Jurnal Crit AP 1

Download Jurnal Crit AP 1

Post on 02-Dec-2015

51 views

Category:

Documents

2 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

rrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr4444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444

TRANSCRIPT

<ul><li><p>Bayu Hendriyanto Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Padjajaran (Jl.Raya Bandung-Sumedang Km. 21 Jtinangor-Sumedang) </p><p>email: bayu.hendriyanto@gmail.com No. HP 085273482998 </p><p>PENGARUH HIPNOTERAPI TERHADAP TINGKAT STRES MAHASISWA FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS PADJADJARAN </p><p>ANGKATAN 2011 </p><p>Bayu Hendriyanto1Aat Sriati1Nita Fitria1 1Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Padjadjaran </p><p> ABSTRAK </p><p>Stres merupakan suatu kondisi adanya tekanan fisik dan psikis akibat adanya tuntutan dalam diri dan lingkungan. Salah satu metode untuk mengatasi stres yaitu dengan hipnoterapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hipnoterapi terhadap tingkat stres mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Padjadjaran angkatan 2011. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen yang termasuk ke dalam pre test dan post test one group design. Analisa data statistik yang digunakan adalah Wilcoxon Match Pairs Test. Pengumpulan data menggunakan Instrumen SSI (student stress inventory) yang dijadikan alat ukur item stresnya. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah purposive sampling dengan jumlah responden 30 orang dari jumlah populasi 156 orang. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat penurunan tingkat stres responden sebelum dan sesudah dilakukan hipnoterapi. Penurunan tingkat stres terbukti dari prosentase tingkat stres normal setelah dilakukan hipnoterapi yaitu sebanyak 16 responden (53,33%) dari 0 responden (0%) pada tingkat stres normal sebelum dilakukan hipnoterapi. Berdasarkan penelitian ini hipnoterapi efektif menurunkan tingkat stres dan diharapkan dapat memberi masukan kepada institusi pendidikan, dan penelitian yang lain sehingga dapat mengatasi stres pada mahasiswa dengan hipnoterapi. </p><p> Kata Kunci: Hipnoterapi, Tingkat Stres, Mahasiswa FIK Unpad 2011 ABSTRACT </p><p>Stress is a condition of physical and psychological stress due to the demands of the self and the environment. One method to cope with stress is to hypnotherapy. This study aims to determine the effect of hypnotherapy for stress level students of the Faculty of Nursing University of Padjadjaran generation 2011. This type of study is an experiment which belong to the pre test and post test one group design. Analysis of statistical data used is the Wilcoxon Match Pairs Test. Instruments of data collection using SSI (student stress inventory) is used as a stress gauge item. Sampling techniques in the study was purposive sampling with the number of 30 people respondents from a population of 156 people respondents. Based on this research, there is a reduction in stress levels of respondents before and after hypnotherapy. Reduction in stress levels can be proved from the large percentage of the normal stress level after hypnotherapy as many as 16 respondents (53.33% from 0 respondent (0%) at normal stress level prior to hypnotherapy. Based on this hypnotherapy effectively lowers levels of stress and is expected to provide inputs to educational institutions, and other research so that it can cope with the stress on students with hypnotherapy. Keywords: Hypnotherapy, Stress Levels, Student of FIK Unpad 2011 </p></li><li><p>Bayu Hendriyanto Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Padjajaran (Jl.Raya Bandung-Sumedang Km. 21 Jtinangor-Sumedang) </p><p>email: bayu.hendriyanto@gmail.com No. HP 085273482998 </p><p>PENDAHULUAN </p><p>Mahasiswa menurut Knopfemacher (dalam Suwono, 1978) adalah merupakan </p><p>insan-insan calon sarjana yang dalam keterlibatannya dengan perguruan tinggi (yang </p><p>makin menyatu dengan masyarakat), dididik dan diharapkan menjadi calon-calon </p><p>intelektual. </p><p>Karena itu mahasiswa perlu memiliki paradigma, kepribadian , dan jiwa yang </p><p>baik untuk kuat menghadapi setiap masalah yang