ad art ilmiki

of 22 /22
ANGGARAN DASAR IKATAN LEMBAGA MAHASISWA ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (ILMIKI) BAB I NAMA, WAKTU, DAN TEMPAT KEDUDUKAN Pasal 1 Organisasi ini bernama Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia yang selanjutnya disingkat ILMIKI. Pasal 2 ILMIKI dideklarasikan di Surabaya pada tanggal 24 September 2000. Pasal 3 ILMIKI berkedudukan di Student Center Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia. BAB II AZAS Pasal 4 ILMIKI berazaskan Tri Dharma Perguruan Tinggi. BAB III BENTUK, STATUS, DAN SIFAT Pasal 5

Author: saktya-yudha-ardhi-utama

Post on 14-Feb-2015

86 views

Category:

Documents


32 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

ILMIKI

TRANSCRIPT

ANGGARAN DASAR IKATAN LEMBAGA MAHASISWA ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (ILMIKI)

BAB I NAMA, WAKTU, DAN TEMPAT KEDUDUKAN Pasal 1 Organisasi ini bernama Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia yang selanjutnya disingkat ILMIKI.

Pasal 2 ILMIKI dideklarasikan di Surabaya pada tanggal 24 September 2000.

Pasal 3 ILMIKI berkedudukan di Student Center Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia.

BAB II AZAS Pasal 4 ILMIKI berazaskan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

BAB III BENTUK, STATUS, DAN SIFAT Pasal 5 ILMIKI berbentuk ikatan yang menghimpun lembaga kemahasiswaan S1 Keperawatan seluruh Indonesia.

Pasal 6

ILMIKI adalah Ikatan Lembaga Mahasiswa S1 keperawatan tingkat nasional.

Pasal 7 ILMIKI bersifat independen.

BAB IV FUNGSI DAN PERAN Pasal 8 Fungsi ILMIKI sebagai wadah pengembangan mahasiswa keperawatan S1serta jaringan komunikasi lembaga mahasiswa S1 Keperawatan.

Pasal 9 Peran 1. ILMIKI berperan sebagai wadah pengkaderan mahasiswa keperawatan menuju perawat profesional pembangun bangsa. 2. ILMIKI turut berperan membangun dan mengembangkan kehidupan keperawatan nasional. 3. ILMIKI turut berperan dalam membangun kesehatan masyarakat Indonesia. BAB V TUJUAN DAN UPAYA Pasal 10 Tujuan ILMIKI bertujuan mengembangkan keperawatan profesional Indonesia.

Pasal 11 Upaya

1. Membina pribadi mahasiswa keperawatan untuk mencapai insan profesional yang berakhlak mulia dan berbudi pekerti luhur. 2. Mengembangkan potensi dan kreativitas dalam keilmuan, sosial, dan budaya. 3. Memelopori pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi keperawatan bagi kesejahteraan umat manusia. 4. Berperan aktif dalam dunia mahasiswa keperawatan untuk menopang pembangunan nasional. 5. Upaya-upaya lain yang sesuai dengan azas dan tujuan organisasi. BAB VI KEANGGOTAAN Pasal 12 Anggota ILMIKI adalah lembaga mahasiswa S1 Keperawatan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan hasil permusyawaratan.

BAB VII KEORGANISASIAN Pasal 13 Kekuasaan Kekuasaan tertinggi berada pada permusyawaratan ILMIKI.

Pasal 14 Permusyawaratan Permusyawaratan ILMIKI terdiri dari Kongres, Sidang Tahunan, Rapat Kerja Nasional yang selanjutnya disebut sebagai agenda wajib.

Pasal 15 Kepemimpinan Kepemimpinan tertinggi organisasi berada di tangan pimpinan tertinggi yang telah ditetapkan pada hasil Kongres

BAB VIII

ATRIBUT Pasal 16 Atribut merupakan identitas organisasi berupa lambang dan bendera yang ditetapkan Kongres.

