sejarah psikologi agama

13
Psikologi agama sebagai cabang ilmu psikologi kelahirannya dapat dikatakan terlambat dibandingkan dengan cabang-cabang lainnya. Hal ini terjadi terkait dengan sejarah psikologi yang panjang.

Upload: elmakrufi

Post on 14-Nov-2014

4.026 views

Category:

Self Improvement


14 download

DESCRIPTION

 

TRANSCRIPT

Page 1: Sejarah Psikologi Agama

Psikologi agama sebagai cabang ilmu psikologi kelahirannya dapat dikatakan terlambat dibandingkan dengan cabang-cabang lainnya.Hal ini terjadi terkait dengan sejarah psikologi yang panjang.

Page 2: Sejarah Psikologi Agama

Sejarah Psikologi : Sebelum tahun 1879, psikologi

merupakan bagian dari filsafat.Pada masa ini psikologi erat dengan agama.

Ilmu agama (pneumatologi) :a. Ilmu tentang tuhan.(teologi)b. Ilmu tentang ruh-ruh perantara

(angeologi).c. Ilmu tentang ruh manusia (psikologi)

Page 3: Sejarah Psikologi Agama

Cossman : Antropobiologia:a. Psychologia : ilmu tentang jiwa.b. Somatologia : ilmu tentang tubuh

manusia.

Page 4: Sejarah Psikologi Agama

Augustine : Manusia memiliki dua dorongan :a. Dorongan yang jahat.b. Dorongan yang baik Dorongan yang baik harus

dirangsang untuk mencapai kesempurnaan kepribadian, oleh karena itu takut dosa ditimbulkan.

Page 5: Sejarah Psikologi Agama

Setelah tahun 1879/setelah psikologi menjadi ilmu yang berdiri sendiri :

Psikologi bukan bagian ilmu filsafat.Psikologi bukan ilmu jiwa.Psikologi dikembangkan sebagaimana

ilmu alam, bersifat empiris dan objektif.Psikologi merupakan ilmu yang

mempelajari gejala jiwa/perilaku.Tuhan tidak mendapatkan tempat.Freud menjadi atheis dan menjadikan

psikoanalisa sebagai agamanya.Watson keluar dari kristen dan menjadi

nabi behavioristik.

Page 6: Sejarah Psikologi Agama

Mengapa psikologi bermusuhan dengan agama?Keduanya telah menjadi pesaing satu sama

lain. Dahulu agama memiliki makna baku kepada manusia dalam menjelaskan alam dan kehidupan.Beberapa abad kemudian posisi itu diambil alih oleh sains. Agama digantikan oleh Ilmu pengetahuan.

Pandangan ahli psikologi yang negatif terhadap agama, yaitu pandangan paham dominan dikalangan ahli psikologi yang melecehkan agama. Misalnya : agama sebagai ilusi, agama adalah keinginan kanak-kanak, beragama sebagai patologi dsb.

Page 7: Sejarah Psikologi Agama

Lanjut…….Pandangan agama yang negatif

terhadap psikologi. Arogansi psikologi mengundang reaksi keras dari pihak agama. Tidak ada kompromi antara agama kristen dengan psikologi.

Page 8: Sejarah Psikologi Agama

Ahli Psikologi pro agama :William James: melihat agama bukan dari asal

usulnya, tetapi dari buahnya, yakni hasilnya dalam kehidupan seseorang yang menjalankan agamanya secara mendalam.

Agama bukanlah “dull habit” tetapi “acut fever”Pandangan ini ditulis dalam sebuah buku yang

berjudul: The variaties of religiouse experience yang diterbitkan tahun 1903.Inilah titik tolak lahirnya psikologi agama.

Religion is basically an individual not a social phenomenon.

William James disebut sebagai Bapak Psikologi Agama.

Page 9: Sejarah Psikologi Agama

Sejak itu banyak buku-buku psikologi agama diterbitkan :The Journal of religouse psychology, tahun 1904.The American journal of religiouse psychology and

education, tahun 1915.The psychology of religiouse experience, Ames, tahun

1910.GW Stratton, 1911, “Psychologi of the religiouse life”James H Leuba, A Psychology study of religion,1912.J.B Pratt’s,The Religious Consciusness,1920.Robert H Thoules, An introduction to the psychology of

religion.1927The psychology of religiouse of awakeing,1929.H.N and RW. Wieman, the normative psychology of

religion.Ernest M. Lison, the psychology of christian personality.

Page 10: Sejarah Psikologi Agama

Perkembangan Psikologi agama di Indonesia. Dipelopori oleh :a. Ilmuwan.b. Agamawan.c. Ahli kedokteran. Karya awal :a. Prof dr. H. Aulia, 1965, Agama dan

kesehatan badan/jiwa.b. K.H.Djami’an, 1975, Islam dan

psikosomatik.c. Dr.Nici Syukur Dister, Pengalaman dan

motivasi beragama.

Page 11: Sejarah Psikologi Agama

Khusus di PTAIN : Prof. Dr. H.A Mukti Ali Prof.Dr.Zakiyah Daradjata. 1970, Ilmu Jiwa Agama.b. 1970,Peranan Agama dalam kesehatan

mental.c. 1988, Sholat menjadikan hidup bermakna.d. 1989, Puasa meningkatkan kesehatan

mental.

Page 12: Sejarah Psikologi Agama

Jamaluddin Ancok : Perkembangan psikologi agama di

Indonesia dapat dikelompokkan menjadi 3 kategori :

Islam sebagai pisau analisis bagi psikologi. Psikologi sebagai pisau analisis bagi

pemecahan persoalan umat islam. Menciptakan pola baru yang digali dari

ajaran agama.

Page 13: Sejarah Psikologi Agama

Abdul Mudjib mengelompokkan:Kategori I,II,III karya Zakiyah Daradjat.Kategori II, Karya Djamaluddin Ancok &

Fuad Nashori Suroso (1994), Hanna Djumhana Bastaman, Integrasi psikologi dan islam menuju psikologi Islami (1995).

Kategori III,karya Sukanto Mulyo Martono, Nafsiologi, suatu pendekatan alternatif atas psikologi (1986),Zuardin Azzaino, asas-asas psikologi ilahiyah,sistem mekanisme hubungan ruh dan jasad (1990).