KERANGKA ACUAN

Download KERANGKA ACUAN

Post on 13-Jul-2015

463 views

Category:

Documents

8 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

<p>DIKLAT PRAJABATAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL (CPNS) GOLONGAN III HONORER ANGKATAN XLVII KEMENAG PROV.SULAWESI SELATAN,TENGAH DAN BARAT TANGGAL 15 OKTOBER S.D 7 NOVEMBER 2010 DI MAKASSAR KERANGKA ACUAN 1. LATAR BELAKANG Diklat prajabatan sebagaimana diamanatkan oleh peraturan pemerintah nomor 101 tahun 2000 tentang Pendidikan dan Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil, bertujuan untuk memberikan pengetahuan dalam rangka pembentukan wawasan kebangsaan, kepribadian dan etika pegawai Negeri Sipil, disamping pengetahuan Dasar tentang Sistem Penyelenggaraan Pemerintahan Negara, Bidang tugas dan budaya organisasi agar mampu melaksanakan tugas dan perannya sebagai pelayan masyarakat. Hal ini dapat tercermin melalui sikap dan prilaku yang penuh dengan kesetiaan dan ketaatan kepada Negara dan UUD 1945, bermoral dan bermental baik, profesional sadar akan tanggung jawab sebagai pelayan publik serta menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa. Untuk membentuk sosok PNS yang dimaksud perlu dilaksanakan pembinaan melalui jalur pendidikan dan pelatihan yang mengarah kepada upaya peningkatan : 1. Kepribadian / Sikap mental dan semangat pengabdian yang berorientasi pada kepentingan masyarakat, bangsa, negara, dan tanah air. 2. Kompetensi Teknis, manajerial, atau kepemimpinannya 3. Semangat kerjasama dan tanggung jawab yang tinggi dalam melaksanakan tugas sesuai dengan lingkungan kerja dan misi Instansinya. Salah satu jenis diklat yang berkaitan dengan pembentukan awal kader pemimpin dilingkungan PNS yaitu melelui Diklat Prajabatan. Olehnya itu sebelum diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil wajib mengikuti dan lulus pada Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan. II. DASAR HUKUM PELAKSANAAN 1. Undang- Undang Nomor 43 Tahun 1999, tentang Pokok- Pokok Kepegawaian; 2. Keputusan Presiden RI Nomor 5 tahun 1996 tentang Diklat Prajabatan Colon Pegawai Negeri Sipil; 3. Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2000, tentang Pendidikan dan Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil; 4. Peraturan Pemerintah Nomor 48 tahun 2005 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil; 5. Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 2 tahun 2007 tentang pedoman penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Prjabatan Calon Pegawai Negeri Sipil yang diangkat dari Tenaga Honorer; 6. Keputusan Menteri Agama No.1 Tahun 2003 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Pegawai dilingkungan Departemen Agama; 7. Surat Edaran Kepala LAN Nomor 1 tahun 2007 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan I, II dan III Bagi Calon Pegawai Negeri Sipil yang diangkat dari tenaga Honorer; 8. DIPA Sekretariat Jenderal Kementrian Agama No. 0001/025.01-1/-/2010 Tanggal 31 Desember 2009 Melalui Surat Kuasa Pengguanaan Anggaran (SKPA) No. SKPA0092/WPB.12/KP-0422/2010 tanggal 10 Juni 2010.</p> <p>III. TUJUAN DAN SASARAN 1. Tujuan : Sesuai dengan ketentuan dalam PP. No. 101 tahun 2000,. Diklat Prajabatan Golongan III bertujuan ; a. Meningkatkan Pengetahuan, keahlian, keterampilan dan sikap untuk dapat melaksanakan tugas secara profesional dengan dilandasi kepribadian dan etika PNS sesuai dengan kebutuhannya; b. Menciptakan aparatur yang mampu berperan sebagai pembaharu dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa; c. Memantapkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan pengayoman dan pemberdayaan masyarakat; d. Menanamkan kesamaan Pola pikir yang dinamis dan bernalar agar memiliki wawasan yang komperehensif untuk melasanakan tugas umum dan pembangunan. 