asuhan keperawatan keluarga deva

30
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA KELUARGA Ny. D A. Pengkajian Keluarga Pengakajian dilakukan pada tanggal 8 juni 2015 I.Data Umum 1. Nama : Ny. D 2. Umur : 34 tahun 3. Pekerjaan : IRT 4. Alamat : Karangwaru RT 01 RW 06 No. 27 5. Pendidikan : SMP 6. Komposisi Keluarga : 6.1 Tabel Komposisi Keluarga No . Nama JK Hub Umur Pend Status Imunisasi Ket BCG Polio DPT Hepatit is Campak 1 2 3 4 1 2 3 1 2 3

Upload: jalu-deva

Post on 10-Apr-2016

239 views

Category:

Documents


5 download

DESCRIPTION

keluarga

TRANSCRIPT

Page 1: Asuhan Keperawatan Keluarga Deva

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA KELUARGA Ny. D

A. Pengkajian Keluarga

Pengakajian dilakukan pada tanggal 8 juni 2015

I. Data Umum

1. Nama : Ny. D

2. Umur : 34 tahun

3. Pekerjaan : IRT

4. Alamat : Karangwaru RT 01 RW 06 No. 27

5. Pendidikan : SMP

6. Komposisi Keluarga : 6.1 Tabel Komposisi Keluarga

No. Nama JK Hub Umur Pend

Status Imunisasi

KetBCG

Polio DPT HepatitisCampak

1 2 3 4 1 2 3 1 2 3

1.

2.

3.

4.

Tn. I

Ny. D

An. D

An. M

L

P

P

L

Suami

Istri

Anak

Anak

33

34

12

3

SMA

S1

SMP

PAUD

Page 2: Asuhan Keperawatan Keluarga Deva

6.2 Status Imunisasi

Seluruh anggota keluarga mendapatkan imunisasi secara lengkap

sesuai dengan usianya.

6.3 Genogram

Ket :

= Laki – laki = Klien

= Perempuan = Hub. dengan keluarga

= Meninggal = Tinggal satu rumah

Keluarga Ny. D terdiri dari suami Ny. D, 1 orang anak perempuan,

dan 1 orang anak laki-laki. Anak pertama Ny. D berusia 12 tahun yang

sekarang sedang duduk dibangku pendidikan Sekolah Menengah Pertama

dan anak kedua Ny. D berusia 3 tahun yang sekarang sedang duduk

dibangku Pendidikan Anak Usia Dini. Saat ini Ny. D tinggal bersama

suami dan kedua anaknya.

6. Tipe Keluarga

Tn. I berusia 33 tahun adalah seorang kepala keluarga yang bekerja sebagai

pengajar. Tn.I tinggal bersama istrinya, yaitu Ny. D yang berusia 34 tahun

dengan 2 orang anak. Tipe keluarga Tn. I adalah “The Nuclear family”,

dimana terdiri dari suami, istri dan 2 orang anak.

7. Suku dan Bangsa

Tn. I dan istrinya Ny. D berasal dari suku jawa, bahasa utama yang

digunakan sehari-hari adalah bahasa Jawa dan bahasa Indonesia sebagai

bahasa kedua. Sebagian besar saudara, tetangga dan perkumpulan keluarga

Tn. I berasal dari kelompok etnik yang sama yaitu suku jawa, hal ini

Page 3: Asuhan Keperawatan Keluarga Deva

dikarenakan tempat tinggal keluarga Tn. I sendiri berada di lingkungan

dengan mayoritas penduduknya adalah suku Jawa.

8. Agama

Seluruh anggota keluarga Tn. I menganut agama Islam. Aktivitas ibadah

sehari-hari yang dilakukan oleh seluruh anggota keluarga berkaitan dengan

kepercayaannya antara lain dengan melakukan ibadah sholat yang biasanya

dilakukan dirumah.

