draft ad art

of 23 /23
DRAFT MUSYAWARAH ANGGOTA XII HMP APPALOOSA JURUSAN PETERNAKAN FAKULTAS PERTANIAN UNS UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA Tahun 2014 ISI : DRAFT AGENDA ACARA DRAFT TATA TERTIB MUSYAWARAH ANGGOTA DRAFT TATA TERTIB PEMILIHAN PIMPINAN SIDANG TETAP DRAFT ANGGARAN DASAR DRAFT ANGGARAN RUMAH TANGGA DRAFT STRUKTUR ORGANISASI DRAFT MEKANISME KERJA ORGANISASI DRAFT GARIS – GARIS BESAR PROGRAM KERJA (GBPK) DRAFT REKOMENDASI DRAFT TATA TERTIB PEMILIHAN MPPP (MAJELIS PERTIMBANGAN DAN PENASIHAT PENGURUS) DRAFT TATA TERTIB PEMILIHAN FORMATUR

Author: ahmad-syaiful-arham

Post on 25-Nov-2015

52 views

Category:

Documents


10 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

SAMBUTAN KETUA PANITIA

DRAFT MUSYAWARAH ANGGOTA XII HMP APPALOOSA JURUSAN PETERNAKAN FAKULTAS PERTANIAN UNSUNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTATahun 2014

ISI :

DRAFT AGENDA ACARA DRAFT TATA TERTIB MUSYAWARAH ANGGOTA DRAFT TATA TERTIB PEMILIHAN PIMPINAN SIDANG TETAP DRAFT ANGGARAN DASAR DRAFT ANGGARAN RUMAH TANGGA DRAFT STRUKTUR ORGANISASI DRAFT MEKANISME KERJA ORGANISASI DRAFT GARIS GARIS BESAR PROGRAM KERJA (GBPK) DRAFT REKOMENDASI DRAFT TATA TERTIB PEMILIHAN MPPP (MAJELIS PERTIMBANGAN DAN PENASIHAT PENGURUS) DRAFT TATA TERTIB PEMILIHAN FORMATUR

Nama:NIM:Telp/HP:NB: Mohon dikembalikan ke Panitia (jangan dibawa pulang)

DRAFT AGENDA ACARA MUSYAWARAH ANGGOTA XIIHIMPUNAN MAHASISWA PETERNAKAN APPALOOSAFAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA 2014

AGENDA ACARA

Selasa, 25 Maret 2014PukulAcaraAlokasi waktu

10.00-12.40 WIBPembukaan60 menit

11.00-12.40 WIBIsho100 menit

13.00-14.00 WIBPembahasan Agenda Musang60 menit

14.00-15.00 WIB15.00-17.00 WIBPembahasan Tata Tertib MusangPending60 menit120 menit

17.00-18.00 WIBPembahasan Mekanisme Pemilihan Pimpinan Sidang Tetap60 menit

18.00-18.30 WIB18.30-1915 WIBIshoPemilihan Dan Pengesahan Pimpinan Sidang Tetap30 menit45 menit

Rabu,, 26 Maret 2014PukulAcaraAlokasi waktu

10.00-10.30 WIBLaporan kerja MPPP30 menit

10.30-11.45 WIBPembacaan Dan Pembahasan LPJ pengurus HMP Appaloosa periode 2013-201475 menit

11.45-12.45 WIBPandangan Umum Terhadap LPJ Pengurus HMP Appaloosa Periode 2013-2014 Oleh Anggota Serta Pengesahan LPJ60 menit

12.45-15.30 WIBISHO105 menit

15.30-17.00 WIB17.00-17.30 WIB17.30-18.00 WIB18.30-19.30 WIB19.30-20.00 WIBPembahasan Dan Pengesahan AD/ARTPembahasan Struktur OrganisasiISHOPembahasan GBPKPembahasan Rekomendasi90 menit30 menit30 menit60 menit30 menit

Kamis, 27 Maret 2014PukulAcaraAlokasi waktu

16.30-17.15 WIBPembahasan Mekanisme Pemilihan MPPP dan Formatur45 menit

17.15-18.10 WIBPemilihan MPPP55 menit

18.10-18.40 WIBISHO30 menit

18.40-20.15 WIBPemilihan Formatur85 menit

20.15-20.30 WIB Penutup 15 menit

DRAFT TATA TERTIB MUSYAWARAH ANGGOTA XIIHIMPUNAN MAHASISWA PETERNAKAN APPALOOSAFAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA2014

