gus impian

Click here to load reader

Post on 31-Jul-2015

75 views

Category:

Documents

12 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Prolog Pagi ini terlalu dingin, sedingin es yang baru dikeluarkan dalam kulkas, bahkan aktifitas para santri di pesantren Thoriqul Jannah, Gresik pun ikut terhambat. Namun yang menjadi penyebab utama terhambatnya aktifitas rutin mengaji kitab kuning dipesanten kali ini, tidak lain dan tidak bukan adalah suasana ndalem pesantran yang tiba-tiba memanas yang mengalahkan udara dingin pagi kala itu. Siapa lagi penyababnya kalau bukan putra bungsu Kyai Hafidz. Ahmad Zackyul Fuad. Astagfirullaahal adzim! Keterlaluan kamu, mau kamu apa? Kamu seperti melemparkan kotoran kemuka abah! Zacky tertunduk. Kyai Hafidz menarik nafas dalam-dalam, Kamu harus dihukum! Tapi, kegiatan berdakwah ndak hanya dilakukan di masjid atau majelis-majelis talim terpimpin saja, boleh dilakukan dimana saja, termasuk dipasar, atau... Diskotik? sahut kyai Hafidz tiba-tiba. Suasana semakin panas, tidak ada yang berani bersuara. Faid putra ke-4 kyai Hafidz orang ketiga yang ada disitu pun juga masih terdiam. Apa merayakan kelulusan dengan cara berpesta kediskotik itu yang kamu sebut berdakwa? Dakwa macam apa yang kamu bicarakan? suara kyai Hafidz mulai bergetar. Zacky kembali tertunduk, ia tidak bisa mengelak lagi, walau pun disana dia cuma minum air putih saja. Ia salah.

1

Abah sudah memutuskan hukuman kamu. Kamu harus masuk pesantren Roudlotul Istiqomah Mojokerto selama minimal 3 tahun dan ndak boleh ada seorang pun dalam pesantren itu yang tahu identitas diri kamu sebagai seorang putra kyai! Tiba-tiba Zacky merasa bibirnya bergetar, ia tidak pernah jauh dari lingkungannya sebelumnya, apa lagi tanpa nama abahnya. Abah, apa hukuman itu ndak terlalu berat untuk dik Zacky, apa ndak ada hadiah untuknya kerena mendapat nilai terbaik kelulusan ini? suara Faid akhirnya keluar. Insyaalloh masih ada, kamu boleh menjenguk dia 2 kali saat dia dipesatren! *** Disepertiga malam yang dingin, Zacky menyempatkan bangun dan menangis dalam sujud diatas sajadah sucinya. Ya Rob... Adakah sayang abah untukku.... Dikala jalanku bengkong darimu... Ya Rob... Ku rindu dekapan ummi.... Yang tlah berada disimu.... Sepasang mata yang memperhatikannya dari balik pintu kini tiba-tiba basah. Kyai Hafidz menangis.

2

HUKUMAN Buk Buk Santri baru, berani berulah, memangnya kalian ndak lihat, disetiap dinding kamar sudah ditempeli kalimat SANTRI DILARANG MEROKOK! Seorang ketua keamanan menghukum dua santri yang ketahuan merokok dengan memukulkan bambu di paha belakang mereka setelah sekurang-kurangnya berdiri 2 jam ditengah lapangan. Salah satu santri yang bernama Zacky hanya meringis kesakitan. Ketua pengurus keamanan yang bernama Malik itu menarik nafas panjang, sudah capek dengan kelakuan dua santri didepannya. Bulan terakhir ini saja sudah hampir 5 kali bolak-balik kantor keamanan. Santri lain kebanyakan hanya mengacuhkan mereka, mungkin terlalu biasa melihat mereka berdiri ditengah lapangan seperti hari ini. Malik menatap mereka kesal, Bersihkan seluruh WC dan kamar mandi pengurus sekarang juga! Iya kang...! sahut Arif, seorang santri dari Bojonegoro yang berdiri disebelah Zacky. Iya apanya Rif? Zacky mendelik tidak terima, Anak-anak yang dihukum kebanyakan disuruh membersihkan kamar mandi dan WC pengurus, apa kalian ndak pernah menjadi seperti kami, WC dan kamar mandi kami kotor dan ndak layak pakai, sedangkan kalian? Bagus, bersih dan selalu wangi! Malik tersenyum sinis, Ya sudah, lalu apa mau kalian? Kamar mandi kalian jumlahnya 15 plus 7 WC, sedangkan kamar mandi pengurus cuma 2 plus 2 WC...

