pp no 77 ttg hewan dilindungi

Download PP No 77 Ttg Hewan Dilindungi

Post on 07-Aug-2018

215 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 8/20/2019 PP No 77 Ttg Hewan Dilindungi

    1/48

    PP No. 7 Tahun 1999 Tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa

    P R E S l D E N

    REPUBLIK INDONESIA 

    PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA 

    NOMOR 7 TAHUN 1999

    TENTANG

    PENGAWETAN JENIS TUMBUHAN DAN SATWA 

    PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

    Menimban !

     ADVERTISEMENT

    1. bahwa tumbuhan dan satwa adalah bagian dan sumber daya alam yang

    tidak tenilai harganya sehingga kelestariannya perlu diaga melalui upaya

    pengawetan enis!

    ". bahwa berdasarkan hal tersebut diatas dan sebagai pelaksanaan #ndang$

    undang N%m%r & Tahun 1''( tentang )%nser*asi Sumber Daya Alam

    +ayati dan Ek%sistemnya, dipandang perlu untuk menetapkan peraturan

    tentang -engawetan enis Tumbuhan dan Satwa dengan -eraturan

    -emerintah!

    Menina" !

    1. -asal & Ayat /"0 dan -asa 22 ayat /20 #ndang$#ndang Dasar 1'3&!

    ". #ndang$undang N%m%r & Tahun 1'45 tentang )etentuan$ketentuan

    -%k%k )ehutanan /6embaran Negara Tahun 1'45 N%m%r 7, Tambahan

    6embaran Negara N%m%r "7"20!

    2. #ndang$undang N%m%r ' Tahun, 1.'7& tentang -erikanan /6embaran

    Negara Tahun 1'7& N%m%r 34, Tambahan 6embaran Negara N%m%r 2"''0!

  • 8/20/2019 PP No 77 Ttg Hewan Dilindungi

    2/48

    3. #ndang$undang N%m%r & Tahun 1''( tentang )%nser*asi Sumber Daya

     Alam +ayati dan Ek%sistemnya /6embaran Negara Tahun 1''( N%ni%r

    3'Tambahan 6embaran Negara N%m%r 231'0!

    &. #dang$#ndang N%m%r 1" Tahun 1''" tentang Sistem 8udidaya Tanaman /6embaran Negara Tahun 1''" N%.34, Tambahan 6embaran

    negara N%. 23570!

    4. #ndang$undang N%m%r 14 Tahun 1''" tentang )arantina +ewan, lkan

    dan Tumbuhan /6embaran Negara Tahun 1''" N%m%r &4, Tambahan

    6embaran Negara N%m%r 237"0!

    5. #ndang$undang N%m%r & Tahun 1''3 tentang -engesahan )%n*ensi

    -erserikatan 8angsa$8angsa Mengenal )eanekaragaman +ayati

    /6embaran Negara Tahun 1''3 N%m%r 31, Tambahan 6embaran Negara

    N%m%r 2&&40!

    7. #ndang$undang N%m%r "2 Tahun 1''5 tentang -engel%laan +ngkungan

    +idup /6embaran Negara Tahun 1''5 N%m%r 47, Tambahan 6embaran

    Negara N%m%r 24''0!

    '. -eraturan -emerintah N%m%r 12 Tahun 1''3 tentang -erburuan Satwa 8uru /6embaran Negara Tahun 1''3 N%m%r 1', Tambahan 6embaran

    Negara N%m%r 2&330!

    1(. -eraturan -emerintah N%m%r 47 Tahun 1''7 tentang )awasan Suaka

     Alam dan )awasan -elestanan Alam /6embaran Negara Tahun 1''7

    N%m%r 12", Tambahan 6embaran Negara N%m%r 25540!

    M E M U T U S K A N

    Mene"a#$an !

    -ERAT#RAN -EMENNTA+ TENTAN9 -EN9A:ETAN ENIS T#M8#+AN

    DAN SAT:A.

