edgar ellen hewan langka

Click here to load reader

Post on 24-Jan-2016

258 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

meh

TRANSCRIPT

  • Si Kembar NakalKenakalan Hdgar dan HJlen sudah terkenal di kota Nod's Limbs. Kali

    ini, si kembar nakal itu mulai bosan dengari kenakalan yang "biasa-biasasaja". Mereka ingin membuat sesuatu yang luar biasa, namun itu butuhbiaya.

    "layangan acara televisi memberi mereka ide untuk membuka tokohewan langka agar bisa mendapat banyak uang. Berhasilkah si kembar;menjalankan aksi mereka

  • menjalankan aksi merekaSimak rencana gila mereka untuk mendapatkan hewan paling langka

    di dunia!Text & illustrations copyright2DD3 by Star Farm Production, inc All

    rights reserved Hak terjemahan ada pada Penerbit Matahati Diterbitkanoleh Penerbit Matahati email: info@penerbitmatahati.com website:www.penerbitmatahati.com Penerjemah: Febry E.S.

    Penyunting: Eka Tata letak: CaderaDesign Cetakan pertama: Maret2DD7 Cetakan kedua: Mei 2007 Cetakan ketiga: Juli 2007 Cetakankeempat: Maret 2008 Judul asli: EDGAR & ELLEN:

    Rare Beast by Charles OgdenBUKU INI KUPERSEMBAHKAN kepada Rick, untuk pohon-pohon yang kautanam tiga tahun lalu (yang sudah aku tebang untuk kayu bakar),kepada Sara, atas kiriman pakaian hangat yang bisa kupakai di

    musim dingin,kepada Kat, atas senandungmu,kepada Trish, yang selalu memaksaku sarapanMaaf atas segala kebisingan.CHARLESYO petualangan goKil menantiAwalnya ... 91. Selamat Datang di Nod's Limbs, Kawan ... 112. Bagian yang Tidak Baik ... 153. Si Kembar ... 194. Petak-Umpat ... 235. Perlu Sesuatu yang Baru ... 276. Berbagai Kemungkinan ... 317. Pet ... 338. Siaran Hari Ini ... 379. Aha! ... 41ID. Heimertz ... 4511. Mengendap-endap dan Menyelinap ... 4912. Di Ruang Bawah Tanah ... 5713. Sedikit Musik Malam Hari ... 6114. Toko Hwan Eksotis ... 6515. Hilang ! ... 6916. Berjualan ... 7117. Pindah ... 7918. Tukang Susu ... 8319. Berkeliling ... 89 2D. Hati-Hati! ... 9321. Si Ahli Binatang Langka ... 9922. Mesin Keberuntungan Nomor 7 ... 10923. Kelompok Pencari ... 11324. Biang Keladi ... 11925. Berkelahi ... 12126. Ular Tetaplah Ular ... 12327. Penarik Perhatian ... 12728. Mandi ... 12929. Tidak Lagi Berjualan ... 13330. Akhir Siaran ... 137

  • AwalnyaUdara malam yang hangat terasa lembab dan menggantung di atas

    kota seperti selembar lap basah. Malam sudah sangat larut, sudah lewattengah malam, dan satu-satunya suara yang terdengar adalah suarajangkrik diselingi suara burung hantu.

    Di tepi sungai, dua sosok bayangan manusia seolah menari di atasatap jembatan. Tangan dan kaki mereka bergerak-gerak menjagakeseimbangan tubuh di atas bubungan yang tinggi. Mereka membentukbayangan yang berputar-putar dengan latar belakang langit malam.

