asuhan keperawatan keluarga bapak

Click here to load reader

Post on 16-Jan-2016

21 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Asuhan Keperawatan Keluarga Bapak

TRANSCRIPT

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA BAPAK SN DENGAN TONSILITIS DI Br. PUSEH DESA KETEWEL KECAMATAN SUKAWATI TANGGAL 24 - 28 MARET 2015

A. PengkajianPengkajian dilakukan pada tanggal Maret 2015 pukul 10.00 Wita di rumah keluarga Bapak SN di Br. Puseh Desa Ketewel Kecamatan Sukawati. Data diperoleh dari hasil wawancara, observasi dan pemeriksaan fisik.1. Data umum1.1 Identitas kepala keluargaInisial/nama : Bapak SN.Umur : 43 tahun.Alamat : Br. Puseh Desa Ketewel Kecamatan SukawatiPekerjaan : BuruhPendidikan : SDKomposisi Keluarga :Tabel 1. Komposisi Anggota Keluarga Bapak SN dengan Tonsilitis Khususnya Anak Ke-2 PY di Banjar Puseh Desa Ketewel Kecamatan Sukawati Tanggal 24 - 28 Maret 2015 NamaJKHub. Dg KKUmurPendididkanStatus ImunisasiKet.

BCGPolioDPTHepatitisCampak

MMLAyah67--------------

KWPIbu65--------------

WTPKakak45SD

SNLAdik41SD

MKPIstri43SD

PTPAnak ke-114SMP

PYLAnak ke-29TK

1.2 Genogram

Keterangan :: Laki-laki: Perempuan: Pasien yang teridentifikasi : Meninggal

: Tinggal dalam serumah: Menikah1.3 Tipe KeluargaTipe keluarga bapak SN adalah keluarga besar (Extended Family) yang terdiri dari nenek, kakek, paman, bibi, istri, dan 2 orang anak.1.4 Suku bangsaKeluarga Bapak SN merupakan keluarga suku Bali, bahasa yang digunakan sehari-hari adalah bahasa Bali. Tidak ada kebiasaan keluarga yang dipengaruhi oleh suku yang dapat mempengaruhi kesehatannya.1.5 AgamaKeluarga Bapak SN beragama Hindu dan seluruh anggota keluarganya melakukan persembahyangan sesuai dengan agama yang dianut.1.6 Status sosial-ekonomi keluargaPenghasilan keluarga bapak SN diperoleh sepenuhnya dari bapak SN. Bapak SN bekerja sebagai Buruh. Penghasilan perbulan bapak SN tidak menentu tapi penghasilan kira sekitar Rp 60.000, sedangkan ibu MK sebagai Ibu rumah tangga. Tiap bulan pengeluaran keluarga bapak SN adalah untuk kebutuhan makan sehari-hari Rp.1.800.000 /bulan, biaya anak Rp. 3.000.000./bulan, biaya listrik Rp. /bulan. Keluarga tidak mempunyai tabungan khusus. Barang-barang yang dimiliki keluarga yaitu, motor,TV, radio, dll. 1.7 Aktivitas rekreasiKeluarga biasanya pergi rekreasi ke pantai. Sehari-hari keluarga Bapak SN berkumpul, mengobrol dan terkadang menonton TV bersama pada malam harinya.

2. Riwayat dan Tahap Perkembangan :2.1 Tahap perkembangan keluarga saat iniTahap perkembangan keluarga saat ini adalah keluarga dengan anak remaja tugas perkembangan keluarga dengan anak remaja yaitu :a. Mengembangkan kebebasan dengan tanggungjawab ketika remaja menjadi dewasa dan semakin mandiri.b. Memfokuskan kembali hubungan perkawinan.c. Berkomunikasi secara terbuka antara orangtua dan anak-anak.2.2 Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhiSejauh ini keluarga Bapak SN sudah menjalankan tugas sesuai dengan tahap perkembangan anggota keluarganya.2.3 Riwayat keluarga intiBapak SN dan Ibu MK menikah sudah 16 tahun yang lalu. Perkawinannya direstui oleh kedua orang tua masing-masing. Ibu MK merupakan pilihan sendiri dari Bapak SN dan tidak dijodohkan.2.4 Riwayat keluarga sebelumnyaRiwayat orang tua pihak Bapak SN dan Ibu MK tidak mempunyai kebiasaan kawin cerai, tidak suka minum-minuman keras, ataupun berjudi. Dalam keluarga Bapak SN tidak ada yang mempunyai riwayat penyakit menular.

