kelompok 1 hematologi pbl modul 1

Click here to load reader

Post on 29-Dec-2015

209 views

Category:

Documents

5 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Nama : Diah Eka PermanawatiNim : 20107300241. Proses terjadinya hematopoiesisProses pembentukan sel darah (hemopoesis; hematopoiesis) normalnya berlangsung dalam sumsum tulang. Namun sejumlah komponen darah seperti sel T dan sel B mengalami pendewasaan di luar sumsum tulang. Dalam sumsum tulang ini terdapat sel sel yang disebut sel stem hemopoietik pluripoten, yang merupakan asal dari seluruh sel sel dalam darah sirkulasi (guyton). Ketika sel-sel darah ini berproduksi, ada sebagian besar sel-sel yang diproduksi akan berdeferensiasi untuk membentuk sel-sel tipe lain, seperti Sel Stem Limfoid yang akan memproduksi Limfosit-T, Natular Killer (NK), dan Limfosit-B. Dan sebagian sel-sel yang diproduksi juga akan membentuk suatu jalur khusus pembelahan sel yang disebut Commited Stem Cells. Berbagai Commited Stem Cells, bila ditumbuhkan dalam biakan, akan menghasilkan koloni tipe sel darah yang spesifik. Pertama Commited Stem Cells ini akan membentuk CFU-GEMM dahulu, yang seterusnya akan membentuk Sel Unit Pembentuk Koloni-Eritrosit, ditandai dengan singkatan CFU-E, yang menghasilkan Eritrosit, dan juga membentuk Sel Unit Pembentuk Koloni-Megakariosit, yang ditandai dengan singkatan CFU-M, yang akan menghasilkan Trombosit (Platelet). Demikian pula, Coomited Stem Cells juga akan membentuk Sel Unit Pembentuk Koloni-Granulosit dan Monosit, ditandai dengan singkatan CFU-GM, yang akan membentuk Eosinofil, Neutrofil, Basofil, dan juga Makrofag.

Referensi : Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Penerbitan IPD FKUI Pusat. Jakarta. 2007: 627 633. Bakta, I Made, Prof. Dr. Hematologi Klinik Ringkas. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta. 2006: 98 110.

NAMA : Nerhis Sydney WisakaNIM: 20107300782. Sebutkan dan jeaskan komponen darah, fungsinya serta nilai normalnya !Darah membentuk sekutar 8% dari berat badan tubuh total dan memiliki volume rerata 5 liter pada wanita dan 5,5 liter pada pria. Darah terdiri dari tiga jenis elemen khusus, eritrosit, leukosit, dan trombosit, yang membentuk suspensi dalam cairan kompleks plasma.Nilai hematokrit reraata pada wanita adalah 42 % dan pada lelaki 45%. Jadi volume rerata plasma dalam darah pada wanita adalah 58% dan lelaki 55%.PLASMA DARAHKarena plasma merupakan cairan terdiri dari 90%. Air plasma berfungsi sebagai medium transport untuk banyak bahan inorganik dan organik.Elektrolit pada plasma adalah Na+ dan Cl-, komponen garam dapur. Terdapat juga HCO3-, K+, Ca2+, dan bahan lain. Fungsi terpenting ion-ion ini adalah perannya dalam ekstabilitas membran, distribusi osmotik cairan antara CES dan sel, dan menyangga perubahan pH.SEL-SEL DARAH

Darah terdiri dari : - elemen/ sel-sel darah - plasmaSel darah tdd : - Eritrosit - Trombosit, dan - Lekosit: a. Granular / PML : - Basofil - Eosinofil - Netrofil b. Agranular / MNL : - Limfosit - MonositERITROSIT bentuk piringan yang mencekung dibagian tengah di kedua sisi (bikonkaf) diameter 7.2 m (normal) : diameter > 9m makrositer diameter < 6m mikrositer

Eritrosit abnormal yang ukurannya bervariasi dgn persentasi tinggi Anisositosis bentuk unik eritrosit berperan1. bentuk bikonkaf menghasilkan luas permukaan yang lebih luas yang berfungsi untuk difusi O2 menembus membran dibandingkan dengan bentik sel yang bulat dengan volume yang sama2. tipisnya sel memungkinkan O2 cepat berdifusi dalam sel dan eksterior sel Jumlah normal : 4.5 5 juta / L () 5 juta / L () Umur eritrosit : 120 hari dalam sirkulasi. Mengandung molekul Hemoglobin yang terdiri dari 4 gugus heme yg dihubungkan oleh suatu polipeptida. Heme adalah suatu derivat porfirin yg mengandung besi (Fe +).

LEUKOSIT

Leukosit (sel darah putih atau SDP) adalah satuan mobile pada sistem pertahan tubuh.

Berdasarkan granul spesifik pada sitoplasmanya seperti yang dilihat dalam mikroskop cahaya, sel-sel lekosit digolongkan dalam 2 kelompok : - granulosit - agranulositGranulosit : mempunyai bentuk inti tidak teratur ,dalam sitoplasma terdapat granula spesifik yang dinamakan Netrofil, Eosinofil Basofil

Netrofil: 60 70 % lekosit yang beredar diameter sekitar 12 m inti terdiri atas 2 5 lobus(biasanya 3 lobus) satu sama lain dihubungkan oleh benanghalus kromatin Netrofil segmenNetrofil imatur mempunyai inti yg tidak bersegmen yang berbentuk tapal kuda Netrofil batangGranula-granula yang terdapat pada netrofil:dibagi dalam 2 jenis : - granula azurofilik, - granula spesifik. Granula azurofilik : mulai tampak pd stadium promiolosit dan jumlahnya berkurg tiap pembelahan sel yg berturut-turut. juga terdapat pada sel matang tetapi sebagian besar kehilangan sifat pewarnaannya mengandung enzim lisosom dan peroksidase. dengan pewarnaan Romanovsky ungu-kemerahan. Granula spesifik : tampak pada stadium mielosit, granul lebih kecil mengandung fosfatase alkali dan zat-zat bakterisidal yg dinamakan fagositin dengan pewarnaan Romanovsky salmon pink.

