kementrian agama · web viewsebesar 15 % dari biaya pekerjaan perencanaan atau sejumlah...

Click here to load reader

Post on 08-Apr-2019

213 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

KEMENTRIAN AGAMA

KEMENTERIAN AGAMA

MADRASAH ALIYAH NEGERI 5 AMUNTAI

Alamat : Jl. Sirajul Huda No.13 Jingah Bujur Kec. Haur Gading

KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA

SURAT PERJANJIAN

KERJA PERENCANAAN

Nomor : 04.1/PPK.PL-KS.1/MAN 5-Amt/III/2010

Tanggal : 5 Maret 2010

KEMENTERIAN AGAMA MADRASAH ALIYAH NEGERI 5 AMUNTAI

KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA

TAHUN ANGGARAN 2010

PEKERJAAN

PERENCANAAN REHABILITASI

MADRASAH ALIYAH NEGERI 5 AMUNTAI

KEMENTERIAN AGAMA

MADRASAH ALIYAH NEGERI 5 AMUNTAI

Alamat : Jl. Sirajul Huda No.13 Jingah Bujur Kec. Haur Gading

KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA

SURAT PERJANJIAN KERJA

Nomor : 04.1/PPK.PL-KS.1/MAN 5-Amt/III/2010

Tanggal : 5 Maret 2010

Pada hari ini, Jumat tanggal Lima bulan Maret tahun Dua Ribu Sepuluh, kami yang bertanda tangan di bawah ini :

1. Nama : H. MUNSI

NIP: 19630405 198903 1 009

Jabatan : Pejabat Pembuat Komitmen

Alamat Kantor : Jl. Sirajul Huda No.13 Jingah Bujur Kec. Haur Gading

Kabupaten Hulu Sungai Utara

yang selanjutnya dalam Surat Perjanjian ini disebut sebagai PIHAK PERTAMA.

2. Nama: Ir.HAIRUNSYAH

Jabatan : Direktur

Alamat : Sultan Adam Komp. Mandiri IV Blok BII No 27 RT. 46 Banjarmsin

Yang didirikan dengan Akte Notaris Nomor : 3. tanggal 8 Januari 2004 oleh Notaris HUSEIN HALIM, S.H. di Banjarmasin dalam hal ini sesuai dengan ketentuan anggaran dasarnya, bertindak untuk dan atas nama perusahanan CV. GANESHA TEKNIK selanjutnya dalam perjanjian ini disebut PIHAK KEDUA.

PASAL 1

TUGAS PEKERJAAN

1. PIHAK PERTAMA memberi tugas kepada PIHAK KEDUA dan PIHAK KEDUA menerima tugas tersebut, yaitu untuk melaksanakan : Pekerjaan Perencanaan Rehabilitasi Madrasah Aliyah Negeri 5 Amuntai.

2. Tugas pekerjaan yang akan dilaksanakan oleh PIHAK KEDUA sebagaimana yang tercantum dalam Kerangka Acuan Kerja (KAK) serta Berita Acara Penjelasan Nomor : 05.1/PAN.PL-KS.1/MAN 5-Amt/II/2010 Tanggal 9 Pebruari 2010, antara lain :

a. Melaksanakan pekerjaan persiapan perencanaan seperti : Mengumpulkan data dan informasi lapangan, membuat interpretasi secara garis besar terhadap Kerangka Acuan Kerja (KAK).

b. Membuat gambar rencana, menyusun Rencana Kerja dan Syarat-syarat (RKS), membuat Rencana Anggaran Biaya (RAB).

c. Mengadakan persiapan pelelangan, seperti membantu PIHAK PERTAMA dalam menyusun dokumen pelelangan, membantu panitia pelelangan dalam menyusun program dan pelaksanaan pelelangan, Aanwijzing, dan menyusun kembali dokumen lelang bilamana terjadi lelang ulang.

d. Mengadakan pengawasan berkala selama dalam pelaksanaan konstruksi fisik dan membuat laporan pengawasan berkala.

e. Kekurangan informasi dan kesalahan menterjemahkan informasi adalah sepenuhnya menjadi tanggung jawab PIHAK KEDUA.

