tugas kep. kom

Download Tugas Kep. Kom

Post on 09-Jul-2016

221 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

pemberantasan penyakit menular

TRANSCRIPT

Nama : Dwita IryaniJurusan : IKP VINIM : 4002130012

PROGRAM PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULARPencegahan dan Pengendalian Penyakit menular dan tidak menular yaitu program pelayanan kesehatan Puskesmas untuk mencegah dan mengendalikan penular penyakitmenular/infeksi (misalnya TB, DBD, Kusta dll). Tujuan program: menurunkan angka kesakitan, kematian dankecacatan akibat penyakit menular dan penyakit tidak menular.Prioritas penyakit menular yang akan ditanggulangi adalah Malaria, demam berdarah dengue, diare, polio, filaria, kustatuberkulosis paru, HIV/AIDS, pneumonia, dan penyakit-penyakityang dapat dicegah dengan imunisasi. Prioritas penyakit tidakmenular yang ditanggulangi adalah penyakit jantung dangangguan sirkulasi, diabetes mellitus, dankanker.Kegiatan pokok dan kegiatan indikatif program ini meliputi:1. Pencegahan dan penanggulangan faktor risiko: Menyiapkan materi dan menyusun rancangan peraturan danperundang-undangan, dan kebijakan pencegahan danpenanggulangan faktor risiko dan diseminasinya; Menyiapkan materi dan menyusun rencana kebutuhan untuk pencegahan dan penanggulangan faktor resiko; Menyediakan kebutuhan pencegahan dan penanggulangan faktor risiko sebagai stimulam; Menyiapkan materi dan menyusun rancangan juklak/juknis/pedoman pencegahan dan penanggulangan faktor risiko; Meningkatkan kemampuan tenaga pengendalian penyakit untuk melakukan pencegahan dan penanggulangan faktor risiko; Melakukan bimbingan, pemantauan dan evaluasi kegiatan pencegahan dan penanggulangan faktor risiko; Membangun dan mengembangkan kemitraan dan jejaringkerja informasi dan konsultasi teknis pencegahan danpenanggulangan faktor risiko; Melakukan kajian programpencegahan dan penanggulangan faktor risiko; Membina dan mengembangkan UPT dalam pencegahn dan penanggulangan faktor risiko; Melaksanakan dukunganadministrasi dan operasional pelaksanaan pencegahan danpemberantasan penyakit.2. Peningkatan imunisasi: Menyiapkan materi danmenyusun rancangan peraturan dan perundang-undangan,dan kebijakan peningkatan imunisasi, dan diseminasinya; Menyiapkan materi dan menyusun perencanaankebutuhan peningkatan imunisasi; Menyediakankebutuhan peningkatan imunisasi sebagai stimulan yangditujukan terutama untuk masyarakat miskin dan kawasankhusus sesuai dengan skala prioritas; Menyiapkanmateridan menyusun rancangan juklak/juknis/protapprogram imunisasi; Menyiapkan dan mendistribusikansarana dan prasarana imunisasi; Meningkatkankemampuan tenaga pengendalian penyakit untukmelaksanakan program imunisasi Melakukanbimbingan, pemantauan, dan evaluasi kegiatan imunisasi; Membangun dan mengembangkan kemitraan danjejaring kerja informasi dan konsultasi teknis peningkatanimunisasi; Melakukan kajian upaya peningkatanimunisasi; Membina dan mengembangkan UPT dalamupaya peningkatan imunisasi; Melaksanakan dukunganadministrasi dan operasional pelaksanaan imunisasi.3. Penemuan dan tatalaksana penderita: Menyiapkanmateri dan menyusun rancangan peraturan dan perundangundangan,dan kebijakan penemuan dan tatalaksanapenderita dan diseminasinya; Menyiapkan materi danmenyusun perencanaan kebutuhan penemuan dantatalaksana penderita; Menyediakan kebutuhanpenemuan dan tatalaksana penderita sebagai stimulan; Menyiapkan materi dan menyusun rancanganjuklak/juknis/pedoman program penemuan dan tatalaksanapenderita; Meningkatkan kemampuan