dihadapi. Dalam kehidupan sehari-</p><p>hari, mahasiswa tidak mungkin dapat terhindar dari banyaknya persoalan yang </p><p>seringkali berujung pada stres. </p><p>Berdasarkan temuan WHO, stres merupakan masalah kesehatan masyarakat </p><p>nomor empat di dunia dan akan menjadi nomor dua pada tahun 2020. Pada tahun 1995, </p><p>penderita non psikotis di Indonesia seperti stres dan kecemasan sekitar 80 diantara 100 </p><p>orang penduduk (Depkes, 1995). </p><p>Gadzella (2001) mengemukakan bahwa ada lima kategori stresor yang dialami </p><p>oleh mahasiswa yaitu frustasi, konflik, tekanan, perubahan-perubahan, keinginan diri. </p><p>Tingkat stres yang timbul akan sangat bervariasi pada tiap individu. Hal ini dipengaruhi </p><p>oleh fungsi fisiologis, kepribadian, karakteristik perilaku, dan karakteristik stresor yang </p><p>dialami yang mencakup intensitas, durasi, cakupan, jumlah, dan sifat stresor itu sendiri. </p><p>Sistem pembelajaran yang dikembangkan Fakultas Ilmu Keperawatan </p><p>Universitas Padjadjaran menggunakan pendekatan Student Centre Learning yang </p><p>menuntut mahasiswa untuk aktif belajar sehingga mampu mencapai kompetensi </p><p>pembelajaran yang diharapkan. Metode yang digunakan bervariasi dengan melihat </p><p>kemampuan/kompetensi akhir dari setiap mata ajar. Small Group Discussion menjadi </p><p>metode utama pembelajaran yang wajib ada pada setiap mata kuliah untuk membantu </p></li><li><p>Bayu Hendriyanto Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Padjajaran (Jl.Raya Bandung-Sumedang Km. 21 Jtinangor-Sumedang) </p><p>email: bayu.hendriyanto@gmail.com No. HP 085273482998 </p><p>mahasiswa mengembangkan kemampuan baik dari pengetahuan, keterampilan dan </p><p>sikapnya yang dibantu oleh dosen fasilitator. Sejak semester awal mahasiswa Fakultas </p><p>Ilmu Keperawatan Universitas Padjadjaran sudah diperkenalkan dengan area kerja yang </p><p>akan mereka hadapi setelah bekerja dengan berbagai kegiatan yang ada pada mata </p><p>kuliah. (Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Tahun Akademik 2010/2011, FIK </p><p>Unpad). Berbeda dengan metode pembelajaran kebanyakan fakultas di Universitas </p><p>Padjadjaran yang masih menggunakan metode konvensional. </p><p>Dari hasil wawancara, mereka mengatakan penyebab stres yang sering dialami </p><p>adalah karena masa peralihan dari SMA ke perguruan tinggi, masalah interpersonal, </p><p>masalah intrapersonal, dan akademik. Banyak cara yang mereka atau mahasiswa </p><p>Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Padjadjaran angkatan 2011 lakukan dalam </p><p>menangani stres yang mereka alami seperti curhat kepada teman atau orangtua, </p><p>menangis, mendengarkan music, online di dunia maya atau internet, menenangkan </p><p>pikiran dan beragam cara yang dilakukan. </p><p>Hipnoterapi merupakan salah satu metode yang terbukti dan sangat efektif untuk </p><p>mengatasi stres. Memang ada beberapa metode yang selain hipnoterapi yang digunakan </p><p>untuk mengatasi stres tapi kurang efektif dan butuh waktu yang lama untuk bisa </p><p>merasakan perubahan yang signifikan. Kurang efektif karena metode yang lain tidak </p><p>menyentuh akar permasalahan dan hanya bermain di level pikiran sadar. Padahal </p><p>sumber stres pada seseorang itu tersimpan di pikiran bawah sadar (Zain, 2011). </p><p>Berdasarkan penelitian efektifitas hipnoterapi untuk penanganan stres </p><p>dibandingkan psikoanalisa dan behavior therapy. Psikoanalisa dengan 600 sesi terapi </p><p>untuk perbaikan 32%, Behavior Therapy dengan 22 sesi terapi untuk perbaikan 73% </p><p>dengan Hypnotherapy dan 6 sesi untuk perbaikan 93% (Barrios, 1970). </p></li><li><p>Bayu Hendriyanto Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Padjajaran (Jl.Raya Bandung-Sumedang Km. 21 Jtinangor-Sumedang) </p><p>email: bayu.hendriyanto@gmail.com No. HP 085273482998 </p><p>Fakultas Ilmu Keperawatan mempunyai Tim Pelaksana Bimbingan dan </p><p>Konseling FIK Unpad atau disingkat TPBK FIK Unpad yang merupakan layanan </p><p>kemahasiswaan untuk Setiap mahasiswa yang mempunyai permasalahan yang tidak </p><p>dapat dipecahkan oleh dosen PA (Pembimbing Akademik), maka dosen PA akan </p><p>merujuk