proposal 2 mgmp 2011

Download Proposal 2 Mgmp 2011

If you can't read please download the document

Post on 24-Jul-2015

161 views

Category:

Documents

15 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Program BERMUTU th. 2011 LPMP NTB

TRANSCRIPT

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Berdasarkan observasi awal terlihat bahwa satuan pendidikan di tingkat dasar dan menengah di kabupaten Sumbawa pada umumnya tergolong dalam kategori kurang maju. Demikian juga mutu pendidikan di sekolah wilayah gugus III terlihat dari kualitas kelulusan siswa yang masih relatif rendah dan bahkan nilai rata-rata kelulusan pada tingkat SMP/MTs masih belum memenuhi harapan, kualifikasi guru yang ada terdapat belum S1 sehingga kualitas pembelajaran juga masih rendah, masih tingginya kesenjangan kualitas pendidikan di kota dan di desa, serta peran serta masyarakat akan pentingnya pendidikan juga masih sangat minim. Oleh karena itu peningkatan mutu pendidikan dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sumbawa dilakukan secara simultan terhadap berbagai pihak yang berkompeten secara langsung, yaitu pengawas, kepala sekolah dan guru. Peningkatan mutu pada komponenkomponen tersebut pada ujungnya berimplikasi terhadap peningkatan kualitas lulusan siswa sebagai outputnya. Pada tataran implementasinya kegiatankegiatan peningkatan mutu tersebut haruslah memenuhi standar-standar mutu yang telah ditetapkan. Sementara itu dilain pihak terjadi tuntutan penguatan peningkatan mutu pendidikan disemua jenjang satuan pendidikan. Hal ini nampak dari munculnya berbagai aturan-aturan yang terkait dengan pentingnya kemajuan pendidikan,

1

sebagaimana Undang-undang RI Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen mengamanatkan guru untuk memiliki kualifikasi akademik minimum S1/D4, memiliki kompetensi sebagai agen pembelajaran yaitu kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional; dan memiliki sertifikat pendidik. Agar guru dapat memiliki kompetensi sebagai agen pembelajaran sebagaimana yang diamanatkan pada UU tersebut diatas, maka guru harus meningkatkan kompetensinya melalui berbagai upaya antara lain melalui pelatihan, penulisan karya tulis ilmiah, dan berbagai pertemuan forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) ataupun forum Kelompok Kerja Guru (KKG). Hal itu ditunjang oleh Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No 16 tahun 2007 tentang Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan mengharuskan guru mencapai kualifikasi pendidikan minimal S1 atau D4. Namun pada kenyataannya masih banyak guru yang belum memenuhi standar minimal kualifikasi pendidikan dan kompetensi yang dipersyaratkan. Kondisi tersebut banyak dialami oleh berbagai guru mata pelajaran di tiap-tiap jenjang pendidikan termasuk di dalamnya guru-guru mata pelajaran Matematika. Selain gambaran kondisi guru di atas, masih terdapat guru di setiap jenjang pendidikan yang tidak memiliki latar belakang pendidikan sesuai dengan pelajaran yang diampunya. Kondisi seperti ini tentu memerlukan strategi khusus agar kualitas pembelajaran pada umumnya dan pelajaran matematika khususnya di kelas memenuhi standar proses serta out put / lulusan memiliki standar kompetensi lulusan yang memadai.

2

Uraian di atas menunjukkan adanya kesenjangan antara kondisi yang ada dengan kondisi yang diharapkan. Hal ini berarti ada permasalahan pendidikan terutama terkait dengan kegiatan proses pembelajaran yaitu terkait dengan pendekatan, model, media,dan metode/ yang diterapkan guru khususnya guru matematika SMP/MTs yang memerlukan perhatian sesuai standar

isi/proses/penilaian pendidikan. Oleh karena itu peningkatan mutu pendidikan dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sumbawa dilakukan secara berkesinambungan untuk memenuhi standar-standar mutu sebagaimana yang telah ditetapkan oeh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Untuk itu Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika Gugus III Sumbawa yang meliputi Kecamatan Moyo Utara, Moyo Hilir dan kecamatan Batulanteh yang merupakan salah satu kelompok MGMP yang berada di Kabupaten Sumbawa turut berbenah untuk mencapai tujuan program tersebut. MGMP Matematika Gugus III Sumbawa mempunyai 17 anggota yang terdiri dari guru-guru dari SMP/MTs pada 3 kecamatan tersebut. Dengan kondisi di atas kemampuan anggota MGMP perlu ditingkatkan demi adanya perbaikan pembelajaran yang pada muaranya adalah tercapainya tujuan pendidikan nasional. MGMP sebagai salah satu wadah organisasi profesi menjadi wadah para anggota untuk meningkatkan kompetensi sebagai tenaga profesi pendidik. Hal ini tidaklah mudah karena banyak permasalahan dan kendala yang dihadapi, beberapa masalah yang dihadapi oleh kelompok kerja ini adalah sebagai berikut:1. Masih rendahnya kompetensi khususnya guru anggota MGMP Gugus III

Sumbawa

3

2. Rendahnya kemampuan guru anggota MGMP dalam memilih strategi,

pendekatan, model, media, metode pembelajaran dalam memecahkan masalah yang timbul dalam pembelajaran di kelas.3. Anggota MGMP kurang menguasai PTK, terlihat dengan masih minimnya

anggota yang melakukan PTK.4. Ketrampilan

ICT sebagai penunjang proses pembelajaran

guru masih

sangat terbatas.

