ad-art iai

Download AD-ART IAI

If you can't read please download the document

Post on 24-Nov-2015

103 views

Category:

Documents

15 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • ANGGARAN DASARIKATAN APOTEKER INDONESIA

  • ANGGARAN DASARIKATAN APOTEKER INDONESIA

    MUKADIMAH

    Bahwa para Apoteker Indonesia merupakan bagian dari masyarakat Indonesia yang dianugerahi bekal ilmu pengetahuan dan teknologi serta keahlian di bidang kefar-masian, yang dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kemanusiaan, peningkatan kesejahteraan rakyat dan pengembangan pibadi warga negara Republik Indonesia, untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur, berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945.

    Bahwa Ikatan Apoteker Indonesia merupakan satu-satunya organisasi Profesi Apoteker di Indonesia, yang merupakan perwujudan dari hasrat murni dan keinginan luhur para anggotanya, yang menyatakan untuk menyatukan diri dalam upaya mengem-bangkan profesi luhur kefarmasian di Indonesia pada umumnya dan martabat anggota pada khususnya.

    Berkat Rahmat Tuhan Yang Maha Esa dengan keinginan suci nan luhur dari para anggota untuk menumbuhkembangkan Organisasi dan Profesi Kefarmasian, serta berbakti pada nusa dan bangsa, maka para Apoteker Indonesia dengan ini mendirikan :

    BAB INAMA, KEDUDUKAN DAN WAKTU

    Pasal 1

    Organisasi ini bernama Ikatan Apoteker Indonesia yang disingkat menjadi IAI

    Pasal 2

    Ikatan Apoteker Indonesia berkedudukan di dalam wilayah Negara Republik Indonesia dan Organisasi tingkat Pusat berkedudukan di Ibukota Negara.

    Pasal 3

    Nama Ikatan Apoteker Indonesia ditetapkan Kongres Nasional ISFI XVIII pada tanggal 8 Desember 2009 di Jakarta yang merupakan kelanjutan dari Nama Ikatan Apoteker Indonesia yang ditetapkan dalam Kongres VII Ikatan Apoteker Indonesia di Jakarta pada tanggal 26 Februari 1965 yang juga merupakan kelanjutan dari Ikatan ApotekerIndonesia yang didirikan pada tanggal 18 Juni 1955, untuk jangka waktu yang tidak ditentukan.

    BAB IIASAS DAN KEDAULATAN

    Pasal 4

    Ikatan Apoteker Indonesia berasaskan Pancasila.

  • Pasal 5

    Kedaulatan Organisasi ada di tangan anggota dan dilaksanakan sepenuhnya olehKongres Nasional Ikatan Apoteker Indonesia.

    BAB IIISIFAT, LEGALITAS DAN FUNGSI ORGANISASI

    Pasal 6

    Ikatan Apoteker Indonesia adalah satu-satunya Organisasi Profesi Apoteker di Indonesia yang ditetapkan dengan Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI

    Pasal 7

    Ikatan Apoteker Indonesia mempunyai fungsi :

    Sebagai wadah berhimpun para Apoteker Indonesia. a.

    Menampung, memadukan, menyalurkan dan memperjuangkan aspirasi b. Apoteker Indonesia.

    Membina para anggota dalam rangka meningkatkan dan mengembangkan c. Profesi Farmasi dan IPTEK kefarmasian.

    BAB IVVISI DAN MISI

    Pasal 8

    Visi Ikatan Apoteker Indonesia adalah :Terwujudnya profesi Apoteker yang paripurna, sehingga mampu mewujudkan kualitas hidup sehat bagi setiap manusia.

    Pasal 9

    Misi Ikatan Apoteker Indonesia ialah :

    Menyiapkan Apoteker yang berbudi luhur, profesional, memiliki kesejawatan yang a. tinggi, dan inovatif, serta berorientasi ke masa depan;

    Membina, menjaga dan meningkatkan profesionalisme Apoteker sehingga b. mampu menjalankan praktek kefarmasian secara bertanggung jawab;

    Memperjuangkan dan melindungi kepentingan anggota dalam menjalankan c. praktek profesinya.