2. Sasaran : a. Tersedianya Pegawai Negeri Sipil yang memiliki sikap mental, kesamaptaan fisik dan disiplin yang tinggi; b. Setia dan taat kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945; c. Mampu melaksanakan tugas yang menjadi tanggung jawabnya; d. Mampu membuat laporan dalam bentuk tertulis atas pelaksanaan tugas yang menjadi tanggung jawabnya atau yang dibebankan kepadanya; e. Memiliki pengetahuan dan kemampuan administrasi dasar yang sesuai dengan kedudukannya. IV. PESERTA Peserta Diklat Prajabatan CPNS Golongan III Honorer angkatan XLVII adalah CPNS Honorer yang telah melaksanakan tugas dilingkungan Kementrian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Tengah dan Sulawesi Barat dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang dengan perincian sebagai berikut : NO. 1. 2. 3. 4. INSTANSI Kanwil Kementrian Agama Provinsi Sulawesi Selatan Kanwil Kementrian Agama Provinsi Sulawesi Barat Kanwil Kementrian Agama Provinsi Sulawesi Tengah STAKN Toraja JUMLAH JUMLAH 24 4 1 1 30</p> <p>V. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN Penyelenggaraan Diklat Prajabatan CPNS Golongan III Honorer angkatan XLVII ini berlangsung selama kurang lebih 24 hari, terhitung mulai tanggal 15 Oktober s.d 7 November 2010, bertempat di Kampus Balai Diklat Keagamaan Makassar, jl. Sultan Alauddin No.105 Makassar Telp. ( Fax ) 0411-873240</p> <p>VI. MATA PELAJARAN Adapun Mta Pelajaran yang akan disajikan selama proses belajar mengajar berlangsung berjumlah 226 jam pelajaran dengan perincian sebagai berikut : NO. 1 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. MATA PELAJARAN 2 Dinamika Kelompok Sistem Penyelenggaraan Pemerintahan Negara Kesatuan RI Manajemen Kepegawaian Negara Etika Organisasi Pemerintah Pelayanan Prima Budaya Kerja Organisasi Pemerintah Manajemen Perkantoran Modern Membangun Kerjasama Tim Komunikasi yang efektif Wawasan Kebangsaan dalam Kerangka Negara Kesatuan RI Kepemerintahan yang baik Percepatan Pemberantasan Korupsi Pola Pikir PNS (Mind Setting) Program Ko- Kurikuler a. Latihan Kesegaran Jasmani dalam bentuk Senam Kesegaran Jasmani, Permainan, Olahraga, Lari / Jogging b. Baris Berbaris c. Tata Upacara Sipil d. Pengarahan Program e. Ceramah Umum/ Muatan Teknis Substansi Lembaga f. Ceramah Kesehatan Mental g. Ujian h. Evaluasi JUMLAH JUMLAH JAM 3 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 24 21 6 6 6 6 3 6 4 226</p> <p>VII. METODE PEMBELAJARAN 1. Ceramah yang dikombinasikan dengan tanya jawab 2. Diskusi kelompok, menganalisis permasalahan, mengeritik fenomena secara jernih yang berkaitan dengan materi Diklat melalui tahapan sebagai berikut : a. Mengidentifikasi masalah; b. Mencari faktor-faktor penyebab; c. Merumuskan alternatif solusi; Sasaran diskusi kelompok antara lain untuk mengembangkan kemampuan menganakisis satiap masalah, tukar menukar informasi dan pengalaman, memperkaya gagasan dan membangun kemampuan berkomunikasi yang saling menghargai dan demokratis. 3. Pendalaman Materi: a. komunikasi antara peserta secara terorganisir dan berfikir secara dinamis. b. Belajar secara mandiri pada jam-jam pelatihan baik secara individual maupun kelompok. 4. Simulasi / Role Playing</p> <p>VIII. WIDYAISWARA Widyaiswara yang akan berpartisipasi membimbing peserta dalam proses pembelajaran selama Diklat Prajabatan berlangsung, adalah masing-masing berasal dari: 1) Kantor Regional IV BKN Makassar; 2) SPN Batua Makassar; 3) Balai Diklat Keagamaan Makassar; IX. PANITIA PENYELENGGARA Dalam rangka terselenggaranya Diklat Prajabatan CPNS Kementerian Agama Gol III Honorer angkatan XLVII Tahun 2010 ini, maka panitia penyelenggara dibentuk dengan komposisi sebagai berikut: JABATAN NO NAMA/ NIP JABATAN STRUKTURAL KEPANITIAN 1. Drs. H. Mahsuni, MM Kepala Biro Kepegawaian Pembina 19601011 198703 1 002 Kementerian Agama RI 2. H. Chamdi Pamuji, SH, MM Kepala Pusdiklat Tenaga 19521021 197803 1 001 Administrasi Badan Litbang Pengarah dan Diklat Kementerian Agama 3. Dr. H. Abd. Kadir Ahmad, MS