histology kelenjar adrenal

Download Histology Kelenjar Adrenal

Post on 01-Dec-2015

91 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

f

TRANSCRIPT

Histology kelenjar adrenal

DefinisiKelenjar adrenal adalah sepasang organ yang terletak dekat kutub atas ginjal dan terbenam dalam jaringan lemak.MorfologiMakroskopikKelenjar adrenal merupakan struktur berbentuk gepeng berbentuk bulan sabit yang berukuran panjang 4-6 cm, lebar 1-2 cm, dan tebal 4-6 mm. Keseluruhan kelenjar adrenal mempunyai berat kurang lebih 8 gram namun berat dan ukurannya bervariasi sesuai umur dan keadaan fisiologi perorangan.

MikroskopikKelenjar ini terdiri atas dua lapisan konsentris :1. Korteks adrenal2. Medulla adrenal

Korteks dan medulla dapat dipandang sebagai dua organ dengan asal, fungsi, dan cirri morfologi yang berbeda, yang bersatu selama masa perkembangan embrional. Kedua struktur tersebut berasal dari lapisan germinal yang berbeda. Korteks berasal dari mesoderem intermediat selom, sedangkan medulla terdiri atas sel-sel yang berasal dari Krista neuralis.

Korteks adrenal

Korteks adrenal dapat di bagi menjadi tiga lapisan/zona :1. Zona glomerulosa (15%)Zona glomerulosa adalah lapisan yang berada tepat di bawah simpai jaringan ikat dengan sel-sel silindris atau pyramidal yang tersusun berhimpitan, membentuk deretan bundar atau melengkung, yang dikelilingi kapiler.

2. Zona fasikulosa (65%)Zona fasikulosa adalah lapisan dengan sel-sel polyhedral yang tersusun berupa deretan lurus, dengan sejumlah besar tetesan lipid dal sitoplasmanya. Akibat disolusi lipid selama proses persiapan jaringan, sel2sel fasikulata tampak bervakuol. Karena banyak vakuol, sel-sel fasikulata juga disebut spongiosit.

3. Zona retikularis (7%)Zona retikularis adalah lapisan korteks yang terdalam, berada diantara zona fasikulosa dan medulla. Zona ini mengandung sel-sel yang tersusun berupa deretan tidak teratur yang membentuk anyaman yang beranastomosis.

Hormone korteks adrenal

Kelenjar adrenal tidak menyimpan produk sekresinya di dalam granula, sel-sel tersebut cenderung membuat dan menyekresikan hormone steroid hanya bila diperlukan. Pelepasan hormone glukokortikoid dapat dijelaskan dengan skema berikut.

ACTHCRH

Tiga hormon yang dihasilkan oleh kelenjar adrenal :1. GlukokortikoidDisekresikan oleh zona fasikulosa dan zona retikularis. Ada 2 jenis yaitu kortisol dan kortikosteron.Fungsi : untuk mengatur metabolism karbohidrat, protein, lemak merangsang proses glukoneogenesis dan glikogenesis2. MineralokortikoidTerutama aldosteron, disekresikan oleh zona glomerulosa.Fungsi : Merangsang absorpsi natrium terutama di tubulus distal ginjal, mukosa lambung, kelenjar liur dan kelenjar keringat3. DehidroepiandosteronAdalah hormone kelamin satu-satunya yang diseksresi dalam jumlah fisiologi yang memadai oleh korteks adrenal serta merupakan androgen lemah dan bekerja setelah dikonversi menjadi testosterone di bagian tubuh lain.

Medulla Adrenal

Terdiri atas sel-sel parenkim polyhedral yang tersusun berupa deretan atau kelompok dan ditunjang serat retikulin. Sel parenkim medulla berasal dari Krista neuralis, pasca-ganglionik, yang bermodifikasi berupa kehilangan akson dan dendritnya selama perkembangan embrio berlangsung dan telah menjadi sel-sel sekretoris. Sel-sel parenkim medulla mempunyai banyak granula sekretori padat-eletron berbatas membrane, yang berdiameter 150-350 nm.Fungsi granula sekretori : Pemekatan dan penyimpanan epinefrin, neuroepinefrin, dopamine -hidroksilase, kromogranin, ATP, dan ankefalin Konversi prokromogranin menjadi kromogranin