asuhan keperawatan keluarga tn.doc

Click here to load reader

Post on 06-Nov-2015

25 views

Category:

Documents

7 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA TN.A KHUSUSNYA NY.J DENGAN HIPERTENSI DI RT 02 RW 02 KELURAHAN GROGOL KECAMATAN LIMO -DEPOK

Disusun Untuk Memenuhi Kriteria Nilai Mata Ajar Keperawatan KeluargaDISUSUN OLEH :

WIWIT WULANDARI

121.0721.012

PROGRAM PROFESI NERS

FALKUTAS ILMU-ILMU KESEHATAN

UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN

JAKARTA

2013

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DENGAN HIPERTENSI

Asuhan keperawatan keluarga Tn. A khususnya pada Ny. J dengan masalah utama hipertensi. Pada Ny. J yang bertempat tinggal di Rt 02 rw 02 grogol depok. Dalam memberikan asuhan keperawatan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan proses keperawatan keluarga yang meliputi pengkajian, perumusan, diagnosa keperawatan, perencanaan tindakan, pelaksanaan dan evaluasiA. Pengkajian Keperawatan

Pada tahap ini mengumpulkan data dari keluarga untuk mengetahui kesehatan keluarga dari lingkungan. Data data yang di peroleh melalui wawancara, observasi langsung dan pemeriksaan fisik.

1. Data Umum1. Nama Keluarga (KK)

: Tn. Asanudin

2. Alamat dan Telepon

: Jl. Neman No. RT 002, RW 02,

3. Komposisi Keluarga

: Anak kandung

No.NamaJenis KelaminHubungan dgn KKUmurPendidikan

1.

2.

3.

4.

Tn. Asanudin

Ny. Jamila

An.Nurhanifah

An.Alifudin

L

P

P

LSuami

Istri

Anak

Anak

40 Tahun

38 Tahun

17 Tahun

9 Tahun

SD

SD

SMA

SD

a. Komposisi Keluarga

Keluarga Tn. A di kelurahan grogol.b. Genogram Keluarga

Keterangan :

: perempuan

: laki - laki

: anak

: Ny.J

c. Tipe Keluarga

Keluarga Tn. A adalah tipe keluarga inti atau nuclear family, dimana dalam keluarga hanya ada ayah dan ibu, yang terdiri dari : Tn. A sebagai kepala keluarga, Ny. J sebagai istri, An N dan An A sebagai anak.

d. Suku Bangsa

Tn. A bersuku bangsa betawi, demikian juga halnya dengan Ny. Je. Agama dan Adat Istiadat

Keluarga Tn. A menganut agama islam dan keluarga mengatakan sholat lima waktu. Selain itu semua aktifitas yang di lakukan tidak boleh bertentangan dengan ajaran agama dan adat istiadat di daerahnya. Ny. J mengatakan juga aktif mengikuti pengajian yang ada di lingkungannya. f. Status Sosial dan Ekonomi

Tn. A mengatakan penghasilannya sudah lumayan cukup untuk kebutuhan keluarga sehari hari dengan penghasilan perbulan < Rp. 1.400.000 dan Ny. J juga mengatakan pekerjaannya sebagai tukang cuci pakaian juga sangat membantu keuangan keluarga.

g. Aktivitas Rekreasi Keluarga

Tn. A mengatakan rekreasi keluarga setahun sekali , sehingga yang di lakukan keluarga Tn. A berkumpul dengan keluarga dengan mendengarkan radio dan menonton televisi.

2. Riwayat Dan Tahap Keluarga

Tahapan perkembangan keluarga saat ini adalah keluarga dengan Dewasa Awal. Tugas keluarga pada tahapan ini adalah mempertahankan keintiman pasangan, membantu anak untuk mandiri, mempertahankan komunikasi, memperluas hubungan keluarga antara orang tua dengan menantu, menata kembali peran dan fungsi keluarga setelah ditinggalkan anak-anak.

