ppt pemicu 3 blok hematologi kelompok 21 (lengkap)

Click here to load reader

Download PPT Pemicu 3 Blok Hematologi Kelompok 21 (Lengkap)

Post on 16-Feb-2016

48 views

Category:

Documents

2 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

bahan kedokteran hematologi

TRANSCRIPT

  • PEMICU 3BAYIKU KUNINGKELOMPOK 21BLOK HEMATOLOGI2015

  • LO 1 MEKANISME IKTERIKIkterik / ikterus Disebabkan karena gangguan metabolisme bilirubin shg dpt terjadi hiperbilirubinemia tak terkonjugasi dan hiperbilirubinemia terkonjugasiSecara normal metabolisme bilirubin terdiri dr 3 fase :Pra-hepatikDestruksi eritrositIntrahepatikPembentukan bilirubin direkEkstrahepatikEkskresi bilirubin

  • Hiperbilirubinemia Tak TerkonjugasiMekanisme gangguan metabolisme pd bilirubin tak terkonjugasi :1. Over produksi Disebabkan adanya perombakan / destruksi eritrosit intravaskuler / hemolysis intravaskuler yg berlebihan shg pasokan bahan baku berupa protoporfirin meningkat shg terbentuk banyak bilirubin indirect / bilirubin tak terkonjugasi dilain sisi enzim glukoronil transferase dlm sel hepatosit yg melakukan proses konjugasi tidak mencukupi lebihan bilirubin indirect akan keluar ke sistem sirkulasi mengakibatkan hiperbilirubinemia tak terkonjugasi Bilirubin tak terkonjugasi tidak larut dlm plasma berikatan dgn albumin

  • Hiperbilirubinemia Tak TerkonjugasiMekanisme gangguan metabolisme pd bilirubin tak terkonjugasi :2. Penurunan ambilan hepatikBilirubin indirect pd RES di hati dan sistem sirkulasi dpt berikatan pd reseptor sel hapatosit yg melakukan proses konjugasiReseptor yg abnormalitas mengakibatkan terjadinya penurunan ambilan hepatik3. Penurunan konjugasi hepatikDisebabkan oleh defisiensi enzim glukoronil transferase kemampuan sel hepatosit dlm proses konjugasi menurun

  • Hiperbilirubinemia TerkonjugasiMekanisme gangguan metabolisme pd bilirubin terkonjugasi :IntrahepatikDisebabkan adanya kelainan hepatoseluler hepatitis, sirosis hati, alcohol, obat anastesi, dan tumor hati multipleKelainan hepatoseluler terjadi dimana proses konjugasi telah terjadi dan tidak dpt mensekresikan hasilnya berupa bilirubin direct EkstrahepatikDisebabkan karena terjadinya obstruksi / penyumbatan pd bile ductus / bilier ekstrahepatik Obstruksi bilier ekstrahepatikObstruksi sal. Empedu di dalam heparSirosis hepatis, abses hati, tumor malignaObstruksi pd lumen sal. Empedu Batu empeduKelainan dinding sal. EmpeduAtresia bawaan, struktur traumatic, tumor sal. EmpeduTekanan dr luar sal. EmpeduPankreatitis tumor caput pankreas

  • LO 2 ETIOLOGI, FAKTOR RESIKO, EPIDEMIOLOGI ANEMIA HEMOLITIK

  • Definisi Anemia HemoitikAdalah anemia yang diakibatkan peningkatan kecepatan destruksi eritrosit. Karena hiperplasia eritripoiesis dan perluasan anatomik pada sumsum tulang (Kapita Selekta Hematologi: 68)Adalah anemia yang disebabkan oleh proses hemolisis. Hemolisis adalah pemecahan eritostit dalam pembuluh darah sebelum waktunya (sebelum masa hidup 120 hari) (Klinik Ringkas Hematologi: 50)

  • Klasifikasi Anemia Hemolitik1. Anemia Hemolitik IntrakorpuskularAnemia hemolitik karena faktor di dalam eritrosit sendiri, dan sebagian besar bersifat herediter-familier2. Anemia Hemolitik EkstrakorpuskularAnemia hemolitik karena faktor dari luar eritrosit, yang sebagian besar bersifat didapat