9. Status Sosial Ekonomi Keluarga

Tn.I mengatakan, keluarganya termasuk dalam keluarga yang memiliki

status ekonomi menengah. Tn. I merupakan tulang punggung dalam

keluarga dan dibantu oleh Ny. D. Tn. I saat ini bekerja sebagai swasta

dengan penghasilan yang lumyan cukup untuk kebutuhan sehari-hari.

Penghasilan Tn. I jika dirata-rata perbulan berkisar kurang lebih Rp.

400.000.

10. Aktifitas rekreasi

Tn. K mengatakan aktifitas rekreasi keluarga jarang dilakukan. Karena

keterbatasan biaya.

II. Riwayat dan Tahap Perkembangan Keluarga

11. Tahap Perkembangan Saat Ini

Saat ini keluarga Tn. I berada pada tahap perkembangan keluarga anak usia

sekolah. Tn. I memiliki 2 orang anak. Tujuan utama keluarga Tn. I pada

tahap perkembangan ini adalah memenuhi kebutuhan anggota keluarga

seperti kebutuhan tempat tinggal dan rasa aman, pembagian waktu untuk

individu, pasangan dan anak, serta mempertahankan hubungan yang sehat

baik di dalam maupun di luar keluarga.

12. Tahap Perkembangan Keluarga Yang Belum Terpenuhi

Tn. I mengatakan tugas perkembangan keluarga yang sudah terpenuhi

adalah memenuhi kebutuhan anggota keluarga seperti kebutuhan tempat

tinggal dan rasa aman, pembagian waktu untuk individu, pasangan dan

Page 4: Asuhan Keperawatan Keluarga Deva

anak, mempertahankan hubungan yang sehat baik di dalam maupun di luar

keluarga, pembagian tanggung jawab anggota keluarga, serta membantu

anak bersosialisasi.

13. Riwayat Keluarga Inti

Tn. I mengatakan tidak memiliki riwayat penyakit yang diderita dan Tn. I

mengatakan belum pernah dirawat di rumah sakit. Ny. D mengatakan

mengetahui jika Ny. D memiliki tekanan darah tinggi sejak 1 tahun yang

lalu. Ny. D mengatakan kedua anaknya pernah dirawat di rumah sakit.

Anak pertama dari Ny. D pernah dirawat di rumah sakit pada usia 1 tahun

karena flek paru, sedangkan anak kedua dari Ny. D dirawat di rumah sakit

pada usia 1 tahun karena batuk berdahak.

14. Riwayat Keluarga Sebelumnya

Ny. D mengatakan bapak dari Ny. D meninggal dunia karena penyakit

hipertensi yang diderita.

III. Lingkungan

15. Karakteristik Rumah : 15.1

Denah rumah

Kamar 3 Dapur

WC

Kamar 2 10 m2

Ruang

Kamar 1 Keluarga

Teras Ruang Tamu

10 m2

15.2 Karakteristik Lingkungan Rumah

Data Objektif : Lantai rumah keluarga Ny. D berupa keramik, dinding

rumah sudah bertembok, penerangan di rumah sudah menggunakan

listrik yang aman. Didalam rumah tercium aroma lembab karena

Page 5: Asuhan Keperawatan Keluarga Deva

rumah keluarga Ny. D selalu tertutup dan terbuka hanya pada malam

hari ketika Ny. D dan keluarga sudah pulang dari bekerja. Dirumah

keluarga tidak memiliki hewan peliharaan yang dapat membawa virus

penyakit. Lingkungan sekitar rumah bersih dan rapi.

Data Subjektif : Ny. D mengatakan untuk membersihkan rumah

dikerjakan oleh anggota keluarga sendiri.

16. Struktur Kekuatan Keluarga

Tn. I mengatakan semua keputusan dalam keluarga diambil oleh Tn. I

sendiri yang sebelumnya sudah dimusyawarahkan bersama istri dengan

anak–anaknya. Tn. I mengatakan yang mengatur dan mengelola keuangan

keluarga dilakukan oleh Ny. D sendiri. Saat pengambilan keputusan

dilakukan secara musyawarah bersama dengan anak – anak.