3

Kami lebih memilih membersihkan kamar mandi dan WC kami! Ya terserah, lakukan pada jam 10 malam! Zacky hanya mendengus kesal, ia tau, ia harus melakukannya pada jam-jam dimana santri yang lain diperkirakan tidak menggunakan kamar mandi dan WC. Zacky menarik tangan Arif bergegas masuk kedalam kamar, rasanya tubuhnya sudah mulai matang, bagai mana tidak? Hampir 2 jam dia disengat terik matahari. *** Malam itu mereka berdua membersihkan kamar mandi santri, cuma berdua. Disaat semua santri sedang enak-enaknya menghadapi alam mimpi penuh godaan, mereka berdua harus menyelesaikan hukuman mereka. Tiba-tiba Arif yang menyikat kerak WC melemparkan sikatnya dengan kesal. Kenapa Rif? Masih tanya kenapa Zac? Apa kamu ndak lihat? Semua santri seakan mengejek kita dengan kenakalan kita yang ndak ada gunanya. Kamu masih bisa diunggulkan Zac, selain ketua kamar, otakmu juga cemerlang. Sedangkan aku? Mata Zacky tajam menatap sahabatnya dan kemudian kembali menyikat kerak-kerak bandel di kloset, Anggap saja ini amal kita pada semua santri yang ada disini. Saat semua bangun besok, mereka akan kaget, siapa yang membersihkan kamar mandi dan WC yang super jorok ini, maka namamu dan aku akan menjadi tokoh utamanya! goda Zacky tanpa menoleh sedikitpun. Kenapa ndak kamu iya kan saja hukuman dari kang Malik? Apakah kamu ndak ingin memberikan sesuatu untuk pondok kita ini? walaupun cuma kebersihan. Ingat! Kebersihan sebagaian dari iman!

4

Kamar mandi dan WC pengurus juga termasuk bangunan pondok! Arif tidak mau kalah. Zacky menarik nafas panjang, Kenapa kita harus beramal kepada orang kaya, padahal disamping kita ada yang lebih membutuhkan! Kebanyakan orang tua kita memberikan uang, gula atau apapun pada Romo Kyai, kenapa? Romo Kyai kaya, walau tidak secara dhohiriyah, diluar sana banyak yang lebih membutuhkan! Kali ini Zacky hanya terkikih, sahabatnya semakin kritis. Zacky...! Romo kyai termasuk jihad fiisabilillah, siapa yang ndak ingin dapat barokahnya, itu yang pertama. Yang kedua kita dititipkan dalam naungan pesantren ini, adakah yang bisa diberikan orang tua kita sendaknya menurut mereka sebagai timbal balik, walaupun ndak bisa ditimbal dan dibalik! Arif hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal karena sama sekali tidak mengerti, Oh ya, tadi kamu bilang, kita beramal, padahal kita sedang menjalankan hukuman, apa ini bisa dapat pahala? Bukan hanya terkikih, kali ini Zacky terbahak, sahabatnya begitu polos, Masalah pahala, kita serahkan pada Alloh azza wazalla, tapi kalau mau dilogika, bisa saja, contohnya kita makan, dalam makan ada yang disebut makan beribadah, ada juga yang disebut makan biasa saja! Arif mengambil kembali sikat yang tadi ia lemparkan dan kembali menyikat disebeleh Zacky sambil mendengarkan dengan baik.

