. Kesalahan langsung dapat dikoreksi4. Dapat dibantu dengan gerak tubuh & mimik

1.Tidak selalu punya bukti autentik

2. Dasar hukumnya lemah

3. Sulit disajikan secara bersih4. Mudah

dimanipulasi

Page 14: Ppt Kelompok 4 (1)

Cara Berkomunikasi

Keunggulan Kelemahan

Komunikasi tertulisContoh produk:-Menulis surat-Menulis laporan-Menulis artikel-Menulis makalah

1. Mempunyai bukti autentik

2. Dasar hukum kuat

3. Dapat disajikan Lebih matang

dan bersih

4. Lebih sulit dimanipulasi

1. Berlangsung lambat

2. Selalu memakai

alat bantu

3. Kesalahan tidak dapat langsung dikoreksi

4. Tidak dapat dibantu dengan gerak tubuh dan mimik

Page 15: Ppt Kelompok 4 (1)

Contoh Perbedaan Ragam Lisan dan Tulisan

Ragam Lisan (tidak baku) Ragam Tulisan (baku)

1. Kosakata Agnes bilang kita harus

belajar.Agnes mengatakan bahwa kita harus belajar.

2. Bentuk Kata Nia sedang baca surat kabar.

Nia sedang membaca surat kabar.

3. Struktur Kalimat Mereka tinggal di Lampung.

Mereka bertempat tinggal di Lampung.

Page 16: Ppt Kelompok 4 (1)

Berdasar Penutur

A. Berdasarkan Daerah (Logat/Dialek)

Luasnya pemakaian bahasa dapat menimbulkan

perbedaan pemakaian bahasa. Bahasa digunakan

oleh orang yang tinggal di Jakarta berbeda dengan

bahasa Indonesia yang digunakan di Jawa Tengah,

Bali, Jayapura, dan Tapanuli. Masing-masing memiliki

ciri khas yang berbeda-beda.

Page 17: Ppt Kelompok 4 (1)

B. Berdasarkan Pendidikan Penutur Bahasa Indonesia yang digunakan oleh kelompok penutur yang berpendidikan berbeda dengan yang tidak berpendidikan, terutama dalam pelafalan kata yang berasal dari bahasa asing.

Perbedaan ini juga terjadi dalam bidang tata bahasa. Selain itu bentuk kata dalam kalimat pun sering menanggalkan awalan yang seharusnya dipakai.

Page 18: Ppt Kelompok 4 (1)

C. Berdasarkan Sikap Penutur Ragam bahasa dipengaruhi juga oleh setiap penutur

terhadap kawan bicara (jika lisan) atau sikap penulis

terhadap pembawa (jika dituliskan) sikap itu antara lain

resmi, akrab, dan santai. Kedudukan kawan bicara atau

pembaca terhadap penutur atau penulis juga

mempengaruhi sikap tersebut.

Page 19: Ppt Kelompok 4 (1)

Ragam Bahasa Menurut Topik PembicaraanA. Ragam undang-undang

Ragam bahasa undang-undang adalah ragam bahasa yang menggunakan komunikasi yang resmi. Ragam bahasa hukum adalah bahasa Indonesia yang corak penggunaan bahasanya khas dalam dunia hukum.Ciri-ciri ragam bahasa hukum :• Mempunyai gaya bahasa yang khusus.• Lugas dan eksak karena menghindari

kesamaran dan ketaksaan.• Objektif dan menekan prasangka

pribadi.• Memberikan definisi yang cermat

tentang nama, sifat dan kategori yang diselidiki untuk menghindari kesimpangsiuran.

• Tidak beremosi dan menjauhi tafsiran bersensasi.

Page 20: Ppt Kelompok 4 (1)

B. Ragam Jurnalistik

Bahasa jurnalistik adalah bahasa yang digunakan oleh wartawan jurnalis dalam menuliskan karya – karya jurnalistik. Bahasa jurnalistik harus jelas dan mudah dipahami oleh pembaca dengan ukuran intelektual minimal, sehingga mudah dipahami isinya. Bahasa jurnalistik sangat daya komunikasinya. Bahasa jurnalistik juga dituntut kebakuannya sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia baku.

Page 21: Ppt Kelompok 4 (1)

C. Ragam Ilmiah

Bahasa Indonesia ragam ilmiah merupakan salah satu ragam bahasa Indonesia yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah. Sebagai bahasa yang digunakan untuk memaparkan fakta, konsep, prinsip, teori atau gabungan dari keempatnya, bahasa Indonesia diharapkan dapat menjadi media yang efektif untuk komunikasi ilmiah, baik secara tertulis maupun lisan

Page 22: Ppt Kelompok 4 (1)

Karakteristik ragam bahasa ilmiah ialah:

1. Mencerminkan sikap ilmiah

2. Transparan

3. Lugas

4. Menggunakan paparan (eksposisi) sebagai bentuk karangan yang utama

5. Membatasi pemakaian majas (figures of speech)

6. Penulis menyebut diri sendiri sebagai orang ketiga (penulis, peneliti)

7. Sering menggunakan definisi, klasifikasi, dan analisis

8. Bahasanya ringkas tetapi padat

9. Menggunakan tata cara penulisan, dan format karya ilmiah secara konsisten (misalnya dalam merujuk sumber dan menyusun daftar pustaka)

10.Menggunakan bahasa indonesia baku.

Page 23: Ppt Kelompok 4 (1)

D. Ragam Sastra

Ragam Bahasa Sastra adalah ragam bahasa yang banyak menggunakan kalimat tidak efektif. Penggambaran yang sejelas-jelasnya melalui rangkaian kata bermakna konotasi sering dipakai dalam ragam bahasa sastra.Ciri-ciri ragam bahasa sastra : Menggunakan kalimat yang tidak efektif. Menggunakan kata-kata yang tidak baku. Adanya rangkaian kata yang bermakna konotasi

Page 24: Ppt Kelompok 4 (1)

Berdasar Waktu

Ragam Indonesia Lama

Ragam Indonesia Baru

Nuansa bahasa Melayu

Semenjak dicetuskannya peraturan pemerintah

Page 25: Ppt Kelompok 4 (1)

Sampai JumpaPada Pertemuan Berikutnya