dasar kedewasaan kristiani

Download Dasar Kedewasaan Kristiani

Post on 14-Jul-2015

911 views

Category:

Documents

3 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Dasar Kedewasaan KristianiDiterbitkan oleh: Badan Pelayanan Nasional - Pembaharuan Karismatik Katolik - Indonesia Cetakan Pertama, Maret 2006 Nihil obstat: Jakarta, 2 November 2005 RD. Stefanus Maria Sumardiyo Adipranoto Pr. Imprimatur: Bogor, 19 Desember 2005 + Cosmas Michael Angkur OFM Uskup Bogor, Episcopal Advisor BPN Hak Cipta Dilindungi Undang-undang Setiap kutipan ke dalam buku lain harus dengan ijin tertulis dari Badan Pelayanan Nasional - Pembaharuan Karismatik Katolik - Indonesia. Rancang Sampul: Andreas Ambar Purwanto Ilustrasi: Hermano Leon Setting: Andreas Ambar Purwanto

Seri Buku Pegangan Badan Pelayanan Nasional - Pembaharuan Karismatik Katolik - Indonesia: 1. Seminar Hidup Baru Dalam Roh 2. Seminar Pertumbuhan Rohani 3. Dasar Kedewasaan Kristen 4. Prinsip-prinsip Pemuridan 5. Kepemimpinan Rohani Dan Bekerja Sama Sebagai Pemimpin

2

Daftar IsiKata Pengantar Bagaimana Cara Menyampaikan Dasar Kedewasaan Kristiani? Uraian I. Mencintai Tuhan Allah Uraian II. Cinta Kasih Kristiani Uraian III. Iman Kepercayaan Uraian IV. Bimbingan Allah Uraian V. Dunia dan Persekutuan Kristiani Uraian VI. Mengatasi Kedagingan Uraian VII . Memperbaiki Pelanggaran atau Kesalahan Uraian VIII. Mengatasi Pekerjaan Roh Jahat atau Setan 5 7 18 31 43 57 75 91 107 123

3

Dasar Kedewasaan Kristiani

4

Kata PengantarSetelah bertahun-tahun Pembaharuan Katolik di Indonesia mengadakan pembinaan dan pengajaran dari berbagai sumber maka kita mempunyai buku pegangan yang sudah tidak asing lagi. Sekarang buku Dasar Kedewasaan Kristiani ini sudah resmi menjadi buku yang diakui. Semoga bahan ini dapat bermanfaat dan dipergunakan untuk membina dan melatih peserta segenap warga karismatik Katolik di keuskupan dan paroki kita masing-masing. Selamat berkarya, selamat melayani. Tuhan memberkati kita semua. Jakarta, 10 Februari 2006

Joseph Tedjaindra Koordinator

Anton Gunardi, MSF Co-moderator

5

Dasar Kedewasaan Kristiani

6

Bagaimana Cara Menyampaikan Dasar Kedewasaan Kristen?Dasar bagi kedewasaan Kristiani adalah serangkaian dasar, petunjuk dalam cara pengajaran yang praktis terutama bagi orang-orang yang baru memasuki kehidupan Kristen sepenuhnya dalam kekuatan Roh Kudus. Pelajaran ini dikembangkan dalam beberapa tahun oleh The Word of God, yaitu suatu badan Karismatik Kristen Oikumene, di Ann Arbor, Michigan. Bersama-sama dengan Seminar Pembaharuan Kehidupan dalam Roh, yang memberikan pengantar bagi kehidupan Kristiani dan dibaptis dalam Roh, dasar bagi kedewasaan Kristiani telah membuktikan cara yang efektif dalam mengarahkan manusia pada kehidupan Kristiani dan hidup dalam masyarakat Kristen. Pelajaran ini terutama berguna sebagai kelanjutan dari Seminar Hidup Baru dalam Roh. Setelah seminar, banyak orang dibekali pengertian dasar tentang hidup Kristiani, mereka mengalami secara nyata kehadiran Allah dalam hidupnya, dan berhasrat untuk lebih berkembang dalam hidup Kristiani. Mereka mungkin telah dibaptis dalam Roh Kudus, tetapi mereka tidak dilengkapi sepenuhnya sebagai seorang Kristen. Mereka belum dewasa dalam Kristus (Kolose 1:28). Masih banyak yang harus mereka pelajari, dan banyak bidang yang mana dapat mereka kembangkan. Bagi mereka yang baru saja memasuki kepenuhan hidup dalam Roh, biasanya mempunyai kebutuhan pokok yang utama. Antara lain: 1. Mereka memerlukan pengertian dasar tentang hidup Kristiani 2. Mereka juga membutuhkan bantuan dalam mengatasi persoalan pribadi. Dasar bagi kedewasaan Kristiani dibagi dalam 2 bagian yang ditujukan secara langsung kepada kedua kebutuhan ini.7

