pengkajian asuhan keperawatan keluarga

Click here to load reader

Post on 06-Dec-2014

166 views

Category:

Documents

14 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

PENGKAJIAN ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA A. Data Umum Keluarga Nama Kepala Keluarga Umur Alamat No. Telp Pendidikan Suku Agama 1. Komposisi keluarga Data Anggota Keluarga No Nama (Inisial) 1 Tn A L : Tn. A : 36 Tahun : Jln. Bantaran II no 72 C : 0341-8455337 : SMA : Jawa : Islam

Gender L/P

Umur Hub. Kelg Pendidikan (Tahun) dg KK 36 Suami/ SMA KK

Pekerjaan Security PT Sampoer na Ibu Rumah Tangga Pelajar -

2

Ny. N

P

34

Isteri

SMA

3 4

An. K An. F

L L

9 4

Anak Anak

Masih SD Belum sekolah

Genogram Keluarga

Keterarngan :

: Perempuan : Laki-Laki : Sakit

: Satu Rumah : Meninggal

2. Tipe Keluarga: Tipe keluarga klien adalah keluarga inti (nuclear family), di dalam keluarga tidak terdapat permasalahan dengan tipe tersebut karena meskipun di rumah hanya keluarga inti namun seringkali anggota keluarga berkumpul dengan orang tuanya (nenek) yang bertempat tinggal di sebelah rumah keluarga, selain itu rumah kerabat lainnya pun berdekatan. 3. Latar Belakang Budaya (Etnis) a. Keluarga berasal dari suku jawa. b. Latar Belakanng etnis keluarga adalah etnis jawa. c. Tempat Tinggal Keluarga berada pada lingkungan etnis homogen yang sebagian besar adalah suku jawa. d. Kegiatan-kegiatan Keagamaan seringkali dilaksanakan keluarga yaitu dengan mengikuti pengajian, mengikuti kegiatan di desa serta meluangkan waktu untuk berekreasi bersama anak-anaknya setiap hari minggu. e. Keluarga tidak memiliki kebiasaan untuk menghindari makanan tertentu atau diet, makanan yang dimasak pun bervariasi tergantung selera pasien. f. Struktur kekuasaan bersifat tradisional karena pemegang keputusan di dalam keluarga adalah suami dengan melibatkan isteri. g. Bahasa sehari-hari yang digunakan keluarga adalah bahasa jawa. h. Keluarga seringkali menggunakan jasa pelayanan kesehatan bidan terdekat untuk setiap permasalahan kesehatannya, dan jarang berobat ke puskesmas. 4. Identitas Religius a. Agama yang dianut keluarga adalah agama islam, dan meyakini segala bentuk perintah agama seperti solat dan puasa juga bermanfaat bagi kesehatan. b. Setiap anggota keluarga memiliki keyakinan yang sama c. Keluarga sering mengikuti pengajian setiap minggu yang diadakan ibu pengajian di sekitar rumahnya. 5. Status ekonomi a. Status ekonomi keluarga adalah termasuk golongan menengah, dan status sosial ekonomi keluarga termasuk keluarga sejahtera karena telah memiliki berbagai fasilitas elektronik di rumah seperti tv, kulkas, ricecoocker, mesin cuci dan sebagainya. b. Jumlah Pendapatan per Bulan adalah Rp 1.700.000,00- ditambah hasil isteri yang memiliki katering kue. c. Sumber-sumber Pendapatan per bulan adalah melalui gaji bulanan yang diterima suami (Tn A) sebagai security di PT Sampoerna dan isteri membantu dengan menerima pesanan kue dari berbagai tempat.