5

Nah, makan yang terhitung ibadah contohnya, saya berniat makan agar nanti waktu mengaji tidak terganggu karena lapar dan jangan lupa membaca doa makan dulu. Insyaalloh terhitung ibadah dan barokah, sedangkan... Begitulah, dua sahabat itu seakan melupakan kejadian yang baru saja terjadi. Ah... Zacky kau memang terlalu segalanya. Pekerjaan mereka berakhir cukup larut, sekitar pukul 2 malam baru selesai. Setelah selesai mereka langsung mandi, kembali kekamar dan tidur, mereka belum tidur sama sekali. Zacky bangun tepat jam 03.10 Wib ketika melihat sahabatnya tengah meringkuk didalam sarungnya. Ia segera beranjak, bergegas menuju kamar mandi, tidak mau absen sholat tahajud. Ia sedikit terkejut ketika melihat kamar mandi yang begitu ramai, ah! Kenapa dia sama sekali tidak berfikir, pantas saja semua teman-temannya ingin mandi cepat-cepat, kamar mandi pagi ini super kinclong.

6

MALING Siang itu, selepas sholat Duhur, Zacky menyempatkan diri membaca comik conan yang ia beli kemarin dijalan Niaga, bekas memang, tapi sama sekali tidak mengecewakan bagi Zacky, isinya juga masih lengkap. Ia terbiasa melanggar peraturan-peraturan kecil pesantren, karena yang ia takuti hanya 3 peraturan yang membuatnya terputus dari sang Romo Kyai, pacaran, MD alias melarikan diri dan yang terakhir mencuri. Dalam salah satu tausiyah Romo Kyai Ahmad Syarif, ketiga itulah yang menyebabkan putusnya barokah dan sambungan pada Romo Kyai waktu diakhirat nanti, Zacky sampai merinding mendengarnya. Arif mendekatinya, Kesal sekali aku Zac, masak aku yang bersihin kamar mandi tapi sejak tadi ndak dapat antrian! Zacky menutup comicnya dan memperhatikan raut muka sahabatnya, Berarti kamu ndak ikhlas Rif, coba belajar ilmu ikhlas dari Fandy, film kiamat sudah dekat, ucap Zacky sambil mesam-mesem menggoda temannya. Kesel aku Zac, malah belum hafal satu bait pun Alfiah lagi! Zacky semakin terkikih, bukannya ia lupa, kalau masalah hafalan, Arif termasuk model yang lola (loading luama buanget), bahkan hampir seminggu sekali ia harus menerima hukuman berdiri dilapangan karena hampir setiap hari Arif jarang sekali memenuhi target hafalan yang ditentukan pondok yang minimal 5 bait Alfiah. Kamu udah dapat berapa bait Zac? Cuma 15! Arif melotot, Cuma? Berarti kamu tinggal 100 bait lagi khatam 1002 Zac, hebat! Bisa khatam kelas 1 Aliyah!

7

Tiba-tiba Arif menggeser duduknya lebih dekat lagi dengan Zacky, Kita ngomong berdua aja ya! ucapnya berbisik didekat telingga Zacky, Sebenarnya pakek dukun apa sih kok bisa cepet banget hafalannya? Wkwkwkwkw... Zacky terbahak, pertanyaan Arif yang rada-rada itu sampai membuatnya sakit perut. Serius Zac...! Brak Hantaman pintu itu mengagetkan mereka berdua, bukan mereka berdua tapi seisi kamar yang kurang lebih 20 orang. Kenapa Lif? seru Zacky dari pojok. Alif, salah satu teman kamarnya menghantam pintu dengan emosional. Kalian tahu gus Rahmad? Itu gus rese dari Madura, masak dia nyerobot antrianku, padahal aku sudah berdiri disana hampir satu jam... Alif bercerita sana-sini tentang perasaannya yang kesal. Gus Rahmad itu siapa? Astagfirullaahal adzim Zac! Kamu ndak tau gus Rahmad? Itu artis pondok yang selalu semena-mena dan cari sensasi aneh. Dia itu anak dari teman baik gus Hasan, putra pertama Romo Kyai Syarif Hidayat. Seakan mengerti, Zacky hanya manggut-manggut. Setelah lama didengarkan, lama-lama kumpulan anak yang diketuai Alif itu berubah jadi ghosipan, perasaan Zacky jadi tidak tenang, bukannya membicarakan sesama muslim itu seperti makan bangkai saudaranya sendiri walaupun niatnya cuma curhat tapi ini sudah terlalu jauh menurut Zacky. Kita kewarung mbah Dul yuk! ajaknya.