BAB IX PENDANAAN Pasal 17 1. Sumber dana ILMIKI diperoleh dari: iuran pokok, iuran wajib, iuran institusi iuran sukarela, denda dari anggota dari anggota dan usaha-usaha yang tidak mengikat. 2. Penggunaan dana dikelola langsung oleh pengurus. 3. Pengurus harus mempertanggungjawabkan penggunaan dana pada saat kongres. BAB X PERUBAHAN DAN PENGESAHAN ANGGARAN DASAR Pasal 18 Perubahan dan pengesahan anggaran dasar hanya dapat dilakukan pada saat kongres

BAB XI PEMBUBARAN ORGANISASI Pasal 19 Pembubaran ILMIKI hanya dapat dilaksanakan oleh kongres.

BAB XII ATURAN TAMBAHAN Pasal 20 Hal-hal yang belum diatur dalam anggaran dasar akan diatur dalam Anggaran Rumah Tangga (ART) dan aturan-aturan/ketentuan-ketentuan yang tidak bertentangan dengan Anggaran Dasar (AD) ILMIKI.

ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN LEMBAGA MAHASISWA ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (ILMIKI)

BAB I KEANGGOTAAN Pasal 1 Syarat 1. Lembaga mahasiswa S1 keperawatan di Indonesia. 2. Melalui seleksi oleh tim penyeleksi yang dibentuk dan bertanggung jawab kepada kongres 3. Pernah atau sedang mengikuti kongres ILMIKI 4. Pernah mengikuti minimal 1 agenda wajib ILMIKI selain kongres. 5. Penyerahan syarat administrasi seperti AD/ART, GBHO,program kerja selama 1 tahun periode kepengurusan, menandatangani surat pernyataan komitmen dan persyaratan administrasi lainnya yang ditetapkan oleh tim penyeleksi. Pasal 2 Mekanisme Penerimaan Anggota 1. Tim penyeleksi ditetapkan pada kongres. 2. Tim penyeleksi bertugas mengumpulkan data tentang lembaga pendidikan S1 keperawatan di masing masing wilayah yang belum menjadi anggota ILMIKI. 3. Tim pencari data melakukan koordinasi dengan tim penyeleksi mengenai anggotaanggota yang diajukan di masing-masing wilayah. 4. Tim penyeleksi mengirimkan profil ILMIKI dan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon anggota ILMIKI kepada seluruh lembaga S1 Keperawatan. 5. Umpan balik dari lembaga kemahasiswaan keperawatan yang dihubungi ditanggapi dan diseleksi oleh tim penyeleksi. 6. Tim penyeleksi mengirimkan hasil seleksi kepada lembaga kemahasiswaan keperawatan yang telah memberikan umpan balik. 7. Anggota baru ditetapkan dan disahkan pada Kongres ILMIKI. 8. Calon anggota ILMIKI yang lolos seleksi wajib hadir pada kongres, apabila berhalangan hadir wajib memberikan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan. 9. Anggota yang baru masuk ke dalam keanggotan ILMIKI diberi masa percobaan selama 1 tahun.

Pasal 3

Pengangkatan dan pemberhentian anggota ILMIKI ditetapkan melalui kongres.

Pasal 4 Hak dan Kewajiban 1. Anggota mempunyai hak mengeluarkan pendapat, mengajukan usul, atau pertanyaan dengan lisan atau tertulis serta hak untuk memilih dan dipilih. 2. Anggota mempunyai kewajiban menjaga nama baik organisasi. 3. Anggota mempunyai kewajiban membayar iuran pokok dan iuran wajib anggota. 4. Anggota mempunyai hak dan kewajiban berpartisipasi aktif dalam kegiatan ILMIKI. Pasal 5 Kehilangan Keanggotaan jika : 1. Mengundurkan diri. 2. Diberhentikan secara tidak hormat. 3. Terjadi pembubaran institusi dan atau lembaga mahasiswa. BAB II PELANGGARAN DAN SANKSI Pasal 6 Anggota dikenai sanksi jika melakukan tindakan yang bertentangan dengan AD/ART dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh organisasi

