tonsilitis akut

Download Tonsilitis Akut

Post on 10-Dec-2015

41 views

Category:

Documents

18 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

adada

TRANSCRIPT

  • INFEKSI AKUT DAN KRONIK DARI TONSIL & FARINGS

  • Infeksi akut tonsil dan farings merupakan keadaan yang paling sering dijumpai pada praktek atau di poliklinik.Infeksi ini paling sulit dimengerti Infeksi ini mempunyai kesatuan klinik yang baik, tapi banyak juga digambarkan dengan sedikit atau tidak ada dasar pengetahuannya.

  • Banyak timbul kesulitan dan beberapa pertanyaan tetap tidak bisa terjawab seperti :1. Apakah infeksi virus di tonsil & farings merupakan predisposisi untuk infeksi bakteri.2. Mungkinkah infeksi mengenai jaringan limf farings tanpa mengenai tonsil.3. Apakah ada satu keadaan seperti tonsilitis kronis ?

  • 5. Mengapa beberapa penderita mudah tonsilitis akuta atau faringitis akuta tapi yang lain tidak ?6. Apakah tonsil menjadi penyakit yang irreversible setelah seringnya serangan tonsilitis akuta.7. Apakah pengangkatan tonsil, predisposisi bagi pasien untuk lebih sering mendapat serangan faringitis ?4. Apakah satu keadaan infeksi yang disebut faringitis kronika ?

  • Satu dari banyak aspek yang mengacaukan diagnosa dan terapi tonsilitis akuta dan faringitis akuta adalah interpretasi dari hapusan tenggorok.Penyebarluasan atau publikasi hasil hapusan tenggorok jauh dari satu hasil (suara bulat) dengan memperlihatkan korelasi yang jelek antara hasil kultur permukaan tonsil dengan kultur dari jaringan tonsil.

  • Adanya mikroorganisme pada kultur hapusan tenggorok tidak berarti bahwa mikroorganismenya patogen.Studi mengenai perbandingan mikroorganisme yang diisolasi dari hapusan tenggorok dari pasien dengan tonsilitis akuta dan faringitis akuta dan dari orang yang tidak ada keluhan sama sekali memperlihatkan sedikit perbedaan terutama mikroorganisme aerob seperti Streptokokus dan Hemofilus

  • Sebaliknya pasien dengan klinik jelas infeksi mungkin tidak mempunyai kultur tenggorok yang positif karena itu disangka banyak infeksi mungkin disebabkan oleh infeksi anerob atau oleh virus. Begitu juga jika kultur virus positif tidak berarti bahwa sebagai mikroorganisme penyebab.

  • Disangka infeksi tenggorok didahului oleh infeksi virus yang memberikan keluhan sedikit kemudian infeksi sekunder oleh bakteri yang memberikan gejala infeksi yang lama dan memberikan tanda yang banyak seperti pus pada kripta.Tidak ada keragu - raguan bahwa pasien yang diangkat tonsilnya tetap mudah infeksi baik oleh virus maupun oleh bakteri.

  • Umumnya pada faringitis akut lebih sering infeksi virus mengenai farings dan tonsil sedangkan pada tonsilitis akut lebih sering infeksi tonsil saja.Pada orang sehat terdapat variasi dari :Plika anteriorJaringan limfoid tonsilJaringan limfoid farings

  • Gambaran ketiga jaringan ini bervariasi mulai dari pucat (pale) merah muda (pink) sampai hiperemis (injected).Pada orang normal dapat hiperplasia limfoid farings begitu juga bagian pita lateral (lateral pharingeal bands).Keadaan ini dapat simtomatik atau asimtomatik yang menyebabkan tidak terdiagnosa.

  • Tonsilitis folikular akut mudah didiagnosa tapi banyak pasien yang mengeluh sakit tenggorok mungkin hanya sedikit memberikan tanda (sign) di tenggorok.Beberapa dokter bedah THT mengatakan mudah mendiagnosa penyakit tonsil atau infeksi tonsil kronik dengan melihat (inspeksi) saja tapi ini merupakan anekdot bukanlah suatu hasil penelitian.