    "Awas, Ellen, kamu mengenai aku!""Kalau saja kamu tidak lupa bawa senter, aku pasti bisa melihat apa

    yang sedang aku kerjakan.""Ah, kamu bisa melihat dengan jelas seperti aku. Tapi kamu memang

    sengaja.""Uups!" kata Ellen sambil menyapukan kuasnya ke wajah Edgar."Kamu akan menyesal melakukannya," gumam Edgar sementara cat

    berwarna merah menetes dariujung dagunya."Hus, aku sudah hampir selesai."Ellen menyelesaikan huruf terakhirnya dan berdiri untuk memastikan

    bahwa dia sudah menulis dengan ejaan yang benar."Kamu lupa tanda serunya!" kata Edgar sambil menuangkan sisa cat

    ke atas kepala kakaknya.Edgar dan Ellen saling menjegal hingga jatuh terguling dari atap dan

    tercebur ke sungai yang ada di bawahnya. Mereka berdiri di tengah sungaiyang dalamnya sepinggang, sekujur tubuh basah dan cat merah yangmembuat mereka seperti terluka parah, kedua anak kembar itumengagumi hasil pekerjaan mereka.

    "Aku suka itu.""Memang sekarang kelihatan jauh lebih bagus."Setelah itu mereka merangkak pulang sambil berbicara di tengah-

    tengah suara jangkrik dan burung hantu.l. Selamat Datang di Nod's Limbs, KawanHampir seluruh bagian Nod's Limbs merupakan daerah yang

    menyenangkan untuk ditinggali. Kota ini tidak besar, tapi juga tidak kecil.Sesungguhnya, daerah ini merupakan kumpulan tempat bersejarah danpusat perbelanjaan yang menarik. Running River yang mengalirmembelah pusat kota, sebenarnya lebih tepat bila disebut Walking Streamatau Crawling Trickle karena sungai ini tidak besar dan arusnya juga tidakderas. Tujuh jembatan beratap memudahkan masyarakat dan kendaraanuntuk menyeberangi sungai itu. Penduduk kota sangat bangga denganjembatan beratap mereka. Sekarang ini jarang sekali kita bisamenemukan kota yang memiliki satu jembatan beratap, sementara diNod's Limbs ada tujuh. Jembatan-jembatan itu kelihatan seperti kandangbesar berwarna merah yang membentang di atas sungai. Bentuk merekasama, kecuali warna atapnya.

    Di setiap jembatan memiliki kata-kata yang di-tulis dengan huruf cetak besar berwarna putih. Pada masing-masing

    sisi ada satu kata. Bila kamu melakukan perjalanan sepanjang FlorenceBoulevard, maka pada setiap jembatan ada sebuah pesan. Pesan-pesan

  • yang ada pada satu jembatan berbeda dengan jembatan yang lain,tergantung tujuanmu. Bila kamu berjalan dari timur ke barat, maka tulisandi atap jembatan adalah "selamat datang di nod's limbs teman, tinggalahsebentar." Pesan yang ada dari arah barat ke timur adalah "datanglah lagiteman dan berhati-hati di jalan." Tapi, karena kamu juga dapat masuk keNod's Limbs dari barat sama mudahnya dengan dari timur, dan jugasebaliknya, pesan-pesannya menjadi tidak masuk akal. Meskipun kamumungkin akan menerima ucapan "selamat datang" pada waktu pergi, dandisambut dengan "datanglah lagi" ketika tiba, penduduk Nod's Limbs tidakterlalu peduli karena menurut mereka pesan-pesan itu kelihatan menarik.

    Tapi, betapa pun pun terhormatnya suatu kota, bila kota itu cukupbesar biasanya akan menimbulkan apa yang orang sebut "bagian kotayang baik" dan "bagian kota yang tidak baik."

    "Bagian kota yang baik" adalah tempat tinggal penduduk yang jujurdan bekerja keras. Jalan-jalannya bersih, taman-tamannya terawat rapi,dan masyarakat lalu-lalang dengan senyum di wajah mereka sambilmenyapa ramah pada tetangga mereka.

    Sedangkan di "bagian kota yang tidak baik", tidak ada orang yangmenatap mata orang lain

    ketika berpapasan di jalan. Bagian kota ini merupakan tempat tinggalmasyarakat yang tidak terhormat, yaitu mereka yang tidak ragu-ragumerusak milik orang lain - mereka adalah orang-orang yang akanmengubah ucapan ramah kota mereka dengan kata-kata kasar seperti"selamat datang di nod's limbs yang bau teman, jangan memberi makankepada binatang" dan "jangan pernah datang lagi." Jalan-jalan di bagiankota ini dipenuhi sampah dan kotoran, rumah-rumahnya gelap, rusak, dankotor.