Pasal 7 Bentuk Pelanggaran dan Sanksi 1. Pencemaran nama baik a. Melakukan tindakan yang berdampak buruk terhadap citra ILMIKI. b. Bentuk sanksi adalah secara bertahap berupa peringatan lisan sebanyak 1 kali, tertulis sebanyak 3 kali, dan pemecatan. 2. Bentuk sanksi berupa peringatan lisan dan tertulis dilaksanakan secara bertahap dan diberikan oleh pimpinan tertinggi ILMIKI. 3. Berkaitan dengan iuran a. Uang pokok diberikan oleh anggota baru dalam jangka waktu 3 bulan setelah pelantikan dan iuran wajib diberikan 1 tahun setelah kepengurusan baru terbentuk. b. Apabila ada anggota yang belum membayar sampai batas waktu tersebut, pengurus akan menyampaikan surat peringatan dan memberi batas waktu 2 bulan untuk menyelesaikannya. c. Apabila belum melunasi juga, maka diberi waktu 4 bulan ditambah denda 20%.

4. Berkaitan dengan partisipasi aktif a. Anggota ILMIKI akan mendapatkan sanksi jika tidak mengikuti 1 kegiatan wajib ILMIKI dalam satu periode kepengurusan. Kegiatan wajib ILMIKI meliputi Kongres, Sidang Tahunan dan Rakernas b. Bentuk sanksi berupa peringatan lisan dan tertulis sebanyak 3 kali dilaksanakan secara bertahap dan diberikan oleh pimpinan tertinggi ILMIKI sedangkan pemecatan diberikan oleh kongres. BAB III PENGKADERAN Pasal 8 1. Pengurus ILMIKI wajib mengadakan kegiatan pengkaderan minimal satu kali dalam periode kepengurusannya 2. Alur kaderisasi ILMIKI mengikuti alur baku organisasi ILMIKI. BAB IV STRUKTUR ORGANISASI A. PERMUSYAWARATAN Pasal 9 Status Kongres 1. 2. 3. 4. Kongres merupakan musyawarah tertinggi ILMIKI. Penyelenggaraan kongres merupakan tanggung jawab PHN. Kongres dilaksanakan setiap dua tahun sekali./ setiap 1 periode kepengurusan Dalam keadaan luar biasa kongres dapat dilaksanakan atas inisiatif anggota dan disetujui oleh lebih dari 50% jumlah anggota. Pasal 10 Wewenang Kongres 1. Mengamandemen dan menetapkan AD/ART dan GBHO. 2. Memilih dan menetapkan pimpinan tertinggi yang baru serta memberhentikan pimpinan tertinggi sebelumnya sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. 3. Meminta dan mengevaluasi pertanggungjawaban pimpinan tertinggi. 4. Memilih dan menetapkan penyelenggaraan agenda wajib selanjutnya. 5. Menetapkan dan mengesahkan anggota baru. 6. Mencabut keanggotaan. 7. Memilih dan menetapkan tim penyeleksi yang baru serta membubarkan tim penyeleksi sebelumnya sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. 8. Meminta pertanggungjawaban dan membubarkan Komisi Pemilihan Sekretaris Jenderal (KPS).

