ad-art fppt

of 39 /39
Salam FPPT ...... Bahwa sesungguhnya kemerdekaan Indonesia yang berdasarkan Pancasila merupakan modal dasar bagi pembangunan bangsa Indonesia yang bertujuan untuk mencapai masyarakat madani yang diridhai Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karena itu untuk mencapai tujuan kemerdekaan Indonesia tersebut dilaksanakan pembangunan nasional dengan terencana, terarah dan berkesinambungan guna mewujudkan pembangunan manusia Indonesia seutuhnya yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, bertanggung-jawab, cerdas, terampil dan berbudaya Kita sebagai sumberdaya manusia yang terdidik dan berpikiran maju turut bertanggungjawab terhadap pelestarian sumber daya alam dan sumber daya manusia yang merupakan bagian integral dari pembangunan manusia Indonesia Oleh karena itu dipandang perlu adanya suatu wahana pemersatu yang dapat dijadikan ajang pengabdian masyarakat untuk mewujudkan tanggungjawab tersebut Dengan tetap berpijak pada azas kekeluargaan, kita secara bersama bertekad untuk mewujudkan tujuan tersebut melalui pengembangan diri dan profesionalisme, pengembangan informasi dan komunikasi, turut mendukung pembangunan dan peduli terhadap lingkungan, serta berpartisipasi aktif dalam pembangunan sumberdaya manusia Indonesia.

Author: ryan-muhammad-noor

Post on 29-Oct-2015

185 views

Category:

Documents


2 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

hhhu

TRANSCRIPT

SERVER

Salam FPPT ......Bahwa sesungguhnya kemerdekaan Indonesia yang berdasarkan Pancasila merupakan modal dasar bagi pembangunan bangsa Indonesia yang bertujuan untuk mencapai masyarakat madani yang diridhai Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karena itu untuk mencapai tujuan kemerdekaan Indonesia tersebut dilaksanakan pembangunan nasional dengan terencana, terarah dan berkesinambungan guna mewujudkan pembangunan manusia Indonesia seutuhnya yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, bertanggung-jawab, cerdas, terampil dan berbudaya

Kita sebagai sumberdaya manusia yang terdidik dan berpikiran maju turut bertanggungjawab terhadap pelestarian sumber daya alam dan sumber daya manusia yang merupakan bagian integral dari pembangunan manusia Indonesia

Oleh karena itu dipandang perlu adanya suatu wahana pemersatu yang dapat dijadikan ajang pengabdian masyarakat untuk mewujudkan tanggungjawab tersebut

Dengan tetap berpijak pada azas kekeluargaan, kita secara bersama bertekad untuk mewujudkan tujuan tersebut melalui pengembangan diri dan profesionalisme, pengembangan informasi dan komunikasi, turut mendukung pembangunan dan peduli terhadap lingkungan, serta berpartisipasi aktif dalam pembangunan sumberdaya manusia Indonesia.

Maka dengan Rahmat dan Ridha Allah SWT, dibentuklah suatu lembaga swadaya masyarakat yang berdasarkan Undang-undang Dasar 1945 serta bersifat kekeluargaan.

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemerhati FORUM PEMUDA PEMERHATI TAMBANG (FPPT) adalah sebuah lembaga sosial yang independent yang didirikan berdasarkan Akte Notaris Fudrawanto Juanda, S.H No. 38 tanggal 31 Maret 2009 di Kabupaten Kutai Kartanegara.

LSM. FPPT terdaftar pada Kantor Badan Kesejehteraan Bangsa Politik dan Pemberdayaan Masyarakat Kab. Kukar berdasarkan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) No. 65.OSP.05.2009 tanggal 6 Mei 2009 dengan masa belaku hingga 1 Januari 2014 dan Surat Keterangan Domisili dari Kelurahan Sempaja Selatan Kecamatan Kabupaten Kutai Kartanegara Utara dengan Nomor Surat Keterangan: 26/1002/Kesra-SPJ.S/IV/2009 tanggal 27 April 2009

LSM. FPPT terakreditasi sebagai wajib pajak pada tanggal 27 April 2009 dengan nomor pokok wajib pajak (NPWP) 02.951.848.7-722.00.

LSM. FPPT merupakan suatu wadah bagi masyarakat yang lahir dari kesamaan konsep, visi, misi dan tujuan sama serta memiliki keperdulian sosial tinggi terhadap lingkungan dan berjiwa sosial untuk selalu menanamkan rasa keperdulian terhadap lingkungan sebagai suatu persediaan alamiah yang harus di jaga, dirawat dan disayangi agar dapat memberikan manfaat bagi kehidupan manusia di muka bumi ini

Filosofi FPPT ibarat lilin yang bertubuh kecil mungil namun memberikan manfaat yang besar bagi lingkungan disekitarnya walaupun aktivitasnya tidak memberikan manfaat bagi dirinya kecuali kepuasan lahir & bathin, namun keberadaannya sangat memberikan manfaat. Itulah suatu gambaran mengenai lsm. FPPT sebagai lembaga nirlaba yang akan berupaya semaksimal mungkin dapat memberikan manfaat kepada kita semua agar terciptanya kehidupan sosial yang kondusif.

