ad art yplp

Download AD ART YPLP

Post on 16-Jul-2015

2.381 views

Category:

Documents

79 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

AD ART YPLP/ PPLPANGGARAN DASAR YAYASAN/PERKUMPULAN PEMBINA LEMBAGA PENDIDIKAN PGRI HASIL PENYEMPURNAAN MUSYAWARAH KERJA NASIONAL VII PEMBUKAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Bahwa Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sebagai organisasi guru pendidik bangsa yang berpegang teguh membangun jiwa, semangat dan nilai-nilai 1945, menyadari bahwa tingkat perjuangan bangsa sudah sampai pada tahap yang menentukan dalam usaha pengisian dan pelestarian Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UndangUndang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Bahwa kemajuan dan martabat bangsa ditentukan oleh tingkat pendidikannya. Oleh karena itu dalam usaha menciptakan kondisi pelayanan pendidikan kepada rakyat secara merata, pengembangan ilmu dan teknologi serta peningkatan kualitas sumber daya manusia dan keterampilan masyarakat, PGRI terpanggil untuk menyelenggarakan lembaga-lembaga pendidikan sebagai lembaga perjuangan dan pengabdian masyarakat dengan berpijak kokoh pada penegakan sistem pendidikan nasional. Bahwa untuk melaksanakan maksud tersebut diperlukan adanya suatu wadah untuk menyelenggarakan dan membina lembaga pendidikan yang diselenggarakan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia yang bersifat nasional dan untuk itu dibentuklah anak lembaga PGRI yang diberi nama Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan dan atau Perkumpulan Pembina Lembaga Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia dengan Anggaran Dasar sebagai berikut :

BAB I PENDIRIAN STATUS DAN TEMPAT KEDUDUKAN Pasal 1 (1) Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia, selanjutnya disingkat YPLP PGRI didirikan dengan Akta Notaris Mohamad Ali Jakarta Nomor 21 tanggal 31 Maret 1980 yang berlaku surut mulai tanggal 1 Januari 1980 untuk waktu yang tidak ditentukan lamanya. (2) Anak Lembaga ini bemama Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan sampai dengan tahun 2002 dan kemudian berubah menjadi Perkumpulan Pembina Lembaga pendidikan (PPLP) yang didirikan dengan akta notaris Lili Wijaya No. 1 tanggal 1 Agustus 2002 dan berubah kembali

menjadi YPLP pada tahun 2004, selanjutnya sampai dengan Musyawarah Kerja Nasional 2009 digunakan nama YPLP/PPLP. Ha! ini diperkuat dengan keputusan Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia Nomor 220/Org/PB/XX/2009 tanggal 22 Mei 2009. Pasal 2 (1) YPLP/PPLP PGRI adalah anak lembaga sebagai pengemban misi PGRI dan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari organisasi PGRI. (2) Terkecuali ditentukan lain dalam peraturan perundang-undangan negara, akte pendirian YPLP/PPLP PGRl sebagai badan hukum dapat dipergunakan dan beriaku bagi semua YPLP/PPLP PGRl di daerah-daerah. (3) YPLP/PPLP Dikdasmen PGRl Provinsi dan YPLP/PPLP Perguruan Tinggi PGRl dibenarkan memiliki Akta Notaris tersendiri dengan ketentuan tidak menyimpang atau bertentangan dengan jiwa dan makna AD/ART YPLP/PPLP PGRl ini. (4) Perubahan status Lembaga Pendidikan di lingkungan YPLP/PPLP PGRl harus mendapat persetujuan YPLP/PPLP PGRl Pusat dan lebih lanjut diatur dalam ART. Pasal 3 YPLP/PPLP PGRl Pusat berkedudukan di tempat kedudukan Pengurus Besar PGRl. BAB II AZAS DAN TUJUAN Pasal 4 YPLP/PPLP PGRl berazaskan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 5 YPLP/PPLP PGRl bertujuan : 1. Melaksanakan program pembangunan nasional dalam bidang pendidikan dan kebudayaan menuju terwujudnya cita-cita Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. 2. Melaksanakan usaha pembangunan bangsa, khususnya upaya pelestarian jiwa, semangat dan nilai-nilai 1945 kepada generasi penerus. 3. Membina dan atau menyelenggarakan lembaga pendidikan milik Persatuan Guru Republik Indonesia, sebagai wadah kegiatan pendidikan yang mengemban misi dan identitas Persatuan Guru Republik Indonesia dalam usaha pendalaman penghayatan, pengamalan dan pelestarian jiwa, semangat dan nilai-nilai 1945 kepada generasi penerus, dan sebagai lembaga pengembangan ilmu, teknologi dan seni serta keterampilan yang