PASAL 2

DASAR PELAKSANAAN PEKERJAAN PERENCANAAN

1. Pekerjaan tersebut dalam Pasal 1 di atas harus dilaksanakan oleh PIHAK KEDUA atas dasar referensi-referensi yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjanjian ini, yaitu :

Kedua belah pihak berdasarkan :

a. Surat Penawaran Harga (SPH)

Nomor

: 035/GT/SP/II/2010

Tanggal: 16 Pebruari 2010

b. Surat Usul Penetapan Penyedia Jasa Konsultan

Nomor

: 09.1/PAN.PL-KS.1/MAN 5-Amt/II/2010

Tanggal: 24 pebruari 2010

c. Surat Penetapan Penyedia Jasa Konsultan

Nomor

: 01.1/PPK.PL-KS.1/MAN 5-Amt/III/2010

Tanggal: 1 Maret 2010

2. Dasar spesifikasi teknis dan non teknis pelaksanaan pekerjaan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dalam perjanjian ini :

a. Keputusan Presiden Keppres No. 80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Instansi Pemerintah.

b. Undang-Undang Nomor : 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja

c. Peraturan dan ketentuan lain yang dikeluarkan Instansi Pemerintah Daerah setempat.

d. Kerangka Acuan Kerja (KAK) pekerjaan perencanaan yang ditetapkan.

e. Petunjuk dan peringatan tertulis yang diberikan oleh PIHAK PERTAMA yang masih sesuai dengan lingkup tanggung jawab dan kewajiban PIHAK KEDUA tersebut dalam pasal 3 perjanjian ini.

PASAL 3

TANGGUNG JAWAB DAN KEWAJIBAN

1. Pekerjaan perencanaan yang akan dilaksanakan oleh PIHAK KEDUA harus mengikuti ketentuan yang tercantum dalam Surat Perjanjian ini.

2. PIHAK KEDUA akan melaksanakan tugasnya dengan segala kemampuan, keahlian dan pengalaman yang dimilikinya sehingga pelaksanaan pekerjaan perencanaan sesuai dengan Kerangka Acuan Kerja (KAK) dan ketentuan dalam Surat Perjanjian ini.

3. Semua tugas pekerjaan yang tercantum dalam Pasal 1 Surat Perjanjian Kerja ini dan ketepatan waktu pelaksanaan pekerjaan merupakan tanggung jawab PIHAK KEDUA.

4. PIHAK KEDUA tidak diperkenankan memberikan seluruhnya atau sebagian tugas yang diterima dari PIHAK PERTAMA kepada pihak lain kecuali dengan persetujuan tertulis PIHAK PERTAMA.

5. PIHAK KEDUA harus bersedia memberikan catatan-catatan yang merupakan hasil dari kegiatan yang telah dilaksanakannya kepada PIHAK PERTAMA apabila sewaktu-waktu dibutuhkan dengan biaya dari PIHAK KEDUA.

6. PIHAK KEDUA beserta personalianya tidak dibenarkan baik langsung maupun tidak langsung turut serta baik sebagai sub kontraktor maupun pemasok bahan bangunan dari Kegiatan ini dan juga tidak dibenarkan merangkap sebagai Konsultan Manajemen Konstruksi.

7. PIHAK KEDUA bertanggung jawab penuh atas kebenaran perencanaan yang dihasilkannya dan segala kesalahan-kesalahan perencanaan yang baru diketahui pada waktu pelaksanaan dan pasca konstruksi, maka PIHAK KEDUA bertanggung jawab atas kerugian PIHAK PERTAMA, sebagai akibat kesalahan perencanaan tersebut.

8. Kelancaran pelaksanaan proyek yang berhubungan dengan perencanaan sepenuhnya menjadi tanggung jawab PIHAK KEDUA.

9. PIHAK KEDUA bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan pasal 1609 KUH. Perdata.

PASAL 4

HASIL PEKERJAAN PERENCANAAN

Hasil pekerjaan perencanaan oleh PIHAK KEDUA yang harus disampaikan kepada PIHAK PERTAMA dan dibuat dalam rangkap 5 (lima), setidak-tidaknya adalah sebagai berikut :

1. Tahap Survey Lapangan

a. Laporan data dan informasi lapangan.

b. Survey lapangan dan pengukuran.

