Cat Pediatrik

Download Cat Pediatrik

Post on 11-Dec-2015

8 views

Category:

Documents

7 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

un

TRANSCRIPT

<p>PEDIATRIK</p> <p>PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN</p> <p>A. PERTUMBUHAN</p> <p>Pedoman mengevaluasi pertumbuhan normal:BERAT BADAN</p> <p>1. BB diukur dari Berat Badan Lahir (BBL)Pada beberapa hari pertama (7 hari) kehidupan: penurunan berat badan 5-10% BBLUsia 7-10 hari: kembali sama dengan BBLUsia 4-5 bulan: 2x BBLUsia 1 tahun: 3x BBLUsia 2 tahun: 4x BBL2. BB rerata:Saat lahir: 3.5 kgUsia 1 tahun: 10 kgUsia 5 tahun: 20 kgUsia 10 tahun: 30 kg3. Penambahan BB tiap hariUsia 3-4 bulan: 20-30 gSisa tahun pertama (&lt; 1th): 15-20 g4. Rerata penambahan BB tiap tahunUsia 2 tahun pubertas: 2.3 kg (spurts dan plateu dapat timbul)</p> <p>TINGGI BADAN</p> <p>1. Rerata panjang/tinggiSaat lahir: 50 cm (PB)Usia 1 tahun: 75 cm (PB)Usia 3 tahun: 3 kaki/ 90 cm (1 kaki=30.5 cm) (TB)Usia 4 tahun: 100 cm (2x panjang lahir)</p> <p>LINGKAR KEPALA</p> <p>1. Rerata lingkar kepalaSaat lahir: 35 cm (13.5 inchi)2. Penambahan lingkar kepalaUsia 0-3 bulan: 1-2 cmUsia 3 bulan-1 tahun: 1 cmUsia &gt;1 tahun: 10 cm</p> <p>Cara mengevaluasi pertumbuhan:Lihat pedoman pertumbuhan normalPertumbuhan diukur dan dibandingkan secara serial (berkala) dengan hasil pengukuran sebelumnya dengan menggunakan kurva pertumbuhan (z score) amati pola pertumbuhan anak</p> <p>*Kurva lengkap: http://www.cdc.gov/growthcharts*Pertumbuhan anak Indonesia 5 tahun : WHO growth chart 2005 (www.who.int/childgrowth/ (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Ikatan Dokter Anak Indonesia).</p> <p>Indeks Massa Tubuh (IMT/BMI)Definisi: BB (kg) / TB2 (m)Fungsi:1. Parameter untuk menilai adipositas tubuh2. Skrining obesitas pada anak dan remajaPola pertumbuhan memiliki pacu tumbuh dan plateu, sehingga dpt ditemukan adanya pergeseran pola pertumbuhan pada grafik.Hal yang perlu diperhatikan:1. Pergeseran z score yang terlalu besar2. Ketidaksesuaian antara z score TB, BB, dan lingkar kepala.Z Score1. Asupan kalori tidak adekuat Penyebab: pemberian makan yang inadekuat anak tidak mendapat perhatian atau stimulasi cukup (gagal tumbuh non organik) meningkatnya kebutuhan kalori untuk mempertahankan pertumbuhannya (anak dgn penyakit kronik, gagal jantung, fibrosis kistik)Gambaran z score: z score BB akan turun terlebih dahulu lalu z score TB dan terakhir z score lingkar kepala2. HipotiroidismeGambaran z score: z score BB meningkat, z score TB menurun3. Megalosefali familial, hidrosefalusGambaran z score: z score lingkar kepala meningkat4. MikrosefalusDefinisi: jika LK (lingkar kepala) jika LK &lt; -2 standar deviasiGambaran z score: z score lingkar kepala menurun*Pengukuran LK penting dipantau secara reguler hingga umur 3 tahun.