bermanfaat bagi pembangunan, melalui sistem pendidikan nasional berdasarkan Pancasila. 4. Melaksanakan pemerataan dan periuasan layanan pendidikan, meningkatkan mutu, relevansi dan daya saing,serta pencitraan publik dan akuntabilitas. BAB III USAHA-USAHA Pasal 6 YPLP/PPLP PGRl menjalankan usaha-usaha : 1. Membina, mendirikan dan menyelenggarakan satuan pendidikan dan pelatihan di lingkungan PGRl. 2. Penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan dan pelatihan. 3. Menerbitkan buku, jurnal, majalah, buletin, membuat film, alat peraga, dan sarana pendidikan lainnya; 4. Memajukan ilmu pengetahuan, teknologi, seni budaya dan olahraga serta keterampilan. 5. Menyelenggarakan usaha-usaha lain yang sah dan tidak mengikat. BAB IV JENJANG DAN PEMBENTUKAN ORGANISASI Pasal 7 (1) Organisasi YPLP/PPLP PGRl terdiri dari: 1. YPLP/PPLP PGRl Pusat mencakup wilayah Republik Indonesia yang berkedudukan di ibukota Negara. 2. YPLP/PPLP Dikdasmen PGRl Provinsi, mencakup wilayah provinsi, dan berkedudukan di ibukota provinsi. 3. YPLP/PPLP Dikdasmen PGRl Kabupaten/Kota mencakup wilayah kabupaten, kota, atau yang setingkat dengan itu dan berkedudukan di ibukota kabupaten/kota. 4. YPLP/PPLP Perguruan Tinggi PGRl, adalah satuan Perguruan Tinggi PGRl berkedudukan di provinsi, kabupaten/kota tempat Perguruan Tinggi PGRl itu berada. (2) Ketentuan-ketentuan pokok dan tata cara pembentukan YPLP/PPLP Dikdasmen PGRl Provinsi, YPLP/PPLP Perguruan Tinggi PGRl dan YPLP/PPLP Dikdasmen PGRl Kabupaten/Kota diatur di dalam Anggaran Rumah Tangga.

BAB V

KEPENGURUSAN DAN PENDIRI Pasal 8 (1) Pengurus YPLP/PPLP PGRl pada semua jenjang, harus memenuhi tiga komponen persyaratan yang merupakan satu kesatuan, yaitu syarat umum, syarat khusus dan syarat profesional. (2) Syarat umum meliputi : 1. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. 2. Mengamalkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. 3. Tidak pernah melakukan tindakan kriminal, penyalahgunaan jabatan dan atau perbuatan tercela lainnya. 4. Bersih, jujur, bermoral tinggi, bertanggung jawab, terbuka, dan berwawasan luas. (3) Syarat khusus meliputi: a. Anggota PGRl sekurang-kurangnya 5 tahun b. Telah membuktikan pengabdian dan partisipasinya dalam kegiatan organisasi PGRl. c. Pengurus Harian YPLP/PPLP PGRI:

1) Pemah menjabat dalam kepengurusan organisasi PGRI atau YPLP/PPLP PGRI sekurangkurangnya pada jenjang yang setingkat lebih rendah. 2) Tidak merangkap jabatan : a) Ketua Umum, Sekretaris Jenderal dan Bendahara PB PGRI bagi Pengurus Pusat YPLP/PPLP PGRI. b) Ketua, Sekretaris umum dan Bendahara Pengurus PGRI Provinsi bagi Pengurus YPLP/PPLP Dikdasmen PGRI Provinsi dan Pengurus YPLP/PPLP Perguruan Tinggi PGRI. c) Ketua, Sekretaris umum dan Bendahara Pengurus PGRI Kabupaten/Kota bagi Pengurus YPLP/PPLP Dikdasmen PGRI Kabupaten/Kota. d) Pengurus Harian PGRI dan atau Pengurus YPLP/PPLP PGRI pada jenjang organisasi yang setingkat lebih tinggi atau setingkat lebih rendah. e) Ketua, Sekretaris, Bendahara Yayasan lain yang menyelenggarakan pendidikan sejenis. d. Mengamalkan Kode Etik Guru Indonesia.