VISI

Visi LSM FPPT adalah : "Hargai Kelestarian Sumber Daya Alam dan Lingkungan

Dengan filosofi bahwa Sumber Daya Alam adalah suatu persediaan atau barang alamiah yang dalam keadaan sebagaimana ditemukan dan atau diperlukan manusia atau dengan upaya tertentu dapat dibuat bermanfaat bagi kehidupan manusia.

MISI

Untuk mencapai Visi tersebut diatas, LSM FPPT akan menjalankan misi-misi yang antara lain :

Menjadi pemerhati lingkungan sebagai upaya untuk turut serta dalam membangun,

menjaga, memelihara dan mengembangkan kualitas sumber daya alam dan sumber daya manusia

Menjadi pemerhati lingkungan, baik lingkungan hidup (fisik & non fisik) maupun lingkungan sosial.

Memberikan dukungan komunikasi yang akurat, dapat dipercaya dan independent, kepada instansi baik pemerintah maupun swasta yang berhubungan dengan lingkungan hidup, sosial & kemasyarakatan, Hak Asasi Manusia, Ekonomi kerakyatan & dunia Usaha, Agama & Adat istiadat, Pendidikan & IPTEK serta Pemuda & olah raga.

Menjadi wadah bagi masyarakat sosial yang terbetik dari hati nurani dan jiwa sosial yang tinggi untuk membantu sesama umat semaksimal mungkin apa yang bisa diberikan dan sesuai dengan tugas dan fungsinya Sebagai upaya untuk mewujudkan terlaksananya visi, misi dan tujuan organisasi, LSM FPPT berorientasi pada program kerja, baik program jangka pendek maupun program jangka panjang, yang antara lain:

I.Program Kerja Jangka Pendek

1.Melakukan kontrol sosial disegala bidang.

Menyatakan dan menyampaikan Visi, Misi, Persepsi dan Potensi Kab. Kukar, serta menyalurkan aspirasi masyarakat Kab. Kukar kepada pihak yang berkepentingan.

Mengembangkan kepeloporan masyarakat Kab. Kukar sehingga memilki sikap berani tampil ditengah-tengah masyarakat secara bertanggung jawab dan menjunjung tinggi keadilan.

Meningkatkan peran serta masyarakat Kab. Kukar dalam pembangunan bangsa yang meliputi peran pelaksana, pembinaan, pengawasan dan kontrol sosial yang dilaksanakan secara kritis, konstruktif, konsepsional terhadap para pelaksana pembangunan atau pemerintah.

Memberikan penyuluhan hukum kepada masyarakat Kab. Kukar.

Melaksanakan dan membuat studi dan kajian tindak serta investigasi.

Melakukan pendampingan dan konsultasi serta sosialisasi program dan konsultasi.

Menyelenggarakan pendidikan dan latihan untuk memberdayakan usaha ekonomi

kerakyatan.

Memimpin dan terlibat aktif dalam mewujudkan masyarakat Kab. Kukar yang

demokratis menuju demokrasi ekonomi, sosial dan budaya.

Melakukan kajian dan pemberdayaan ekonomi rakyat dibidang perikanan dan

kelautan, serta bidang-bidang lain yang dianggap perlu.

11.Melakukan usaha-usaha lainnya yang tidak bertentangan dengan maksud dan tujuan lembaga satu dan lain, dalam arti kata yang seluas-luasnya.

II. Program Kerja Jangka Panjang

1.Berusaha semaksimal mungkin untuk menyatukan visi dan misi pemerintah dengan aspirasi masyarakat sehingga program-program pembangunan yang dirancang dan dilaksanakan oleh pemerintah diberbagai bidang mampu menciptakan kesejahteraan masyarakat.

Mendukung pemerintah dalam memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa dangan meningkatkan kemampuan Sumber Daya Manuasia (SDM) guna tercapainya sasaran pembinaan manusia seutuhnya.

Membantu pemerintah dalam melaksanakan pembangunan disegala bidang, meliputi patuh hukum, ramah lingkungan, yang berorientasi pada kemakmuran, keadilan dan kesejahteraan masyarakat umum.

Membantu pemerintah dalam menggali nilai-nilai budaya bangsa di Kab. Kukar khususnya dan di Indonesia umumnya.

Membantu pemerintah dalam menyalurkan berbagai aspirasi dibidang komunikasi pembangunan antara pemerintah dan masyarakat serta dengan pelaku-pelaku pembangunan lainnya.

Membantu pemerintah untuk menstimulus masyarakat pada Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) dan menyadarkan masyarakat akan dampak kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK).

Membantu pemerintah ikut berpartisipasi aktif dalam pembangunan yang memberdayakan masyarakat kecil dan menengah serta masyarakat yang kurang mampu.

Membantu pemerintah mewujudkan generasi terampil, kreatif, dinamis dan bertanggung jawab akan masa depan serta loyal terhadap pembangunan berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945.