3. Data Lingkungan :3.1 Karakteristik dan denah rumah Rumah yang di huni oleh keluarga bapak SN merupakan rumah milik pribadi. Luas rumah Bapak SN adalah 5 are, terdiri dari 6 kamar tidur, 1 kamar mandi, 1 dapur, 1 bale gede, 1 warung, 1 merajan, 1 sumur, 1 tempat kerja. Lantai terbuat dari keramik dan semen, halaman rumah beralas paping, dan tembok berupa batako. Sirkulasi udara diperoleh dari pintu depan, dan jendela rumah. Keluarga mempunyai halaman di belakang dan dimanfaatkan untuk menanam tanam-tanaman, sampah keluarga di letakkan di tempat sampah serta dan diangkut oleh petugas kebersihan. Kebersihan rumah cukup, kondisi WC cukup bersih dengan model WC jongkok. Air minum yang digunakan sehari-hari oleh keluarga bapak SN adalah air rebusan dari sumur. Sedangkan air yang digunakan untuk mandi, memasak, mencuci semua perabot keluarga menggunakan air dari sumur. Sedangkan kondisi got lancar, tidak berbau, dan terbuka.Denah rumah :

29 31

7654U

131211

810S

Gambar 1.Denah Rumah Pada Keluarga SN Dengan Tonsilitis Khususnya Pada Anak Ke-2 PY di Br.Puseh Desa Ketewel Kecamatan Sukawati2015.

1. Br. Puseh8. Dapur2. Pintu Masuk Rumah9. Kamar Tidur3. Warung10. Kamar Tidur4. Tempat Kerja11. Kamar Tidur5. Sumur12. Kamar Tidur6. Kamar Tidur 13. Merajan7. Kamar Tidur14. Bale Gede

3.2 Karakteristik tetangga dan komunitasKeluarga Bapak SN tinggal di lingkungan keluarga yang homogeny, penduduknya mayoritas bersuku Bali. Rata-rata masyarakatnya bermata pencaharian sebagai buruh. Lingkungan tetangga cukup akrab dan saling menolong apabila ada kesusahan. Fasilitas pelayanan kesehatan yang terdapat di dekat rumah klien adalah puskesmas. Jarak rumah dari pelayanan kesehatan dapat dijangkau dengan sepeda motor. 3.3 Mobilitas keluargaKeluarga Bapak SN merupakan penduduk asli. Rumah yang ditempati keluarga bapakSN merupakan rumah yang ditempati sejak menikah.

3.4 Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakatKeluarga bapak SN merupakan masyarakat asli Br. Puseh desa Ketewel Kecamatan Sukawati, Gianyar. Mereka aktif dalam kegiatan yang diadakan oleh warga banjar, merekapun juga ikut dalam kegiatan ngayah dibanjar atau pura setempat. Bapak SN aktif mengikuti perkumpulan di banjar, seperti gotong royong membersihkan lingkungan dan kegiatan lainnya.3.5 Sistem pendukung keluargaKeluarga bapak SN apabila ada permasalahan keluarga termasuk masalah keuangan akan meminjam uang terlebih dahulu di LPD. Dan apabila ada permasalahan dalam keluarga selalu dibicarakan secara baik-baik untuk mendapatkan jalan keluar yang tepat.

4. Struktur Keluarga :4.1 Pola komunikasi keluarga Interaksi dalam keluarga paling sering dilakukan pada malam hari apabila bapak SN. Pola komunikasi keluarga terbuka antara anak, bapak SN dan Ibu MK Apabila ada masalah keluarga biasanya selalu diselesaikan dengan berdiskusi. Sehari-harinya keluarga bapak SN menggunakan bahasa Bali sebagai bahasa untuk berkomunikasi dengan keluarga. 4.2 Struktur kekuatan keluargaKeluarga bapak SN saling mendukung satu sama lainnya, respon keluarga apabila ada anggota keluarga yang bermasalah selalu mencari jalan keluarnya bersama-sama. Apabila ada anggota keluarga yang sakit, diusahakan untuk berobat dan mendapatkan perawatan semampu keluarga sampai membaik.