17. Struktur Peran (Formal & Informal)

Formal

a. Tn. I sebagai kepala keluarga sekaligus pencari nafkah untuk memenuhi

kebutuhan keluarganya disamping itu Tn. I sebagai pendidik, pelindung

dan pemberi rasa aman pada keluarga.

b. Ny. D berperan sebagai istri dan ibu bagi anaknya. Ny. D sebagai ibu

rumah tangga memiliki peran untuk mengurusi rumah tangga.

Informal

Setiap anggota keluarga memiliki peran masing-masing dan sebagai

pendorong bagi yang lain.

18. Nilai dan Norma Keluarga

Nilai kesopanan dan nilai kejujuran selalu diutamakan oleh seluruh anggota

keluarga terhadap anggota keluarga yang lebih tua.

IV. Fungsi Keluarga

19. Fungsi Afektif

Keluarga selalu berusaha untuk memenuhi kebutuhan anggota keluarga

yang lain. Dalam anggota keluarga terjalin keakraban dan kasih sayang

antara satu dengan lainnya.

Page 6: Asuhan Keperawatan Keluarga Deva

20. Fungsi Sosial

Sekitar lingkungan rumah keluarga Tn. I nyaman dan aman untuk bermain

anak–anak. Pola asuh dalam keluarga Tn. I baik, tidak mengekang

keinginan anak dan selalu mengarahkan anak untuk mendapatkan

kehidupan yang lebih baik.

21. Fungsi Perawatan Kesehatan

26.1 Tugas Keluarga dalam Bidang Kesehatan

a. Kemampuan keluarga mengenal masalah

Ny. D mengatakan mengetahui memiliki tekanan darah tinggi

sejak 1 tahun yang lalu. Ny. D mengatakan baru mengetahui jika

penyakit tekanan darah tinggi yang diderita Ny. D adalah

keturunan dari ayahnya yang meninggal karena hipertensi. Jika

anggota keluarga ada yang mengalami sakit anggota keluarga

yang lainnya langsung membawanya PUSKESMAS. Saat

dilakukan pengkajian, Ny. D banyak bertanya mengenai

bagaimana cara menurunkan tekanan darah dan Ny. D bersedia

jika dilakukan penyuluhan tentang hipertensi dan pengecekan

tekanan darah.

b. Kemampuan keluarga mengambil keputusan

Tn. I mengatakan apabila ada anggota keluarga yang sakit

pengambilan keputusan keluarga untuk memenuhi kebutuhan

kesehatan adalah dengan melakukan pengobatan di

PUSKESMAS.

c. Kemampuan keluarga merawat anggota yang sakit

Jika ada anggota keluarga yang sakit maka solusinya dengan

membawa ke Dokter umum atau ke Rumah Sakit.

22. Karakteristik tetangga dan komunitas RW

Keluarga Tn. I tinggal di lingkungan perumahan korpri yang penduduknya

rata-rata memiliki pekerjaan sebagai Pegawai Negeri. Tn. I mengatakan

hubungan dengan tetangga terjalin dengan baik dan akrab.

Page 7: Asuhan Keperawatan Keluarga Deva

23. Mobilitas geografis keluarga

Tn. I dan keluarga sudah tinggal di desa karangwaru selama 10 tahun.

Mobilitas sehari – hari Ny. D dan keluarga menggunakan kendaraan

bermotor untuk berpergian.

24. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat

Lingkungan tetangga umumnya adalah penduduk asli dari Ds Karangwaru

tetapi ada juga yang kontrak, hubungan antar tetangga sangat baik, Tn. I

dan Ny. D selalu hadir mengikuti kegiatan yang ada di lingkungan tempat

tinggalnya.

