asuhan keperawatan gerontik pada tn

Click here to load reader

Post on 25-Oct-2015

176 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK PADA Tn. S LANJUT USIA DENGAN ASMAA. PENGKAJIAN1. Pengumpulan Dataa. Data BiografiNama : Bp. STTL : 10 Oktober 1940Pendidikan Terakhir : SRAgama : IslamStatus Perkawinan : menikahTB / BB : 165 cm / 58 kgPenampilan umum :Ciri-ciri tubuh : tinggi, kurus, badan masih terlihat bugarAlamat : Bulakpelem RT/RW 01/02 No. 30 SragiOrang terdekat yang bisa dihubungi :Hubungan dengan lansia : anak / tetanggaAlamat & No. Telp : Bulakpelem, Sragib. Riwayat Keluarga1) PasanganMasih hidup, bernama Ibu M, keadaan sehat, pekerjaan ibu rumah tangga, alamatnya tinggal bersama suaminya 9istri kedua), istri pertama meninggal.2) AnakDari istri pertama mempunyai anak 3, 2 anak sudah berkeluarga, tinggal 1 anak belum menikah tinggal bersama Bp. S. Dari istri kedua mempunyai anak 3 orang, anak pertama sudah berkeluarga tapi tidak serumah, anak kedua masih SMA, dan anak ke-3 SMP, keduanya tinggal serumah.

Genogram :