3. Lingkungan

a. Karakteristik rumah

Rumah yang di tempati keluarga Tn. A adalah rumah sendiri, dengan jenis bangunan permanent luas rumah 8 x 25 M2, atap rumah genteng, sebagian rumah dari keramik, terdapat jendela 10% dari luas rumah yang tidak di buka. Penerangan dengan listrik, kondisi rumah cukup bersih. Bagian rumah terdiri dari ruang tamu, tempat tidur, dapur, ruang makan serta wc, kandang burung. Untuk fasilitas kamar mandi, sudah terdapat di rumah, jamban dengan leher angsa, bak mandi dalam keadaan bersih dan tidak jentik nyamuk. Halaman rumah dalam keadaan bersih dan tidak terdapat lalat di halaman tersebut. Keluarga menggunakan sumber air dari air sumur untuk keperluan mandi, mencuci, minum, dan masak. Jarak tempat pembuangan limbah lumayan jauh yaitu kira kira 2 meter tempat pembuangan sampah yaitu di depan rumah dengan membuat galian tanah sedalam 1 meter, sampah yang telah kering di bakar.b. karakteristik tetangga dan komunitas

Kehidupan di RT 02 bervariasi, warga bekerja pada bagiannya masing masing. Keluarga tinggal dekat dengan beberapa rumah yang sebagian besar adalah keluarga. Kehidupan antar tetangga terjalin akrab dan saling mengunjungi.

c. Mobilitas geografis keluarga

Keluarga Tn. A selama menikah tidak pernah meninggalkan kampung halamannya kecuali bekerja, Tn. A baru pergi keluar kota untuk 2 3 hari.

d. Perkumpulan dan interaksi dengan masyarakat

Ny. J tergolong aktif dalam kegiatan kemasyarakatan seperti pengajian.

e. System pendukung keluarga

Keluarga tinggal bertetangga dengan kakaknya, apabila Tn. A membutuhkan sesuatu atau menghadapi masalah keluarga biasanya meminta bantuan kepada keluarga terdekat.

4. Struktur Keluarga

a. Pola Komunikasi Keluarga

Keluarga saling terbuka satu sama lain. Apabila Tn. A mempunyai masalah maka akan di diskusikannya dengan Ny. J begitu juga sebaliknya. Terkadang Tn. A meminta nasehat kepada keluarga terdekat. Semua anggota keluarga bebas mengeluarkan pendapat. Keputusan diambil oleh Tn. A sebagai kepala keluarga yang di dahului dengan musyawarah.

b. Stuktur Kekuatan Keluarga

Dalam keluarga Tn. A selalu saling menghargai satu sama lain dan saling membantu. Tn. A dan Ny. J saling mendukung dalam menghadapi permasalahan apapun. Apabila Ny. J dalam keadaan sakit mereka langsung pergi ke puskesmas dan terkadang pergi ke bidan terdekat untuk mendapatkan perawatan.

c. Struktur Peran ( formal dan informal )

1) Tn. A adalah kepala keluarga dan bekerja sebagai buruh dan bekerja dari pagi hingga sore terkadang tidak ada di rumah.

2) Ny. J adalah seorang ibu rumah tangga yang bertugas membersihkan rumah di samping sebagai ibu rumah tangga Ny. J juga bekerja sebagai tukang cuci pakaian.

3) Nilai atau norma budaya

Keluarga Tn. A menerapkan aturan aturan dalam rumah tangga sesuai dengan ajaran agama islam.