  • Gambaran tonsil saja sewaktu tidak infeksi akut bukanlah merupakan satu hal (point) untuk diagnostik begitu juga ukuran (size) tonsil tidak berhubungan langsung dengan keadaan infeksi .Beberapa pakar mengatakan bahwa tonsil yang terbenam (sunken tonsils) merupakan immunologically incompetent dan merupakan sumber masalah dibandingkan dengan tonsil large immunologically active, tentu ini tidak berhubungan dengan seringnya infeksi.

  • Tonsil berasal dari bahasa latin, Tonsilla yang berarti a mooring post.Tonsil ini disebut juga tonsilapalatina atau amandel, merupakan bagian dari jaringan limfoid di mulut dan hidung yang disebut Ring of Waldeyer.

  • Jaringan limfoid Ring of Waldeyer yang lain : Tonsil lingualSatu masing - masing antara dasar lidah / pangkal lidah dengan valekule. Tonsil nasofarings ( adenoid )Aden = kelenjarEidos = bentukTerletak pada dasar nasofarings

  • Tonsil terdapat antara lipatan m.palatofaringeus & m.palatoglosus.Tonsil adalah subepithelial lymph node dengan bagian tengah lapisan germinativum berperan dalam produksi limfosit dan sel plasma.Dibagi oleh kripta dari bagian dalam ke bagian permukaan, tonsil ini berkapsul.

  • Pada permukaan tonsil terdapat lakuna .Permukaan tonsil dan kripta dilapisi oleh stratified squamous epithelium.Aliran limf dari tonsil ke kelenjar limf jugulodigastrik di belakang sudut mandibula kemudian ke rantai servikal.

  • IMMUNOLOGICALLY REACTIVE ORGANS WITH SPECIFIC ANTIBODY AND B & T CELL ACTIVITY IN RESPONSE TO VARIETY OF ANTIGENS

    (MORAG dan OGRA, 1975)T O N S I L

  • Tonsil & adenoid berfungsi sebagai organ IMUNOLOGI tapi dapat juga menyebabkan gangguan, seperti : gangguan pernafasan, gangguan fungsi tuba Eustachius, gangguan bicara, gangguan mengunyah atau menjadi sumber penyakit.Terapi untuk ini tonsilektomi

  • Tonsil ditutupi oleh mukosa orogarings, dapat meradang/infeksi sebagai bagian dari :1. Faringitis yang merupakan infeksi saluran nafas atas. Di sini tonsil tidak membengkak (swelling)2. Infeksi tonsil sendiri tonsilitis akuta

  • Tonsilitis akuta, di klinik dapat dilihat dalam 3 bentuk :1. Tonsilitis akuta folikularis2. Tonsilitis akuta parensimatosa3. Tonsilitis akuta membranosa

  • Tonsilitis folikularis = Tonsilitis kriptikaTonsilitis lakunarisEksudat peradangan dari kripta tampak pada permukaan tonsil yang hiperemia berwarna bintik keputihan atau kuning

  • Sering pada anak - anak, puncaknya pada tahun ke V & VI kehidupanRelatif sering pada remaja, suatu eksa serbasi dari tonsilitis kronikaSangat jarang pada bayi dan > 50 tahun Dapat infeksi, tonsil saja atau bagian dari infeksi saluran nafas atas

  • MikroorganismeStreptokokus Stafilokokus PneumokokusTapi hanya satu kuman yang predileksi pada tonsil > 50 % dari kultur ( throat swabs ) Streptokokus hemolitikus ( SH )

  • Infeksi oleh SH, di klinik terlihat sebagai tipe infeksi folikular akut.Infeksi streptokokus terjadi epidemik, menyebar pada penduduk yang padat dengan ventilasi kurang, rumah sakit.

