studi kelayakan usaha produksi mesin surimi (kasus pt ...· studi kelayakan usaha produksi mesin...

Download Studi Kelayakan Usaha Produksi Mesin Surimi (Kasus PT ...· STUDI KELAYAKAN USAHA PRODUKSI MESIN SURIMI

Post on 05-Mar-2019

241 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

1

STUDI KELAYAKAN USAHA PRODUKSI MESIN SURIMI

(Kasus PT. Samudera Teknik Mandiri)

HERI SUSANTO

F34052282

2011

FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

BOGOR

2

STUDI KELAYAKAN USAHA PRODUKSI MESIN SURIMI

(Kasus PT. Samudera Teknik Mandiri)

SKRIPSI

Sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar

SARJANA TEKNOLOGI PERTANIAN

pada Departemen Teknologi Industri Pertanian,

Fakultas Teknologi Pertanian,

Institut Pertanian Bogor

HERI SUSANTO

F34052282

2011

FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

BOGOR

3

Judul : Studi Kelayakan Usaha Produksi Mesin Surimi (Kasus PT. Samudera Teknik

Mandiri)

Nama : Heri Susanto

NRP : F34052282

Menyetujui,

Pembimbing I

Dr. Ir. Aji Hermawan, MM.

NIP. 196809231992031001

Pembimbing II

Prof. Dr. Ir. Ari Purbayanto, M.Sc

NIP.196012111990021001

Mengetahui:

Ketua Departemen,

Prof. Dr. Ir. Nastiti Siswi Indrasti

NIP. 196210091989032001

Tanggal Lulus :

4

PERNYATAAN

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi yang berjudul Studi Kelayakan Usaha Produksi

Mesin Surimi (Kasus PT. Samudera Teknik Mandiri) adalah karya saya dengan arahan dari dosen

pembimbing dan belum diajukan dalam bentuk apapun kepada perguruan tinggi manapun. Sumber

informasi yang berasal atau dikutip dari karya penulis lain telah disebutkan dalam teks dan

dicantumkan dalam bagian daftar pustaka skripsi ini.

Bogor, Oktober 2011

Yang membuat pernyataan,

Heri Susanto

F34052282

5

Heri Susanto F34052282. Studi Kelayakan Usaha Produksi Mesin Surimi (Kasus PT. Samudera

Teknik Mandiri). Dibawah bimbingan Dr. Ir. Aji Hermawan, MM dan Prof. Dr. Ir. Ari

Purbayanto, M.Sc., 2011

RINGKASAN

Surimi merupakan daging ikan lumat yang dihasilkan dari proses pemisahan tulang, kulit,

dan sisik. Surimi dapat dibuat menjadi berbagai macam produk turunan seperti bakso, sosis, nugget,

kaki naga, dan kerupuk ikan. Pembuatan surimi dapat dilakukan dengan menggunakan mesin pemisah

daging ikan (fish bone separator). Di Indonesia mesin ini pertama kali diproduksi oleh PT. Samudera

Teknik Mandiri yang diberi nama SuritechTM

. Pembuatan surimi dengan menggunakan SuritechTM

dapat menghemat waktu dan tenaga jika dibandingkan dengan cara tradisional. Proses pembuatan

surimi dilakukan dengan memotong kepala, sirip, dan membuang jeroan ikan kemudian digiling

dengan SuritechTM

yang menggunakan prinsip tekanan antara belt dan silinder berpori.

Ketersediaan bahan baku pembuatan surimi di Indonesia melimpah. Bahan baku surimi dapat

dipenuhi dari hasil tangkapan samping (by-catch) yang banyak dihasilkan dari kapal penangkapan

udang dan ikan-ikan ekonomis rendah tangkapan nelayan kecil. Menurut Allops (1981), rasio

tangkapan udang dan by-catch di daerah tropis rata-rata mencapai 1:12. Purbayanto et al.,(2004),

menambahkan bahwa by-catch dari hasil penangkapan udang di perairan Laut Arafuru mencapai

322.186 ton per tahun. Angka ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi pasar surimi yang

besar, baik dari segi bahan baku maupun untuk dijadikan berbagai bentuk produk olahannya. Hal ini

akan meningkatkan kebutuhan mesin surimi (SuritechTM

) di Indonesia. Keberadaan mesin ini akan

sangat membantu perkembangan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) yang bergerak

dibidang makanan olahan ikan.

Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji tingkat kelayakan pengembangan usaha produksi

mesin pengolahan surimi (SuritechTM

). Ruang lingkup penelitian meliputi aspek pasar dan pemasaran,

aspek teknis dan teknologi, aspek manajemen, aspek lingkungan, aspek legalitas dan aspek finansial.