    BAB l

    KETENTUAN UMUM

    Pa%al l

  • 8/20/2019 PP No 77 Ttg Hewan Dilindungi

    3/48

    Dalam -eraturan -emerintah ini yang dimaksud dengan ;

    1. -engawetan adalah upaya untuk menaga agar keanekaragaman enis

    tumbuhan dan satwa beserta ek%sistemnya baik di dalam maupun di luar

    habitatnya tidak punah.

    ". -engawetan enis tumbuhan dan satwa di luar habitatnya adalah upaya

    menaga keanekaragaman enis tumbuhan dan satwa agar tidak punah.

    2. 6embaga )%nser*asi adalah lembaga yang bergerak di bidang k%nser*asi

    tumbuhan dan atau sama di luar habitatnya /e< situ0, baik berupa

    lembaga pemerintah maupun lembaga n%n pemenntah.

    3. Identi=ikasi enis tumbuhan dan satwa adalah upaya untuk mengenal

     enis, keadaan umum status p%pulasi dan tempat hidupnya yang

    dilakukan di dalam habitatnya.

    &. In*entansasi enis tumbuhan dan satwa adalah upaya untuk mengetahul

    k%ndisi dan status p%pulasi se>ara lebih rin>i serta daerah penyebarannya

     yang dilakukan di dalam dan di luar habitatnya maupun di lembaga

    k%nser*asi.

    4. enis tumbuhan atau satwa adalah enis yang se>ara ilmiah disebut

    spe>ies atau anak$anak enis yang se>ara ilmiah disebut sub$spe>ies baik 

    di dalam maupun di luar habltatnya.

    5. -%pulasi adalah kel%mp%k indi*idu dan enis tertentu di tempat tertentu

     yang se>ara alami dan dalam angka panang mempunyai ke>enderungan

    untuk men>apai keseimbangan p%pulasl se>ara dinamis sesuai dengan

    k%ndisi habitat beserta lingkungannya.

    7. Menteri adalah menteri yang bertanggung awab dibidang kehutanan.

    Pa%al &

    -engawetan enis tumbuhan dan satwa bertuuan untuk ;

    1. menghindarkan enis tumbuhan dan satwa dan bahaya kepunahan!

  • 8/20/2019 PP No 77 Ttg Hewan Dilindungi

    4/48

    ". menaga kemurnian genetik dan keanekaragaman enis tumbuhan dan

    satwa!

    2. memelihara keseimbangan dan kemantapan ek%sistem yang ada! agar

    dapat diman=aatkan bagi keseahteraan manusia se>ara berkelanutan.

    BAB II

    UPA'A PENGAWETAN

    Pa%al (

    -engawetan enis tumbuhan dan satwa dilakukan melalui upaya;

    1. penetapan dan pengg%l%ngan yang dilindungi dan tidak dilindungi!

    ". pengel%laan enis tumbuhan dan satwa serta habitatnya!

    2. pemeliharaan dan pengembangbiakan.

    BAB III

    PENETAPAN JENIS TUMBUHAN DAN SATWA 

    Pa%al )

    1. enis tumbuhan dan satwa ditetapkan atas dasar g%l%ngan;

     A. tumbuhan dan satwa yang dilindungi!

    8. tumbuhan dan satwa yang tidak dilindungi.

    ". enis$enis tumbuhan dan satwa yang dilindungi sebagaimana dimaksud dalam ayat /10 huru= a adalah sebagaimana terlampir dalam -eraturan

    -emerintah ini.

    2. -erubahan dan enis tumbuhan dan satwa yang dilindungi menadi tidak 

    dilindungi dan sebaikknya ditetapkan dengan )eputusan Menteri setelah

    mendapat pertimbangan %t%ritas keilmuan /S>ienti=i> Auth%rity0.

    Pa%al *

  • 8/20/2019 PP No 77 Ttg Hewan Dilindungi

    5/48

    1. Suatu.enis tumbuhan dan satwa waib ditetapkan dalam g%l%ngan yang

    dilindungi apabila telah memenuhi kritena ;

     A. mempunyai p%pulasi yang ke>il!

    8. adanya penurunan yang taam pada umlah Indi*idu dialam!

    ?. daerah penyebarannya yang terbatas /endemik0.