tenagapengendalian penyakit untuk melaksanakan programpenemuan dan tatalaksana penderita; Melakukanbimbingan, pemantauan, dan evaluasi kegiatan penemuandan tatalaksana penderita; Membangun danmengembangkan kemitraan dan jejaring kerja informasi dankonsultasi teknis penemuan dan tatalaksana penderita; Melakukan kajian upaya penemuan dan tatalaksanapenderita; Membina dan mengembangkan UPT dalamupaya penemuan dan tatalaksana penderita; Melaksanakan dukungan administrasi dan operasionalpelaksanaan penemuan dan tatalaksana penderita.4. Peningkatan surveilens epidemiologi danpenanggulangan wabah: Menyiapkan materi danmenyusun rancangan peraturan dan perundang-undangan,dan kebijakan peningkatan surveilans epidemiologi danpenanggulangan KLB/wabah dan diseminasinya; Menyiapkan materi dan menyusun perencanaan kebutuhanpeningkatan surveilans epidemiologi dan penanggulanganKLB/wabah; Menyediakan kebutuhan peningkatansurveilans epidemiologi dan penanggulangan KLB/wabahsebagai stimulan; Menyiapkan materi dan menyusunrancangan juklak/juknis/pedoman program surveilansepidemiologi dan penanggulangan KLB/wabah; Meningkatkan sistem kewaspadaan dini dan menanggulangiKLB/Wabah, termasuk dampak bencana; Meningkatkankemampuan tenaga pengendalian penyakit untukmelaksanakan program surveilans epidemiologidanpenanggulangan KLB/wabah; Melakukan bimbingan,pemantauan, dan evaluasi kegiatan surveilans epidemiologidan penanggulangan KLB/wabah; Membangun danmengembangkan kemitraan dan jejaring kerja informasi dankonsultasi teknis peningkatan surveilans epidemiologi danpenanggulangan KLB/wabah; Melakukan kajian upayapeningkatan surveilans epidemiologi dan penanggulanganKLB/wabah; Membina dan mengembangkan UPT dalamupaya peningkatan surveilans epidemiologi danpenanggulangan KLB/wabah. Melaksanakan dukunganadministrasi dan operasional pelaksanaan surveilansepidemiologi dan penanggulangan KLB/wabah.5. Peningkatan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE)pencegahan dan pemberantasan penyakit: Menyiapkan materi dan menyusun rancangan peraturan danperundang-undangan, dan kebijakan peningkatankomunikasi informasi dan edukasi (KIE) pencegahan danpemberantasan penyakit dan diseminasinya; Menyiapkan materi dan menyusun perencanaan kebutuhanpeningkatan komunikasi informasi dan edukasi (KIE)pencegahan dan pemberantasan penyakit. Menyediakankebutuhan peningkatan komunikasi informasi dan edukasi(KIE) pencegahan dan pemberantasan penyakit sebagaistimulan; Menyiapkan materi dan menyusun rancanganjuklak/juknis/pedoman program komunikasi informasi danedukasi (KIE) pencegahan dan pemberantasan penyakit; Meningkatkan kemampuan tenaga pengendalian penyakituntuk melaksanakan program komunikasi informasi danedukasi (KIE) pencegahan dan pemberantasan penyakit; Melakukan bimbingan, pemantauan, dan evaluasi kegiatankomunikasi informasi dan edukasi (KIE) pencegahan danpemberantasan penyakit; Membangun danmengembangkan kemitraan dan jejaring kerja informasi dankonsultasi teknis peningkatan komunikasi informasi danedukasi (KIE) pencegahan dan pemberantasan penyakit; Melakukan kajian upaya peningkatan komunikasi informasidan edukasi (KIE) pencegahan dan pemberantasanpenyakit; Membina dan mengembangkan UPT dalamupaya peningkatan komunikasi informasi dan edukasi (KIE)pencegahan dan pemberantasan penyakit; Melaksanakandukungan administrasi dan operasional pelaksanaankomunikasi informasi dan edukasi (KIE) pencegahan danpemberantasan penyakithttp://puskesmaskintamanisatu.blogspot.co.id/p/program-pemberantasan-penyakit-menular.html