9. Memberikan wewenang kepada penyelenggara kongres selanjutnya untuk mengusulkan materi tambahan. Pasal 11 Status Sidang Tahunan 1. 2. 3. Sidang Tahunan (ST) merupakan musyawarah tinggi ILMIKI. Penyelenggaraan ST merupakan tanggungjawab pengurus ILMIKI. ST dilaksanakan pada pertengahan periode kepengurusan. Pasal 12 Wewenang Sidang Tahunan 1. Meminta dan mengevaluasi progress report kepengurusan selama periode kepengurusan. 2. Memilih dan menetapkan Komisi Pemilihan Sekjend (KPS). 3. Merencanakan perubahan AD/ART dan GBHO. 4. Memutuskan hal-hal yang belum diputuskan dalam Kongres. Pasal 13 Status Rapat Kerja Nasional 1. Rapat kerja nasional (Rakernas) merupakan agenda wajib ILMIKI. 2. Pelaksanaan Rakernas menjadi tanggung jawab pimpinan tertinggi ILMIKI. 3. Rakernas dilaksanakan sekali dalam satu periode kepengurusan. Pasal 14 Wewenang Rapat Kerja Nasional 1. 2. 3. 4. Melantik Pengurus Harian Nasional (PHN) selain sekretaris jenderal. Menetapkan program kerja dalam satu periode kepengurusan. Memilih dan menetapkan institusi pelaksana program kerja. Membuat dan menetapkan nota-nota kesepakatan terkait program kerja yang sifatnya mengikat seluruh anggota ILMIKI. Pasal 15 Tata tertib 1. Peserta kongres terdiri dari peserta penuh dan peserta peninjau. 2. a. Peserta penuh terdirs dari pengurus dan utusan institusi anggota ILMIKI yang memiliki hak bicara, suara, dan dipilih. b.Peserta peninjau terdiri dari delegasi calon anggota ILMIKI, institusi atau pihak lain yang diundang dan pengurus yang telah dinyatakan demisioner yang hanya memiliki hak bicara.

3. Pimpinan sidang berbentuk presidium sidang yang dipilih dari peserta, oleh peserta sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. 4. Kongres dinyatakan sah apabila dihadiri oleh lebih dari 50% jumlah anggota. 5. Apabila ayat 3 tidak terpenuhi, maka kongres diundur selama 1 x 12 jam kemudian dinyatakan sah. 6. Banyaknya utusan lembaga dalam kongres ditentukan oleh panitia penyelenggara. 7. B. KEPENGURUSAN Pasal 16 Status 1. Badan kepemimpinan tertinggi ILMIKI adalah PHN. 2. Masa jabatan kepengurusan selama dua tahun. Pasal 17 Kepengurusan 1. PHN sekurang-kurangnya terdiri dari sekretaris jenderal 2. Pengurus harian nasional adalah mahasiswa dari lembaga kemahasiswaan yang terdaftar sebagai anggota ILMIKI. Pasal 18 Tugas dan Kewajiban 1. Melaksanakan hasil dan ketetapan kongres. 2. Segera menginformasikan kepada anggota ILMIKI mengenai segala ketetapan dan perubahan organisasi. 3. Pengurus melalui pimpinan tertinggi bertanggung jawab kepada kongres. 4. Menyelenggarakan agenda wajib dan agenda nasional. Pasal 19 Kriteria Pimpinan Tertinggi 1. Percaya dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa. 2. Memiliki pengalaman organisasi dalam lembaga kemahasiswaan minimal 1 periode kepengurusan. 3. Pernah mengikuti kegiatan minimal 1 kali agenda wajib dan agenda nasional. 4. Berdedikasi tinggi terhadap ILMIKI. 5. IPK minimal 3, 00. 6. Pada masa kepemimpinan tidak lebih dari dua semester tahap klinik. 7. Tidak sedang memegang jabatan penting di lembaga. 8. Mengikuti alur kaderisasi ILMIKI. Pasal 20 Mekanisme Pemilihan

1. Aturan Umum a. Setiap anggota ILMIKI berhak mengajukan 1 calon Sekretaris Jenderal. b. Mekanisme pemilihan Sekretaris Jenderal menjadi tanggung jawab Komisi Pemilihan Sekretaris Jenderal (KPS). 2. KPS a. Adalah komisi independen yang dipilih oleh seluruh anggota ILMIKI dalam sidang tahunan ILMIKI. b. KPS bertanggung jawab dan dibubarkan pada Kongres. BAB V KEUANGAN Pasal 21 Iuran pokok dan iuran wajib sesuai dengan ketetapan kongres.