BAB I UMUMPasal 1Nama, waktu, dan Tempat :1. Nama : Musyawarah Anggota XII HMP Appaloosa 2014 Fakultas Pertanian UNS Surakarta yangselanjutnya disebut Musyawarah Anggota XII HMP Appaloosa 20142. Waktu : Musyawarah Anggota XII HMP Appaloosa 2014 dilaksanakan pada 25-27 Maret 20143. Tempat : Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret SurakartaPasal 2Status :1. Musyawarah Anggota merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam pengambilan keputusan di HMP Appaloosa2. Musyawarah Anggota dilaksanakan satu kali dalam satu periode kepengurusan3. Musyawarah Anggota dilaksanakan sesuai dengan agenda acara yang telah ditetapkanBAB IIWEWENANGPasal 31. Mengevaluasi dan mengesahkan laporan pertanggung jawaban pengurus2. Meminta laporan kerja Majelis Pertimbangan dan Penasihat Pengurus3. Membahas dan menetapkan AD/ART, GBPK, Mekanisme Kerja, Struktur Organisasi HMP Appaloosa periode 2013/20144. Menetapkan rekomendasi untuk pengurus HMP Appaloosa Fakultas Pertanian UNS Surakarta periode 2013/20145. Membubarkan HMP AppaloosaBAB IIIPESERTAPasal 4Peserta musyawarah anggota meliputi :1. Seluruh anggota HMP Appaloosa sebagai peserta penuh2. Diluar peserta penuh sebagai peserta peninjauBAB IVHAK DAN KEWAJIBANPasal 5Peserta musyawarah anggota mempunyai hak :1. Peserta penuh memiliki hak bicara dan satu hak suara2. Peserta peninjau memiliki hak bicara tetapi tidak memiliki hak suaraPasal 6Peserta musyawarah anggota mempunyai kewajiban :1. Menjaga ketenangan dan kelancaran jalannya musyawarah anggota2. Peserta sidang tidak diperkenankan meninggalkan ruang sidang tanpa seijin pimpinan sidang. Jika akan keluar atau masuk forum harus seijin dan sepengetahuan pimpinan sidang3. Mematuhi semua peraturan yang telah ditetapkanBAB V SIDANGPasal 7Dalam musyawarah anggota hanya terdiri dari sidang pleno yang membahas :1. Agenda acara2. Tata tertib musyawarah anggota3. Pemilihan pimpinan sidang tetap4. Evaluasi dan pengesahan Laporan Pertanggungjawaban Pengurus periode 2013/20145. AD/ART, GBPK, Struktur Organisasi, Mekanisme Kerja, Rekomendasi6. Pemilihan formatur7. Pemilihan anggota MPPP

BAB VI PIMPINAN SIDANGPasal 8Pimpinan sidang terdiri dari :1. Pimpinan sidang sementara terdiri dari tiga orang yang dipilih oleh panitia2. Pimpinan sidang tetap terdiri dari tiga orang yang dipilih dari dan oleh peserta sidangPasal 9Tugas dan wewenang :1. Pimpinan sidang sementara bertugas memimpin jalannya sidang sampai terpilihnya pimpinan sidang tetap2. Pimpinan sidang bertugas memimpin jalannya sidang sampai sidang selesai 3. Pimpinan sidang berwenang dan wajib menertibkan jalannya sidangBAB VII QUORUMPasal 101. Musyawarah anggota dinyatakan sah apabila dihadiri sekurang-kurangnya separuh dari jumlah anggota HMP Appaloosa2. Apabila tidak terpenuhi maka musyawarah anggota diundur maksimal 2 x 10 menit dengan adanya usaha panitia untuk mendatangkan peserta dan selanjutnya dianggap sahBAB VIII PENGAMBILAN KEPUTUSANPasal 111. Setiap keputusan sidang diambil berdasarkan musyawarah mufakat2. Adanya perwakilan resmi tiap-tiap angkatan apabila angkatan yang bersangkutan tidak dapat menghadirkan perwakilan resmi, maka menyertakan surat pernyataan tidak dapat menghadiri dan menerima hasil musyawara anggota3. Apabila tidak terpenuhi maka musyawarah anggota diundur maksimal 2 x 10 menit dengan adanya usaha panitia untuk mendatangkan peserta dan selanjutnya dianggap sah4. Pembacaan LPJ pengurus dianggap sah apabila dihadiri + 1 pengurus dengan dihadiri presidium5. Apabila poin 4 tidak terpenuhi, maka musyawarah anggota diundur 2 x 15 menit dengan adanya upaya dari pengurus untuk menghadirkan pengurus dan selanjutnya dianggap sahBAB IXSANKSIPasal 12Peserta musyawarah yang melanggar ketentuan akan :1. Diberi teguran pertama2. Diberi teguran kedua3. Diberi teguran ketiga sekaligus dikeluarkan dari forumBAB X LAIN LAINPasal 13Hal-hal yang belum diatur dalam tata tertib ini diatur kemudian berdasarkan kesepakatan forum

