cr menulis novel

Download Cr Menulis Novel

Post on 21-Dec-2015

7 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Novel

TRANSCRIPT

Apa itu novel? Apa itu buku? Dan untuk apa?

[Tulisan dibuat berribu-ribu tahun lalu dengan tujuan untuk dapat menyimpan ingatan, pengetahuan untuk diri sendiri, orang lain mau pun generasi berikutnya. Tulisan bisa menyimpan, sejarah, fakta, pengetahuan, ajaran, kenangan, perasaan dan sebagainya.

Novel sendiri adalah sebuah buku yang bercerita, baik itu kenyataan atau tidak. Bagi otak manusia saat sedang membaca sebuah buku cerita dongeng atau kisah fantasi. Otak tidak memilahkan itu sebagai bagian dari tidak nyata. Tapi mengganggapnya sebagai sesuatu yang nyata. Pada penelitian ilmiah, seorang yang hanya membayangkan dirinya berlari setiap hari ternyata membuat otot-ototnya yang berhubungan dengan kegiatan berlari menjadi berkembang.

Atau pada saat seorang dihipnotis, dan diberitahu bahwa sebuah besi panas diletakkan pada tangan orang tersebut. Dengan cepat kulit tangan orang tersebut merah melepuh seperti terkena besi panas, padahal yang sesungguhnya diletakkan diatasnya adalah sebuah es. Begitu juga halnya pada orang yang bisa berjalan di atas api dengan menguatkan mental pikiran mereka bahwa mereka sedang berjalan di atas papan dingin.Buku dan novel yang bagus dapat membuat pembacanya seolah-olah merasa ikut di dalam cerita dan menjadi nyata.Siapakah penulis itu dan apakah yang dilakukan olehnya?

[Penulis adalah seorang yang menulis sebuah buku. Pada kenyataannya, penulis adalah orang yang menyampaikan sesuatu darinya kepada orang lain melalui perantara buku. Penulis bisa saja membagikan pengetahuan, pengalaman, imajinasinya atau apapun juga kepada calon pembacanya. Contohnya seorang jurnalis menuliskan apa yang dilihatnya untuk dapat dilihat orang juga, seorang manager atau direktur sukses membagikan pengetahuan serta pengalamannya kepada orang lain.

Hal yang harus diketahui atau diperhatikan secara serius adalah pembagian itu bersifat menurun. Artinya, jika seorang pialang saham terkenal menuliskan semua ilmu dan pengalamannya selama 40 tahun dalam sebuah buku, maka pembaca hanya kemungkinan dapat menyerap ilmu atau pengetahuan itu sekitar 1-30 tahun. Jarang sekali pembaca yang dapat menyerap keseluruhan karena factor perbedaan lingkungan, pola pikir, pengetahuan pendukung dan sebagainya.

Jadi sebagai penulis novel atau cerita, jika membuat sebuah cerita yang bagus harus terlebih dahulu benar-benar membangun dunia itu menjadi utuh dan dapat memahami cerita itu dengan sebaik-baiknya. Jika tidak, maka pembaca akan membaca itu akan semakin tidak jelas.

Jika penulis menulis sebuah cerita yang menggugah, sebauh cerita yang penuh petualangan, dan air mata. Mungkin pembaca hanya akan mendapatkan cerita itu penuh petualangan tidak menggugah dan air matanya. Jika penulis menuliskan sebuah cerita hanya sekedar dari bayangan pikirannya, maka pembaca juga akan menerima cerita itu sebagai bayang pikiran dengan posisi lebih rendah. ( dapat ditingkatkan dan diturunkan oleh berbagai faktor )

Bagaimana proses memulai menulis sebuah Novel?

Sebenarnya ada berbagai cara memulai dan dijelaskan bagi yang lebih berpengalaman tapi Aksara akan mencoba menjelaskan sesuai pengalaman Aksara.