Menjaga keluhuran harkat dan martabat masyarakat Kab. Kukar khususnya dalam rangka pengabdiannya kepada Nusa, Bangsa, Negara dan Tuhan Yang Maha Esa.

Percepatan pengentasan kemiskinan melalui usaha produktif, berkelompok dengan pendekatan kemitraan, kelembagaan, pembangunan pemecah masalah dan pendekatan umat.

Mengembangkan pembentukan modal masyarakat (kelompok dan perorangan). Menciptakan proses kegiatan dan pengembangan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan di Kab. Kukar khususnya dan wilayah Republik Indonesia umumnya.

Mewujudkan masyarakat yang egaliter, berkeadilan di bidang ekonomi, sosial dan budaya.

ANGGARAN DASARBAB INAMA, BENTUK, ARTI ORGANISASI DAN KEDUDUKAN

Pasal 1

1. Nama organisasi adalah FORUM PEMUDA PEMERHATI TAMBANG yang disingkat FPPT

2. Bentuk organisasi ini adalah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang dimiliki oleh seluruh anggota dan berazaskan jiwa sosial, gotong royong, kekeluargaan dan solidaritas dan tidak bertujuan komersial.

3. Filosofi FPPT diartikan sebagai suatu penerang laksana lantera yang menerangi lingkungan sekitar kita untuk terwujudnya lingkungan yang kondusif dari segala aspek dalam arti seluas-luasnya

4. LSM Pemerhati FORUM PEMUDA PEMERHATI TAMBANG (FPPT) bergerak di bidang kemanusiaan, yang lebih ditekankan kepedulian terhadap lingkungan hidup, sosial, politik, hukum dan ham, dunia usaha, agama, adat istiadat, pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi serta Pemuda & olah raga

5. LSM Pemerhati FORUM PEMUDA PEMERHATI TAMBANG (FPPT) berkedudukan di Kabupaten Kutai Kartanegara

BAB IILANDASAN, AZAS DAN TUJUAN

Pasal 2

1. Landasan adalah Pancasila, UUD 1945 dan azaz kekeluargaan serta berjiwa sosial.

2. Memberikan dukungan komunikasi yang akurat, dapat dipercaya dan independent, kepada instansi baik pemerintah maupun swasta yang berhubungan dengan lingkungan hidup, sosial & kemasyarakatan, Hak Asasi Manusia, Ekonomi kerakyatan & dunia Usaha, Agama & Adat Istiadat, Pendidikan & IPTEK serta Pemuda & Olah Raga

3. Memberikan dukungan komunikasi yang akurat, dapat dipercaya dan independent, kepada instansi terkait khususnya menyangkut ketentraman, ketertiban, keamanan dan masalah sosial yang ada hubungannya situasi yang terjadi dilingkungan masyarakat, serta membantu masyarakat yang memerlukan bantuan berupa evakuasi terhadap bencana alam (force majure), bencana sosial yang diakibatkan oleh kelalaian manusia.

4. Menjadi pemerhati lingkungan sebagai upaya untuk turut serta dalam membangun, menjaga, memelihara dan mengembangkan kualitas sumber daya alam dan lingkungan

B A B IIIARAH KEGIATAN

Pasal 3

1. Memberi dukungan komunikasi yang akurat kepada instanasi terkait berkenaan dengan : - Kebakaran - Banjir - Tanah longsor - Kegiatan sosial dan kemasyarakatan - Dan lain-lain yang dianggap perlu

2. Memberikan dukungan pengawasan beberapa bidang antara lain :- Bidang lingkungan- Bidang sosial dan kemasyarakatan- Bidang politik- Bidang Hukum dan HAM- Bidang ekonomi kerakyatan dan dunia usaha- Bidang agama, adat istiadat dan kebudayaan- Bidang pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi

BAB IVKEANGGOTAAN

Pasal 4Anggota LSM FPPT adalah warga Negara Indonesia yang berjiwa sosial dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan kemajuan Kab. Kukar secara khusus serta Indonesia secara umum

Pasal 5

Keanggotaan LSM FPPT terdiri dari:1. Anggota Biasa adalah anggota yang merupakan warga masyarakat yang berdomisili di Kabupaten Kutai Kartanegara2. Anggota Kehormatan adalah anggota yang karena bentuk kepeduliannya yang tinggi baik secara moril dan Materil terhadap LSM FPPT yang ditetapkan melalui Rapat Anggota3. Anggota Luar Biasa Anggota yang berdomisili di Luar wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara yang menyatakan ikut bergabung dengan LSM FPPT

Pasal 6

Keanggotaan LSM FPPT dibuktikan dengan Kartu Tanda Anggota (KTA)

Pasal 7

Kewajiban Anggota:1. Merespon terhadap gejala sosial maupun force majure yang terjadi lingkungan masyarakat2. Aktif berpartisipasi dalam setiap kegiatan LSM FPPT3. Membayar iuran anggota sesuai dengan keputusan rapat4. Menjunjung tinggi nama baik dan kehormatan LSM FPPT5. Mematuhi setiap tata tertib LSM FPPT sesuai dengan AD-ART

