cdi 1.docx

2
Dengan memodifikasi platina menjadi CDI, maka masalah-masalah tersebut akan bisa ditanggulagi, karena CDI bisa menghasilkan arus listrik yang kuat dan stabil tanpa harus melakukan perawatan yg rutin dan baterai yg bagus. Teknologi sistem pengapian CDI saat ini sudah berkembang dengan pesat mengikuti perkembangan sepeda motor yg cukup variatif, sehingga bisa memudahkan untuk memodifikasi motor tua sobat dengan mengganti platina menjadi CDI. Sebelum sobat memulai memodifikasi motor kesayangan sobat, berikut langkah-langkah yg harus dipersiapkan : 1. Tentukan jenis sumber tegangan/arus yg akan digunakan, arus AC atau DC karena CDI yg akan digunakan erat kaitanya dengan jenis sumber arus/tegangannya (CDI AC atau CDI DC) 2. Misalkan motor sobat adalah C-70 atau CB,dimana dulunya menggunakan sistem pengapian platina DC (sumber arus listrik), dimana komponenya terdiri dari : baterai, platina, kondensor, coil, kunci kontak dan spull dinamo pengisian sebagai pemasok sumber arus ke baterai. Sobat bisa memodifikasi menjadi sistem pengapian CDI dengan cara sbb: Jika menggunakan CDI AC, maka sobat harus membuat atau menambah spull dinamo pengapian pada generatornya, karena sumber pengapian CDI AC berasal dari dinamo/spull pengapian. Kalo dinamo/spull pengapian sudah dibuat maka siapkan komponen yang lain, seperti : CDI jenis AC (grand,supra,Astrea 800), coil grand/supra/As-800, dudukan tempat spull fulsar yg berfungsi sebagai ATU (Automatic Timing Unit). 3. Setelah semua siap, maka langkah selanjutnya adalah merangkai instalasi sistem pengapiannya dari dinamo/spull, CDI, Kunci Kontak, coil dan busi sebagai berikut : 4. Membuat dudukan spull fulsar sebagai pengganti ATU yg digunakan pada pengapian platina, diamana ATU pada platina

Upload: agus-wahyu-indrajid

Post on 15-Sep-2015

217 views

Category:

Documents


3 download

TRANSCRIPT

Dengan memodifikasi platina menjadi CDI, maka masalah-masalah tersebut akan bisa ditanggulagi, karena CDI bisa menghasilkan arus listrik yang kuat dan stabil tanpa harus melakukan perawatan yg rutin dan baterai yg bagus.Teknologi sistem pengapian CDI saat ini sudah berkembang dengan pesat mengikuti perkembangan sepeda motor yg cukup variatif, sehingga bisa memudahkan untuk memodifikasi motor tua sobat dengan mengganti platina menjadi CDI.

Sebelum sobat memulai memodifikasi motor kesayangan sobat, berikut langkah-langkah yg harus dipersiapkan :1. Tentukan jenis sumber tegangan/arus yg akan digunakan, arus AC atau DC karena CDI yg akan digunakan erat kaitanya dengan jenis sumber arus/tegangannya (CDI AC atau CDI DC)2. Misalkan motor sobat adalah C-70 atau CB,dimana dulunya menggunakan sistem pengapian platina DC (sumber arus listrik), dimana komponenya terdiri dari : baterai, platina, kondensor, coil, kunci kontak dan spull dinamo pengisian sebagai pemasok sumber arus ke baterai. Sobat bisa memodifikasi menjadi sistem pengapian CDI dengan cara sbb: Jika menggunakan CDI AC, maka sobat harus membuat atau menambah spull dinamo pengapian pada generatornya, karena sumber pengapian CDI AC berasal dari dinamo/spull pengapian. Kalo dinamo/spull pengapian sudah dibuat maka siapkan komponen yang lain, seperti : CDI jenis AC (grand,supra,Astrea 800), coil grand/supra/As-800, dudukan tempat spull fulsar yg berfungsi sebagai ATU (Automatic Timing Unit).

3. Setelah semua siap, maka langkah selanjutnya adalah merangkai instalasi sistem pengapiannya dari dinamo/spull, CDI, Kunci Kontak, coil dan busi sebagai berikut :

4. Membuat dudukan spull fulsar sebagai pengganti ATU yg digunakan pada pengapian platina, diamana ATU pada platina merupakan sentrifugal advancer yg berfungsi untuk menepatkan pengapian sesuai putaran mesin. Kita bisa menggunakan dudukan platina yg dirubah sedemikian rupa untuk dudukan spull fulsar,,dan menambahkan sebatang besi yg dibaut pada poros camshaft, yg panang batang besi tersebut dibuat hampir bersentuhan dengan inti besi pada spull fulsar. Pemasangan batang besi tersebut harus segaris dengan tanda T pada magnit dengan coakan blok pada tutup blok magnit..pada tanda yg seperti ini posisi batang besi mengahadap inti besi spull fulsar.