    Nod's Limbs sebenarnya cukup luas sehingga memiliki "bagian kotayang baik" dan "bagian kota yang tidak baik," dan kamu mungkin berpikirbahwa kedua "bagian" itu sama luasnya. Tidak demikian di Nod's Limbs.

    "Pekerjaan yang jujur untuk upah yang halal" adalah paham yangdianut sebagian besar penduduk kota, dan karena dedikasi inilah makahampir sebagian besar wilayah Nod's Limbs bisa dianggap sebagai"bagian yang baik."

    Hampir seluruhnya, kecuali satu bagian kecil yang terletak di ujungkota.

    2. Bagian Yang Tidak BaikKalau kamu berjalan ke arah selatan melewati Nod's Limbs, melalui

    taman-taman dan pepohonan serta deratan rumah yang terawat rapi,kemudian lewat kebun binatang, SMU dan rumah sakit, dan akhirnyaperbukitan hijau di mana terletak pemakaman Nod's Limbs, maka kamuakan tiba di Ricketts Road.

    Ricketts Road membentang di sepanjang tepi hutan suaka alamBlack Tree mulai dari ujung timur kota hingga ke arah barat. Jalan inimemiliki dua jalur yang indah. Departemen Pemeliharaan Nod's Limbstelah melakukan tugas yang luar biasa dalam menjaga kebersihan jalanserta keindahan tanaman yang ada di tepi jalan.

    Namun, setelah melewati daerah pertemuan antara bagian belakangpemakaman dan Ricketts Road ada persimpangan jalan sempit yangtidak tersentuh oleh Departemen Pemeliharaan. Jalan itu tidak

  • mempunyai nama atau pun petunjuk jalan dan keadaannya benar-benarrusak. Begitu rusaknya sehingga jarang sekali dilalui orang karena sangatberbahaya bagi pejalan kaki maupun kendaraan.

    Jalan itu berakhir di depan sebuah rumah yang sangat tinggi dankecil. Begitu tingginya hingga kamu bisa jatuh ke belakang ketikaberusaha memandang puncak rumah itu. Dua buah jendela lengkungyang terdapat di atas rumah itu memberi kesan seolah-olah bangunanseperti memandangmu.

    Di atas kedua jendela itu ada kubah berwarna gelap di mana padapuncaknya terpancang tiang-tiang besi tempa dan sebuah jendela bundarkecil tepat di tengah kubah yang kelihatannya seperti mata yang ketiga.

    Dan warnanya! Terus terang saja, kurang menarik! Hanya ada satukata untuk rumah ini, yaitu kelabu. Setiap bagian dari rumah ini berwarnaabu-abu. Mulai dari batu yang terletak paling bawah hingga ke ujung tiang-tiang yang ada di atapnya. Warna abu-abu pada bingkai pintu danjendelanya yang sudah tua begitu gelap sehingga kelihatan seperti hitam.Atapnya yang terbuat dari sirap tampak seperti bagian dalam tungku yangtidak terawat. Beberapa daun jendelanya yang rusak menggantung padaengselnya, bergerak-gerak tertiup angin yang senantiasa berhembus disekitar bangunan tinggi itu.

    Dan bila kamu mendekati rumah itu hingga ke tangga terasnya, makakamu akan membaca satu kata aneh yang terukir pada sebilah batu yangdiletakkan tepat di atas pintu. Tulisan itu dipahat dengan huruf yang rapiseperti yang biasa terdapat pada batu nisan, bunyinya:

    Sebuah kata yang kedengarannya lucu tapi memiliki arti yang sama sekali tidak lucu. Schadenfreude berarti "kenikmatan datang dari penderitaan orang lain." Semboyan yang memang pas untukpenghuni rumah ini.

    Dan, mungkin, kata itu juga merupakan peringatan bagi siapa punyang lewat di depan rumah itu yang memiliki rasa ingin tahu.

    3. Si KembarMenjulang dan memantulkan bayangan yang panjang, rumah ini

    hampir tidak pernah menarik perhatian orang untuk mendekat danm