Pasal 8

Hak Anggota:1. Mendapatkan Kartu Tanda Anggota2. Mengeluarkan pendapat, usul dan saran serta kritik membangun terhadap LSM FPPT3. Mendapat perlakukan yang sama sebagai anggota4. Berhak memilih dan dipilih sebagai pengurus5. Anggota kehilangan haknya apabila:a. Meninggal duniab. Mengundurkan diric. Diberhentikan sebagai anggota karena melanggar peraturan LSM FPPT sesuai dengan AD-ART

BAB VPENGURUS

Pasal 9

A. Struktur organisasiKepengurusan LSM FPPT dipilih berdasarkan Rapat Anggota Tahunan (RAT)

Pasal 10

1. Pengurus dipilih dari dan oleh anggota dalam rapat.2. Pengurus merupakan pemegang kuasa rapat anggota3. Periode kepengurusan adalah 2 (dua) tahun dan hanya boleh menduduki kepengurusan 2 (dua) periode berturut-turut. Apabila didalam kepengurusannya telah dianggap menyimpang dari AD-ART, mencemarkan nama baik LSM FPPT serta membahayakan terhadap keutuhan LSM FPPT, maka pengurus dapat diberhentikan dan diganti melalui rapat dewan pendiri dan rapat anggota luar biasa4. Figure yang dapat dipilih menjadi anggota pengurus ialah yang memenuhi kriteria sebagai berikut:a. Jujur dan terampilb. Mengerti tentang komunikasic. Berwawasan luas dan dapat mengembangkan organisasi

Pasal 11

Pengurus setiap waktu dapat diberhentikan oleh rapat anggota apabila:- Melakukan kecurangan dan merugikan LSM FPPT.- Pengurus tidak mentaati AD-ART dan keputusan khusus yang telah disepakati.- Pengurus baik dalam sikap maupun tindakan menimbulkan pertentangan atau perpecahan dalam LSM FPPT.- Anggota pengurus yang masa jabatannya telah berakhir dapat dipilih kembali.- Bilamana seorang anggota pengurus berhenti atau diberhentikan sebelum masa jabatanya berakhir, maka rapat anggota sekurang-kurangnya terdiri dari 3 (tiga) orang atau unsur kepengurusan yaitu: Ketua, Sekretaris dan Bendahara.- Seksi-seksi Kepengurusan diangkat oleh unsur yang disyahkan oleh rapat anggota.- Susunan pengurus dibentuk melalui rapat anggota tahunan

Pasal 12

Kepengurusan terdiri dari:1. Penasehat 2. Pembina3. Ketua4. Wakil Ketua5. Sekretaris6. Wakil Sekretaris7. Divisi Administrasi8. Divisi Tenaga Kerja9. Divisi Investigasi10. Divisi Hukum & HAM11. Divisi Amdal12. Divisi Hubungan Antar Lembaga

Divisi CSR14. Anggota

Pasal 13

Susunan pengurus dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan organisasi

Pasal 14

B. Tugas dan Tanggung Jawab

1. Pengurus bertugas untuk :- Mengelola LSM FPPT.- Membuat [rogram dan rencana kerja serta rancangan anggaran pendapat belanja LSM FPPT.- Menyelenggarakan rapat anggota atau pengurus.- Membuat laporan pertangung jawaban keuangan dan pelaksanaan tugas.- Menyelenggarakan pembukuan keuangan dan inventarisasi secara asset- Memelihara buku kelengkapan oraganisasi2. Kewenangan Pengurus :- Memutuskan penerimaan dan penolakan anggota baru serta memberhentikan anggota lama sesuai dengan ketentuan dalam Anggaran Dasar.- Melaksanakan tindakan dan upaya bagi kepentingan dan pemanfaatan LSM FPPT sesuai dengan tanggung jawabnya dan keputusan rapat anggota.

3. Kewajiban Pengurus :- Mencatat setiap kejadian penting sebagai mana mestinya.- Memberitahukan kepada anggota setiap kejadian penting yang dapat mempengaruhi jalannya LSM FPPT.- Memberikan laporan kepada pemerintah tentang keadaan dan perkembangan LSM FPPT.- Berusaha agar segala ketentuan dalam AD-ART , peraturan khusus dan ketentuan rapat anggota lainya diketahui dan dipahami oleh seluruh anggota.- Memelihara kerukunan diantara anggota.- Melaksanakan pengembangan LSM FPPT sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada.

Pasal 15

- Pengurus bertangung jawab mengenai segala kegiatan pengelolaan LSM FPPT kepada rapat anggota.

Pasal 16

- Pengurus tidak menerima gaji atau penghasilan apapun dari LSM FPPT

Pasal 17

- Pengurus harus membuat laporan keuangan LSM FPPT sekurang-kurangnya 6 (enam) bulan sekali kepada seluruh anggota.

