kelainan pada kelenjar adrenal

Download Kelainan pada Kelenjar Adrenal

Post on 10-Jul-2016

246 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Pemicu 5 Blok Sistem Endokrin dan Metabolisme

Pemicu 5 Blok Sistem Endokrin dan MetabolismeAndreas Hans405120106Learning ObjectiveMenjelaskan anatomi, histologi, fisiologi, dan biokimia kelenjar adrenal.Menjelaskan kelainan korteks adrenal.Menjelaskan kelainan medula adrenal.LO 1Menjelaskan anatomi, histologi, fisiologi, dan biokimia kelenjar adrenal.

ANATOMIKelenjar AdrenalKelenjar adrenal sepasang organ yang terletak dekat kutub atas ginjal, terbenam dalam jaringan lemak. Kelenjar ini ada 2 buah, berwarna kekuningan serta berada retroperitoneal. Bagian sebelah kanan : pyramid dan membentuk topi (melekat) pada kutub atas ginjal kanan.Bagian sebelah kiri : seperti bulan sabitKelenjar adrenal pada manusia panjangnya 4-6 cm, lebar 1-2 cm, dan tebal 4-6 mm. Vaskularisasi :arteri suprarenalis superior arteri frenika inferiorarteri suprarenalis media aortaarteri suprarenalis inferior arteri renalis.Kelenjar AdrenalTerbagi atas korteks (luar) dan medula (dalam)Korteks:berasal dari mesodermMenghasilkan steroid hormon (glucocorticoid, mineralocorticoid, sex steroids)Medula:Berasal dari ektoderm neural crestMenghasilkan hormon epinephrine dan norepinephrine

HISTOLOGITerbagi atas korteks dan medula:Korteks dibagi zona :Zona glomerulosa paling luarTepat dibawah simpaiSel polihedral kecil berkelompok membentuk bulatan, inti gelap, sitoplasma basofilik. Pada manusia tidak begitu berkembangPenghasil mineralokortikoid (aldosteron terkuat)Zona fasikulata bagian tengah & terbesarLebih tebal Terdiri atas sel polihedral besar dengan sitoplasma basofilik.Selnya tersusun berderet lurus setebal 2 sel, dengan sinusoid venosa bertingkap yang jalannya berjajar dan diantara deretan itu. Sel-sel mengandung banyak tetes lipid, fosfolipid , asam lemak , lemak dan kolesterol.Sel ini juga banyak mengandung vitamin C dan mensekresikan kortikosteroid.

Zona retikularis paling dalamLapisan ini terdiri atas deretan sel bulat bercabang cabang berkesinambungan.Sel-selnya menghasilkan hormon kelamin (progesteron , estrogen & androgen).Sel ini juga mengandung vitamin C.

Medula Terdiri atas deretan sel kromafin, dengan sinusoid venosa lebar diantaranya.Terdapat sekelompok kelompok kecil sel sarafMenghasilkan adrenalin & nor adrenalin Sitoplasmanya mengandung banyak vesikel berisikan sekret ini.

Kelenjar Adrenal

Korteks Adrenal Medula Adrenal

FISIOLOGISteroid adrenal dibagi menjadi 3 kategori:Mineralokortikoid mempengaruhi keseimbangan mineral (elektrolit):Aldosteron (terutama)11 deoksikortikosteronGlukokortikoid berperan penting dalam metabolisme glukosa, protein, lemak:Kortisol (terutama)KortikosteronHormon seks serupa dengan yang dihasilkan gonad:Hormon adrogen (yang paling penting: Dehidroepiandrosteron/DHEA)EstrogenProgesteronKolesterol, yang didapatkan dari makanan dan sintesis endogen adalah bahan untuk steroidogenesis. Uptake kolesterol dilakukan oleh LDL receptor. Dengan stimulasi dari ACTH, jumlah receptor LDL meningkat

