bab i & ii

Download BAB I & II

Post on 15-Jul-2015

51 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pada zaman seperti sekarang ini, masih ada perusahaan atau instansi, maupun Universitas yang mempunyai cabang-cabang yang letaknya sangat berjauhan tetapi tidak terkoneksi yang menyebabkan terjadinya kesulitan-kesulitan dalam pengaturan informasi, serta transfer data, dan penggunaan tehnologi yang kurang efisien seperti menggunakan analog modem yaitu layanan yang menyediakan fasilitas dial-up conection yang digunakan untuk menghubungi kantor atau service provider. Semua itu menyebabkan tidak efisien untuk kebutuhan sendiri maupun berhubungan dengan pihak lain. Mengingat layanan umum dengan analog modem ini memiliki kelemahan seperti Koneksi tidak terjamin (not reliable), Kecepatan maksimum 56 Kbps (Kilo bit per second), dan masih menggunakan layanan telepon umum atas dasar itu penulis mengadakan penelitian di bidang networking yang berupa Router Cisco System, Dengan menerapkan tehnologi frame relay yang dapat berjalan dengan kecepatan 1,544 Mbps, Frame relay juga menyediakan fungsi tambahan untuk alokasi bandwith yang yang dinamis dan pengendalian congestion dan tehnologi frame relay lebih menghemat uang dari alternatif yang lain. Frame Relay adalah sebuah spesifikasi layer data link dan layer physical yang menyediakan unjuk kerja yang bagus. Adapun keuntunganya pengguanaan Frame Relay adalah sebagai berikut : 1. Penggunaan jumlah jalur sewaan yang lebih sedikit 2. Jalur-jalur yang digunakan adalah merupakan jalur Virtual Circuit 3. Jalur dapat dibuat sendiri sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Cisco menjawab kebutuhan ini dengan produk hadware yang canggih yang membentuk jaringan informasi menggunakan software Cisco Internetwork Operating

1

2

System (IOS). Software ini menyediakan layanan network, menyediakan solusi networking end to end yang bisa digunakan oleh pelanggan untuk membangun sebuah Infrastruktur Informasi yang disatukan dan efisien untuk kebutuhan sendiri maupun berhubungan dengan orang lain ini adalah bagian penting didalam industri Puzzle Internet/networking karena sebuah arsitektur umum memberikan layanan network yang konsisten. Maka oleh sebab itu penulis Menulis tentang sistem Internetwork Operating System (IOS) Router Cisco pada jaringan Wide Area Network (WAN) dengan tehnologi Frame Relay dengan menggunakan Router Simulator Netwok Visualizer 4.0 dengan judul Sistem Konfigurasi Internetwork Operating System (IOS) Router Cisco Pada Jaringan Wide Area Network dengan Tehnologi Frame Relay Menggunakan Router Simulator Network Visualizer versi 4.0 1.2 Pembatasan Masalah Mengingat dunia networking begitu luas dan komplek, maka dalam penulisan ilmiah ini penulis hanya akan membatasi pembahasan masalah pada konfigurasi Internetwork Operating System (IOS) yang menyediakan layanan nerwork pada Router secara logikanya saja dalam jaringan Wide Area Network untuk tehnologi frame relay dengan menggunakan router simulator untuk jaringan tingkat menengah atau sama dengan apa yang dipelajari dalam CNAP (Cisco Networking Academi Program) yaitu sebuah akademi milik Cisco system untuk memperoleh Certifikat CCNA (Cisco Certified Network Associate). 1.3 Tujuan Penulisan Tujuan penulisan ini secara umum adalah memberikan kemudahan bagi perusahaan atau instansi yang ingin membangun suatu jaringan luas (WAN) dengan Frame Relay yang dapat berjalan dengan kecepatan 1,544 Mbps, Frame relay juga menyediakan fungsi tambahan untuk alokasi bandwith yang yang dinamis dan pengendalian congestion dan tehnologi frame relay lebih menghemat uang dari alternatif yang lain.

3

1.4 Metode Penulisan Dalam penulisan ilmiah ini, penulis melakukan penelitian berdasarkan satu cara, yaitu : 1.4.1 Studi Pustaka Yaitu pengumpulan informasi yang dilakukan dengan cara mempelajari beberapa buku sebagai bukan referensi yang ada hubungannya dengan permasalahan yang dihadapi. 1.5 Sistematika Penulisan Dalam penulisan ilmiah ini, pembahasan dibagi ke dalam empat Bab yang ringkas. Dijelaskan sebagai berikut : BAB I. PENDAHULUAN Didalam bab ini diuraikan mengenai latar belakang masalah, pembatasan masalah, tujuan penulisan, metode penulisan, dan sistematika penulisan. BAB II. LANDASAN TEORI Didalam bab ini berisi tentang pengertian Jaringan Komputer, LAN, MAN, WAN, Protokol-protokol WAN, referensi model OSI, Referensi DOD (TCP/IP), Peralatan Jaringan, sekilas tentang IPaddress, skema hirarki pengalamatan IP, pengalamatan network, kelas-kelas IP address, IP Privat, Pengertian Routing IP, Peranan Routed Protocol, peranan Routing protokol, Dasar-dasar Routing, Teori dasar pengkabelan, Teori dasar Router Cisco, Pengenalan Cisco IOS, Command Line Interface, Sekilas Windows 2000, Program

4

program simulator, Menghubungkan Router ke Jaringan dan Komputer. BAB III. PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI Dalam bab ini dijelaskan cara mengkonfigurasi Internetwork Operating System (IOS) Router Cisco dengan teknologi frame relay dengan menggunakan software Router simulator Network Visualizer Versi 4.0 BAB IV. PENUTUP Pada bab ini penulis mengambil kesimpulan dan saran dari penulisan ilmiah ini serta daftar pustaka.