Pengembangan industri mesin SuritechTM

yang baru didirikan di Kelurahan Sindang Barang,

Bogor. Pemilihan lokasi ini dilakukan dengan Metode Perbandingan Eksponensial (MPE), dengan

mempertimbangkan kondisi infrastruktur yang mendukung, ketersediaan sumber daya manusia, akses

pasar dan sarana penunjang produksi, dan sebagainnya. Kapasitas produksi perusahaan sebesar 8 unit

mesin per bulan. Bahan baku yang digunakan berupa motor penggerak, plat besi, plat stainless steel,

belt, plat berpori, dan lain-lain yang diperoleh dari daerah Glodok, Jakarta. Perusahaan dapat

dijalankan oleh 12 orang tenaga kerja dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Industri

menghasilkan limbah padat yang berupa potongan material mesin dengan jumlah yang relatif sedikit

dan tidak mencemari lingkungan.

Besar investasi yang diperlukan adalah Rp 1.871.111.000 yang terdiri dari biaya investasi

tetap sebesar Rp 1.089.935.000 dan modal kerja sebesar Rp 781.176.000. Nilai NPV industri ini

sebesar Rp 1.119.328.337. Nilai IRR-nya sebesar 30,38 persen. Nilai net B/C-nya sebesar 1,88.

Payback period industri ini adalah selama 3.76 tahun. Break even point (BEP) berada pada Rp

679.484.088 atau pada tingkat produksi 31 unit mesin per tahun. Hasil analisis finansial menunjukkan

bahwa pengembangan industri mesin SuritechTM

ini layak untuk dilanjutkan.

6

A FEASIBILITY STUDY OF SURIMI MACHINE PRODUCTION

(A Case of PT. Samudera Teknik Mandiri)

Heri Susanto, Aji Hermawan, and Ari Purbayanto

Department of Agro-Industrial Technology, Faculty of Agricultural Technology, Bogor Agricultural

University, IPB Darmaga Campus, PO Box 222, Bogor, West Java, Indonesia.

Email : lyber2001@yahoo.co.id

ABSTRACT

Surimi is minced meat of fish resulted from the separation process of bone, skin, and the

scales of fish. Surimi can be processed into many kind of derivative products such as meatballs,

sausages, nuggets, dragon legs, and fish crackers. Preparation of surimi can be done using fish bone

separator which can save time and effort compared to traditional method. In Indonesia, the machine

was first produced by PT. Samudera Teknik Mandiri, named SuritechTM

. Since its establishment in

2007 the company has not been able to grow rapidly due to various constraints. The purpose of this

research is to assess the feasibility of developing the business of SuritechTM

machine. The method used

in the research was descriptive and analytical feasibility study. The results showed the SuritechTM

has

potential market in Indonesia. The capacity production is 96 units machine per year and needs 12

workers. The investment required is Rp 1,871,111,000 consisting of fixed asset investment of Rp

1,089,935,000 and working capital of Rp 781,176,000. The NPV is Rp 1,119,328,337 and the IRR

value is 30.38 percent. The net B/C is at 1.88. The payback period for the company is 3.76 years. The

break even point (BEP) is Rp 679,484,088 or at the level of production of 31 units per year. The

financial analysis showed that the development of machinery industry SuritechTM

is feasible.

Keywords: Surimi, SuritechTM

, Production, Feasibility Study, PT.Samudera Teknik Mandiri

7

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah mencurahkan rahmat dan

karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Shalawat dan salam semoga selalu

tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW yang selalu memberikan suri teladan kepada umat

manusia. Skripsi dengan judul Studi Kelayakan Usaha Produksi Mesin Surimi (Kasus PT.

Samudera Teknik Mandiri) ini disusun sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana

Teknologi Pertanian pada Departemen Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian,

Institut Pertanian Bogor.

Penulis menyadari bahwa kelancaran pelaksanaan penelitian dan penulisan skripsi ini tidak

luput dari bantuan berbagai pihak. Pada kesempatan ini, penulis ingin mengucapkan terima kasih dan

penghargaan yang sebesar-besarnya kepada :

1. Dr.Ir. Aji Hermawan, MM. dan Prof. Dr. Ir. Ari Purbayanto, M.Sc, selaku dosen pembimbing

akademik atas bimbingan dan arahannya selama penelitian dan penyusunan skripsi ini,

2. Dr. Indah Yuliasih, S.TP, M.Si selaku dosen penguji yang telah memberikan masukan dan

membantu dalam menyempurnakan skripsi ini,

3. Papa dan Mama tersayang Bapak Suranto dan Karsini serta kakak Yuliani dan adik-adik tercinta

Yeni Susanti, Mawan Budianto dan Anita Rusdiana yang telah mencurahkan kasih sayangnya

pada penulis sebagai bentuk dukungan moril.

4. Ir. Beni Purnomo, M.Si, Mas Adi Susanto, S.Pi, M.Si, dan M. Riyanto, S.Pi, M.Si selaku pihak

manajemen PT. Samudera Teknik Mandiri, atas bimbingan, informasi, dan perhatian selama

penyusunan skripsi.

5. Pak Untung dan Dani, selaku teknisi PT. Samudera Teknik Mandiri atas informasi dan bantuan

selama penulis mengambil data di workshop.

6. Sahabat-sahabat terbaikku Doddy Juli Irawan, Putri Kartika Sari, Aero Widiarta, Asep

Mulyadiana, dan Aditya Prasetya yang telah memberikan semangat dan motivasi.

7. Teman-teman IAAS (International Association of

Recommended

View more >