25. Sistem pendukung keluarga

Tn. I dan keluarga memiliki kesehatan yang baik saat dilakukan

pengkajian, kecuali Ny. D yang mengatakan bagian pundaknya terasa

pegal. Setelah dilakukan pengukuran tekanan darah, didapatkan 160/120

mmHg. Tn. I dan keluarga selalu mengunakan fasilitas pelayanan

kesehatan dokter umum atau rumah sakit.

V. Struktur Keluarga

26. Pola Komunikasi Keluarga

Keluarga mengatakan pola komunikasi yang digunakan keluarga adalah

komunikasi terbuka, tiap keluarga mengungkapkan pendapatnya masing –

masing. Namun keputusan terakhir diambil oleh Tn. I sebagai kepala

keluarga

Kemampuan keluarga dalam memelihara lingkungan yang sehat

Ny. D mengatakan setiap hari rumahnya dibersihkan oleh Ny. D sendiri

atau Tn. I. Setiap seminggu sekali bak mandi dan bak penampungan air

dikuras.

Kemampuan keluarga menggunakan fasilitas kesehatan

Fasilitas kesehatan yang terdekat dari rumahnya adalah Puskesmas

Page 8: Asuhan Keperawatan Keluarga Deva

26.2 Kebutuhan Nutrisi Keluarga

Ny. D mengatakan kebutuhan nutrisi keluarganya sudah

tercukupi, tidak ada anggota keluarga yang mengalami obesitas.

Menu makan sehari-hari keluarga biasanya nasi, lauk pauk (sayur,

tempe), porsi makan 3x / hari. Keluarga Ny. D tidak memiliki

riwayat alergi terhadap obat ataupun makanan. Ny. D mengatakan

suka mengkonsumsi makanan yang asin dan juga seafood.

26.3 Kebiasaan Tidur, Istirahat dan Latihan

Selama ini tidak ada anggota keluarga yang mengeluh tentang

pola tidur. Kebutuhan tidur keluarga sudah cukup. Keluarga

mengatakan tidak terbiasa untuk berolahraga secara khusus, hanya

menyelesaikan pekerjaan yang sudah dianggap sebagai bentuk olah

raga.

27. Fungsi Reproduksi

Ny. D mengatakan kedua anaknya dilahirkan secara normal di Rumah

Sakit dengan berat badan lahir normal.

28. Fungsi Ekonomi

Anggota rumah tangga tidak mengalami kesulitan dalam pemenuhan

kebutuhan sehari – hari karena sudah cukup.

VI. Stres dan Koping Keluarga

29. Stresor

Stresor yang menjadi beban pikiran Ny. D saat ini adalah masalah

pekerjaan Ny. D sebagai guru BK yang sehari-harinya menghadapi anak-

anak muridnya yang memiliki masalah.

30. Kemampuan Keluarga dalam Merespon terhadap Situasi dan Stresor

Ny. D mengatakan apabila dirasa pusing pada kepalanya dan pegal-pegal

dipundaknya, Ny. D langsung memeriksakan dirinya ke dokter umum. Ny.

D dan keluarga etika berusaha tetap tenang dan tidak terlalu panik untuk

tetap mencari jalan keluarnya ketika terdapat masalah dalam keluarganya.

Jika ada anggota keluarga yang sakit, Ny. D selalu memeriksakannya ke

dokter umum dan jika tidak ada perubahan barulah keluarga membawa

Page 9: Asuhan Keperawatan Keluarga Deva

anggota keluarganya yang sakit ke tempat pelayanan kesehatan rumah

sakit.

31. Strategi Koping yang Digunakan

Ny. D mengatakan mampu mengidentifikasi masalah yang menyebabkan

stres. Ny. D dan berusaha untuk menghindarinya dengan menghibur diri

bersama anak-anaknya di rumah.

32. Strategi Adaptasi Disfungsional

Dalam menghadapi masalah keluarga selalu berusaha, bersabar dan berdoa

kepada Allah SWT.

