proposal pkk 2011

Download Proposal Pkk 2011

Post on 24-Jul-2015

1.122 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah

PROPOSAL PROGRAM PENDIDIKAN KETERAMPILAN

KRIYA TEKSTILBORDIR, TAPLAK MEJA, SARUNG BANTAL KURSI, TEMPAT TISSUE

BAGI SISWA SMP NEGERI 3 SATU ATAP GROBOGAN

2011

PEMERINTAH KABUPATEN GROBOGAN DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN GROBOGAN SMPN 3 SATU ATAP GROBOGAN Dusun Watusong Desa Sedayu PROVINSI JAWA TENGAH TELEPON 082 826 54457PEMERINTAH KABUPATEN GROBOGAN

DINAS PENDIDIKAN SMP NEGERI 3 SATU ATAP GROBOGAN Alamat : Dsn Watusong, Desa Sedayu ,Kec.Grobogan Kab.Grobogan Telp. 082 826 54457 BANTUAN SOSIAL KETERAMPILAN SD-SMP SATAP

PROPOSAL PROGRAM PENDIDIKAN KETERAMPILAN BAGI SISWA SMP NEGERI 3 SATU ATAP GROBOGAN 2011 Nama Sekolah Jenis Ketrampilan Nama Bank Nomor Rekening Instansi Pemegang Rekening Penanggung jawab Rekening : SMP Negeri 3 Satu Atap Grobogan : Kriya Textil : : : SMPN 3 Satu Atap Grobogan : Grobogan, 4 Juli 2011 Pembina Kepala Sekolah

Menyetuji Komite Sekolah

Sarijo Anggota: Wakil Kepala Sekolah

Darno Sutedjo, S.Pd NIP. 19570802 200902 197802 1 003 Guru Keterampilan

Nyumi, S.Pd NIP. 19810817 Ketua Tim Pengenmbang

SeptaEndah Handayani, S.Pd NIP. 19860927 200902 2 005 Wakil Siswa

Pujiharto, S.Pd NIP. 1982

Candra Kurniawan Mengetahui Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan

Sugiyanto NIP

BAB I PENDAHULUANSMPN 3 Satu Atap Grobogan merupakan SMP yang memiliki lokasi belajar di dusun Watusong Desa Sedayu Grobogan. Disebut SMPN 3 Satu Atap Grobogan karena secara administrative SMP tersebut masih dikoordnir oleh satu kepala sekolah yang merangkap menjadi kepala sekolah SDN 2 Sedayu. Dengan adanya program wajib belajar sembilan tahun, SMPN 3 Satu Atap Grobogan ikut serta mensukseskan program pemerintah tersebut. SMPN 3 Satu Atap Grobogan Didirikan pada tanggal 8 Juni tahun 2007. Pada saat berdiri hanya terdiri dari 2 ruang kelas dan satu ruang guru. Pada tahun pelajaran 2007/2008 SMPN 3 Satu Atap Grobogan menerima siswa sebanyak 36 siswa. Jumlah tersebut terus berkembang, pada tahun pelajaran 2008/2009 SMPN 3 Satu Atap Grobogan menerima siswa sebanyak 34 siswa dan pada tahun 2009/2010 menerima siswa sebanyak 36 siswa. Dari tahun ke tahun animo masyarakat sangat tinggi dengan adanya keberadaan SMP Negeri 3 Satu Atap Grobogan sehingga pada tahun ajaran 2010/2011 menerima siswa sebanyak 39 siswa.Sampai tahun pelajaran 2010/2011 sudah menamatkan siswa sebanyak 2 kali sebanyak 29 siswa pada tahun ajaran 2009/2010 dan 28 siswa pada tahun ajaran 2010/2011 dengan tingkat kelulusan 100%. Pada Awal tahun ajaran 2010/2011 SMP Negeri 3 Satu Atap Grobogan telah terakreditasi dengan nilai cukup. Pendidik dan tenaga kependidikan di SMPN 3 Satu Atap Grobogan terdiri dari 12 guru dan 1 penjaga sekolah. Pada awal tahun ajaran 2010/2011 ini SMPN 3 Satu Atap grobogan mendapat tambahan tenaga TU sebanyak 2 orang. Dengan adanya pendidikan dan tenaga kependidikan yang berkecukupan diharapkan mampu mendorong kualitas SMPN 3 Satu Atap Grobogan kearah yang lebih baik. Hal itu tentu saja dengan dukungan masyarakat dan pemerintah daerah yang secara bersama-sama memajukan SMPN 3 Satu Atap Grobogan. 1. Kondisi sosial ekonomi siswa/orang tua siswa : Sehari-hari siswa membantu pekerjaan orang tua di sawah dan berjualan sementara pekerjaan orang tua siswa 90 % lebih merupakan buruh tani, kuli bangunan, dan pencari kayu bakar dihutan yang berpenghasilan setiap bulan berkisar Rp. 300.000. Kehidupan masyarakat pada umumnya di lingkungan masyarakat sekitar adalah peternak dan buruh tani musiman sehingga tidak mampu membiayai ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Denagn kondisi social ekonomi orang tua serta kondisi masyarakat desa Sedayuu dan sekitar pada umumnya maka perlu diadakan keterampilan menjahit, dengan tujuan untuk memberi bekal keterampilan produktif bagi siswa yang tidak melanjutkan serta dapat meningkatkan sosial ekonomi siswa atau orang tua siswa.