5

BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Jaringan Komputer Jaringan Komputer adalah sekelompok komputer terdiri dari dua buah komputer atau lebih yang saling terhubung ,dapat menbentuk jaringan kerja, tukar menukar (sharing) dan berbagai program maupun data satu sama lain. (Tutang, Membangun jaringan Sendiri LAN hal 6) 2.2 Pengertian LAN (Local Area Network) LAN adalah sekelompok komputer yang lebih dari satu yang saling terhubung satu sama lain untuk saling berkomunikasi dalam suatu area yang sama (Lokal) membentuk jaringan kerja seperti berbagai pakai data, berbagai program, pheriperal dan sebagainya. (Mengenal Tehnologi Informasi, Tabratas Tharom,Marta Dinata & Xerandy, Hal 53) 2.3 Pengertian MAN (Metropolitan Area Network) MAN pada dasarnyamerupakan versi yang lebih besar dari LAN. MAN bisa berupa gabungan dari LAN LAN yang terpisah yang dihubungkan dengan jalur transmisi yang dinamakan backbone.Biasanya merupakan jaringan komputer yang menghubungkan antar perusahaan dalam satu wilayah kota.( Mengenal Tehnologi Informasi, Tabratas Tharom,Marta Dinata & Xerandy, hal 53) 2.4 Pengertian Wide Area Network (WAN) WAN ( Wide Area Network) adalah sebuah pengaturan yang digunakan untuk menghubungkan LAN-LAN bersama melalui sebuah network DCE ( Data Comunication Equipment), biasanya, sebuah WAN adalah sebuah koneksi leased line atau dial up yang melalui sebuah network PSTN. Contoh-contoh protokol WAN termasuk, frame relay, PPP, ISDN, HDLC (Tod leamle, CCNA Study Guide hal 709). 5

6

WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan-jaringan LAN (Local Area Network) satu dengan yang lain yang berdekatan maupun berjauhan dan menggunakan protocol yang sama maupun dengan perantara kabel-kabel milik perusahaan sendiri, jaringan WAN umumnya dihubungkan lewat jaringan milik perusahaan telekomunikasi sebagai media perantara. 2.4.1 Istilah Istilah WAN Berikut adalah istilah-istilah yang sering digunakan dalam dunia WAN: Customer Premise Equipment (CPE) adalah peralatan yang Central Officer (CO) adalah fasilitas switching untuk terletak di tempat pelanggan termasuk milik pelanggan maupun barang sewaan. perusahaan milik telekomunikasi yang terdekat dengan langganan si pemakai yang menyediakan pelayanan WAN. pemakai. Data Circuit terminating Equipment (DCE) adalah peralatan untuk mentranslasikan data dari DTE menjadi data yang dimengerti oleh protocol WAN. Biasanya termasuk DSU/CSU, NTI, modem dan paket switcher yang dimiliki oleh pemilik Frame Relay. Data Service Unit (DSU) adalah peralatan yang menyesuaikan physical Interface DTE ke fasilitas transmisi. DSU adalah juga peralatan yang mengatur timing jaringan. Demarcation adalah pembatasan pemisah antara peralatan Lokal Loop adalah jalur telekomunikasi antara demare sampai Data Terminal Equipment (DTE) adalah peralatan komputer milik perusahaan telekomunikasi dan CPE Central Office (CO). termasuk bridge dan router dimana aplikasi switching berada dan dimiliki

7

Channel Service Unit (CSU) adalah peralatan digital interface Chanel Service Unit / Data Service Unit (CSU/DSU) adalah

yang menghubungkan peralatan pemakai dengan jaringan digital telepon lokal. alat layer phisical yang digunakan dalam WAN untuk mengkonversi sinyal digital CPE menjadi apa yang dimengerti oleh switch di service provider.

8

Gambar 2.1. DTE dan DCE Interface 2.4.2 Protokol-Protokol WAN Agar supaya jaringan WAN dapat berfungsi dengan baik, maka Cisco Router yang menghubungkan dengan WAN tersebut harus dikonfigurasi menggunakan protocol WAN yang tepat sesuai dengan layanan TELKOM yang dipakai. Protokol High Level Data Link Control ( HDLC) merupakan protocol WAN default yang digunakan oleh Cisco Router untuk hubungan lewat Interface syncronous serialnya. Protocol Point To Point (PPP) adalah merupakan standar protocol untuk hubungan point to point dengan Interface serial yang menggunakan protocol TCP/IP. ISDN dan Frame Relay adalah protokol-protokol WAN yang paling X25 adalah jenis protokol WAN yang sudah kuno yang menggunakan banyak dipakai hingga saat ini. metode packet Swicting seperti yang digunakan Frame Relay, tetapi lamban sehingga sudah kurang pemakaiannya. 2.4.3 Layanan-layanan WAN Selain memberikan layanan telepon umum, perusahaan telekomunikasi juga memberikan layanan-layanan lain, tergantung pada kebutuhan layanan-layanan tersebut tergantung teknologi yang dipakai sebagai berikut : Circuit swiching service (layanan telepon umum) Analog modem dial-up (56 kbps max) ISDN ADSL X.25 (56 Kbps)

Packet switched service

9

-

Frame Relag (1,544 Mbps max)

10

Dedicated Digital Service (leased line) T1 (1,544 Mbps) T2 (6,312 Mbps) T3 (44,736 Mbps) T4 (274, 176 Mbps) ATM (sampai 622 Mbps)

Cell switched service -