VII. Pemeriksaan Fisik

Hari / tanggal : 03 September 2014 jam : 18.30

Pemeriksaan fisik Ny. D (34 tahun) :

1. Tekanan darah : 160/120 mmHg

2. Nadi : 86 x/menit, irama teratur

3. Suhu : 36,50C

4. RR : 22 x / menit

5. BB / TB : 65 kg/ 156 cm

6. Kepala :

Normal cephali, kulit kepala dalam keadaan bersih, tidak terdapat

ketombe ataupun kutu rambut, wajah simetris.

7. Rambut :

Distribusi rambut ikal berwarna hitam, tidak ada kerontokan, tidak

berbau.

8. Kulit :

Turgor kulit baik, terdapat lesi, tidak terdapat odema

9. Mata :

Bentuk mata dan bola mata simetris, reflek pupil klien baik, saat ada

rangsangan cahaya miosis, reflek berkedip baik, konjungtiva tak anemis,

sklera tidak ikterik, gerakan bola mata baik, tidak ada nyeri tekan.

10. Hidung :

Page 10: Asuhan Keperawatan Keluarga Deva

Bentuk hidung simetris, tidak tampak polip, tidak ada pernafasan cuping

hidung, kebersihan hidung baik.

11. Mulut, tenggorokan :

Bibir lembab, keadaan lidah tidak kotor, indera pengecapan baik karena

klien mampu merasakan, fungsi tenggorokan untuk menelan baik tidak

ada rasa sakit.

12. Telinga :

Bentuk dan letak simetris, tidak terdapat penumpukan serumen, fungsi

pendengaran cukup baik karena klien mampu mengerjakan apa saja yang

diperintahkan.

13. Leher :

Tidak ada pembesaran kelenjar tonsil

14. Dada :

Inspeksi : bentuk dada simetris, tidak ada lesi.

Palpasi : tidak ada nyeri tekan, pergerakan dada simetris

Perkusi : terdengar suara sonor pada dada sebelah kiri dan

kanan

Auskultasi : tidak ada wheezing

15. Abdomen :

Inspeksi : abdomen simetris, tidak ada luka

Palpasi : tidak ada nyeri tekan

Perkusi : suara timpani

Auskultasi : bising usus 10x / menit

16. Eliminasi :

Klien mengatakan BAB 1x dalam sehari dan BAK 4-5x / hari

17. Ekstremitas :

Ektremitas atas : tidak ada fraktur, fungsi otot normal, pergerakan

tanpa alat bantu, tidak ada cidera atau kelainan, aktivitas mandiri

Page 11: Asuhan Keperawatan Keluarga Deva

Ekstremitas bawah : bentuk simetris, tidak ada fraktur, fungsi otot

normal, pergerakan tanpa alat bantu, tidak ada cidera atau kelainan,

aktivitas mandiri.

VIII. Harapan keluarga

Ny. D mengatakan menginginkan agar anggota keluarganya sehat semua

tidak ada yang menderita penyakit yang serius.

A. ANALISA DATA

No Data Fokus Masalah

1

2

DS : - Ny. D mengatakan mengetahui memiliki

tekanan darah tinggi sejak 1 tahun yang lalu. - Ny. D mengatakan baru mengetahui jika

penyakit tekanan darah tinggi yang diderita Ny. D adalah keturunan dari ayahnya yang meninggal karena hipertensi.

- Ny. D mengatakan suka mengkonsumsi makanan yang asin dan juga seafood.

DO :- Ny. D banyak bertanya mengenai bagaimana

cara menurunkan tekanan darah.- Ny. D bersedia jika dilakukan penyuluhan

tentang hipertensi dan pengecekan tekanan darah.