pada Tim Bimbingan dan Konseling (TPBK) FIK Unpad. Hipnoterapi bisa </p><p>menjadi salah satu metode dalam menyelsaikan masalah mahasiswa Fakultas Ilmu </p><p>Keperawatan Universitas Padjadjaran diantara metode-metode yang sudah digunakan </p><p>oleh TPBK. </p><p>Berdasarkan latar belakang tersebut diatas, maka penulis memandang perlu untuk </p><p>dilakukan penelitian untuk menggali sejauh mana pengaruh hipnoterapi terhadap tingkat </p><p>stres mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Padjadjaran angkatan 2011. </p><p> Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hipnoterapi terhadap tingkat </p><p>stres mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Padjadjaran angkatan 2011. </p><p>Tujuan khususnya mengidentifikasi tingkat stres mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan </p><p>Universitas Padjadjaran angkatan 2011 sebelum hipnoterapi., mengidentifikasi tingkat </p><p>stres mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Padjadjaran angkatan 2011 </p><p>setelah hipnoterapi, mengidentifikasi pengaruh hipnoterapi terhadap stres mahasiswa </p><p>Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Padjadjaran angkatan 2011. </p><p>METODE PENELITIAN </p><p>Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimen dengan pendekatan one goup </p><p>Pretest-posttest design. Dalam rancangan ini digunakan satu kelompok subjek. Pertama-</p><p>tama dilakukan pengukuran, lalu dikenakan perlakuan untuk jangka waktu tertentu, </p><p>kemudian dilakukan pengukuran untuk kedua kalinya. Perbedaan hasil pengukuran </p></li><li><p>Bayu Hendriyanto Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Padjajaran (Jl.Raya Bandung-Sumedang Km. 21 Jtinangor-Sumedang) </p><p>email: bayu.hendriyanto@gmail.com No. HP 085273482998 </p><p>Pretes (01) dan pengukuran post tes (02) yaitu 02-01 adalah hasil dari efek eksperimen. </p><p>Variabel independen dalam penelitian ini adalah hipnoterapi. Variabel dependen dalam </p><p>penelitian ini adalah tingkat stres mahasiswa FIK Unpad 2011 </p><p>Hipotesis Penelitian, Ho : Tidak terdapat pengaruh hipnoterapi terhadap tingkat stres </p><p>pada mahasiswa Fakuktas Ilmu Keperawatan Universitas Padjadjaran Angkatan 2011, </p><p>Hi : Terdapat pengaruh hipnoterapi terhadap tingkat stres pada mahasiswa Fakuktas </p><p>Ilmu Keperawatan Universitas Padjadjaran Angkatan 2011. </p><p>Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan </p><p>Angkatan 2011 sebanyak 156 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan </p><p>dalam penelitian ini adalah Nonprobability sampling dengan pendekatan purposive </p><p>sampling. Dalam penelitian ini yang dilihat adalah pengaruh hipnoterapi terhadap </p><p>penurun tingkat stres mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Padjadjaran </p><p>Angkatan 2011 dengan teknik purposive sampling, maka yang dijadikan sampel 30 </p><p>mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Padjadjaran angkatan 2011 sesuai </p><p>dengan teknik purposive sampling. </p><p>Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner Student-life Stres </p><p>Inventory (SSI) dari Gadzella (2001), yang digunakan untuk mengukur tingkat stres. </p><p>Angket atau kuisioner ini harus dijawab oleh responden dengan lengkap dan jujur sesuai </p><p>dengan persepsi responden sehingga akan didapatkan data tentang tingkat stres yang </p><p>dialami responden. Selama pengisian kuesioner, peneliti mendampingi responden, </p><p>sehingga bila ada butir pernyataan yang tidak jelas dapat ditanyakan langsung. </p><p>Pengumpulan data dilakukan sebanyak dua kali, yaitu sebelum dan sesudah </p><p>dilakukannya hipnoterapi. </p></li><li><p>Bayu Hendriyanto Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Padjajaran (Jl.Raya Bandung-Sumedang Km. 21 Jtinangor-Sumedang) </p><p>email: bayu.hendriyanto@gmail.com No. HP 085273482998 </p><p>Pengolahan data untuk mendapatkan tingkat stres mahasiswa dilakukan dengan </p><p>cara menghitung total skor dalam skala untuk tiap responden. Skala tertinggi yang </p><p>mungkin didapat adalah 5 x K dan skala terendah yang mungkin adalah 1 x K, dengan </p><p>K = banyaknya item. Pada penelitian ini untuk mengukur