  • Keluhan sakit menelan hebat, sakit menjalar ke telinga, demam tinggi 37 8 C - 40 5 C di leher, sakit kepala.Kadang - kadang sakit ditengkuk.Penderita tampak sakit, menggigil, udara pernafasan berbau busuk.

  • Tonsil hiperemisPurulen eksudat pada lakuna / kriptaTonsil bengkak (swollen )

  • Pada stadium berikut Tonsilitis parensimatosa tonsil keseluruhan congested (bengkak, hiperemis).Sebagian ahli / buku lama mengatakan flegmon tonsil (Phlegmon = selulitis)Tonsil tampak menutup orofarings.Kadangkala edema uvula & palatum

  • Keluhan sakit menelan bertambah, lidah kotorKelenjar limf regional membengkak jika penyakit berlanjut tonsilitis membranosaKeseluruhan tonsil ditutupi eksudat seperti membran.

  • 1. Scarlet fever2. Difteri3. Infectious mononucleosis = Glandular fever4. Angina vincent5. Granulositopenia & Leukemia

  • 1. Scarlet feverDidapati bintik - bintik merah pada palatum, lidah merah (strawberry tongue)Tonsil merah sekaliKadangkala ada eksudat kuningDarah, polymorpho nuclear leucocytosis + Eosinofilia

  • 2. DifteriDemam rendah, tapi penderita sakit berat.Tonsil didapati pseudo membran yang mudah berdarah jika dilepas.Mikroorganisme : Basil Loeffler.

  • 3. Infectious mononucleosis (glandular fever)Diff. telling limfositosis 51%.Serum heterophile antibody (sheeps cell agglutinin) meninggi, 2 - 3 minggu pertama pada dewasa.Paul Bunnell - Davidson hemolysis atau ox - cell hemolysis positif.

  • 4. Angina VincentTonsilitis dengan ulserasi pada pool atas.Keluhan sakit menelan kurang.Pernafasan bau busuk. Mikroorganisme Fusiform bacillus dari Vincent dan Spirochaeta denticola.

  • 5. Granulositopenia dan LeukimiaTonsil nekrose, seperti glandular fever, sakit menelan.Ulserasi dapat di seluruh mukosa mulut & orofarings.Pemeriksaan darah.

  • IstirahatCairan cukupAntibiotik Penisilin.Atau dari test sensitivitas

  • LokalSistemik

  • A. Lokal1. Tonsilitis kronis2. Quinsy = abses peritonsil3. Abses para farings4. Adenitis servikal supuratif5. Otitis media akuta

  • B. SistemikTerutama oleh grup A Beta hemolitik streptokokus1. Rheumatic fever2. Glomerulo nefritis akut3. Endokarditis bakteri sub akut.

  • Timbul karena :1. Merupakan komplikasi tonsilitis akuta2. Berkurangnya local defences mechanism3. Terperangkapnya inflammatory debris pada kripta

  • Keluhan rasa ( taste ) tidak enak di mulutTidak enak di tenggorok, karena menumpuknya discharge dari debris terinfektir di kripta. Tonsilitis kronika kadangkala memberikan keluhan lain seperti sakit kepala, sakit pada sendi & otot - otot, bisa juga dispepsia.

  • Tonsil bisa hipertrofi, fibrotik atau debris pada kripta.Pembesaran kelenjar limf regional.Terapi tidak ada yang jelas dapat menghilangkan tonsilitis kronis.

  • 1. Tonsilitis akuta berulang > 3 kali/tahun.2. Sakit menelan 4-6 kali/tahun.3. Kelenjar regional membesar, yang berhubungan dengan tonsilitis akuta & sakit menelan.4. Quinsy.

  • 5. Infeksi telinga tengah berulang yang berhubungan dengan tonsilitis akuta.6. Infeksi kronik : B Hemolitik strepto atau Difteri.7. Efek sekunder dari tonsilitis pada organ lain.