Ket :: laki-laki: perempuan: laki-laki meninggal: perempuan meninggal: pasien: tinggal dalam satu rumahc. Riwayat PekerjaanBpk S mengatakan sudah tidak bekerja lagi, anaknya yang dari istri pertama yang tinggal serumah menjadi tulang punggung.d. Riwayat Lingkungan HidupTempat tinggal di rumah, ada 5 orang yang tinggal dalam satu rumah.e. Riwayat rekreasiBpk S mengatakan kadang ikut pengajian, kadang di rumah atau berkunjung ke rumah anaknya di luar kota.f. Sistem PendukungApabila Bpk S asmanya kambuh maka dibawa ke dokter, puskesmas bahkan pernah di opname di RSUD Kraton selama 4 hari. Jarak puskesmas ke rumah kurang lebih 4 km.g. Deskripsi KekhususanKetika asma kambuh Bpk S kadang menggunakan kompres hangat, selain itu minum obat tradisional seperti mengkudu, mengurangi asin. Klien mengatakan bahwa klien belum mengerti dan tahu bagaimana cara menanggulangi asma.h. Status Kesehatan1) Status kesehatan saat inia) Bpk S tadinya menderita asma dari tahun 2007 ketika tahun 2008 / ketika dilakukan pengkajian asma klien sudah sembuh/jarang kambuh. Ketika klien ditanyakan obat asma apa yang pernah dikonsumsi, klien mengatakan lupa.b) Status imunisasi, klien tidak menjalani imunisasi.c) Alergi, Bpk S tidak mempunyai alergi terhadap makanan, bulu binatang, akan tetapi jika terjadi perubahan cuaca, klien merasa sesak napas.d) Penyakit yang diderita saat ii, tadinya asma, asma sembuh.e) Diit, tidak ada masalah terhadap nafsu makan hanya saja klien masih menggunakan garam berlebih.2) Status kesehatan masa laluBpk S mengatakan dari kecil Bpk S tidak pernah menderita penyakit serius/kronis hanya saja kadang pilek, demam, batuk. Tapi ada riwayat asma dari keluarga sebelumnya.i. ADL (activity daily living) berdasarkan indeks KATZSBerdasarkan pengkajian didapatkan data bahwa : kemandirian dalam hal makan, kontinen, berpindah, ke kamar kecil, berpakaian, mandi, maka skore A.j. Tinjauan Sistem1) Keadaan umuma) Baik, tapi dalam berbicara sepertti terengah-engah. Posisi duduk dengan kedua tangan memegang lutut, badan dicondongkan ke depan, nafsu makan baik, tidak ada masalah. Dalam 1 minggu ini klien mengeluh demam, keringat dingin kadang-kadang (apabila batuk pada malam hari)TD : 150/80mmHgNadi : 86 x/menitSuhu : 37CRr : 22 x/menitb) Tingkat kesadaran : kompos mentisc) Skala Cana Glasgolo (GCS)(1) Respon pembukaan mata : 4(2) Respon verbal : 5(3) Respon motorik : 615d) TTVTD : 150/80mmHgNadi : 86 x/menitSuhu : 37CRr : 22 x/menite) Sistem kardiovaskularNyeri dada tidak ada, sesak napas ada jika klien melakukan aktivitas berat.f) Sistem pernafasanInspeksi : tidak ada benjolan, ketika bicara seperti terengah-engahPalpasi : foral femitus kanan dan kiri samaPerkusi : suara sonorAuskultasi : suara vesikulerSesak jika aktivitas berat, batuk biasanya pada malam harig) Sistem integumenKulit sudah tidak elastis, Turgor kulit dicubit kembali ke keadaan semula agak lama tidak priritus, ada perubahan pigmentasi seperti ada bercak-bercak hitam dibagian tubuh pasien, rambut berwarna kelabu (beruban), kuku sudah tidak bening.h) Sistem perkemihanKlien mengatakan urin keluar lancar dan tidak ada keluhani) Sistem muskuloskeletalKlien mengatakan persendiannya sering sakit, sendi kaku, tapi tidak ada deformitas, nyeri punggung dan sering pegalj) Sistem endokrinAdanya pigmentasi kulit berupa bercak-bercak hitam pada tubuh klien, rambut berwarna keabu-abuan (beruban)k) Sistem imunSistem imun agak berkurang yaitu dengan seingnya pasien terkena flu, demam, sakit kepala, kaki sering gemetarl) Sistem GatrointestinalMual jika gosok gigi kadang ingin muntah, tidak hemoroid, defekasi lancar tapi kadang konstipasi, nafsu makan masih baikm) Sistem ReproduksiKlien mengatakan tidak mempunyai penyakit kelaminn) Sistem PersyarafanKlien mengatakan sering pusing, kesemutan, gemetaran terutama pada bagian kakio) HemopoetikTidak ada pembekakan kelenjat limfe, tidak anemia (konjungtiva merah muda), tidak pernah transfusi darahp) KepalaTidak ada luka di kepala, sakit kepalaq) MataTidak memakai lensa kontak, penglihatan sudah agak kaburr) TelingaFungsi pendengaran sudah agak berkurangs) HidungFungsi penciuman masih normal, keluhan kadang flu (dalam seminggu ini)t) Mulut/TenggorokanPerubahan suara (ketika berbicara terengah-engah), tidak memakai gigi palsu, tidak sakit tenggorokanu) LeherTidak ada pembesaran kelenjar titoidv) PayudaraTidak ada benjolank. Status Kognitif/Afektif/Sosial1) Status kognitif : mengetahui fungsi intelektual, dengan shart pottable mental status questionare (SPMSQ)Pertanyaan Jawaban1. Tanggal berapa hari ini? 272. Hari apa sekarang Minggu, 27(hari, tanggal, bulan, tahun)3. Apa nama tempat ini? Bulak Pelem4. Berapa nomor telepon anda? Tidak punya4a. Dimana alamat anda? Bulak Pelem, Rt/Rw: 01/02 No. 305. Berapa umur anda? 59 tahun6. Kapan anda lahir tahun 50-an7. Siapa presiden Indonesia sekarang? SBY8. Siapa presiden sebelumnya Soeharto9. Siapa nama kecil ibu anda? Lupa10. 20 - 3 berapa ? 17Penilaian SPMSQKesalahan 6 kesalahan (5-7) fungsi inteletual sedang2) Status afektif : untuk mengetahui tingkat depresi dengan inventaris depresi backSkoreUrutan

0010000010100A. KesedihanSaya merasa sedihB. PesimismeSaya tidak begitu pesimis atau kecil hati tentang masa depanC. Rasa KegagalanSaya merasa telah gagal melebihi orang pada umumnyaD. KetidakpuasanSaya tidak merasa tidak puasE. Rasa BersalahSaya merasa sangat bersalahF. Tidak Menyukai Diri SendiriSaya tidak merasa kecewa dengan diri sendiriG. Membahayakan Diri SendiriSaya tidak merasa mempunyai pikiran-pikiran mengenai membayakan diri sendiriH. Menarik Diri dari SosialSaya tidak kehilangan minat kepada orang lainI. Keragu-raguanSaya berusaha mengambil keputusanJ. Perubahan Gambaran DiriSaya tidak merasa bahwa saya tampak lebih buruk dari sebelumnyaK. Kesulitan KerjaSaya memerlukan upaya tambahan untuk memulai melakukan sesuatuL. KeletihanSaya tidak lebih lelah dari biasanyaM. AnoreksiaNafsu makan saya tidak buruk dari yang biasanya