2.

Jumlah Tamatan , persentasi yag melanjutkan dan angka kelangsungan studi siswa dalam 3 (tiga) tahun terakhit sebagai berikut : Tahun 2008/2009 2009/2010 2010/2011 Jumlah tamatan 29 28 Melanjutkan Jml % 10 15 34 54 Bekerja Jml % 9 6 31 21 Menganggur Jml % 10 7 34 25

3.

Jenis Keterampilan yang dipilih. Untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dan membekali keterampilan/ kecakapan hidup dipilihkan jenis keterampilan kriya tekstil pembuatan taplak meja, sarung bantal kursi, tempat tissue, dan border. a. Pembuatan taplak meja, sarung bantal kursi, tempat tissue, dan bordir merupakan ketrampilan yang mudah dipelajari oleh siswa b. Keterampilan pembuatan taplak meja, sarung bantal kursi, tempat tissue, dan bordir dapat langsung diaplikasikan di masyarakat c. Berdasarkan angket yang disebar pada seluruh siswa memberikan hasil bahwa adanya minat siswa yang cukup tinggi terhadap kegiatan keterampilan kriya textile khususnya pembuatan taplak meja, sarung bantal kursi, tempat tissue, dan bordir. d. Dengan kondisi lingkungan yang jauh dari kota maka diperlukan kebutuhan yang berkaitan dengan jahit menjahit baik itu berupa pembuatan taplak meja, sarung bantal kursi, tempat tissue, dan bordir. e. Dengan adanya kegiatan keterampilan kriya textil diharapkan siswa dapat memiliki bekal kemampuan kreasi textile dan jahit menjahit sehingga dapat memenuhi kebutuhan diri sendiri ataupun memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar sehingga dapat membantu perekonomian keluarga. f. g. h. Permintaan konsumen terhadap produk kreasi kriya tekstil seperti taplak meja, sarung Biaya dapat bersaing dengan produk lain. Sekolah memiliki tenaga ahli/pembimbing. bantal kursi, tempat tissue, dan bordir sangat besar namun belum dapat terpenuhi.

4.

Tujuan

Adapun tujuan dipilihnya program keterampilan kriya textile khususnya pembuatan taplak meja, sarung bantal kursi, tempat tissue, dan bordir yaitu : - Memberikan bekal keterampilan menjahit pada siswa/siswi sehingga dapat hidup mandiri - Siswa mampu menggunakan alat-alat menjahit - Siswa dapat memanfaatkan keterampilan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar - Dapat menyalurkan hasil kegiatan keterampilan di lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar - Membelajarkan siswa dengan kegiatan kewirausahaan 5. Harapan Setelah mendapatkan materi keterampilan tata busana diharapkan siswa dapat mempraktikkan dan mengembangkan keterampilan yang diperoleh dengan menciptakan lapangan pekerjaan sendiri Dengan menningkatkanya perekonomian keluarga diharapkan siswa dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Menjadi pengrajin kriya textile khususnya pembuatan taplak meja, sarung bantal kursi, tempat tissue, dan border dapat dijadikan sebagai profesi yang menjanjikan bagi lulusan SMPN 3 Satu Atap Grobogan 6. Sasaran Sasaran yang direncanakan untuk mengikuti Program Pendidikan Keterampilan berjumlah 30 orang, terdiri atas 10 orang laki-laki, dan 20 orang siswa perempuan. Jenis keterampilan tersebut cocok untuk siswa putra dan putri.