Penanggung Kepala Balai Diklat 19560602 198503 1 003 Jawab Keagamaan Makassar 4 Hj. Musyarrafah Amin, S. Sos, M.Si Kasi Diklat Tenaga 19691106 198911 2 001 Ketua Administrasi Balai Diklat Keagamaan Makassar 5. Drs. A k h m a d Staf Sub Bagian Tata Usaha Bidang 19640903 199103 1 002 Balai Diklat Keagamaan Akademik Makassar 6. Drs. H. Husain Syahrir Kepala Sub bagian Umum Staf Bidang 19550513 197603 1 002 Kanwil Kementerian Agama Akademik Prov. Sulawesi Selatan 7. Dra. Atimi. P Bidang Staf Sub Bgaian Tata Usaha 19551231 199103 2 002 Administrasi &amp; balai Diklat keagamaan Keuangan Makassar 8. La Haking, S. Pd.I Staf Pelaksana pada Sub 19760306 200501 1 004 Staf Bidang Bagian Umum Kanwil Administrasi Kementerian Agama Prov. Sulawesi Selatan X. EVALUASI Evaluasi yang di lakukan pada Diklat Prajabatan CPNS Golongan III Honorer Angkatan XLVII meliputi evaluasi terhadap peserta, widyaiswara, Panitia dan Evaluasi Program/ Penyelenggara. A. PESERTA Aspek-aspek yang di nilai terhadap peserta yaitu: 1. Aspek sikap dan perilaku yang meliputi: 1) Disiplin 2) Kepemimpinan 3) Kerjasama 4) Prakarsa Indikator yang dinilai dari masing-masing unsur sikap dan prilaku sebagai berikut:</p> <p>- Disiplin Disiplin adalah ketaatan dan kepatuhan peserta terhadap selaruh ketentuan yang ditetepkan oleh panitia penyelenggara. Indikator Disiplin adalah: 1. Kehadiran; 2. Ketepatan hadir dikelas sesuai ketentuan; 3. Ketentuan penyelesaian tugas 4. Etika sopan santun 5. Kerapian Berpakaian 6. Keikutsertaan dalam kegiatan olahraga (senam, lari/ jogging), PBB dan ketentuan lain yang ditetapkan secara bersama baik oleh peserta maupun panitia bersama dengan peserta. - Kepemimpinan Kemampuan dalam memberikan motivasi dan menggerakkan peserta lainnya, mengemukakan pendapat serta meyakinkan orang lain dan mengatur/ menyelesaikan masalah/ ketegangan yang mungkin ada. Indikator Kepemimpinan adalah : 1. Objektif dan tegas dalam mengambil keputusan 2. Membela kepentingan bersama sesuai dengan kepentingan yang berlaku 3. Bertanggung jawab 4. Memberi contoh yang dapat menjadi teladan seperti komunikatif, konsisten, adil, jujur, tegas dan rasional. - Kerjasama Kerjasama adalah kemampuan untuk menyelesaikan tugas secara bersama-sama. Indikator kerjasama adalah ; 1. Menyelesaikan tugas bersama dengan orang lain secara kooperatif; 2. Membina keutuhan dan kekompakan kelompok; 3. Tidak mendikte atau mendominasi kelompok 4. Mau menerima / menghargai pendapat orang lain. - Prakarsa Kemampuan untuk mengajukan gagasan yang bermanfaat bagi kepentingan kelompok atau kepentingan yang lebih luas. Indikator Prakarsa sebagai berikut : 1. Berprilaku positif untuk membantu kelancaran diklat dan membuat situasi diklat lebih dinamis; 2. Mampu membuat peran-peran yang nyata, baik yang menyangkut materi diklat maupun yang menyangkut kelancaran pelaksanaan diklat; 3. Dapat menyampaikan gagasan/ide baru yang kritis, kontruktif dan bermanfaat; 4. Mengajukan pertanyaan yang relevan dan tidak bersifat menguji atau memojokkan orang lain; 2. Aspek penguasaan materi Unsur penguasaan materi meliputi Resume/Bahas ulang serta ujian tertulis dari keseluruhan materi yang telah diikuti oleh peserta. Indikator penguasaan materi tersebut adalah angka yang dihasilkan dari jawaban peserta dalam ujian tertulis.</p> <p>3. Bobot penilaian 1). Sikap dan perilaku - Disiplin - Kepemimpinan - Kerjasama - Prakarsa 2). Penguasaan materi 4. Cara Penilaian 1). Nilai terendah adalah 0 (nol) sedangkan nilai tertinggi 100 (seratus) 2). Nilai sikap dan perilaku merupakan nilai keseluruhan yang diperoleh dengan rumus sebagai berikut : - Nilai disiplin ( antara 0 dan 100 dikalikan bobot 24 % ) - Nilai Kepemimpinan ( antara 0 dan 100 dikalikan bobot 12 % ) - Nilai Kerjasama ( antara 0 dan 100 dikalikan bobot 12 % ) - Nilai Prakarsa ( antara 0 dan 100 dikalikan bobot 12 % ) 3). Nilai dari hasil ujian yang diperoleh rumus : Nilai hasil ujian ( antara 0 dan 100 ) dikalikan bobot 40% 4). Jumlah nilai akhir peserta adalah nilai sikap dan perilaku ditambah nilai hasil ujian. 