Dasar Kedewasaan Kristiani

Keempat dari pembicaraan dalam bagian pertama adalah penyataan positif mengenai dasar dari hidup Kristiani. Termasuk dalam bagian ini adalah pembicaraan mengenai: mengasihi Allah, mencintai sesama, perkembangan iman dan menerima petunjuk dari Tuhan. Bagian ini mengutarakan dengan jelas dan matang tentang cita-cita Kristiani. Bagian kedua memfokuskan persoalan-persoalan dan kesukaran-kesukaran untuk mencegah kaum Kristen dari kehidupan yang meninggalkan cita-cita hidup Kristiani, akan diutarakan pada bagian pertama. Keempat, pembicaraan mendiskusikan empat sumber persoalan manusia: dunia, daging, kesalahan atau dosa dan setan (pengaruh jahat). Bagian kedua akan membantu orang-orang melokalisir asal mula timbulnya masalah-masalah khusus ini dan mulai mengatasi masalahmasalah tersebut. Bagian kedua ini tidak hanya meningkatkan kebijakan individu-individu Kristen, tetapi juga membantu membawa persoalan pribadi agar dapat dikendalikan. Bagian I Keempat pembicaraan dalam bagian pertama merupakan suatu pernyataan tentang unsur dasar hidup Kristiani. Kedua pembicaraan pertama berisikan mengenai Cinta Kasih: yaitu ciri khas sifat utama hubungan 2 hukum utama dari unsur Tuhan dan sesama. Yesus memisahkan 2 hukum utama dari unsur terpenting dalam Kitab Suci Yahudi, yaitu keduanya tentang hukum Cinta Kasih. Cintailah Tuhan Allahmu dengan segenap hati, jiwa, dan akal budimu. Ini merupakan hukum yang pertama dan utama. Dan hukum yang kedua menyerupai hukum yang pertama, yaitu: Cintailah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum ini keseluruhannya mencakup hukum Taurat dan kitab para Nabi (Mateus 22: 33-40). Mencintai Tuhan berarti mengutamakannya dan berhasrat dengan segenap hati untuk bersama-sama dengan Dia, semua perbuatan hanya untuk memuji dan memuliakanNya. Demikian pula orang-orang Kristen terpanggil untuk mengasihi satu sama lain, melayani dan berkorban tanpa syarat. Umat yang baru mengalami pembaharuan hidup dalam Roh mengetahui tentang kebaikan8

Bagaimana Cara Menyampaikan Dasar Kedewasaan Kristen?