Penilaian : Jumlah 5 depresi ringan. Ket : (Jumlah 5 7 depresi ringan)3) Status sosial : Apgar KeluargaAPGAR KELUARGANoFungsiUraianSkor

1.AdaptasiSaya puas bahwa saya dapat kembali pada keluarga (teman-teman) saya untuk membantu pada waktu saya mengalami kesusahan2

2.HubunganSaya puas dengan cara keluarga (teman-teman) saya membicarakan sesuatu dengan saya dan mengungkapkan masalah dengan saya1

3.PertumbuhanSaya puas bahwa keluarga (teman-teman) saya menerima dan mendukung keinginan saya untuk melakukan aktivitas baru1

4.AfeksiSaya puas dengan cara keluarga (teman-teman) saya mengekspresikan afek dan berespon terhadap emosi-emosi saya, seperti marah, sedih dan mencintai1

5.PemecahanSaya puas dengan cara keluarga (teman0teman) saya menyediakan waktu bersama saya1

6

Penilaian : Nilai 4 6 : disfungsi keluarga sedangMilai 6 maka disfungsi keluarga sedang1. Pengelompokan DataDS : - Tn. S mengatakan jika terjadi perubahan cuaca klien merasa sesak nafas- Tn. S mengatakan asma jarang kambuh- Tn. S mengatakan menggunakan garam lebih- Tn. S mengatakan nafsu makan baik tidak ada masalah- Tn. S mengatakan sesak nafas jika melakukan aktivitas berat- Tn. S mengatakan persendian sakit- Tn. S mengatakan nyeri punggung dan sering pegal- Tn. S mengatakan kadang pilek, demam, dan batuk- Tn. S mengatakan ada riwayat asma dikeluarga sebelumnya- Tn. S mengatakan bahwa klien belum mengerti dan belum tahu bagaimana cara menanggulangi asma- Tn. S mengatakan bahwa dahulu tidak menjalani imunisasiDO : - Dalam berbicara terengah-engah- Waktu duduk kedua tangan memegang lutut, badan di condongkan ke depan- TD : 150/80 mmHg - N : 86 x/mnt- S : 370 C - Rr : 22 x/mnt- Tidak ada deformitas sendi kaku- Sistem imun menurun ditandai dengan : pasien rentan terkena flu, demam, sakit kepala- Fungsi interektual sedang- Depresi ringan- Disfungsi keluarga sedang- Keluar keringat dingin pada malam hari apabila batuk2. Analisa Dataa. DS : - Jika terjadi perubahan cuaca klien akan merasa sesak nafas- Ada riwayat asma dikeluarga sebelumnya- Dahulu klien tidak mengikuti imunisasi- Sesak nafas jika melakukan aktivitas berat- Klien mengatasakan batuk pada malam hari disertai keringat dinginDO : - Klien ketika berbicara terengah-engah- Posisi duduk kedua tangan memegang lutut, badan dicondongkan ke depan- Rr : 22 x/mntE : Gangguan suplai oksigen (obstruksi jalan nafas oleh spasme bronkus, jebakan udata)P : Resiko terjadi asma berulangDx : Resiko terjadi asma berulang b. DS : - Klien mengatakan bahwa pasien rentan terkena flu, demam, sakit kepala- Klien mengatakan batuk pada malam hari, kadang disertai keringat dinginDO : - Rr : 22 x/mnt- N : 86 x/mnt- Usia 68 tahun, maka sistem imun berkurangE : Tidak adekuatnya imunitas, pertahanan utama (penurunan kerja silia)P : Resiko tinggi terhadap infeksiDx : Resiko tinggi terhadap infeksi berhubungan dengan tidak adekuatnya imunitas, pertahanan utama (penurunan kerja silia)c. DS : Klien mengatakan bahwa klien belum mengerti dan belum tahu bagaimana cara menanggulangi asma