C. Batasan Tugas dan Tanggung Masing-masing Pengurus

1. Penasehat bertugas memberikan masukan, saran dan pendapatnya berkenaan dengan bidang-bidang program yang akan dilaksanakan oleh LSM. FPPT, bahkan akan menjadi pembicara sesuai dengan bidang yang ditanganinya2. Ketua bertugas menjalankan organisasi dengan manejemen yang baik dari segala aspek dan bertanggung jawab pada RAT3. Wakil Ketua bertugas dibidang keorganisasian dan keanggotaan dan bertanggung jawab pada Ketua4. Sekretaris bertugas sebagai juru bicara, hubungan kemasyarakatan dan bidang kesekretariatan dan bertanggung jawab pada Ketua5. Wakil Sekretaris bertugas membantu Ketua dan Sekretaris dalam bidang administrasi dan bertanggung jawab pada Ketua6. Bendahara, Wakil 1 dan Wakil 2 bertugas dalam penerimaan dan pengeluaran keuangan dan bertanggung jawab pada Ketua7. Kabag. Humas bertugas dalam sosialisasi kedalam & keluar serta pelaporan kegiatan dan bertanggung jawab kepada sekretaris8. Kabag. Tekhnik bertugas dalam penanganan dan maintained perangkat Radio dan repeater milik LSM serta bertanggung jawab kepada sekretaris9. Kabag. Operasional bertugas dalam mengatur seluruh anggota dan memonitoring segala kegiatan yang menjadi program kerja organisasi serta bertanggung jawab kepada sekretaris10. Kabag. Umum bertugas dalam memfasilitasi kebutuhan anggota dilapangan berkenaan dengan kegiatan organisasi di lapangan dan menginventarisasi asset organisasi serta bertanggung jawab kepada sekretaris11. Team Monitoring bertugas dalam memantau kegiatan organisasi dan program dan berhubungan langsung dengan para penasehat, serta menjadi mediator untuk program kerja organisasi. bertanggung jawab kepada Ketua12. Koordinator Wilayah & wakil bertugas mengkoordinir masing-masing anggotanya dan bertanggung jawab kepada Kabag. Opsnal

Pasal 18

Untuk membantu Ketua dalam menjalankan organisasi di segala bidang, Ketua dibantu oleh Penasehat yang terdiri dari:1. Penasehat A bidang Organisasi2. Penasehat B bidang Administrasi3. Penasehat C bidang Lingkungan4. Penasehat D bidang Sosial dan Kemasyarakatan5. Penasehat E bidang Hukum dan HAM6. Penasehat F bidang ekonomi kerakyatan dan dunia usaha7. Penasehat G bidang agama dan adat istiadat8. Penasehat H bidang Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi9. Penasehat I bidang Pemuda dan Olah-RagaPasal 19

Para Penasehat bertanggung jawab kepada Ketua

Pasal 20

1. Dewan Pendiri berkewajiban memberikan pertimbangan atas saran dan laporan dari Dewan Penasehat2. Dewan Pengawas berhak mengawasi dan memberikan saran kepada pengurus dalam menjalankan organisasi

BAB VIPENGARAH, PEMBINA DAN PENASEHAT

Pasal 21PENGARAH

Pengarah LSM. FPPT adalah Gubernur Provinsi Kalimantan Timur

Pasal 22PEMBINA

a. Pembina LSM FPPT antara lain :1. Bupati dan atau pejabat pemerintah2. Kapolres Kabupaten Kutai Kartanegara3. Kodim Kabupaten Kutai Kartanegara

b. Pembina disebut juga Dewan Pembina

Pasal 23PENASEHAT

a. Untuk kepentingan LSM FPPT, pengurus dapat mengangkat seorang atau beberapa orang penasehat.b. Penasehat terdiri dari :1. Penasehat Organisasi (Penasehat untuk urusan internal)2. Penasehat Program (Penasehat untuk urusan eksternal)c. Penasehat disebut juga dewan penasehat

Pasal 24Pengarah, Dewan Pembina dan Dewan Penasehat tidak menerima gaji atau upah berupa penghasilan apapun dari LSM FPPT.

BAB VIIMUSYAWARAH , RAPAT DAN SIDANG PLENO

Pasal 251. Musyawarah anggota diselenggarakan 1 (satu) tahun sekali dan tempat pelaksanaannya ditentukan berdasar hasil musyawarah wilayah terakhir, dan dengan kebijakan pengurus

2. Musyawarah anggota Luar Biasa dapat diselenggarakan atas prakasa Dewan Penasehat dan atau Pengurus Pusat, atau 1/2 (setengah) dari seluruh Pengurus yang terdaftar.

Pasal 26Rapat-RapatRapat-rapat terdiri dari antara lain:a. Rapat Pleno Pengurus (Rapat Pengurus lengkap, termasuk Ketua Umum), sekurang-kurangnya setiap 2 kali dalam setahun.b. Rapat Pengurus lainnya sewaktu-waktu diperlukan, minimal setiap 3 (tiga) bulan sekali.c. Rapat Anggota1. Rapat anggota merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam LSM FPPT.2. Rapat anggota diadakan :- Atas permintaan minimal 1/3 dari jumlah anggota.- Atas kehendak pengurus.3. Tanggal dan tempat serta acara rapat anggota diberitahukan selambat-lambatnya 3 ( tiga ) hari sebelumnya .4. Rapat anggota diadakan paling lambat sekali dalam 1 (satu) tahun.5. Rapat anggota menetapkan :- Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga- Kebijakan umum LSM FPPT.- Memilih, mengangkat dan memberhentikan pengurus.- Besarnya iuran anggota.- Pengesahan pertangung jawaban pengurus.