- Tekanan darah : 160/120 mmHg

- Nadi : 86 x/menit, irama teratur

- RR : 22 x / menit

- BB / TB : 65 kg/ 156 cm

DS :

- Tn. I mengatakan apabila ada anggota keluarga yang sakit pengambilan keputusan keluarga untuk memenuhi kebutuhan

Ketidakefektifan

manajemen kesehatan diri

pada Ny. D

Kesiapan meningkatkan

koping keluarga

Page 12: Asuhan Keperawatan Keluarga Deva

kesehatan adalah dengan melakukan pengobatan di Dokter umum.

- Ny. D mengatakan apabila dirasa pusing pada kepalanya dan pegal-pegal dipundaknya, Ny. D langsung memeriksakan dirinya ke dokter umum.

- Ny. D mengatakan mampu mengidentifikasi masalah yang menyebabkan stres. Ny. D dan berusaha untuk menghindarinya dengan menghibur diri bersama anak-anaknya di rumah.

- Ny. D mengatakan menginginkan agar anggota keluarganya sehat semua tidak ada yang menderita penyakit yang serius.

-

DO :- Ny. D banyak bertanya mengenai bagaimana

cara menurunkan tekanan darah.- Ny. D bersedia jika dilakukan penyuluhan

tentang hipertensi dan pengecekan tekanan

B. Diagnosa Keperawatan

1. Ketidakefektifan manajemen kesehatan diri pada Ny. D

2. Kesiapan meningkatkan koping keluarga

Page 13: Asuhan Keperawatan Keluarga Deva

C. Prioritas Masalah

1. Ketidakefektifan manajemen kesehatan diri pada Ny. D

Kriteria Skor Bobot Nilai Pembenaran

1. Sifat masalah. Skala :

Aktual 3

Resiko 2

Potensial 1

2. Kemungkinan masalah dapat

diubah. Skala :

Mudah 2

Sebagian 1

Tdk dapat 0

3. Potensial masalah untuk

dicegah. Skala :

Tinggi 3

Cukup 2

Rendah 1

4. Menonjolnya masalah.

Skala :

Masalah berat harus segera di

tangani 2

Ada masalah tapi tidak perlu

3

2

2

2

1

2

1

1

3/3

x1=1

2/2

x2=2

2/3x1

=2/3

2/2x1

=1

Ny. D sudah mengetahui memiliki tekanan darah tinggi sejak 1 tahun yang lalu.

Jika ada anggota keluarga

yang sakit maka solusinya

dengan membawa ke

Dokter umum atau ke

Rumah Sakit.

Ny. D mengatakan apabila dirasa pusing pada kepalanya dan pegal-pegal dipundaknya, Ny. D langsung memeriksakan dirinya ke dokter umum.

- Ny. D mengatakan baru mengetahui jika penyakit tekanan darah tinggi yang diderita Ny. D adalah keturunan dari ayahnya yang meninggal

Page 14: Asuhan Keperawatan Keluarga Deva

ditangani 1

Masalah tidak dirasakan 0

karena hipertensi.

- Ny. D banyak bertanya mengenai bagaimana cara menurunkan tekanan darah dan Ny. D

Jumlah skor = 4 2/3

2. Kesiapan meningkatkan koping keluarga

Kriteria Skor Bobot Nilai Pembenaran

1. Sifat masalah.

Skala :

Aktual 3

Resiko 2

Potensial 1

2. Kemungkinan masalah dapat

diubah. Skala :

Mudah 2

Sebagian 1

Tdk dapat 0

3

2

1

2

3/3x1

=1

2/2

x2=2

Tn. I mengatakan apabila

ada anggota keluarga yang

sakit pengambilan

keputusan keluarga untuk

memenuhi kebutuhan

kesehatan adalah dengan

melakukan pengobatan di

Dokter umum.

Tn. I mengatakan semua

keputusan dalam keluarga

diambil oleh Tn. I sendiri

yang sebelumnya sudah

dimusyawarahkan

bersama istri dengan

anak–anaknya.