Bagaimana cara memakan seekor gajah? [ gajah itu dicincang dan dilahap sepotong demi sepotong kecil dalam waktu lama hingga gajah itu habis

Janganlah terburu-buru dalam menyelesaikan sebuah novel, kerjakan perlahan-lahan.

Cara paling umum adalah dengan membuat Outline, cetak biru atau kerangka cerita dari awal hingga akhir cerita.

Contoh: [

1. Jaime seorang miskin penjaga SPBU bertemu seorang pemuda kaya untuk bertaruh balap.

2. Jaime menang dan menagih uang tersebut yang ternyata terpaksa dibayar dengan memasuki sebuah sekolah bergengsi khusus orang kaya selama setahun.

3. Jaime yang miskin bersekolah diantara anak-anak politikus, pejabat dan pemilik perusahaan internasional. Berteman dengan beberapa orang, dan jatuh cinta pada Nadia.

4. Jaime dihina dan belajar keras untuk bersaing dengan kumpulan para manusia pintar itu.

5. Jaime berhasil mendapatkan perhatian Nadia, persahabatan dan hingga akhirnya menjadi orang nomor satu di sekolah itu.

6. Pada akhir penerimaan penghargaan, Jaime terbukti menipu uang sekolah masuknya dari pertaruhan. Semua perjuangannya dan perhatian Nadia hancur.

7. Ending ( well it is still secret hahahaa )

Berdasarkan outline di atas kita bisa mulai membuat cerita.

Cara Aksara adalah tidak seperti di atas, tapi lebih pada pencatatan acak.

Contoh

1. Aksara mulai dari cerita-cerita pendek kisah Jaime di atas, baik itu yang ditengah, dibelakang atau di depan semuanya sesuka hati Aksara.

2. Aksara mulai mencatat gambaran atau idea kasar yang ingin Aksara masukan selama penulisan dalam halaman-halaman khusus.

3. Saat Aksara merasa sudah siap, Aksara akan menggabungkan semua keacakan itu menjadi sebuah cerita yang mengalir dengan urutan-urutan kisah cerita pendek itu menjadi sebuah novel.

4. Alasan Aksara melakukannya adalah untuk menjaga mood yang tepat pada setiap cerita. :P Akan lebih mudah membuat sebuah cerita mellow saat hari Aksara sedang mendung hahahah

5. Lagi pula kita harus mencatat idea-idea yang kita dapet setiap hari dan akan segera terlupakan jika tidak dicatet. Idea-idea itu dapat digunakan untuk membuat sebuah novel. Atau novel lain, Atau juga cerpen. Sebagai persediaan jika kelak kehabisan idea untuk dapat dilihat kembali.

Contoh gambar [

Pada gambar pertama merupakan isi file Aksara untuk buku kedua Blessed heart yang masih acak. Pada saat ini semua idea dari mana saja masuk dalam nama khusus pada Words baru. hal-hala menarik apapaun masukk

Pada gambar kedua, beberapa file sduah mulai Aksara susun agar memiliki sebuah alur. Tiap cerita di"kira-kira"kan untuk masuk ke bagian mana atau tahap mana.

Pada saat ini belum ada kepastian.

Pada gambar ketiga ini adalah gambar file Aksara ( blessed heart ) yang sudah disusun menurut Alur dan diedit supaya tiap alur mengali. Beberapa bab pada bagian ini terpaksa dibuang karena beberapa hal.

Pada akhir setelah alur selelsai, dapat terlihat semuanya sudah menjadi bab dan siap dipindahkan ke sebuah file tunggal.

Hal-hal yang perlu diperhatikan sepanjang pembuatan sebuah Novel.Tema, Penokohan, Alur, Gaya bahasa, Latar, Sudut pandang dan Amanat.

Tema.