</p> <p> Midparental Heightmerupakan hitungan pengukuran tinggi badan orang tua yang berguna untuk menentukan apakah pertumbuhan seorang anak perlu diobservasi atau dievaluasi segera.Merupakan prediksi kasar pertumbuhan seorang anak</p> <p>Perempuan:Midparental height = Laki-laki:Midparental height = POLA PERTUMBUHAN SPESIFIK YANG MEMERLUKAN EVALUASI LEBIH LANJUT</p> <p>PolaKemungkinan diagnosisEvaluasi lebih lanjut</p> <p>BB, TB, LK &lt; -2 SDPerawakan pendek familialPerawakan pendek konstitusionalCidera intrauterinAbnormalitas genetikTinggi midparentalEvaluasi perkembangan pubertalEvaluasi cat medis prenatalAnalisis kromosom</p> <p>Z score tidak sesuai (cth: BB TB pada -2 SD, LK pada median, atau diskrepansi lain)Varian normal (familial atau konstutisional)Gangg. Tumbuh karena faktor endokrinInsufisiensi kaloriTinggi midparental, Evaluasi perkembangan pubertalHormon tiroid, faktor pertumbuhan, px stimulasi growth hormon</p> <p>Z score menurunPertumbuhan catch-downRiw. Penyakit dan px fisik lengkapAnalisis diet dan Riw sosialEvaluasi gagal tumbuh</p> <p> Perawakan pendek familial: BB, TB, LK rendah, yang secara genetik normal namun lebih pendek dari teman sebaya Perawakan pendek konstitusional: anak dengan awitan prepubertal dan pubertal yang lambatPubertas normal perempuan: tanda seks sekunder pada &lt; 14 th, menarche &lt; 16 thPerempuan yang belum menarche umur 16 th lebih pendek dari sebayanya pada usia 12-13 th Pertumbuhan sistem saraf paling cepat pada usia 2 th (perkembangan fisik, emosional, perilaku, kognitif) Maturasi tulang meningkat pada pertumbuhan remaja.</p> <p>B. PERKEMBANGAN</p> <p>NEONATUS</p> <p> Khas: reflek primitif Asimetri, peningkatan dan penurunan tonus yang dipicu gerakan pasif, keterlambatan menghilangnya reflek primitif evaluasi keabnormalan sistem saraf pusat Reflek primitif:1. Reflek Moro Dibangkitkan dengan menimbulkan sensasi jatuhCara: posis telentang, kepala dibiarkan jatuh dengan cepat bbrp cm ke tangan pemeriksa Respon bayi: abduksi, tangan terbuka ke atas, diikuti gerakan adduksi dan fleksi2. Reflek Rooting Dibangkitkan dengan menyentuh sudut mulut bayi Respon bayi: bibir pada sisi yang sama turun, lidah bergerak ke arah stimulus, wajah bayi menengok ke arah stimulus3. Reflek Hisap Dibangkitkan dengan meletakkan benda ke dalam mulut bayi Respon bayi: menghisap kuat. Reflek hisap ini akan digantikan dengan hisap volunteer4. Reflek Genggam Dibangkitkan dengan meletakkan benda pada telapak tangan (palmar grasp) atau telapak kaki (plantar grasp) bayi Respon bayi: jari plantarfleksi atau palmarfleksi5. Reflek asymmetric tonic neck Dibangkitkan dengan bayi diposisikan telentang, lalu memalingkan kepala ke satu sisi Respon bayi: ekstensi lengan ipsilateral dan kaki tidak selalu dalam kondisi fleksi. Sisi kontralateral fleksi.BAYI AKHIR Bayi : perkembangan motorik kasar (mampu mengontrol postur tubuh lalu mengontrol otot proksimal lalu mengontrol otot distal) Perhatikan:1. Deformitas ortopedik, deformitas akibat posisi intrauterin pemeriksaan fisik untuk menilai deformitas permanen/tdk.Deformitas reversibel: deformitas dapat digerakkan kembali scr pasif ke posisi yg benarDeformitas permanen: deformitas tdk dapat digerakkan kembali scr pasif ke posisi yg benar konsul ke ortopedi anak.2. Gerakan dan penglihatan mata (strabismus) Lakukan pemeriksaan cover dan reflek cahaya.USIA SEKOLAH/AWAL REMAJA