Bab Lima Sistempengedalianmanajemen

Download Bab Lima Sistempengedalianmanajemen

Post on 05-Dec-2014

7.593 views

Category:

Business

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

 

TRANSCRIPT

<ul><li> 1. Sistem Pengendalian Manajemen Lingkungan Pengendalian Manajemen Proses Pengendalian Manajemen </li> <li> 2. Mengapa Sistem Pengendalian Manajemen Penting ? </li> <li> 3. Konsep Pengendalian Manajemen <ul><li>Pengendalian: adalah proses untuk menjamin agar kegiatan mengarah ke tujuan yang diinginkan </li></ul><ul><li>Unsur Pengendalian: </li></ul><ul><li><ul><li>1. Detektor atau sensor </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>2. Assesor atau penilai </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>3. Efektor atau pengubah </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>4. Jaringan Komunikasi </li></ul></li></ul></li> <li> 4. Contoh Pengendalian <ul><li>Thermostat AC </li></ul><ul><li><ul><li>Termometer </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Assessor </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Effector </li></ul></li></ul><ul><li>Suhu Badan </li></ul><ul><li><ul><li>Syaraf sensoris </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Hypothalamus </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Organ dan otot </li></ul></li></ul><ul><li>Sopir Mobil </li></ul></li> <li> 5. <ul><li>Sopir Mobil </li></ul><ul><li><ul><li>Mata (sensor) </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Otak (assessor) </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Kaki (effector) </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Jaringan komunikasi dari indera otak anggota badan </li></ul></li></ul></li> <li> 6. Manajemen <ul><li>Organisasi terdiri atas sekelompok orang yang bekerjasama untuk mencapai tujuan tertentu </li></ul><ul><li>Tujuan organisasi bisnis adalah memperoleh laba yang memuaskan </li></ul><ul><li>Pimpinan organisasi adalah manajemen </li></ul><ul><li>Manajemen punya atasan dan bawahan </li></ul><ul><li>Manajemen Senior menetapkan strategi untuk mencapai tujuan organisasi </li></ul></li> <li> 7. <ul><li>Proses pengendalian manajemen adalah kegiatan yang digunakan oleh seluruh manajemen untuk menjamin bahwa anggota organisasi bawahan yang disupervisi akan mengimplementasikan strategi yang ditetapkan </li></ul></li> <li> 8. Beda Pengendalian mgt dg pengendalian tubuh atau sopir <ul><li>Standar tidak tertentu (tetap) tetapi merupakan proses perencanaan </li></ul><ul><li>Pengendalian management tidak otomatis </li></ul><ul><li>PM memerlukan koordinasi antar individu </li></ul><ul><li>Hubungan antara tindakan yg diamati dg perilaku yg diperlukan mungkin tidak jelas </li></ul><ul><li>PM banyak yg merupakan swakontrol </li></ul></li> <li> 9. Sistem <ul><li>Sistem adalah suatu cara yg ditetapkan sebelumnya utk menjalankan suatu aktivitas atau seperangkat aktivitas yg biasanya dilakukan secara berulangkali </li></ul><ul><li>Karakteristik Sistem: </li></ul><ul><li><ul><li>Ritmik </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Terkoordinasi </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Untuk mencapai tujuan tertentu </li></ul></li></ul><ul><li>Banyak tindakan mgt yang tidak sistematik (pertimbangan terbaik) </li></ul><ul><li><ul><li>Jika seluruh sistem menjamin tindakan yang benar tidak diperlukan manajer manusia </li></ul></li></ul></li> <li> 10. Batas Pengendalian Manajemen <ul><li>Tiga aktivitas yang memerlukan perencanaan dan pengendalian: </li></ul><ul><li><ul><li>Strategy Formulation </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Management Control </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Task Control </li></ul></li></ul></li> <li> 11. Pengendalian Manajemen <ul><li>Adalah suatu proses yang digunakan untuk mempengaruhi para anggota organisasi agar menerapkan strategi organisasi. Pengendalian manajemen merupakan: </li></ul><ul><li><ul><li>Aktivitas Pengendalian Manajemen </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Keselarasan Tujuan </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Salah satu alat implementasi Strategi, selain struktur organisasi, manajemen SDM, Budaya </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Menekankan aspek Keuangan dan Nonkeuangan </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Membantu Mengembangkan Strategi Baru </li></ul></li></ul></li> <li> 12. Perumusan Strategi Pengendalian Manajemen Pengendalian Tugas Goal, strategies &amp; policies Implementasi strategi Efesien dan efektif </li> <li> 13. Aktivitas Pengendalian Manajemen <ul><li>1. Perencanaan </li></ul><ul><li>2. Koordinasi </li></ul><ul><li>3. Komunikasi </li></ul><ul><li>4. Evaluasi </li></ul><ul><li>5. Pengambilan Keputusan </li></ul><ul><li>6. Mempengaruhi orang untuk mengubah perilakunya </li></ul></li> <li> 14. <ul><li>Masalah utama dalam PM adalah mendorong agar saat para anggota organisasi mencapai tujuannya sendiri, dan pada saat yang sama mereka secara otomatis membantu pencapaian tujuan organisasi (goal congruence) </li></ul></li> <li> 15. Alat untuk Mengimplementasikan Strategi <ul><li>PM mefokuskan pada pelaksanaan strategi </li></ul><ul><li>PM sebagai salah satu alat manajer yg dipakai untuk mengimplementasikan strategi </li></ul><ul><li>Struktur organisasi </li></ul><ul><li>HRM: Pemilihan, Pelatihan, Pengembangan, Evaluasi, Promosi, Demosi dan Pemecatan </li></ul><ul><li>Kultur: Keyakinan, Sikap, dan Norma yang menjadi pedoman </li></ul></li> <li> 16. Penekanan Aspek Keuangan dan Nonkeuangan <ul><li>Dimensi Keuangan: laba bersih, imbalan ekuitas, imbalan investasi dsb. </li></ul><ul><li>Dimensi Nonkeuangan: kualitas produk, pangsa pasar, kepuasan pelanggan, pengantaran tepat waktu, moral karyawan dsb. </li></ul><ul><li>Balanced scorecard: menyatukan dimensi keuangan dengan dimensi nonkeuangan </li></ul></li> <li> 17. Membantu dlm Mengembangkan Strategi Baru <ul><li>Pengendalian Interaktif: </li></ul>Todays Control Tomorrows Startegy </li> <li> 18. Pengendalian Interaktif <ul><li>Pengembangan Atensi Manajemen karena adanya: </li></ul><ul><li><ul><li>Permasalahan: kehilangan pangsa pasar, adanya keluhan pelanggan </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Peluang: terbukanya pasar baru </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Yang dijadikan dasar manajer untuk menyesuaikan dengan perubahan lingkungan yang cepat </li></ul></li></ul></li> <li> 19. Perumusan Strategi <ul><li>Adalah proses menetapkan tujuan organisasi dan strategi utk mencapai tujuan tsb </li></ul><ul><li>Goals (tujuan) </li></ul><ul><li><ul><li>Tidak dibatasi waktu </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Banyak cara untuk mencapainya </li></ul></li></ul></li> <li> 20. Strategi <ul><li>Rencana Besar ditentukan oleh manajemen senior </li></ul><ul><li>Organisasi bekerja berdasar strategi yg ditetapkan sebelumnya </li></ul><ul><li>Perlu mempertimbangkan kembali strategi karena adanya ancaman dan peluang </li></ul><ul><li>Ide ancaman dan peluang dapat berasal darimana saja dan kapan saja </li></ul></li> <li> 21. Beda Perumusan Strategi dan Pengendalian Manajemen <ul><li>Perumusan Strategi </li></ul><ul><li><ul><li>Menetapkan strategi </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Kurang sistematis </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Menyangkut sedikit personel </li></ul></li></ul><ul><li>Pengendalian Manajemen </li></ul><ul><li><ul><li>Mengimplementasikan strategi </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Lebih sistematis </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Seluruh personel organisasi </li></ul></li></ul></li> <li> 22. Pengendalian Tugas <ul><li>Proses menjamin bahwa tugas tertentu dilaksanakan secara efektif dan efesien </li></ul><ul><li>Berorientasi pada transaksi </li></ul><ul><li>Dilakukan berulangkali (amat sistematis) </li></ul><ul><li>Ada hubungan sebab akibat (lebih ilmiah) </li></ul></li> <li> 23. Contoh Keputusan dalam Fungsi Perencanaan dan Pengendalian Skedul produksi Perluasan pabrik Masuk bisnis baru Koordinasi Pesanan yang masuk Mengenalkan