    Mengembangkan kerjasama dengan organisasi profesi lainnya baik Nasional d. maupun internasional.

  • BAB VTUGAS POKOK

    Pasal 10

    Untuk mencapai visi dan misi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 dan Pasal 9 Anggaran Dasar ini, Ikatan Apoteker Indonesia mempunyai Tugas Pokok :

    Meningkatkan motivasi anggota dalam upaya pelayanan kefarmasian, upaya a. penggalian, penelitian, pengujian pengembangan dan produksi obat-obatan dan obat tradisional.

    Meningkatkan kemampuan dan mutu pelayanan anggota dalam bidang b. kefarmasian kepada masyarakat luas.

    Mengadakan dan membina hubungan dan kerjasama dengan organisasi c. nasional dan internasional yang berkaitan dengan kefarmasian, kedokteran dan organisasi internasional serupa;

    Mengadakan serta menyelenggarakan program kegiatan melalui pertemuan/ d. seminar ilmiah yang bersifat lokal, nasional dan internasional;

    Memantapkan peran anggota dalam usaha :e.

    Melindungi masyarakat terhadap pencemaran profesi, bahaya narkotika dan 1. penyalahgunaan obat.

    Pengawasan kesehatan lingkungan, pemanfaatan dan pengamanan obat, 2. makanan, minuman, kosmetika dan obat tradisional.

    Memberikan advokasi kepada anggota berkaitan dengan masalah yurisprudensif.

    Mengadakan berbagai kegiatan lain yang dipandang perlu untuk mencapai visi g. dan misi organisasi.

    BAB VILAMBANG, BENDERA DAN HYMNE

    Pasal 11

    Ikatan Apoteker Indonesia mempunyai Lambang, Bendera dan Hymne;a.

    Lambang, Bendera dan Hymne sebagaimana ayat (1) diatur lebih lanjut dalam b. Anggaran Rumah Tangga.

    BAB VII

    KEANGGOTAAN

    Pasal 12

    Keanggotaan Ikatan Apoteker Indonesia terdiri atas :(1)

    Anggota;a. Anggota luar biasa;b. Anggota Kehormatan;c.

  • Ketentuan tentang Keanggotan diatur lebih lanjut dalam Anggaran Rumah Tang-(2) ga.

    BAB VIIIKEWAJIBAN DAN HAK ANGGOTA

    Pasal 13

    Setiap Anggota, Anggota luar biasa, dan Anggota Kehormatan berkewajiban (1) untuk menjunjung tinggi nama dan kehormatan Organisasi.

    Setiap anggota berkewajiban untuk :(2)

    Memegang teguh Kode Etik Apoteker Indonesia, Anggaran dasar, Anggaran a. Rumah Tangga, dan Peraturan Organisasi;Aktif melaksanakan Program Organisasi;b. Ikut membela dan memajukan Organisasi.c.

    Setiap anggota mempunyai hak untuk mendapatkan pembinaan dan perlindun-(3) gan dalam menjalankan profesinya;

    Ketentuan tentang kewajiban dan hak anggota diatuir lebih lanjut dalam Angga-(4) ran Rumah Tangga.

    BAB IXKEPENGURUSAN ORGANISASI

    Pasal 14

    Kepengurusan organisasi :(1)

    Organisasi tingkat pusat terdiri dari Pengurus Pusat dan Majelis Pembina a. Etika Apoteker Pusat.Organisasi daerah tingkat Propinsi, terdiri dari Pengurus Daerah dan Majelis b. Pembina Etika Apoteker Daerah.Organisasi daerah tingkat Kabupaten / Kota, dilaksanakan oleh Pengurus c. Cabang.