Hal yang perlu diperhatikan di sini adalah pastikan untuk menulis sebuah buku di mana kita cukup memahami tema tersebut. Jika anda seorang yang tinggal di pegunungan tropis seumur hidup, lebih baik menulis cerita tentang pegunungan tropis dari pada menulis cerita gurun pasir atau kutub utara. Pada banyak buku terkenal, rata-rata penulisnya adalah orang yang cukup memiliki kerterkaitan tentang tema cerita yang mereka tulis. Jadi, alangkah baiknya menulis sebuah buku di mana kita memiliki informasi yang cukup mengenai tema itu.

Penokohan.

Sebelum menulis novel, pastikan tokoh2 yang akan ikut serta. Tokoh utama biasanya akan lebih mendapatkan perhatian lebih. Sebaiknya tiap tokoh itu sudah diberi informasi secukupnya tentang bentuk fisik, latar belakang, kepribadian, atau dikaitkan dengan seseorang yang dikenal. Semakin bagus penokohan, pembaca akan semakin tertarik.

http://www.goodreads.com/topic/show/1...

Alur cerita.

Pada awalnya saran Aksara adalah membuat alur maju. Dan jika setelah selesai semuanya, silahkan untuk memindahkan alur demi alur untuk dirangkai menjadi alur maju atau mundur. Atau gabungan keduanya. Saran tambahan adalah usahakan setiap bab memiliki cerita menarik tersendiri yang mendukung pada alur buku tersebut, untuk menghindari kebosanan pembaca.

Gaya bahasa.

Setiap orang memiliki gaya bahasanya sendiri, namun Aksara secara pribadi menyarankan untuk memakai gaya bahasa sederhana yang lebih dipahami banyak kalangan atau kasaranya dapat dibaca oleh anak SD atau SMP. Alasannya adalah gaya bahasa yang sederhana, tidak memakai kata-kata rumit dan membutuhkan pemikiran berat akan lebih mendapatkan banyak pangsa pasar pembaca. Tidak semua pembaca dapat mengartikan kata-kata rumit. Tapi terserah pada penulis jika lebih ingin memfokuskan pada segmen pasar pembaca tertentu sehingga menyesuaikan gaya bahasa tersebut untuk kalangan itu.

Latar/ setting.

Latar yang bagus adalah latar yang sudah pernah dikunjungi oleh penulis. Jika tidak, pastikan bahwa latar itu sudah memiliki gambarannya, foto dsb. http://www.goodreads.com/topic/show/1...

POV.

Mengenai pemakaian POV sepenuhnya diserahkan pada penulis. Berbagai POV dapat dilihat pada link ini.http://www.goodreads.com/topic/show/1...

Amanat.

Setiap buku novel yang bagus, pastinya membuat pembaca duduk merenung setelah menutup buku. Mereka mendapatkan sesuatu untuk batin mereka, sebuah pengetahuan atau kebijaksanaan. Sebelum menulis buku, pastikan apa kebijaksanaan yang dapat diterima oleh pembaca. Di sini kita tidak sok-sokan tapi hal ini jauh lebih bagus dari pada tidak memiliki amanat sama sekali. Buku dapat digunakan untuk menanamkan kebaikan di hati pembaca atau kemarahan. Semaunya tergantung dari penulis.

http://www.goodreads.com/topic/show/1...

Sekian dan mohon maaf jika ada yang tidak berkenan. Dan silakan untuk menambahkan tips dan trik untuk mendukung para penulis untuk menulis novel. Serta silakan bertanya jika ada yang ingin diketahui.

Tambahan, Setiap novel itu harus memiliki bagian yang lengkap dalam sebiau cerita seperti

Pengenalan - Masalah - Konflik - Akhir cerita

Meski keempat ini dapat disusun dengan bentuk acak atau terbalik.. tetap saja keempat ini harus ada untuk mencegah adanya ketimpangan. ^ ^

Tips dan Cara Menulis Novel dalam 100 Hari

Oleh: John Coyne

Pendahuluan

Be