TRANSPORT HORMON STEROIDKarena lipofilik, di dalam darah seluruh hormon steroid diangkut oleh protein plasma:60% aldosteron terikat pada albumin non-spesifik98% kortisol terikat pada CBG (Corticosteroid Binding Globulin )98% DHEA terikat ke albuminMineralokortikoid (Aldosteron)Pengaruh utama: keseimbangan elektrolit dan homeostasis tekanan darah.Aktivitas aldosteron terutama di tubulus distal ginjalMeningkatkan retensi Na+ Meningkatkan eliminasi K+ selama pembentukan urin.Sekresi aldosteron ditingkatkan oleh:Pengaktifan sistem renin-angiotensin-aldosteron oleh faktor-faktor yang berkaitan dengan penurunan Na+, penurunan volume CES, dan penurunan tekanan darah.Stimulasi langsung korteks adrenal oleh peningkatan konsentrasi K+ plasma.AngiotensinogenreninAngiotensin IAngiotensin II(vasokonstriktor)Angiotensin IIZona glomerulosaAldosteronumpan balik negatifACE-

GlukokortikoidEfek kortisol terhadap metabolisme karbohidratMerangsang proses glukoneogenesis oleh hatiMenurunkan kecepatan pemakaian glukosa oleh sel sel tubuhEfek kortisol terhadap metabolisme proteinMengurangi penyimpanan protein di seluruh sel tubuh kecuali protein dalam hatiBerkurangnya sintesis protein dan meningkatnya katabolisme protein yang sudah ada di dalam selMenyebabkan peningkatan protein hati dan protein plasma

Efek kortisol terhadap metabolisme lemakMeningkatkan mobilisasi asam lemak dari jaringan lemak Meningkatkan konsentrasi asam lemak bebas di dalam plasma dan meningkatkan pemakaiannya untuk energiMeningkatkan oksidasi asam lemak di dalam selFungsi kortisol pada stress dan peradanganKortisol sangat meningkat pada keadaan stress Glukokortikoid dapat menyebabkan pengangkutan asam amino dan lemak dengan cepat dari cadangan sel selnya sehingga dapat dipakai untuk energi dan sintesis senyawa lain.

Efek anti inflamasi kortisolPemberian kortisol dalam jumlah besar biasanya dapat menghambat proses inflamasi atau malah dapat membalikkan sebagian besar efeknya segera ketika proses inflamasi mulai terjadi.Kortisol mempunyai efek dalam mencegah proses inflamasi:Kortisol menyebabkan stabilisasi membran lisosomKortisol menurunkan permeabilitas kapilerKortisol menurunkan migrasi sel darah putih ke dalam daerah inflamasi dan fagositosis sel yang rusakKortisol menekan sistem imunKortisol menurunkan demam

Efek terhadap alergiKortisol menghambat reaksi inflamasi akibat alergiEfek terhadap sel darah dan imunitas pada penyakit infeksiMengurangi jumlah eosinofil dan limfosit di dalam darah Menyebabkan atrofi jaringan limfoid Menghambat keluarnya sel sel T dan antibodi dari jaringan limfoidKontrol Sekresi KortisolStresIrama diurnalHipotalamusCortisol Releasing Hormone (CRH)Hipofisis anteriorHormon Adrenokortikotropik (ACTH)Korteks adrenalKortisol Glukosa darah Asam amino darah Asam lemak darah +++Hormon Seks AdrenalDihasilkan dalam jumlah yang sangat kecil.Dalam keadaan normal tidak cukup menimbulkan efek maskulinisasi atau feminisasi.Satu-satunya yang memiliki makna fisiologis pada wanita: DHEA perkembangan karakteristik tergantung androgen pada wanita pertumbuhan rambut pubis dan ketiak, lonjakan pertumbuhan pubertas, dorongan seks wanita.Pada pria DHEA efeknya dikalahkan oleh testosteron testis.Medula AdrenalMedula adrenal berfungsi sebagai bagian dari sistem saraf otonom.Stimulasi serabut saraf simpatik pra ganglion yang berjalan langsung ke dalam sel-sel pada medula adrenal akan menyebabkan pelepasan hormon katekolamin yaitu epinephrine dan norepinephrine. Katekolamin mengatur lintasan metabolik untuk meningkatkan katabolisme bahan bakar yang tersimpan sehingga kebutuhan kalori dari sumber-sumber endogen terpenuhi.Katekolamin juga menyebabkan pelepasan asam-asam lemak bebas, meningkatkan kecepatan metabolic basal (BMR) dan menaikkan kadar glukosa darah.