  • Klasifikasi Anemia Hemolitik berdasarkan etiologinyaA. HerediterMembranopati (ggn membran eritrosit) Hereditary spherocytosisHereditary elliptocytosisHereditary stomatocytosisEnzimopati (gangguan metabolisme/ enzim eritrosit) Defek pd jalur heksosemonofosfat, defisiensi G6PDDefek pd jalur embden-meyerhoff, defisiensi piruvat kinase

    HemoglobinopatiHb-pati struktural : HbC,HbD,HbE,HbS,unstable Hb, dll.Sindrom thalassemia

    B. Didapat : Paroxysmal nocturnal Hemoglobinuria (PNH)

    Gangguan intrakorpuskuler

  • DidapatImun Autoimun : warm AIHA, cold AIHAAloimun : Hemolytic transfusion reactions, Hemolytic disease of new born, allograft (bone marrow transplantation)Drug AssociatedRed cell fragmentation syndromes :Graft arteriKatup jantung (buatan)MikroangiopatikTTP (Thrombotic Trombocytopenic Purpura)HUS (Hemolytic Uremic Syndrome)DIC (Disseminated Intra Vascular Coagulation)Pre-eklampsiaMarch HemoglobinuriaInfeksi : Malaria, ClostridiaBahan Kimia dan fisik :ObatBahan kimia dan rmh tanggaLuka bakar luasLuka bakar akan merusak eritrosit dan menyebabkan akansitosis / sferositosis.HipersplenismeGangguan ekstrakorpuskuler

  • EpidemiologiAnemia hemolitik: 5% dari keseluruhan kasus anemiaAnemia hemolitik imun1-3 kasus per 100.000 individu per tahunLebih sering pada perempuan daripada laki-laki dan umumnya terjadi pada usia pertengahanAnemia hemolitik non-imunSickle cell anemia umumnya terjadi pada orang Afrika-AmerikaDefisiensi G6PD merupakan X-linked resesif sehingga dijumpai di laki-laki

  • LO 3 PATOFISIOLOGI ANEMIA HEMOLITIK

  • INTRAVASKULAR

  • 1. Membranopati (Spherocyte) Defek pada ankyrin, spectrin, atau pallidin (protein interaksi vertikal membrane skeleton & lipid bilayer membran eritrosit) Membran eritrosit longgar Lipid bilayer yg tidak disupport protein rangka mudah terlepas Eritrosit bikonkaf menjadi mikrosferis Melewati kapiler limpa rusak, atau ditandai & difagosit makrofag (mati sebelum waktunya) Hemolisis ekstravaskuler kronik

  • Sferositosis herediterDefinisi Kelainan karena pola pewarisan dan kasus2 ini disebabkan oleh mutasi spontan.EtiologiKelainan molekuler protein rangka (misal: def protein spektrin)Tanda dan gejalaAnemia IkterusSplenomegaliSferositosis dan somatositosis di darah periferTerjadi hemolisis tingan tapi terkompensasiPenatalaksanaanSplenektomi

  • Sferositosis

  • Sferositosis HerediterPatogenesis :Defek pd protein pembentuk membran eritrosit Akibat : def. spectrin, ankryn, protein pita 3 fragilitas osmotik eritrosit bentuk eritrosit bulat permukaan membran hilang terjebak dalam limpa

  • Eliptositosis herediterDefinisiPenyakit karena gangguan herediter yg berkaitan dengan kerangka protein membran SDMGejala klinisJarang ada gejala Temuan laboratoriumDarah berbentuk sel sabit Krapuhan osmotik dan autohemolisisKomplikasiPiropoikilositosisEritrosit menunjukkan banyak bentuk tetesan airmata sferosit dan mikrosferoist sera sel2 yang terfragmentasi

  • Eliptositosis HerediterPatogenesis : kegagalan heterodimer spektrin untuk bergabung dengan dirinya menjadi heterotetramer fragilitas osmotik eritrositGangg sintesis protein spectrin dan , protein 4.1 , glicophoryn C pembentuk membran eritrosit

  • Stomatositosis herediter

    Stomatositosis herediterJumlah satomatosit meningkat Volume sel rerata meningkat

  • 2. Enzimnopati - Defisiensi G6PDGlukosa-6 fosfat dehidrogenase berfungsi :Melepaskan nikotinamida adenin dinukelotida fosfat (NADP).Sumber NADPH satu-satunya yang diperlukan untuk produksi glutation tereduksi.Patofisiologi :Timbul karena mutasi gen yang mengkode enzim G6PD yang terletak pada lengan panjang dari kromosom X. Secara elektroforetik ada 2 tipe isoenzim, yaitu : tipe A (orang Negro) & tipe B (varian normal).