BAB VI ATRIBUT ORGANISASI Pasal 22 LAMBANG DAN MAKNA 1. LAMBANG Lambang ILMIKI adalah Bintang besar melingkupi seluruh lambang yang bersisi lima yang ditetapkan pada Kongres II ILMIKI sesuai dengan SK No.05/kongres/II/ILMIKI/2003 tanggal 24 Pebruari 2003

1.MAKNA

a. Bintang besar melingkupi seluruh lambang yang bersisi lima : Menjadikan anggota ILMIKI percaya dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa/ Allah SWT dan berpancasila. b. Lampu : Melambangkan untuk menerangi jalannya organisasi ILMIKI di masa depan. c. Cahaya Lampu : Menunjukkan tanggal berdirinya ILMIKI. d. Tangga yang Berjenjang : Melambangkan anggota ILMIKI berasaskan tri dharma perguruan tinggi. e. Tangan yang berjabat : Menunjukkan persatuan dan kesatuan anggota ILMIKI selutuh Indonesia yang menjunjung tinggi Tridarma perguruan tinggi. f. Pita berkibar yang bertuliskan ILMIKI : Menunjukkan bahwa semangat ILMIKI untuk membangun Indonesia akan terus berkobar. g. Kata ILMIKI yang lengkap : Merupakan kepanjangan dari ILMIKI. h. Warna merah : Menunjukkan semangat keberanian dari anggota ILMIKI untuk maju. i. Warna Putih : Menunjukkan kesucian niat dari anggota ILMIKI. j. Warna Kuning : Menunjukkan semangat untuk berhasil dan maju dari anggota ILMIKI. k. Warna Hijau : Menunjukkan ketabahan dan Kesadaran dari anggota ILMIKI dalam menghadapi sesuatu masalah. Pasal 23 BENDERA Bendera ILMIKI adalah berbentuk persegi panjang dengan ukuran lebar 2/3 dari panjangnya, berlatar putih, dengan lambang ditengah dan bertuliskan Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia di bawah lambang.

BAB VII PERUBAHAN AD/ART Pasal 24 1. Perubahan AD/ART dapat dilakukan bila disetujui lebih dari 50% jumlah anggota. 2. Rencana perubahan AD/ART dirumuskan oleh presidium prakongres pada saat sidang tahunan ILMIKI. 3. Rencana perubahan AD/ART disampaikan ke anggota ILMIKI sebelum kongres. BAB VIII PEMBUBARAN Pasal 25 Keputusan pembubaran ILMIKI sekurang-kurangnya disetujui lebih dari 75% jumlah anggota ILMIKI.

Pasal 26 Kekayaan ILMIKI sesudah dibubarkan harus dibagi secara adil dan merata kepada anggotanya .

Pasal 27 ILMIKI dibubarkan apabila melanggar konstitusi NKRI.

BAB IX ATURAN TAMBAHAN Pasal 28 1. Setiap anggota ILMIKI dianggap telah mengetahui isi AD/ART ini setelah ditetapkan. 2. AD/ART ini berlaku sejak tanggal ditetapkan oleh kongres.

GARIS-GARIS BESAR HALUAN ORGANISASI IKATAN LEMBAGA MAHASISWA ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (ILMIKI) BAB I PENDAHULUAN Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia (ILMIKI) mempunyai motivasi dasar yaitu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, mengembangkan nilai-nilai dasar keperawatan, formasi sosial mahasiswa keperawatan serta moral intelektual pergerakan mahasiswa Indonesia. Keberadaan ILMIKI harus dapat dirasakan kontribusinya bukan hanya untuk anggota, namun sekaligus untuk akademisi dan profesi keperawatan, masyarakat luas, bangsa dan negara serta mampu menempatkan diri sebagai pembaharu terdepan profesi keperawatan. Untuk mewujudkan tujuan ILMIKI, maka perlu penjabaran dalam bentuk Garis-Garis Besar Haluan Organisasi.