Pasal 27

1. Keputusan rapat anggota diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat.2. Apabila tidak diperoleh keputusan dengan cara musyawarah, maka keputusan diambil berdasarkan suara terbanyak.3. Dalam hal ini dilaksanakannya pemungutan suara setiap anggota mempunyai hak 1 (satu) suara.4. Segala keputusan rapat anggota dicatat dalam sebuah berita acara dan ditanda tangani oleh ketua dan sekretaris.

BAB VIIIAZAS DAN SUMBER DANA

Pasal 28LSM FPPT berazaskan Pancasila, kekeluargaan dan solidaritas sosial kepedulian terhadap sesama

Pasal 29Sumber Dana:1. Iuran anggota berupa Simpanan Pokok dan Wajib yang ditetapkan melalui rapat dewan pendiri dan disetuji oleh RAT2. Kegiatan di bidang dunia usaha yang sah3. Hibah, wakap, zakat, dan shadaqah4. Sumbangan atau bantuan badan nasional maupun internasional yang tidak mengikat.Dana yang masuk ke lembaga akan disimpan disalah satu Bank atau lebih atas nama lembaga, atau dijalankan menurut cara yang ditentukan oleh Dewan Pengurus atas persetujuan Dewan Pendiri.

BAB IXCABANG-CABANG

Pasal 30

Untuk mengembangkan organisasi dapat dibentuk cabang-cabang di setiap kecamatan.

BAB XTAHUN BUKU

Pasal 31

Tahun buku Lembaga ini berjalan dari tanggal satu Januari sampai dengan tanggal tiga puluh satu Desember.

Buku-buku Lembaga harus ditutup selambat-lambatnya dalam waktu 1 (satu) bulan setelah tutup buku, dari penutupan buku-buku tersebut oleh Dewan Pengurus harus dibuat suatu perhitungan tentang penerimaan dan pengeluaran Lembaga selama 1 (satu) tahun.

Perhitungan tersebut disertai pertanggung jawaban yang bersangkutan berikut laporan tahunan, harus disampaikan kepada rapat anggota Dewan Pendiri untuk dimintakan persetujuan dan pengesahan.

Pengesahan dari perhitungan dan pertanggung jawaban tersebut oleh Dewan Pendiri, berarti memberikan pelunasan dan pembenahan sepenuhnya kepada Dewan Pengurus atas segala tindakan dan perbuatan terhadap Lembaga selama 1 (satu) tahun buku yang bersangkutan.

BAB XIPERUBAHAN, TAMBAHAN DAN PEMBUBARAN

Pasal 32

Keputusan untuk merubah dan menambah peraturan Lembaga ini hanya sah jika diambil dalam suatu rapat anggota Dewan Pendiri sekurang-kurangnya lebih satu dari jumlah anggota yang hadir.

Rapat yang dimaksud dalam pasal 32 ayat 1 diatas, dipimpin oleh seorang Ketua Dewan Pendiri, apabila Ketua Dewan Pendiri tidak hadir maka rapat dipimpin oleh seorang yang dipilih dari anggota Dewan Pendiri yang hadir.

Setiap mengadakan rapat anggota Dewan Pendiri harus melalui undangan secara tertulis dan dikirimkan maksimal 1 (satu) minggu sebelum hari H.Keputusan untuk membubarkan Lembaga ini hanya dapat dilaksanakan oleh rapat anggota Dewan Pendiri berdasarkan pertimbangan bahwa keadaan Lembaga tidak layak untuk operasional.

BAB XIILIKUIDASI

Pasal 33

Jikalau Lembaga ini dibubarkan, maka Dewan Pengurus untuk menyelesaikan hutang Lembaga ini dibawah pengawasan Dewan Pendiri, dan sisa kekayaannya jika ada penggunaannya akan ditentukan oleh Dewan Pendiri dengan memperhatikan maksud dan tujuan Lembaga.

BAB XIIIPENUTUP

Pasal 341. Hal-hal yang belum diatur dalam AD ini akan diatur kembali di dalam Anggaran Rumah Tangga, peraturan tambahan dan program kerja yang disahkan melalui RAT

2. Anggran Dasar ini ditetapkan pertama kali oleh Formatur pembentukan atau Dewan Pendiri pada tanggal 26 Pebruari 2009

ANGGARAN RUMAH TANGGA

Lembaga Swadaya MasyarakatFORUM PEMUDA PEMERHATI TAMBANG

( LSM FPPT )

BAB IKEANGGOTAAN

Pasal 1

Warga Negara Republik Indonesia yang dapat diterima menjadi Anggota Organisasi Lembaga Swadaya Masyarakat Pemerhati FORUM PEMUDA PEMERHATI TAMBANG (LSM FPPT) harus mematuhi ketentuan-ketentuan sebagai berikut:

1. Berumur antara 18 tahun sampai dengan 60 tahun.2. Sanggup aktif mengikuti kegiatan yang ditentukan oleh Organisasi Lembaga Swadaya Masyarakat FORUM PEMUDA PEMERHATI TAMBANG (LSM FPPT) menerima dan memperjuangkan, menerima landasan perjuangan, anggaran dasar, anggaran rumah tangga, program umum dan peraturan-peraturan organisasi.3. Menyatakan diri untuk menjadi anggota Organisasi Pemerhati FORUM PEMUDA PEMERHATI TAMBANG (LSM FPPT) melalui proses calon anggota.4. Diteliti dan disaring untuk kemudian ditetapkan oleh dewan pimpinan sesuai domisili calon berdasarkan peraturan Organisasi Pemerhati FORUM PEMUDA PEMERHATI TAMBANG (LSM FPPT) tentang keanggotaan

Pasal 2

Keanggotaan Organisasi Pemerhati FORUM PEMUDA PEMERHATI TAMBANG (LSM FPPT) terdiri atas:

1. Pendiri Organisasi; yaitu orang-orang yang dalam akta pendirian dinyatakan sebagai pendiri Organisasi Pemerhati FORUM PEMUDA PEMERHATI TAMBANG (LSM FPPT)2. Anggota Tetap; adalah orang-orang yang memiliki kepedulian tinggi dan bersedia berjuang secara aktif demi tercapainya tujuan Organisasi Pemerhati FORUM PEMUDA PEMERHATI TAMBANG (LSM FPPT)3. Anggota Biasa; adalah orang-orang yang simpati terhadap perjuangan Organisasi Pemerhati FORUM PEMUDA PEMERHATI TAMBANG (LSM FPPT) serta menyatakan diri untuk menjadi anggota.4. Anggota Luar Biasa; adalah orang-orang atau lembaga profesi yang karena mempunyai jasa yang luar biasa diminta sebagai anggota Organisasi Pemerhati FORUM PEMUDA PEMERHATI TAMBANG (LSM FPPT)5. Anggota Kehormatan; adalah orang-orang karena jabatan dan pengaruh yang dimilikinya dinyatakan/diminta sebagai anggota.

BAB IIKEWAJIBAN DAN HAK ANGGOTA

Pasal 3

Setiap anggota berkewajiban :1. Menghayati dan mengamalkan landasan perjuangan dan mematuhi AD/ART organisasi.2. Mentaati keputusan-keputusan hasil musyawarah anggota.3. Melaksanakan dan mentaati semua keputusan organisasi.4. Membantu pimpinan dan melaksanakan tugas.5. Mencegah setiap usaha dan tindakan-tindakan yang merugikan kepentingan organisasi.6. Menghadiri pertemuan dan rapat-rapat.

Pasal 4

Setiap anggota berhak:1. Memperoleh perlakuan yang sama dari Organisasi Pemerhati FORUM PEMUDA PEMERHATI TAMBANG (LSM FPPT)2. Mengeluarkan pendapat dan usul-usul serta saran.3. Memilih dan dipilih sebagai pengurus.4. Memperoleh perlindungan, pembelaan, pendidikan, penataran, pelatihan, dan bimbingan sebagai kader.5. Setiap anggota memiliki hak konstituatif yang ditentukan dalam peraturan organisasi.

Pasal 5

Anggota berhenti karena:Meninggal duniaAtas permintaan sendiriDiberhentikanTata cara pemberhentian dan hak membela diri diatur dalam peraturan organisasi.

BAB IIIK A D E R

Pasal 6

Kader Organisasi Pemerhati FORUM PEMUDA PEMERHATI TAMBANG (LSM FPPT) adalah tenaga inti penggerak organisasi disetiap tingkatan yang telah diteliti dan disaring berdasarkan kriteria:1. Mental ideologi2. Prestasi3. Kepemimpinan4. Kemampuan berdiri sendiri5. Kemampuan pengembangan diri6. Telah melalui proses pendidikan dan pelatihan7. Ketentuan tentang jenjang kader diatur dalam peraturan organisasi

BAB IVIDENTITAS ORGANISASI

Pasal 7

Organisasi FORUM PEMUDA PEMERHATI TAMBANG (LSM FPPT) memiliki lambang, dan atribut-atribut organisasi lainnya.

Lambang Organisasi Lembaga Swadaya Masyarakat FORUM PEMUDA PEMERHATI TAMBANG (LSM FPPT) adalah bulat rantai dan ditengah ada tangan menggenggam tongkat dengan latar belakang merah putih dan bintang segi lima yang terdiri dari nama organisasi.

Pasal 8

Setiap simbol yang muncul dari lambang Organisasi Lembaga Swadaya Masyarakat FORUM PEMUDA PEMERHATI TAMBANG (LSM FPPT) mempunyai arti sebagai berikut:

FPPT ibarat lilin yang bertubuh kecil mungil namun memberikan manfaat yang besar bagi lingkungan disekitarnya walaupun aktivitasnya tidak memberikan manfaat bagi dirinya kecuali kepuasan lahir & bathin, namun keberadaannya sangat memberikan manfaat. organisasi ini senantiasa mengayomi semua komponen masyarakat tanpa membeda-bedakan segala hal. Baik masyarakat keluar maupun masyarakat kedalam (anggota)

Pasal 9

Bendera Organisasi Lembaga Swadaya Masyarakat FORUM PEMUDA PEMERHATI TAMBANG (LSM FPPT) berwarna biru muda dengan logo organisasi di tengah-tengah.