DRAFT MEKANISME PEMILIHAN PIMPINAN SIDANG TETAPMUSYAWARAH ANGGOTA XIIHIMPUNAN MAHASISWA PETERNAKAN APPALOOSAFAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA2014

BAB IPIMPINAN SIDANG TETAPPasal 1Pimpinan sidang tetap terdiri dari 3 orang yang dipilih dalam musyawarah anggotaPasal 2Tugas dan wewenang pimpinan sidang tetap : 1. Pimpinan sidang tetap bertugas memimpin jalannya sidang sampai selesai2. Pimpinan sidang tetap berwenang memimpin dan menertibkan jalannya sidangBAB IISYARAT-SYARAT CALON PIMPINAN SIDANG TETAPPasal 3Syarat-syarat calon pimpinan sidang tetap adalah :1. Peserta musyawarah anggota HMP Appaloosa yang hadir saat pemilihan2. Bukan presidium pengurus HMP Appaloosa periode 2013/20143. Bersedia memimpin Musyawarah Anggota HMP Appaloosa XII sampai selesaiBAB IIISISTEM PEMILIHANPasal 4Sistem pemilihan pimpinan sidang tetap:1. Pimpinan sidang dipilih dengan musyawarah untuk mufakat2. Bila ayat 1 tidak terpenuhi maka pemilihan dilakukan dengan cara voting terbukaBAB IVTAHAP-TAHAP PEMILIHANPasal 5Pemilihan pimpinan sidang tetap melalui 2 tahap 1. Pencalonan2. PemilihanBAB VPENCALONANPasal 6Prosedur pencalonan pimpinan sidang tetap1. Setiap peserta sidang penuh berhak mengajukan 1 nama calon pimpinan sidang tetap2. Calon dianggap sah jika memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan3. Jika calon yang sah hanya 3 orang maka otomatis terpilih menjadi pimpinan sidang4. Jika calon yang sah kurang dari tiga orang maka dilakukan penambahan dengan pencalonan kembaliBAB VIPEMILIHANPasal 71. Peserta melakukan musyawarah mufakat untuk memilih 3 pimpinan sidang tetap dari calon yang sah2. Apabila point 1 tidak terpenuhi maka dilakukan penghitungan suara terbanyakBAB VIIMEKANISME PENGHITUNGAN SUARA TERBANYAKPasal 81. Setiap peserta berhak memilih satu nama calon yang sah2. Pimpinan sidang tetap dipilih berdasarkan tiga suara terbanyakBAB VIIILAIN-LAINHal-hal yang belum diatur dalam tata tertib ini akan diatur kemudian berdasarkan kesepakatan forum