BAB II GAMBARAN UMUM KEADAAN SEKOLAH SMP NEGERI 3 SATU ATAP GROBOGANA. Nama dan alamat lengkap sekolah 1. Nama 2. Alamat Desa Kecamatan Kabupaten Provinsi Kodepos No. Telp NSS B. : SMP Negeri 3 Satu Atap Grobogan : Dusun Watusong : Sedayu : Grobogan : Grobogan : Jawa Tengan : : 082 826 54457 : 201031512087 Jumlah siswa pada tahun pelajaran 2010/2011 Jumlah Siswa L P Total

No 1. 2. 3.

Kelas VII VIII IX Jumlah :

Jumlah Rombel 1 1 1 3 Tenaga Kependidikan Merangkap tugas di SDTidak SD SMP Ya

C.

Ijazah terakhir yang dimilikiPGSLP/D1 SM /D.3 Jml S.1/ A4

SLTA

1. 2. 3. 4. 5. 6.

Kepala Sekolah Wakil Kepala Sekolah Guru Tetap GTT Pegawai Tetap Pegawai Honorer

1 1 3

S.2

No

Jabatan

D2 /A.2

1 1 4

Jumlah :

D. 1.

Sarana/Prasarana Sekolah meliputi :

Gambaran Keadaan fisik sekolah SMP Negeri 3 Satu Atap Grobogan a. Gedung yang dimilliki oleh SMPN 3 Satu Atap Grobogan adalah gedung permanen status hak pakai, SMPN 3 Satu Atap Grobogan memiliki lahan yang berstatus tanah milik desa yang ijinnya diperuntukkan untuk bangunan SMPN 3 Satu Atap Grobogan, luas tanah 2016 m2

b. Luas Bangunan No 1. 2. 3. 4. 6. 8. 11.

: 300 m2, yang dapat diuraikan sebagai berikut : Jumlah 1 3 1 1 1 3 1 Luas (m) 16 m 63 m 24 m 8 m 20 m 8 m 200 m Kondisi Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik

Jenis Ruang Ruang Kepala Sekolah Ruang Belajar Ruang Guru Ruang Tata Usaha Ruang Perpustakaan WC dan Kamar Mandi Tempat Bermain/Olahraga

c. Sarana SMP Negeri 3 Satu Atap Grobogan Jumlah dan Kondisi Baik Rusak 1 -

No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22.

Nama Sarana Gedung Meja siswa Kursi siswa Televisi Komputer CD Player Mikroskop Mesin Kompresor Matras Kamus CD Pembelajaran Papan Tulis Papan Pengumuman Papan Mading Rak Perpustakaan Rak Laboratorium Almari Jam Dinding Meja Demonstrasi Meja Kepala sekolah Kursi Kepala Sekolah Meja Guru

Keterangan

23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. 30. 31. 32. 33. 34. 35. 36. 37.

Kursi Guru Meja Tata Usaha Kursi Tata Usaha Papan Statistik Tempat Sampah Mesin ketik Pengeras Suara Filing cabinet Kotak P3 Alat Peraga IPA, Matematika Alat Peraga IPS Perlengkapan P3 Alat Peraga Olah Raga Alat keterampilan Ukir Buku Perpustakaan a. Buku Paket Bhs Jawa Kelas VII b. Buku Paket Bhs Jawa Kelas VIII c. Buku Paket Bhs Jawa Kelas IX d. Buku Paket Matematika Kelas IX e. Buku Paket PAI Kelas VII f. Buku Paket PAI Kelas VIII g. Buku Paket PAI Kelas IX h. Buku Paket IPA Kelas VII i. Buku Paket IPA Kelas VIII j. Buku Paket IPA Kelas IX k. Buku Paket PPKN Kelas VII l. Buku Paket PPKN Kelas VIII m. Buku Paket PPKN Kelas IX n. Buku Paket Matematika Kelas VII o. Buku Paket Matematika Kelas VIII p. Buku Paket Bhs Indonesia Kelas VII q. Buku Paket Bhs Indonesia Kelas VIII r. Buku Paket Bhs Indonesia Kelas IX s. Detik-detik UN Bhs. Indonesia