PENYEHATAN LINGKUNGAN PEMUKIMANPemukiman merupakan bagian dari lingkungan hidup yang digunakan sebagai tempat tinggal dari sekelompok manusia .yang saling berinter - aksi serta berhubungan setiap hari dalam rangka untuk mewujudkan masyarakat yang tenteram, aman dan damai. Permukiman adalah bagian dari lingkungan hidup di luar kawasan lindung baik yang berupa kawasan perkotaan maupun pedesaan yang berfungsi sebagai hunian dan tempat kegiatan yang mendukung peri kehidupan dan penghidupan.Pemukiman adalah suatu struktur fisik dimana orang menggunakannya untuk tempat berlindung, termasuk juga semua fasilitas dan pelayanan yang diperlukan, perlengkapan yang berguna untuk kesehatan jasmani dan rokhani serta keadaan sosialnya, baik untuk keluarga maupun individu.Pemukiman atau perumahan sangat berhubungan dengan kondisi ekonomi sosial, pendidikan, tradisi atau kebiasaan, suku, geografi dan kondisi lokal. Selain itu lingkungan perumahan atau pemukiman dipengaruhi oleh beberapa faktor yang dapat menentukan kualitas lingkungan perumahan tersebut antara lain fasilitas pelayanan, perlengkapan, peralatan yang dapat menunjang terselenggaranya kesehatan fisik, kesehatan mental, kesehatan sosial bagi individu dan keluarganya.Hubungan Pemukiman dan KesehatanKondisi- kondisi ekonomi, sosial, pendidikan, tradisi/kebiasaan, suku, geografi dan kondisi lokal sangat terkait dengan pemukiman/perumahan. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi atau yang dapat menentukan kualitas lingkungan perumahan / pemukiman antara lainfasilitas pelayanan, perlengkapan, peralatan yang dapat menunjang terselenggaranya keadaan fisik, kesehatan mental, kesejahteraan sosial bagi individu dan keluarganya (dr. H. Haryoto Kusnoputranto, SKM)..Penyehatan lingkungan tempat pemukiman adalah segala upaya untuk meningkatkan dan memelihara kesehatan tempat pemukiman beserta lingkungannya dan pengaruhnya terhadap manusia.

Tujuan dilaksanakan Kesehatan Lingkungan di Tempat Permukiman1. Penataan dan pemukiman yang memenuhi syarat kesehatan. Pemukiman sehat adalah suatu tempat untuk tinggal secara permanen, berfungsi sebagai tempat untuk bermukim, beristirahat, berrekreasi dan sebagai tempat berlindung dari pengaruh lingkungan yang memenuhi persyaratan fisiologis, psikologis, bebas dari penularan penyakit dan kecelakaan. Satuan Lingkungan Permukiman adalah kawasan perumahan dalam berbagai bentuk dan ukuran dengan penataan tanah dan ruang, prasarana dan sarana lingkungan yang teratur.2. Terwujudnya suatu kondisi perumahan yang layak huni dalam lingkungan yang sehat.Ini artinya bahwa rumah di perumahan itu harus sehat, rumah yang dapat menjadi tempat berlindung / bernaung dan beristirahat sehingga menumbuhkan kehidupan yang sempurna baik fisik, rohani maupun sosial. Kondisi perumahan yang layak huni artinya harus layak sebagai tempat hunian yag dilengkapi dengan prasarana dan sarana lingkungan. Prasarana lingkungan adalah kelengkapan dasar fisik lingkungan yang memungkinkan lingkungan permukiman dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Sarana lingkungan adalah fasilitas penunjang berfungsi untuk penyelenggaraan