Page 15: Asuhan Keperawatan Keluarga Deva

3. Potensial masalah untuk

dicegah. Skala :

Tinggi 3

Cukup 2

Rendah 1

4. Menonjolnya masalah.

Skala :

Masalah berat harus segera di

tangani 2

Ada masalah tapi tidak perlu

ditangani 1

Masalah tidak dirasakan 0

2

1

1

1

2/3x1

=2/3

1/2x1

=1/2

Keluarga dalam keadaan

baik untuk meningkatkan

koping keluarga

Ny. D mengatakan menginginkan agar anggota keluarganya sehat semua tidak ada yang menderita penyakit yang serius.

Jumlah skor = 4 1/6

Page 16: Asuhan Keperawatan Keluarga Deva

RENCANA KEPERAWATAN

NoDiagnosa

KeperawatanTUM TUK

EvaluasiIntervensi

Kriteria Standart

1. Ketidakefektifan

manajemen

kesehatan diri pada

Ny. D

Setelah dilakukan

asuhan

keperawatan

keluarga selama 5

hari pada Ny. D

diharapkan

manajemen

kesehatan diri

pada Ny. D

menjadi efektif.

Setelah dilakukan

pertemuan 1 x 30

menit diharap

keluarga :

3. Mengenal

masalah yang

berhubungan

dengan

tekanan darah

tinggi seperti

pengertian,

penyebab,

tanda dan

gejala,

pencegahan,

Kognitif

Afektif

1. tekanan darah

maksimal adalah

140/90 mmHg dan

di klasifikasikan

sesuai derajat

keparahannya

2. Keluarga

membawa

anggota keluarga

yang sakit ke

pelayanan

kesehatan

3. Keluarga

melakukan

perawatan non

1. Lakukan pendidikan kesehatan

tentang dampak dari tekanan

darah tinggi dan bagaimana cara

pencegahannya, untuk

menambah pengetahuan klien.

2. Anjurkan untuk cek tekanan

darah, untuk memonitor

keadaan klien.

3. Anjurkan untuk berobat ke

pelayanan kesehatan, untuk

mendapatkan perawatan secara

medis melalui obat-obatan.

Page 17: Asuhan Keperawatan Keluarga Deva

2.

Setelah dilakukan

tindakan

keperawatan

keluarga selama 5

hari keluarga

mampu

meningkatkan

dan

penanganan.

4. Mengambil

keputusan

dalam

perawatan

keluarga

dalam

mencegah

komplikasi

dari tekanan

darah tinggi

5. Perawatan

pada Ny. D

dengan

tekanan darah

tinggi

Setelah dilakukan

pertemuan 1 x 30

Psikomotor

Kognitif

Afektif

medis di rumah.

1. Mengungkapkan

motivasi untuk

Page 18: Asuhan Keperawatan Keluarga Deva

Kesiapan

meningkatkan

koping keluarga

koping keluarga menit diharap

keluarga :

1. Keluarga

mampu

mengenal

masalah

kesehatan

tekanan darah

tinggi

2. Keluarga

mampu

mengambil

keputusan

yang tepat

untuk

mencegah

komplikasi

akibat tekanan

darah tinggi

Psikomotor

Psikomotor

menggunakan

pelayanan

kesehatan

2. Keluarga akan

mengungkapkan

kesiapan terhadap

rencana

peningkatan

koping keluarga

1. Kaji masalah yang ada dalam

keluarga

2. Diskusikan cara penyelesaian

massalah bersama keluarga

3. Fasilitasi keluarga untuk

penyelesaian masalah

Page 19: Asuhan Keperawatan Keluarga Deva

3. Keluarga

mampu

melakukan

perawatan

pada anggota

keluarga yang

memiliki

tekanan darah

tinggi

4. Keluarga

mampu

memanfaatkan

pelayanan

kesehatan

Page 20: Asuhan Keperawatan Keluarga Deva