DRAFTANGGARAN DASARHIMPUNAN MAHASISWA PETERNAKAN (HMP) APPALOOSAFAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA

PEMBUKAANSebagai generasi muda penerus perjuangan pengisi kemerdekaan bangsa, maka mahasiswa sebagai bagian dari civitas akademia yang memiliki intelektualitas, dituntut menerapkan kemampuannya, mengabdi kepada masyarakat, dan ikut mensukseskan program pendidikan nasional. Selaras dengan hal tersebut, untuk menampung aspirasi dan mengembangkan potensi yang dimiliki oleh mahasiswa Peternakan diperlukan suatu organisasi.Untuk merealisasikan hal tersebut, maka dibentuklah Himpunan Mahasiswa Peternakan sebagai wadah perjuangan mahasiswa dalam mengaktualisasikan dan mengembangkan profesionalisme. Kami mahasiswa Jurusan/Program Studi Peternakan menyusun anggaran dasar ini.BAB INAMA, WAKTU DAN KEDUDUKANPasal 1NamaOrganisasi ini diberi nama Himpunan Mahasiswa Peternakan APPALOOSA yang disingkat HMP APPALOOSAPasal 2WaktuHMP APPALOOSA didirikan pada 28 Juni 1999 di SurakartaPasal 3KedudukanHMP APPALOOSA berkedudukan di Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret SurakartaBAB IISIFATPasal 41. HMP APPALOOSA Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta bersifat semi otonom2. HMP APPALOOSA Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta merupakan organisasi keprofesian yang mengutamakan intelektualitas, profesionalisme dan kerja samaBAB IIISTATUS DAN TUJUANPasal 5StatusHMP APPALOOSA merupakan organisasi mahasiswa Jurusan/Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta Pasal 6Tujuan1. Meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan kecintaan terhadap Almamater2. Melatih mahasiswa menjadi anggota masyarakat yang profesional dan intelek3. Memupuk rasa solidaritas persaudaraan dan persatuan antar anggota dan organisasi lain4. Menampung dan menyalurkan aspirasi dan mengembangkan kreatifitas anggotaBAB IVKELENGKAPAN ORGANISASIPasal 7Anggota1. Anggota HMP APPALOOSA adalah mahasiswa Jurusan/Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta2. Anggota istimewa HMP Appaloosa adalah alumni mahasiswa Jurusan/Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta

Pasal 8Lambang, Makna Lambang, dan Panji Organisasi1. Lambang

2. Makna Lambanga. Tapal kuda melambangkan kekuatan, kemantapan langkah menyongsong masa depanb. Mata rantai melambangkan kerjasama yang solid diantara anggotac. Enam rantai melambangkan bulan kelahiran HMP Appaloosa Fakultas Pertaniand. Buku dalam keadaan membuka melambangkan wacana keilmuan dan teknologie. Gambar kuda Appaloosa menghadap ke kanan melambangkan ketangguhan, keberanian, dalam memperjuangkan kebenaranf. Warna hitam kontur gambar dan tulisan melambangkan ketegasan, aspiratif, dan sikap peduli terhadap keadaan lingkungang. Warna dasar/background putih melambangkan kesucian dan ketulusan hati3. Panji Organisasia. Bentuk persegi panjang dengan perbandingan 2:1b. Tulisan Surakarta di bagian bawahPasal 9Musyawarah AnggotaMusyawarah anggota merupakan pengambilan keputusan tertinggi yang diadakan satu kali dalam satu periode kepengurusanPasal 10Kepengurusan1. Pengurus HMP Appaloosa adalah mahasiswa Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta2. Masa jabatan adalah satu periode kepengurusanPasal 11Majelis Pertimbangan dan Penasihat Pengurus (MPPP)MPPP adalah majelis yang dibentuk dari dan oleh anggota melalui musyawarah anggota HMP Appaloosa Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret SurakartaPasal 12Musyawarah Luar BiasaMusyawarah luar biasa dapat dilaksanakan berdasarkan atas pertimbangan MPPPBAB VPERUBAHAN ANGGARAN DASARPasal 131. Perubahan anggaran dasar hanya dapat dilakukan dalam musyawarah anggota2. Perubahan anggaran dasar dilaksanakan bila disetujui oleh 2/3 anggota yang hadir dalam musyawarah anggotaBAB VIPEMBUBARAN ORGANISASIPasal 141. Pembubaran organisasi hanya dapat dilakukan melalui musyawarah anggota atau musyawarah luar biasa2. Pembubaran organisasi hanya dapat dilakukan apabila diusulkan oleh dari anggota HMP Appaloosa Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta atas persetujuan anggota istimewa HMP Appaloosa Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta dan disetujui oleh 2/3 anggota yang hadir dalam musyawarah anggotaATURAN PENUTUP1. Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Dasar (AD) ini diatur dalam Anggaran Rumah Tangga (ART)2. Anggaran Dasar ini berlaku sejak tanggal ditetapkan

DRAFTANGGARAN RUMAH TANGGAHIMPUNAN MAHASISWA PETERNAKAN (HMP) APPALOOSAFAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA

BAB IKEANGGOTAANPasal 1Persyaratan1. Anggota HMP APPALOOSA adalah mahasiswa Jurusan/Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta yang telah diresmikan oleh pengurus2. Anggota istimewa HMP APPALOOSA adalah alumni mahasiswa Jurusan/Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret SurakartaPasal 2Hak1. Menyatakan pendapat baik secara lisan maupun tulisan kepada MPPP dan atau pengurus2. Memilih dan atau dipilih3. Mendapat pelayanan dan perlakuan yang adil dalam HMP APPALOOSAPasal 3Kewajiban1. Menerima dan melaksanakan ketentuan-ketentuan musyawarah anggota dan pengurus HMP APPALOOSA dengan penuh rasa tanggung jawab2. Menjaga nama baik dan citra HMP APPALOOSA3. Melakukan fungsi pengawasan terhadap kinerja pengurus HMP APPALOOSAPasal 4Gugurnya Status KeanggotaanStatus keanggotaan dinyatakan gugur apabila anggota meninggal duniaBAB IIMUSYAWARAH ANGGOTAPasal 5StatusMusyawarah anggota merupakan pengambilan keputusan tertinggi di HMP AppaloosaPasal 6Wewenang1. Mengevaluasi dan mengesahkan pertanggungjawaban pengurus2. Meminta laporan kerja MPPP3. Membahas dan menetapkan AD/ART, GBPK, Mekanisme Kerja, Struktur Organisasi HMP APPALOOSA4. Memilih dan menetapkan formatur serta MPPP5. Menetapkan rekomendasi untuk kepengurusan selanjutnya6. Membubarkan HMP APPALOOSAPasal 7PenyelenggaraanMusyawarah anggota diadakan sekali dalam satu periode kepengurusanBAB IIIKEPENGURUSANPasal 8Syarat1. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa2. Anggota HMP APPALOOSA yang masih aktif3.Mempunyai loyalitas dan dedikasi yang tinggi terhadap HMP APPALOOSAPasal 9StatusPengurus adalah pelaksana harian tertinggi yang dibentuk oleh ketua umum dengan dibantu oleh formaturPasal 10Masa JabatanMasa Jabatan pengurus maksimal 1 tahun sejak dilantik dan dapat dipilih kembali maksimal dalam tiga kali periode kepengurusan

Pasal 11Susunan1. Susunan pengurus terdiri dari :a. Ketua Umumb. Sekretaris Umumc. Bendahara Umumd. Bidang-bidang2. Ketua umum, sekretaris umum, bendahara umum, dan ketua bidang, untuk selanjutnya disebut sebagai presidiumPasal 12Tugas dan Kewajiban1. Melaksanakan AD/ART dan GBPK ke dalam program kerja2. Menetapkan kebijakan dan ketentuan lain yang tidak bertentangan dengan AD/ART dan GBPK3. Memperhatikan dan menindaklanjuti pertimbangan yang diberikan oleh MPPP4. Menyampaikan laporan pertanggung jawaban dan nasehat di akhir periode kepengurusan dalam musyawarah anggota5. Mempersiapkan kader ketua umum HMP APPALOOSA untuk diajukan pada musyawarah anggota selanjutnya6. Mempersiapkan musyawarah anggota selanjutnyaPasal 13Rangkap JabatanPresidium HMP Apaloosa tidak boleh merangkap jabatan pada lembaga kemahasiswaan lain di lingkup Universitas Sebelas Maret Surakarta dalam tataran presidiumPasal 14Gugurnya Status KepengurusanStatus kepengurusan gugur apabila :1. Meninggal dunia2. Berakhirnya masa kepengurusan3. Mengundurkan diri dengan pernyataan tertulis disertai alasan yang rasional dan disetujui oleh ketua umum4. Diberhentikan dari kepengurusan oleh ketua umum dengan persetujuan presidium atas pertimbangan MPPPPasal 15Musyawarah1. Musyawarah kerja dilakukan oleh pengurus untuk menetapkan program kerja2. Musyawarah presidium dilaksanakan oleh presidium3. Musyawarah pengurus dilaksanakan oleh pengurus dengan mengundang MPPP3. Musyawarah evaluasi program kerja dilaksanakan untuk mengevaluasi program kerjaBAB IVMAJELIS PERTIMBANGAN DAN PENASIHAT PENGURUSPasal 16Status dan Kedudukan1. MPPP merupakan Majelis Pertimbangan dan Penasihat Pengurus di HMP Appaloosa2. Kedudukan MPPP sejajar dengan pengurusPasal 17Masa JabatanMasa jabatan MPPP dimulai sejak ditetapkan dalam musyawarah anggota sampai dengan musyawarah anggota berikutnyaPasal 18Fungsi dan Wewenang1. Memberikan pertimbangan, nasihat, dan mengontrol kinerja pengurus2. Menampung dan menyalurkan aspirasi anggota agar ditindaklanjuti oleh pengurus3. Merekomendasikan kepada anggota untuk diadakannya musyawarah luar biasa bila terjadi penyimpangan oleh pengurus HMP AppaloosaPasal 19KewajibanMelaporkan hasil kerja selama masa jabatannya dalam musyawarah anggota