BAB VHUBUNGAN DENGAN ORGANISASI SOSIAL/KEMASYARAKATAN, PROFESI/FUNGSIONAL

Pasal 10

Hubungan kerjasama Organisasi Lembaga Swadaya Masyarakat FORUM PEMUDA PEMERHATI TAMBANG (LSM FPPT) dengan organisasi kemasyarakatan, dilakukan berdasarkan kesamaan visi, misi, dan dalam program perjuangan untuk menciptakan kesejahteraan dan kedaulatan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Tata cara menjalin hubungan kerjasama diatur dalam peraturan organisasi.

BAB VIHAK SUARA DAN HAK BICARA

Pasal 11

Hak bicara dan hak suara peserta musyawarah anggota dan rapat kerja diatur sebagai berikut: Hak bicara pada dasarnya menjadi hak perorangan yang penggunaannya diatur dalam peraturan organisasi. Hak suara yang dilakukan dalam pengambilan keputusan pada dasarnya dimiliki oleh anggota/peserta yang penggunaannya diatur dalam peraturan organisasi.

BAB VIIKEUANGAN

Pasal 12

1. Iuran anggota ditentukan oleh peraturan Organisasi Lembaga Swadaya Masyarakat FORUM PEMUDA PEMERHATI TAMBANG (LSM FPPT)2. Hal-hal yang menyangkut pemasukan dan pengeluaran keuangan dari dan untuk Organisasi Lembaga Swadaya Masyarakat FORUM PEMUDA PEMERHATI TAMBANG (LSM FPPT) wajib dipertanggungjawabkan dalam forum yang ditentukan oleh peraturan organisasi.

3. Khusus dalam penyelenggaraan musyawarah anggota dan rapat kerja, semua pemasukan dan pengeluaran keuangan harus dipertanggungjawabkan kepada dewan pimpinan yang setingkat melalui panitia verifikasi yang dibentuk untuk itu.

BAB VIIISARANA PENUNJANG KERJA

Pasal 13Untuk memudahkan koordinasi dilapangan dengan seluruh jajaran dan instansi lain yang terkait, LSM. FPPT akan kami menggunakan fasilitas HT (Handy Talky) yang dilengkapi dengan repeater agar mudah menjangkau anggotanya yang berada dipelosok-pelosok di wilayah Kab. Kukar dan sekitarnya.

Pasal 14

Tata cara berkomunikasi dengan menggunakan frequnesi radio HT (Handy Talky) sebagai media komunikasi di lapangan. akan diatur dalam kode etik dan mengacu pada tata tertip komunikasi nasional yang berlaku.

BAB IXPENYEMPURNAAN

Pasal 15

Penyempurnaan anggaran rumah tangga dapat dilakukan oleh rapat kerja Pengurus bersama dewan Pendiri yang khusus membicarakan hal tersebut, yang selanjutnya dipertanggung-jawabkan kepada musyawarah anggota berikutnya.

BAB XP E N U T U PPasal 16

Hal-hal yang belum ditetapkan dalam anggaran rumah tangga diatur dalam peraturan organisasi oleh dewan pimpinan pusat.

KODE ETIK

Kode Etik adalah standar integritas yang diharapkan dari seorang anggota dan juga merupakan standar perilaku yang diharapkan dalam rangka pelaksanaan tugas Organisasi

1. Menghormati agama, kepercayaan, budaya, dan adat istiadat orang lain dalam menjalankan tugas

2. Secara sadar ia tidak akan menggunakan udara untuk kesenangan pribadi sedemikian rupa sehingga menggurangi kesenangan orang lain.

3. Patuh pada perundang-undangan telekomunikasi dan peraturan yang berlaku, dan menggunkan bahasa Indonesia yang benar dalam berkomunikasi melalui radio

4. Bersikap jujur dan lugas, bekerja secara efisien dan profesional, serta dapat dipercaya dalam melaksanakan tugas

5. Menjaga keselamatan dirinya dan rekan kerjanya;

6. Melaporkan kepada atasannya jika ada situasi konflik kepentingan dalam melaksanakan tugas

7. Tidak bersikap diskriminatif dalam melaksanakan tugas;

8. Tidak mengkonsumsi minuman keras yang dapat merusak citra dan martabat organisasi

9. Tidak mengkonsumsi, mengedarkan, dan atau memproduksi narkotika dan atau obat terlarang.

10. Memelihara, melindungi, dan mengamankan barang inventaris organisasi

SekretariatJl. Murai Batu No. 13 RT. 07 Kel. Melayu Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara Hp. 085377377607E-mail: [email protected] Group: PEMERHATI FORUM PEMUDA PEMERHATI TAMBANG