Usia aktif berpartisipasi dalam olahraga lakukan pemeriksaan fisik lengkap, fungsi penglihatan, termasuk pemeriksaan kardiovaskular, anamnesis riwayat penyakit kardiovaskularREMAJA Masa pubertas Penilaian kesehatan komprehensif, perkembangan fisik (skoliosis, obesitas, trauma, maturitas seksual)</p> <p>TAHAPAN PERKEMBANGAN5 aspek penilaian: Motorik kasar, motorik halus dan adaptif, personal-sosial, bahasa, kognitif lainnyaUsia 2 minggu 6 bulan</p> <p>TAHAPAN PERKEMBANGAN</p> <p>UsiaMotorik kasarMotorik halus dan adaptifPersonal-sosialBahasaKognitif lainnya</p> <p>2 mingguKepalabergeser ke kanan dan kiriMengenal wajahWaspada terhadap bunyi bel</p> <p>2 bulanMengangkat bahu saat tengkurapMengikuti benda melewati garis tengahTersenyum sebagai bentuk responCooingMencari sumber suara dengan mata</p> <p>4 bulanMengangkat tanganTengkurapTidak ada headlag jika ditarik dari posisi tidur telentangMencari objekRaking graspMelihat tanganMulai bermain dengan mainanTertawa, menangis</p> <p>6 bulanDuduk sendiriMemindahkan objek dari tangan ke tanganMemberi makan diri sendiriMemegang botolMengoceh</p> <p>9 bulanMulai berdiriDuduk sendiriMulai pincer graspMempertemukan 2 balokMelambai/ bye-byeMemainkan pat-a-cakeUcapkan Papa dan Mama tp tidak sepsifikUcapkan 2 suku kata</p> <p>12 bulanBerjalanBangkit dan berdiriMemasukkan balok dalam cangkirMinum dari gelasMeniru gerakkan orang lainUcapkan papa mama spesifikUcapkan 1-2 kata lain</p> <p>15 bulanBelajar mundurMencorat coretMenyusun dua balok scr vertikalMnggunakan sendok dan garpuMembantu pekerjaan rumahUcapkan 3-6 kataIkut perintah</p> <p>18 bulanlariMenyusun empat balok scr vertikalMenendang bolaMelepas bajumemberi makan bonekaUcapkan min 6 kata</p> <p>2 tahunNaik turun tangggaMelempar melewati kepalaMenyusun 6 balok scr vertikalMeniru garisMencuci dan mengeringkan tanganMenggosok gigiBelajar pakai bajuGabungkan 2 kataMenunjuk gambarMengenal bagian tubuhMengerti konsep hari ini</p> <p>3 tahunBerjalan bergantianLompat Menyusun 8 balok scr vertikalMenggunakan sendok dgn baik, hny sedikit yang tumpahPakai kaosMengenal gambar75% bicara dimengerti org lainUcapkan kalimat (3 kata)Mengerti konsep besok dan kemarin</p> <p>4 tahunMenjaga keseimbanganBerdiri satu kakiMeniru bentuk O mungkin juga +Menggambar orang yang terdiri dari 3 bagianMenggosok gigi tanpa bantuanMemakai baju tanpa bantuanMenyebut warnaMengerti kata sifat</p> <p>5 tahunSkippingBerjalan jinjit dan berjalan dengan tumitMeniru bentuk kotakMenghitungMengerti kebalikan</p> <p>6 tahunBerdiri satu kaki selama 6 detikMeniru bentuk segitigaMenggambar org yang terdiri dari 6 bagianMemahami kataMulai mengerti konsep kanan-kiri</p> <p>SKRINING PERKEMBANGANDenver IITes skrining perkembangan anak menggunakan Denver IIDenver II kurang dapat menilai perkembangan sosioemosional dgn adekuatMenilai perkembangan anak dari lahir hingga usia 6 tahun4 domain:1. Motorik kasar2. Motorik halus dan adaptif3. Personal sosial4. BahasaSkrining perkembangan lainnya: parent-completed ages and stages Questionnaires, Child Development, Inventories, dan Parents Evaluation of