A. PENGERTIAN 1. Garis-Garis Besar Haluan Organisasi (GBHO) adalah suatu haluan ikatan dalam garis-garis besar sebagai aspirasi seluruh anggota yang ditetapkan dalam anggota kongres ILMIKI. 2. GBHO sebagai implementasi dari AD/ART ILMIKI yang menyangkut keseluruhan aspek dinamika ikatan masa kini dan masa mendatang. Aplikasinya dilakukan secara sitematis utuh, terpadu dan realistis sesuai dengan perkembangan zaman sehingga pada akhirnya akan terbina insan akademis, peneliti, pengabdi dan berjiwa kemanusiaan serta bertangungjawab terhadap kemajuan dunia keperawatan dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat. 3. GBHO merupakan program umum ILMIKI yang selanjutnya dituangkan dalam program berjangka. 4. GBHO ini ditinjau dalam kongres ILMIKI untuk disesuaikan dengan situasi dan kondisi bangsa dan negara Indonesia. B. MAKSUD DAN TUJUAN GBHO mempunyai maksud dan tujuan untuk memberikan dasar-dasar, arah, dan sasaran serta langkah-langkah pencapaian tujuan ILMIKI secara terpadu, bertahap, berkesinambungan antara periode sebelumnya dengan periode berikutnya.

C. LANDASAN Penyusunan GBHO ini berlandaskan pada AD/ART ILMIKI.

D. MODAL DASAR Modal dasar pengembangan organisasi merupakan potensi yang dimiliki oleh ILMIKI, yaitu : 1. Ide dasar ILMIKI : Pertama : Membentuk wadah pemersatu Keperawatan Indonesia. Kedua Lembaga Mahasiswa Ilmu

: Terjalinnya interaksi antara organisasi Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia.

2. Status dan kedudukan Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia (ILMIKI) dijamin dalam pasal 28 UUD 1945. 3. Wawasan yang luas dan nilai keperawatan sebagai modal pengembangan individu dan lembaga mahasiswa keperawatan. 4. Potensi dalam tubuh ILMIKI yaitu anggota ILMIKI yang tersebar di Indonesia, segenap perangkat serta budaya organisasi yang telah tertanam sejak kelahirannya. E. MEDAN BERKIPRAH Sebagai organisasi mahasiswa maka medan garap ILMIKI adalah mahasiswa dengan segala potensinya, yaitu semangat juang intelekualitas, kritis, analitis, dinamis, idealisme yang tinggi serta kepeloporan. Potensi ini perlu dikembangkan sehingga menjadi generasi tangguh, mandiri, serta mempunyai kemampuan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi keperawatan dalam kiprah pengabdian di masyarakat.

F. VISI Pemersatu Lembaga Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia yang eksis dan konsisten untuk meningkatkan profesionalisme keperawatan.

G. MISI 1. Mendorong kemandirian lembagalembaga mahasiswa ilmu keperawatan Indonesia. 2. Mendorong peningkatan proses pendidikan dan pengembangan ilmu keperawatan yang berkualitas. 3. Mendorong kemandirian praktek keperawatan profesional.

4. Meningkatkan kepekaan mahasiswa ilmu keperawatan terhadap perubahan yang ada. 5. Berperan aktif dalam menyikapi arah kebijakan nasional tentang kesehatan khususnya bidang keperawatan. 6. Berperan aktif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia. BAB II TUJUAN DAN STRATEGI A. TUJUAN 1. Terwujudnya kemandirian ILMIKI. 2. Tercapainya partisipasi aktif mahasiswa ilmu keperawatan dalam memberikan gagasan terhadap pemerintah berhubungan dengan kebijakan nasional, khususnya bidang keperawatan. 3. Tercapainya kualitas pendidikan tinggi ilmu keperawatan yang professional secara berkesinambungan dan merata. 4. Terwujudnya percepatan ke arah praktek mandiri bidang keperawatan dan kesiapan profesi keperawatan dalam menghadapi era global. B. STRATEGI 1. Menjalin kerjasama dengan institusi yang terkait dengan pendidikan keperawatan baik dalam lingkup nasional maupun internasional. 2. Bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memperjuangkan RUU Keperawatan menjadi UU Keperawatan. 3. Mengoptimalkan kemampuan moral, intelektual, dan keterampilan mahasiswa ilmu keperawatan. 4. Mengikuti perkembangan informasi khususnya bidang keperawatan dalam lingkup nasional maupun internasional dalam upaya penambahan derajat kesehatan masyarakat Indonesia. 5. Menggali potensi dari dalam dan luar organisasi serta menerima kerjasama dari luar institusi atau organisasi yang bersifat tidak mengikat. 6. Menyikapi arah kebijakan pemerintah yang berhubungan dengan bidang keperawatan. 7. Pemaparan dan penyadaran mahasiswa terhadap masalah kesehatan yang terjadi dalam masyarakat untuk diwujudkan dalam karya nyata. 8. Pemekaran keanggotaan ILMIKI dilakukan secara selektif oleh tim penyeleksi BAB III PROGRAM BERJANGKA A. PENGERTIAN