4.3 Struktur dan peran keluargaPeran formal: Bapak SN berperan sebagai suami, kepala keluarga dan ayah dari anaknya, ibu MK mempunyai peran sebagai istri dan ibu. Sedangkan PT dan PY berperan sebagai anak. Peran informal: Selain sebagai pencari nafkah dan bertanggung jawab sebagai kepala keluarga, bapak SN juga berperan sebagai pengasuh, pelindung anak dan sebagai anggota kelompok sosial atau anggota masyarakat dari lingkungan.4.4 Nilai dan norma keluarga Keluarga menerapkan nilai nilai agama pada setiap anggota keluarga seperti sembahyang tiap hari raya tertentu sesuai dengan agama yang dianut.

5. Fungsi Keluarga :5.1 Fungsu afektif Respon keluarga sangat bangga bila ada anggota keluarga yang berhasil dan keluarga sangat sedih bila ada anggota keluarga yang meninggal, sakit atau kehilangan.5.2 Fungsi sosial Keluarga Bapak SN membiasakan anaknya bergaul dengan teman temannya. Teman dari anak anaknya sering berkunjung ke rumah.5.3 Fungsi pemenuhan kesehatan Keluarga berusaha menerapkan pola hidup sehat, menjaga kebersihan lingkungan agar tercipta kondisi keluarga yang sehat. Keluarga mengatakan jarang ada anggota keluarga yang sakit. Bapak SN mengatakan bahwa anak Ke-2 PY menderita amandel sejak umur 4 tahun. Bapak SN mengatakan tidak ada anggota keluarga yang lain menderita penyakit yang sama dengan anaknya. Saat penyakitnya kambuh, anak ke-2 PY seringkali mengalami sakit kepala dan merasa badannya lemas. Beberapa kali sempat diperiksakan ke dokter dan diberikan obat penurun tensi. Namun, saat ini jika penyakitnya kambuh, ibu MK lebih memilih untuk istirahat dirumah. Dirinya mengatakan bahwa sakit kepalanya sering kambuh saat dirinya sedang bekerja. Sakit kepala ibu MK seringkali timbul bila ibu MK merasa banyak pikiran dan dikeluarganya sedang ada masalah. Sakit yang diderita ibu MK sangat mengganggu aktivitasnya sehari-hari. Sakit kepala yang dirasakan biasanya menjalar sampai ke daerah leher, nyeri seperti tertekan beban berat. Apabila sakit kepalanya kambuh pada malam hari biasanya ibu MK mengalami kesulitan untuk tidur . Saat ditanya lebih lanjut, keluarga Bapak PC belum mengetahui secara pasti tentang penyakit Hipertensi itu.5.4 Fungsi reproduksi Keluarga ibu MK mengatakan sudah cukup dan bersyukur sudah memiliki 3 orang anak laki-laki, dan 2 perempuan.5.5 Fungsi ekonomiBapak SN sebagai kepala keluarga merupakan tulang punggung keluarga untuk memenuhi kebutuhan keluarga bapak SN.

6. Stress dan Koping Keluarga :6.1 Stressor jangka pendek dan panjangSterssor jangka pendek yang biasa dirasakan bapak SN bersumber pada masalah kesehatan anaknya, apabila anaknya sakit bapak SN sering merasa khawatir. Tetapi kondisi ini tidak sampai mengganggu aktivitas sehari-hari keluarga. Sedangkan stessor jangka panjang tidak ada dirasakan di dalam keluarga bapak SN.6.2 Kemampuan keluarga berespon terhadap situasi/stressorUpaya mengatasi stress biasanya dengan cara bermain computer dan mengobrol bersama keluarga untuk bersama-sama dapat memecahkan masalah. Apabila dalam keluarga ada permasalahan maka keluarga Bapak SN lebih memilih membicarakannya baik-baik daripada tidak saling berkomunikasi.6.3 Strategi koping yang digunakanKalau tidak menemukan jalan keluar, biasanya keluarga berkomunikasi dengan saudara saudaranya untuk mengurangi beban