5). Penilaian terhadap peserta dilakukan oleh tim penilai yang terdiri dari Widyaiswara dan Panitia. 5. Kualifikasi Nilai Akhir Peserta 1. Lulus Sangat Memuaskan 2. Lulus Memuaskan 3. Lulus Baik Sekali 4. Lulus Baik 5. Tidak Lulus ( Skor : 92,5 100 ) ( Skor : 85,0 92,4 ) ( Skor : 77,5 84,9 ) ( Skor : 70,0 77,4 ) ( Skor dibawah 70,0) : 60 % : 24 % : 12 % : 12 % : 12 % : 40 %</p> <p>B. WIDYAISWARA Adapun aspek penilaian terhadap Widyaiswara antara lain : 1. Penguasaan Materi; 2. sistimatika penyajian; 3. Kemampuan menyajikan; 4. Penggunaan Metode dan Sarana; 5. Sikap dan Prilaku; 6. Cara menjawab pertanyaan; 7. Penggunaan bahasa; 8. Pemberian motivasi; 9. Pencapaian Tujuan; 10. Ketepatan waktu; 11. Ketepatan Waktu; 12. Kerjasama Tim.</p> <p>C. PENYELENGGARA Aspek yang dinilai dalam penyelenggaraan diklat sebagai berikut : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Efektifitas penyelenggaraan; Ketersediaan bahan diklat; Kesiapan sarana diklat; Kesesuaian pelaksanaan program dengan rencana; Ketersediaan dan kelengkapan sarana dan prasarana Diklat; Kebersihan kelas, asrama, kantin, kamar mandi / WC dan lain lain; Ketersediaan fasilitas olah raga dan kesehatan.</p> <p>SERTIFIKAT Peserta Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Calon Pegawai Negeri Sipil Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan ( CPNS )</p> <p>Golongan III Honorer Angkatan XLVII tahun 2010 yang dinyatakan LULUS, diberikan yang ditandatangani oleh Kepala Biro Kepegawaian Kementerian Agama atas nama Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kepala Pusdiklat Administrasi Kementerian Agama atas nama Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama serta Kepala Balai Diklat Keagamaan Makassar.</p> <p>PENUTUP Hal hal yang dianggap perlu dan belum diatur dalam Kerangka Acuan ini akan diatur kemudian sesuai kebutuhan dan kepentingan Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan CPNS Honorer Golongan III Angkatan XLVII.</p> <p>Makassar, 14 Oktober 2010 Panitia Pelaksana; K e t u a,</p> <p>Hj. Musyarrafah Amin, S. Sos, M. Si NIP.19691106 198911 2 001</p> <p>TATA TERTIB I. KETENTUAN UMUM Peserta Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan CPNS Honorer Golongan III Angkatan XLVII Kementerian Agama Tahun 2010 ini adalah CPNS yang ditunjuk dan telah mendapat surat tugas atau mandat dari pimpinan unit kerjanya masing-masing serta memenuhi segala persyaratan administrasi dan telah terdaftar pada panitia penyelenggara. II. KETENTUAN KHUSUS Selama Diklat berlangsung setiap peserta harus memperhatikan dan mentaati semua aturan dan ketentuan Tata Tertib sebagai berikut : 1. Peserta wajib tinggal di asrama yang telah disediakan; 2. Peserta wajib berpakaian rapi dengan ketentuan sebagai berikut : a. Hari Senin s.d Sabtu mengenakan baju putih polos lengan panjang, celana/rok warna hitam dan memakai dasi. b. Pada upacara pembukaan dan penutupan diklat menggunakan pakaian KORPRI lengkap c. Selama proses belajar mengajar di kelas memakai sepatu warna hitam dan tanda peserta d. Malam hari pakaian batik bagi laki-laki sedangkan perempuan menyesuaikan. 3. Untuk keseragaman pas foto peserta dalam STTPP, maka para peserta wajib menyetorkan pas foto sbb: a. Pas foto ukuran 4 x 6 sebanyak 4 lembar dan 2 x 3 sebanyak 1 lembar berwarna (latar belakang warna merah) b. Pas foto peserta menghadap ke depan, memakai kemeja putih polos lengan panjang dan berdasi tanpa memakai kacamata. 4. Peserta laki-laki wajib memotong rambut dengan rapi (dengan ukuran maksimal ukuran 1 cm) 5. Peserta tidak diperkenankan membawa senjata tajam / senjata api dan obat-obat terlarang selama mengikuti diklat;</p> <p>6. Peserta wajib mengikuti oleh raga/senam, apel pagi dan apel malam...</p>