KELAINANADRENOKORTEKSMEDULAKELEBIHANALDOSTERONKORTISOLANDROGENDEFISIENSIKORTISOL & ALDOSTERONKORTISOLHIPERALDOSTERONISME PRIMER (SINDROM CONN)HIPERALDOSTERONISME SEKUNDER

SINDROM CUSHINGSINDROM ADRENOGENITALINSUFISIENSI ADRENOKORTEKS PRIMERINSUFISIENSI ADRENOKORTEKS SEKUNDERFEOKROMOSITOMAKelainanPenyakitPenyebabGejalaKelebihan aldosteronSindrom Conn (hiperaldosteronisme primer)

Hiperaldosteronisme sekunderTumor zona glomerulosa yang berproduksi berlebihan

Peningkatan berlebihan aktivitas sistem RAAHipernatremia; hipokalemia; hipertensi

Kelebihan kortisolSindrom CushingKelebihan CRH dan/atau ACTH akibat penyakit di hipotalamus atau hipofisis anterior; tumor lapisan dalam korteks adrenal yang berproduksi berlebihan; tumor penghasil ACTH di paruKelebihan glukosa; protein; distribusi lemak yang abnormalKelainan Penyakit Penyebab GejalaKelebihan androgenSindrom adrenogenital Tidak adanya enzim di jalur kortisolMaskulinisasi yang tidak sesuai pada semua kecuali pria dewasaDefisiensi kortisol dan aldosteronPenyakit Addison (insufisiensi adrenokorteks primer)Destruksi atau atrofi idiopatik korteks adrenalBerkaitan dengan defisiensi kortisol; kurang tahan terhadap stres; hipoglikemia; tidak adanya kepermisifan untuk berbagai aktivitas metabolikDefisiensi kortisolInsufisiensi adrenokorteks sekunderInsufisiensi ACTH akibat kegagalan hipotalamus atau hipofisis anteriorBerkaitan dengan defisiensi aldosteron; hiperkalemia; hiponatremia; hipotensi (apabila parah dapat fatal)BIOKIMIAHormon Steroid

Sintesis KatekolaminKonversi tirosin L-DOPA Dopamin terjadi di sitosol.Kemudian dopamin disimpan dalam vesikel.Pada neuron yang mengandung norepinefrin, reaksi hidroksilasi terakhir terjadi tanpa vesikel.Enzim: tyrosine hydroxylasenorepinefrin epinefrin oleh enzim SAM. Sintesis epinefrin tergantung oleh jumlah B12 dan Folat yang adekuat.

Catecholamine synthesis

Penyimpanan Katekolamin2 fungsi vesikel:Mempertahankan jumlah katekolamin siap pakai pada terminal saraf, tersedia untuk pelepasan langsung.Mediasi proses pelepasanCatecholamine storage

Inaktivasi KatekolaminMelalui reuptake oleh terminal presinaptik dan difusi dari sinaps.2 reaksi utama dalam proses inaktivasi dan degradasi katekolamin:katalisasi oleh monamine oxidase (MAO) dan catechol-O-methyltransferase (COMT).Cerebrospinal homovanillylmandelic acid (HVA) adalah indikator degradasi katekolamin. Pada penyakit Parkinson konsentrasinya di otak menurun.

Catecholamine inactivation

Fuel metabolism effect of GC

Fuel metabolism of cathecholamines

LO 2Menjelaskan kelainan korteks adrenal.

ADRENOKORTEKSHipersekresiALDOSTERONKORTISOLANDROGENHiposekresiKORTISOL & ALDOSTERONKORTISOLHIPERALDOSTERONISME PRIMER (SINDROM CONN)HIPERALDOSTERONISME SEKUNDER

SINDROM CUSHINGSINDROM ADRENOGENITALINSUFISIENSI ADRENOKORTEKS PRIMER (Peny. Addison)INSUFISIENSI ADRENOKORTEKS SEKUNDERHIPERALDOSTERONISMEKadar aldosteron berlebihan yang menyebabkan retensi natrium dan ekresi kalium yang menimbulkan hipertensi dan hipokalemia

Epidemi