d. Jumlah Pengeluaran per Bulan berkisar Rp 1.500.000,00-, sumber pendapatan telah mencukupi keluarga selama ini. e. Keuangan keluarga diatur oleh isteri (Ny N) 6. Aktivitas rekreasi atau waktu luang Aktivitas rekreasi sering dilakukan keluraga pada hari-hari libur seperti hari minggu dengan pergi berenang, mengajak anak-anak bermain di timezone, ataupun ke alun-alun. Sementara waktu senggang biasanya dihabiskan dengan berkumpul di ruang tv atau mengajar anak-anaknya. B. RIWAYAT DAN TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA 1. Tahap perkembangan keluarga saat ini Tahap perkembangan keluarga saat ini adalah keluaraga dengan anak usia sekolah. 2. Riwayat keluarga inti: selama berkeluarga tidak terjadi hal-hal yang serius terkait dengan kesehatan, penyakit yang sering dialami adalah diare, panas dan sakit flu yang sembuh dengan rawat jalan. Adapun penyakit lainnya yang palingprah dialmi menurut isteri adalah ketika berobat di poli kulit RSI karena gatal-gatal terkena kutu kucing. 3. Riwayat keluarga sebelumnya : keluarga menatakan keluarga dari isteri maupun suami tidak memilki riwayat penyakit yang bersifat kronis seperti DM, Ht dan sebagainya maupun penyakit menular. C. DATA LINGKUNGAN 1. Karakteristik Rumah a. Keluarga memiliki rumah sendiri yang bertempat tinggal di daerah yang padat terdiri dari gang kecil-kecil. b. Kondisi rumah secara umum baik, rumah terdiri dari dua lantai dan 5 kamar tidur, terdapat ruang tamu dan ruang tengah untuk berkumpul keluarga. Kamar yang digunakan adalah 3 kamar yang berada di lantai atas, sementara bagian bawah disediakan jika ada yang menginap. Secara keseluruhan perabotan yang ada rumah lengkap seperti lemari atau buffet, tv, komputer, kulkas dan sebagainya, setiap ruangan terdapat lampu, dan pencahayaan rumah di bagian bawah kurang karena terhalangi rumah-rumah warga lainnya. Selain itu ventilasi di lantai bawah juga tidak mencukupi 10 % luas lantai. Adapun lantai rumah menggunakan keramik, susunan tangga kecil-kecil, dan kondisi bangunan baik. c. Dapur : suplai air minum berasal dari air sumur keluarga yang kemudian dimasak, alat-alat masak yang digunakan dalam kondisi bersih dan setelah digunakan dibersihkan lagi, sementara pengaman untuk pemadam kebakaran belum ada. d. Kamar mandi hanya satu di lantai bawah, sanitasi baik, air jernih dan tidak berbau, dan di kamar mandi telah tersedia alat mandi berupa sabun dan handuk dimiliki masing-masing anggota keluarga, tapi dalam pemkaiannya terkadang bersama. e. Semua anggota keluarga tidur di kamar-kamar yang ada di lantai atas, masing-masing memilki kamar sendiri tapi seringkali anak-anak klien tidur bersama orangtuanya terlebih seperti sekarang suami pergi pelatihan selama seminggu. f. Kebersihan rumah cukup, sanitasi rumah baik namun jarak antara septitank dengan sumur 4 meter/terlalu dekat karena berada pada lingkungan padat, rumah satu

g. h. i. j. k.

dengan yang lainnya menempel dan tidak terdapat halaman rumah, di lingkungan rumah binatang yang paling sering hanya lah semut atau kucing liar , keluarga tidak memiliki binatang peliharaan. Keluarga menyatakan merasa nyaman tinggal di rumah mereka sendiri. Privasi masing-masing anggota keluarga tidak terlalu diperhatikan karena keluarga adalah keluarga inti dengan anak yang tergolong masih anak-anak . Sampah di buang di bak sampah yang ada di rumah, setelah penuh akan dibawa keluar agar diangku tukang sampah. Secara umum keluarga merasa puas dengan penataan rumah, hanya saja isteri kadangkadang merasa jengkel jika anaknya nakal dan membuat rumah berantakan. Denah rumah (luas rumah 64 m2):R tengah R. Tamu Kamar tidur jmrn