    Penetapan Pimpinan organisasi :(2)

    Ketua Umum dan Ketua Majelis Pembina Etika Apoteker Pusat;a. Ketua Pengurus Daerah serta Ketua Majelis Pembina Etika Apoteker Daerah b. ditetapkan pada Konperensi Daerah;Ketua Pengurus Cabang ditetapkan pada Konperensi Cabang; c.

    Ketentuan tentang kepengurusan organisasi diatur lebih lanjut dalam anggaran (3) Rumah Tangga.

    Pasal 15

    Pada setiap daerah dapat dibentuk Himpunan Seminat sesuai kebutuhan.(1)

    Himpunan Seminat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan bagian (2) integral dari Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia.

  • Himpunan Seminat secara nasional dikoordinasikan oleh koordinator Himpunan (3) Seminat yang tergabung dalam Dewan Profesi.

    Ketentuan tentang Himpunan Seminat diatur lebih lanjut dalam Anggaran (4) Rumah Tangga.

    Pasal 16

    Pada setiap tingkatan pengurus organisasi dapat dibentuk Badan-badan/ Yayasan (1) sesuai kebutuhan.

    Badan-badan/ Yayasan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan bagian (2) integral sesuai tingkatan kepengurusan.

    Ketentuan tentang Badan-badan/ Yayasan diatur lebih lanjut dalam Anggaran (3) Rumah Tangga.

    BAB XWEWENANG DAN KEWAJIBAN PENGURUS

    Pasal 17

    Pengurus Pusat adalah pimpinan tertinggi organisasi, yang selanjutnya diatur (1) dalam Anggaran Rumah Tangga;

    Pengurus Pusat berwenang :(2)

    Menetapkan kebijakan organisasi sesuai dengan Anggaran Dasar, Anggaran a. Rumah Tangga, Kode Etik Apoteker Indonesia, Keputusan Kongres Nasional dan Keputusan Rapat Kerja Nasional;

    Mentapkan Mengesahkan susunan dan personalia Pengurus Daerah;b.

    Mengembangkan kerjasama, hubungan dengan organisasi kemasyarakatan c. dan profesi di dalam dan luar negeri guna meningkatkan fungsi dan peran Ikatan Apoteker Indonesia di lingkungan masyarakat Nasional dan Interna-sional.

    Pengurus Pusat berkewajiban untuk memberikan pertanggungjawaban dalam (3) Kongres Nasional, yang selanjutnya diatur dalam Anggaran Rumah Tangga.

    Pasal 18

    Pengurus Pusat, Pengurus Daerah dan Pengurus Cabang dipilih untuk waktu (1) selama 4 tahun mulai dari S.K. Kongres, Konperda dan Konpercab.

    Pimpinan Pengurus Pusat, Pengurus Daerah dan Pengurus Cabang hanya boleh (2) menjadi pengurus sebanyak 2 (dua) kali masa jabatan secara berturut-turut.

    Wewenang dan kewajiban Pengurus Daerah diatur dalam Anggaran Rumah (3) Tangga.

    Wewenang dan kewajiban Pengurus Cabang diatur dalam Anggaran Rumah (4) Tangga.

  • BAB XIMAJELIS PEMBINA ETIKA APOTEKER PUSAT DAN DAERAH

    Pasal 19

    Majelis Pembina Etika Apoteker Pusat dan Majelis Pembina Etika Apoteker (1) Daerah adalah badan yang membina, mengawasi dan menilai pelaksanaan Kode Etik Apoteker Indonesia.

    Ketentuan tentang Majelis Pembina Etika Apoteker Pusat dan Majelis Pembina (2) Etika Apoteker Daerah akan diatur lebih lanjut dalam Anggaran Rumah Tangga.

    BAB XIISERTIFIKASI PROFESI

    Pasal 20

    Badan Sertifikasi Porfesi adalah badan Independen yang merencanakan, melak-(1