2. Tahap Rencana Detail

a. Gambar rencana teknis lengkap.

b. Rencana kerja dan syarat-syarat (RKS)

c. Rencana kegiatan dan volume pekerjaan (BQ)

d. Rencana anggaran biaya (RAB)

3. Tahap Pelelangan

a. Dokumen tambahan hasil penjelasan pekerjaan.

b. Laporan bantuan teknis dan administratif pada waktu pelelangan.

PASAL 5

JANGKA WAKTU PELAKSANAAN PERENCANAAN

1. Pekerjaan yang tercantum dalam Pasal 1 Surat Perjanjian ini harus diselesaikan tahap demi tahap, setelah mendapat persetujuan dari PIHAK PERTAMA.

2. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan perencanan sampai dengan penyerahan dokumen pelelangan sebagaimana disebut dalam pasal 4 ayat 1, 2, 3, dan 4 Surat Perjanjian ini ditetapkan selama 30 Tiga Puluh) hari kalender terhitung sejak tanggal 5 Maret 2010 (Surat Perintah Kerja) sampai dengan tanggal 3 April 2010.

3. Hasil pekerjaan perencanaan sampai mencapai prestasi 100 % sebagaimana disebut dalam pasal 4 ayat 6 Surat Perjanjian ini paling lambat harus sudah selesai dan diserahkan kepada PIHAK PERTAMA dalam jangka waktu selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kalender terhitung setelah tanggal dilaksanakan serah terima pertama pekerjaan pelaksanaan fisik dari Kontraktor Pelaksana kepada PIHAK PERTAMA.

4. Jangka waktu penyelesaian pekerjaan tersebut dalam ayat 2 dan 3 pasal ini tidak dapat diubah oleh PIHAK KEDUA kecuali adanya keadaan memaksa seperti diatur dalam pasal 11 Surat Perjanjian ini atau adanya perintah perubahan tugas pekerjaan dari PIHAK PERTAMA secara tertulis, yang mengakibatkan terdapat perpanjangan/penambahan waktu penyelesaian pekerjaan dan diatur dalam perjanjian tambahan (addendum).

PASAL 6

BIAYA PEKERJAAN PERENCANAAN

Jumlah harga Perencanaan tersebut dalam Pasal 1 Perjanjian ini akan dibayarkan kepada CV. GANESHA TEKNIK dengan Rekening Nomor : 001.0007.01838.1. Pada Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan Cabang Utama Banjarmasin sebesar Rp. 35.700.000,00 Terbilang ( Tiga Puluh Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah) yang dibebankan pada DIPA MAN 5 Amuntai Nomor : 3285/025-01.2/XVIII/2010 merupakan Jumlah yang pasti (Lumpsum Fixed Price), yaitu yang mengikat jumlah harga penawaran termasuk Pajak, bea materai dan pengeluaran lainnya.

PASAL 7

CARA PEMBAYARAN

1. Pembayaran Pertama sebesar 80 % dari biaya Pekerjaan Perencanaan atau sejumlah Rp. 28.560.000,00 ( Dua Puluh Delapan Juta Lima Ratus Enam Puluh Ribu Rupiah ) yang akan dibayarkan setelah diadakan Serah Terima Hasil Pekerjaan Perencanaan dalam suatu Berita Acara Serah Terima Pertama atau diserahkannya Dokumen Pelelangan dan dinyatakan dalam suatu Berita Acara Kemajuan Pekerjaan Perencanaan untuk Pembayaran Angsuran yang telah ditandatangani Kedua belah Pihak dan diketahui oleh Pejabat yang berwenang atau Pejabat yang ditunjuk olehnya.

2. Pembayaran Kedua sebesar 5 % dari biaya Pekerjaan Perencanaan atau sejumlah Rp. 1.785.000,00 ( Satu Juta Tujuh Ratus Delapan Puluh Lima Ribu Rupiah ) akan dibayarkan setelah Tahap Pelelangan sampai Kontraktor Pelaksana telah ditunjuk dan dinyatakan dalam suatu Berita Acara Kemajuan Pekerjaan Perencanaan untuk Pembayaran Angsuran yang telah ditandatangani Kedua belah pihak dan diketahui oleh Pejabat yang berwenang atau Pejabat yang ditunjuk olehnya