Kamar tidur Kamar tidur dapur kmr mandi

k. tidur

R. tengah

k tidur

Lantai 1

Lantai 2

2. Karakteristik Lingkungan dan Komunitas Tempat Tinggal yang Lebih Luas a. Tipe lingkungan adalah di desa yang berada di tengah kota. b. Tipe tempat tinggal adalah hunian campuran karena terdiri dari berbagai jenis golongan dan pekerjaan. c. Keadaan tempat tinggal dan jalan raya terpelihara d. Sanitasi jalan dan lingkungan sekitar rumah cukup baik, akan tetapi jalan-jalan masih ada yang sedikit rusak dan becek jika hujan. e. Tidak terdapat industri yang menimbulkan kebisingan di sekitar rumah. f. Karakteristik demografi lingkungan berada di desa padat penduduk. g. Di daerah kompleks klien rata-rata .terdiri dari kelas menengah bawah sampai menengah atas. h. Pelayanan-pelayanan kesehatan dan pelayanan-pelayanan sosial yang ada di lingkugan komunitas adalah bidan praktik, puskesmas, dan jika ke jalan besar terdapat rumah sakit. Di dekat tempat tinggal klien terdapat warung, balai desa, kantor kecamatan, sekolah yang tidak terlalu jauh, namun untuk apotik harus ke jalan besar. i. Lembaga-lembaga kesehatan disediakan di puskesmas kendalsari. j. Terdapat sekolah-sekolah yang tidak terlalu jauh karena dengan mudah dapat dijangkau dengan motor. k. Fasilitas-fasilitas rekreasi yang dimiliki daerah adalah lapangan tempat berolahraga. l. Di lingkungan sekitar rumah klien tidak tersedia angkutan umum karena berada pada gang-gang kecil.

. 3. Mobilitas Geografis Keluarga a. Keluarga tinggal di rumah ini sejak kecil karena merupakan warga asli daerah Bantaran dan Bukirsari. b. Keluarga tidak pernah berpindah-pindah tempat tinggal. 4. Hubungan Keluarga dengan Fasilitas-Fasilitas Kesehatan dalam Komunitas a. Anggota keluarga yang sering menggunakan fasilitas pelayanan kesehatan adalah anaknya yaitu An K. b. Fasilitas kesehatan dilaksanakan setiap ada keluhan terkait kesehatannya, keluarga kadang ke bidan desa, manteri atau Puskesmas, selain itu keluarga juga memperoleh jaminan kesehatan dari PT Sampoerna sehingga jika sakit juga langsung ke dr di PT tersebut. 5. Sistem Pendukung Keluarga: a. Fasilitas kesehatan yang dimiliki keluarga yaitu memiliki jaminan sosial berupa layanan kesehatan dari PT Sampoerna tempat suaminya bekerja. b. Sumber pendukung keluarga pada saat keluarga membutuhkan bantuan adalah lembaga yaitu PT Sampoerna tempat suami bekerja dan keluarga lainnya D. STRUKTUR KELUARGA 1. Pola-pola Komunikasi a. Mayoritas pesan yang disampaikan anggota keluarga sesuai dengan isi dan instruksi atau sesuai dengan pertanyaan perawat, tapi terkadang jika kata-katanya terlalu sulit maka harus disederhanakan agar klien dapat mengerti. b. Anggota keluarga tidak mengutarakan keinginan dan perasaan dengan sangat jelas. c. Anggota keluarga memberikan respond yang baik terhadap pesan. d. Setiap angggota keluarga mendengar pesan yang disampaiakan e. Bahasa yang digunakan dalam keluarga adalah bahasa jawa f. Keluarga berkomunikasi secara langsung. g. Pesan-pesan emosional disampaikan keluarga secara langsung, terutama jika anaknya sulit diberitahu atau nakal. h. Emosi-emosi yang disampaikan bersifat positif, orang tua hanya marah ketika anak nakal dan malas belajar. i. Komunikasi dalam keluarga berjalan lancar dan dilakukan sepanjang waktu terutama antara Ny N dengan anak-anaknya, sementaran Tn A hanya dapat leluasa pada waktu diluar jam kerja dan pada hari-hari libur sepe

View more