  • Defisiensi G6PD NADPH reduced glutathion eritrosit mudah terkena bahan oksidan kerusakan membran & pembentukan Heinzs bodies eritrosit rusak difagositir RES jika berat menimbulkan hemolisis intravaskular.Gambaran KlinisAnemia hemolitik akut (respons terhadap stress oksidan)Ikterus neonatalDrug induced hemolytic anemiaFavism

  • Gambaran laboratoriumTanda-tanda hemolisis intravaskuler.Gambaran apusan darah tepi contracted & fragmented cells, bite cells, and blister cells. Inclusion bodies terdapat di eritrosit.TerapiMenghentikan obat yang memicu hemolisis.Jumlah urin yang kelua tinggi dipertahankan.Transfusi darah untuk anemia berat.

  • Mutasi gen yg mengkode rangkaian asam amino G6PD terletak pada lengan panjang kromosom X lebih sering mengenai laki-lakiPerempuan biasanya carrier (biasanya nilai G6PD eritrosit separuh dari normal) dan asimtomatik wanita heterozigot mendapat keuntungan: resisten terhadap malaria FalciparumDi seluruh dunia, terdapat lebih dari 400 varian G6PD terjadinya substitusi basa (penggantian asam amino)

  • Hemolisis pada anemia defisiensi G6PD dapat dipicu:Obat-obatanAntimalaria : primakuin, pirimetamin, kinine, khlorokuinAntibakteri: sulfonamid, sulfometoksazol, sulfapiridin, tiazolsulfon, nitrofurantoin, penisilin, streptomisin, INHAnalgetika: fenasetin, salisilat, parasetamolLain-lain: asetanilid, furokson, metilen blue, vit K, probenesid, quinidin, dapson, toluidin blue, doksorubisinInfeksi dan ketoasidosis diabetikFava bean / buncis (mengandung convicience) menimbulkan favism

  • Stres oksidan/agen penyebab anemia hemolitik pada defisiensi G6PD:Infeksi & ketoasidosis diabetik Kacang fava (Vicia faba)ObatAnti Malaria : primakuin, pamakuin, klorokuin, fansidar, maloprim)Anti bakteri : sulfonamid, dapson, kloramfenikol, nitrofuran, kotrimoksazol, salazopyrinObat cacing : -naftol, stibofen.Lain-lain : analog vitamin K, naftalen, probenisid

  • 2. Enzimnopati defisiensi piruvat kinase

  • Piruvat kinase adalah enzim yang dibutuhkan utk konversi 2-fosfoenolpiruvat (2-PEP) menjadi piruvat (tahap akhir dari proses glikolisis), dan menghasilkan ATP bagi eritrosit.Merupakan 95% kasus defek jalur glikolisis.Biasanya diturunkan secara autosomal resesif.

  • Kurangnya piruvat kinase penghasilan ATP rendah & influks Na dan K berlebihan eritrosit kaku lebih cepat disekuestrasi oleh makrofag.Kelainan ini hanya mengenai eritrosit, tetapi beberapa kelainan lain terkait glikolisis dapat mengenai leukosit (meskipun tidak mempengaruhi populasinya).

  • Diwariskan secara resesif autosomal, pasien yang terkena bersifat homozigot atau heterozigot ganda.Eritrosit menjadi kaku karena berkurangnya pembentukan adenosin trifosfat (ATP).Beratnya anemia sangat bervariasi (Hb 4-10g/dl) dan menyebabkan gejala yang relatif ringan karena pergeseran kurva disosiasi oksigen ke kanan akibat peningkatan kadar 2,3-difosfogliserat (2