Tuhan dan cinta kasih Kristiani, tetapi mereka jarang sekali mengerti kewajiban, persembahan dan tenaga yang Tuhan inginkan dari mereka. Bagian pertama dari pelajaran dasar bagi kedewasaan Kristiani menolong untuk pengabaran tentang citacita dari kehidupan Kristiani, dan juga memberikan petunjukpetunjuk praktis tentang bagaimana cara seorang Kristen mencintai. Kedua pembicaraan selanjutnya mengenai keimanan dan pedoman. Tumbuh dalam keimanan dan memperoleh petunjuk, keduanya penting untuk mengikuti Tuhan untuk hidup intim di antara umatNya. Sebagaimana Tuhan berjalan-jalan dengan Adam dan berada di Tabernakel di tengah-tengah umat Israel, mengajar dan menyembuhkan orang Yudea dan Galilea, dengan demikian Tuhan menginginkan untuk tinggal di antara umatNya sekarang. Jika kaum Kristiani benar-benar ingin tinggal dalam Tuhan, mereka harus mengikuti petunjuk Tuhan seperti orang Israel mengikuti awan dan tiang-tiang api. Mereka harus percaya kepada sabda Tuhan seperti Musa. Bagian pertama dari pelajaran ini menolong orang Kristen untuk berkembang dalam menerima petunjuk Tuhan dan mempunyai pengharapan iman. Empat bagian yang penting khususnya untuk orangorang Kristen di abad modern ini yang kehidupannya diperbaharui oleh Roh, yaitu: 1. Cintailah Tuhan 2. Cintailah sesamamu manusia 3. Iman 4. Pedoman Masyarakat pada abad ke-21 ini telah mengembangkan kerohanian golongan non-Kristen dan pandangan moralnya, sheingga menyebabkan kesalahpahaman tentang ke-Kristenan, terutama tentang cinta kasih, iman dan pedoman Kristiani. Masyarakat modern condong memberikan pandangan pada hal tersebut di atas dalam bentuk perasaan, kebudayaan kita juga telah kehilangan pengertian tentang kewajiban Kristiani yang mendasari kehidupan kita. Seorang Kristen yang baru saja dibaptis dalam Roh Kudus dapat dengan baik mengikuti beberapa9

Dasar Kedewasaan Kristiani

petunjuk mengenai penempatan perasaan dengan semestinya di dalam kewajiban murni Kristiani. Bagian pertama menyajikan petunjuk ini. Bagian II Keempat uraian selanjutnya dalam pelajaran ini adalah bagian yang mengungkapkan persoalan pribadi. Orang yang mengikuti Seminar Pembaharuan Hidup dalam Roh, kadangkadang mempunyai pengharapan yang terlalu tidak masuk akal sebagai akibat pembaptisan dalam roh. Kekecewaan dapat terjadi setelah seminar tersebut, apabila ia mendapatkan pesan pribadi yang telah dideritanya beberapa tahun dan belum dapat terhapuskan. Ia akan berpikir: Mengapa saya masih mengalami tekanan, takut atau merasa bersalah? Dapatkah saya bebas? Orang perlu meninjau persoalan mereka dan kemungkinan-kemungkinannya untuk menyelesaikannya secara Kristiani. Orang Kristen sering secara tidak kritis mengambil caracara pengamatan dan menangani persoalan pribadi yang dikaitkan dengan keadaan masyarakat yang berlaku saat ini. Seringkali cara-cara itu tidak benar. Misalnya, Anda mempunyai persoalan dikarenakan orangtua Anda memperlakukan Anda secara tidak baik sewaktu Anda masih kecil. Anda mendapatkan persoalan ini karena Anda tidka mencintai diri Anda sendiri. Analisa ini kadang-kadang berguna tetapi tidak mengindahkan realitas kerohanian. Oleh sebab itu tindakan ini tidak dapat menjernihkan persoalan secara tuntas. Setiap umat Kristen harus berlajar menelaah persoalanpersoalannya menurut kebenaran wahyu dan kebijaksanaan Kristiani. Bahkan hingga kini orang-orang Kristen yang telah mempunyai pegangan realitas kerohanian sering menelaah persoalan dengan cara yang termudah saja. Sebagian dari mereka menganggap setiap kesalahan, dosa, dan kejadian yang tidak menyenangkan adalah pekerjaan roh jahat. Di pihak lain berpendapat bahwa kelemahan-kelemahan dalam dirinya adalah tanggung jawabnya sendiri tanpa mengindahkan pengaruh dari keadaan duniawi dan roh jahat. Sekali lagi ditekankan bahwa kebenaran akan kedua pandangan10

Bagaimana Cara Menyampaikan Dasar Kedewasaan Kristen?

tersebut tidak mutlak benar. Umat Kristen harus mempunyai keseimbangan, ketelitian, penerangan rohani untuk mengerti akan sumber-sumber persoalan pribadi. Mereka juga harus mengetahui bagaimana menghadapi problem-problem tersebut. Kebijaksanaan dunia, pemecahan soal yang sederhana secara Kristen juga belum mencukupi, apa yang dibutuhkan kaum Kristen adalah kepekaan

Recommended

View more >