Permasalahan tersebut tidak lepas dari tanggung jawab guru, kepala sekolah, pengawas sebagai ujung tombak pelaksana pendidikan di tingkat sekolah. Permasalahannya adalah belum semua guru, kepala sekolah, pengawas tersentuh oleh pelatihan/workshop terkait dengan proses pembelajaran. Kompetensi guru, kepala sekolah, pengawas belum berkembang secara optimal dikarenakan kurang adanya bimbingan dan informasi terkini dalam pembelajaran sesuai dengan standar proses pembelajaran. Sebenarnya kegiatan guru di kelompok kerja MGMP secara rutin tetap berlangsung dengan memberdayakan tenaga yang ada (tutorial sesama guru). Namun, belum ada sentuhan pengembangan dari pihak yang lebih kompeten di bidang pembelajaran dan penilaian, misalnya dari LPMP sebagai lembaga penjaminan mutu pendidikan. Terkait dengan kondisi kompetensi guru seperti digambarkan di atas maka kelompok kerja MGMP tidak tinggal diam dan puas dengan kondisi tersebut. Kelompok kerja MGMP Gugus III Sumbawa memiliki komitmen tinggi untuk

4

berubah maju kearah tercapainya standar nasional pendidikan sebagaimana tuntutan regulasi di bidang pendidikan dan tercapainya visi, misi dan tujuan pendidikan ke depan, kelompok kerja MGMP matematika gugus III akan lebih memanfaatkan sumber daya pendidikan yang lebih kompeten, profesional untuk meningkatkan kompetensi guru-guru anggota dalam hal pembelajaran sesuai standar proses melalui kegiatan brainstorming, pemecahan masalah, ceramah, tanya jawab interaktif, diskusi, dan workshop, serta simulasi. Selama ini pendanaan kegiatan MGMP Matematika Gugus III Sumbawa didanai secara mandiri, iuran anggota dan sedikit mendapatkan bantuan dari sekolah berupa uang transpot. Jika harus mengadakan kegiatan yang memerlukan narasumber yang kompeten dan professional dari luar masih kekurangan dana pendukung. Oleh karena itu, kelompok kerja MGMP Matematika Gugus III Sumbawa berharap untuk mendapatkan bantuan dana (block grant) melalui program BERMUTU tahun 2011. Dalam tahun terakhir, kelompok kerja MGMP Matematika Gugus III Sumbawa telah melaksanakan beberapa kegiatan, antara lain pengembangan silabus, pengembangan RPP, penilaian, serta mendiskusikan hal-hal yang berkaitan dengan penguasaan substansi materi pokok. Pada kegiatan tersebut masih menggunakan narasumber yang ada, yaitu sesama guru/guru senior yang dipandang lebih mampu. Karena itu, bila MGMP Matematika Gugus III Sumbawa mendapatkan dana block grant program BERMUTU tahun 2011, MGMP Matematika Gugus III Sumbawa akan memanfaatkan secara maksimal

5

dan bantuan untuk lebih meningkatkan kualitas kegiatan kelompok kerja MGMP Matematika Gugus III Sumbawa.

B. Tujuan Tujuan yang akan dicapai dalam kegiatan kelompok kerja MGMP Matematika Gugus III Sumbawa ini adalah sebagai berikut : 1. meningkatkan kompetensi guru-guru matematika di Gugus III Sumbawa dalam pengelolaan pembelajaran. 2. memecahkan masalah-masalah yang hadapi guru anggota MGMP dalam pembelajaran di kelas; 3. meningkatkan kemampuan anggota MGMP untuk melakukan penelitian tindakan kelas ( PTK ) dan kemampuan ICT 4. Mendapatkan Pengakuan Pengalaman Kerja dan Hasil Belajar (PPKHB) 5. Mengembangkan profesionalisme guru sehingga dapat meningkatkan jenjang kepangkatannya, melalui program CPD 6. Mendesiminasikan kompetensi profesional dan didaktik guru Matematika sebagai upaya perbaikan kinerja guru

C. Hasil Yang Diharapkan1.

Adanya

peningkatan

kompetensi

guru

dalam

pengelolaan

pembelajaran2.

Peningkatan kompetensi guru dalam memecahkan masalah-masalah

yang hadapi dalam pembelajaran di kelas;

6

Peningkatan kompetensi kemampuan guru untuk melakukan penelitian tindakan kelas ( PTK ) dan kemampuan ICT3.

4.5.

Adanya Pengakuan Pengalaman Kerja dan Hasil Belajar (PPKHB) Peningkatan kualitas profesionalisme guru sehingga dapat

meningkatkan jenjang kepangkatannya, melalui program CPD 6. Peningkatan kompetensi profesional dan didaktik guru Matematika sebagai upaya perbaikan kinerja guru

D. Sasaran Sasaran kegiatan kelompok kerja MGMP matematika gugus III Sumbawa, adalah guru-guru Matematika SMP/MTs Negeri dan Swasta di kecamatan Moyo Utara, Moyo Hilir dan Batulante Kabupaten Sumbawa dengan

karakteristik( seperti pada Tabel 1) adalah dalam hal : 1. Kualifikasi Akademik Guru Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik Guru pada SMP/MTs, atau bentuk lain yang sederajat, harus memiliki kualifikasi

akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1) program studi yang sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan/diampu. Melalui Kelompok Kerja Guru dalam hal ini MGMP matematika Gugus III, sasarannya adalah bagi guru-guru yang belum memiliki kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1) dalam mendapat Pengakuan Pengalaman Kerja dan Hasil Belajar (PPKHB) untuk

7