Berdasarkan GBHO maka disusunlah program berjangka sebagai suatu usaha untuk memberikan arah dan landasan bagi penyusunan program ILMIKI secara menyeluruh. Program berjangka terdiri atas program jangka pendek dan program jangka panjang : 1. Program Jangka Pendek adalah program ILMIKI yang disusun untuk satu periode kepengurusan berdasarkan tahap-tahap pada program jangka panjang. 2. Program Jangka Panjang pada dasarnya adalah program umum ILMIKI yang disusun untuk jangka waktu 5 periode kepengurusan guna memberi arahan bagi penyusunan program jangka pendek (per periode) dan penyusunannya dilakukan secara menyeluruh, terarah, terpadu dan berkesinambungan B. ARAH DAN SASARAN Arah program berjangka harus senantiasa mengacu pada nilai-nilai etis keperawatan dan hakikat organisasi, sehingga dua faktor ini menjadi wawasan dalam menentukan langkah-langkah organisasi. Sasaran utama program berjangka adalah terwujudnya kehidupan organissasi yang mandiri, sehingga partisipasinya dalam mewujudkan keperawatan Indonesia yang professional menuju terciptanya masyarakat yang adil dan makmur dengan derajat kesehatan yang optimal lebih jelas dan terarah.

Arah dan sasaran program berjangka ini selanjutnya dibagi dalam : a. Program Jangka Panjang : 1. Peningkatan kualitas managerial organisasai 2. Pengembangan potensi kreativitas, inovasi dan dinamisasi mahasiswa ilmu keperawatan dalam bidang sosial, budaya, ilmu pengetahuan dan teknologi keperawatan. 3. Peningkatan profesionalisme di semua lini keperawatan. 4. Membangun dan memperkuat jaringan eksternal. b. Program Jangka Pendek 1. Internalisasi dan kaderisasi ILMIKI. 2. Realisasi legalitas formal ILMIKI. 3. Kajian penataan institusi pendidikan, implementasi kurikulum pendidikan, dan lahan praktik. 4. Pengembangan dan penindaklanjutan penelitian keperawatan.

5. Tanggap bencana dan masalah kesehatan . 6. Optimalisasi fungsi advokasi.

BAB IV PENUTUP Demikian Garis-Garis Besar Haluan Organisasi ini disusun sebagai program umum ILMIKI dengan harapan dapat dijadikan dasar dan pedoman bagi penyelenggaraan kegiatankegiatan ILMIKI. Keberhasilan pelaksanaan program-program ILMIKI dipengaruhi oleh keikhlasan, motivasi, dedikasi, loyalitas, komitmen dan semangat para fungsionaris dan anggota ILMIKI dalam melaksanakan tanggung jawab organisasi. Tanpa adanya saling pengertian, kerjasama yang baik dan dukungan penuh dari anggota-anggota maka program-program ILMIKI tidak akan terlaksana dengan baik. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan rahmat-Nya dalam menjalankan program-program tersebut bagi kemajuan dunia keperawatan sehingga pengembangan keperawatan profesional Indonesia dapat tercapai dan pada akhirnya peningkatan derajat kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia dapat terwujud.