Kedua granula dibentuk dalam Aparatus-golgi, tetapi pada tempat yang berbeda. Netrofil mrpk pertahanan seluler terhadap invasi jasad renik memfagosit dg aktif.EOSINOFIL : jumlah lebih sedikit (1 4 %) dlm darah diameter sekitar 9 m inti biasanya bilobus Retikulum endoplasma, mitokondria dan Aparatus golgi kurang berkembang. sifat identifikasi utama Eosinofil memiliki granul asidofilik (bewarna orange) dengan pewarnaan eosin. granula2 adalah lisosom yg mengandung fosfatase asam, katepsin dan ribonuklease tetapi tidak mengandung lisozim. mampu bergerak secara amoeboid dan fagositosis secara selektif.BASOFIL : Jumlahnya hanya 0 1 % dari lekosit darah diameter sel 12 m inti berbentuk huruf S sitoplasma basofilik, mengandung granula yang lebih besar, sering menutupi inti. granulanya irreguler dan berwarna meta-kromatik. dengan pewarnaan Romanovsky lembayung. mengandung granul-granul heparin dan histamin seperti pada sel mast.

LIMFOSIT : sel berbentuk sferis dg diameter 6 8 m limfosit ukuran ini dikenal sbg limfosit kecil. mempunyai inti sferis, kadang-kadang dgn suatu lekukan, kromatin yg padat dan kasar sehingga inti berwarna gelap pada sediaan biasa sbg mempermudah utk identifikasi. sitoplasma sedikit sekali, dan pada SHD tampak sbg lingkaran sekitar inti. sitoplasma sedikit mengandung organel, tetapi mengandung banyak ribosom dan poliribosom.Dalam darah sebagian besar limfosit adalah limfosit-T dan bertanggung jawab thd reaksi imun yg diperantarai sel dan tidak tergantung pada anti bodi yg beredar bebas. limfosi-B menimbulkan memory cell, ini adalah limfosit yg sebelumnya telah terkenaantigen tetapi tidak berdiferensiasi menjadi sel-sel plasma. Memory cell juga berasal dari limfosit-T, yg juga bereaksi dan proliferasi setelah kontakdengan suatu Antigen yg sebelumnya merka pernah berkontak. Limfosit-T dan B keduanya berperan dalam Immunologgic memory. MONOSIT : mempunyai diameter 9 - 12 m inti oval, berbentuk ginjal umumnya terletak konsentris kromatin kurang padat dan menujukkan susunan yang fibril daripada limfosit. inti monosit diwarnai lebih muda dp limfosit inti mengandung 2 atau 3 anak inti yg dpt dilihat dlm SHD yg diwarnai dgn campuran Romanovsky. sitoplasmanya basofilik dan mengandung granul azurofilik yg sangat halus. mampu menembus kapiler, masuk kedalam jaringan ikat, dan berdifrensiasi menjadi sel-selfagositik sistem makrofag.TROMBOSIT : adalah sel tak berinti berbentuk cakram dgn diameter 2 5 m. berasal dari pecahan megakariosit yang terdapat dalam sumsum tulang jumlah berkisar 150 300 ribu / L masa hidup sekitar 8 hari dalam SHD yg diwarnai sering dalam kelompokan berwarna biru muda. Berfungsi untuk hemostasis

KomponenFungsi

Plasma

Air Medium transport; membawa panas

Elektrolit Eksitabilitas membran; distribusi osmotik cairan antara CES dan CIS; menyangga perubahan pH

Nutrien, zat sisa, gas, hormonDiangkut dalam darah; gas CO2 darah berperan dalam keseimbangan asam-basa

Protein plasmaMenghasilkan efek osmotik yang penting dalam distribusi CES antara kompartemen vaskuler dan interstinum; menyangga perubahan pH

Elemen seluler

Eritrosit Mengangkut O2 dan CO2(terutama O2)

Leukosit

Neutrofil Fagosit yang menelang bakteri dan debris

EosinofilMenyerang cacing parasitik; penting dalam reaksi alergik

BasofilMengeluarkan histamin, yang penting dalam reaksi alergik, dan heparin, yang membantu membersihkan lemak dari darah

MonositDalam transit menjadi makrofag

LimfositLimfosit B(hasilkan antibodi), Limfosit T (respons imun seluler)

Trombosit Hemostasis

Nilai normal a. eritosit Dewasa: wanita 4,0-5,5 juta sel/mm pria 4,5-6,2 juta sel/mm anak-anak 3,6-4,8 juta sel/mm bayi 3.8-6.1 juta sel/mm

b. leukositdewasa : 4500-10000 sel/mm Anak 10 tahun : 4500-13500 sel/mmBayi- balita: 5700-18000 sel/mmpostpartum 9700-25700 sel/mmneonatus 9000-30000sel/mmibu hamil rata-rata 6000-17000sel/mm

c. trombositdewasa : 150.000-450.000 sel /mm Anak-anak : 150.000-450.000 sel/mm

d. laju endap darahDewasa : pria 0 -10 mm/jam wanita 0 - 20 mm/jamLansia : pria < 20 mm/jamwanita < 30-40 mm/jam. Anak-anak