produk baru atau merek baru Akuisisi bisnis tidak terkait Pengendalian Tugas Pengendalian Manajemen Perumusan Strategi </li> <li> 24. Laksanakan riset sendiri Pesan kembali barang Kelola arus kas Pesan iklan TV Penetapan anggaran advertensi Penambahan penjualan langsung lewat pos Tambah utang baru Ubah rasio utang/ekuitass Penetapan jumlah persediaan Pikirkan Kebijakan Spekulasi Persediaan Kontrol organisasi riset Pemutusan jumlah dan arah riset </li> <li> 25. Beda Pengendalian Tugas dan Pengendalian manajemen <ul><li>Sistem Pengendalian Tugas </li></ul><ul><li><ul><li>Lebih Ilmiah </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Menekankan pada tugas khusus yang dilakukan unit organisasi </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Berkaitan dg tugas tertentu </li></ul></li></ul><ul><li>Pengendalian Manajemen </li></ul><ul><li><ul><li>Perilaku Manajer </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Unit Organisasi </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Aktivitas luas </li></ul></li></ul></li> <li> 26. Pengaruh Internet atas Pengendalian Manajemen <ul><li>Akses segera </li></ul><ul><li>Komunikasi Multi target </li></ul><ul><li>Komunikasi Tanpa Biaya </li></ul><ul><li>Kemampuan memperlihatkan gambar </li></ul><ul><li>Menggeser power dan control ke individu </li></ul></li> <li> 27. <ul><li>Internet tidak dapat mengganti proses dasar yang terkait dengan pengendalian manajemen </li></ul><ul><li>Implementasi strategi intinya merupakan proses sosial dan tidak dapat diotomatisasi </li></ul><ul><li>Disain dan operasionalisasi sistem pengendalian yang optimal memerlukan pertimbangan manusia </li></ul></li> <li> 28. Map Pengendalian Manajemen <ul><li>Lingkungan Pengendalian (struktur) </li></ul><ul><li><ul><li>Strategi organisasi </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Pusat Pertanggungjawabn </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li><ul><li>Pusat Biaya </li></ul></li></ul></li></ul><ul><li><ul><li><ul><li>Pusat Pendapatan </li></ul></li></ul></li></ul><ul><li><ul><li><ul><li>Pusat Laba </li></ul></li></ul></li></ul><ul><li><ul><li><ul><li>Pusat Investasi </li></ul></li></ul></li></ul><ul><li>Proses Pengendalian Manajemen </li></ul></li> <li> 29. <ul><li>Proses Pengendalian Manajemen </li></ul><ul><li><ul><li>Strategic Planning </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Penyusunan Anggaran </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Pengukuran Kinerja </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Evaluasi Kinerja </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Kompoensasi Manajemen </li></ul></li></ul></li> <li> 30. <ul><li>Variasi dalam Pengendalian Manajemen </li></ul><ul><li><ul><li>Aneka Pengendalian untuk aneka strategi </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Organisasi Jasa </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Organisasi Multinasional </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Pengendalian Manajemen Proyek </li></ul></li></ul></li> <li> 31. Akhir Bab 1 <ul><li>Case Discussion: </li></ul><ul><li>Wal-Mart, Inc. </li></ul></li> <li> 32. Pemahaman Strategik <ul><li>Tujuan (Goals) </li></ul><ul><li>Konsep Strategi </li></ul><ul><li>Strategi Level Korporasi </li></ul><ul><li>Strategi Unit Bisnis </li></ul></li> <li> 33. Goals (Tujuan) <ul><li>Profitabilitas </li></ul><ul><li><ul><li>Return On Investment </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Profit untuk jangka panjang </li></ul></li></ul><ul><li>Maksimalisasi Nilai Pemegang Saham </li></ul><ul><li><ul><li>Tersirat ada cara untuk mencapai laba maksimal </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Manajer harus etis dan memiliki kewajiban kepada stakeholder yang lain </li></ul></li></ul><ul><li>Risiko </li></ul><ul><li><ul><li>Dalam mencapai laba manajer harus mempertimbangkan risiko yang ada </li></ul></li></ul><ul><li>Pendekatan Multiple Stakeholder </li></ul></li> <li> 34. <ul><li>Pendekatan Multiple Stakeholder </li></ul><ul><li><ul><li>Pasar Modal </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Pasar Product </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Pasar Faktor Produksi </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Perusahaan bertanggungjawab terhadap multiple stakehoder. Idealnya SPM harus mengidentifikasi tujuan setiap stakeholder dan mengembangkan scorecard untuk melacak kinerja </li></ul></li></ul></li> <li> 35. Tujuan Lain (survei Posner &amp; Schmidt 1984) <ul><li><ul><li>Efektivitas organisasi </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Produktivitas yang tinggi </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Kepemimpinan organisasi yang baik </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Moral tinggi </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Reputasi organisasi yang tinggi </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Efesiensi Organisasi yang tinggi </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Maksimalisasi laba </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Pertumbuhan organisasi </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Stabilitas organisasi </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Nilai bagi masyarakat lokal </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Pelayanan kepada masyarakat </li></ul></li></ul></li> <li> 36. Konsep Strategi <ul><li>Strategi menjelaskan arah umum rencana organisasi yang akan dicapai </li></ul><ul><li>Pengembangan strategi dengan menandingkan kemampuan inti organisasi dengan peluang industri </li></ul><ul><li><ul><li>Analisis Lingkungan dan Internal </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Eksplorasi Peluang dan Ancaman </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Idenfikasi Kekuatan dan Kelemahan Internal </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Mencocokan Peluang dan Ancaman dengan Kekuatan dan Kelemahan Internal </li></ul></li></ul></li> <li> 37. Strategi Korporasi <ul><li>Srategi korporasi berkaitan dengan masalah bauran bisnis yang tepat (di mana perusahaan harus bersaing) </li></ul><ul><li>Ada tiga macam strategi korporasi: </li></ul><ul><li><ul><li>Single Industry </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Diversifikasi Tidak Terkait (akuisisi) </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Diversifikasi Terkait (pertumbuhan internal) </li></ul></li></ul></li> <li> 38. Kompetensi Inti dan Diversifikasi Korporasi <ul><li>Hasil penelitian ranking terbaik kinerja jangka panjang: </li></ul><ul><li>1. Diversifikasi Terkait </li></ul><ul><li>2. Single Industry </li></ul><ul><li>3. Diversifikasi Tidak Terkait </li></ul></li> <li> 39. Implikasi Strategi Korporasi Atas Disain Sistem Pengendalian <ul><li>Bagaimana struktur dan bentuk pengendalian untuk single industri sampai dengan diversifikasi industri tidak terkait </li></ul></li> <li> 40. Strategi Unit Bisnis <ul><li>Tergantung pada: </li></ul><ul><li>(1) Missi (Tujuan Keseluruhan) </li></ul><ul><li>(2) Keunggulan Bersaing (bagaimana unit bisnis harus bersaing untuk mencapai misinya) </li></ul></li> <li> 41. Strategi Unit Bisnis <ul><li>Misi Unit Bisnis </li></ul><ul><li><ul><li>- Hold - Build </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Harvest - Divestasi </li></ul></li></ul><ul><li>Keunggulan Bersaing </li></ul><ul><li><ul><li>Analisis Industri (lima kekuatan) </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Keunggulan Bersaing Generik </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li><ul><li>Low Cost </li></ul></li></ul></li></ul><ul><li><ul><li><ul><li>Differentiation </li></ul></li></ul></li></ul></li> <li> 42. Build (Tumbuh) <ul><li>Tingkatkan pangsa pasar, kalau perlu dengan mengorbankan arus kas laba jangka pendek </li></ul><ul><li>Pangsa Pasar Rendah dan Tingkat Pertumbuhan pasar Tinggi </li></ul><ul><li>Contoh: </li></ul><ul><li><ul><li>Black and Deckers </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Cornings Glass Optical </li></ul></li></ul><ul><li><ul><li>Perusahaan yang baru tumbuh </li></ul></li></ul></li> <li> 43. Hold (Tahan)