Developmental status</p> <p>SKRINING AUTISMEM-Chat (Modified Checklist for Autism in Toddlers)Skrining autisme direkomendasikan untuk anak 18-24 bulan.M-Chat paling bnyk digunakan</p> <p>SKRINING BAHASABerhubungan dengan perkembangan kognitif Jika ada keterlambatan bahasa periksa gangguan pendengaranRules of thumb Skrining Bahasa</p> <p>Umur (tahun)Produksi bicara (kata)Artikulasi (Jumlah kata yang bisa dimengerti orang lain)Mengikuti perintah</p> <p>1</p> <p>2</p> <p>3</p> <p>4</p> <p>51-3 kata</p> <p>Frase yang teridir dari 2-3 kata</p> <p>Menggunakan kalimat2 rutin</p> <p>Menggunakan kalimat2 rutin dengan mudah; hanya menjawab yang ditanya</p> <p>Kalimat yang kompleks</p> <p>Hampir semua dpt dimengerti</p> <p>Hampir semua dpt dimengertiPerintah 1 langkah</p> <p>Perintah yang terdiri dari dua langkah</p> <p>Gagap sering terjadi pada usia 3-4 tahun.Gagap berat terjadi pada usia &gt; 4 th, atau disertai tik atau postur yang abnormal.Faktor risiko terjadinya defisit pendengaran</p> <p>Tuli kongenital pada sepupu atau saudara terdekatKadar bilirubin 20 mg/dLInfeksi intrauterin non bakterial (Cth: Rubela kongenital)Defek telinga, hidung, atau tenggorokkanBBL 1500 gEpisode apnue multipleTransfusi tukarMeningitisAPGAR Score pada menit ke 5 5Sirkulasi fetal persisten (hipertensi pulmoner primer)Terapi obat-obat ototoksik (cth: aminoglikosid, diuretik loop)</p> <p>Untuk usia &gt; 6 tahun, penilaian perkembangan dilihat dari prestasi akademik, perilaku, berdasarkan pengaduan akademisi diluar lingkup dokter anak umum</p> <p>C. MASALAH KLINIS TERTENTURETARDASI MENTAL (RM)Definisi fungsi intelektual subnormal untuk tahapan perkembangan anak , timbul bersama dengan defisit/gangguan perilaku adaptif kognitif berada 2 standar dibawah rerata (persentil 3) yang diukur dengan px intelektual standar (IQ test)Etiologi Cedera SSP (krn penyakit genetik, teratogenik, cidera perinatal, penyakit didapat saat anak2, faktor lingkungan sosial Sebagian besar tidak ditemukan etiologi yang spesifikDiagnosis Anamnesis, riwayat penyakit, px fisik, px lab (analisis kromosom), px radiologi (MRI kepala)</p> <p>GANGGUAN PENGLIHATAN/VISUALGangguan Visual ParsialDefinisi: visus antara 20/70 sampai 20/200. Kebutaan: visus 20/2000 atau lebih buruk.Etiologi:Retinopati prematuritas (penyebab gangguan visus berat tersering)Katarak kongenital sebabkan ambliopia</p> <p>AmbliopiaDefinisi: penurunan visus pada satu/dua mataEtiologi:Distorsi gambaran retina (akibat katarak kongenital atau gangg refraksi beratInteraksi binokular yang abnormalGabungan keduanya</p> <p>Kebutaan disebabkan oleh albinisme, hidrosefalus, CMV kongenitalGangguan Visual RinganAnak memiliki gangguan refraktif yang tidak terkoreksiManifetasi: miopia (sebagian besar), hiperopia, astigmatismGangguan refraksi berat anak &lt; 6 th sebabkan ambliopiaGangg visual berat biasa terjadi pada anak usia 4-8 bulan, dapat dicirikian dengan Perilaku:1. Tidak tersenyum terhadap stimulus yang diberikan2. Nistagmus3. Gerakan bolamata yang acak4. Keterlambatan motorik saat akan mengambil benda5. Penilaian fiksasi terhadap cahayaFiksasi