e. Memiliki pengalaman dalam bidang tugasnya. (4) Syarat profesional meliputi: a. Berpendidikan formal/berijazah Sekolah Menengah atau sederajat, diutamakan yang berijazah sekurang-kurangnya S1. b. Berpengalaman mengajar atau aktif di bidang pendidikan sekurang-kurangnya 10 (sepuluh) tahun. c. Memiliki kepemimpinan yang demokratis dengan manajemen yang terbuka. Pasal 9 (1) Kepengurusan YPLP/PPLP PGRI terdiri dari: 1. Pengurus harian, terdiri dari unsur ketua, unsur sekretaris dan unsur bendahara. 2. Pengurus lengkap, terdiri dari unsur ketua, unsur sekretaris, unsur bendahara, dan anggota. (2) Pengangkatan, pemberhentian dan pelantikan pengurus. 1. Pengurus YPLP/PPLP Pusat diangkat, diberhentikan dan bertanggung jawab kepada Pengurus Besar PGRI. 2. Pengangkatan dan pemberhentian Pengurus YPLP/PPLP Dikdasmen PGRI dilakukan oleh Badan Pimpinan Organisasi PGRI sesuai dengan tingkatannya. 3. Pelantikan Pengurus YPLP/PPLP Dikdasmen PGRI dilaksanakan oleh badan pimpinan organisasi sesuai dengan tingkatannya, dan dikukuhkan oleh Pengurus YPLP/PPLP PGRI setingkat diatasnya. 4. Pengangkatan dan pemberhentian Pengurus YPLP/PPLP Perguruan Tinggi PGRI ditetapkan oleh badan pimpinan PGRI provinsi atas usul Pengurus YPLP/PPLP Perguruan Tinggi PGRI bersangkutan. 5. Pelantikan Pengurus YPLP/PPLP Perguruan Tinggi PGRI dilaksanakan oleh badan pimpinan PGRI provinsi dan dikukuhkan oleh YPLP/PPLP PGRI Pusat. Pasal 10 (1) Kepengurusan YPLP/PPLP PGRI di semua jenjang adalah 5 (lima) tahun sesuai dengan masa bakti PGRI di tingkatnya masing-masing. (2) Ketentuan tentang masa jabatan pengurus diatur dalam Anggaran Rumah Tangga. Pasal 11 Keanggotaan Pengurus YPLP/PPLP PGRI berakhir karena :

1. 2. 3. 4.

berakhir masa jabatan; meninggal dunia; mengajukan permintaan berhenti secara tertulis dari anggota Pengurus; diberhentikan oleh pengurus organisasi menurut ketentuan Anggaran Dasar karena melakukan pelanggaran disiplin organisasi atau melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan azas dan tujuan YPLP/PPLP PGRI. Pasal 12

(1) Pengurus YPLP/PPLP PGRI di semua jenjang berkewajiban menjalankan ketentuanketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga YPLP/PPLP PGRI dan ketentuan lain yang beriaku. (2) Pengurus YPLP/PPLP PGRI di semua jenjang bersifat kolektif dan wajib mengadakan kerjasama dengan Pengurus PGRI setempat sesuai tingkatannya. Pasal 13 (1) Pendiri adalah seorang atau beberapa orang yang merintis berdirinya YPLP/PPLP PGRI, satuan pendidikan dasar dan menengah, serta Perguruan Tinggi. (2) (3) Nama-nama pendiri sebagaimana dimaksud ayat (1) tercatum dalam akta pendirian. Hak dan wewenang pendiri diatur sesuai peraturan perundang-undangan yang beriaku. BAB VI FORUM ORGANISASI Pasal 14 (1) Forum YPLP/PPLP PGRI terdiri dari : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Musyawarah Kerja Nasional; Musyawarah Kerj