BAB VMUSYAWARAH LUAR BIASAPasal 20StatusMusyawarah luar biasa merupakan pengambilan keputusan tertinggi yang bersifat mendesak dan darurat di HMP APPALOOSAPasal 21Syarat-syarat1. Adanya penyimpangan pengurus HMP Appaloosa terhadap AD/ART, Mekanisme Kerja, dan GBPK organisasi HMP APPALOOSA2. Dilaksanakan atas persetujuan MPPP dan sepengetahuan anggota HMP APPALOOSAPasal 22Wewenang1. Meminta pertanggungjawaban sementara pengurus2. Memperbaiki kepengurusan3. Memberikan rekomendasi kepada kepengurusan yang ditunjuk4. Membubarkan HMP APPALOOSABAB VIFORMATURPasal 23PengertianFormatur adalah badan yang dipilih dari dan oleh anggota dalam musyawarah anggotaPasal 24Susunan1. Formatur terdiri dari 5 orang2. Formatur terdiri dari ketua formatur dan mid formatur3. Ketua formatur adalah ketua umum HMP AppaloosaPasal 25Masa JabatanMasa jabatan formatur dimulai sejak ditetapkan dan berakhir pada pelantikan pengurus baruPasal 26TugasMembantu ketua umum terpilih dalam menyusun kelengkapan kepengurusanBAB VIIKEUANGANPasal 27Keuangan HMP Appaloosa diperoleh dari :1. Dana kemahasiswaan2. Sumber dana lain yang sah, halal, dan tidak bertentangan dengan AD/ARTPasal 28Penggunaan uang berdasarkan kebijakan pengurus dan dipertanggungjawabkan pada musyawarah anggotaATURAN PENUTUPPasal 29Segala sesuatu yang belum diatur dalam ART akan diatur kemudian dengan ketentuan lain yang tidak bertentangan dengan AD/ART

DRAFT STRUKTUR ORGANISASI HMP APPALOOSA

MUSYAWARAHANGGOTADEWAN PENGURUSMAJLIS PERTIMBANGAN DAN PENASEHAT PENGURUSDOSEN PEMBINA

Keterangan:

: garis kewenangan : garis koordinasi : garis koordinasi dua arah : garis pertanggungjawaban

DRAFT MEKANISME KERJAHIMPUNAN MAHASISWA PETERNAKAN (HMP) APPALOOSAFAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET2014

I. MUSYAWARAH ANGGOTAMerupakan pengambilan keputusan tertinggiII. MAJELIS PERTIMBANGAN DAN PENASEHAT PENGURUS1. Memberikan pertimbangan dan nasehat terhadap kinerja pengurus2. Menampung dan menyalurkan seluruh aspirasi anggota agar ditindaklanjuti oleh pengurus3. Merekomendasikan kepada anggota untuk diadakannya musyawarah luar biasa bila terjadi penyimpangan oleh pengurus HMP Appaloosa4. Melaporkan hasil kerja selama masa jabatannya dalam musyawarah anggotaIII. KETUA UMUM1. Mengkoordinasi kinerja pengurus2. Berkoordinasi aktif dengan MPPP dan Dewan Pembina3. Bersama pengurus menjalin kerjasama dengan instansi/lembaga lain4. Mengevaluasi kinerja pengurus5. Melaporkan dan mempertanggungjawabkan seluruh kinerja pengurus dalam musyawarah anggota HMP AppaloosaIV. SEKRETARIS UMUM1. Mengelola adminsitrasi HMP Appaloosa2. Menyelenggarakan musyawarah-musyawarah:a. Musyawarah kerja dilaksanakan oleh pengurus untuk menyusun program kerjab. Musyawarah presidium dilaksanakan oleh presidiumc. Musyawarah pengurus dilaksanakan oleh pengurus dengan mengundang MPPPd. Musyawarah evaluasi program kerja dilaksanakan untuk mengevaluasi program kerjaV. BENDAHARA UMUMMengelola keuangan HMP AppaloosaVI. BIDANG-BIDANG1. Melaksanakan program kerja sesuai dengan arahan ketua umum dan mengacu pada hasil musyawarah kerja2. Melakukan koordinasi kegiatan intern dan antar bidang