terhadap cahaya sudah ada pada bayi usia min 6 minggu.Cara: menggerakkan benda berwarna terang/cerah/ wajah pemeriksa di dpn bayi scr perlahan dalam jarak 30 cm dari wajah bayi. Lihat jg reflek pupilPada periode neonatal, penglihatan dpt dinilai dengan:1. Px fisik2. Visual evoked response (VER)Px yang mengevaluasi konduksi impuls dari N II ke korteks cerebri oksipitalCara: mata distimulasi dengan lampu atau balok hitam-putih hasil respon elektrik dicatat dari elektrode yang ditaruh dikulit kepala (seperti pada elektroensefalogram)Penatalaksanaan:1. GANGGUAN PENDENGARANGANGGUAN WICARA-BAHASAPALSI CEREBRAL</p> <p>ALERGIAtopi hasil interaksi kompleks antara bbrp gen dgn lingkungan. Berhubungan dengan penyakit yang diperantarai IgE (cth: rinitis alergi, asma, dermatitis atopi) Alergen: antigen yg merangsang IgE pada individu yg scr genetik sudah memiliki predisposisi.HipersensitivitasKlasifikasi Kelainan Hipersensitivitas Menurut Gell Dan Coombs</p> <p>TipeInterval antara paparan dan reaksiSel efektorTarget atau antigenContoh mediatorContoh </p> <p>I Anafilaksis segeraFase lambat&lt; 30 mnt</p> <p>2-12 jamIgEPollen, makanan, obat, bisa ularHistamin triptase, Leukotrien, prostaglandin, platelet-activating factor (PAF) Anafilaksis Urtikaria Rinitis alergika Asma alergika</p> <p>II Antibodi sitotoksik/ sitotoksisitas antibodiBervariasi (bbrp menit-jam)IgG, IgM, IgAEristrosit, trombositKomplemen Anemia hemolitik Rh Trombositopenia hemolisis (quinidine) Sindrom goodpasture</p> <p>III Rekasi kompleks imun1-3 minggu setelah paparan obatGabungan antigen-antibodiPembuluh darah, hati, limpa, ginjal paruKomplemen, anafilatoksin Serum sickness (cefaklor) pneumonitis hipersensitivitas</p> <p>IV Tipe lambat atau Selular diperantarai imun2-7 hari setelah paparan obatlimfositMycobacterium TB, Bahan kimiaSitokin (IFN-gamma, TNF-alfa. GM-CSF) ReaksI uji kulit TB Dermatitis kontak (neomisin) Penyakit graft-versus-host</p> <p> Pembagian HS berdasarkan mekanisme yang menyebabkan terjadinya inflamasi:1. Reaksi tipe I akibat ikatan antigen pada IgE berafinitas tinggi di permukaan sel mast jaringan, basofil di darah, atau keduanya pelepasan mediator kimia yang sudah ada sebelumnya (cth: histamin, triptase) dan yang terbentuk kemudian (cth: leukotrien, prostaglandin, PAF) respon inisial: terjadi gejala alergi (gejala utama: anafilaksis) respon lanjutan (reaksi fase lambat): keterlibatan sel inflamasi lain (basofil, eosinofil, monosit, limfosit, neutrofil, mdiator inflamasi gejala lebih persisten dan kronis.2. Reaksi tipe II IgM, IgG, IgA berikatan dengan permukaan sel (antigen permukaan membran sel) mengaktivasi seluruh jalur komplemen terjadi : lisis sel atau pelepasan anafilatoksin (C3a, C4a, C5a) memicu degranulasi sel mast pelepasan mediator inflamasiCth: antigen membran Sel darah merah (anemia hemolitik) molekul permukaan trombosit (trombositopenia) molekul membran basal ginjal (Sindrom goodpasture) Rantai alfa pada reseptor asetilkolin pada neuromuscular junction (miastenia gravis) reseptor TSH pada sel tiroid (penyakit graves)3. Reaksi tipe III pemb...</p>