5. Fungsi Keluarga

a. Fungsi Afektif

Semua keluarga Tn. A saling menyayangi satu sama lain. Apabila ada saudarannya sakit atau yang di timpa musibah. Maka anggota keluarga yang lain saling membantu.

b. Fungsi Sosial

Tn. A menekankan perlunya meningkatkan komunikasi hubungan tetangga kepada istrinya dengan mengikuti pengajian

.

c. Fungsi keperawatan kesehatan

Ny. J juga mengatakan waktu hamil kedua mengalami tekanan darah yang tinggi sekitar 170/100 , pernah berobat ke puskesmas karena merasa sakit kepala dan pusing dan di nyatakan oleh petugas kesehatan bahwa tekanan darahnya tinggi. Ny. J di beri obat untuk menurunkan tekanan darahnya, tetapi setelah obatnya habis Ny. J tidak meneruskan pengobatannya dan mengatakan sudah tidak merasa sakit kepala dan pusing lagi, tetapi dalam bulan bulan ini Ny. J mengatakan mulai mengatakan merasakan lagi pusing dan sakit kepala, cepat lelah, mata berkunang kunang dan mudah marah.

Saat di tanya tentang penyebab hipertensi, Ny. J menjawab karena ikan asin, Ny. J terlihat banyak bertanya tentang pencegahan dan penanganan hipertensi.

6. Stress Dan Koping

a. Stressor jangka pendek dan jangka panjang

Stressor jangka pendek yang di hadapi keluarga adalah masalah kebutuhan ekonomi sehari hari di rasakan karena kelemahan fisik yang di karenakan bertambahnya usia. Sedangkan stressor jangka panjang yang di alami Ny. J adalah Ny. J merasa khawatir terhadap penyakit hipertensinya

b. Kemampuan keluarga berespon terhadap masalah

Jika ada masalah keluarga Tn. A dan Ny. J sangat tanggap terhadap masalah yang ada dan pemecahan masalahnya selalu di selesaikan dengan musyawarah di dalam keluarga .

c. Strategi adaptif disfungsional

Dari hasil pengkajian tidak di dapatkan adanya cara cara keluarga mengatasi masalah secara maladaptif.

7. Harapan Keluarga

Keluarga Tn. A mengatakan mereka sangat senang dengan kehadiran perawat dan berharap membantu keluarga Tn. A dalam menghadapi masalah kesehatan yang di alami oleh Ny. J8. Pemeriksaan Fisik

Dari hasil pemeriksaan fisik di hasilkan data Ny. J TTV ( tanda tanda vital ) TD : 140/90 mmHg, T : 360C, BB : 55 Kg, RR : 22x/mnt, N : 88x/mnt, TB : 155 cm. Lidah bersih, tangan dan kaki hangat, tidak ada luka, terdapat varises di betis kaki sebelah kanan, rambut lurus pendek berwarna hitam , mukosa bibir lembab, mata tidak cekung, gigi tidak lengkap atau ompong, turgor kulit baik. Keadaan umum Ny. J baik status kesehatan Ny. J menderita hipertensi. Ny. J merasa khawatir dengan kesehatannya.

Ny. J merasa ketika bangun tidur mata terasa berkunang kunang. Ny. J mengeluh sakit kepala, mudah marah dan mudah lelah.

Resume kasus

Pengkajian dilakukan pada hari sabtu, tanggal 2 maret 2013 pada pukul 16.00 wib, anggota keluarga terdiri dari 4 orang yaitu, Tn. A ( KK ) ,Ny. J ( istri ), An. N (anak), An.A (anak). Keluarga ini termasuk keluarga inti, Tn. A adalah seorang buruh dengan pendidikan terakhir SD , sedangkan Ny. J selain sebagai ibu rumah tangga juga mempunyai pekerjaan sampingan yaitu sebagai tukang cuci pakaian, dimana Ny. J pendidikan terakhirnya sampai tingkat SD juga, An.N masih sekolah SMA, An.A masih sekolah SD.

Rumah yang ditempati oleh keluarga Tn. A adalah rumah sendiri, dengan jenis bangunan permanen, luas rumah 8 x 25 m2 , atap rumah genteng, sebagian rumah dari ubin, dan sebagian, terdapat jendela 10% dari luas rumah. Penerangan dengan listrik, kondisi rumah cukup bersih. Bag