DRAFT GARIS-GARIS BESAR PROGRAM KERJAHIMPUNAN MAHASISWA PETERNAKAN (HMP) APPALOOSAFAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET2014

A. PENDAHULUAN1. Pengertian GBPK adalah kerangka dasar program kerja sebagai pedoman yang harus diterjemahkan, dijabarkan, dan dilaksanakan oleh pengurus untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan2. Fungsia. Sebagai pedoman bagi pengurus dalam menyusun dan melaksanakan program kerja untuk mencapai tujuan organisasib. Sebagai gambaran kedepan yang harus diperjuangkan dan dicapai oleh pengurusc. Sebagai tolak ukur keberhasilan program kerja dalam satu periode kepengurusan3. Tujuan Merumuskan pokok-pokok program kerja secara sistematis untuk mencapai tujuan organisasi

B. LANDASANGBPK berlandaskan AD/ART yang telah ditetapkan

C. POLA PROGRAM KERJA1. Menumbuhkan potensi dan pola fikir ilmiah2. Meningkatkan dan memperluas wawasan intelektualitas mahasiswa peternakan3. Meningkatkan profesionalisme kepengurusan/organisasi4. Meningkatkan peran dan kepedulian anggota HMP Appaloosa khususnya di bidang peternakan5. Meningkatkan jiwa peternakan kepada anggota HMP Appaloosa6. Meningkatkan pola kaderisasi yang jelas dan berkesinambungan7. Meningkatkan eksistensi HMP Appaloosa

DRAFT REKOMENDASI KEPENGURUSAN HIMPUNAN MAHASISWA PETERNAKAN (HMP) APPALOOSAFAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET PERIODE 2011/2014

1. Optimalisasi perpustakaan HMP Appaloosa2. Menyelenggarakan pelatihan dan seminar peternakan3. Berperan aktif hubungan dalam ISMAPETI4. Menjaga hubungan dengan program studi5. Mengadakan kerjasama dengan instansi/perusahaan bidang peternakan serta bidang yang lain6. Mendukung prodi dalam pengadaan fasilitas dan mengoptimalkan penggunaannya7. Mengoptimalkan kesekretariatan8. Mengelola usaha/bisnis dalam bidang peternakan9. Kaderisasi yang berkesinambungan10. Mengadakan temu anggota dengan anggota istimewa (alumni)11. Memfasilitasi dan mempelopori terbentuknya ikatan alumni peternakan UNS12. Mengadakan forum kader Appaloosa13. Membuat website Appaloosa

DRAFT MEKANISME PEMILIHAN MAJELIS PERTIMBANGAN DAN PENASIHAT PENGURUSHIMPUNAN MAHASISWA PETERNAKAN (HMP) APPALOOSA FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET

BAB IMAJELIS PERTIMBANGAN PENGURUSPasal 1PengertianMPPP merupakan wakil-wakil anggota yang dipilih dan ditetapkan dalam musyawarah anggota yang terdiri dari 3 orang dan dipimpin oleh seorang koordinatorBAB IISYARAT-SYARAT CALON MPPPPasal 2Syarat-syarat calon MPPP adalah :1. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa2. Peserta Musyawarah Anggota yang hadir pada saat pemilihan3. Didukung minimal 5 suara4. Pernah menjadi pengurus HMP Appaloosa5. Bersedia menyatakan kesediaan menjadi calon di dalam forumBAB IIISISTEM PEMILIHANPasal 3Sistem pemilihan MPPP :1. MPPP dipilih dengan musyawarah mufakat2. Apabila ayat 1 tidak terpenuhi maka pemilihan dilakukan dengan cara voting terbukaBAB IVTAHAP-TAHAP PEMILIHANPasal 4Pemilihan MPPP melalui 2 tahap :1. Pencalonan2. PemilihanBAB VPENCALONANPasal 5Tahap-tahap pencalonan MPPP adalah :1. Setiap peserta penuh berhak mengajukan 1 nama calon MPPP2. Calon dianggap sah jika memenuhi syarat-syarat calon MPPP3. Jika calon yang sah hanya 3 orang maka otomatis terpilih menjadi MPPP4. Jika calon yang sah kurang dari 3 orang maka dilakukan penambahan dengan pencalonan kembaliBAB VIPEMILIHANPasal 6Tata cara pemilihan :1. Peserta melakukan musyawarah mufakat untuk memilih MPPP dari calon yang sah2. Apabila ayat 1 tidak dipenuhi maka dilakukan penghitungan suara terbanyak (voting) terbukaBAB VIIMEKANISME PENGHITUNGAN SUARA TERBANYAKPasal 71. Setiap peserta penuh berhak memilih satu nama calon yang sah2. Pimpinan sidang tetap mengadakan penghitungan suara dilaksanakan di depan forum3. MPPP dipilih berdasarkan 3 suara terbanyakBAB VIIILAIN-LAINHal-hal yang belum diatur dalam mekanismepemilihan MPPP ini akan diatur kemudian berdasarkan kesepakatan forum