tingkat stres mahasiswa </p><p>digunakan Student-Life Stres Inventory yang berisi 51 item pertanyaan. Dengan panjang </p><p>interval sebesar 40.8, maka batas pengkatagorian yang digunakan adalah sebagai </p><p>berikut: </p><p>Kriteria uji: </p><p>- Jika skor responden jatuh antara batas min (51) dan P20.0 (91.8) maka kesimpulannya </p><p>responden dikatagorikan memiliki tingkat stres normal. </p><p>- Jika skor responden jatuh antara batas P20.0 (91.8) dan P40.0 (132.6) maka </p><p>kesimpulannya responden dikatagorikan memiliki tingkat stres rendah. </p><p>- Jika skor responden jatuh antara batas P40.0 (132.6) dan P60.0 (173.4) maka </p><p>kesimpulannya responden dikatagorikan memiliki tingkat stres sedang. </p><p>- Jika skor responden jatuh antara batas P60.0 (173.4) dan P80.0 (214.2) maka </p><p>kesimpulannya responden dikatagorikan memiliki tingkat stres tinggi. </p><p>- Jika skor responden jatuh antara batas P80.0 (214.2) dan maks (255) maka </p><p>kesimpulannya responden dikatagorikan memiliki tingkat stres tinggi sekali. </p><p>Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik statistik non </p><p>parametrik Uji Wilcoxon Match Pairs Test yang digunakan untuk menguji hipotesis </p><p>komparatif dua sampel yang berpasangan dengan data berbentuk ordinal. </p></li><li><p>Bayu Hendriyanto Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Padjajaran (Jl.Raya Bandung-Sumedang Km. 21 Jtinangor-Sumedang) </p><p>email: bayu.hendriyanto@gmail.com No. HP 085273482998 </p><p>HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN </p><p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hipnoterapi terhadap tingkat </p><p>stres mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Padjadjaran angkatan 2011. </p><p>Penelitian dilaksanakan di Fakultas Ilmu Keperawatan pada tanggal 28 mei sampai 15 </p><p>Juni 2012, dengan mengambil jumlah sampel sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan </p><p>sampel dilakukan dengan cara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan </p><p>kuesioner Student-life Stres Inventory (SSI) dari Gadzella (2001). </p><p>Tabel. Tingkat Stres Sebelum dan Sesudah Hipnoterapi </p><p>Tingkat Stres </p><p>Sebelum Hipnoterapi Sesudah Hipnoterapi </p><p>Frequency Percent Frequency Percent </p><p>(f) (%) (f) (%) </p><p>Normal 0 0 16 53,33 </p><p>Rendah 13 43,33 12 40 </p><p>Sedang 14 46,67 2 6,67 </p><p>Tinggi 3 10 0 0 </p><p>Tinggi Sekali 0 0 0 0 </p><p>Total 30 100 30 100 </p><p>Pada table di atas menunjukan bahwa tingkat stres mahasiswa Fakultas Ilmu </p><p>Keperawatan Universitas Padjadjaran angkatan 2011 sebelum dilakukan hipnoterapi, </p><p>dari 30 responden, sebagian dari responden pada tingkat stres rendah (43,33%), </p><p>sebagian dari responden pada tingkat stres sedang (46,67%), sangat sedikit dari </p><p>responden pada tingkat stres tinggi (10%). Tidak seorangpun dari responden pada </p><p>tinggkat stres normal dan tinggi sekali. Setelah dilakukan hipnoterapi menunjukan </p></li><li><p>Bayu Hendriyanto Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Padjajaran (Jl.Raya Bandung-Sumedang Km. 21 Jtinangor-Sumedang) </p><p>email: bayu.hendriyanto@gmail.com No. HP 085273482998 </p><p>bahwa tingkat stres mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Padjadjaran </p><p>angkatan 2011, dari 30 responden, sebagian dari responden pada tingkat stres normal </p><p>(53,33%), sangat sedikit dari responden pada tingkat stres rendah (40%), sebagian kecil </p><p>dari responden pada tingkat stres sedang (6,67%). Tidak seorangpun dari responden </p><p>pada tinggkat stres tinggi dan tinggi sekali. </p><p>Tabel Hasil Uji Wilcoxon Match Pairs Test </p><p>Zhitung p-Value Keputusan </p><p>-4,703 0,000 Ho = Ditolak </p><p> Berdasarkan tabel di atas hasil uji wilcoxon match pairs test diketahui bahwa hasil </p><p>uji tingkat stres pada mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Padjadjaran </p><p>angkatan 2011 pre-post dilakukan hipnoterapi adalah Ho ditolak. </p><p>Hasil analisis data yang dilakukan menunjukkan bahwa, Z = -4,703 ini terlihat </p><p>dari p-value. yang dihasilkan yaitu 0,000 yang artinya lebih kecil dari = 0,05. </p><p>Berdasarka...</p></li></ul>