    ". Terhadap enis tumbuhan dan satwa yang memenuhi kritena

    sebagaimana dimaksud dalam ayat /10 waib dilakukan upaya

    pengawetan.

    Pa%al +

    Suatu enis tumbuhan dan satwa yang dilindungi dapat diubah statusnya

    menadi tidak dilindungi apabila p%pulasinya telah men>apai tingkat

    pertumbuhan tertentu sehingga enis yang bersangkutan tidak lagi termasuk 

    kateg%ri enis tumbuhan dan satwa sebagaimana dimaksud dalam -asal & ayat

    /10.

    BAB I 

    PENGELOLAAN JENIS TUMBUHAN DAN SATWA SERTA 

    HABITATN'A 

    Baian Pe-"ama

    Um.m

    Pa%al 7

    -engel%laan enis tumbuhan dan satwa sebagaimana diatur dalam ketentuan

    -eraturan -emerintah ini tidak$ mengurangi arti ketentuan tentang pengel%laan

     enis tumbuhan dan satwa pada kawasan suaka alam dan kawasan pelestarian

    alam sebagaimana diatur dalam -eraturan -emerintah yang mengatur

    mengenai kawasan suaka alam dan kawasan pelestarian alam,

    Pa%al /

    1. -engawetan enis tumbuhan dan satwa dilakukan melalui kegiatan

    pengel%laan di dalam habitatnya /in situ0.

  • 8/20/2019 PP No 77 Ttg Hewan Dilindungi

    6/48

    ". Dalam mendukung kegiatan sebagaimana dimaksud dalam ayat /10

    dilakukan kegiatan pengel%laan di luar habitawya /e< situ0 untuk 

    menambah dan memulihkan p%pulasi.

    2. -engel%laan enis tumbuhan dan satwa di dalam habitatnya /in situ0 dilakukan dalam bentuk kegiatan ;

     A. Identi=ikasi;

    8. In*entarisasi!

    ?. -emantauan!

    D. -embinaan habitat dan p%pulasinya!

    E. -enyelamatan enis!

    @. -engkaian, penelitian dan pengembangan.

    3. -engel%laan enis tumbuhan dan satwa di luar babitatnya /e

  • 8/20/2019 PP No 77 Ttg Hewan Dilindungi

    7/48

    ". )etentuan lebih lanut mengenal identi=ikasi sebagaimana dimaksud

    dalam ayat /10 diatur %leh Menteri.

    Pa%al 14

    1. -emerintah melaksanakan In*entarisasi sebagaimana dimaksud dalam

    -asal 7 ayat /20 huru= b, untuk mengetahui k%ndisi p%pulasi enis

    tumbuhan dan satwa.

    ". In*entarisasi sebagaimana dimaksud dalam ayat /10 meliputi sur*ei dan

    pengamatan terhadap p%tensi enis tumbuhan dan satwa.

    2. -emerintah dapat bekerasama dengan masyarakat dalam pelaksanaan

    sur*ei dan pengamatan sebagaimana dimaksud dalam ayat /"0.

    3. Detenti%n labia languet magenta in*entarisasi sebagaimana dimaksud

    dalam ayat /10, ayat /"0 dan. a*at /20 diatur %leh Menteri.

    Pa%al 11

    1. -emerintah melaksanakan pemantauan sebagaimana dimaksud dalam

    -asal 7 ayat /20 huru= >, untuk mengetahui ke>enderungan perkembangan p%pulasi enis tumbuhan dan satwa dan waktu ke waktu.

    ". -emantauan sebagaimana dimaksud dalam ayat /10 dilaksanakan melalui

    sur*ei dan pengamatan terhadap p%tensi enis tumbuhan dan satwa

    se>ara berkala.

    2. -emerintah dapat bekerasama dengan masyarakat dalam pelaksanaan

    sur*ei dan pengamatan sebagaimana dimaksud dalam ayat /"0.

    3. )etentuan lebih lanut mengenai pemantauan sebagaimana dimaksud

    dalam ayat /10, ayat /"0 dan ayat /20 diatur %leh Me