DRAFTMEKANISME PEMILIHAN FORMATURHIMPUNAN MAHASISWA PETERNAKAN (HMP) APPALOOSAFAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET

BAB IFORMATURPasal 1PengertianFormatur adalah badan yang dipilih dari dan oleh anggota dalam musyawarah anggotaPasal 2Susunan1. Formatur terdiri dari 5 orang2. Formatur terdiri dari ketua formatur dan mid formatur3. Ketua formatur otomatis menjadi ketua umum HMP AppaloosaBAB IISYARAT SYARAT CALON FORMATURPasal 3Ketua FormaturSyarat syarat calon ketua formatur :1. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa2. Mahasiswa Jurusan/Program studi Peternakan FP UNS yang memiliki loyalitas kuat terhadap HMP Appaloosa3. Memiliki pengalaman organisasi4. Tidak terancam DO5. Tidak memiliki jabatan pada lembaga kemahasiswaan lain di lingkup UNS dalam tataran presidium6. Bersedia menyatakan kesediaan menjadi calon di dalam forum7. Pernah menjadi pengurus HMP AppaloosaPasal 4Mid FormaturSyarat syarat calon mid formatur :1. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa2. Mahasiswa Jurusan/Program studi Peternakan FP UNS yang memiliki loyalitas kuat terhadap HMP Appaloosa3. Bersedia menyatakan kesediaan menjadi calon di dalam forumBAB IIISISTEM PEMILIHANPasal 5Sistem pemilihan formatur :1. Formatur dipilih dengan musyawarah untuk mufakat2. Apabila ayat 1 tidak terpenuhi maka pemilihan dilakukan dengan cara voting terbukaBAB IVTAHAP TAHAP PEMILIHANPasal 6Pemilihan formatur melalui 2 tahap :1. Pencalonan2. PemilihanBAB VPENCALONANPasal 7Tahap tahap pencalonan formatur :1. Setiap peserta penuh berhak dicalonkan dan mencalonkan 1 nama calon formatur2. Calon dianggap sah jika memenuhi syarat syarat yang telah ditentukanPasal 8Ketua Formatur1. Didukung minimal 5 peserta penuh2. Apabila calon yang sah hanya 1 orang maka otomatis terpilih menjadi ketua formatur Pasal 9Mid Formatur1. Apabila calon yang sah hanya 4 orang maka otomatis terpilih menjadi mid formatur2. Apabila calon yang sah kurang dari 4 orang maka dilakukan penambahan dengan pencalonan kembali BAB VIPEMILIHANPasal 10Tata cara pemilihan formatur :1. Peserta penuh melakukan musyawarah mufakat untuk memilih ketua formatur dan mid formatur dari calon yang sah2. Apabila ayat 1 tidak terpenuhi maka dilakukan penghitungan suara terbanyakBAB VIIMEKANISME PENGHITUNGAN SUARA TERBANYAKPasal 111. Setiap peserta penuh berhak memilih satu nama calon yang sah2. Ketua formatur dipilih berdasarkan suara terbanyak dan mid formatur dipilih berdasarkan 4 suara terbanyak3. Apabila terdapat jumlah suara yang sama untuk urutan yang tertinggi maka diadakan pemilihan ulang terhadap calon dengan suara terbanyak yang sama tersebutBAB VIIILAIN-LAINHal-hal yang belum diatur dalam tata tertib ini akan diatur kemudian berdasarkan kesepakatan forum.